Modul Pembelajaran: Surah Al-
A'la
Identitas Modul
Nama Surah: Al-A'la (Yang Mahatinggi)
Surat ke: 87
Jumlah ayat: 19 ayat
Golongan: Makkiyah (diturunkan di Mekah)
Periodisasi: Wahyu awal (periode Mekah)
Tujuan Pembelajaran
1. Kognitif:
o Menghafal Surah Al-A'la dengan tartil
o Memahami makna global setiap ayat
o Mengidentifikasi tema utama surah
2. Afektif:
o Menumbuhkan sikap tawadhu' dan pengagungan terhadap Allah
o Membiasakan dzikir dengan asma Allah Al-A'la
o Mengembangkan kesadaran tentang tujuan penciptaan
3. Psikomotorik:
o Mampu membaca Surah Al-A'la dengan tajwid yang benar
o Menerapkan kandungan surah dalam kehidupan sehari-hari
Struktur Pembelajaran
Pertemuan 1: Pengenalan dan Konteks Historis
A. Pendahuluan (15 menit)
Ice breaker: "Apa arti 'Al-A'la' menurut kalian?"
Pengenalan posisi Surah Al-A'la dalam Al-Qur'an
Konteks turunnya (asbabun nuzul)
B. Eksplorasi Ayat 1-5 (45 menit)
Ayat 1-5:
text
Copy
Download
َسِّبِح اْسَم َرِّبَك اَأْلْعَلى
اَّلِذي َخَلَقَفَسَّوٰىٰى
َواَّلَأِذي َقَّدَر َفَهَدٰى
َواَّلِذي ْخَرَجاْلَمْرَعٰىٰى
َفَجَعَلُه ُغَثاًءَأْحَوٰىٰى
Pembahasan:
1. Penamaan Allah sebagai Al-A'la:
o Makna nama Al-A'la
o Implikasi teologis: Allah Mahatinggi dalam segala aspek
2. Tiga karakteristik penciptaan Allah:
o Menciptakan dan menyempurnakan (ayat 2)
o Menentukan takdir dan memberi petunjuk (ayat 3)
o Menghidupkan dan mematikan (ayat 4-5)
Aktivitas:
Diskusi kelompok: "Apa makna ketidakterbatasan Allah sebagai Al-A'la?"
Praktik membaca dengan fokus pada makharijul huruf
Pertemuan 2: Tujuan Penciptaan dan Kemudahan Al-
Qur'an
A. Ayat 6-13 (50 menit)
Ayat 6-13:
text
Copy
Download
َسُنْقِرُئَك َفاَل َتْنَسٰىٰى
ۚ ٰىِإاَّل َما َشاَء الَّلُهۚ ِإَّنُه َيْعَلُم اْلَجْهَر َوَماَيْخَفٰى
َوُنَيِّسُرَكِلْلُيْسَرٰىٰى
َفَذِّكْر ِإْن َنَفَعِتالِّذْكَرٰى ٰى
َسَيَّذَّكُر َمْنَيْخَشٰى ٰى
َوَيَتَجَّنُبَها اَأْلْشَقى
اَّلِذي َيْصَلى الَّناَراْلُكْبَرٰىٰى
ُثَّم اَل َيُموُت ِفيَها َواَل َيْحَيا
Pembahasan:
1. Janji Allah kepada Rasulullah:
o Jaminan hafalan Al-Qur'an (ayat 6-7)
o Kemudahan dalam dakwah (ayat 8)
2. Dua respon terhadap peringatan:
o Orang yang takut akan mengambil pelajaran (ayat 10)
o Orang celaka yang menjauhi peringatan (ayat 11-13)
Aktivitas:
Role play: Mensimulasikan dakwah dengan pendekatan yang
memudahkan
Analisis kasus: "Mengapa ada orang yang menolak peringatan?"
Pertemuan 3: Kebahagiaan Sejati dan Evaluasi
A. Ayat 14-19 (40 menit)
Ayat 14-19:
text
Copy
Download
َأ َل
َقْد ْف َح َمْن َتَز َّكٰى
َوَذَكَر اْسَم َر ِّبِه َفَصَّل
ٰى
َبْل ُتْؤِثُروَن اْلَحَياَة الُّدْنَيا
َواآْل ِخَرُة َخْيٌرَوَأْبَقٰىٰى
ُأْل َل َل
ِإَّنَٰهَٰهَذا ِفي الُّصُحِفا و ٰى ٰى
ُصُحِف ِإْبَراِهيَمَوُموَسٰى ٰى
Pembahasan:
1. Formula kebahagiaan sejati:
o Penyucian jiwa (tazkiyah an-nafs)
o Dzikir dan shalat (ayat 14-15)
2. Prioritas hidup:
o Kritik terhadap materialisme (ayat 16)
o Keutamaan akhirat (ayat 17)
3. Universalitas pesan:
o Kesesuaian dengan kitab-kitab sebelumnya (ayat 18-19)
B. Aplikasi dan Evaluasi (20 menit)
Aktivitas:
1. Proyek kelompok: Membuat infografis tentang kandungan Surah Al-A'la
2. Refleksi individu: "Bagaimana saya mengaplikasikan surah ini dalam
kehidupan?"
3. Evaluasi: Tes tertulis dan praktik membaca
Media Pembelajaran
1. Audio-Visual:
o Rekaman murattal Surah Al-A'la oleh Syaikh Mishary Rashid
o Video animasi tafsir Surah Al-A'la
2. Cetak:
o Kartu ayat dengan terjemahan
o Diagram alur tema surah
3. Digital:
o Aplikasi tahfizh interaktif
o Kuis online melalui Kahoot/Quizizz
Penilaian
Formatif (40%):
Partisipasi diskusi
Hafalan per pertemuan
Jurnal refleksi harian
Sumatif (60%):
Ujian hafalan lengkap dengan tajwid
Presentasi proyek kelompok
Tes tulis pemahaman konsep
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan:
Membandingkan tafsir Al-A'la dari berbagai mufassir
Mempelajari hubungan dengan Surah Al-Ghasyiyah (dalam shalat)
Remedial:
Bimbingan individual untuk kesulitan membaca
Kartu bantu hafalan dengan sistem spaced repetition
Integrasi Nilai
1. Spiritual:
o Menguatkan keyakinan akan kemahaesaan Allah
o Menumbuhkan orientasi akhirat
2. Sosial:
o Mengembangkan empati dalam dakwah
o Menghargai perbedaan respons terhadap kebenaran
3. Personal:
o Membangun disiplin melalui dzikir dan shalat
o Mengelola prioritas hidup (dunia-akhirat)
Referensi
1. Tafsir:
o Tafsir Ibn Kathir
o Tafsir Al-Muyassar (Kemenag RI)
o Fi Zilalil Qur'an (Sayyid Quthb)
2. Buku Pendukung:
o "The Divine Names: Al-A'la" karya Dr. Umar S. al-Ashqar
o "Surah Al-A'la dan Psikologi Kesadaran" karya M. Quraish Shihab
Catatan untuk Pengajar:
Sesuaikan durasi dengan kondisi peserta didik
Gunakan pendekatan yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari
Kaitkan dengan ibadah praktis (shalat, dzikir, dll.)
Berikan contoh konkret dari kehidupan Rasulullah dan sahabat
MODUL PEMBELAJARAN TAFSIR SURAH ‘ABASA
Tingkat: Menengah/SMA & Dewasa
Durasi: 2–3 Jam
Tujuan Pembelajaran:
1. Memahami konteks historis dan asbabun nuzul Surah ‘Abasa.
2. Mengidentifikasi pokok-pokok ajaran dan hikmah dalam surah.
3. Merefleksikan nilai-nilai pendidikan akhlak dan sosial dalam kehidupan.
A. PENGANTAR
Surah ‘Abasa (Surah 80) terdiri dari 42 ayat, termasuk golongan
Makkiyyah. Surah ini dinamai “ ‘Abasa ” (Ia Bermuka Masam) dari kata
yang terdapat pada ayat pertama, yang mengisahkan sebuah peristiwa
penting dalam sejarah dakwah Rasulullah SAW.
B. KONTEKS HISTORIS (ASBABUN NUZUL)
Diriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah SAW sedang berdakwah kepada
para pembesar Quraisy (seperti ‘Utbah bin Rabi’ah, Abu Jahal, dll.) dengan
harapan mereka masuk Islam. Tiba-tiba datang seorang sahabat buta
bernama Abdullah bin Ummi Maktum—yang miskin dan lemah—
bertanya tentang Islam. Rasulullah SAW pun bermuka masam dan
berpaling karena fokusnya pada pembesar Quraisy terganggu. Maka
turunlah ayat 1-10 sebagai teguran dari Allah SWT.
Poin Penting:
Allah mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama untuk
mendapat pendidikan agama.
Nilai seseorang bukan pada status sosial, kekayaan, atau penampilan,
tetapi pada ketakwaan dan kesungguhan mencari ilmu.
C. STRUKTUR SURAH & TAFSIR SINGKAT
Bagian 1 (Ayat 1–10): Teguran terhadap sikap diskriminatif
Allah menegur Rasulullah SAW (ayat 1–2) karena lebih mengutamakan
orang kafir yang sombong daripada muslim miskin yang bersemangat
belajar.
Pelajaran: Jangan memandang rendah orang yang datang dengan tulus
mencari kebenaran.
Bagian 2 (Ayat 11–16): Al-Qur’an sebagai peringatan mulia
Ayat ini mengingatkan bahwa Al-Qur’an adalah peringatan yang ditulis di
lembaran yang dimuliakan.
Bagian 3 (Ayat 17–32): Bukti kekuasaan Allah dalam penciptaan
Allah menggambarkan proses penciptaan manusia dari nutfah (ayat 17–
22), serta rezeki dari tanaman dan buah-buahan (ayat 24–32). Ini
menunjukkan kuasa Allah atas hidup dan mati manusia.
Bagian 4 (Ayat 33–42): Gambaran hari kiamat
Saat sangkakala ditiup, manusia lari dari saudaranya sendiri (ayat 33–37).
Wajah orang beriman berseri, sedangkan orang kafir penuh debu dan
kegelapan.
D. POKOK-POKOK AJARAN & HIKMAH
1. Kesetaraan dalam Dakwah:
Dakwah Islam harus menjangkau semua kalangan tanpa diskriminasi
sosial.
2. Etika Pendidik dan Dai:
Seorang guru/dai harus sabar, rendah hati, dan tidak memalingkan wajah
dari pencari ilmu.
3. Keutamaan Mencari Ilmu:
Abdullah bin Ummi Maktum (yang buta dan miskin) diabadikan sebagai
simbol ketulusan dalam menuntut ilmu.
4. Refleksi Penciptaan:
Manusia diingatkan asal-usulnya yang hina (sperma) sehingga tidak layak
sombong.
5. Tanggung Jawab Individual:
Setiap orang bertanggung jawab atas iman dan amalnya di hari akhir.
E. AKTIVITAS PEMBELAJARAN
1. Diskusi Kelompok:
o Bagaimana menerapkan prinsip anti-diskriminasi dalam kegiatan dakwah/
pendidikan di era modern?
o Apa hikmah dari teguran Allah kepada Rasulullah SAW?
2. Role Play:
Memeragakan dialog antara Rasulullah SAW, pembesar Quraisy, dan Ibnu
Ummi Maktum, lalu refleksi sikap masing-masing.
3. Analisis Ayat:
Tafsir kata kunci:
o “ ‘Abasa ” (bermuka masam)
o “ Yazzakka ” (ingin menyucikan diri)
o “ Shahirah ” (lembaran yang terhormat)
4. Proyek Kreatif:
Buat poster/puisi tentang “pendidikan inklusif” berdasarkan Surah ‘Abasa.
F. RELEVANSI KONTEMPORER
Pendidikan Inklusif: Memberi perhatian sama pada siswa dari berbagai
latar belakang.
Kesadaran Sosial: Menghargai orang yang dianggap “lemah” di
masyarakat.
Spiritualitas: Mengingat asal-usul manusia dan hari akhir untuk
mencegah kesombongan.
G. PENUTUP & EVALUASI
Refleksi:
Apakah kita pernah “bermuka masam” kepada orang yang datang dengan
niat baik?
Bagaimana sikap kita terhadap orang yang berbeda status sosial?
Evaluasi:
1. Jelaskan mengapa Allah menegur Nabi Muhammad SAW dalam Surah
‘Abasa.
2. Sebutkan tiga nilai pendidikan akhlak dari surah ini.
3. Bagaimana hubungan antara ayat 17–22 dengan konsep kesombongan
manusia?
Sumber Lanjutan:
Tafsir Ibnu Katsir (Jilid 8, Surah ‘Abasa)
Tafsir Al-Azhar, Buya Hamka
Asbabun Nuzul oleh Al-Wahidi
MODUL PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran: Al-Qur'an Hadist / Al-Qur'an
Kelas/Semester: IX / 2 atau XI / 1 (atau disesuaikan)
Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit (JP)
Aspek: Al-Qur'an
A. Identitas Surah
Nama Surah: At-Takwīr ()التكوير
Arti Nama: "Menggulung" atau "Melipat"
Nomor Surah: 81
Golongan: Makkiyah (diturunkan di Makkah sebelum hijrah)
Urutan Pewahyuan: Sekitar surah ke-7 yang turun
Jumlah Ayat: 29 ayat
Nama Lain: Idzas-syamsu kuwwirat (diambil dari ayat
pertama), Kuwwirat.
B. Kompetensi Inti (KI)
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memahami makna dan kandungan Surah At-Takwir.
3. Menganalisis pesan-pesan utama tentang hari Kiamat, otentisitas Al-
Qur'an, dan fungsi manusia.
4. Menerapkan nilai-nilai dari Surah At-Takwir dalam kehidupan sehari-hari.
C. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian
Kompetensi
1. KD 3.26: Menganalisis kandungan Surah At-Takwir tentang peristiwa hari
Kiamat dan kebenaran Al-Qur'an.
o Indikator:
Menjelaskan makna kosakata kunci dalam Surah At-Takwir.
Mengidentifikasi tanda-tanda hari Kiamat yang disebutkan dalam ayat 1-
14.
Menjelaskan penegasan tentang kebenaran wahyu dan Nabi Muhammad
(ayat 15-25).
Menyimpulkan pesan tauhid dan konsekuensi keimanan (ayat 26-29).
2. KD 4.26: Menyajikan hasil analisis kandungan Surah At-Takwir dan
menyimpulkan nilai-nilainya.
o Indikator:
Mempresentasikan tafsir ringkas salah satu rangkaian ayat.
Membuat refleksi atau tulisan tentang relevansi Surah At-Takwir dengan
kehidupan modern.
Menunjukkan sikap yang mencerminkan penghayatan terhadap surah ini
(seperti amanah, kejujuran).
D. Materi Pembelajaran
1. Pengantar (Motivasi)
Tunjukkan gambar atau video pendek tentang fenomena alam yang
dahsyat (matahari meledak, gempa bumi). Tanya: "Apa yang akan terjadi
jika tatanan alam semesta yang kita kenal ini berantakan?"
Surah At-Takwir menggambarkan hari di mana tatanan alam
semesta digulung dan diakhiri. Ini adalah surah yang kuat tentang Hari
Kiamat.
2. Struktur dan Kandungan Utama
Surah ini dapat dibagi menjadi 3 bagian utama:
a. Ayat 1-14: Gambaran Dahsyat Hari Kiamat (Tanda-Tanda
Kehancuran)
Ayat 1-6: Kehancuran benda-benda langit dan bumi.
o Matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, gunung-gunung
dihancurkan.
o Makna: Kekuasaan Allah yang mutlak. Segala yang kita anggap
permanen akan sirna.
Ayat 7-14: Kehancuran tatanan sosial dan manusia.
o Binatang liar dikumpulkan, lautan dipanaskan, jiwa-jiwa dipertemukan
(dengan catatan amalnya).
o Puncaknya (ayat 14): "Setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah
dikerjakannya."
o Makna: Pertanggungjawaban mutlak. Tidak ada yang tersembunyi.
b. Ayat 15-25: Sumpah Allah dan Penegasan Kebenaran Wahyu
Ayat 15-18: Allah bersumpah dengan benda-benda langit (bintang,
planet) yang memiliki orbit tetap.
o Makna: Dunia ini penuh keteraturan (hukum alam), dan Kiamat adalah
bagian dari rencana Allah yang Maha Tahu.
Ayat 19-21: Wahyu Al-Qur'an benar-benar dari Allah, dibawa oleh
malaikat Jibril yang mulia dan ditaati di langit.
Ayat 22-25: Nabi Muhammad SAW bukan orang gila dan bukanlah
penyihir. Al-Qur'an adalah peringatan untuk semesta alam.
c. Ayat 26-29: Pesan Tauhid dan Kebebasan Memilih
Ayat 26-28: Kebenaran (Al-Qur'an) itu jelas. Siapa yang mau, silakan
mengambil jalan menuju Tuhannya.
Ayat 29: "Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu)
kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam."
o Makna: Manusia punya kehendak, tetapi kehendak itu tetap dalam
lingkup kehendak dan ilmu Allah. Ini mengajarkan kerendahan hati dan
ketundukan.
3. Tema Sentral dan Hubungan Antar Ayat
Tema Utama: Kepastian Hari Kiamat dan Kebenaran Mutlak Al-
Qur'an.
Hubungan: Gambaran Kiamat yang mengerikan (bagian 1) adalah bukti
kebesaran Allah. Hanya Allah yang Maha Besar itulah yang layak
menurunkan wahyu seagung Al-Qur'an (bagian 2). Karena itu, manusia
harus sadar dan kembali ke jalan-Nya (bagian 3).
E. Metode Pembelajaran
Ceramah Interaktif: Untuk penjelasan konsep.
Diskusi Kelompok: Membahas makna tiap bagian dan relevansinya.
Tanya Jawab: Memastikan pemahaman.
Presentasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
Refleksi Individu: Menuliskan hikmah yang didapat.
F. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1:
1. Pendahuluan (10 menit): Apersepsi dengan tayangan/gambar,
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti (70 menit):
o Eksplorasi: Guru membacakan Surah At-Takwir dengan tartil, siswa
menyimak dan menirukan (jika target tahfidz).
o Elaborasi: Siswa dibagi menjadi 3 kelompok sesuai 3 bagian utama
surah. Setiap kelompok mendiskusikan: makna ayat, kata kunci, dan
pesan moral bagiannya.
o Konfirmasi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasilnya. Guru
mengklarifikasi dan melengkapi.
3. Penutup (10 menit): Kesimpulan ringkas tentang gambaran Kiamat dan
kaitannya dengan wahyu.
Pertemuan 2:
1. Pendahuluan (5 menit): Mengingat kembali materi pertemuan 1.
2. Kegiatan Inti (80 menit):
o Diskusi Mendalam: Membahas konsep "kebebasan kehendak" vs
"takdir" pada ayat 28-29.
o Aplikasi Nilai: Diskusi: "Nilai-nilai apa yang bisa kita ambil dari Surah At-
Takwir untuk hidup di dunia?" (Jawaban contoh: Amanah karena semua
akan dipertanggungjawabkan, Kejujuran karena tidak ada yang
tersembunyi, Kerendahan Hati karena segala ilmu dan kekuasaan milik
Allah, Kesadaran Akhirat dalam setiap tindakan).
o Analisis: Membandingkan gaya bahasa surah Makkiyah (singkat, penuh
ancaman dan janji, bahasa yang dahsyat) dengan surah Madaniyah.
3. Penutup (5 menit): Refleksi individu, penugasan (membuat poster
infografis kandungan Surah At-Takwir atau video pendek 1 menit tentang
hikmahnya).
G. Media dan Sumber Belajar
Media: Papan tulis/spidol, proyektor, video/gambar fenomena alam, audio
murattal Surah At-Takwir (Misyari Rasyid dll).
Sumber Belajar:
o Al-Qur'an dan Terjemahannya (Kemenag RI).
o Tafsir ringkas (Tafsir Al-Muyassar, Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab
jilid 15).
o Buku paket Al-Qur'an Hadist sesuai kurikulum.
o Artikel dan video kajian tafsir yang terpercaya.
H. Penilaian (Assessment)
1. Penilaian Sikap: Observasi selama diskusi (tanggung jawab, kerjasama,
penghayatan).
2. Penilaian Pengetahuan:
o Tes Lisan: Menjelaskan makna salah satu tanda Kiamat dalam ayat 1-6.
o Tes Tertulis (Esai Singkat): "Jelaskan mengapa penegasan tentang
kebenaran Al-Qur'an (ayat 15-25) ditempatkan setelah gambaran hari
Kiamat (ayat 1-14) dalam Surah At-Takwir!"
3. Penilaian Keterampilan:
o Produk: Membuat poster infografis atau video pendek tentang
kandungan surah.
o Presentasi: Kemampuan menyajikan hasil diskusi kelompok.
I. Lampiran (Opsional)
Lembar Kerja Siswa (LKS) berisi tabel untuk mengisi makna per-ayat
dan pesan moralnya.
Kutipan Tafsir dari Quraish Shihab atau Ibn Katsir tentang ayat-ayat
kunci.
Contoh Poster Infografis sederhana.
Kata Kunci untuk Pencarian Guru: Tafsir At-Takwir, Hari Kiamat dalam
Al-Qur'an, Metode pembelajaran Al-Qur'an, Surah Makkiyah, Pendidikan
Akidah melalui Al-Qur'an.
Modul Pembelajaran: Hidup
Bersih untuk Siswa Sekolah
Dasar
Identitas Modul
Tingkat: Kelas 3-5 Sekolah Dasar
Durasi: 4 Pertemuan (120 menit per pertemuan)
Tema: Kebersihan Diri dan Lingkungan
Tujuan: Membentuk kebiasaan hidup bersih sehari-hari
PERTEMUAN 1: KEBERSIHAN DIRI
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu:
1. Menjelaskan pentingnya kebersihan diri
2. Memperagakan cara mencuci tangan yang benar
3. Menyebutkan perlengkapan kebersihan pribadi
B. Materi Pembelajaran
1. Mengapa Kebersihan Penting?
Mencegah penyakit (diare, flu, infeksi kulit)
Tubuh sehat dan segar
Percaya diri dalam bergaul
Lingkungan menjadi nyaman
2. Bagian Tubuh yang Perlu Dibersihkan
Tangan dan kuku
Gigi dan mulut
Rambut dan kulit
Kaki
3. Perlengkapan Kebersihan Pribadi
Sabun dan shampoo
Sikat gigi dan pasta gigi
Handuk bersih
Sisir
Pakaian bersih
C. Aktivitas Pembelajaran
1. Diskusi Kelompok (30 menit)
o Siswa berdiskusi tentang pengalaman ketika tidak menjaga kebersihan
o Presentasi hasil diskusi
2. Demonstrasi Cuci Tangan (40 menit)
o Guru memperagakan 6 langkah cuci tangan WHO
o Siswa mempraktikkan dengan sabun dan air mengalir
o Lagu cuci tangan selama 20 detik
3. Pembuatan Poster (50 menit)
o Siswa membuat poster "7 Langkah Cuci Tangan"
o Dipajang di kelas dan area cuci tangan
D. Evaluasi
Observasi praktik cuci tangan
Kuis singkat tentang perlengkapan kebersihan
Penilaian poster
PERTEMUAN 2: KEBERSIHAN MAKANAN DAN
MINUMAN
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu:
1. Mengidentifikasi makanan bersih dan tidak bersih
2. Menjelaskan cara mencuci bahan makanan
3. Membedakan air layak minum dan tidak layak
B. Materi Pembelajaran
1. Ciri-ciri Makanan Bersih
Warna dan bau normal
Bebas debu dan lalat
Ditutup rapat
Belum kadaluarsa
2. Cara Mencuci Bahan Makanan
Sayur dan buah: cuci dengan air mengalir
Bahan mentah: pisahkan dari makanan matang
Peralatan makan: cuci dengan sabun
3. Air Layak Minum
Jernih, tidak berbau, tidak berasa
Dimasak sampai mendidih (100°C)
Disimpan dalam wadah tertutup
C. Aktivitas Pembelajaran
1. Eksperimen Sederhana (40 menit)
o Memperlihatkan efek tidak mencuci tangan saat makan
o Menggunakan roti dan kantong plastik untuk eksperimen bakteri
2. Permainan "Bersih atau Kotor" (30 menit)
o Kartu bergambar berbagai kondisi makanan
o Siswa mengelompokkan menjadi bersih dan kotor
3. Praktik Mencuci Buah (50 menit)
o Siswa membawa buah dari rumah
o Praktik mencuci dengan air mengalir
o Membuat salad buah bersama-sama
D. Evaluasi
Daftar periksa praktik mencuci bahan makanan
Lembar kerja identifikasi makanan bersih
Partisipasi dalam permainan
PERTEMUAN 3: KEBERSIHAN LINGKUNGAN
SEKOLAH
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu:
1. Mengidentifikasi area kotor di lingkungan sekolah
2. Melakukan pemilahan sampah sederhana
3. Berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih
B. Materi Pembelajaran
1. Area Penting di Sekolah
Kelas dan perpustakaan
Kamar mandi dan toilet
Kantin dan tempat makan
Halaman dan taman
2. Jenis-jenis Sampah
Organik: sisa makanan, daun (warna hijau)
Anorganik: plastik, kertas (warna kuning)
Bahan berbahaya: baterai, obat (warna merah)
3. Kerja Bakti Rutin
Jadwal piket kelas
Pembagian tugas bersih-bersih
Pemeliharaan tanaman di sekolah
C. Aktivitas Pembelajaran
1. Tur Kebersihan Sekolah (40 menit)
o Berkeliling sekolah mengidentifikasi area kotor
o Diskusi solusi perbaikan
2. Pembuatan Tempat Sampah Terpilah (50 menit)
o Dekorasi tempat sampah 3 warna
o Simulasi pemilahan sampah
3. Aksi Bersih-bersih (30 menit)
o Membersihkan area kelas bersama-sama
o Kompetisi kelas terbersih
D. Evaluasi
Observasi partisipasi dalam aksi bersih-bersih
Laporan hasil tur kebersihan
Kreativitas tempat sampah yang dibuat
PERTEMUAN 4: KEBERSIHAN DI RUMAH
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu:
1. Mengidentifikasi area kritis kebersihan di rumah
2. Membuat jadwal kebersihan keluarga
3. Mempraktikkan kebiasaan bersih di rumah
B. Materi Pembelajaran
1. Area Kritis di Rumah
Kamar tidur dan tempat tidur
Dapur dan area makan
Kamar mandi
Tempat penyimpanan
2. Kebiasaan Bersih di Rumah
Merapikan tempat tidur
Menyimpan mainan setelah digunakan
Membuang sampah pada tempatnya
Menjaga kebersihan kamar mandi
3. Peran Anggota Keluarga
Pembagian tugas kebersihan
Kerja sama menjaga kebersihan
Menjadi teladan bagi adik/kakak
C. Aktivitas Pembelajaran
1. Perancangan Denah Rumah Bersih (40 menit)
o Siswa menggambar denah rumah mereka
o Menandai area yang perlu perhatian khusus
2. Pembuatan Jadwal Kebersihan Keluarga (50 menit)
o Membuat jadwal piket keluarga
o Mendesain dengan kreatif
3. Role Play "Keluarga Bersih" (30 menit)
o Dramatisasi situasi menjaga kebersihan rumah
o Diskusi solusi konflik tentang kebersihan
D. Evaluasi Proyek Akhir
1. Buku Harian Kebersihan (dikumpulkan minggu depan)
o Catatan kegiatan bersih selama 7 hari
o Foto atau gambar dokumentasi
2. Presentasi Kelompok
o Presentasi tentang satu aspek kebersihan
o Media: poster, lagu, atau drama pendek
3. Refleksi Diri
o Perubahan kebiasaan setelah pembelajaran
o Rencana menjaga kebersihan terus-menerus
MATERI TAMBAHAN
Lembar Kerja Siswa
1. Teka-teki silang tentang kebersihan
2. Labirin "Bantu Budi sampai ke tangan bersih"
3. Lembar mewarnai "Aku anak bersih"
Lagu dan Sajak
text
Copy
Download
Cuci Tangan Kita
(nyanyikan dengan lagu "Happy Birthday")
Gosok telapak tangan (2x)
Punggung tangan jangan lupa (2x)
Sela-sela jari (2x)
Kuku juga dibersihkan (2x)
Ibu jari digosok (2x)
Ujung jari diputar (2x)
Segala kuman hilang (2x)
Kini tanganmu bersih (2x)
Checklist Harian "Aku Anak Bersih"
Cuci tangan sebelum makan
Gosok gigi pagi dan malam
Buang sampah pada tempatnya
Rapikan tempat tidur
Pakai pakaian bersih
PENILAIAN AKHIR
Aspek yang Dinilai
1. Pengetahuan (30%)
o Pemahaman konsep kebersihan
o Penguasaan prosedur kebersihan
2. Keterampilan (40%)
o Praktik langsung menjaga kebersihan
o Keterampilan mengatasi masalah kebersihan
3. Sikap (30%)
o Kemauan menjaga kebersihan
o Kerja sama dalam kegiatan bersih-bersih
o Konsistensi dalam kebiasaan bersih
Portofolio Siswa
Kumpulan karya selama pembelajaran
Buku harian kebersihan
Foto dokumentasi kegiatan
Refleksi diri tentang perubahan
SARAN UNTUK GURU
1. Pendekatan Positif
o Fokus pada reward bukan punishment
o Pujian untuk usaha sekecil apapun
o Jadilah teladan kebersihan
2. Keterlibatan Orang Tua
o Berikan lembar informasi untuk orang tua
o Libatkan dalam proyek kebersihan di rumah
o Minta dukungan mengingatkan anak
3. Kontinuitas Program
o Integrasikan dalam kegiatan sekolah harian
o Buat kompetisi kebersihan berkala
o Pantau perkembangan kebiasaan siswa
MODUL PEMBELAJARAN PANCASILA
Judul: Memahami dan Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam
Kehidupan Sehari-hari
Tingkat: Menengah - Lanjutan
Durasi: 4–6 Pertemuan (Total ± 8–12 Jam)
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti modul ini, peserta mampu:
1. Menjelaskan sejarah, kedudukan, dan fungsi Pancasila.
2. Mengidentifikasi nilai-nilai setiap sila Pancasila.
3. Menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam konteks kehidupan sehari-hari.
4. Menganalisis tantangan aktual dalam pengamalan Pancasila di era
globalisasi.
B. STRUKTUR MODUL
PERTEMUAN 1: PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN
IDEOLOGI BANGSA
Materi:
1. Pengertian Pancasila: Etimologi (Panca = lima, Sila = prinsip).
2. Sejarah perumusan Pancasila (BPUPKI, tokoh, perdebatan).
3. Kedudukan Pancasila: Dasar Negara, Pandangan Hidup, Ideologi Terbuka.
Aktivitas: Diskusi kelompok tentang "Mengapa Pancasila penting bagi
Indonesia?"
Refleksi: Menulis esai pendek tentang peran Pancasila dalam persatuan
bangsa.
PERTEMUAN 2: NILAI-NILAI PANCASILA SILA KE-1 SAMPAI KE-3
Materi:
1. Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa → Nilai toleransi, kebebasan beragama,
dan penghormatan perbedaan keyakinan.
2. Sila 2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab → Nilai HAM, keadilan, anti-
diskriminasi.
3. Sila 3: Persatuan Indonesia → Nasionalisme, cinta tanah air, Bhinneka
Tunggal Ika.
Aktivitas: Studi kasus (misalnya: kasus intoleransi, isu HAM, ancaman
disintegrasi).
Refleksi: Membuat poster yang merepresentasikan penerapan sila 1–3 di
sekolah/komunitas.
PERTEMUAN 3: NILAI-NILAI PANCASILA SILA KE-4 DAN KE-5
Materi:
1. Sila 4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan → Demokrasi, musyawarah, partisipasi.
2. Sila 5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia → Kesetaraan,
pemerataan, kepedulian sosial.
Aktivitas: Simulasi musyawarah menyelesaikan masalah sosial di
lingkungan sekitar.
Refleksi: Menyusun proposal proyek kecil untuk keadilan sosial
(misalnya: gerakan donasi, kampanye anti-bullying).
PERTEMUAN 4: PANCASILA DALAM KONTEKS KONTEMPORER
Materi:
1. Tantangan pengamalan Pancasila di era digital (hoaks, ujaran kebencian,
radikalisme).
2. Pancasila dan isu global (demokrasi, HAM, lingkungan).
3. Peran generasi muda dalam melestarikan Pancasila.
Aktivitas: Debat atau diskusi panel tentang "Pancasila vs Ideologi
Transnasional".
Refleksi: Membuat video pendek atau konten media sosial kampanye
Pancasila.
C. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah Interaktif dengan presentasi visual.
2. Diskusi Kelompok berbasis studi kasus.
3. Role-play & Simulasi (misalnya: musyawarah, penyelesaian konflik).
4. Proyek Kolaboratif (kampanye sosial, poster, video).
5. Refleksi Tertulis atau jurnal pembelajaran.
D. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media: Slide PPT, video dokumenter, infografis, film pendek.
Sumber:
1. Buku Pendidikan Pancasila (Kemendikbud).
2. Naskah Piagam Jakarta dan Pembukaan UUD 1945.
3. Artikel aktual tentang kebhinekaan dan demokrasi.
4. Situs web Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
E. PENILAIAN
1. Kognitif: Kuis atau tes esai tentang konsep Pancasila.
2. Afektif: Observasi partisipasi dalam diskusi dan sikap toleransi.
3. Psikomotorik: Projek aplikasi nilai Pancasila dalam bentuk karya nyata
(poster/video/proyek sosial).
4. Portofolio: Kumpulan refleksi, tugas, dan dokumentasi proyek.
F. CONTOH STUDI KASUS UNTUK DISKUSI
1. Kasus: Konflik antar-siswa di sekolah karena perbedaan SARA.
o Pertanyaan: Nilai Pancasila apa yang relevan untuk menyelesaikan ini?
2. Kasus: Hoaks yang memecah belah masyarakat di media sosial.
o Pertanyaan: Bagaimana sila ke-2 dan ke-3 mengajarkan kita
menyikapinya?
3. Kasus: Ketimpangan ekonomi di lingkungan sekitar.
o Pertanyaan: Apa yang bisa dilakukan untuk mewujudkan sila ke-5?
G. PENUTUP DAN TINDAK LANJUT
Rangkuman: Pancasila adalah pedoman hidup yang dinamis dan relevan.
Tindak lanjut: Peserta didorong membentuk Pancasila Youth Club di
komunitasnya untuk melanjutkan diskusi dan aksi nyata.
Motto: "Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi untuk diamalkan."
LAMPIRAN:
1. Glosarium (istilah-istilah kunci).
2. Daftar Pustaka.
3. Format Penilaian Portofolio.
Modul Pembelajaran: Surah Al-
A'la
Identitas Modul
Nama Surah: Al-A'la (Yang Mahatinggi)
Surat ke: 87
Jumlah ayat: 19 ayat
Golongan: Makkiyah (diturunkan di Mekah)
Periodisasi: Wahyu awal (periode Mekah)
Tujuan Pembelajaran
4. Kognitif:
o Menghafal Surah Al-A'la dengan tartil
o Memahami makna global setiap ayat
o Mengidentifikasi tema utama surah
5. Afektif:
o Menumbuhkan sikap tawadhu' dan pengagungan terhadap Allah
o Membiasakan dzikir dengan asma Allah Al-A'la
o Mengembangkan kesadaran tentang tujuan penciptaan
6. Psikomotorik:
o Mampu membaca Surah Al-A'la dengan tajwid yang benar
o Menerapkan kandungan surah dalam kehidupan sehari-hari
Struktur Pembelajaran
Pertemuan 1: Pengenalan dan Konteks Historis
A. Pendahuluan (15 menit)
Ice breaker: "Apa arti 'Al-A'la' menurut kalian?"
Pengenalan posisi Surah Al-A'la dalam Al-Qur'an
Konteks turunnya (asbabun nuzul)
B. Eksplorasi Ayat 1-5 (45 menit)
Ayat 1-5:
text
Copy
Download
َسِّبِح اْسَم َرِّبَك اَأْلْعَلى
ا َّل ِذ ي َخَل َق َف َسَّوٰى
َواَّلَأِذي َقَّدَر َفَهَدٰى
َواَّلِذي ْخَرَجاْلَمْرَعٰىٰى
َأ َل
َفَجَع ُه ُغَثاًء ْحَوٰىٰى
Pembahasan:
3. Penamaan Allah sebagai Al-A'la:
o Makna nama Al-A'la
o Implikasi teologis: Allah Mahatinggi dalam segala aspek
4. Tiga karakteristik penciptaan Allah:
o Menciptakan dan menyempurnakan (ayat 2)
o Menentukan takdir dan memberi petunjuk (ayat 3)
o Menghidupkan dan mematikan (ayat 4-5)
Aktivitas:
Diskusi kelompok: "Apa makna ketidakterbatasan Allah sebagai Al-A'la?"
Praktik membaca dengan fokus pada makharijul huruf
Pertemuan 2: Tujuan Penciptaan dan Kemudahan Al-
Qur'an
A. Ayat 6-13 (50 menit)
Ayat 6-13:
text
Copy
Download
اَل
َسُن ْق ِر ُئ َك َف َت ْن َسٰى
ٰى ۚ
ٰى ْخَفَيِإاَّل َما َشاَء الَّلُهۚ ِإَّنُه َيْعَلُم اْلَجْهَر َوَما
ْل
َوُنَيِّسُرَكِل ُيْسَرٰىٰى
َفَذِّكْر ِإْن َنَفَعِتالِّذْكَرٰى ٰى
َسَيَّذَّكُر َمْنَيْخَشٰى ٰى
َوَيَتَجَّنُبَها اَأْلْشَقى
اَّلِذي َيْصَلى الَّناَراْلُكْبَرٰىٰى
ُثَّم اَل َيُموُت ِفيَها َواَل َيْحَيا
Pembahasan:
3. Janji Allah kepada Rasulullah:
o Jaminan hafalan Al-Qur'an (ayat 6-7)
o Kemudahan dalam dakwah (ayat 8)
4. Dua respon terhadap peringatan:
o Orang yang takut akan mengambil pelajaran (ayat 10)
o Orang celaka yang menjauhi peringatan (ayat 11-13)
Aktivitas:
Role play: Mensimulasikan dakwah dengan pendekatan yang
memudahkan
Analisis kasus: "Mengapa ada orang yang menolak peringatan?"
Pertemuan 3: Kebahagiaan Sejati dan Evaluasi
A. Ayat 14-19 (40 menit)
Ayat 14-19:
text
Copy
Download
َأ َل
َقْد ْف َح َمْن َتَز َّكٰى
َوَذَكَر اْسَم َر ِّبِه َفَصَّل
ٰى
َبْل ُتْؤِثُروَن اْلَحَياَة الُّدْنَيا
َواآْل ِخَرُة َخْيٌرَوَأْبَقٰىٰى
ُأْل َل َل
ِإَّنَٰهَٰهَذا ِفي الُّصُحِفا و ٰى ٰى
ُصُحِف ِإْبَراِهيَمَوُموَسٰى ٰى
Pembahasan:
4. Formula kebahagiaan sejati:
o Penyucian jiwa (tazkiyah an-nafs)
o Dzikir dan shalat (ayat 14-15)
5. Prioritas hidup:
o Kritik terhadap materialisme (ayat 16)
o Keutamaan akhirat (ayat 17)
6. Universalitas pesan:
o Kesesuaian dengan kitab-kitab sebelumnya (ayat 18-19)
B. Aplikasi dan Evaluasi (20 menit)
Aktivitas:
4. Proyek kelompok: Membuat infografis tentang kandungan Surah Al-A'la
5. Refleksi individu: "Bagaimana saya mengaplikasikan surah ini dalam
kehidupan?"
6. Evaluasi: Tes tertulis dan praktik membaca
Media Pembelajaran
4. Audio-Visual:
o Rekaman murattal Surah Al-A'la oleh Syaikh Mishary Rashid
o Video animasi tafsir Surah Al-A'la
5. Cetak:
o Kartu ayat dengan terjemahan
o Diagram alur tema surah
6. Digital:
o Aplikasi tahfizh interaktif
o Kuis online melalui Kahoot/Quizizz
Penilaian
Formatif (40%):
Partisipasi diskusi
Hafalan per pertemuan
Jurnal refleksi harian
Sumatif (60%):
Ujian hafalan lengkap dengan tajwid
Presentasi proyek kelompok
Tes tulis pemahaman konsep
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan:
Membandingkan tafsir Al-A'la dari berbagai mufassir
Mempelajari hubungan dengan Surah Al-Ghasyiyah (dalam shalat)
Remedial:
Bimbingan individual untuk kesulitan membaca
Kartu bantu hafalan dengan sistem spaced repetition
Integrasi Nilai
4. Spiritual:
o Menguatkan keyakinan akan kemahaesaan Allah
o Menumbuhkan orientasi akhirat
5. Sosial:
o Mengembangkan empati dalam dakwah
o Menghargai perbedaan respons terhadap kebenaran
6. Personal:
o Membangun disiplin melalui dzikir dan shalat
o Mengelola prioritas hidup (dunia-akhirat)
Referensi
3. Tafsir:
o Tafsir Ibn Kathir
o Tafsir Al-Muyassar (Kemenag RI)
o Fi Zilalil Qur'an (Sayyid Quthb)
4. Buku Pendukung:
o "The Divine Names: Al-A'la" karya Dr. Umar S. al-Ashqar
o "Surah Al-A'la dan Psikologi Kesadaran" karya M. Quraish Shihab
Catatan untuk Pengajar:
Sesuaikan durasi dengan kondisi peserta didik
Gunakan pendekatan yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari
Kaitkan dengan ibadah praktis (shalat, dzikir, dll.)
Berikan contoh konkret dari kehidupan Rasulullah dan sahabat