.
THE LOUDEST CLASS HAS FALLEN
SILENT.
Script By : 6A Girls
SCENE 1 ( DI KAMAR SHERYL )
TOKOH : NARATOR & SHERLY
NARATOR : Sheryl adalah anak kelas 6 Angkatan 39, dia hampir mencapai waktu untuk kelulusan dan
perpisahan dengan teman temannya. Suatu sore yg cerah di kamar Sheryl, terlihat Sheryl sedang
memperhatikan cover novel yg berjudul ”THE LOUDEST CLASSROOM HAS FALLEN SILENT” yang ditulis oleh
Mika. Ia sangat tertarik dengan novel itu karena, sangat berkaitan dengan kehidupan kelas 6 nya. Dia
membuka buku itu dan mulai membacanya dengan tenang.
SHERYL : Wah, kelihatan menarik banget judul cerita di buku ini. Jadi keinget bentar lg kan mau lulus, sedih
deh harus pisah sm temen’. (Sheryl melihat lihat covernya)
SHERYL : Baca ahh, mumpung libur panjang. (pura’ baca)
SCENE 2 ( DI DALAM BUKU NOVEL PART 1 )
TOKOH : NARATOR, XAVIER, NADIVA, ROLAND, QIANA, & MIKA
*Menyanyi lagu Ribuan memori*
NARATOR : Setelah ujian sekolah, siswa siswi kelas 6A sedang beristirahat di kelasnya, ada yang makan, ada
yang merapihkan loker, ada yang membersihkan kelas, dan ada juga yang menunggu bel pulang sambil
mengobrol dengan temannya. Xavier yang sedang bosan di kelas, memiliki ide untuk menjahili Nadiva
dengan mengambil barangnya.
XAVIER : Nad, boleh pinjem pulpen ga?
NADIVA : Nih, ambil aja disini (ngasih tempat pensil)
NARATOR : Ternyata, bukannya mengambil pulpen, tetapi Xavier malah mengambil kunci rumah milik
Nadiva.
XAVIER : Nih Nad, tempat pensilnya (Memberi tempat pensil Nadiva)
NADIVA : (ngecek tempat pensil) Eh! Vier, kunci rumah aku mana?!
XAVIER : gatauu! (nada ngejek)
NADIVA : Rol! Di kamu ya?
ROLAND : apaansih! Orang di Vier! (nunjuk vier)
DASHA : CIEE ROL! (Menjulurkan lidah)
ROLAND : DIHH
NADIVA : Yaudahlah ngaku aja!
MIKA : (Nyamperin vier) Vier ada apaan, kok jadi berantem?
BUMI : YAHH XAV, ILANG XAV!
BOYS : WUUU! WUUU!
QIANA : (Nyamperin Nadiva) Nadiva kenapa sih, kok jadi ribut?!
NADIVA : Itu tuh Viernya Qi, ngambil kunci
MIKA : Udah’ besok aj lg dibahasnya, pulang yuk? Udah bel pulang tuh
SCENE 3 ( DI DALAM NOVEL PART 2 )
TOKOH : NARATOR, NINDY, SHAKILA, ALYSSA, JOVITA, FAWWAZ, & DAMEZ
NARATOR : Dua hari kemudian, Nindy bingung kenapa suasana kelas menjadi sepi dan muram?
NINDY : Woilah! Kok jd kayak gini dah?
SHAKILA : Gatauu
ALYSSA : (Nyamperin shaki and nindy) ges Kalian ngomongin apa?
NINDY : Kita lg bingung nih, sebenarnya ada apa sih?
ALYSSA : Dua hari yg lalu, Xavier ngambil kunci Nadiva, trs berantem deh. Kasian Nadivanya..
NINDY : Ohh
SHAKILA : Hah? Jd nya gmn?
JOVITA : What are you guys talking abt?
FAWWAZ : Eh! Tau g sih? Dari kmren Vier panik karna, ternyata kunci Nadiva ilang.
DASTAN : Aku ga ada urusan ya disini!
DAMEZ : Wah parah sih, Vier sih
SCENE 4 ( DI DALAM NOVEL PART 3)
TOKOH : NARATOR, MIKA, QIANA, KIRAN, NADIVA, XAVIER, FARREN, & ALYSSA
NARATOR : Mika sang ketua kelas pun mulai khawatir, karena suasana kls tdk kembali ceria seperti biasanya.
Mika, Qiana, dan Kiran sedang mengobrol di koridor lantai 3.
MIKA : Kok kelas kita ga damai damai sih? Qi, kita hrs bikin rencana biar mereka baikan
QIANA : Iya bener, tp kalo berdua doang g mungkin sih. Kir, Mika bilang kok mereka g damai’ ya?
KIRAN : Aku mau deh, bantu bikin mereka baikan.
MIKA : (Nyamperin Nadiva & Vier) Kalian nyadar g sih, ini udh dua hari loh kalian g baikan, suasana kelas jd
murung tuh..
QIANA : Nad, km emg blh marah tp bkn berarti km nyalahin orng kyk gitu, ga boleh tau
NADIVA : Iya sih qi
KIRAN : Vier jg, kalau misalnya slh minimal minta maaf kek
NADIVA : Kan Vier emg slh, kuncinya jd ilang deh sekarang
XAVIER : Tp kan-
FARREN : ADA NONA AMBON G DISINI?-
ALYSSA : Apaan sih Farren, diem dulu lah
FARREN : Eh iya maap
MIKA : Kalian nyadar g sih, kita tuh udh mau lulus. Kalian gamau ada momen baik apa sebelum kita lulus?
*Mulai lagu Ribs (backsound) dengan volume pelan*
KIRAN : Udahlah baikan aj sih, Vier minta maaf yg bener y!
XAVIER : Yaudah iya maaf, y Nad
NADIVA : Iya dimaafin deh
FARREN : STAY COOL Y EVERYBODY! STAY COOL STAY COOL STELAN CUEK BARU MALU-
SEMUA : (Ngelihat ke arah Farren) *Farren malu*
*Menyanyi lagu Persahabatan bagai kepompong*
NARATOR : Akhirnya mereka pun ber maaf – maaf an, mereka menghabisi waktu terakhir bersama dengan
suasana baik dan damai, dan mereka berjanji tidak akan saling melupakan jika berpisah kelak. THE END..
SHERYL : (menutup buku) Kelas mereka seru banget ya. Ternyata di setiap pertemuan pasti ada perpisahan.
.THE END.