Modul Ajar Bahasa Indonesia 2025/2026
Modul Ajar Bahasa Indonesia 2025/2026
MODUL AJAR
BAHASA INDONESIA
Tahun Ajaran 2025/2026
SEMESTER GANJIL
Disusun oleh:
Winda Purwati, [Link]
NIP. 199009042019032021
HARI EFEKTIF ,HARI EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR MADRASAH
KALENDER PENDIDIKAN KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN PELAJARAN 2025/2026
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI (MTsN) 10 JOMBANG
TANGGAL Waktu Efektif
No Tahun BULAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 5 Hari Minggu
1 JULI'25 SPMB 2025- 2026 LU 1 2 3 4 5 S LU 6 7 8 9 10 S LU 11 12 13 14 14 3
2 AGUSTUS'25 15 S LU 16 17 18 19 20 S LU 21 22 23 24 25 S LU 26 27 28 29 30 S LU 31 32 33 34 35 S LU 21 4
3
2025
SEPTEMBER'25 36 37 38 39 LN-HB S LU 40 41 42 43 44 S LU 45 46 47 48 49 S LU 50 51 52 53 54 S LU 55 56 21 4
4 OKTOBER'25 57 58 59 S LU 60 61 62 63 64 S LU 65 66 67 68 69 S LU 70 71 72 73 74 S LU 75 76 77 78 79 23 5
5 NOPEMBER'25 S LU AKA AKA AKA AKA AKA S LU 85 86 87 88 89 S LU 90 91 92 93 94 S LU 95 96 97 98 99 S LU 20 4
6 DESEMBER'25 ASAS ASAS ASAS ASAS ASAS S LU ASAS ASAS ASAS ASAS ASAS S LU 110 111 112 113 PR S LU Ls Ls Ls Ls Ls S
LU Ls Ls Ls 15 3
Total Hari dan Minggu Efektif Semester Ganjil 114 23
7 JANUARI'26 LN-HB Ls S LU 1 2 3 4 5 S LU 6 7 8 9 LN-HB S LU 10 11 12 13 14 S LU 15 16 17 18 19 S 19 4
8 PEBRUARI'26 LU 20 21 22 23 24 S LU 25 26 27 28 29 S LU LR LN-HB LR LR LR S LU 30 31 32 33 34 S 15 3
9
2026
MARET'26 LU 35 36 37 38 39 S LU 40 41 42 43 44 S LU LR LR LR LN-HBLN-HB LN-HB LU 45 46 47 48 49 S LU 50 51 17 3
10 APRIL'26 52 53 LN-HB 54 LU ASP ASP ASP ASP ASP S LU ASP ASP ASP ASP ASP S LU 65 66 67 68 69 S LU 70 71 72 73 22 4
11 MEI'26 LN-HB S LU 74 75 76 77 78 S LU 79 80 81 LN-HB 82 S LU 83 84 85 86 87 S LU 88 89 LN-HB 90 91 S LU 18 4
12 JUNI'26 LN-HB ASAS ASAS ASAS ASAS S LU ASAS ASAS ASAS ASAS ASAS S 101 102 LN-HB 103 PR S LU Ls Ls Ls Ls Ls S LU Ls Ls 13 3
JULI'26 Ls Ls Ls S LU Ls Ls Ls Ls Ls S LU Tahun Pelajaran 2026/2027
Total Hari dan Minggu Efektif Semester Genap 104 21
Total Hari dan Minggu Efektif Tahun Pelajaran 2025/2026 218 44
KETERANGAN:
LN : Libur Nasional AKA : Asesmen Kompetensi Akademik : Awal Masuk/ MATSAMA
LU : Libur Umum LHR : Libur Sekitar Hari Raya ASAS : Asesmen Sumatif Akhir Semester
Ls : Libur Semester 1* ASP : Asesmen Satuan Pendidikan PR : Pembagian Raport
Ls : Libur Semester 2* LR : Libur Ramadhan
SEMESTER GANJIL SEMESTER GENAP
TANGGAL KETERANGAN TANGGAL KETERANGAN
14 Juli 2025 Awal Masuk Sekolah 01 Januari 2026 Tahun Baru Masehi Semester I : 114 Hari
14-19 Juli 2025 Rentang waktu Pengenalan Lingkungan Madrasah 03 Januari 2026 Hari Amal Bakti ( HAB ) Kementerian Agama RI Semester II : 104 Hari
17 Agustis 2025 Hari kemerdekaan Indonesia 05 Januari 2026 Awal Masuk Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026
5-Sep-25 Maulid Nabi Muhammad SAW 16 Januari 2026 Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
19/20 Desember 2025 Penyerahan laporan Hasil belajar Semester Gasal 17 Pebruari 2026 Tahun Baru Imlek Jombang, 14 Juli 2025
25 Desember 2025 Hari Raya Natal 12-25 Maret 2026 Libur Seputar Hari Raya Idul Fitri 1447 H Kepala MTsN 10 Jombang
22 Desember 2025- Libur Semester Gasal 19 Maret 2026 Hari Raya Nyepi
3 Januari 2026 19 Maret 2026 Hari Raya Idul Fitri 1447H ( menyesuaikan dg Ketetapan Pemerintah )
3 April 2026 Wafat Isa Al Masih
30 Maret - 16 Mei 2026 Rentang Waktu Ujian Madrasah Dra. Sugiati, M. Pd
25 Mei - 6 Juni 2026 Perkiraan Rentang Waktu ASAS Genap NIP. 196807082005102001
14 Mei 2026 Kenaikan Isa Al Masih
1 Juni 2026 Hari Lahir Pancasila
19/20 Juni 2026 Penyerahan laporan Hasil belajar Semester Genap
22 Juni - 11 Juli 2026 Libur Akhir Tahun Ajaran 2025/2026
RINCIAN PEKAN EFEKTIF DAN
JUMLAH JAM EFEKTIF
Satuan Pendidikan : MTs Negeri 10 Jombang
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : IX / I ( Ganjil )
Tahun Pelajaran : 2025/2026
NIP : 199009042019032021
Keterangan
0 - 40 % : Belum mencapai, remedial di seluruh bagian
41 - 65 % : Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan
66 - 85 % : Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
86 - 100% : Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih
Mengetahui
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran
Keterangan
0 - 40 % : Belum mencapai, remedial di seluruh bagian
41 - 65 % : Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan
66 - 85 % : Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
86 - 100% : Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih
Mengetahui
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran
Capaian Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
Pembelajaran berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
(CP) akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam dan
karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang
dipaparkan; Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan
menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan
kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan
karakter.
CP Elemen Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural
dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca danMemirsa
Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks
deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan
audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks
visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi
lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan
informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik
aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara danMempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah,
dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog
logis, kritis, dan kreatif. Peserta didikmampu menggunakan dan
memaknai kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif,
dan kiasan untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik
mampu menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
dalam berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan
metodologi sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat
pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis
dalam teks multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan untuk menulis. Peserta didik menyampaikan
tulisan berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan
menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata
secara kreatif.
Profil Pelajar Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong,
Pancasila bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global.
Capaian Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
Pembelajaran berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
(CP) akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam dan
karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang
dipaparkan; Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan
menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan
kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan
karakter.
CP Elemen Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural
dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca danMemirsa
Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks
deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan
audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks
visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi
lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan
informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik
aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara danMempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah,
dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog
logis, kritis, dan kreatif. Peserta didikmampu menggunakan dan
memaknai kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif,
dan kiasan untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik
mampu menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
dalam berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan
metodologi sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat
pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis
dalam teks multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan untuk menulis. Peserta didik menyampaikan
tulisan berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan
menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata
secara kreatif.
Profil Pelajar Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong,
Pancasila bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global.
Capaian Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
Pembelajaran berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
(CP) akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam dan
karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang
dipaparkan; Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan
menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan
kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan
karakter.
CP Elemen Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural
dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca danMemirsa
Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks
deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan
audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks
visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi
lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan
informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik
aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara danMempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah,
dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog
logis, kritis, dan kreatif. Peserta didikmampu menggunakan dan
memaknai kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif,
dan kiasan untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik
mampu menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
dalam berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan
metodologi sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat
pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis
dalam teks multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan untuk menulis. Peserta didik menyampaikan
tulisan berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan
menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata
secara kreatif.
Tujuan 9.3. Melalui teks dan infografik bertema komunikasi, peserta didik
Pembelajaran mengetahui sejarah perkembangan teknologi komunikasi, juga
memahami informasi dalam teks rekon, membedakan fakta, opini,
dan asumsi dalam teks rekon. Selanjutnya, peserta didik
mengelaborasi teks rekon dalam diskusi, menyimak rekon dalam
bentuk video, dan mencermati kosakata teks rekon dalam media
sosial. Setelah itu, peserta didik berlatih menggunakan kamus,
mengenali dan menggunakan kosakata serapan dalam teks rekon,
dan menulis surat atau email tanggapan menggunakan teks rekon.
9.3.1. Peserta didik mampu memahami informasi dalam teks
rekon dengan benar.
9.3.2. Peserta didik mampu membedakan fakta, opini, dan asumsi
dalam teks rekon dengan benar
9.3.3. Peserta didik mampu berdiskusi sesuai ketentuan
9.3.4. Peserta didik mampu menyimak, mencatat, dan menjawab
pertanyaan tentang video secara mandiri.
9.3.5. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dalam media
sosial dengan benar
9.3.6. Peserta didik mampu menggunakan kamus dengan benar.
9.3.7. Peserta didik mampu menggunakan kosakata serapan
dalam tulisan dengan tepat.
9.3.8. Peserta didik mampu menulis surat atau email tanggapan
menggunakan teks rekon yang tepat.
Profil Pelajar Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong,
Pancasila bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global.
Capaian Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
Pembelajaran berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
(CP) akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam dan
karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang
dipaparkan; Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan
menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan
kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan
karakter.
CP Elemen Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural
dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca danMemirsa
Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks
deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan
audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks
visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi
lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan
informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik
aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara danMempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah,
dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog
logis, kritis, dan kreatif. Peserta didikmampu menggunakan dan
memaknai kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif,
dan kiasan untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik
mampu menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
dalam berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan
metodologi sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat
pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis
dalam teks multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan untuk menulis. Peserta didik menyampaikan
tulisan berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan
menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata
secara kreatif.
Profil Pelajar Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong,
Pancasila bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global.
Capaian Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
Pembelajaran berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
(CP) akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam dan
karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang
dipaparkan; Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan
menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan
kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan
karakter.
CP Elemen Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural
dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca danMemirsa
Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks
deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan
audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks
visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi
lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan
informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik
aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara danMempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah,
dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog
logis, kritis, dan kreatif. Peserta didikmampu menggunakan dan
memaknai kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif,
dan kiasan untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik
mampu menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
dalam berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan
metodologi sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat
pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis
dalam teks multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan untuk menulis. Peserta didik menyampaikan
tulisan berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan
menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata
secara kreatif.
Glosarium Teks ini berfungsi untuk menjelaskan suatu obyek atau fenomena
berdasarkan hasil pengamatan. Teks laporan hasil observasi
memaparkan fakta-fakta dengan jelas dan terperinci. Selain itu, teks
laporan disebut juga teks klasifikasi karena teks ini menjelaskan
sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.
BAB VI : MERENCANAKAN MASA DEPAN
Capaian Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
Pembelajaran berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
(CP) akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam dan
karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang
dipaparkan; Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan
menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan
kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan
karakter.
CP Elemen Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural
dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca danMemirsa
Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks
deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan
audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks
visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi
lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan
informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik
aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara danMempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah,
dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog
logis, kritis, dan kreatif. Peserta didikmampu menggunakan dan
memaknai kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif,
dan kiasan untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik
mampu menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
dalam berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan
metodologi sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat
pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis
dalam teks multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan untuk menulis. Peserta didik menyampaikan
tulisan berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan
menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata
secara kreatif.
Profil Pelajar Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong,
Pancasila bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global.
Glosarium teks argumentasi: teks yang memuat gagasan atau pendapat yang
disertai alasan dan pemaparan logis dan meyakinkan
Mengetahui
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran
A. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) Bab 1 Bahasa Indonesia terdiri atas empat keterampilan bahasa,
yaitu menyimak, membaca, berbicara, dan menulis.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam
bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca dan Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan,
Memirsa arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks deskripsi,
narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan audiovisual
untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik
menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati,
kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks visual dan
audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi lain untuk
menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada
teks. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai
topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
B. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran (TP) Bab 1 meliputi sebagai berikut.
1.1 Menyimpulkan informasi yang terdapat dalam teks deskripsi
1.2 Menganalisis ide pokok dan pendukung dalam teks deskripsi
1.3 Menelaah struktur dan aspek kebahasaan teks deskripsi
1.4 Menemukan penggunaan sudut pandang dalam teks deskripsi
1.5 Menemukenali kohesi dan koherensi dalam teks deskripsi
1.6 Menganalisis teks deskripsi dalam sajian visual
1.7 Menulis teks deskripsi dengan berbagai tema
C. Kata Kunci
● Aspek kebahasaan ● Kohesi
● Ide pendukung ● Objek
● Ide pokok ● Struktur teks
● Infografis ● Teks deskripsi
● Koherensi
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1
Topik
Memerinci Informasi dalam Teks Deskripsi
Tujuan Pembelajaran
1.1 Menyimpulkan informasi yang terdapat dalam teks deskripsi
1.2 Menganalisis ide pokok dan pendukung dalam teks deskripsi
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat menjelaskan pengertian teks laporan hasil observasi, menemukan informasi yang
ada di dalamnya, serta menganalisis ciri umum tek laporan hasil observasi.
Model Pembelajaran
Discovery/Inquiry Learning, dan Cooperative Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Pernahkah kamu berlibur ke suatu tempat dan menceritakan objek tempat liburanmu kepada
temanmu?
2. Dalam mendeskripsikan sebuah tempat atau benda, kata apa saja yang biasanya kamu
gunakan?
3. Apakah dalam teks deskripsi terdapat informasi yang bisa kamu ambil?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan memantik pemahaman siswa tentang materi dengan
mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan teks deskripsi, seperti
1. Pernahkah kamu berlibur ke suatu tempat dan menceritakan objek tempat liburanmu
kepada temanmu?
2. Dalam mendeskripsikan sebuah tempat atau benda, kata apa saja yang biasanya
kamu gunakan?
3. Apakah dalam teks deskripsi terdapat informasi yang bisa kamu ambil?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa dan menghubungkannya dengan teks
deskripsi.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca terlebih dahulu salah satu contoh teks deskripsi
yang terdapat dalam buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit:
Grafindo (Hlm. 3) Media Pratama untuk disimpulkan isinya oleh siswa.
● Siswa menuliskan jawaban serta hal-hal yang belum dipahami mengenai materi.
● Secara bergantian siswa menyampaikan pemahamannya serta menanyakan materi yang
belum dipahami kepada guru.
● Guru melemparkan kembali pertanyaan tersebut kepada siswa lainnya, sehingga terjadi
diskusi kelas yang aktif.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan Latihan 1.2 yang terdapat dalam buku
Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX halaman 6.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan tugasnya untuk dinilai.
● Guru mengarahkan siswa untuk membentuk kelompok yang terdiri atas 3-4 orang.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan Tugas Kelompok 1.1 yang terdapat dalam
buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX halaman 7.
● Perwakilan kelompok membacakan hasil tugas untuk kemudian ditanggapi oleh siswa
lainnya sehingga tercipta diskusi kelas yang aktif.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan.
Apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran?
Refleksi Siswa
Pada bab ini kamu telah mempelajari materi mengenai Teks deskripsi serta penyajiannya
dalam bentuk lain. Agar pembelajaran semakin menyenangkan dan bermakna, mari sejenak
berefleksi tentang aktivitas pembelajaran kali ini. Bubuhkanlah tanda centang (✓) pada salah
satu gambar yang dapat mewakili perasaanmu setelah mempelajari materi ini.
Kohesi
Kohesi merupakan aspek formal bahasa dalam wacana (hubungan yang tampak pada bentuk).
Kohesi merupakan organisasi sintaktik, merupakan wadah-wadah kalimat disusun secara padu
dan padat untuk menghasilkan tuturan. Dalam hal ini berarti pula bahwa kohesi adalah
hubungan antarkalimat di dalam sebuah wacana, baik dalam strata gramatikal maupun dalam
strata leksikal tertentu (Gutwinsky dalam Tarigan 1987:96).
James (dalam Tarigan 1987:97) menyebutkan bahwa suatu teks atau wacana benar-benar
bersifat kohesif apabila terdapat kesesuaian secara bentuk bahasa (language form) terhadap ko-
teks (situasi-dalam bahasa, sebagai lawan dari konteks atau situasi-luar bahasa). Dengan
perkataan lain, ketidaksesuaian bentuk bahasa dengan koteks dan juga dengan konteks akan
menghasilkan teks yang tidak kohesif. Kohesi dalam paragraf adalah tarik menarik
antarkalimat dalam paragraf sehingga kalimat-kalimat itu tidak saling bertentangan, tetapi
tampak menyatu dan bersama-sama mendukung pokok pikiran paragraf. Paragraf yang
demikian disebut sebagai paragraf yang padu (kohesif) (Wiyanto 2004:32).
Kohesi merupakan organisasi sintaksis dan merupakan wadah kalimat-kalimat yang disusun
secara padu dan padat untuk menghasilkan tuturan (Tarigan 1987:96). Kohesi adalah hubungan
antar kalimat di dalam sebuah wacana baik dalam skala gramatikal maupun dalam skala
leksikal tertentu. Mulyana (2005:26) mengungkapkan bahwa kohesi dalam wacana diartikan
sebagai kepaduan bentuk secara struktural membentuk ikatan sintaktikal. Kohesi-kohesi pada
dasarnya mengacu pada hubungan bentuk. Artinya, unsurunsur wacana (kata atau kalimat)
yang digunakan untuk menyusun suatu wacana memiliki keterkaitan secara padu dan utuh.
Mengenai hal tersebut, Tarigan (1987:96) mengemukakan bahwa kohesi merupakan aspek
formal bahasa dalam wacana. Dengan demikian jelaslah bahwa kohesi merupakan organisasi
sintaktik, merupakan wadah kalimat-kalimat yang disusun secara padu dan padat untuk
menghasilkan tuturan.
Haliday dan Hassan dalam Bambang Hartono (2000:145) mengungkapkan bahwa kohesi
merupakan konsep makna yang mengacu pada hubungan makna di dalam suatu wacana.
Kohesi adalah kesatuan semantis antara satu ujaran dengan ujaran lainnya dalam suatu wacana.
Kohesi adalah hubungan antarkalimat di dalam sebuah wacana baik dalam skala gramatikal
maupun skala leksikal tertentu.
Konsep kohesi mengacu pada hubungan bentuk antar unsur-unsur wacana sehingga memiliki
keterkaitan secara padu. Dengan adanya hubungan kohesif itu, suatu unsur dalam wacana dapat
diinterprestasikan sesuai dengan keterkaitannya dengan unsur-unsur yang lain. Hubungan
kohesif dalam wacana sering ditandai dengan penanda-penanda kohesi, baik yang sifatnya
gramatikal maupun leksikal. Ramlan (1993) menguraikan sejumlah penanda hubungan
antarkalimat dalam wacana bahasa Indonesia. Penanda hubungan tersebut antara lain:
1) Penanda hubungan penunjukan yaitu penggunaan kata atau frasa untuk menunjuk atau
mengacu pada kata, frasa, atau satuan gramatikal yang lain dalam suatu wacana. Hubungan
penunjukan dapat bersifat anaforis maupun kataforis. Sejumlah kata yang berfungsi sebagai
penanda hubungan penunjukan ini yaitu: ini, itu, tersebut, berikut, dan tadi.
2) Penanda hubungan pengganti yaitu penanda hubungan antarkalimat yang berupa kata atau
frasa yang menggantikan kata, frasa, atau satuan gramatikal, lain yang terletak di depannya
atau secara anaforik maupun di belakangnya atau secara kataforik. Bentuk-bentuk penanda
hubungan ini diantaranya adalah kata ganti persona, kata ganti tempat, klitika-nya, kata ini,
begitu, begini, dan demikian.
3) Penanda hubungan pelesapan atau elipsis yaitu, menghilangkan salah satu unsur pada
kalimat berikutnya, tetapi kehadiran unsur kalimat itu dapat diperkirakan.
4) Penanda hubungan perangkaian, yaitu hubungan yang disebabkan oleh adanya kata yang
merangkaikan kalimat satu dengan kalimat yang lain dalam suatu paragraf. Kata atau kelompok
kata yang berfungsi sebagai penanda hubungan perangkaian antara lain adalah dan, kemudian,
tetapi, padahal, sebaliknya, malah, misalnya, kecuali itu, oleh sebab itu, selain dari pada itu,
meskipun demikian, dan lain sebagainya.
5) Penanda hubungan leksikal yaitu hubungan yang disebabkan oleh adanya kata-kata yang
secara leksikal memiliki pertalian. Penanda hubungan leksikal ini dapat dibedakan menjadi
pengulangan, sinonim, dan hiponim.
Kohesi dalam wacana diartikan sebagai kepaduan bentuk secara structural membentuk ikatan
sintaktikal. Anton M. Moelino ( 1988:34) menyatakan bahwa wacana yang baik dan utuh
mensyaratkan kalimat-kalimat yang kohesif. Konsep kohesif sebenarnya mengacu kepada
hubungan bentuk. Artinya unsur-unsur wacana (kata atau kalimat) yang digunakan untuk
menyusun suatu wacana memiliki keterkaitan secara padu dan utuh. Menurut Anton M.
Moelino, dkk ( 1987:96) untuk memperoleh wacana yang baik dan utuh, maka kalimat-
kalimatnya harus kohesif. Hanya dengan hubungan kohesif seperti itulah suatu unsur dalam
wacana dapat di interpretasikan, sesuai dengan ketergantungannya dengan unsure-unsur
lainnya. Kohesi wacana terbagi dalam dua aspek yaitu kohesi gramatikal dan kohesi leksikal..
PERTEMUAN 4
Topik: Memahami Teks Deskripsi dalam Sajian Visual
.
PERTEMUAN 5
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-2
PERTEMUAN 6
Kegiatan pembelajaran mengerjakan Latihan Akhir Bab 1
Judul:
Paragraf 1
Paragraf 2
Paragraf 3
C. Rubrik Penilaian Lembar Kerja Siswa (LKS)
LKS-1
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
A. Pilihan Ganda
Bacalah teks berikut dengan saksama untuk menjawab soal nomor 1—10.
Keindahan Alami Indonesia:
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, terletak di Jawa Timur, adalah salah satu tempat
paling menakjubkan di Indonesia. Kawasan ini terkenal dengan gunung berapi aktifnya, seperti
Bromo, Tengger, dan Semeru, serta keindahan alam yang menakjubkan.
Ketika Anda tiba di taman nasional ini, Anda akan disambut oleh pemandangan
spektakuler pegunungan, lembah-lembah hijau, dan lautan pasir yang luas. Gunung Bromo
dengan kawah aktifnya adalah daya tarik utama. Anda bisa naik kuda atau berjalan kaki untuk
mencapai puncaknya dan menyaksikan matahari terbit yang luar biasa dari sini.
Taman Nasional ini juga merupakan rumah bagi masyarakat suku Tengger yang
memelihara tradisi unik mereka. Upacara Kasada, di mana mereka melempar hasil bumi
sebagai persembahan kepada gunung berapi, adalah salah satu acara yang patut disaksikan.
Selain itu, Anda dapat menjelajahi kawasan perkebunan apel yang indah di sekitar taman
nasional.
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah salah satu keajaiban alam Indonesia
yang patut dikunjungi. Dengan lanskapnya yang menakjubkan, gunung berapi yang megah,
dan budaya lokal yang kaya, taman nasional ini menawarkan pengalaman wisata alam yang tak
terlupakan di Indonesia.
Sumber: [Link]
singkat-dan-strukturnya, diakses 20 Februari 2024.
Rumah Tongkonan
Tongkonan adalah warisan rumah adat Sulawesi Selatan. Tongkonan berasal dari kata
tongkon yang bermakna menduduki atau tempat duduk. Rumah adat ini dikatakan sebagai
tempat duduk karena dahulu rumah tongkonan menjadi tempat bangsawan Toraja
berkumpul untuk berdiskusi.
Rumah ini berfungsi sebagai pusat pemerintahan, kekuasaan adat, sekaligus
perkembangan kehidupan sosial budaya masyarakat Toraja. Atap Rumah Tongkonan
melengkung menyerupai perahu atau tanduk kerbau. Atapnya tersusun dari bambu.
Di bagian depan terdapat deretan dekorasi sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan.
Atapnya ditutupi dengan ijuk hitam. Bagian bawah rumah biasanya digunakan sebagai
kandang kerbau. Bagian dalam rumah dijadikan tempat tidur dan dapur.
Ukiran di sekujur bagian rumah menambah cantik bangunan ini. Ukiran ini bermotif
garis-garis lengkung yang harmonis. Perbedaan jumlah ruangan suatu Tongkonan
mengandung makna sosial dan ekonomi. Semakin banyak ruangannya, semakin tinggi
kedudukan Tongkonan tersebut.
Posisi atau letak tangga dan pintu disesuaikan dengan konsep kepercayaan masyarakat
Toraja. Selain itu, pola hias yang ada pada tongkonan juga mengandung makna sosial,
ekonomi, dan religius magis, terutama yang berhubungan dengan realitas kehidupan
masyarakat Toraja.
Sungguh kaya warisan budaya Indonesia. Kita bangga memiliki warisan budaya dengan
nilai artistik yang tinggi dan unik. Rumah adat Tongkonan adalah warisan budaya yang
perlu kita jaga
Sumber: [Link]
singkat.
4. Berikut ini adalah aspek kebahasaan yang terdapat pada teks tersebut.
Aspek Kutipan teks
kebahasaan
Kata kerja Tongkonan berasal dari kata tongkon yang bermakna menduduki atau
tempat duduk.
Kata hubung Selain itu, pola hias yang ada pada tongkonan juga mengandung makna
sosial, ekonomi, dan religius magis, terutama yang berhubungan dengan
realitas kehidupan masyarakat Toraja
Istilah atau kata Limbah radioaktif adalah sampah nuklir yang merupakan hasil dari fusi
serapan nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium.
5. Teks tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai deskripsi
rumah Tongkonan tanpa harus melihat secara langsung.
RUBRIK PENILAIAN AKHIR MODUL
A. Pilihan Ganda
Pedoman penskoran: Nilai = Jumlah Skor
Setiap soal dengan jawaban benar memiliki skor 10, dan salah memiliki skor 0.
Terdapat 10 soal Pilihan Ganda, maka skor tertinggi yaitu 100 (nilai 100).
Perhatikan tabel berikut untuk panduan penilaian.
Jumlah Jawaban
Nilai
Benar
10 100
9 90
8 80
7 70
6 60
5 50
4 40
3 30
2 20
1 10
0 0
B. Uraian
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
Sumber Dokumen
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 033/H/KR/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang
Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan
Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar
Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
Permendikbudristek RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Standar Mutu Buku, Standar Proses dan
Kaidah Pemerolehan Naskah, serta Standar Proses dan Kaidah Penerbitan Buku.
Sumber Internet
Fajri, Dwi Latfatul. 2021. Cara Menentukan Ide Pokok Paragraf dan Contoh Soalnya.
Tersedia di [Link]
pokok-paragraf-dan-contoh-soalnya [1 Februari 2024]
MODUL AJAR BAB 2
MENGASAH KETERAMPILAN DIRI MELALUI TEKS PROSEDUR
A. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) Bab 2 Bahasa Indonesia terdiri atas empat keterampilan
bahasa, yaitu menyimak, membaca, berbicara, dan menulis.
Elemen Capaian Pembelajaran
B. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran (TP) Bab 2 meliputi sebagai berikut.
2.1 Mengubah kutipan cerita pendek menjadi teks prosedur
2.2 Menganalisis informasi dalam teks prosedur
2.3 Mengeksplorasi penggunaan kosakata dalam teks prosedur
2.4 Menganalisis aspek kebahasaan dalam teks prosedur
2.5 Menyimak informasi teks prosedur dalam bentuk video atau membaca nyaring
2.6 Menelaah karakteristik teks prosedur melalui infografis
2.7 Mengidentifikasi dan membuat teks prosedur dalam bentuk poster
2.8 Mempraktikkan teks prosedur melalui kegiatan wawancara dan menulis esai
C. Kata Kunci
● Aspek kebahasaan ● Poster
● Cerita pendek ● Sistematis
● Esai ● Teks prosedur
● Infografis ● Wawancara
● Kosakata
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1
Topik
Mengadaptasi Kutipan Cerita Pendek Menjadi Teks Prosedur
Tujuan Pembelajaran
2.1 Mengubah kutipan cerita pendek menjadi teks prosedur
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat mengubah kutipan cerpen menjadi sebuah teks prosedur.
Model Pembelajaran
Discovery/Inquiry Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Pernahkah kamu membaca cerpen yang di dalamnya terdapat resep, atau sebuah tips?
2. Menurutmu apakah sebuah cerpen dapat diadaptasi menjadi sebuah teks prosedur?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan memantik pemahaman siswa tentang materi
tentang dengan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan teks prosedur, seperti
1. Pernahkah kamu membaca cerpen yang di dalamnya terdapat resep, atau sebuah
tips?
2. Menurutmu apakah sebuah cerpen dapat diadaptasi menjadi sebuah teks prosedur?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa dan menghubungkannya dengan teks
iklan, poster, dan slogan
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca sebuah cerpen yang berjudul “Madre” karya
Dee Lestari yang terdapat dalam buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX.
Penerbit: Grafindo (Hlm. 32-33).
● Guru memberikan contoh adaptasi teks prosedur dari cerpen “Madre” dan menjelaskan
proses adaptasi sebuah cerpen menjadi teks prosedur.
● Siswa menuliskan jawaban serta hal-hal yang belum dipahami mengenai materi.
● Secara bergantian siswa menyampaikan pemahamannya serta menanyakan materi yang
belum dipahami kepada guru.
● Guru melemparkan kembali pertanyaan tersebut kepada siswa lainnya, sehingga terjadi
diskusi kelas yang aktif.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
● Guru mengarahkan siswa untuk membentuk kelompo yang terdiri atas 3-4 orang.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan Tugas Kelompok 2.1 yang dituliskan
dalam LKS-1.
● Guru membimbing siswa mengerjakan tugas.
● Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengerjaanya di depan kelas yang
kemudian ditanggapi oleh kelompok lainnya.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
Apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran?
Refleksi Siswa
Pada bab ini kamu telah mempelajari materi mengenai Teks Prosedur serta elaborasinya dalam
bentuk lain. Agar pembelajaran semakin menyenangkan dan bermakna, mari sejenak berefleksi
tentang aktivitas pembelajaran kali ini. Bubuhkanlah tanda centang (✓) pada salah satu gambar
yang dapat mewakili perasaanmu setelah mempelajari materi ini.
Poster : media informasi yang dilengkapi dengan gambar atau visual yang menarik
Visual : dapat dilihat dengan indra penglihatan
Cerpen : Cerita pendek
Esai : tulisan yang membahas suatu isu dengan pandangan subjektif dari penulisnya
Infografis : sajian visual yang menginformasikan suatu hal yang kompleks menjadi lebih
konkret dan sederhana dengan bantuan ilustrasi atau gambar yang mendukung
Poster : Desain grafis yang menggabungkan unsur-unsur visual dan informasi tertentu
dengan tujuan untuk mengajak, membujuk, atau mengimbau masyarakat untuk melakukan
sesuatu
Sistematis : teratur
Teks prosedur: teks yang memberikan informasi mengenai langkah-langkah membuat atau
melakukan aktivitas tertentu
Wawancara : Kegiatan mengumpulkan informasi mengenai suatu hal dari narasumber
LAMPIRAN
A. Bahan Bacaan Guru
PERTEMUAN 1
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-1
PERTEMUAN 2
Topik: Menggali Informasi dari Teks Prosedur
Untuk menemukan informasi penting pada teks prosedur di atas, berikut cara yang dapat
dilakukan: Membaca keseluruhan teks prosedur. Memahami isi teks prosedur. Menemukan ide
pokok setiap paragraf dalam teks prosedur. Ide pokok setiap paragraf terdapat dalam kalimat
utama.
Sumber: [Link]
isi-teks-prosedur-tersebut-adalah-_QU-EHPL833W
PERTEMUAN 3
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-2
PERTEMUAN 4
Kegiatan pembelajaran menampilkan sajian kreatif membuat poster dan infografis dari teks
prosedur
PERTEMUAN 5
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-3
PERTEMUAN 6
Kegiatan pembelajaran mengerjakan Latihan Akhir Bab 2
B. Lembar Kerja Siswa
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-1
Kerjakan tugas ini secara berkelompok.
1. Setiap anggota bertugas untuk mencari satu cerpen yang memiliki karakteristik teks
prosedur di dalamnya.
2. Diskusikanlah karakteristik teks prosedur apa saja yang terdapat dalam cerpen-cerpen
tersebut.
3. Buatlah teks prosedur yang utuh dari cerpen-cerpen tersebut.
Nama kelompok
……………………………………………………………….
………………………..... …………………………….
………………………..... …………………………….
1 Verba
2 Kata Benda
3 Kata Keterangan
4 Kata Bilangan
5 Kata Hubung
6 Kalimat imperatif
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-3
Kerjakan tugas berikut secara berkelompok.
1. Tentukanlah satu topik dan narasumber yang akan kelompokmu wawancarai.
2. Susunlah daftar pertanyaan yang akan kalian ajukan kepada narasumber.
3. Siapkanlah alat tulis serta kamera atau alat perekam jika ada untuk
mendokumentasikan kegiatan wawancaramu.
4. Lakukanlah kegiatan wawancara dengan mengutamakan sopan dan santun.
5. Tulislah hasil wawancara tersebut menjadi sebuah laporan dalam format berikut.
1. ………………………….. 3. …………………………..
Nama anggota kelompok
2. ………………………….. 4. …………………………..
Waktu …………………………..
Tempat …………………………..
Narasumber …………………………..
Hasil Wawancara
C. Rubrik Penilaian Lembar Kerja Siswa (LKS)
LKS-1
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
A. Pilihan Ganda
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-
[...]
Rendang adalah salah satu masakan khas Indonesia yang terbuat dari daging dengan bumbu
bahan dasar rempah-rempah. Selain terletak pada resep rendang, kelezatan masakan ini
tentunya terletak pada cara pengolahan. Begini caranya:
Bahan-Bahan
1 ½ kg daging tanpa lemak, potong 4×4 cm
2 liter santan dari 2 butir kelapa (sebaiknya jangan santan instan)
Bumbu Penyedap
2 batang daun serai, memarkan
2 lembar daun kunyit, simpulkan
2 cm asam kandis/gelugur
4 lembar daun jeruk purut
Bumbu Halus
Cara Membuat:
1. Pertama, potong daging sapi tipis-tipis sesuai dengan selera Anda.
2. Selanjutnya, haluskan bumbu yang harus dihaluskan tadi.
3. Masukan santan di wajan setelah itu daun jeruk, daun kunyit, serai, asam, irisan
bawang merah.
4. Masukan bumbu yang sudah dihaluskan tadi, aduk rata.
5. Masak santan berbumbu sambil sesekali diaduk selama 20 menit.
6. Setelah mulai tampak mengeluarkan minyak,
7. Masukkan potongan daging, masak dengan api sedang sampai santan mengering dan
tampak berminyak serta daging mulai empuk berarti rendang sudah masak.
8. Angkat dan sajikan
Sumber: [Link]
jenis-jenis-dan-cara-membuatnya.
Sumber: [Link]
strukturnya.
1. Buatlah satu kalimat yang menyatakan tujuan dari teks prosedur tersebut.
2. Menurutmu apakah teks tersebut merupakan teks prosedur? Berikan alasanmu.
3. Analisislah penggunaan konjungsi temporal yang ada dalam teks tersebut.
4. Tulislah kalimat imperatif yang terdapat dalam teks tersebut.
5. Buatlah kesimpulan berupa kalimat penutup dari teks prosedur tersebut.
Kunci Jawaban Latihan Akhir Bab 2
Pilihan Ganda
1. B
2. B
3. D
4. B
5. A
6. B
7. A
8. C
9. A
10. D
Uraian
1. Tujuan dari resep ini adalah untuk mengajarkan cara membuat pisang goreng yang
lezat.
2. Ya termasuk, karena berisi langkah-langkah pembuatan sesuatu.
3. Kemudian, buatlah adonan terdiri dari tepung terigu, tepung beras, tepung maizena,
baking powder, gula pasir dan biji wijen. Lalu aduk hingga rata, tambahkan 1 sendok
margarin dan aduk rata kembali.
4. Tuangkan minyak goreng dan panaskan pada wajan. Masukkan pisang yang telah
dipotong sebelumnya ke dalam tepung.
5. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat dengan mudah membuat
pisang goreng yang lezat.
RUBRIK PENILAIAN AKHIR MODUL
A. Pilihan Ganda
Pedoman penskoran: Nilai = Jumlah Skor
Setiap soal dengan jawaban benar memiliki skor 10, dan salah memiliki skor 0.
Terdapat 10 soal Pilihan Ganda, maka skor tertinggi yaitu 100 (nilai 100).
Perhatikan tabel berikut untuk panduan penilaian.
Jumlah Jawaban
Nilai
Benar
10 100
9 90
8 80
7 70
6 60
5 50
4 40
3 30
2 20
1 10
0 0
B. Uraian
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
Sumber Dokumen
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 033/H/KR/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang
Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan
Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar
Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
Permendikbudristek RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Standar Mutu Buku, Standar Proses dan
Kaidah Pemerolehan Naskah, serta Standar Proses dan Kaidah Penerbitan Buku.
Sumber Internet
Khairally, Elmy Tasya. 2023. 14 Contoh Teks Prosedur, Jenis-jenis dan Cara Membuatnya.
.[online] Tersedia di [Link]
prosedur-jenis-jenis-dan-cara-membuatnya. [03 Februari 2024]
Nugroho, D Wikku. 2023. 5 Contoh Teks Prosedur Beserta Strukturnya.[online] Tersedia di
[Link] [03
Februari 2024]
MODUL AJAR BAB 3
MENYELAMI SETIAP PERISTIWA MELALUI TEKS REKON
Informasi Umum Modul Ajar
A. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) Bab 3 Bahasa Indonesia terdiri atas empat keterampilan
bahasa, yaitu menyimak, membaca, berbicara, dan menulis.
Elemen Capaian Pembelajaran
B. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran (TP) Bab 3 meliputi sebagai berikut.
3.1 Mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam teks rekon
3.2 Menganalisis fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon
3.3 Menelaah struktur dan aspek kebahasaan teks rekon
3.4 Menyimak teks rekon dalam bentuk video
3.5 Mengelaborasi teks rekon dalam diskusi
3.6 Menulis surat atau e-mail tanggapan menggunakan teks rekonkebahasaannya
C. Kata Kunci
● Aspek kebahasaan ● Lampau
● Asumsi ● Opini
● Fakta ● Sistematis
● Imajinatif ● Teks rekon
● Kosakata
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1
Topik
Menyelisik Informasi dalam Teks Rekon
Tujuan Pembelajaran
3.1 Mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam teks rekon
3.2 Menganalisis fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat mengidentifikasi infromasi yang terdapat dalam teks rekon.
Model Pembelajaran
Discovery/Inquiry Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Apakah kamu pernah berlibur ke suatu tempat?
2. Pernahkah kamu berpikir untuk membagikan informasi perjalananmu kepada
temanmu?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan memantik pemahaman siswa tentang materi
tentang dengan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan artikel ilmiah populer,
seperti
1. Apakah kamu pernah berlibur ke suatu tempat?
2. Pernahkah kamu berpikir untuk membagikan informasi perjalananmu kepada
temanmu?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa dan menghubungkannya dengan
artikel ilmiah populer.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca teks rekon yang ada dalam buku buku
Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm.
59).
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca materi mengenai pengertian dan ciri umu m
teks rekon yang terdapat dalam buku buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas
IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm. 60-61)
● Siswa menuliskan pertanyaan yang belum dipahami mengenai materi.
● Secara bergantian siswa menyampaikan pemahamannya serta menanyakan materi yang
belum dipahami kepada guru.
● Guru melemparkan kembali pertanyaan tersebut kepada siswa lainnya, sehingga terjadi
diskusi kelas yang aktif.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan Latihan 3.1 mengenai informasi yang
terdapat dalam teks rekon.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan Tugas Mandiri 3.1 yang terdapat dalam
buku halaman 61.
● Guru mengarahkan siswa untuk membentuk kelompok yang terdiri atas 3 orang.
● Guru memberikan tugas kelompok 3.1 yang terdapat dalam buku buku Bahasa
Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm. 62)
● Guru membimbing siswa mengerjakan tugas kelompok.
● Perwakilan kelompok mempresentasikan hasilnya di depan kelas, untuk kemudian
ditanggapi oleh kelompok lainnya.
● Guru membimbing jalannya diskusi sehingga tercipta diskusi yang baik.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 2
Topik
Menelaah Fakta, Opini, serta Asumsi dalam Teks Rekon
Tujuan Pembelajaran
3.2 Menganalisis fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat menganalisis fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon.
Model Pembelajaran
Cooperative Learning dan Inquiry Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Dapatkan kamu membedakan fakta dan opini, dan asumsi?
2. Apa yang membedakannya?
3. Bagaimana ciri-ciri fakta dan opini dalam teks rekon?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi
pembelajaran sebelumnya, yaitu pengertian dan ciri umum artikel ilmiah populer.
● Setelah itu, guru mengaitkan pentingnya mempelajari artikel ilmiah populer untuk
kehidupan sehari-hari.
● Guru memantik pemahaman siswa tentang fakta dan opini yang terdapat dalam artikel
ilmiah populer, seperti
1. Dapatkan kamu membedakan fakta dan opini, dan asumsi?
2. Apa yang membedakannya?
3. Bagaimana ciri-ciri fakta dan opini dalam teks rekon?
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa dan menghubungkannya materi
pembelajaran pada pertemuan ini.
● Guru memberi tahu pembelajaran akan dilaksanakan secara berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca teks rekon dari buku Bahasa Indonesia untuk
SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm. 63) untuk dianalisis fakta
dan opini yang ada di dalamnya.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan LKS-1 yaitu menganalisis fakta, opini dan
asumsi yang terdapat dalam teks rekon.
● Guru membimbing siswa dalam mengerjakan LKS-1.
● Perwakilan siswa mempresentasikan hasilnya di depan kelas yang kemudian ditanggapi
oleh siswa lainnya.
● Guru membimbing jalannya diskusi sehingga tercipta diskusi yang aktif.
●
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 3
Topik
Menganalisis Struktur dan Aspek Kebahasaan Teks Rekon
Tujuan Pembelajaran
[Link] struktur dan aspek kebahasaan teks rekon
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat menganalisis struktur dan aspek kebahasaan yang terdapat dalam teks rekon.
Model Pembelajaran
Cooperative Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Berdasarkan beragam contoh teks rekon yang kamu baca dan pelajari, apa yang
membedakan teks rekon dengan teks lain?
2. Bagaimanakah struktur teks rekon itu?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi
pembelajaran sebelumnya tentang artikel ilmiah populer, seperti
1. Berdasarkan beragam contoh teks rekon yang kamu baca dan pelajari, apa yang
membedakan teks rekon dengan teks lain?
2. Bagaimanakah struktur teks rekon itu?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
● Guru menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran hari ini dilakukan secara
berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca materi mengenai struktur dan contoh teks
rekon yang ada pada buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit:
Grafindo Media Pratama (Hlm. 65-69).
● Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 4-6
siswa, sehingga jumlah kelompok tidak terlalu banyak.
● Guru menempatkan satu atau dua siswa pandai dalam setiap kelompok sehingga siswa
tersebut mampu mengarahkan siswa lainnya dalam diskusi/kegiatan kelompok.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan LKS-2 secara berkelompok.
● Guru mengamati diskusi yang dilakukan siswa, dan mengarahkan jika diperlukan.
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil tugas LKS-2 untuk kemudian ditanggapi oleh
kelompok lainnya sehingga terbentuk diskusi kelas.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 4
Topik
Menyimak serta Mengelaborasi Informasi dalam Teks Rekon
Tujuan Pembelajaran
3.4 Menyimak teks rekon dalam bentuk video
3.5 Mengelaborasi teks rekon dalam diskusi
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat Menyimak teks rekon dalam bentuk video dan mengelaborasi teks rekon dalam
diskusi.
Model Pembelajaran
Cooperative Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Pernahkah kamu menyimak sebuah video yang berisi teks rekon?
2. Pernahkah kamu menjadikan teks rekon menjadi bahan diskusi?
D. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi
pembelajaran sebelumnya tentang artikel ilmiah populer, seperti
1. Pernahkah kamu menyimak sebuah video yang berisi teks rekon?
2. Pernahkah kamu menjadikan teks rekon menjadi bahan diskusi?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
● Guru menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran hari ini dilakukan secara
berkelompok.
E. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca materi mengenai menyimak teks rekon
dalam video dan menganalisis teks rekon untuk bahan diskusi yang ada pada buku
Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm.
70-73).
● Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 4-6
siswa, sehingga jumlah kelompok tidak terlalu banyak.
● Guru menempatkan satu atau dua siswa pandai dalam setiap kelompok sehingga siswa
tersebut mampu mengarahkan siswa lainnya dalam diskusi/kegiatan kelompok.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan LKS-3 secara berkelompok.
● Guru mengamati diskusi yang dilakukan siswa, dan mengarahkan jika diperlukan.
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil tugas LKS-3 untuk kemudian ditanggapi oleh
kelompok lainnya sehingga terbentuk diskusi kelas.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan.
F. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 5
Topik
Berlatih Menulis Teks Rekon
Tujuan Pembelajaran
3.4 Menulis artikel ilmiah populer dengan memperhatikan struktur dan aspek kebahasaannya
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat menulis serta mempresentasikan artikel ilmiah populer.
Model Pembelajaran
Problem Based Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Peristiwa atau fenomena apa yang menarik perhatianmu akhir-akhir ini?
2. Ceritakanlah sesuatu yang menarik mengenai peristiwa atau fenomena tersebut?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi-materi
yang telah dipelajari sebelumnya. Selain itu, guru juga menyampaikan pertanyaan seperti
1. Peristiwa atau fenomena apa yang menarik perhatianmu akhir-akhir ini?
2. Ceritakanlah sesuatu yang menarik mengenai peristiwa atau fenomena tersebut?
Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca materi mengenai menyimak teks rekon
dalam video dan menganalisis teks rekon untuk bahan diskusi yang ada pada buku
Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm.
74-75).
● Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3-5
siswa, sehingga jumlah kelompok tidak terlalu banyak.
● Guru menempatkan satu atau dua siswa pandai dalam setiap kelompok sehingga siswa
tersebut mampu mengarahkan siswa lainnya dalam diskusi/kegiatan kelompok.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan LKS-4 secara berkelompok.
● Guru mengamati diskusi yang dilakukan siswa, dan mengarahkan jika diperlukan.
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil tugas LKS-4 untuk kemudian ditanggapi oleh
kelompok lainnya sehingga terbentuk diskusi kelas.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
Apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan pembelajaran?
Refleksi Siswa
Pada bab ini kamu telah mempelajari materi mengenai Teks rekon serta elaborasinya dalam
bentuk lain. Agar pembelajaran semakin menyenangkan dan bermakna, mari sejenak berefleksi
tentang aktivitas pembelajaran kali ini. Bubuhkanlah tanda centang (✓) pada salah satu gambar
yang dapat mewakili perasaanmu setelah mempelajari materi ini.
● Argumentasi : alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau
gagasan
● Denotatif : mempunyai makna yang sebenarnya
● Fakta : berdasarkan peristiwa/fenomena nyata; benar-bernar terjadi
● Fenomena : sesuatu yang dapat disaksikan dan dapat diterangkan serta dinilai
secara ilmiah
● Konjungsi : kata hubung yang menghubungkan kata, frasa, klausa, kalimat, dan
paragraf.
● Konotatif : makna kiasan; bukan makna sebenarnya
● Objektif : tidak ada pengaruh pendapat atau pandangan pribadi
● Opini : pendapat; pikiran; pendirian
● Sistematika : pengetahuan mengenai klasifikasi (penggolongan)
● Subjektif : pandangan pribadi
LAMPIRAN
A. Bahan Bacaan Guru
PERTEMUAN 2
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-1
PERTEMUAN 3
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-2
PERTEMUAN 4
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-3
PERTEMUAN 5
Kegiatan pembelajaran mengerjakan LKS-4
PERTEMUAN 6
Kegiatan pembelajaran mengerjakan Latihan Akhir Bab 3
B. Lembar Kerja Siswa
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-1
Kerjakan tugas ini secara mandiri.
Carilah teks rekon di internet, kemudian analisislah kalimat fakta, opini, dan asumsi yang
terdapat dalam teks tersebut.
No. Pernyataan Kalimat Kalimat Kalimat
Fakta Opini Asumsi
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-2
Kerjakan tugas ini secara berkelompok.
1. Bentuklah kelompok beranggotakan 3–5 orang.
2. Carilah dua teks rekon dari sumber yang berbeda.
3. Analisis dan bandingkan kedua teks tersebut dari segi struktur dan aspek kebahasaannya.
Diskusikanlah dengan rukun dan serius.
Rangkaian Peristiwa
Reorientasi
Konjungsi temporal
No. Kutipan Kalimat Konjungsi Temporal
Pronomina
No. Kutipan Kalimat Pronomina
Adverbia
No. Kutipan Kalimat Adverbia
Verba
No. Kutipan Kalimat Verba
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-3
Berdasarkan teks “Percepatan Informasi Menggunakan Sosial Media”, diskusikanlah
pertanyaan-pertanyaan berikut dalam kelompok yang beranggotakan 3–5 orang. Ikutilah
diskusi tersebut dengan aktif. Sampaikan pendapat kalian dengan bijak dan mengutamakan
sopan dan santun. Lalu, simpulkanlah hasil diskusi kelompokmu.
1. Sejauh mana percepatan informasi berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari?
2. Apakah informasi yang disajikan dalam video pendek atau cuplikan foto saja sudah
cukup?
3. Apakah media sosial adalah sarana yang tepat untuk percepatan informasi?
4. Apakah kalian sepakat bahwa percepatan informasi melalui media sosial adalah hal yang
baik?
5. Bagaimana dampak percepatan informasi melalui media sosial?
6. Apakah media sosial hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan berbagi informasi?
7. Jika kamu pengguna media sosial, apakah media sosial membantumu dalam kehidupan
sehari-hari?
8. Adakah informasi atau berita yang berkaitan dengan dampak baik dan buruk
menggunakan media sosial? Bagaimana kasusnya? Bagaimana pandangan kalian terhadap
kasus tersebut.
LKS-1
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
LKS-2
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
A. Pilihan Ganda
Cermati teks berikut untuk menjawab soal nomor 1—10.
[…]
Hari keempat lebaran, saya dan teman-teman pergi ke Waduk Wadaslintang. Waduk
Wadaslintang berada di perbatasan Kebumen, Wonosobo. Saya pergi bersama teman-teman
saya, Alivia, Zamzam, serta Syarif. Ketika saya pulang kerja, teman-teman sudah menunggu
saya. Mereka lalu mengajak saya keluar.
Awalnya kami tidak merencanakan untuk pergi ke waduk. Baru ketika di perjalanan kami
memutuskan untuk pergi ke sana karena udara di sana sangat segar, pemandangannya pun
sangat indah. Kami juga berencana untuk mengunjungi teman kami yang rumahnya tidak jauh
dari sana.
Dalam perjalanan, ada peristiwa yang tak terduga. Saat itu jalanan macet karena arus balik
lebaran. Banyak mobil yang tidak dapat melaju. Di sisi lain, para pengendara sepeda motor
saling menyusup deretan-deretan mobil tersebut. Teman saya salah satunya. Walaupun sudah
berulang kali saya peringatkan untuk berhati-hati, Zamzam tetap melaju dengan kecepatan
tinggi. Ketika akan mendahului mobil lain, tiba-tiba dari arah belakang muncul mobil yang
juga akan mendahului. Akibatnya, teman saya terserempet bagian depan mobil tersebut dan
terjatuh. Beruntung kami tidak terluka.
Kami melanjutkan perjalanan dengan pelan-pelan. Sesampainya di sana, kami terlebih
dahulu pergi ke rumah teman kami. Kemudian, kami pergi ke waduk bersama-sama.
Pemandangan di sana sangat indah. Ribuan kilometer perairan terhampar. Sungguh segar udara
di sana.
Sumber: [Link]
kebahasaan-struktur-dan-contohnya.
, diakses 7 Juli 2023
1. Judul yang tepat untuk teks tersebut adalah ….
A. Musibah
B. Terserempet
C. Lebaran
D. perjalanan
2. Paragraf pertama pada teks tersebut merupakan struktur tesk bagian ….
A. orientasi C. reorientasi
B. rangkaian peristiwa D. resolusi
3. Teks rekon tersebut termasuk jenis teks rekon ….
A. Faktual C. Resmi
B. Imajinatif D. pribadi
4. Perhatikan kalimat berikut.
Ribuan kilometer perairan terhampar.
Kata bercetak miring pada kalimat tersebut mempunyai makna ….
A. Luas C. Panjang
B. Terbentang merata D. rata
5. Topik yang dibahas pada teks tersebut adalah ….
A. Pentingnya menjaga kebersihan pantai
B. Permasalahan sampah yang sangat serius
C. Tercemarnya lingkungan pantai oleh sampah
D. Mengenai perjalanan ke Waduk Wadaslintang
6. Perhatikan teks berikut.
Akibatnya, teman saya terserempet bagian depan mobil tersebut dan terjatuh. Beruntung
kami tidak terluka.
Konjungsi yang terdapat dalam kalimat tersebut adalah ….
A. Konjungsi pertentangan C. Konjungsi penambahan
B. Konjungsi kausalitas D. Konjungsi temporal
7. Perhatikan kalimat berikut.
Kami juga berencana untuk mengunjungi teman kami yang rumahnya tidak jauh dari sana.
Kata yang bercetak miring merupakan kelas jenis kata ….
A. Konjungsi
B. Adverbia
C. Verba
D. nomina.
8. Perhatikan kalimat berikut.
Kemudian, kami pergi ke waduk bersama-sama. Pemandangan di sana sangat indah.
Konjungsi yang terdapat dalam kalimat tersebut adalah ….
A. Konjungsi pertentangan C. Konjungsi penambahan
B. Konjungsi kausalitas D. Konjungsi temporal
9. Kata macet bersinonim dengan kata ….
A. mandek C. tidak macet
B. licin D. lancar
10. Tujuan penulisan teks rekon tersebut adalah ….
A. Berbagi pengalaman perjalanan
B. Mengedukasi seseorang
C. Berbagi informasi
D. Mendeskripsikan tempat
B. Uraian
Baca kembali teks yang terdapat di Pilihan Ganda.
1. Analisislah struktur yang terdapat dalam teks tersebut.
2. Menurutmu, apakah teks tersebut dapat dikategorikan sebagai teks rekon? Berikan
pendapatmu.
3. Jelaskan ide pokok yang terdapat dalam setiap paragraf.
4. Analisislah verba aktif yang terdapat dalam teks tersebut.
5. Analisis ciri umum yang terdapat dalam teks rekon tersebut.
Kunci Jawaban Latihan Akhir Bab 3
Pilihan Ganda
1. B
2. A
3. D
4. B
5. D
6. B
7. C
8. B
9. A
10. A
Uraian
1. Struktur teks rekon.
Orientasi Paragraf 1
Urutan peristiwa Paragraf 2-3
reorientasi Paragraf 4
2. Jawaban siswa mungkin akan berbeda-beda. Berikut alternatif jawaban. Ya, termasuk teks
rekon pribadi karena menceritakan secara runtut sebuah perjalanan dari awal sampai akhir.
3. Secara jelas penulis menyebutkan bahwa penulis ingin menyampaikan manfaat meditasi
kepada pembaca. Jadi, manfaat teks tersebut bagi pembaca adalah kita mengetahui manfaat
melakukan meditasi.
4. Ide pokok dalam teks.
Paragraf Ide Pokok
1 Hari keempat lebaran, saya dan teman-teman pergi ke Waduk
Wadaslintang.
2 Awalnya kami tidak merencanakan untuk pergi ke waduk.
3 Akibatnya, teman saya terserempet bagian depan mobil tersebut dan
terjatuh. Beruntung kami tidak terluka.
4 Kami melanjutkan perjalanan dengan pelan-pelan.
5. Ciri umum yang terdapat dalam teks tersebut yaitu sebagai berikut.
Berisi kejadian masa lampau Hari keempat lebaran, saya dan teman-teman pergi ke
Waduk Wadaslintang. (kejadian sudah terlewat)
Menyajikan urutan peristiwa Awalnya kami tidak merencanakan untuk pergi ke
waduk. Baru ketika di perjalanan kami memutuskan
untuk pergi ke sana karena udara di sana sangat segar,
pemandangannya pun sangat indah. Kami juga
berencana untuk mengunjungi teman kami yang
rumahnya tidak jauh dari sana.
Dalam perjalanan, ada peristiwa yang tak terduga.
Saat itu jalanan macet karena arus balik lebaran.
Banyak mobil yang tidak dapat melaju. Di sisi lain,
para pengendara sepeda motor saling menyusup
deretan-deretan mobil tersebut. Teman saya salah
satunya. Walaupun sudah berulang kali saya
peringatkan untuk berhati-hati, Zamzam tetap melaju
dengan kecepatan tinggi. Ketika akan mendahului
mobil lain, tiba-tiba dari arah belakang muncul mobil
yang juga akan mendahului. Akibatnya, teman saya
terserempet bagian depan mobil tersebut dan terjatuh.
Beruntung kami tidak terluka.
Kami melanjutkan perjalanan dengan pelan-pelan.
Sesampainya di sana, kami terlebih dahulu pergi ke
rumah teman kami. Kemudian, kami pergi ke waduk
bersama-sama. Pemandangan di sana sangat indah.
Ribuan kilometer perairan terhampar. Sungguh segar
udara di sana.
RUBRIK PENILAIAN AKHIR MODUL
A. Pilihan Ganda
Pedoman penskoran: Nilai = Jumlah Skor
Setiap soal dengan jawaban benar memiliki skor 10, dan salah memiliki skor 0.
Terdapat 10 soal Pilihan Ganda, maka skor tertinggi yaitu 100 (nilai 100).
Perhatikan tabel berikut untuk panduan penilaian.
Jumlah Jawaban
Nilai
Benar
10 100
9 90
8 80
7 70
6 60
5 50
4 40
3 30
2 20
1 10
0 0
B. Uraian
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
Sumber Dokumen
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 033/H/KR/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang
Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan
Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar
Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
Permendikbudristek RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Standar Mutu Buku, Standar Proses dan
Kaidah Pemerolehan Naskah, serta Standar Proses dan Kaidah Penerbitan Buku.
Sumber Internet
Seftiani, Zefanya. 2023. Teks Rekon: Pengertian, Fungsi, Ciri Kebahasaan, Struktur dan
Contohnya. [online] Tersedia [Link]
rekon-pengertian-fungsi-ciri-kebahasaan-struktur-dan-contohnya.[6 Maret 2024]
MODUL AJAR BAB 4
MENIKMATI DAN MENGAPRESIASI KARYA FIKSI
Informasi Umum Modul Ajar
1. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) Bab 4 Bahasa Indonesia terdiri atas empat keterampilan
bahasa, yaitu menyimak, membaca, berbicara, dan menulis.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam
bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca dan Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan,
Memirsa arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks deskripsi,
narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan audiovisual
untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik
menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati,
kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks visual dan
audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi lain untuk
menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada
teks. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai
topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara dan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
Mempresentasik arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan
an pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog logis,
kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu menggunakan dan memaknai
kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan
untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik mampu
menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam
berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan metodologi
sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis. Menyampaikan
ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat pro/kontra secara
etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis dalam teks
multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan mengembangkan
kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan
untuk menulis. Peserta didik menyampaikan tulisan berdasarkan fakta,
pengalaman, dan imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk
prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata secara kreatif.
2. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran (TP) Bab 4 meliputi sebagai berikut.
4.1 Menyelisik informasi dan ciri umum teks eksplanasi
4.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi
4.3 Menelaah teks eksplanasi dalam bentuk pidato
4.4 Menelaah eksplanasi dalam bentuk sajian visual poster
4.5 Menyajikan teks eksplanasi berupa presentasi dan rancangan promosi
3. Kata Kunci
● Fenomena ● Promosi
● Identifikasi ● Sebab-akibat
● Informasi ● Struktur
● Peristiwa ● Teks pidato
● Poster
4. Profil Pelajar Pancasila
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia terhadap
lingkungan sekitar.
2. Kreatif dalam menulis dan menyajikan teks eksplanasi secara runtut.
3. Bernalar kritis dalam menimbang dan menilai suatu karya saat menulis teks ulasan.
4. Mandiri dalam kegiatan pembelajaran dan mengerjakan tugas individu.
5. Gotong-royong dengan berkolaborasi bersama teman dalam kegiatan kelompok.
5. Sarana dan Prasarana
1. Komputer/laptop
2. LCD proyektor
3. Papan tulis
4. Spidol
6. Target Peserta Didik: Regular/tipikal
7. Model Pembelajaran: Discovery/Inquiry Learning, Cooperative Learning, Problem
Based Learning, dan Project Based Learning
8. Moda Pembelajaran: Tatap muka
9. Asesmen
1. Individu: Tertulis
2. Kelompok: Tertulis dan performa presentasi
10. Materi Ajar
1. Menemukenali Teks Eksplanasi
2. Menelaah Informasi dalam Teks Eksplanasi
3. Menyelisik Teks Eksplanasi dalam Bentuk Pidato
4. Menilai Eksplanasi dalam Bentuk Poster
5. Menyimak Eksplanasi Melalui Video
6. Menyajikan Teks Eksplanasi dalam Presentasi dan Rancangan Promosi
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1
Topik
Menemukenali Teks Eksplanasi
Tujuan Pembelajaran
4.1 Menyelisik informasi dan ciri umum teks eksplanasi
Pemahaman Bermakna
Siswa mampu mendapatkan informasi yang terdapat dalam teks eksplanasi.
Model Pembelajaran
Discovery/Inquiry Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Pernahkah kamu melihat sebuah fenomena?
2. Apa yang kamu lakukan saat melihat sebuah fenomena?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan memantik pemahaman siswa tentang materi
tentang dengan mengajukan pertanyaan, seperti
1. Pernahkah kamu melihat sebuah fenomena?
2. Apa yang kamu lakukan saat melihat sebuah fenomena?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa dan menghubungkannya dengan karya
fiksi.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca teks “Proses Terjadinya Pelangi” yang
terdapat dalam buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas XI. Penerbit: Grafindo
Media Pratama (Hlm. 97)
● Siswa menuliskan jawaban serta hal-hal yang belum dipahami mengenai materi.
● Secara bergantian siswa menyampaikan pemahamannya serta menanyakan materi yang
belum dipahami kepada guru.
● Guru melemparkan kembali pertanyaan tersebut kepada siswa lainnya, sehingga terjadi
diskusi kelas yang aktif.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan Tugas Mandiri 4.1 yang terdapat di
halaman 99.
● Perwakilan siswa mempresentasikan hasil pengerjaanya, kemudia siswa lain
menanggapi sehingga tercipta diskusi yang aktif.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 2
Topik
Menelaah Informasi dalam Teks Eksplanasi
Tujuan Pembelajaran
4.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat membandingkan menganalisis struktur dan aspek kebahasaan yang terdapat dalam
teks eksplanasi.
Model Pembelajaran
Discovery/Inquiry Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Saat membaca teks eksplanasi, apakah kamu menemukan kata-kata atau kalimat asing?
2. Tersusun dari bagian apa sajakah teks eksplanasi?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memantik pemahaman siswa tentang unsur karya fiksi, seperti
1. Saat membaca teks eksplanasi, apakah kamu menemukan kata-kata atau kalimat
asing?
2. Tersusun dari bagian apa sajakah teks eksplanasi?
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa dan menghubungkannya materi
pembelajaran pada pertemuan ini.
● Guru memberi tahu pembelajaran akan dilaksanakan secara berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca teks eksplanasi “Mengenal Pasang Surut Air
Laut” untuk kemudian di analisis bagian struktur dan aspek kebahasaan yang terdapat di
dalam teks tersebut.
● Siswa menuliskan jawaban serta hal-hal yang belum dipahami mengenai materi.
● Secara bergantian siswa menyampaikan pemahamannya serta menanyakan materi yang
belum dipahami kepada guru.
● Guru melemparkan kembali pertanyaan tersebut kepada siswa lainnya, sehingga terjadi
diskusi kelas yang aktif.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan tugas LKS-1 yaitu menganalisis struktur
teks eksplanasi.
● Perwakilan siswa mempresentasikan hasilnya untuk kemudian ditanggapi oleh siswa
lainnya shingga tercipta diskusi yang aktif.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 3
Topik
Menyelisik Teks Eksplanasi dalam Bentuk Pidato
Tujuan Pembelajaran
4.3 Menelaah teks eksplanasi dalam bentuk pidato
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat menelaah teks eksplanasi dalam bentuk pidato dengan baik dan benar.
Model Pembelajaran
Cooperative Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Apakah kamu pernah melakukan pidato?
2. Menurutmu apakah teks eksplanasi dapat dijadikan sebagai teks pidato?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi
pembelajaran sebelumnya tentang karya fiksi, seperti
1. Apakah kamu pernah melakukan pidato?
2. Menurutmu apakah teks eksplanasi dapat dijadikan sebagai teks pidato?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
● Guru menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran hari ini dilakukan secara
berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk teks eksplanasi “Fenomena Bullying di Sekitar” yanga
ada pada buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas XI. Penerbit: Grafindo Media
Pratama (Hlm. 103-104)
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan Tugas Mandiri 4.3 yang ada pada
halaman 105.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan tugas mandiri.
● Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3
siswa, sehingga jumlah kelompok tidak terlalu banyak.
● Guru menempatkan satu atau dua siswa pandai dalam setiap kelompok, sehingga siswa
tersebut mampu mengarahkan siswa lainnya dalam diskusi/kegiatan kelompok.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan LKS-2 secara berkelompok.
● Guru mengamati diskusi yang dilakukan siswa dan mengarahkan jika diperlukan.
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil tugas LKS-2 untuk kemudian ditanggapi oleh
kelompok lainnya sehingga terbentuk diskusi kelas.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 4
Topik
Menilai Eksplanasi dalam Bentuk Poster
Menyimak Eksplanasi Melalui Video
Tujuan Pembelajaran
4.4 Menilai eksplanasi dalam bentuk sajian visual poster
4.5 Menyimak eksplanasi melalui video
Pemahaman Bermakna
● Siswa dapat menilai teks eksplanasi dalam bentuk poster.
Model Pembelajaran
Cooperative Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Pernahkah kamu melihat teks eksplnasi dalam bentuk poster?
2. Menurutmu, kriteria poster yang baikitu bagaimana?
3. Apakah penyampaian teks eksplanasi dalam bentuk poster sangat efektif?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi
pembelajaran sebelumnya tentang karya fiksi, seperti
1. Pernahkah kamu melihat teks eksplnasi dalam bentuk poster?
2. Menurutmu, kriteria poster yang baikitu bagaimana?
3. Apakah penyampaian teks eksplanasi dalam bentuk poster sangat efektif?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
● Guru menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran hari ini dilakukan secara
berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk mengamati infografis dan poster yang terdapat dalam
buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas XI. Penerbit: Grafindo Media Pratama
(Hlm. 105)
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan tugas kelompok 4.3 yang terdapat dalam
Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas XI. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm.
107)
● Guru menempatkan satu atau dua siswa pandai dalam setiap kelompok, sehingga siswa
tersebut mampu mengarahkan siswa lainnya dalam diskusi/kegiatan kelompok.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan tugas secara berkelompok.
● Guru mengamati diskusi yang dilakukan siswa dan mengarahkan jika diperlukan.
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil tugas untuk kemudian ditanggapi oleh
kelompok lainnya sehingga terbentuk diskusi kelas.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan tugas kelompok 4.4 yang terdapat dalam
halaman 108-109.
●
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 5
Topik
Menyajikan Teks Eksplanasi dalam Presentasi dan Rancangan Promosi
Tujuan Pembelajaran
4.6 Menyajikan teks eksplanasi berupa presentasi dan rancangan promosi
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat Menyajikan teks eksplanasi berupa presentasi dan rancangan promosi.
Model Pembelajaran
Problem Based Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Kamu pasti pernah melakukan presentasi. Namun bagaimanakah presentasi yang baik?
2. Pernahkah kamu melakukan sebuah rancangan promosi usahamu?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi-materi
yang telah dipelajari sebelumnya. Selain itu, guru juga menyampaikan pertanyaan seperti
1. Kamu pasti pernah melakukan presentasi. Namun bagaimanakah presentasi yang
baik?
2. Pernahkah kamu melakukan sebuah rancangan promosi usahamu?
Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca materi mengenai penyajian teks eksplanasi
dalam presentasi yang ada dalam buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas XI.
Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm. 109)
● .Siswa mencatat hal-hal yang belum dipahami untuk kemudian didiskusikan dengan
siswa lainnya.
● Guru mengarahkan siswa untuk membentuk kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.
● Siswa diarahkan untuk mengerjakan Tugas Kelompok 4.5 yang ada pada halaman 111.
● Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengerjaannya untuk kemudian
ditanggapi oleh kelompok lainnya sehingga tercipta diskusi yang aktif
Apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran?
Refleksi Siswa
Pada bab ini kamu telah mempelajari materi mengenai Teks eksplanasi dan penyajiannya
dalam bentuk lain. Agar pembelajaran semakin menyenangkan dan bermakna, mari sejenak
berefleksi tentang aktivitas pembelajaran kali ini. Bubuhkanlah tanda centang (✓) pada salah
satu gambar yang dapat mewakili perasaanmu setelah mempelajari materi ini.
Istilah Ilmiah
No Kalimat Istilah Ilmiah
Istilah Ilmiah
No Kalimat Istilah Ilmiah
LKS-1
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
A. Pilihan Ganda
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal 1—8.
[...]
Kebakaran hutan ialah suatu peristiwa api dengan intensitas yang besar yang membakar
lingkungan hutan baik sebagian atau keseluruhan. Kebakaran hutan tentunya akan
mengakibatkan dampak buruk bagi lingkungan, tidak hanya hutan itu sendiri melainkan juga
lingkungan sekitarnya.
Kebakaran hutan dibedakan menjadi 3 macam, antara lain kebakaran permukaan,
kebakaran tajuk, dan api tajuk. Penjelasan dari masing-masing jenis tersebut, jadi kebakaran
permukaan adalah kebakaran yang terjadi pada lantai hutan dan apinya sangat mudah menyebar
namun masih tergolong mudah untuk dipadamkan. Selanjutnya kebakaran tajuk adalah
kebakaran yang membakar tajuk tanaman pokok terutama pohon-pohon yang mudah terbakar.
Terakhir adalah api tajuk, kebakaran ini akan membakar lapisan organik yang dibawah lantai
hutan, kebakaran jenis ini terjadi dalam waktu yang sangat panjang dan perambatan apinya
sangat lambat.
Kebakaran hutan terjadi karena adanya 2 faktor, yaitu faktor alam dan faktor manusia.
Untuk faktor alam biasanya karena kekeringan jangka panjang yang mengakibatkan terjadinya
percikan-percikan api, sedangkan faktor manusia biasanya karena kelalaian dan kesengajaan
seperti misalnya membuang puntung rokok sembarangan, melakukan pembakaran liar dan
untuk membuka lahan baru.
Kebakaran hutan mengakibatkan munculnya asap tebal pekat yang mengandung berbagai
gas berbahaya yang tentunya sangat tidak sehat bila dihirup oleh makhluk hidup. Akibatnya,
berbagai penyakit dapat terpicu akibat kebakaran hutan ini, antara lain ISPA, kanker paru-paru,
asma dan penyakit pernafasan lainnya.
Kebakaran hutan menjadi peristiwa yang sering kali terjadi di negara kita, faktor alam dan
kurangnya kepedulian kita menjadi pemicu terjadinya peristiwa ini. Untuk itu sudah
semestinya kita menjaga lingkungan hutan kita mengingat hutan adalah paru-paru dunia yang
mana sangat wajib kita jaga kelestariannya.
Sumber: [Link]
tema.
1. Paragraf satu merupakan struktur bagian ….
A. Identifikasi fenomena
B. Rangkaian kejadian
C. Ulasan
D. interpretasi
2. Fenomena yang terjadi dalam teks eksplanasi tersebut adalah ….
A. Alam C. Budaya
B. Sosial D. aneh
3. Paragraf terakhir pada teks tersebut termasuk struktur cerita bagian ….
A. Identifikasi fenomena C. Ulasan
B. Rangkaian kejadian D. reorientasi
4. Judu yang tepat untuk teks tersebut adalah ....
A. Faktor Bencana Alam
B. Kebakaran Hutan
C. Penyebab Kebakaran
D. Kebakaran
5. Tujuan dari penulisan teks tersebut adalah ....
A. Memberikan informasi mengenai sebuah fenomena
B. Memberikan edukasi cara menanggulangi kebakaran
C. Memberikan informasi penyebab terjadinya kebakaran hutan
D. Memberikan kewaspadaan terhadap datangnya bencana alam
6. Perhatikan kalimat berikut.
Kebakaran hutan dibedakan menjadi 3 macam, antara lain kebakaran permukaan,
kebakaran tajuk, dan api tajuk.
Kata istilah yang terdapat dalam kalimat tersebut adalah ....
A. Macam C. Tajuk
B. Kebakaran D. permukaan
7. Perhatikan kalimat berikut.
Terakhir adalah api tajuk, kebakaran ini akan membakar lapisan organik yang dibawah
lantai hutan, kebakaran jenis ini terjadi dalam waktu yang sangat panjang dan perambatan
apinya sangat lambat.
Kata bercetak miring memiliki arti ….
A. Zat aktif
B. Subur
C. Tanah
D. Organisme hidup
8. Perhatikan kalimat berikut.
Akibatnya, berbagai penyakit dapat terpicu akibat kebakaran hutan ini, antara lain ISPA,
kanker paru-paru, asma dan penyakit pernafasan lainnya.
Konjungsi yang terdapat dalam kalimat tersebut adalah ....
A. Konjungsi kausal C. Konjungsi penambahan
B. Konjungsi pertentangan D. Konjungsi temporal
9. Berikut ini aspek kebahasaan yang terdapat dalam teks eksplanasi, kecuali ....
A. Istilah ilmiah C. Konjungsi kausal
B. Kata kerja aktif D. Konjungsi pertentangan
10. Berikut ini merupakan kriteria poster yang baik, kecuali ….
A. Huruf yang menarik
B. Disertai gambar atau visual
C. Perpaduan warna yang kuat
D. Bahasa yang ilmiah
B. Uraian
1. Tuliskan struktur teks eksplanasi berdasarkan pemahamanmu.
2. Jelaskan pola pengembangan teks eksplanasi yang kamu ketahui.
3. Jelaskan menurutmu kriteria sebuah poster yang baik.
4. Apa saja yang perlu diperhatikan saat menyimak teks eksplanasi melalui video? Jelaskan.
5. Saat merancang promosi apa saja rancangan yang kamu lakukan?
Kunci Jawaban Latihan Akhir Bab 4
Pilihan Ganda
1. A
2. A
3. C
4. B
5. C
6. C
7. D
8. A
9. D
10. D
Uraian
1. Teks eksplanasi memiliki struktur yaitu identifikasi fenomena, trangkaian kejadian, dan
kinterpretasi .
2. Pola Pengembangan Kausalitas
Pola pengembangan kausalitas adalah pola yang disusun berdasarkan hubungan sebab
akibat atas suatu peristiwa tertentu.
Pola Pengembangan Kronologis
Pola pengembangan kronologis disusun berdasarkan urutan waktu kejadian.
3. Kriteria poster yang baik yaitu memakai font yang menarik, disertagi gambar yang
menarik, warna yang padu, dan bahasa yang mudah dipahami.
4. Fokuskan perhatian, dengarkan secara aktif, ajukan pertanyaan terlebih dahulu, temukan
pokok pembicaraan, dan evaluasi atau tinjau ulang.
5. Tentukanlah : target promosi, media promosi, isi promosi, evaluasi hasil, dan anggaran
untuk promosi.
RUBRIK PENILAIAN AKHIR MODUL
A. Pilihan Ganda
Pedoman penskoran: Nilai = Jumlah Skor
Setiap soal dengan jawaban benar memiliki skor 10, dan salah memiliki skor 0.
Terdapat 10 soal Pilihan Ganda, maka skor tertinggi yaitu 100 (nilai 100).
Perhatikan tabel berikut untuk panduan penilaian.
Jumlah Jawaban
Nilai
Benar
10 100
9 90
8 80
7 70
6 60
5 50
4 40
3 30
2 20
1 10
0 0
B. Uraian
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
Sumber Dokumen
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 033/H/KR/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang
Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan
Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar
Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
Permendikbudristek RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Standar Mutu Buku, Standar Proses dan
Kaidah Pemerolehan Naskah, serta Standar Proses dan Kaidah Penerbitan Buku.
Sumber Internet
Qothrunnada, Kholida. 2021. Cerpen: Pengertian, Ciri-ciri, Unsur, Struktur dan Kaidah
Kebahasaannya. Tersedia: [Link]
pengertian-ciri-ciri-unsur-struktur-dan-kaidah-kebahasaannya
Ratih. 2022. Cerita Fiksi: Pengertian, Unsur, Jenis, Struktur dan Contoh. Tersedia:
[Link]
Ratih. 2022. Cerita Fiksi: Pengertian, Unsur, Jenis, Struktur dan Contoh. Tersedia:
[Link]
Store, Deepublish. 2020. Pengertian Cerita Fiksi: Ciri-ciri, Macam, Unsur dan Strukturnya.
Tersedia: [Link]
Yudo, Yosua S. 2023. Tiga Cara Penyampaian Pesan Moral Dalam Karya Fiksi. Tersedia:
[Link]
MODUL AJAR BAB 5
BERBAGI HASIL PENGAMATAN MELALUI TEKS LAPORAN
Informasi Umum Modul Ajar
A. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) Bab 5 Bahasa Indonesia terdiri atas empat keterampilan
bahasa, yaitu menyimak, membaca, berbicara, dan menulis.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat
dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam
bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual
yang didengar.
Membaca dan Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan,
Memirsa arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks deskripsi,
narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan audiovisual
untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik
menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati,
kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks visual dan
audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi lain untuk
menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada
teks. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai
topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara dan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan,
Mempresentasik arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan
an pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog logis,
kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu menggunakan dan memaknai
kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan
untuk berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik mampu
menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam
berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks
multimoda. Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual secara kritis.
Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian menggunakan metodologi
sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis. Menyampaikan
ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat pro/kontra secara
etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis dalam teks
multimodal. Peserta didik mampu menggunakan dan mengembangkan
kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan
untuk menulis. Peserta didik menyampaikan tulisan berdasarkan fakta,
pengalaman, dan imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk
prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata secara kreatif.
B. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran (TP) Bab 4 meliputi sebagai berikut.
5.1. Menganalisis dan memaknai informasi dalam teks laporan dengan tepat
5.2. Mencermati aspek kebahasaan dan jenis-jenis teks laporan sesuai ketentuan
5.3. Menyimak teks laporan berupa video reportase dengan cermat
5.4. Menulis teks laporan analisis dari visual poster dengan benar
5.5. Membaca teks laporan sebagai bahan diskusi dengan teliti
5.6. Membuat laporan analisis sebuah puisi dengan teliti
C. Kata Kunci
● Analisis ● Poster
● Diskusi ● Puisi
● Identifikasi ● Reportase
● Pengamatan ● Teks laporan
PERTEMUAN 2
Topik
Menyimak Laporan dalam Bentuk Video Reportase
Tujuan Pembelajaran
5.3 Menyimak teks laporan berupa video reportase dengan cermat
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat menyimak dan menangkap informasi sebuah teks laporan dalam bentuk video
reportase scara menyeluruh.
Model Pembelajaran
Inquiry Learning
Pertanyaan Pemantik
1. Apakah kamu mendapatkan sebuah informasi setelah menyimak video reportase?
2. Apakah terdapat perbedaan antara teks laporan dengan video reportase?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memantik pemahaman siswa tentang video reportase, seperti
1. Apakah kamu mendapatkan sebuah informasi setelah menyimak video reportase?
2. Apakah terdapat perbedaan antara teks laporan dengan video reportase?
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa dan menghubungkannya materi
pembelajaran pada pertemuan ini.
● Guru memberi tahu pembelajaran akan dilaksanakan secara berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca materi mengenai teks laporan dalam bentuk
video reportase buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo
Media Pratama (Hlm. 130).
● Secara bergantian siswa menyampaikan pemahamannya.
● Siswa bertanya kepada guru hal-hal yang belum dipahami terkait materi.
● Guru melemparkan kembali pertanyaan tersebut kepada siswa lainnya, sehingga terjadi
diskusi kelas yang aktif.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
● Guru mengarahkan siswa untuk mencari salah satu contoh video reportase di Youtube.
Kemudian siswa diarahkan untuk menganalisis video reportase yang telah disimaknya.
● Hasil analisis di tulis dalam LKS-2.
● Perwakilan siswa mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas.
● Secara bergantian siswa lain memberikan apresiasi dan tanggapan.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 3
Topik
Menganalisis Visual Poster Menjadi Sebuah Laporan
Tujuan Pembelajaran
5.4 Menulis teks laporan analisis dari visual poster dengan benar
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat menganalisis visual poster yang kemudian dijadikan menjadi sebuah teks laporan.
Model Pembelajaran
Inquiry Learning dan Cooperative Learning
Pertanyaan Pemantik
Menurutmu, apa perbedaan yang kamu rasakan ketika menyimak video reportase dengan
membaca visual poster?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi
pembelajaran sebelumnya tentang menganalisis video reportase, kemudian guru
memantik siswa dengan memberi pertanyaan seperti
Menurutmu, apa perbedaan yang kamu rasakan ketika menyimak video reportase
dengan membaca visual poster?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
● Guru menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran hari ini dilakukan secara
berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru mengarahkan siswa untuk mencermati poster yang terdapat dalam buku Bahasa
Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm. 132).
● Siswa diarahkan untuk menganalisis visual poster tersebut.
● Siswa menuliskan beberapa pertanyaan yang belum dipahami untuk kemudian
ditanyakan.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan sehingga siswa memahami materi sehingga siswa dapat menilai sebuah
poster.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan LKS-3 secara mandiri.
● Guru membimbing siswa saat mengerjakan tugas.
● Perwakilan siswa mempresentasikan hasil pengerjaannya, untuk kemudian ditanggapi
oleh siswa lainnya.
● Guru membimbing jalannya diskusi sehingga tercipta diskusi yang aktif.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 4
Topik
Membaca Laporan sebagai Bahan Diskusi
Tujuan Pembelajaran
5.5 Membaca teks laporan sebagai bahan diskusi dengan teliti
Pemahaman Bermakna
Siswa mampu menjadikan teks laporan yang dibacanya menjadi sebuah bahan untuk
berdiskusi.
Model Pembelajaran
Inquiry Learning dan Cooperative Learning
Pertanyaan Pemantik
Setelah membaca teks tersebut, apakah terlintas dalam pikiranmu untuk mendiskusikannya?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi
pembelajaran sebelumnya, lalu memberikan pertanyaan pemantik, seperti
Setelah membaca teks tersebut, apakah terlintas dalam pikiranmu untuk
mendiskusikannya?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
● Guru menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran hari ini dilakukan secara
berkelompok.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 4-5
siswa, sehingga jumlah kelompok tidak terlalu banyak.
● Guru menempatkan satu atau dua siswa pandai dalam setiap kelompok, sehingga siswa
tersebut mampu mengarahkan siswa lainnya dalam diskusi/kegiatan kelompok.
● Guru mengarahkan siswa untuk membaca teks laporan dan menjadikannya sebagai
bahan diskusi secara berkelompok.
● Guru mengamati diskusi yang dilakukan siswa dan mengarahkan jika diperlukan.
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil tugasnya yang ditulis dalam LKS-4 untuk
kemudian ditanggapi oleh kelompok lainnya sehingga terbentuk diskusi kelas.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau
penguatan.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
PERTEMUAN 5
Topik
Melaporkan Hasil Analisis Puisi
Tujuan Pembelajaran
5.6 Membuat laporan analisis sebuah puisi dengan teliti
Pemahaman Bermakna
Siswa dapat membuat laporan dari analisis puisi yang dibacanya.
Model Pembelajaran
Cooperative Learning dan Project Based Learning (PBL)
Pertanyaan Pemantik
1 Dapatkah kamu menenmukan makna dalam sebuah puisi dengan hanya dibaca saja?
2 Menurutmu, apakah sebuah puisi perlu dianalisis?
A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Siswa merespons salam dari guru.
● Guru membuka pembelajaran dan melakukan doa bersama.
● Guru mengecek kehadiran siswa.
● Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi-materi
yang telah dipelajari sebelumnya. Selain itu, guru juga menyampaikan pertanyaan seperti
1. Dapatkah kamu menenmukan makna dalam sebuah puisi dengan hanya dibaca saja?
2. Menurutmu, apakah sebuah puisi perlu dianalisis?
● Siswa diberikan waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan bimbingan guru.
● Perwakilan siswa mengemukakan jawaban atas pertanyaan tersebut.
● Guru memberikan penguatan atas jawaban siswa.
B. Kegiatan Inti (60 menit)
● Guru menampilkan 2 contoh puisi yang terdapat dalam buku Bahasa Indonesia untuk
SMP/MTs Kelas IX. Penerbit: Grafindo Media Pratama (Hlm. 138)
● Guru dan siswa melakukan sesi tanya jawab terkait media yang ditampilkan.
● Guru memberikan siswa waktu untuk mengeksplorasi puisi yang ada di perpustakaan
sekolah.
● Guru mengarahkan siswa untuk membentuk kelompok yang terdiri atas 3-4 orang.
● Guru mengarahkan siswa untuk mengerjakan LKS-5 yaitu menganalisis puisi menjadi
sebauh laporan.
● Guru membimbing jalannya diskusi kelompok dalam mengerjakan LKS-5.
● Perwakilan kelompok mempresentasikan hasilnya yang kemudian ditanggapi oleh
kelompok lainnya.
● Guru mmembimbing jalannya diskusi dan tanggapan siswa agar diskusi berjalan
dengan aktif.
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
● Siswa dan guru membuat kesimpulan pembelajaran hari ini.
● Guru bersama siswa melakukan refleksi pembelajaran.
● Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
● Guru menutup pembelajaran dengan mengucap syukur dan salam.
Apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran?
Refleksi Siswa
Pada bab ini kamu telah mempelajari materi mengenai Teks laporan serta elaborasinya. Agar
pembelajaran semakin menyenangkan dan bermakna, mari sejenak berefleksi tentang aktivitas
pembelajaran kali ini. Bubuhkanlah tanda centang (✓) pada salah satu gambar yang dapat
mewakili perasaanmu setelah mempelajari materi ini.
PERTEMUAN 2
Kegiatan siswa mengerjakan LKS-2
PERTEMUAN 3
Kegiatan siswa mengerjakan LKS-3
PERTEMUAN 4
Kegiatan siswa mengerjakan LKS-4
PERTEMUAN 5
Kegiatan siswa mengerjakan LKS-5
PERTEMUAN 6
Kegiatan pembelajaran mengerjakan Latihan Akhir Bab 5
B. Lembar Kerja Siswa
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-1
Kerjakan tugas secara mandiri.
1. Carilah satu teks laporan di internet atau sumber lainnya.
2. Analisislah strukturnya berdasarkan tabel berikut.
Nama:
Judul Teks :
Pendahuluan
Latar belakang
kegiatan
Objek kegiatan
dan strategi
pelaksanaan
Tujuan
Isi Laporan
Jenis kegiatan
Waktu dan
tempat
Pelaksana
kegiatan
Peserta
Hambatan dan
kesulitan
Hasil kegiatan
Penutup
Kesimpulan
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-2
Kerjakan tugas berikut secara mandiri.
Simaklah sebuah tayangan video reportase melalui laman internet, kemudian lakukan kegiatan
berikut ini.
1. Carilah video dengan kata kunci “Keragaman Budaya di Indonesia”. Pilih video dengan
durasi 3–5 menit dan berkualitas gambar bagus.
2. Tonton video tersebut dan isilah pertanyaan pada tabel.
3. Tuliskan alamat laman video yang kamu pilih.
4. Pelajarilah tabel panduan berikut ini, kemudian jawablah pertanyaan pada buku tulis kalian
berdasarkan video laporan yang kamu simak.
No Pertanyaan Jawaban
Usulan
Nama Usulan
Sanggahan
Nama Usulan
Kesimpulan
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)-4
Menganalisis sebuah puisi menjadi teks laporan.
Bentuklah kelompok yang terdiri atas 3 orang. Carilah dua buah puisi dari buku, koran,
majalah, atau dari internet. Kemudian, isilah hasil analisis puisi tersebut dalam bentuk laporan
sebagai berikut.
Laporan Hasil Analisis Puisi
Judul puisi :
Penulis :
LKS-1
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
A. Pilihan Ganda
Cermati puisi berikut untuk menjawab soal nomor 1—5.
[...]
Kelinci adalah hewan mamalia yang mudah ditemukan di berbagai belahan dunia. Dahulu,
kelinci sendiri merupakan hewan yang sangat liar yang hidup dari Afrika hingga sebagian
Eropa. Sejauh ini, kelinci sendiri telah dibagi menjadi dua kelompok: kelinci liar atau kelinci
lepas dan kelinci.
Berdasarkan penampakannya, terutama bulunya, kelinci dibedakan menjadi dua jenis yaitu
kelinci berbulu panjang dan kelinci berbulu pendek. Kelinci, di sisi lain, jatuh ke dalam
beberapa jenis, yaitu Lyon, Angola, Amerika, Inggris, Himalaya, dan Duce, menurut
penempatannya.
Sementara itu, makanan kelinci sama dengan konsumsi wortel. Namun, dalam praktiknya,
telah diamati bahwa kelinci juga dapat diberi makan dengan sisa sayuran hijau, biji-bijian,
umbi-umbian dan tahu. Studi menunjukkan bahwa daging kelinci sendiri dapat digunakan
sebagai obat untuk menyembuhkan asma.
Sumber: [Link]
observasi-lengkap-dengan-strukturnya
1. B
2. A
3. A
4. C
5. B
6. A
7. D
8. C
9. C
10. B
Uraian
1. Jawaban siswa kemungkinan akan bervariasi tergantung pada pemahamannya masing-
masing. Berikut ininalternatif jawaban:
Teks laporan adalah teks yang berisi sebuah lapran yang bersumber dari hasil pengamatan,
obsrvasi, dan analisis.
2. Struktur teks laporan kegiatan yaitu terdiri atas pendahuluan, isi kegiatan, dan penutup.
3. Tes laporan memiliki ciri umum seperti berikut.
Informasi yang disampaikan bersifat faktual.
Bertujuan untuk memberi informasi.
Bersifat objektif dan tidak menekankan pendapat.
4. Hal yang menjadi penoilaian sebuah poster yaitu, keunikan, estetika gambar, kesesuaian
tema, pesan yang disapaikan, kerapian, dan komposisi warna.
5. Susunan sebuah diskusi yaitu terdiri atas pembukaan, sambutan, penyampaian materi,
pembahasan diskusi, sesi tanya jawab, dan kesimpulan.
RUBRIK PENILAIAN AKHIR MODUL
A. Pilihan Ganda
Pedoman penskoran: Nilai = Jumlah Skor
Setiap soal dengan jawaban benar memiliki skor 10, dan salah memiliki skor 0.
Terdapat 10 soal Pilihan Ganda, maka skor tertinggi yaitu 100 (nilai 100).
Perhatikan tabel berikut untuk panduan penilaian.
Jumlah Jawaban
Nilai
Benar
10 100
9 90
8 80
7 70
6 60
5 50
4 40
3 30
2 20
1 10
0 0
B. Uraian
Skor
1 2 3 4
Terisi, namun tidak benar, Terisi benar sekitar Terisi benar sekitar Terisi benar
atau benar sekitar ≤50% >50%−≤75% >75%−≤90% sekitar >90%
Sumber Dokumen
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 033/H/KR/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang
Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan
Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka
Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar
Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
Permendikbudristek RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Standar Mutu Buku, Standar Proses dan
Kaidah Pemerolehan Naskah, serta Standar Proses dan Kaidah Penerbitan Buku.