Sejarah Seni Rupa Kontemporer Indonesia
Sejarah Seni Rupa Kontemporer Indonesia
1
BAB 1
SENI RUPA
A. Pengertian Melukis
Seni rupa kontemporer adalah salah satu cabang seni rupa yang terpengaruh dampak
modernisasi. Kontemporer itu artinya kekinian, modern, atau lebih tepatnya adalah sesuatu
yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini. Jadi seni kontemporer adalah seni
yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang.
Lukisan kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang
sedang dilalui.
B. Seni Rupa Indonesia Modern
1. Masa Perintis
Raden Saleh Syarif Bustaman ( Terbaya, 1814 -1880 ), putra keluarga bangsawan pribumi
mampu melukis gaya/cara barat(alat, media dan teknik) yang natural dan romantis.
Mendapat bimbingan dari pelukis Belgia Antonio Payen, pelukis Belanda A. Schelfhouf
dan C. Kruseman di Den Haag. Berkeliling dan pernah tinggal di Negara-Negara Eropa.
Ciri-ciri karya lukisan Raden Saleh :
•Bergaya natural dan romantisme
•Kuat dalam melukis potret dan binatang
•Pengaruh romantisme Eropa terutama dari Delacroix.
•Pengamatan yang sangat baik pada alam maupun binatang.
Karya Raden Saleh:
•Hutan terbkar • Perkelahian antara hidup dan mati •Pangeran Diponegoro
•Berburu Banteng di Jawa •Potret para Bangsawan
2
2. Masa seni lukis Indonesia jelita/moek(1920-1938)
Selanjutnya muncul pelukis-pelukis muda yang memiliki konsep berbeda dengan masa
perintisan, yaitu melukis keindahan dan keelokan alam Indonesia. Keadaan ini ditandai
pula dengan datangnya para pelukis luar/barat dan sebagian ada yang menetap dan
melukis keindahan alam Indonesia.
Pelukis Indonesia Molek :
•Abdullah Suriosubroto (1878-1941)
•Mas Pirngadi (1875-1936)
•Wakidi
•Basuki Abdullah
•Henk Ngantung, Lee Man Fong (dll)
•Rudolf Bonnet (Bld), Walter Spies (Bel), Romuldo Locatelli (Itali), Lee Mayeur (Jerman)
dan W.G. Hofker (Bld), Strasser (Swiss) dll.
Ciri-ciri lukisan :
•Pengambilan obyek alam yang indah
•Tidak mencerminkan nilai-nilai jiwa merdeka
•Kemahiran teknik melukis tidak dibarengi dengan penonjolan nilai spiritual
•Menonjolkan nada erotis dalam melukiskan manusia.
3
3. Masa PERSAGI(1938-1942)
Bangkitanya kesadaran nasional yang dipelopori oleh Boedi Oetomo pada Th.1908.
Seniman S. Sudjojono, Surono, Abd. Salam, Agus Djajasumita medirikan PERSAGI
(Persatuan Ahli Gambar Indonesia). Perkumpulan seniman pertama di Jakarta ini,
berupaya mengimbangi lembaga kesenian asing Kunstring yang mampu menghimpun
lukisan-lukisan bercorak modern. PERSAGI berupaya mencari dan menggali nilai-nilai
yang mencerminkan kepribadian Indonesia yang sebenarnya.
Hasil karya mereka mencerminkan :
• Mementingkan nilai-nilai psikologis;
• Tema perjuangan rakyat ;
• Tidak terikat kepada obyek alam yang nyata;
• Memiliki kepribadian Indonesia ;
• Didasari oleh semangat dan keberanian;
Karya-karya seni lukis masa PERSAGI antara lain :
• Agus Djajasumita : Barata Yudha, Arjuna Wiwaha, Nirwana, Dalam Taman Nirwana
• S. Sudjojono: Djongkatan, Didepan Kelambu Terbuka, Mainan, Cap Go meh.
• Otto Djaya: Penggodaan, Wanita Impian
4
4. Masa Pendudukan Jepang(1942-1945)
Hal-hal yang mewarnai perkembangan seni rupa di Indonesia pada masa pendudukan
Jepang antara lain:
o Cita PERSAGI masih melekat pada para pelukis, serta menyadari pentingnya seni
lukis untuk kepentingan revolusi.
o Pemerintah Jepang mendirikan KEIMIN BUNKA SHIDOSO,Lembaga Kesenian
Indonesia –Jepang ini pada dasarnya lebih mengarah pada kegiatan propaganda
Jepang.
o Tahun 1943 berdiri PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) oleh Bung Karno, Bung Hatta, Ki
Hajar Dewantara dan KH Mansur. Tujuannya memperhatikan dan memperkuat
perkembangan seni dan budaya. Khusus dalam seni lukis dikelola oleh S. Sudjojono
dan Afandi, selanjutnya bergabung pelukis Hendara, Sudarso, Barli, Wahdi dan
sebagainya.
Pada masa pendudukan Jepang ini terkesan ada dua kubu seniman, yakni seniman-
seniman yang pro terhadap Jepang mereka bergabung dan berkarya dalam wadah
Keimin Bunka Shidhoso. Sedangkan yang kontra Jepang memilih masuk ke dalam
kelompok PUTERA.
Hasil karya mereka mencerminkan :
•Melanjutkan cerminan dari masa cita Nasional.
5
Tokoh utama pada masa ini antara lain:
•S. Sudjojono
•Basuki Abdullah, Emiria Surnasa
•Agus Djajasumita, Barli
•Affandi, Hendra dan lain-lain
6
6. Masa Pendidikan Seni Rupa Melalui Pendidikan Formal
Pada masa ini ditandai dengan berdirinya pendidikan pendidikan formal seperti:
ASRI( Akademi Seni Rupa Indonesia ) berdiri tanggal 18 Januari 1948 di Yogyakarta yang
diprakarsai oleh R.J. Katamsi. Pada tahun 1950 di Bandung berdiri Balai Perguruan Tinggi
Guru Gambar yang dipelopori oleh Prof. Syafei Sumarja dibantu oleh Muhtar Apin,
Ahmad Sadali, Sudjoko, Edi Kanta Subraka dan [Link] tahun 1959 Balai Perguruan
Tinggi Guru Gambar berubah menjadi jurusan Seni Rupa pada Institut Teknologi
Bandung.
Guru gambar pada tingkat sekolah-sekolah menengah menuntut terbentuknya jurusan
seni rupa pada perguruan tinggi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (sekarang
Universitas Negeri) yang tersebar di [Link] perkembangan selanjutnya
pendidikan keseniaa mulai masuk ke dalam kkurikulum Sekolah Dasar dan Sekolah
Menengah. Dari Masa Pendidikan Formal lahir pelukis-pelukis akademis seperti:
Widayat, Bagong Kusudiharjo, Edhi Sunarso, Saptoto, G. Sidharta, Abas Alibasyah, Hardi,
Sunarto, Siti Rulyati, Mulyadi, Irsam, Arief Sudarsono, Agus Dermawan, Aming Prayitno,
dan lainnya (Yogyakarta). Popo Iskandar, Achmad Sadali, But Muchtar, Srihadi, A.D.
Pirous, Hariadi, Kabul Suadi, Sunaryo, Jim Supangat, Pandu Sadewa, T. Sutanto.
(Bandung)
7
7. Masa Seni Rupa Baru Indonesia
Pada sekitar tahun 1974, perkembangan seni rupa Indonesia disemarakkan oleh
munculnya seniman-seniman muda yang berlatar belakang berbeda, yaitu seniman yang
mendapatkan pendidikan formal dan otodidak sama-sama mencetuskan aliran yang
tidak dapat dikelompokkan pada aliran/corak yang sudah ada dan merupakan corak
baru dalam kancah seni rupa Indonesia.
Kesenian yang diciptakan berlandaskan pada konsep :
•Tidak membeda-bedakan disiplin seni
•Mengutamakan ekspresi
•Menghilangkan sikap mengkhususkan cipta seni tertentu
•Mengedepankan kreatifitas dan serta ide baru
•Besifat eksprimental
Pelopor Masa Indonesia Baru :
•Jim Supangkat,
•Nyoman Nuarta,
•S. Primka,
•Dede Eri Supria,
•Redha Sorana dan sebagainya
8
2. Sotto in su
Sotto in su, berarti terlihat dari bawah (atau populer pula dengan sebutan di sotto in su),
adalah teknik lukisan ilusionistis yang biasanya digunakan untuk lukisan langit-langit
untuk memberikan persepsi perspektif. Setiap elemen yang dilihat oleh pemirsa disusun
agar memberikan ilusi yang tepat.
3. Hatching
(Hachure dalam Bahasa Perancis) dan juga cross-hatching adalah teknik dalam lukisan
dan karya menarik yang digunakan untuk memberikan kesan warna atau bayangan
dengan membuat garis-garis hatcing. Jika garis-garis hatcing tersebut diulang -ulang dan
bersilang, maka teknik ini menjadi cross hatching.
Teknik dasar
Konsep utama dari hatching adalah kepadatan, jumlah, dan ketebalan garis sangat
mempengaruhi kesan bayangan yang dihasilkan. Dengan meningkatkan kepadatan,
jumlah, dan jarak antara garis, maka bayangan yang dihasilkan semakin gelap.
Kontras bayangan boleh juga dihasilkan dengan mendekatkan dua jenis hatching yang
berbeza sudut garisnya. Hasilnya, variasi garis ini akan memberikan ilusi warna, yang
boleh digunakan dengan stabil akan mengasilkan imej yang realistik.
4. Impasto
Teknik lukisancatan yang berlapis yang tebal di atas kanvas dapat menunjukkan catan
yang sangat kasar dan palitan - palitan tebal tersebut dapat dilihat dengan jelas. Cat
yang di palitkan tercampur di atas kanvas. Teknik impasto akan menghasilkan tekstur
yang jelas, sehingga kesan kehadiran objek lebih terasa.
5. Trompe I’oell
Trompe-l'œil berasal dari frasa Perancis yang berarti "menipu mata", dengan asal kata
tromper - menipu dan l'œil - mata. Secara istilah Trompe-l'œil berarti teknik lukisan yang
melibatkan teknik dan perhitungan tinggi untuk menyajikan objek-objek di dalam lukisan
yang mampu menghasilkan ilusi optis untuk menipu persepsi otak terhadap imaji.
6. Sfumato
Sfumato adalah istilah yang digunakan dan dipopulerkan Leonardo da Vinci
untuk merujuk pada lukisannya yang melapiskan warna-warna yang berdekatan
untuk menciptkan ilusi kedalaman, volume, dan bentuk. Sebagai hasil akhir,
perpindahan warna tersebut tidak lagi terlihat jelas.
Dalam bahasa Italia, sfumato berarti berasap, tetapi dibedakan dengan istilah fumo
yang berarti asap. Leonardo sendiri mendeskripsikan sfumato sebagai "tanpa
9
outline", dalam pengertian berkabut atau detail yang tidak dihasilkan oleh
penggunaan garis secara disengaja.
7. Cydorama
Cyclorama adalah lukisan yang didesain dalam media silinder dengan maksud pemirsa
akan berada di tengah silinder tersebut, dan bisa menikmati pemandangan selebar 360°.
Biasanya teknik ini dipakai untuk menampilkan pemandangan alam yang mengagumkan.
8. Chiaroscuro
Chiaroscuro berasal dari kata Italia yang berarti gelap-terang yang bisa juga diartikan
menjadi kontras yang sangat kuat antara cahaya dan bayangan di dalam suatu karya
seni. Hal yang menjadi ciri khas chiaroscuro adalah pengaplikasian cahaya pada objek
lukisan yang memberikan kesan trimatra sangat jelas akibat pengaplikasian highlight dan
bayangan. Teknik ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang perspektif, reaksi
permukaan benda terhadap pantulan cahaya, dan proses pembentukan bayangan.
Kompetensi Dasar : Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam
karya seni rupa modern/kontemporer
10
4. Impresionisme
Aliran ini dalam dunia seni rupa berawal dari ungkapan yang mengejek pada karya
Claude Monet (1840-1926) pada saat pameran di Paris tahun1874. Karya ini
menggambarkan bunga teratai dipagi hari yang ditampilkan dalam bentuk yang samar
dan warna kabur dan olehsebagian kritikus seni disebut sebagai “impresionistik “, suatu
lukisanyang menampilakan bentuk yang sederhana dan terlampau biasa.
5. Ekspresionisme
Adalah suatu aliran dalam seni rupa yang melukiskan suasanakesedihan, kekerasan,
kebahagiaan, atau keceriaan dalam ungkapan rupa yang emosional dan [Link]
seorang pelukis yang beraliran Ekspresionisme adalah Vincentvan Gogh (1853-1890).
Lukisan lukisannya penuh dengan ekpresi gejolak jiwa yang diakibatkan oleh
penderitaan dan kegagalan dalam [Link] satu lukisannya yang terkenal adalah
“Malam Penuh Bintang“(1889), yang mengekpresikan gairah yuang tinggi sekaligus
perasaan kesepian.
6. Kubisme
Kubisme adalah suatu aliran dalam seni rupa yang bertitik tolak dari penyederhanaan
bentuk-bentuk alam secara geometris (berkotak-kotak).Pada tahun 1909 berkembang
aliran kubisme Analistis yang mengembangkan konsep dimensi empat dalam seni lukis.
Dan dimengerti sebagai konsep dimensi ruang dan waktu dalam lukisan. Pada setiap
sudut lukisan terlihat objek yang dipecah-pecah dengan posisi waktu yang berbeda.
Sedangkan Kubisme Sintetis, pelukisannya disusun dengan bidang yang berlainan yang
saling tumpang dan tembus.
7. Konstruksifisme
Aliran seni ini awalnya berkembang di Rusia penggagasnya antara lainVladimir Tattin,
Antoine Pevsner, dan Naum Gabo. Gaya ini mengetengahkan berbagai karya seni
berbentuk tiga dimensional namunwujudnya abstrak. Bahan-bahan yang dipergunakan
adalah bahan modern seperti besi beton, kawat, bahkan plastik.
8. Abstrakisme
Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbataspada bentuk-
bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan
bentuk asli di alam. Kadinsky dan PietMondrian marupakan sebagian perupa beraliran
abstrak ini. Seni Abstrak ini pada dasarnya berusaha memurnikan karya seni, tanpa
terikat dengan wujud di alam.
11
9. Dadaisme
Adalah gerakan seni rupa modern yang memiliki kecendrungan menihilkan hukum–
hukum keindahan yang [Link] utama gaya ini adalah paduan dari berbagai karya
lukisan, patung atau barang tertentu dengan menambahkan unsur rupa yang tak lazim
sebagai protes pada keadaan sekitarnya, seperti lukisan reproduksi lukisan “Monalisa “
karyaLeonardo da Vinci tetapi diberi kumis, atau petusan laki-laki diberi dudukan dan
tandatangan, kemudian dipamerkan di suatu galeri.
10. Surealisme
Adalah penggambaran dunia fantasi psikologis yang diekspresikan secara verbal, tertulis
maupun visual. Bentuk-bentuk alam dideformasi, sehingga penuh fantasi dan di luar
kewajaran.
11. Elektisisme
Yaitu gerakan seni awal abad ke- 20 yang mengkombinasikan berbagaisumbergaya yang
ada di dunia menjadi wujud seni modern. Banyak yang menjadi sumber inspirasi dari
gaya seni ini. Antara lain, gaya seni primitive sejumlah suku bangsa di Afrika, karya seni
pra-sejarah, seni Amerika Latin, gaya esetik Mesir Purba, dan Yunani [Link]-tokoh
seni yang menerapkan gaya ini antasra lain Picasso (disamping sebagai tokoh Kubisme),
Paul Gaugguin, Georges Braque, Jean Arp, Henry Moore, dan Gabo.
12. Posmodernisme
Istilah seni ini umumnya disebut seni kontemporer yaitu mengelompokangaya-gaya seni
rupa yang sezaman dengan pengamat atau yang menjadi kecenderungan popular dan
dipilih oleh para seniman dalam rentang lima puluh tahun terakhir hingga sekarang.
Gaya ini sering diartikan sebagai aliran yang berkembang setelah seni modern. Jika
dalam seni modern lebih memusatkan kepada ekspresi pribadi dan penggalian gaya
baru, dalam seni Posmodern ungkapan senilebih ditekankan kepada semantika (makna
rupa) dan semiotika (permainan tanda rupa).
12
Fungsionalitas diprioritaskan
Orisinalitas/kemurnian/purity
Penguatan dalam konsep
Kreativitas
Memutus hubungan dengan sejarah
Unsur-unsur Karya Seni Rupa Kontemporer
Eksperimen
Pembaruan (Inovation)
Kebaruan (Novelty)
Orisinalitas
Fungsi dan Tujuan Karya Seni Rupa Kontemporer
a. Memberi warna baru terhadap kebutuhan manusia baik secara fisik maupun psikis
b. Meningkatkan popularitas para seniman, karena seni modern selalu menyertakan
nama senimannya pada setiap karya yang diciptakan.
c. Memberikan kemudahan masyarakat, karena banyak penemuan-penemuan baru dari
hasil eksperimen para seniman modern.
13
c. Pemuasan ekspresi pribadi
d. Keberagaman media
e. Pemenuhan kebutuhan hidup
4. Tromple I’oell berasal dari frase Prancis yang berarti...
a. Melihat dari bawah
b. Pandangan sudut
c. Distorsi
d. Menipu mata
e. Pandangan samping
5. Seni rupa kontemporer adalah salah satu cabang seni rupa yang terpengaruh dampak...
a. Prasejarah
b. Islam
c. Hindu/budha
d. Melayu
e. Modernisasi
6. Lukisan Monalisa dibuat oleh...
a. Leonardo da vinci
b. Pablo Picasso
c. Rembrandt
d. Rene Magritte
e. Julian Beever
7. Teknik ini banyak digunakan pada masa Barok untuk lukisan fresko. Diperkirakan teknik ini
pertama kali digunakan Andrea Mantegna dalam Camera degli Sposi (Mantua)...
a. Sotto in su
b. Anamorphisme
c. Trompe I’oeil
d. Hatching
e. Naturalisme
8. Melukis dengan teknik impasto akan sangat cocok kalau menggunakan bahan...
a. Cat Minyak
b. Cat air
c. Crayon
d. Pastel
e. Pensil Warna
14
9. Pengguna teknik sotto in su pertama kali adalah...
a. Andrea Mantegna
b. William Harnett
c. John Haberle
d. Luca Giordano
e. Rene Magritte
10. Bentuknya tidak menyerupai objek alam, hanya imajinasi, ide, fantasi, kreasi murni dari subjek
pencipta seni. Hal ini prinsip seni...
a. Abstraksi
b. Naturalis
c. Figuratif
d. Dekoratif
e. Fantasi
11. Lukisan dengan aliran ini kebanyakan meyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam
mimpi...
a. Kubisme
b. Romantisme
c. Impresionisme
d. Art Nouveau
e. Surrealisme
12. Aliran yang beranggapan bahwa kehidupan haruslah diangkat setinggi-tingginya oleh kegiatan
dan tenaga yang kuat adalah...
a. Neoklasisisme
b. Naturalisme
c. Impresionisme
d. Futurisme
e. Pointilisme
13. Pelukis yang memperkenalkan teori perspektif adalah......
[Link] santi
[Link]
[Link]
[Link] da Vinci
[Link] Pransiska
15
14. Pablo Picaso adalah tokoh aliran......
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
15. Claude Monet adalah tokoh yang menganut aliran.....
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
16. Nama tokoh berikut dikenal pada zaman Racoco,adalah.....
[Link] Antoine Watteau
[Link]
[Link]
[Link] da Vinci
[Link] Pransiska
17. Desain kerap disebut sebagai kegiatan....
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
18. Pada mulanya,perkembangan seni lukis sangat terkait dengan.....
[Link]
[Link]
[Link] peradaban manusia
[Link]
[Link]
19. Aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk
geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu,adalah....
a. Impresionisme
[Link] Nouveau
16
[Link]
[Link]
[Link]
20. Ciri-ciri aliran ini adalah memperkaya konsep seni zaman Renaissance,Barok,dan Rococo.
Objeknya cenderung dekoratif serta mempunyai kesan elok dan [Link] ini dinamakan.....
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
B. ESSAY :
1. Apa yang dimaksud dengan seni rupa kontemporer?
2. Jelaskan yang dimaksud teknik sotto in su beserta tokoh yang menggunakan teknik ini!
3. Apa ciri khas teknik chiaroscuro? Jelaskan!
4. Jelaskan yang dimaksud teknik hatching?
5. Sebutkan ciri-ciri karya seni rupa kontemporer?
17
BAB 2
MAKNA DAN PERANAN MUSIK NUSANTARA
C. Musik Ansambel
Tiap-tiap instrumen berfungsi sendiri-sendiri dan membentuk suatu harmoni yang
indah jika dimainkan secara bersama-sama. Misalnya dalam konsep gamelan, apabila secara
tiba-tiba seluruh gamelan berhenti dan hanya instrumen gong saja yang berbunyi, maka
tidak akan terdengar harmoni yang indah. Gamelan termasuk sajian musik secara ansambel.
Ansambel berasal dari kata ensemble(prancis) yang bermakna bersama-sama.
Sehingga ansambel dapat dimaknai sebagai penyajian musik yang dilakukan secara bersama-
18
sama dengan menggunakan satu jenis alat musik atau beragam alat musik. Selain ansambel
terdapat penyjian musik secara bersama-sama, namun menggunakan media suara manusia
dinamakan paduan suara atau acappella.
19
2. Alat musik perkusi tidak bernada. Misalnya tamborin, kendang, rebana, bedug
Biola
b. Alat musik ritmis
Alat musik ritmis merupakan alat musik yang memberikan irama(ritme) tertentu
dalam pergelaran musik. Hal ini juga berhubungan dengan ketukan (pulsa) dan
birama. Yang termasuk alat musik ritmis adalah kendang, tifa, bas, gong, tamborin,
rebana, dan kelompok drum.
Tamborin
20
Triangle
c. Alat musik harmonis
Alat musik harmonis yaitu alat musik yang di dalam permainan lebih berperan sebagai
pembawa paduan nada(akor). Misalnya gitar pengiring, ukulele, kolintang pengiring.
Ukulele
21
b. Estetika
c. Hiburan
d. Pendidikan norma sosial
e. Respon sosial
3. Xylophone termasuk alat musik...
a. Perkusi bernada
b. Perkusi tidak bernada
c. Melodi
d. Tiup
e. Ritmis
4. Contoh alat musik berdawai antara lain...
a. Piano
b. Violin
c. Soneta
d. Numata
e. Piccolo
5. Musik ini dimainkan dengan tanpa ada suara vokal di dalamnya adalah musik...
a. Dangdut
b. Pop
c. Rock
d. Jazz
e. Instrumental
6. Sajian musik yang menggunakan suara manusia secara bersama-sama dinamakan...
a. Ansambel
b. Acappella
c. Irama
d. Tempo
e. Irama tiga
7. Susunan nada yang berurutan dengan jarak tertentu disebut...
a. Notasi
b. Sistem nada
c. Irama
d. Tempo
e. Melodi
22
8. Gambar alat musik dibawah ini adalah...
a. Tamboren
b. Violin
c. Ukulele
d. Triangle
e. Drum
9. Musisi berikut ini dalam menciptakan lagu sering menyampaikan tema religius, yaitu...
a. Ahmad Dhani
b. Dewi Sandra
c. Glend Frenly
d. Opick
e. Dewiq
f. Ariel
10. Alat musik khas kalimantan selatan adalah...
a. Panting
b. Kendang
c. Rebana
d. Drum
e. Terompet
B. ESSAY
1. Sebutkan nilai-nilai yang terkandung pada musik nontradisional!
2. Sebutkan 5 contoh alat musik perkusi tidak bernada!
3. Jelaskan yang dimaksud dengan alat musik melodis!
4. Musik mampu meningkatkan daya intelektual, jelaskan maksudnya!
5. Sebutkan bagian-bagian gitar!
23
BAB 3
APRESIASI KARYA SENI TARI
24
Rasa indah itu sendiri mengalami perubahan, perkembangan, dan pertentangan
pada setiap kurun waktu atau periode. Apalagi kemajuan zaman teknologi, ilmu
pengetahuan, dan pengalaman telah membuat manusia dewasa ini mampu berbuat apa
saja. Pada waktu masih dekat dengan budaya agraris tradisional, tari hanya berperan
sebagai pendukung sarana upacara sakral dan pemenuhan kebutuhan estetis masyarakat
pemiliknya.
o Jenis Tari Berdasarkan Fungsinya
Berdasarkan fungsinya, tari dibagi menjadi tiga yaitu :
a. Tari Tunggal, seperti upacara keagamaan, upacara kebesaran keistanaan, dan
upacara penting yang ada di kehidupan masyarakat
b. Tari Pergaulan, seperti tari Bumbung (Bali), tari Ronggeng dan Rantak Kuda
(Sumatra) dan tari Pancar dan tari gole-gole (papua)
c. Tari Pertunjukkan, tari ini digunakan untuk dipertontonkan sebagai hiburan
masyarakat luas
o Jenis Tari Berdasarkan Bentuk Penyajian
a. Tari Tunggal : jenis tari yang dibawa oleh seorang penari. Tari tunggal ada yang
mutlak ditarikan oleh seorang penari
b. Tari berpasangan : jenis tari yang dibawakan oleh dua penari yang satu dengan yang
lainnya saling melengkapi
c. Tari masal : tarian yang dibawakan oleh lebih dari satu orang penari disajikan tanpa
ada unsur saling melengkapi
d. Drama tari : drama tari dibawakan oleh beberapa penari, disajikan dalam bentuk
cerita yang terbagi atas babak-babak atau adegan-adegan
25
h. Sunarmo Purwa lelono dengan karyanya Joget dan Bedaya Silih Warna
i. Boi G Sakti dengan karyanya Batagak, Baitullah, Dongeng yang Berlari dan Anainai
26
c. Memberi fasilitas dan membantu gerak pelaku
27
c. Sinopsis harus memberikan rangsang kepada pembaca untuk melaihat dan
menyaksikan pertunjukan tari yang disinopsiskan.
a. Langendriyan
b. Drama tari
c. Wayang
d. Topeng
e. Sendratasik
2. Tari ngremo berasal dari daerah...
a. Bali
b. Aceh
c. Jawa Timur
d. Palembang
e. Sumatra
3. Berdasarkan fungsinya, tari dibagi menjadi...
a. Dua
b. Empat
c. Tiga
d. Lima
e. Enam
4. Berikut jenis tari kreasi baru adalah...
a. Tari Ciptaning
b. Tari Bedaya Ketawang
c. Tari Lilin
d. Tari serimpi
e. Tari Radap Rahayu
5. Gerakan tari dengan memukul dada dan pangkal paha sebagai sinkronisasi dan
menghempaskan badan ke berbagai arah adalah ciri tari...
a. Zapin
b. Saman
c. Seudati
28
d. Piring
e. Gamyong
6. Setiap pementasan Tari piring di Minangkabau diperlukan persyaratan-persyaratan khusus,
a. Kalimantan
b. Jawa timur
c. Papua
d. Jawa Tengah
e. Batak
9. Berikut yang termasuk dalam tari hiburan, yaitu...
a. Tari gantan
b. Tari huda
c. Tari gembu
d. Tari bumbung
e. Tari tor-tor
10. Sebagian masyarakat Jawa sukses di kota besar menunjukkan adanya kesetian pada budaya
leluhur dengan mengadakan upacara pembersih tubuh dari kutukan yang disebut...
a. Ruwiyati
b. Rudatin
c. Ruwanto
d. Rawatan
e. Ruwatan
29
B. ESSAY :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan tari tradisional?
2. Sebutkan beberapa jenis tari hiburan?
3. Sebutkan beberapa koreografer senior Nusantara
4. Sebutkan seni tari tradisional yang ada di daerah Anda! Bagaimana perkembangannya?
5. Bagaimana cara membuat sinopsis sebuah tarian?
30
BAB 4
SENI TEATER
31
3. Teater Transisi
Teater transisi merupakan teater yang bersumber dari teater tradisional, tetapi gaya
penajiannya sudah dipengaruhi oleh teater Barat. Jenis teater seperti Komidi Stambul,
Sandiwara Dardanela, Sandiwara Srimulat, dan sebagainya merupakan contoh teater
transisi. Dalam Srimulat sebagai contoh, pola ceritanya sama dengan Ludruk atau
Ketoprak, tetapi jenis ceritanya diambil dari dunia modern. Musik, dekor, dan property
lain menggunakan teknik Barat.
Nilai-nilai dan pesan moral teater
Menurut Natawidjaja, nilai pandangan dibagi menjadi tiga yaitu nilai materi, nilai moral,
dan nilai spiritual.
Fungsi Teater
1. Teater Sebagai kepentingan upacara
Asal mula teater digunakan untuk kepentingan upacara, yaitu upacara persembahan
kepada dewa Dyonesos dan upacara pesta untuk dewa Apollo. Teater di Indonesia juga
ada yang berfungsi untuk keperluan upacara. Teater ini biasanya disebut teater
tradisional. Teater yang berfungsi untuk kepentingan upacara tidak membutuhkan
penonton karena penontonnya adalah bagian dari peserta upacara itu sendiri.
Teater merupakan salah satu bentuk seni. Jika seni musik menekankan pada suara, seni
teater menekankan pada laku dan dialog. Seniman teater akan mengekspresikan seninya
dalam bentuk gerakan tubuh dan ucapan-ucapan.
Pengertian teater dapat berhubungan dengan tempat, tetapi dapat juga berhubungan
dengan kegiatan pertunjukan. Teater dibutuhkan oleh lingkungan masyarakat untuk
hiburan. Oleh karena itu, teater perlu dipersiapkan dengan baik sehigga jika dipentaskan,
penonton akan merasa terhibur.
32
harus dikerjakan oleh banyak orang. Lewat teater, orang akan diajak untuk berorganisasi
dan bekerjasama. Jika dipentaskan, teater akan memberikan pesan-pesan kepada
penonton. Melalui cerita, penonton tidak terasa dididik untuk mengerti kebaikan dan
kejahatan.
FUNGSI TEATER LAINNYA :
MANFAAT TEATER :
1. Membentuk Kepribadian dan Perwatakan Pelakunya.
2. Memupuk Kepercayaan pada diri sendiri Guna menuju pada Kemandirian Hidup
3. Belajar Bekerjasama dengan Orang Lain
4. Belajar Bekerja secara Kolektif
5. Memupuk Ketrampilan dalam menggunakan Bahasa Indonesia
6. Memupuk Ketrampilan dalam Mengutarakan Pikiran, Ide/Gagasan yang didahului dengan
melakukan Observasi / Pengamatan / Penelitian.
7. Mengembangkan Kepekaan Rasa Keindahan (Apresiasi Estetik)
33
8. Menghargai (Mengapresiasi) Hasil Karya Seni
9. Belajar Berorganisasi dan Memimpin Kegiatan
10. Belajar Menjadi Manajer (Pemimpin)
34
b. Menggerakkan otot
c. Menggerakkan tubuh
d. Pengenduran ketegangan
e. Gerak dengan konsentrasi
f. Gerak dengan perasaan
g. Gerak menirukan gerak yang tidak biasa
h. Gerak untuk menguasai ruang dan mengatur tempo
3. Latihan olah sukma
1. Penguasaan pancaindra
2. Konsentrasi
3. Imajinasi
4. Observasi
5. Emosi
6. Pikiran
35
Stage manager
Stage manager adalah staf produksi yang mempunyai tugas membantu
sutradara dalam mengkoordinasi seluruh pelaksanaan tugas-tugas teater
atau drama. Begitu banyaknya tugas dan tanggung jawab sutradara
sehungga agar dapat berjalan dengan baik pada saat latihan dan
pementasan, perlu ada seorang pembantu. Itulah mengapa stage manager
diperlukan dalam pementasan teater.
b. Staf artistik
Pementasan perlu adanya sentuhan seni agar pementasan tersebut agar menjadi
lebih baik, termasuk dekorasi, tata lampu, kostum, tata rias, dan tata suara.
Desainer dekorasi
Desainer dekorasi bertugas mengatur dekorasi sesuai dengan tuntutan naskah.
Desainer tata busana
Kostum sangat mendukung penggambaran watak tokoh dalam pementasan
drama. Tugas desainer tata busana adalah memilih kostum yang cocok untuk
para aktor.
Desainer tata lampu
Tata lampu dalam pementasan drama bukan hanya berfungsi sebagai penerang
namun juga mendukung situasi dan suasana pementasan teater. Seorang
desainer tata lampu harus dapat menyesuaikan cahaya lampu dengan situasi
dalam setiap adegan drama.
Desainer tata rias
Seorang desainer tata rias harus memahami peran dan watak yang akan
dibawakan oleh tokoh. Namun, dalam hal ini seorang desainer tata rias tidak
boleh berlebihan dalam menerapkan riasan aktor. Hendaknya para aktor dirias
dengan riasan yang wajar.
Desainer tata musik
Tugas desainer tata musik/suara yaitu:
- memberikan ilustrasi yang memperindah
- memberikan latar belakang
- memberikan warna psikologis
- memberikan tekanan kepada nada dasar drama
- membantu dalam penonjolan lakon
- memberikan tekanan pada keadaan yang mendesak
36
- memberikan selingan.
2. Penyusunan jadwal penggarapan produksi
3. Latihan-latihan pemanasan
4. Menunjukkan kearifan dalam menciptakan sendiri
a. Harus memenuhi unsur estetika
b. Mengandung makna yang mendalam
c. Berpegang teguh dengan dasar-dasar teater
5. Prinsif kerjasama dalam teater
a. Saling membantu satu sama lain
b. Menjaga perilaku dan tingkah laku dari hal-hal negatif
c. Memperkuat tali persaudaraan antara satu dengan yang lain
37
7. Yang bertugas mengelola dan bertanggung jawab terhadap perencanaan, pihak pemain, dan
penilaian terhadap pementasan adalah...
a. Sutradara d. Stage Mananger
b. Produser e. Crew
c. Panitia
8. Yang termasuk tahapan olah tubuh adalah...
a. Gesture c. Pemanasan e. Pendinginan
b. Pemeran d. Kelenturan
9. Pemisahan peristiwa-peristiwa yan berkaitan dengan tempat dan waktu dalam Teater
dinyatakan dengan...
a. Pembagian babak dan adegan d. Dialog
b. Stage direction e. Durasi
c. Perintah laku
10. Teater dari betawi yang penontonnya boleh berinterksi langsung dengan pemain adalah..
a. Mamanda c. Opera e. Ketoprak
b. Randai d. Lenong
C. ESSAY :
1. Sebutkan dan jelaskan 3 macam teater tradisional?
2. Sebutkan tahap-tahap dalam merancang pergelaran teater?
3. Apa yang dimaksud dengan stage manager?
4. Sebutkan nama-nama teater yang ada di Indonesia?
5. Sebutkan perbedaan drama dengan teater?
38