0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan6 halaman

RPP Geografi: Dinamika Litosfer dan Mitigasi

Diunggah oleh

Dewi Tika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan6 halaman

RPP Geografi: Dinamika Litosfer dan Mitigasi

Diunggah oleh

Dewi Tika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) GEOGRAFI

 Sekolah: SMA [Nama Sekolah Anda]

 Kelas/Semester: X / Genap

 Materi Pokok: Dinamika Litosfer (Tektonisme & Mitigasi Bencana)

 Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit (1 Pertemuan)

 Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

I. Kompetensi Inti (KI) & Nilai "Kurikulum Cinta"

 KI-3 (Pengetahuan): Memahami dampak dinamika litosfer terhadap kehidupan.

 KI-4 (Keterampilan): Menyajikan solusi mitigasi bencana.

 Nilai Cinta: Menumbuhkan rasa syukur kepada Sang Pencipta, empati terhadap sesama yang
terkena bencana, dan cinta terhadap kelestarian bumi (Etika Lingkungan).

II. Tujuan Pembelajaran Spesifik

Melalui model PBL, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menjelaskan struktur lapisan bumi dan proses tektonisme secara akurat.

2. Menganalisis hubungan antara pergerakan lempeng dengan potensi bencana di wilayah


Indonesia.

3. Merancang strategi mitigasi bencana yang kreatif dan berbasis kepedulian sosial (Cinta
Sesama).

III. Langkah-Langkah Pembelajaran (Sintaks PBL)

A. Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

1. Salam Kasih: Guru menyapa siswa dengan hangat, menanyakan kabar, dan memulai dengan
doa (Ungkapan syukur).

2. Apersepsi "Cinta Bumi": Guru memperlihatkan gambar keindahan pegunungan Indonesia


hasil proses tektonisme. Guru bertanya: "Apa yang kita rasakan saat melihat anugerah alam
ini?"

3. Motivasi: Menyampaikan bahwa belajar litosfer bukan hanya soal batu, tapi soal bagaimana
kita melindungi orang-orang yang kita sayangi dari ancaman bencana di atasnya.

B. Kegiatan Inti (65 Menit)

Tahap 1: Orientasi Siswa pada Masalah (Sisi Empati)

 Guru menayangkan potongan berita video singkat mengenai dampak gempa bumi yang
menghancurkan pemukiman warga (Misal: Gempa Cianjur atau daerah terkini).
 Pertanyaan Pemantik: "Mengapa bumi yang kita cintai ini bisa bergetar dan merusak?
Bagaimana perasaan kalian jika berada di posisi mereka?"

Tahap 2: Mengorganisasi Siswa untuk Belajar

 Siswa dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan "Misi Cinta":

o Kelompok 1: Tim Analisis Lempeng (Mempelajari mengapa gempa terjadi).

o Kelompok 2: Tim Penyelamat (Mempelajari mitigasi saat gempa terjadi).

o Kelompok 3: Tim Arsitek Aman (Mempelajari struktur bangunan tahan gempa).

o Kelompok 4: Tim Trauma Healing (Mempelajari cara membantu psikologis korban).

Tahap 3: Membimbing Penyelidikan Individual/Kelompok

 Siswa mencari data dari buku paket atau internet.

 Guru berkeliling membimbing, menekankan bahwa informasi yang mereka cari akan sangat
berguna untuk keselamatan orang banyak.

 Siswa diarahkan membuka laman resmi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika) untuk melihat data seismik terkini.

Tahap 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya

 Setiap kelompok membuat produk solusi, contoh:

o Poster Digital "Tas Siaga Bencana untuk Keluarga" menggunakan Canva.

o Simulasi Video singkat cara berlindung di bawah meja.

o Peta Kerawanan sederhana di lingkungan sekolah.

Tahap 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah

 Presentasi dilakukan dengan metode "Peer Review". Kelompok lain harus memberikan
minimal satu apresiasi (kalimat cinta) sebelum memberikan saran teknis.

 Guru memberikan penguatan bahwa memahami litosfer adalah bentuk ikhtiar manusia
dalam menjaga kehidupan.

C. Kegiatan Penutup (10 Menit)

1. Refleksi Cinta: Guru bertanya: "Satu hal apa yang akan kamu lakukan untuk melindungi
keluarga setelah tahu ilmu hari ini?"

2. Kesimpulan: Litosfer adalah rumah kita; menjaganya adalah tugas cinta kita.

3. Tindak Lanjut: Siswa diminta memeriksa struktur bangunan rumah masing-masing sebagai
tugas mandiri.

IV. Penilaian (Assessment)

1. Aspek Kognitif: Tes lisan/tertulis mengenai jenis-jenis pergerakan lempeng (Konvergen,


Divergen, Transform).
2. Aspek Afektif (Kurikulum Cinta): Menggunakan lembar observasi untuk menilai kerjasama,
kepedulian saat diskusi, dan cara memberikan pendapat yang santun.

3. Aspek Psikomotor: Kualitas produk mitigasi (Kejelasan informasi dan estetika).

V. Media dan Alat Pembelajaran

 Alat: Laptop, LCD Proyektor, Smartphone.

 Media Digital: Google Earth untuk melihat batas-batas lempeng secara nyata.

 Sumber Materi: Modul Geografi Kelas X pada portal SIAJAR LMS Kemendikbud.

buat dalam bentuk tabel

Berikut adalah format

RPP Lengkap Materi Litosfer yang disusun secara spesifik dalam bentuk tabel, mengintegrasikan
metode Problem Based Learning (PBL) dengan semangat Kurikulum Cinta (Peduli, Empati, dan
Syukur).

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Komponen Keterangan Spesifik

Identitas Sekolah SMA [Nama Sekolah Anda]

Kelas / Semester X (Sepuluh) / Genap

Materi Pokok Dinamika Litosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan

Alokasi Waktu 2 JP x 45 Menit

Model & Metode Problem Based Learning (PBL) & Diskusi Kelompok (Pendekatan Humanis)

I. Tujuan Pembelajaran (Berbasis Kurikulum Cinta)

1. Dimensi Pengetahuan: Peserta didik mampu menganalisis karakteristik lapisan bumi dan
tenaga endogen (tektonisme/vulkanisme) dengan akurat.

2. Dimensi Keterampilan: Peserta didik mampu menyusun strategi mitigasi bencana litosfer
yang aplikatif bagi lingkungan sekitar.

3. Dimensi Sikap (Cinta): Menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas kekayaan mineral
bumi dan membangun empati sosial terhadap korban bencana alam.
II. Skenario Pembelajaran (Sintaks PBL)

Tahapan Kegiatan Guru (Pesan Cinta) Kegiatan Siswa (Aksi Nyata)

Pendahuluan (15 Apersepsi Berbasis Kasih: Guru memulai Siswa melakukan refleksi sejenak
Menit) dengan doa dan menanyakan "Siapa yang hari tentang keamanan tempat tinggal
ini merasa bersyukur bisa berpijak di bumi mereka.
yang stabil?"

Motivasi: Menayangkan gambar kontras: Siswa mengamati fenomena litosfer


Keindahan Gunung Berapi (Anugerah) vs dari sudut pandang sains dan
Dampak Erupsi (Ujian). kemanusiaan.

Tahap 1: Orientasi Masalah Otentik: Guru menyajikan Siswa merumuskan


Masalah (15 berita/video tentang kerugian materiil dan pertanyaan: "Mengapa daerah kita
Menit) jiwa akibat gempa bumi terbaru di Indonesia. rawan? Bagaimana cara melindungi
orang yang kita sayangi?"

Tahap 2: Organisasi Pembagian Kelompok: Guru membagi siswa Siswa berkumpul dengan
Belajar (10 Menit) ke dalam "Tim Siaga Bumi" (Setiap kelompok kelompoknya dan menentukan
punya misi membantu segmen masyarakat pembagian tugas (Ketua, Pencari
berbeda: Lansia, Anak-anak, atau Petani). Data, Desainer).

Tahap 3: Fasilitasi Kasih: Guru mendampingi kelompok, Siswa berdiskusi menganalisis


Penyelidikan (25 mengarahkan mereka membuka data di Portal penyebab teknis (tektonisme) dan
Menit) BMKG dan peta seismik. dampaknya bagi kehidupan sosial-
ekonomi masyarakat.

Tahap 4: Kreativitas Solutif: Guru mendorong siswa Siswa membuat poster digital, video
Pengembangan membuat produk mitigasi yang mudah TikTok edukasi, atau denah jalur
Karya (15 Menit) dipahami orang awam (Bahasa evakuasi sekolah
kasih/sederhana). menggunakan Canva.

Tahap 5: Analisis & Apresiasi Positif: Guru memimpin jalannya Kelompok mempresentasikan karya.
Evaluasi (10 Menit) presentasi dengan aturan: "Kritik harus Kelompok lain memberikan masukan
membangun dan dimulai dengan pujian." berbasis rasa peduli.
Penutup (10 Refleksi Akhir: Guru memberikan Siswa menuliskan satu janji di post-
Menit) penguatan: "Ilmu Geografi adalah alat kita it: "Apa yang akan saya lakukan jika
untuk mencintai sesama dengan cara gempa terjadi saat saya bersama
menyelamatkan nyawa." keluarga?"

III. Instrumen Penilaian

Jenis Penilaian Teknik Indikator Keberhasilan


Penilaian

Sikap (Afektif) Observasi & Menunjukkan empati, kerjasama tim, dan ketekunan dalam
Jurnal mencari solusi.

Pengetahuan Tes Tertulis / Mampu menjelaskan 3 jenis batas lempeng dan dampaknya pada
(Kognitif) Kuis pembentukan muka bumi.

Keterampilan Portofolio / Produk mitigasi (poster/video) memuat informasi yang benar


(Psikomotor) Produk secara saintifik dan mudah dipahami.

IV. Alat & Sumber Belajar

 Alat: LCD, Laptop, Smartphone, Koneksi Internet.

 Media Visual: Google Earth Pro (untuk melihat patahan dunia), Video Dokumenter Ekspedisi
Cincin Api.

 Sumber Belajar Utama: Buku Geografi Kelas X, Modul Digital Geografi dari Direktorat SMA
Kemendikbud.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN 2025

Komponen Deskripsi Lengkap

Identitas Kelas/Semester: X / Genap

Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Kurikulum Cinta

Media Belajar Google Earth, Portal BMKG, Canva, & Video Dokumenter
ISI RPP (MATERI LITOSFER)

Langkah Kegiatan Guru & Siswa (Sintaks PBL + Nilai Kurikulum Cinta)
Pembelajaran

1. Orientasi Guru menyajikan kasus nyata (misal: Gempa 2025 di suatu wilayah). Siswa diajak
Masalah berempati atas dampak sosial dan lingkungan yang terjadi (Cinta Sesama).

2. Organisasi Siswa dibagi menjadi kelompok "Tim Ahli Geologi" dan "Tim Mitigasi". Guru
Belajar memberikan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) berbasis masalah lingkungan sekitar.

3. Penyelidikan Siswa melakukan riset literasi melalui Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan internet untuk
mencari penyebab tektonisme dan potensi bencana di wilayah mereka.

4. Pengembangan Kelompok menyusun solusi berupa poster "Keluarga Tangguh Bencana" atau infografis
Karya mitigasi menggunakan aplikasi desain.

5. Analisis & Kelompok mempresentasikan hasil. Guru memberikan penguatan bahwa menjaga
Evaluasi bumi adalah wujud syukur kepada Sang Pencipta (Cinta Alam).

Anda mungkin juga menyukai