0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan10 halaman

Modul Pembelajaran Surah An-Nas

Modul Pembelajaran Surah An-Nas menjelaskan identitas, tujuan, dan kandungan surah yang berfokus pada perlindungan kepada Allah dari kejahatan makhluk. Surah ini terdiri dari 6 ayat dan mengajarkan pentingnya tawakal serta kesadaran akan godaan dari jin dan manusia. Aktivitas pembelajaran mencakup membaca, memahami, dan mengamalkan surah dalam kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

elsa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan10 halaman

Modul Pembelajaran Surah An-Nas

Modul Pembelajaran Surah An-Nas menjelaskan identitas, tujuan, dan kandungan surah yang berfokus pada perlindungan kepada Allah dari kejahatan makhluk. Surah ini terdiri dari 6 ayat dan mengajarkan pentingnya tawakal serta kesadaran akan godaan dari jin dan manusia. Aktivitas pembelajaran mencakup membaca, memahami, dan mengamalkan surah dalam kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

elsa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Pembelajaran Surah An-

Nas
A. Identitas Modul
 Nama Surah: An-Nas (Manusia)
 Jumlah Ayat: 6 ayat
 Golongan: Makkiyah (sebagian pendapat mengatakan Madaniyah)
 Urutan Pewahyuan: 21 (menurut sebagian ulama)
 Urutan Mushaf: 114 (surah terakhir dalam Al-Qur'an)
 Tema Utama: Perlindungan kepada Allah dari kejahatan makhluk

B. Tujuan Pembelajaran

Kognitif

1. Mengidentifikasi ciri-ciri surah An-Nas


2. Menjelaskan makna kata kunci dalam surah An-Nas
3. Menerjemahkan surah An-Nas dengan benar
4. Menganalisis kandungan dan pesan utama surah

Afektif

1. Menunjukkan sikap tawakal dan perlindungan hanya kepada Allah


2. Menghayati keagungan Allah sebagai Tuhan dan Pelindung
3. Mengembangkan kesadaran akan adanya godaan dari jin dan manusia

Psikomotorik

1. Mampu membaca surah An-Nas dengan tartil


2. Mampu menghafal surah An-Nas dengan benar
3. Mampu mengamalkan surah An-Nas dalam kehidupan sehari-hari

C. Teks Surah An-Nas dan Terjemahan


Teks Arab:
﴿‫﴾ِبْس ِم الَّلِه الَّر ْح َٰمِن الَّر ِح يِم‬
‫﴾ اَّلِذي‬٤﴿ ‫﴾ ِمْن َش ِّر اْلَوْس َواِس اْلَخ َّناِس‬٣﴿ ‫﴾ ِإَٰلِه الَّناِس‬٢﴿ ‫﴾ َمِلِك الَّناِس‬١﴿ ‫ُقْل َأُعوُذ ِبَر ِّب الَّناِس‬
٦﴿ ‫﴾ ِمَن اْلِج َّنِة َوالَّناِس‬٥﴿ ‫﴾ُيَوْس ِوُس ِفي ُصُدوِر الَّناِس‬

Terjemahan:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan manusia, (1) Raja manusia, (2)
Sembahan manusia, (3) dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
(4) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (5) dari
(golongan) jin dan manusia.' (6)"

D. Kandungan dan Tafsir

Ayat 1: ‫ُق ْل َأُعوُذ ِبَر ِّب الَّناِس‬

 "Katakanlah": Perintah Allah kepada Nabi Muhammad ‫ ﷺ‬untuk


mengucapkan ini
 "Aku berlindung": Ungkapan memohon perlindungan
 "Kepada Tuhan manusia": Allah sebagai Pencipta, Pemelihara, dan
Pengatur manusia

Ayat 2: ‫َم ِلِك الَّناِس‬

 "Raja manusia": Allah sebagai Penguasa mutlak atas manusia


 Kekuasaan Allah meliputi segala aspek kehidupan manusia

Ayat 3: ‫ِإَٰلِه الَّناِس‬

 "Sembahan manusia": Allah satu-satunya yang berhak disembah


 Penegasan tauhid uluhiyyah

Ayat 4: ‫ِم ْن َش ِّر اْلَو ْس َو اِس اْلَخ َّناِس‬

 "Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi"


 Al-Waswas: Yang membisikkan kejahatan
 Al-Khannas: Yang bersembunyi ketika nama Allah disebut
Ayat 5-6: ٦﴿ ‫﴾ ِم َن اْلِج َّنِة َو الَّناِس‬٥﴿ ‫﴾اَّلِذي ُيَو ْس ِو ُس ِف ي ُص ُدوِر الَّناِس‬

 "Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari


(golongan) jin dan manusia"
 Godaan bisa berasal dari jin (setan) dan manusia
 Waswas bisa berupa keraguan, kejahatan, atau bisikan negatif

E. Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya)


Menurut riwayat, surah An-Nas turun bersamaan dengan surah Al-Falaq
ketika Nabi Muhammad ‫ ﷺ‬mengalami gangguan sihir oleh seorang
Yahudi. Jibril datang membawa dua surah ini untuk melindungi Nabi dari
sihir tersebut.

F. Hubungan dengan Surah Al-Falaq

Persamaan:

 Keduanya disebut Al-Mu'awwidzatain (dua surah perlindungan)


 Sama-sama memerintahkan untuk memohon perlindungan kepada Allah
 Keduanya diawali dengan " ‫( "ُقْل‬katakanlah)

Perbedaan:

 An-Nas: Perlindungan dari gangguan internal (bisikan hati, godaan)


 Al-Falaq: Perlindungan dari gangguan eksternal (sihir, kejahatan orang,
dll)

G. Nilai-Nilai Pendidikan

1. Aqidah

 Mengakui Allah sebagai satu-satunya pelindung


 Meyakini adanya dunia gaib (jin)
 Mempercayai bahwa godaan bisa datang dari jin dan manusia

2. Ibadah

 Doa sebagai bentuk ibadah


 Menjaga hati dan pikiran dari waswas
 Perlindungan hanya kepada Allah

3. Akhlak

 Kewaspadaan terhadap pengaruh negatif


 Mengendalikan pikiran dari bisikan jahat
 Tidak mudah terpengaruh godaan

H. Aktivitas Pembelajaran

Sesi 1: Pengenalan dan Membaca

1. Mendengarkan murattal surah An-Nas


2. Membaca bersama-sama dengan guru
3. Latihan membaca per ayat dengan tajwid

Sesi 2: Pemahaman Makna

1. Diskusi kelompok tentang makna setiap ayat


2. Presentasi hasil diskusi
3. Tanya jawab tentang kandungan surah

Sesi 3: Pengamalan

1. Praktik menghafal surah


2. Simulasi situasi yang memerlukan perlindungan
3. Diskusi cara mengamalkan surah dalam kehidupan

Sesi 4: Evaluasi

1. Tes membaca dengan tartil


2. Tes hafalan
3. Tes tulis tentang kandungan surah
I. Evaluasi Pembelajaran

Penilaian Kognitif (40%)

 Pemahaman makna ayat


 Pengetahuan tentang kandungan surah
 Kemampuan menjelaskan hubungan antar-ayat

Penilaian Afektif (30%)

 Sikap penghayatan saat membaca


 Kemauan untuk mengamalkan
 Perilaku yang mencerminkan pemahaman surah

Penilaian Psikomotorik (30%)

 Ketepatan bacaan (tajwid)


 Kelancaran hafalan
 Penggunaan dalam doa sehari-hari

J. Pengamalan dalam Kehidupan

Rutinitas Harian:

1. Membaca surah An-Nas setiap selesai shalat wajib


2. Membaca sebelum tidur
3. Membaca ketika merasa gelisah atau ragu

Situasi Khusus:

1. Ketika merasa waswas dalam beribadah


2. Saat menghadapi godaan
3. Ketika merasa takut atau cemas
K. Sumber Belajar

Referensi Utama:

1. Al-Qur'an dan Terjemahan


2. Tafsir Ibnu Katsir
3. Tafsir Al-Muyassar

Media Pendukung:

1. Audio murattal surah An-Nas


2. Video animasi kandungan surah
3. Poster dengan kaligrafi surah An-Nas

L. Penutup
Surah An-Nas mengajarkan kita untuk selalu bergantung dan memohon
perlindungan hanya kepada Allah SWT dari segala bentuk kejahatan, baik
yang berasal dari bisikan setan maupun dari manusia. Dengan memahami
dan mengamalkan surah ini, kita dapat menjaga hati dan pikiran dari
berbagai godaan yang dapat menjauhkan kita dari jalan yang benar.

Modul Pembelajaran: Surah Al-


Fatihah
Pendahuluan
Surah Al-Fatihah merupakan surah pertama dalam Al-Quran, terdiri dari 7
ayat yang memiliki kedudukan istimewa sebagai "Ummul Quran" (Induk
Al-Quran). Surah ini wajib dibaca dalam setiap rakaat shalat.

Identitas Surah
 Nama lain: As-Sab'ul Matsani (Tujuh yang Diulang-ulang), Al-Hamd
(Pujian)
 Tempat turun: Makkah (menurut pendapat mayoritas ulama)
 Jumlah ayat: 7 ayat
 Urutan penurunan: Surah ke-5 yang diturunkan

Materi Pembelajaran

1. Teks Arab dan Terjemah


(Berikut teks Arab lengkap dengan terjemahan per kata dan per
ayat)

Ayat 1:
‫َّل‬
‫ِبْس ِم ال ِه الَّر ْح َٰمِن الَّر ِح يِم‬
(Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang)

Ayat 2:
‫اْلَح ْمُد ِلَّلِه َر ِّب اْلَعاَلِميَن‬
(Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam)

Ayat 3:
‫الَّر ْح َٰمِن الَّر ِح يِم‬
(Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang)

Ayat 4:
‫َماِلِك َيْوِم الِّديِن‬
(Pemilik hari pembalasan)

Ayat 5:
‫ِإَّياَك َنْعُبُد َوِإَّياَك َنْس َتِعيُن‬
(Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada
Engkaulah kami mohon pertolongan)

Ayat 6:
‫اْهِدَنا الِّصَر اَط اْلُمْس َتِقيَم‬
(Tunjukilah kami jalan yang lurus)

Ayat 7:
‫َأ‬
‫ِصَر اَط اَّلِذيَن ْنَعْمَت َعَلْيِهْم َغْيِر اْلَمْغُضوِب َعَلْيِهْم َواَل الَّضاِّليَن‬
(Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan
(jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat)

2. Struktur dan Kandungan Surah


Bagian 1: Ayat 1-4 - Pujian kepada Allah

 Basmalah sebagai pembuka


 Pengakuan bahwa segala puji hanya milik Allah
 Pengakuan atas sifat rububiyah dan uluhiyah Allah
 Pengakuan tentang hari akhir
Bagian 2: Ayat 5 - Pernyataan ibadah dan permohonan
pertolongan

 Ikrar tauhid uluhiyah


 Pernyataan ketergantungan mutlak kepada Allah

Bagian 3: Ayat 6-7 - Doa permohonan hidayah

 Permohonan hidayah ke jalan lurus


 Permohonan dijauhkan dari jalan orang yang dimurkai dan sesat

3. Keutamaan dan Keistimewaan


Hadis-hadis tentang keutamaan:

1. "Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca Al-Fatihah" (HR.


Bukhari-Muslim)
2. "Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan
surah yang setara dengan Al-Fatihah dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-
Quran" (HR. Ahmad)
3. "Al-Fatihah adalah obat dari segala penyakit" (HR. Bukhari)

4. Tafsir Ringkas per Ayat


Ayat 1: Basmalah mengandung 3 nama Allah: "Allah" (sifat ketuhanan),
"Ar-Rahman" (pengasih di dunia), "Ar-Rahim" (penyayang di akhirat)

Ayat 2: Pengakuan bahwa hanya Allah yang berhak atas segala pujian
sebagai pencipta dan pemelihara alam

Ayat 3: Penegasan sifat kasih sayang Allah yang meliputi segala sesuatu

Ayat 4: Pengakuan kekuasaan Allah di hari pembalasan

Ayat 5: Pernyataan tauhid praktis dalam ibadah dan ketergantungan

Ayat 6-7: Doa inti seorang muslim memohon keteguhan di jalan lurus

5. Hubungan dengan Rukun Iman dan Islam


Rukun Iman:

 Iman kepada Allah (ayat 1-4)


 Iman kepada hari akhir (ayat 4)

Rukun Islam:

 Syahadat terkandung dalam pengakuan ayat 2-5


 Shalat: Al-Fatihah adalah rukun shalat
 Makna ibadah tercakup dalam ayat 5

6. Aktivitas Pembelajaran
A. Hafalan

 Target: Menghafal 7 ayat dengan tajwid dasar


 Metode: Tartil berulang, metode tasmi' (menyimak)
 Evaluasi: Tes hafalan per ayat dan keseluruhan

B. Pemahaman

 Diskusi kelompok tentang makna setiap ayat


 Tanya jawab tentang implementasi dalam kehidupan
 Studi kasus: Implementasi "iyyaka na'budu" dalam kehidupan sehari-hari

C. Praktik

 Praktik membaca dengan tajwid


 Menulis ayat dengan khat yang benar
 Membuat refleksi harian tentang kandungan surah

7. Penilaian
Aspek Kognitif (40%)

 Tes hafalan dan makna ayat


 Pemahaman konsep-konsep kunci

Aspek Afektif (30%)

 Observasi sikap saat pembelajaran


 Refleksi pribadi tentang implementasi

Aspek Psikomotorik (30%)

 Kemampuan membaca dengan tartil


 Ketepatan makhraj dan tajwid

8. Sumber Belajar
Primer:

 Mushaf Al-Quran
 Kitab tafsir (Tafsir Ibnu Katsir, Al-Misbah, dll)

Sekunder:
 Buku saku Al-Fatihah dan terjemah
 Video pembelajaran tartil
 Audio murattal Syaikh Misyari Rasyid dll.

9. Rencana Pelaksanaan
Pertemuan 1: Pengenalan dan ayat 1-2
Pertemuan 2: Ayat 3-4 dengan penekanan sifat Allah
Pertemuan 3: Ayat 5 (tauhid praktis)
Pertemuan 4: Ayat 6-7 (konsep hidayah)
Pertemuan 5: Integrasi seluruh ayat dan review
Pertemuan 6: Evaluasi dan presentasi refleksi

10. Refleksi Akhir

 Apa makna Al-Fatihah bagimu secara pribadi?


 Bagaimana implementasi "ihdinas shiratal mustaqim" dalam kehidupan
sehari-hari?
 Komitmen apa yang akan kamu ambil setelah mempelajari surah ini?

Lembar Kerja Peserta


1. Tuliskan 3 keutamaan Al-Fatihah berdasarkan hadis!
2. Jelaskan makna "Ar-Rahman" dan "Ar-Rahim"!
3. Buatlah contoh implementasi ayat 5 dalam kehidupan pelajar!
4. Apa perbedaan antara "al-maghdhubi 'alaihim" dan "adh-dhallin"?
5. Tuliskan refleksi pribadi tentang makna Al-Fatihah sebagai "Ummul
Quran"!

Anda mungkin juga menyukai