0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

DOPS Resusitasi Jantung Paru ICU

Dokumen ini adalah laporan DOPS tentang resusitasi jantung paru pada pasien berusia 68 tahun dengan pneumonia yang mengalami gangguan sirkulasi. Prosedur resusitasi dilakukan dengan berbagai intervensi keperawatan, namun pasien dinyatakan meninggal dunia setelah tindakan tersebut. SOP resusitasi jantung paru juga dijelaskan sebagai panduan untuk menyelamatkan nyawa pasien yang mengalami henti jantung atau henti napas.

Diunggah oleh

Alvian Arif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

DOPS Resusitasi Jantung Paru ICU

Dokumen ini adalah laporan DOPS tentang resusitasi jantung paru pada pasien berusia 68 tahun dengan pneumonia yang mengalami gangguan sirkulasi. Prosedur resusitasi dilakukan dengan berbagai intervensi keperawatan, namun pasien dinyatakan meninggal dunia setelah tindakan tersebut. SOP resusitasi jantung paru juga dijelaskan sebagai panduan untuk menyelamatkan nyawa pasien yang mengalami henti jantung atau henti napas.

Diunggah oleh

Alvian Arif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN DIRECLY OBSERVED PROCEDURAL SKILL

(DOPS) STASE KEPERAWATAN GAWAT DARURAT


Resusitasi Jantung Paru

Disusun Oleh :

Alvian Arif Syarifudin

240412003

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS PROGRAM PROFESI


STIKES GUNA BANGSA YOGYAKARTA
2025
CATATAN PERKEMBANGAN (CASE PROGRESS) DOPS
Nama Klien : Tn. D Diagnosa Medis : Pneumonia
Usia : 68 tahun Tanggal Masuk Rumah Sakit : 28 Juni 2025
Ruang/[Link] : ICU/[Link] Tanggal Pengkajian : 01 Juli 2025
Assessment/ Planning Intervention
Tgl/ Ttd
Data Fokus Diagnosa Implementation Evaluasi
Jam SLKI SIKI Nama
Keperawatan
12/06/2025 DS : Gangguan Setelah Resusitasi 1. Mengidentifikasi S: Alvian
Jam 20.40 - sirkulasi dilakukan Jantung Paru respon pasien -
DO : spontan b.d tindakan (I.02083) dengan O:
- Pasien tidak penurunan keperawatan Observasi : memanggil pasien - Pasien tidak
ada respon fungsi selama 1x8 1. Identifikasi serta menepuk ada respon
- Kesadaran ventrikel jam respon pasien bahu pasien - Kesadaran
pasien (D.0007) diharapkan (mis. 2. Monitor nadi, pasien
menurun sirkulasi Memanggil tekanan darah semakin lama
- N : 30 spontan nama pasien serta frekuensi semakin
x/menit terus (L.02015) serta napas hilang
menerus meningkat menepuk 3. Monitor nadi - N : 30
turun dengan bahu pasien) karotis pasien x/menit dan
- TD : 45/28 kriteria hasil : 2. Monitor nadi 4. Bersiap RJP terus turun
mmHg terus 1. Tingkat karotis dan dengan berdiri di - TD : 45/28
menurun kesadaran napas setiap 2 samping pasien mmHg dan
- Frekuensi pasien menit atau 5 5. Kompresi dengan terus
napas terus meningkat siklus RJP 1 kali siklus menurun
mengalami (5) kemudian - Frekuensi
penurunan dilanjutkan napas terus
- Spo2 : 55% bagging 2 kali mengalami
dan terus penurunan
menurun - Spo2 : 55%
dan terus
menurun
2. Frekuensi Terapeutik : 6. Ulagi sampai ada A : Masalah
nadi 1. Posisikan tanda tanda tidak teratasi
pasien pasien kehidupan
membaik terlentang di 7. Hentikan RJP, P : Hentikan
(5) tempat datar pasien meninggal intervensi,
3. Tekanan 2. Atur posisi dunia pasien
darah penolong di dinyatakan
pasien samping meninggal
menjadi pasien dunia
normal 3. Raba nadi
(5) karotis dalam
4. Frekuensi waktu < 10
napas detik
pasien 4. Berikan
membaik rescue
(5) breathing jika
ditemukan
nadi tapi tidak
ada nafas
5. Kompresi
dengan
kedalaman 5-
6 cm dengan
kecepatan
100-120
kali/menit
6. Buka jalan
napas
7. Berikan
bantuan napas
menggunakan
bag valve
mask
8. Kombinasikan
kompresi dan
ventilasi
selama 2 menit
atau sebanyak
5 siklus
9. Berikan
Injeksi
epineprim 1
ampul per 5
siklus
[Link] RJP
jika
ditemukannya
tanda tanda
kehidupan
ataupun
kematian
Edukasi :
1. Jelaskan
tujuan dan
prosedur
Tindakan
kepada
keluarga
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
RESUSITASI JANTUNG PARU

SOP RJP

Pengertian RJP adalah tindakan pertolongan pertama yang bertujuan


untuk menjaga sirkulasi darah dan oksigen ke otak dan organ
vital lainnya ketika seseorang mengalami henti jantung atau
henti napas

Tujuan 1. menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami henti


jantung atau henti napas dengan memberikan suplai
oksigen dan sirkulasi darah ke organ tubuh, terutama otak,
yang sangat rentan terhadap kekurangan oksigen.
2. mengembalikan fungsi sirkulasi dan pernapasan yang
hilang saat terjadi kondisi darurat
Prosedur 1. Memakai sarung tangan bersih
2. Periksa respons pasien dengan memanggil, menepuk bahu
dan/atau memberikan rangsangan nyeri
3. Cek nadi, tekanan darah, dan pernafasan pasien
4. Cek nadi karotis pasien
5. Lakukan kompresi dada 1 siklus 30 tekanan
6. Buka dan bersihkan jalan napas dengan teknik
head tilt – chin lift atau jaw thrust
7. Berikan bantuan napas (ventilas) 2 kali dengan
menggunakan BVM
8. Lakukan kompresi dan ventilasi dengan
kombinasi 30:2 sebanyak 5 siklus atau sekitar 2
menit
9. Berikan injeksi epineprim tekanan darah per 5
siklus
10. Periksa nadi karotis dan napas setiap 2 menit atau
5 siklus
11. Lakukan RJP kembali jika nadi karotis belum
teraba
12. Hentikan RJP jika tidak ada tanda tanda
kehidupan

Anda mungkin juga menyukai