0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan17 halaman

Sejarah Perkembangan Komputer dari Abakus ke Transistor

Diunggah oleh

toncepetrus43
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan17 halaman

Sejarah Perkembangan Komputer dari Abakus ke Transistor

Diunggah oleh

toncepetrus43
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS INFORMATIKA

OLEH

NAMA : FRANSISKA AGUSTIN ANGGRAENY

KELAS :

SMA NEGERI 2 MAUMERE

2024

1
SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh


manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik
untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data
supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat.

Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari
penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik
maupun elektronik.

Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam


setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang
memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik
biasa.

Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang


mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang
menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan
internet yang mennghubungkan berbagai tempat di dunia.

Peralatan Pengolahan Data digolongkan dalam 4 golongan besar :

 Peralatan Manual : dengan tangan

 Peralatan Mekanik : peralatan mekanik yg digerakan dengan tangan

 Peralatan Mekanik Elektronik : peralatan mekanik yang


digerakkan secara otomatis oleh motor elektronik

 Peralatan Elektronik : peralatan yang sepenuhnya elektronik

1
A. Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik

Abakus merupakan ’Komputer Otomatis Pertama’ hadir 5000 thn


lalu di Cina dan masih digunakan hingga sekarang dan dipercaya sebagai
awal mula mesin komputasi.

Abakus berupa bijian geser yang diatur dalam sebuah rak.


Digunakan untuk melakukan perhitungan perdagangan. Seiring dengan
hadirnya kertas dan alat tulis menulis di eropa, abakus mulai kurang
populer.

Pada tahun 1642, Blaise Pascal yang baru berumur 19 tahun


menemukan apa yang disebut Kalkulator Roda Numerik (numerical wheel
calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak.

Kotak persegi kuningan dinamakan Pascaline (Gambar 1.1),


menggunakan
8 roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga 8 digit. Alat
ini merupakan penghitung berbasis 10 (desimal). Kelemahan alat ini
hanya terbatas pada penjumlahan saja.

Gambar 1.1 Pascaline

Tahun 1694 seorang filsuf dan matematikawan Jerman, Gottfred


Wilhem von Leibniz memperbaiki Pascaline dengan mempelajari
gambarnya hingga mesin itu dapat melakukan perkalian.

Charles Xavier kemudian menemukan alat yang disebut


Arithometer (Gambar 1.2) yang dapat melakukan 4 operasi matematis
2
dasar, yaitu + - x / .

2
Alat ini populer dan digunakan hingga perang dunia. Mereka
bertiga memulai suatu era meknikal komputasi.

Gambar 1.2 Arithometer

Awal mula komputer sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor


matematika Inggris Charles Babbage di tahun 1822. Dia memperhatikan
kesuaian antara mesin mekanik dan matematika : mesin mekanik sangat
baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan;
sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-
langkah tertentu.

Ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan


persamaan differensil. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial
(Gambar 1.3). Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat
menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak
hasilnya secara otomatis.

Ia kemudian terinspirasi untuk memulai membuat komputer


general- purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine (Gambar
1.4) dan didanai oleh pemerintah Inggris. Mesin ini direncanakan akan
digerakan dengan tenaga uap dan benar-benar otomatis. Akan tetapi
proyek ini menjadi semakin sulit dikerjakan dan memerlukan biaya yang
sangat banyak. Sepuluh tahun kemudian proyek ini belum juga selesai
dan dananya habis. Akhirnya mesin ini tidak pernah diselesaikan.
Walaupun begitu, mesin ini telah menjadi ide bagi mesin berikutnya
Anayitical Engine.

Pada tahun 1833, Babbage mulai membuat Anayitical Engine

3
sebesar rumah dan digerakkan oleh 6 mesin uap. Mesin ini dapat
diprogram berkat adanya tenologi punched card / kartu berlubang yang
dibuat oleh Jacquard.

3
Gambar 1.3 Mesin Differensial

Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran


penting dalam pembuatan mesin ini.

Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari


pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Anlytical Engine
kepada publik.

Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini


memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dlam mesin
dan juga membuatnya menjadi programmer yang pertama. Pada tahun
1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah
bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan
kepadanya.

Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, desain dasar dari Analytical


Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang
berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.

Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip


kartu perforasi untuk melakukan penghitungan bagi Biro Sensus Amerika
Serikat.

Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan


waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan
4
berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa
dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan
sensus.

4
Gambar 1.4 Kartu Berlubang/Loom Cards

Gambar 1.5 IBM Key Puch (Pencetak Kartu Berluban)

Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data


sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah
kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel.

Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat


diselesaikan dalam waktu enam minggu dan berfungsi sebagai media
penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan
secara drastis. Ia kemudian mendirikan perusahaannya sendiri,
Tabulating Machine Company, yang kemudian menjadi International
5
Business Machines atau IBM.

5
Gambar 1.6. Mesin Tabulasi Hollerith

Vannevar Bush (1890-1974) membuat sebuah kalkulator untuk


menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut
sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang
dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.

Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik


dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat
komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka
terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.

Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman


membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang
dan peluru kendali. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer
pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan
kode-rahasia yang digunakan Jerman.

Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang


bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk
US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola
kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM
Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan
komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk
menggerakkan komponen mekanik

6
Gambar 1.7. Mark I

Komputer ’raksasa’ berikutnya adalah Electronic Numerical


Integrator and Computer (ENIAC), terdiri dari 18.000 tabung vakum,
70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan
mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW dan
menempati ruangan lebih 167 m2.

Gambar 1.8. ENIAC

Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan

7
John W. Mauchly (1907-1980) di University of Pennsylvania,ENIAC
merupakan komputer

7
serbaguna (general purpose computer) yang bekerja lebih cepat
dibandingkan Mark I. ENIAC bekerja dengan menggunakan punched card
dari IBM.

Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957)

mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC)


pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik
program ataupun data dan mampu membedakannya. Merupakan
komputer pertama yang menggunakan bilangan biner di memori. Ini
disebut arsitektur von Neumann dan digunakan di hampir semua
komputer digital hingga saat ini. Von Neumann juga

Gambar 1.9 Design Arsitektur von Neumann

Pada akhir tahun 1950, komputer bukan lagi merupakan mesin


yang hanya diproduksi oleh pemerintah dan universitas. Eckert dan
Mauchly meninggalkan University of Pennsylvania karena perdebatan
tentang siapa yang memiliki hak paten atas inovasi mereka. Mereka
membuat perusahaan sendiri dan memproduksi UNIVAC (Universal
Automatic Computer ) merupakan komputer komersial pertama yang
diproduksi secara masal. UNIVAC juga merupakan komputer pertama
yang menggunakan pita magnetik.

8
Gambar 1.10 EDVAC

Komputer-komputer generasi pertama ditandai dengan :


 Instruksi yang dibuat hanya untuk satu tugas tertentu saja.
 Setiap komputer memiliki bahasa mesin yang berbeda
sehingga komputer lebih sulit diprogram.
 Teknologi Tube Vakum yang berukuran besar membuat
komputer generasi pertama juga memiliki ukuran yang ekstra
besar
 Penggunaan pita magnetik.

Dimulai pada tahun 1948, penemuan transistor sangat


mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube
vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin
elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam
komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa
pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan
komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya.

Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah


superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan

9
Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer generasi
kedua menggantikan

9
bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang
menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer yang sukses di bidang


bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi
kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor.
Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan
komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem
operasi, dan program.

Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu.


Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan
Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman
ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan
formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Industri piranti
lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi
kedua ini.

Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit


terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga
komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari
pasir kuarsa.

Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-


komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya,
komputer menjadi semakin kecil karena komponenkomponen dapat
dipadatkan dalam chip.

Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem


operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan
berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program
utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran

Anda mungkin juga menyukai