0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan15 halaman

Program Kerja IPSRS RS Indriati 2018

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan15 halaman

Program Kerja IPSRS RS Indriati 2018

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

INSTALASI PEMELIHARAAN SARANA RUMAH SAKIT ( IPSRS )


TEKNISI ALAT KESEHATAN
TAHUN 2018

I. PENDAHULUAN
RS Indriati Solo Baru adalah rumah sakit yang mempunyai motto kami
bekerja untuk bangsa Indonesia yang lebih sehat, maka mutu pelayanan, sumber
daya manusia, dan pengembangan teknologi menjadi perhatian khusus dalam setiap
kegiatan rumah sakit guna menjadi rumah sakit unggulan berstandar internasional
dan terpercaya.
Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) sebagai salah satu
bagian menunjang pelayanan yang mempunyai bidang tugas melakukan
pemeliharaan sarana prasarana dan peralatan di rumah sakit harus turut serta
meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan yang mengarah pada
profesionalisme dan terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi guna terjaminnya kondisi sarana dan peralatan tetap pada kondisi aman
dan laik pakai. Pemeliharaan terencana (preventif), Pemeliharaan tak
terencana (kuratif), dan Program Pengembangan merupakan kegiatan pokok
yang mendasari seluruh kegiatan IPSRS.

Dalam melaksanakan 3 kegiatan pokok tersebut dibutuhkan program kerja


sebagai panduan dalam melaksanakan kegiatan. Program kerja IPSRS meliputi
kegiatan pokok, rincian kegiatan, cara melaksanakan kegiatan, sasaran dan
evaluasi. Program kerja IPSRS RS Indriati Solo Baru tahun 2018 adalah merupakan
program jangka pendek (1 tahun).

1.1 Pemeliharaan terencana ( preventif ) adalah pemeliharaan yang dilakukan


pada selang waktu tertentu dan pelaksanaannya dilakukan secara rutin dengan
tujuan untuk mencegah dan mengurangi kemungkinan suatu komponen tidak
memenuhi kondisi normal. Pekerjaan yang dilakukan dalam pemeliharaan
preventif adalah mengecek, melihat, menyetel, mengkalibrasi, melumasi, dan
1
pekerjaan lain yang bukan penggantian suku cadang berat. Pemeliharaan
preventif membantu agar peralatan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan
apa yang menjadi ketentuan pabrik pembuatnya. Semua pekerjaan yang
masuk dalam lingkup pemeliharaan preventif dilakukan secara rutin dengan
berdasarkan pada hasil kinerja alat yang diperoleh dari pekerjaan
pemeliharaan prediktif atau adanya anjuran dari pabrik pembuat alat tersebut.
Apabila pemeliharaan preventif dikelola dengan baik maka akan dapat
memberikan informasi tentang kapan mesin atau alat akan diganti sebagian
komponennya

1.2 Pemeliharaan tak terencana adalah jenis pemeliharaan yang dilakukan


secara tiba-tiba karena suatu alat atau peralatan akan segera digunakan.
Seringkali terjadi bahwa peralatan baru digunakan sampai rusak tanpa ada
perawatan yang berarti, baru kemudian dilakukan perbaikan apabila akan
digunakan. Dalam manajemen pemeliharaan, cara tersebut dikenal dengan
pemeliharaan tak terencana atau darurat (emergency maintenance). Pada
umumnya metode yang digunakan dalam penerapan pemeliharaan adalah
metode darurat dan tak terencana. Metode tersebut membiarkan kerusakan
alat yang terjadi tanpa atau dengan sengaja sehingga untuk menggunakan
kembali peralatan tersebut harus dilakukan perbaikan atau reparasi.

1.3 Program pengembangan adalah kegiatan penambahan, penggantian,


modifikasi baik terhadap sarana dan peralatan maupun terhadap sumber daya
lain di bagian IPSRS. Sasaran yang akan dicapai dengan dilaksanakannya
program pengembangan adalah dalam rangka mengupayakan meningkatkan
perkembangan teknologi dibidang kedokteran dan pelayanan rumah sakit
dibidang sarana dan peralatan.

II. LATAR BELAKANG

Kondisi sarana dan peralatan yang aman dan laik pakai merupakan suatu hal
yang harus dijamin oleh rumah sakit sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan.
Fungsi peralatan baik sebagai alat-alat pemeriksaan (diagnose), sebagai alat
2
penyembuhan (terapy), maupun alat ukur (instrumentasi) harus terjamin akurasi
dan keselamatannya sehingga perlu dilakukan pemeliharaan secara baik dan benar.

Parameter yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan pelaksanaan


program pemeliharaan alat di RS Indriati Solo Baru antara lain :

a. Pastikan setiap peralatan ditempat kerja dilengkapi dengan SPO.


b. Pastikan bahwa peralatan yang memerlukan perijinan sudah dilengkapi
perijinanya.
c. Pastikan peralatan mendapat perawatan dan pemeliharaan secara rutin.
d. Pastikan peralatan medis yang digunakan telah dikalibrasi.
e. Pastikan peralatan dilengkapi label perawatan, pemeriksaan dan kalibrasi.
f. Pastikan peralatan yang rusak disimpan ditempat yang telah ditentukan serta
diberi label rusak .
g. Pastikan operator alat telah mendapat pelatihan penggunaan alat serta memiliki
kemampuan ( kompetensi ).
Pada program kerja tahun 2015, telah dilakukan banyak hal dalam upaya
peningkatan mutu pelayanan RS dalam bidang peralatan. namun beberapa
hambatan seperti kekurangan tenaga teknisi, menyebabkan realisasi program
sedikit terhambat antara lain :
a. Masih kurangnya pencapaian penyediaan dokumen-dokumen yang diperlukan
dan menyertai penggunaan suatu peralatan seperti SPO, Juknis, dan lain
sebagainya.
b. Kegiatan harian teknisi belum berjalan dengan baik.
c. Pencapaian pemeliharaan rutin masih kurang dari angka yang ditargetkan.
d. Pelaksanaan kalibrasi yang belum sesuai dengan program.
e. Masih tingginya tingkat kerusakan akibat keterlambatan penanganan.
Namun beberapa pencapaian positif perlu menjadi catatan untuk diteruskan
pada program 2016 ini sehingga dapat ditingkatkan lagi.

III. TUJUAN

3
Umum
Program kerja UPSRS disusun sebagai acuan bagi semua unit terkait untuk
peran sertanya dalam melakukan pemeliharaan sarana dan peralatan di RS.
Hermina Banyumanik.
Khusus
1. Tercapainya kinerja yang efektif dan efisien.
2. Terlaksananya pemeliharaan sarana dan peralatan di RS Hermina
Banyumanik.
3. Terjaminnya kesiapan operasional peralatan yang diperlukan di RS Hermina
Banyumanik.
4. Mengoptimalkan usia pakai peralatan.
5. Menjamin peralatan selalu siap dengan optimal untuk mendukung kegiatan
kerja, sehingga diharapkan akan diperoleh hasil yang optimal.
6. Menjamin kesiapan operasional peralatan yang diperlukan terutama dalam
keadaan darurat,
7. Menjamin keselamatan orang yang menggunakan peralatan tersebut.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kegiatan Pokok
1. Pemeliharaan terencana.
1. Melakukan inventarisasi
2. Menentukan prosedur pemeliharaan
3. Membuat jadwal pemeliharaan
4. Pelaksanaan pemeliharaan rutin (preventive maintenance)
5. Pemeliharaan korektif
6. Uji fungsi
7. Kalibrasi
2. Pemeliharaan tak terencana.
Melakukan perbaikan alat yang rusak setiap saat.
3. Program Pengembangan.
1. Melakukan penambahan sarana peralatan yang dinilai perlu

4
2. Melakukan penambahan peralatan kesehatan
Rincian Kegiatan
1. Pemeliharaan Terencana
A. Melakukan inventarisasi sarana dan peralatan.
1. Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan
a) Kegiatan pokok
- Melakukan inventarisasi pada sarana dan peralatan rumah sakit.
b) Rincian Kegiatan
- Melakukan pencatatan alat berdasarkan nama alat, lokasi, merk,
type, serial number, & tahun pengadaan.
- Menyusun daftar inventaris alat kesehatan
B. Menentukan Prosedur Pemeliharaan.
1. Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan.
a) Kegiatan pokok
1. Menyusun prosedur tetap setiap peralatan yang terdiri dari
prosedur penggunaan, pemeliharaan, dan perbaikan.
b) Rincian kegiatan
1. Menentukan peralatan yang memerlukan protap.
2. Menginventarisasi protap yang sudah ada.
3. Menyusun protap yang belum ada.
C. Membuat Jadwal Pemeliharaan
1. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan
a) Kegiatan pokok
1. Menyusun jadwal pemeliharaan alat kesehatan.
b) Rincian kegiatan
1. Menentukan periodesasi pemeliharaan masing-masing alat.
2. Membuat jadwal pemeliharaan alat.
3. Membuat jadwal kegiatan harian teknisi.
D. Pelaksanaan Pemeliharaan Rutin
1. Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan
a. Kegiatan pokok

5
1. Realisasi jadwal pemeliharaan alat.
b. Rincian kegiatan
1. Pelaksanaan pemeliharaan alat kesehatan
2. Pembuatan catatan kegiatan harian teknisi
E. Kalibrasi
1. Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan
a) Kegiatan pokok
Pelaksanaan kegiatan kalibrasi dan diterbitkannya sertifikasi
kalibrasi oleh badan penguji resmi.
b) Rincian Kegiatan
1. Proses administrasi
2. Pelaksanaan kalibrasi
3. Pelaporan hasil kalibrasi
2. Pemeliharaan Tak Terencana
1. Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan
a) Kegiatan pokok
Melakukan perbaikan pada alat yang rusak
b) Rincian kegiatan
1. Melakukan trouble shooting
2. Membuat analisa kerusakan
3. Melakukan perbaikan termasuk mengganti suku cadang
4. Melakukan tes dan uji fungsi sebelum alat digunakan kembali
3. Program Pengembangan
1. Kegiatan Pokok
a) Kegiatan pokok
1. Mengganti peralatan yang sudah tidak laik pakai, baik dari segi
tampilan (fisik) maupun fungsi.
2. Melakukan penambahan sarana peralatan yang dinilai perlu.

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Menginventaris alkes tiap 6 bulan sekali

6
2. Menyusun jadwal pemeliharaan
3. Membuat jadwal alat yang akan disertifikasi dan kalibrasi alat setiap tahun

4. Preventive maintenance :
a. Pemeliharaan Harian
Tujuan: Menjaga kebersihan tampak luar pada alat dan memastikan alat
dalam kondisi siap pakai, kegiatan harian ini pada umumnya
dilaksanakan oleh operator
b. Pemeliharaan Bulanan
Tujuan: Menjaga kebersihan seluruh bagian alat dan melakukan kegiatan,
pengecekan setiap asesoris dan penggantian sparepart dimana untuk
mastikan alat dalam kondisi siap pakai, kegiatan umum ini pada
umumnya dilaksanakan oleh teknisi dan membuat evaluasi pemeliharaan
triwulan setiap 3 bulan sekali.
c. Pemeliharaan Semester
Tujuan: Menjaga kebersihan seluruh bagian alat dan melakukan kegiatan
pengecekan asesoris, pengecekan dan penggantian sparepart dan uji
fungsi dimana untuk mastikan alat dalam kondisi siap pakai, kegiatan
umum ini pada umumnya dilaksanakan oleh teknisi dan membuat
evaluasi pemeliharaan semester setiap 6 bulan sekali.
d. Pemeliharaan Tahunan
Tujuan: Menjaga kondisi alat dalam kondisi siap pakai dengan cara
melakukan kegiatan service, uji fungsi dan kalibrasi setiap 1 tahun sekali.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh teknisi RS atau pihak ketiga.
Pada pemeliharaan bulanan sampai dengan tahunan kegiatan yang dilakukan
adalah kegiatan service dan maintenance.
5. Pemeliharaan Korektif
Melakukan pemeliharaan untuk memperbaiki suatu bagian alat atau seluruh
termasuk penyetelan, penggantian komponen yang telah rusak untuk
memenuhi kondisi yang dapat diterima.

7
6. Melakukan perbaikan kecil (pemeliharaan tidak terencana).
7. Pelaksanaan sesuai persetujuan.
8. Membuat evaluasi dan tindak lanjut program setiap 3 bulan sekali.

VI. SASARAN
1. Pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
2. Pemeliharaan alat kesehatan mencapai 100 %
3. Pengadaan pembelian stok sparepart alat guna menekan keterlambatan
penanganan kerusakan alat.
4. Kalibrasi alat kesehatan mencapai 100 %
5. Memperpanjang masa pakai [Link] dengan jenis dan spesifikasi alat
6. Pengembangan pengadaan peralatan kesehatan :
 Autoclave
 Hepafilter
 Tensimeter digital
 Bed pasien ( manual )
 Bed pasien ( elektrik )
 Ventilator

8
VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

NO RINCIAN KEGIATAN Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des
I Pelaksanaan program
- Inventarisasi alat
- Menentukan prosedur pemeliharaan
- Membuat jadwal pemeliharaan alat medis
- Pemeliharaan rutin (Preventive & Korektif)
- Uji fungsi
- Kalibrasi alat kesehatan
II Pemeliharaan tak terencana
III Program pengembangan
 Penambahan Autoclve
 Pembelian hepafilter
 Penambahan tensimeter digital
 Penambahan bed pasien (manual)
 Penambahan bed pasien (elektrik)
 Penambahan ventilator
IV Evaluasi dan pelaporan kegiatan
pemeliharaan
V Evaluasi dan pelaporan program kerja 2016
VI Penyusunan Program Kerja 2017

9
VIII. RENCANA ANGGARAN BIAYA
1. Rincian biaya pembelian sparepart alat :
HARGA HARGA
NO NAMA ALAT SPAREPART ALAT JUMLAH SATUAN
SATUAN TOTAL

Bateray 1 Buah 1,300,000 1,300,000


1 EKG Kabel Elektrode Set 1 Set 2,500,000 2,500,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Bateray 1 Buah 1,000,000 1,000,000
2 DC Shock Kabel Elektrode Set 1 Set 1,000,000 1,000,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Bateray 1 Buah 1,200,000 1,200,000
Kabel Elektrode EKG Set 1 Set 2,500,000 2,500,000
Finger Sensor Anak 1 Buah 1,500,000 1,500,000
3 PASIEN MONITOR
Finger Sensor Dewasa 1 Buah 1,800,000 1,800,000
Manset + Selang Manset 1 Set 300,000 300,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Lampu TL 20Watt 4 Buah 20,000 80,000
Heater 1 Buah 500,000 500,000
4 INFANT WARMER
Tombol On/Off 1 Buah 5,000 5,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
5 LAMPU SOROT Lampu Halogen 4 Buah 100,000 400,000
Bateray 2 Buah 1,000,000 2,000,000
7 INFUSION PUMP Drip Sensor 1 Buah 1,500,000 1,500,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Bateray 2 Buah 1,000,000 2,000,000
8 SYRINGE PUMP
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
TIMBANGAN BADAN Adaptor 1 Buah 500,000 500,000
9
DIGITAL 1 Buah
Bateray 800,000 800,000
TIMBANGAN BAYI DI- Adaptor 1 Buah 500,000 500,000
10
GITAL 30 Buah
Bateray AA 5,000 150,000
Manset + Selang Manset 5 Set 300,000 1,500,000
11 TENSIMETER
Pompa Manset 5 Buah 100,000 500,000
Bateray 2 Buah 900,000 1,700,000
12 DOPPLER Probe Doppler 1 Buah 2,000,000 2,000,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
13 MEJA GYNEKOLOGY Oli Hydraulic 2 Buah 50,000 100,000

10
Selenoid 1 Buah 1,500,000 1,500,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Heater 350 Watt 1 Buah 400,000 400,000
Kipas / Fan 4 Buah 25,000 100,000
14 COUVE
Fitting 4 Buah 2,000 8,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Lampu Bue Light 60Watt 20 Buah 100,000 2,000,000
Fitting 20 Buah 2,000 40,000
15 BLUE LIGHT THERAPY
Tombol On/Off 5 Buah 5,000 25,000
Sikring 10 Buah 1,000 10,000
CUP + Membran Set 1 Set 300,000 300,000
16 BREAST PUMP
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Kipas / Fan 2 Buah 25,000 50,000
17 ISOLET TRANSPORT Heater 1 Buah 200,000 200,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Finger sesor 1 Buah 1,500,000 1,500,000
18 PULSE METER
Bateray 1 Buah 800,000 800,000
Switch Footswitch 3 Buah 50,000 150,000
19 SUCTION OK Oli 1 Buah 50,000 50,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Heater 2 Buah 1,500,000 3,000,000
20 AUTOCLAVE Selenoid 1 Buah 1,500,000 1,500,000
Filter Pembuangan 4 Buah 10,000 40,000
Lampu Halogen 150 Watt 4 Buah 100,000 400,000
21 LAMPU OPERASI
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Patien Plate + Conector 1 Buah 3,000,000 3,000,000
22 CAUTER Handswitch Cauter 1 Buah 2,500,000 2,500,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Kipas / Fan 2 Buah 5,000 10,000
23 INCUBATOR Heater 1 Buah 300,000 300,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Fan Filter Ventilator 5 Buah 25,000 125,000
Fan Filter Compressor 2 Buah 50,000 100,000
24 VENTILATOR ICU
Bateray 1 Buah 2,000,000 2,000,000
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
25 INFRARED THERAPY Lampu Infrared 1 Buah 300,000 300,000
Lampu TL 20Watt 10 Buah 20,000 200,000
26 X-RAY VIEWER
Sikring 10 Buah 1,000 10,000
Coolboster 2 Buah 10,000 20,000
27 CENTRIFUGE
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Probe CTG 1 Buah 5,000,000 5,000,000
28 CTG
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
29 PENGERING INSTRU- Heater 500 Watt 1 Buah 800,000 800,000

11
Kabel Heater 4 milimeter 25 Meter 25,000 625,000
MEN
Sikring 5 Buah 1,000 5,000
Remod Bed 2 Buah 1,000,000 2,000,000
30 BED ELEKTRIK Gantungan remot 3 Buah 20,000 60,000
Roda bed 4 Buah 300,000 1,200,000
Seal Karet Outlet 20 Buah 10,000 200,000
31 WALL OUTLET O2
Filter Humidifier 7 Buah 100,000 500,000
JUMLAH TOTAL 352 58,453,000

12
2. Rincian biaya kalibrasi :
HARGA HARGA
NO NAMA ALAT JUMAH
SATUAN TOTAL
1 EKG 1 350,000 350,000
2 Timbangan Badan Digital 6 540,000 3,240,000
3 Timbangan Bayi Digital 6 570,000 3,420,000
4 DC Shock 1 285,000 285,000
5 Tensimeter Air Raksa 9 198,000 1,782,000
6 Infusion Pump 9 455,000 4,095,000
7 Syringe Pump 7 455,000 3,185,000
8 Pasien Monitor 7 488,000 3,416,000
9 USG 2D 3 494,000 1,482,000
10 USG 4D 1 494,000 494,000
11 Doppler 5 377,000 1,885,000
12 Tranfusion Pump 1 455,000 455,000
13 Dental X-Ray 1 1,925,000 1,925,000
14 X-Ray General Purpose 1 2,125,000 2,125,000
15 Panoramic 1 1,969,000 1,969,000
16 Rotator 1 293,000 293,000
17 Roler Mixer 1 293,000 293,000
18 Centrifuge 1 293,000 293,000
19 Mikropipet 7 325,000 2,275,000
20 Lampu Operasi 2 300,000 600,000
21 CTG 1 350,000 350,000
22 Pulse Monitor 1 300,000 300,000
23 ESU ( Cauter ) 1 507,000 507,000
24 Ventilator Anastesi + Mesin Anastesi 1 600,000 600,000
25 Ventilator ICU 1 600,000 600,000
26 Isolet Transport 1 507,000 507,000
27 Baby Incubator 2 507,000 1,014,000
28 Couve 3 507,000 1,521,000
29 Nebulizer 3 338,000 1,014,000
31 Suction Pump OK 1 254,000 254,000
32 Pengering Instrumen OK 1 507,000 507,000
33 Infantwarmer 2 392,000 784,000
34 Autoclave 2 845,000 1,690,000
JUMLAH TOTAL 91 43,510,000

13
3. Rincian biaya pengadaan peralatan kesehatan :
PENAMBAHAN HARGA HARGA
NO NAMA ALAT JUMLAH
UNTUK RUANG SATUAN TOTAL
1 Autoclave ex Cabang Steril Alat 1 10,000,000 10,000,000
2 Hepafilter Isolasi dan OK 2 4,000,000 8,000,000
3 Tensimeter Digital Ambulance 1 450,000 450,000
4 Bed Pasien (manual) Perawatan Kelas 4 10,500,000 42,000,000
5 Bed Pasien (elektrik) Perawatan VIP 1 21,200,000 21,000,000
6 Ventilator ICU ex Cabang Intensif 1 200,000,000 200,000,000
JUMLAH TOTAL 10 281,450,000

14
IX. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA
Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan dibagi menjadi 4 yaitu:
1. Evaluasi pelaksanaan pemeliharaan triwulan dilakukan setiap 3 bulan sekali
periode Januari s/d Desember.
2. Evaluasi pelaksanaan pemeliharaan semester dilakukan setiap 6 bulan sekali
periode Januari s/d Desember.
3. Evaluasi pelaksanaan pemeliharaan kalibrasi alat kesehatan dilakukan setiap
1 tahun sekali periode Januari s/d Desember.
4. Evaluasi keseluruhan Program, dilakukan berdasarkan uraian yang terdapat
pada masing-masing kegiatan pokok, dan rekapitulasinya dibuat mulai
Januari s/d Desember kemudian dilaporkan dalam bentuk laporan evaluasi
akhir tahun.

X. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


1. Pencatatan kegiatan harian, dilakukan petugas teknisi pada buku kinerja
harian yang menjadi laporan kerja harian pelaksana pada Manager RUMGA /
Manager JANG-MED.
2. Setiap kegiatan pemeliharaan pada alat juga ditandai pada stiker bukti
pemeliharaan yang terdapat pada masing-masing peralatan.
3. Setiap 3 bulan melakukan evaluasi kegiatan untuk melihat pencapaian sasaran,
dalam bentuk laporan SMP.
4. Pada akhir tahun program, semua pencatatan, pelaporan, dan evaluasi
direkapitulasi dan dibuat laporan program sebagai laporan akhir tahun.
5. Evaluasi dan rekomendasi yang terdapat pada laporan menjadi bahan dalam
menyusun program kerja selanjutnya.

15

Anda mungkin juga menyukai