Modul Pembelajaran: Surah Al-
A'la
Identitas Modul
Nama Surah: Al-A'la (Yang Mahatinggi)
Surat ke: 87
Jumlah ayat: 19 ayat
Golongan: Makkiyah (diturunkan di Mekah)
Periodisasi: Wahyu awal (periode Mekah)
Tujuan Pembelajaran
1. Kognitif:
o Menghafal Surah Al-A'la dengan tartil
o Memahami makna global setiap ayat
o Mengidentifikasi tema utama surah
2. Afektif:
o Menumbuhkan sikap tawadhu' dan pengagungan terhadap Allah
o Membiasakan dzikir dengan asma Allah Al-A'la
o Mengembangkan kesadaran tentang tujuan penciptaan
3. Psikomotorik:
o Mampu membaca Surah Al-A'la dengan tajwid yang benar
o Menerapkan kandungan surah dalam kehidupan sehari-hari
Struktur Pembelajaran
Pertemuan 1: Pengenalan dan Konteks Historis
A. Pendahuluan (15 menit)
Ice breaker: "Apa arti 'Al-A'la' menurut kalian?"
Pengenalan posisi Surah Al-A'la dalam Al-Qur'an
Konteks turunnya (asbabun nuzul)
B. Eksplorasi Ayat 1-5 (45 menit)
Ayat 1-5:
text
Copy
Download
َسِّبِح اْسَم َرِّبَك اَأْلْعَلى
اَّلِذي َخَلَقَفَسَّوٰىٰى
َواَّلَأِذي َقَّدَر َفَهَدٰى
َواَّلِذي ْخَرَجاْلَمْرَعٰىٰى
َفَجَعَلُه ُغَثاًءَأْحَوٰىٰى
Pembahasan:
1. Penamaan Allah sebagai Al-A'la:
o Makna nama Al-A'la
o Implikasi teologis: Allah Mahatinggi dalam segala aspek
2. Tiga karakteristik penciptaan Allah:
o Menciptakan dan menyempurnakan (ayat 2)
o Menentukan takdir dan memberi petunjuk (ayat 3)
o Menghidupkan dan mematikan (ayat 4-5)
Aktivitas:
Diskusi kelompok: "Apa makna ketidakterbatasan Allah sebagai Al-A'la?"
Praktik membaca dengan fokus pada makharijul huruf
Pertemuan 2: Tujuan Penciptaan dan Kemudahan Al-
Qur'an
A. Ayat 6-13 (50 menit)
Ayat 6-13:
text
Copy
Download
َسُنْقِرُئَك َفاَل َتْنَسٰىٰى
ۚ ٰىِإاَّل َما َشاَء الَّلُهۚ ِإَّنُه َيْعَلُم اْلَجْهَر َوَماَيْخَفٰى
َوُنَيِّسُرَكِلْلُيْسَرٰىٰى
َفَذِّكْر ِإْن َنَفَعِتالِّذْكَرٰى ٰى
َسَيَّذَّكُر َمْنَيْخَشٰى ٰى
َوَيَتَجَّنُبَها اَأْلْشَقى
اَّلِذي َيْصَلى الَّناَراْلُكْبَرٰىٰى
ُثَّم اَل َيُموُت ِفيَها َواَل َيْحَيا
Pembahasan:
1. Janji Allah kepada Rasulullah:
o Jaminan hafalan Al-Qur'an (ayat 6-7)
o Kemudahan dalam dakwah (ayat 8)
2. Dua respon terhadap peringatan:
o Orang yang takut akan mengambil pelajaran (ayat 10)
o Orang celaka yang menjauhi peringatan (ayat 11-13)
Aktivitas:
Role play: Mensimulasikan dakwah dengan pendekatan yang
memudahkan
Analisis kasus: "Mengapa ada orang yang menolak peringatan?"
Pertemuan 3: Kebahagiaan Sejati dan Evaluasi
A. Ayat 14-19 (40 menit)
Ayat 14-19:
text
Copy
Download
َأ َل
َقْد ْف َح َمْن َتَز َّكٰى
َوَذَكَر اْسَم َر ِّبِه َفَصَّل
ٰى
َبْل ُتْؤِثُروَن اْلَحَياَة الُّدْنَيا
َواآْل ِخَرُة َخْيٌرَوَأْبَقٰىٰى
ُأْل َل َل
ِإَّنَٰهَٰهَذا ِفي الُّصُحِفا و ٰى ٰى
ُصُحِف ِإْبَراِهيَمَوُموَسٰى ٰى
Pembahasan:
1. Formula kebahagiaan sejati:
o Penyucian jiwa (tazkiyah an-nafs)
o Dzikir dan shalat (ayat 14-15)
2. Prioritas hidup:
o Kritik terhadap materialisme (ayat 16)
o Keutamaan akhirat (ayat 17)
3. Universalitas pesan:
o Kesesuaian dengan kitab-kitab sebelumnya (ayat 18-19)
B. Aplikasi dan Evaluasi (20 menit)
Aktivitas:
1. Proyek kelompok: Membuat infografis tentang kandungan Surah Al-A'la
2. Refleksi individu: "Bagaimana saya mengaplikasikan surah ini dalam
kehidupan?"
3. Evaluasi: Tes tertulis dan praktik membaca
Media Pembelajaran
1. Audio-Visual:
o Rekaman murattal Surah Al-A'la oleh Syaikh Mishary Rashid
o Video animasi tafsir Surah Al-A'la
2. Cetak:
o Kartu ayat dengan terjemahan
o Diagram alur tema surah
3. Digital:
o Aplikasi tahfizh interaktif
o Kuis online melalui Kahoot/Quizizz
Penilaian
Formatif (40%):
Partisipasi diskusi
Hafalan per pertemuan
Jurnal refleksi harian
Sumatif (60%):
Ujian hafalan lengkap dengan tajwid
Presentasi proyek kelompok
Tes tulis pemahaman konsep
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan:
Membandingkan tafsir Al-A'la dari berbagai mufassir
Mempelajari hubungan dengan Surah Al-Ghasyiyah (dalam shalat)
Remedial:
Bimbingan individual untuk kesulitan membaca
Kartu bantu hafalan dengan sistem spaced repetition
Integrasi Nilai
1. Spiritual:
o Menguatkan keyakinan akan kemahaesaan Allah
o Menumbuhkan orientasi akhirat
2. Sosial:
o Mengembangkan empati dalam dakwah
o Menghargai perbedaan respons terhadap kebenaran
3. Personal:
o Membangun disiplin melalui dzikir dan shalat
o Mengelola prioritas hidup (dunia-akhirat)
Referensi
1. Tafsir:
o Tafsir Ibn Kathir
o Tafsir Al-Muyassar (Kemenag RI)
o Fi Zilalil Qur'an (Sayyid Quthb)
2. Buku Pendukung:
o "The Divine Names: Al-A'la" karya Dr. Umar S. al-Ashqar
o "Surah Al-A'la dan Psikologi Kesadaran" karya M. Quraish Shihab
Catatan untuk Pengajar:
Sesuaikan durasi dengan kondisi peserta didik
Gunakan pendekatan yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari
Kaitkan dengan ibadah praktis (shalat, dzikir, dll.)
Berikan contoh konkret dari kehidupan Rasulullah dan sahabat
MODUL PEMBELAJARAN TAFSIR SURAH ‘ABASA
Tingkat: Menengah/SMA & Dewasa
Durasi: 2–3 Jam
Tujuan Pembelajaran:
1. Memahami konteks historis dan asbabun nuzul Surah ‘Abasa.
2. Mengidentifikasi pokok-pokok ajaran dan hikmah dalam surah.
3. Merefleksikan nilai-nilai pendidikan akhlak dan sosial dalam kehidupan.
A. PENGANTAR
Surah ‘Abasa (Surah 80) terdiri dari 42 ayat, termasuk golongan
Makkiyyah. Surah ini dinamai “ ‘Abasa ” (Ia Bermuka Masam) dari kata
yang terdapat pada ayat pertama, yang mengisahkan sebuah peristiwa
penting dalam sejarah dakwah Rasulullah SAW.
B. KONTEKS HISTORIS (ASBABUN NUZUL)
Diriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah SAW sedang berdakwah kepada
para pembesar Quraisy (seperti ‘Utbah bin Rabi’ah, Abu Jahal, dll.) dengan
harapan mereka masuk Islam. Tiba-tiba datang seorang sahabat buta
bernama Abdullah bin Ummi Maktum—yang miskin dan lemah—
bertanya tentang Islam. Rasulullah SAW pun bermuka masam dan
berpaling karena fokusnya pada pembesar Quraisy terganggu. Maka
turunlah ayat 1-10 sebagai teguran dari Allah SWT.
Poin Penting:
Allah mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama untuk
mendapat pendidikan agama.
Nilai seseorang bukan pada status sosial, kekayaan, atau penampilan,
tetapi pada ketakwaan dan kesungguhan mencari ilmu.
C. STRUKTUR SURAH & TAFSIR SINGKAT
Bagian 1 (Ayat 1–10): Teguran terhadap sikap diskriminatif
Allah menegur Rasulullah SAW (ayat 1–2) karena lebih mengutamakan
orang kafir yang sombong daripada muslim miskin yang bersemangat
belajar.
Pelajaran: Jangan memandang rendah orang yang datang dengan tulus
mencari kebenaran.
Bagian 2 (Ayat 11–16): Al-Qur’an sebagai peringatan mulia
Ayat ini mengingatkan bahwa Al-Qur’an adalah peringatan yang ditulis di
lembaran yang dimuliakan.
Bagian 3 (Ayat 17–32): Bukti kekuasaan Allah dalam penciptaan
Allah menggambarkan proses penciptaan manusia dari nutfah (ayat 17–
22), serta rezeki dari tanaman dan buah-buahan (ayat 24–32). Ini
menunjukkan kuasa Allah atas hidup dan mati manusia.
Bagian 4 (Ayat 33–42): Gambaran hari kiamat
Saat sangkakala ditiup, manusia lari dari saudaranya sendiri (ayat 33–37).
Wajah orang beriman berseri, sedangkan orang kafir penuh debu dan
kegelapan.
D. POKOK-POKOK AJARAN & HIKMAH
1. Kesetaraan dalam Dakwah:
Dakwah Islam harus menjangkau semua kalangan tanpa diskriminasi
sosial.
2. Etika Pendidik dan Dai:
Seorang guru/dai harus sabar, rendah hati, dan tidak memalingkan wajah
dari pencari ilmu.
3. Keutamaan Mencari Ilmu:
Abdullah bin Ummi Maktum (yang buta dan miskin) diabadikan sebagai
simbol ketulusan dalam menuntut ilmu.
4. Refleksi Penciptaan:
Manusia diingatkan asal-usulnya yang hina (sperma) sehingga tidak layak
sombong.
5. Tanggung Jawab Individual:
Setiap orang bertanggung jawab atas iman dan amalnya di hari akhir.
E. AKTIVITAS PEMBELAJARAN
1. Diskusi Kelompok:
o Bagaimana menerapkan prinsip anti-diskriminasi dalam kegiatan dakwah/
pendidikan di era modern?
o Apa hikmah dari teguran Allah kepada Rasulullah SAW?
2. Role Play:
Memeragakan dialog antara Rasulullah SAW, pembesar Quraisy, dan Ibnu
Ummi Maktum, lalu refleksi sikap masing-masing.
3. Analisis Ayat:
Tafsir kata kunci:
o “ ‘Abasa ” (bermuka masam)
o “ Yazzakka ” (ingin menyucikan diri)
o “ Shahirah ” (lembaran yang terhormat)
4. Proyek Kreatif:
Buat poster/puisi tentang “pendidikan inklusif” berdasarkan Surah ‘Abasa.
F. RELEVANSI KONTEMPORER
Pendidikan Inklusif: Memberi perhatian sama pada siswa dari berbagai
latar belakang.
Kesadaran Sosial: Menghargai orang yang dianggap “lemah” di
masyarakat.
Spiritualitas: Mengingat asal-usul manusia dan hari akhir untuk
mencegah kesombongan.
G. PENUTUP & EVALUASI
Refleksi:
Apakah kita pernah “bermuka masam” kepada orang yang datang dengan
niat baik?
Bagaimana sikap kita terhadap orang yang berbeda status sosial?
Evaluasi:
1. Jelaskan mengapa Allah menegur Nabi Muhammad SAW dalam Surah
‘Abasa.
2. Sebutkan tiga nilai pendidikan akhlak dari surah ini.
3. Bagaimana hubungan antara ayat 17–22 dengan konsep kesombongan
manusia?
Sumber Lanjutan:
Tafsir Ibnu Katsir (Jilid 8, Surah ‘Abasa)
Tafsir Al-Azhar, Buya Hamka
Asbabun Nuzul oleh Al-Wahidi
MODUL PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran: Al-Qur'an Hadist / Al-Qur'an
Kelas/Semester: IX / 2 atau XI / 1 (atau disesuaikan)
Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit (JP)
Aspek: Al-Qur'an
A. Identitas Surah
Nama Surah: At-Takwīr ()التكوير
Arti Nama: "Menggulung" atau "Melipat"
Nomor Surah: 81
Golongan: Makkiyah (diturunkan di Makkah sebelum hijrah)
Urutan Pewahyuan: Sekitar surah ke-7 yang turun
Jumlah Ayat: 29 ayat
Nama Lain: Idzas-syamsu kuwwirat (diambil dari ayat
pertama), Kuwwirat.
B. Kompetensi Inti (KI)
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memahami makna dan kandungan Surah At-Takwir.
3. Menganalisis pesan-pesan utama tentang hari Kiamat, otentisitas Al-
Qur'an, dan fungsi manusia.
4. Menerapkan nilai-nilai dari Surah At-Takwir dalam kehidupan sehari-hari.
C. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian
Kompetensi
1. KD 3.26: Menganalisis kandungan Surah At-Takwir tentang peristiwa hari
Kiamat dan kebenaran Al-Qur'an.
o Indikator:
Menjelaskan makna kosakata kunci dalam Surah At-Takwir.
Mengidentifikasi tanda-tanda hari Kiamat yang disebutkan dalam ayat 1-
14.
Menjelaskan penegasan tentang kebenaran wahyu dan Nabi Muhammad
(ayat 15-25).
Menyimpulkan pesan tauhid dan konsekuensi keimanan (ayat 26-29).
2. KD 4.26: Menyajikan hasil analisis kandungan Surah At-Takwir dan
menyimpulkan nilai-nilainya.
o Indikator:
Mempresentasikan tafsir ringkas salah satu rangkaian ayat.
Membuat refleksi atau tulisan tentang relevansi Surah At-Takwir dengan
kehidupan modern.
Menunjukkan sikap yang mencerminkan penghayatan terhadap surah ini
(seperti amanah, kejujuran).
D. Materi Pembelajaran
1. Pengantar (Motivasi)
Tunjukkan gambar atau video pendek tentang fenomena alam yang
dahsyat (matahari meledak, gempa bumi). Tanya: "Apa yang akan terjadi
jika tatanan alam semesta yang kita kenal ini berantakan?"
Surah At-Takwir menggambarkan hari di mana tatanan alam
semesta digulung dan diakhiri. Ini adalah surah yang kuat tentang Hari
Kiamat.
2. Struktur dan Kandungan Utama
Surah ini dapat dibagi menjadi 3 bagian utama:
a. Ayat 1-14: Gambaran Dahsyat Hari Kiamat (Tanda-Tanda
Kehancuran)
Ayat 1-6: Kehancuran benda-benda langit dan bumi.
o Matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, gunung-gunung
dihancurkan.
o Makna: Kekuasaan Allah yang mutlak. Segala yang kita anggap
permanen akan sirna.
Ayat 7-14: Kehancuran tatanan sosial dan manusia.
o Binatang liar dikumpulkan, lautan dipanaskan, jiwa-jiwa dipertemukan
(dengan catatan amalnya).
o Puncaknya (ayat 14): "Setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah
dikerjakannya."
o Makna: Pertanggungjawaban mutlak. Tidak ada yang tersembunyi.
b. Ayat 15-25: Sumpah Allah dan Penegasan Kebenaran Wahyu
Ayat 15-18: Allah bersumpah dengan benda-benda langit (bintang,
planet) yang memiliki orbit tetap.
o Makna: Dunia ini penuh keteraturan (hukum alam), dan Kiamat adalah
bagian dari rencana Allah yang Maha Tahu.
Ayat 19-21: Wahyu Al-Qur'an benar-benar dari Allah, dibawa oleh
malaikat Jibril yang mulia dan ditaati di langit.
Ayat 22-25: Nabi Muhammad SAW bukan orang gila dan bukanlah
penyihir. Al-Qur'an adalah peringatan untuk semesta alam.
c. Ayat 26-29: Pesan Tauhid dan Kebebasan Memilih
Ayat 26-28: Kebenaran (Al-Qur'an) itu jelas. Siapa yang mau, silakan
mengambil jalan menuju Tuhannya.
Ayat 29: "Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu)
kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam."
o Makna: Manusia punya kehendak, tetapi kehendak itu tetap dalam
lingkup kehendak dan ilmu Allah. Ini mengajarkan kerendahan hati dan
ketundukan.
3. Tema Sentral dan Hubungan Antar Ayat
Tema Utama: Kepastian Hari Kiamat dan Kebenaran Mutlak Al-
Qur'an.
Hubungan: Gambaran Kiamat yang mengerikan (bagian 1) adalah bukti
kebesaran Allah. Hanya Allah yang Maha Besar itulah yang layak
menurunkan wahyu seagung Al-Qur'an (bagian 2). Karena itu, manusia
harus sadar dan kembali ke jalan-Nya (bagian 3).
E. Metode Pembelajaran
Ceramah Interaktif: Untuk penjelasan konsep.
Diskusi Kelompok: Membahas makna tiap bagian dan relevansinya.
Tanya Jawab: Memastikan pemahaman.
Presentasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
Refleksi Individu: Menuliskan hikmah yang didapat.
F. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1:
1. Pendahuluan (10 menit): Apersepsi dengan tayangan/gambar,
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti (70 menit):
o Eksplorasi: Guru membacakan Surah At-Takwir dengan tartil, siswa
menyimak dan menirukan (jika target tahfidz).
o Elaborasi: Siswa dibagi menjadi 3 kelompok sesuai 3 bagian utama
surah. Setiap kelompok mendiskusikan: makna ayat, kata kunci, dan
pesan moral bagiannya.
o Konfirmasi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasilnya. Guru
mengklarifikasi dan melengkapi.
3. Penutup (10 menit): Kesimpulan ringkas tentang gambaran Kiamat dan
kaitannya dengan wahyu.
Pertemuan 2:
1. Pendahuluan (5 menit): Mengingat kembali materi pertemuan 1.
2. Kegiatan Inti (80 menit):
o Diskusi Mendalam: Membahas konsep "kebebasan kehendak" vs
"takdir" pada ayat 28-29.
o Aplikasi Nilai: Diskusi: "Nilai-nilai apa yang bisa kita ambil dari Surah At-
Takwir untuk hidup di dunia?" (Jawaban contoh: Amanah karena semua
akan dipertanggungjawabkan, Kejujuran karena tidak ada yang
tersembunyi, Kerendahan Hati karena segala ilmu dan kekuasaan milik
Allah, Kesadaran Akhirat dalam setiap tindakan).
o Analisis: Membandingkan gaya bahasa surah Makkiyah (singkat, penuh
ancaman dan janji, bahasa yang dahsyat) dengan surah Madaniyah.
3. Penutup (5 menit): Refleksi individu, penugasan (membuat poster
infografis kandungan Surah At-Takwir atau video pendek 1 menit tentang
hikmahnya).
G. Media dan Sumber Belajar
Media: Papan tulis/spidol, proyektor, video/gambar fenomena alam, audio
murattal Surah At-Takwir (Misyari Rasyid dll).
Sumber Belajar:
o Al-Qur'an dan Terjemahannya (Kemenag RI).
o Tafsir ringkas (Tafsir Al-Muyassar, Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab
jilid 15).
o Buku paket Al-Qur'an Hadist sesuai kurikulum.
o Artikel dan video kajian tafsir yang terpercaya.
H. Penilaian (Assessment)
1. Penilaian Sikap: Observasi selama diskusi (tanggung jawab, kerjasama,
penghayatan).
2. Penilaian Pengetahuan:
o Tes Lisan: Menjelaskan makna salah satu tanda Kiamat dalam ayat 1-6.
o Tes Tertulis (Esai Singkat): "Jelaskan mengapa penegasan tentang
kebenaran Al-Qur'an (ayat 15-25) ditempatkan setelah gambaran hari
Kiamat (ayat 1-14) dalam Surah At-Takwir!"
3. Penilaian Keterampilan:
o Produk: Membuat poster infografis atau video pendek tentang
kandungan surah.
o Presentasi: Kemampuan menyajikan hasil diskusi kelompok.
I. Lampiran (Opsional)
Lembar Kerja Siswa (LKS) berisi tabel untuk mengisi makna per-ayat
dan pesan moralnya.
Kutipan Tafsir dari Quraish Shihab atau Ibn Katsir tentang ayat-ayat
kunci.
Contoh Poster Infografis sederhana.
Kata Kunci untuk Pencarian Guru: Tafsir At-Takwir, Hari Kiamat dalam
Al-Qur'an, Metode pembelajaran Al-Qur'an, Surah Makkiyah, Pendidikan
Akidah melalui Al-Qur'an.