Aplikasi Integral dalam Ekonomi
Integral merupakan salah satu konsep penting dalam kalkulus yang digunakan untuk
menghitung akumulasi atau penjumlahan secara kontinu. Dalam ekonomi, integral digunakan
untuk menghitung total nilai dari fungsi-fungsi yang terus berubah, seperti total pendapatan, total
biaya, surplus konsumen, surplus produsen, dan nilai sekarang (present value).
Secara umum, integral membantu menghitung luas di bawah kurva suatu fungsi. Dalam
konteks ekonomi, “luas” ini sering ditafsirkan sebagai total biaya, total pendapatan, atau nilai
manfaat yang diterima konsumen dan produsen.
1. Integral sebagai Total Biaya dan Total Pendapatan
a. Total Cost (TC) dari Marginal Cost
Jika fungsi biaya marginal (MC) diketahui, maka total biaya (TC) dapat
dihitung dengan mengintegralkannya:
TC=∫ MC ( x), dx
Karena MC menunjukkan perubahan biaya untuk setiap unit tambahan,
integrasinya akan memberikan total biaya untuk jumlah produksi tertentu.
b. Total Revenue (TR) dari Marginal Revenue
Jika pendapatan marginal (MR) diketahui:
TR=∫ MR ( x ) , dx
Ini digunakan ketika harga berubah sesuai jumlah barang yang
dijual.
2. Surplus Konsumen dan Surplus Produsen
a. Surplus Konsumen (Consumer Surplus)
Surplus konsumen adalah selisih antara kesediaan membayar konsumen
dan harga pasar.
Rumusnya menggunakan integral:
Q
CS=∫ D ( q ) dq−(P . Q)
0
di mana:
D (q) = fungsi permintaan
¿
Q = jumlah keseimbangan
¿
P = harga keseimbangan
b. Surplus Produsen (Producer Surplus)
Surplus produsen adalah selisih antara harga jual dan biaya minimum yang
bersedia diterima produsen.
Q
PS=( P .Q )−∫ S ( q ) dq
¿ ¿
3. Present Value (Nilai Sekarang)
Integral juga digunakan untuk menghitung nilai sekarang dari aliran pendapatan
yang berubah terus-menerus:
T
PV =∫ R ( t ) e
−rt
dt
0
di mana:
R(t ) = pendapatan pada waktu t
r = tingkat bunga
T = waktu total
4. Produksi Total dari Marginal Product
Jika marginal product tenaga kerja ( M P L) diketahui:
Q=∫ M PL dL
Ini dipakai untuk menghitung total output berdasarkan kontribusi tambahan tenaga kerja.
Contoh Soal
1. Menghitung Total Cost dari Marginal Cost
Diketahui fungsi biaya marginal:
MC (x )=4 x +10
Hitung total biaya (TC) untuk memproduksi x unit.
Penyelesaian:
TC=∫ 4 x +10 dx
2
X
TC=4. +10 x +C
2
2
TC=2 x +10 x +C
Jika diketahui biaya tetap C=500, maka:
2
TC=2 x +10 x +500
2. Menghitung Surplus Konsumen
Fungsi permintaan pasar:
P=100−2 q
Harga pasar ditetapkan sebesar P¿ =40.
Hitunglah surplus konsumen!
Penyelesaian
¿
Cari Q (jumlah saat P = 40)
40=100−2 q
2 q=60
q=60
Rumus surplus konsumen:
30
CS=∫ (100−2 q)dq−(40.30)
0
Hitung integral:
∫ ( 100−2 q ) dq=100 q−q 2
Evaluasi dari 0 ke 30:
2
100 ( 30 )− (30 ) =3000−900=2100
Hitung CS:
CS=2100−1200=900
Jadi surplus konsumen = 900 unit nilai (misal: Rp900).