0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Prostatitis: Gejala, Diagnosis, dan Tatalaksana

Diunggah oleh

oohcadelih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Prostatitis: Gejala, Diagnosis, dan Tatalaksana

Diunggah oleh

oohcadelih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KARYA TULIS ILMIAH

Poeja M.A.P Madani*, dr. Walluyo Eko S., Sp.U**


Kepaniteraan Klinik Departemen Ilmu Kesehatan Bedah
Rumah Sakit Umum Daerah Koja
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Periode 10 Februari s.d 19 April 2025

Prostatitis
ABP CBP CPPS/CP Asimptomatik
Anamnesis Berkaitan dengan gejala LUTS; Keluhan berkemih dan nyeri panggul?

NIH-Chronic Prostatitis Symptom Index (NIH-CPSI)1


Nyeri atau Ketidak nyamanan?
1. In the last week, have you experienced any pain or discomfort in the following areas?
a. Area between rectum and testicles (perineum) □ Yes □ No
b. Testicles □ Yes □ No
c. Tip of the penis (not related to urination) □ Yes □ No
d. Below your waist, in your pubic or bladder area □ Yes □ No
2. In the last week, have you experienced:
a. Pain or burning during urination? □ Yes □ No
b. Pain or discomfort during or after sexual climax (ejaculation)? □ Yes □ No
3. How often have you had pain or discomfort in any of these areas over the last week?
□ 0 Never
□ 1 Rarely
□ 2 Sometimes
□ 3 Often
□ 4 Usually
□ 5 Always
4. Which number best describes your AVERAGE pain or discomfort on the days that you had it, over the last week?
□ 0 □ 1 □ 2 □ 3 □ 4 □ 5 □ 6 □ 7 □ 8 □ 9 □ 10
Prostatitis
ABP CBP CPPS/CP Asimptomatik
TANPA NYERI → NYERI TIDAK TERTAHANKAN

Keluhan Berkemih
5. How often have you had a sensation of not emptying your bladder completely after you finished urinating, over the last
week?
□ 0 Not at all
□ 1 Less than 1 time in 5
□ 2 Less than half the time
□ 3 About half the time
□ 4 More than half the time
□ 5 Almost always
6. How often have you had to urinate again less than two hours after you finished urinating, over the last week?
□ 0 Not at all
□ 1 Less than 1 time in 5
□ 2 Less than half the time
□ 3 About half the time
□ 4 More than half the time
□ 5 Almost always

Dampak Dari Gejala Nyeri atau Berkemih


7. How much have your symptoms kept you from doing the kinds of things you would usually do, over the last week?
Prostatitis
ABP CBP CPPS/CP Asimptomatik
□ 0 None
□ 1 Only a little
□ 2 Some
□ 3 A lot
8. How much did you think about your symptoms, over the last week?
□ 0 None
□ 1 Only a little
□ 2 Some
□ 3 A lot
Quality of Life
9. If you were to spend the rest of your life with your symptoms just the way they have been during the last week, how
would you feel about that?
□ 0 Delighted
□ 1 Pleased
□ 2 Mostly satisfied
□ 3 Mixed (about equally satisfied and dissatisfied)
□ 4 Mostly dissatisfied
□ 5 Unhappy
□ 6 Terrible

Scoring the NIH-Chronic Prostatitis Symptom Index Domains


 Pain: Total of items 1a, 1b, 1c, 1d, 2a, 2b, 3, and 4 = ___
 Urinary Symptoms: Total of items 5 and 6 = ___
 Quality of Life Impact: Total of items 7, 8, and 9 = ______

PF Pemeriksaan fisik yang penting untuk dilakukan meliputi:2,3,4


Prostatitis
ABP CBP CPPS/CP Asimptomatik
1. Pemeriksaan status lokalis pada regio suprapubik dan perineal.
2. Dilakukan pemeriksaan digital rectal examination (DRE) atau pemeriksaan dengan jari rektal.
PP Pemeriksaan penunjang yang sebaiknya dilakukan meliputi:5,6
1. Urinalisis dan kultur urine dilakukan untuk mendeteksi leukositosis
2. Kultur darah, asam laktat, panel metabolik, dan hitung darah lengkap jika dicurigai sepsis atau terdapat komorbiditas
signifikan
3. CT scan atau TRUS dipertimbangkan untuk mendeteksi abses prostat, terutama pada pasien imunokompromais atau pasien
dengan perburukan klinis
4. Pemeriksaan untuk Penegakan Diagnosis
 Four-Glass Test: Melibatkan empat sampel urine dan sekresi prostat setelah pemijatan prostat. Jarang dilakukan karena
sulit dan kurang bukti pendukung.
 Two-Glass Test: Melibatkan dua sampel urine, sebelum dan setelah pemijatan prostat, sebagai alternatif yang lebih
sederhana.
Tatalaksana Tatalaksana ABP (Kategori I):7,8,9 Tatalaksana CBP (Kategori Tatalaksana CPPS/CP Tatalaksana
7,8
1. Fluoroquinolon atau sefalosporin II): (Kategori III): 7,8 Asimptomatik
generasi ketiga sebagai lini 1. Antibiotik: Medikamentosa: (Kategori IV): 6
pertama, diikuti TMP-SMX atau  Jika gejala menetap <6 1. Antibiotik Konsensus saat ini tidak
doksisiklin. bulan, dianjurkan terapi Hanya diberikan jika mendukung penggunaan
2. NICE (2018): Ciprofloxacin 500 tunggal. ada bakteremia. antibiotik pada prostatitis
mg atau ofloxacin 200 mg dua  NICE (2019): 2. Obat-obatan lain: kategori IV, terlepas dari
kali sehari selama 14 hari. Trimetoprim 200 mg  Alpha-blocker tingkat kadar PSA
3. NICE (2019): Evaluasi ulang atau doksisiklin 100 mg untuk meredakan
terapi setelah 2 minggu. dua kali sehari selama 4– gejala LUTS.
4. American Academy of Family 6 minggu.  NSAID untuk
Practitioners: Terapi selama 4  Fluoroquinolon: Dipilih mengatasi nyeri.
minggu jika gejala menetap. untuk penetrasi jaringan
Prostatitis
ABP CBP CPPS/CP Asimptomatik
5. Pengobatan simptomatik: prostat yang lebih baik. Non-medikamentosa:
 NSAID atau parasetamol + 2. Pengobatan simptomatik: 1. Low-Intensity
kodein: Untuk mengatasi  NSAID atau ESWT
nyeri. parasetamol + kodein: 2. Akupuntur
 Alfa-bloker (misalnya Untuk mengatasi nyeri. 3. Tibial Nerve
tamsulosin): Diberikan selama  Alpha-blocker Stimulation
4–6 minggu.19,20 (misalnya tamsulosin): 4. Operasi
6. Tatalaksana Rawat Jalan: Untuk gejala saluran
 Jika tanpa faktor risiko kemih obstruktif.
kegagalan terapi, diberikan  CBT: Mengatasi
fluoroquinolon oral atau dampak psikososial.
Bactrim selama 2–4 minggu.  Inhibitor
 Jika disebabkan IMS, fosfodiesterase-5
diberikan ceftriaxone (misalnya sildenafil):
intramuskular (satu dosis) Untuk disfungsi
diikuti doksisiklin selama 2 seksual.
minggu. 3. Evaluasi terapi:
7. Tatalaksana Rawat Inap: NIH Chronic Prostate
 Jika ada sepsis, retensi urin, Symptom Index (NIH-
atau organisme resisten, CPSI) atau International
diberikan antibiotik IV. Prostate Symptom Score
 Jika tidak membaik, dilakukan digunakan secara serial
TRUS untuk mendeteksi abses untuk memantau kemajuan
prostat, yang mungkin terapi.
memerlukan drainase bedah. 4. Alternatif pengobatan untuk
 Pasien rawat inap dipulangkan kasus sulit disembuhkan:
Prostatitis
ABP CBP CPPS/CP Asimptomatik
dengan antibiotik oral  Fosfomisin.
berdasarkan hasil kultur.  Suntikan antibiotik
8. Terapi Tambahan: langsung ke prostat.
Alfa-bloker (misalnya terazosin):  Operasi pengangkatan
Mengurangi obstruksi urin, tetapi jaringan prostat yang
terapi harus berlanjut beberapa terinfeksi.
bulan.

Prognosis Prognosis dari prostatitis adalah sebagai berikut:2


1. Prognosis baik pada kejadian pertama prostatitis bakteri akut jika diterapi dengan antibiotik agresif dan kepatuhan pasien
baik.
2. Pada prostatitis kronis berulang dengan eksaserbasi akut, hasil dipengaruhi oleh faktor penyebab yang mendasari.
3. Prostatitis dapat menyebabkan urosepsis dengan risiko kematian signifikan pada pasien dengan komorbiditas seperti
diabetes mellitus, pasien dialisis akibat gagal ginjal kronis, pasien immunocompromised, serta pasien pasca operasi dengan
instrumentasi uretra

DAFTAR PUSTAKA

Anda mungkin juga menyukai