MODUL AJAR SENI RUPA
RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Identitas
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
3 JP x 35 Menit (Total 105
Alokasi Waktu
Menit)
A. IDENTIFIKASI MURID
Murid sudah mengetahui sekilas tentang penggunaan warna, tekstur, dan
gelap terang pada unsur visual.
Dimensi Profil Lulusan:
Kreativitas
Penalaran Kritis
Komunikasi
B. DESAIN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran:
6.1 Murid menjelaskan penggunaan warna, tekstur, dan gelap terang
pada unsur visual.
Praktik Pedagogik:
Pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) dengan
pendekatan multi-metode: diskusi kelompok, pengamatan, eksperimen
warna dan tekstur, serta presentasi hasil. Pembelajaran dirancang agar
bermakna, menyenangkan, dan melibatkan pengalaman langsung
(memahami, mengaplikasi, merefleksi).
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, orang tua, lingkungan sekitar.
Lingkungan Pembelajaran:
Lingkungan sekolah, media digital, internet, dan sumber daya alam
sekitar.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office, AI
Pelaksanaan: Laptop, proyektor, internet
Asesmen: Google Form, Quizizz, Microsoft Office
C. PENGALAMAN BELAJAR
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, presensi, dan menyemangati siswa.
Apersepsi: Menampilkan gambar landscape dengan variasi warna
dan tekstur yang mencolok.
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi tentang
pentingnya memahami unsur visual dalam kehidupan sehari-hari.
b. Kegiatan Inti (70 Menit)
1. Memahami (Bermakna)
Siswa mengamati gambar/video yang menampilkan variasi
o
warna, tekstur, dan pencahayaan.
o Diskusi kelompok: "Mengapa warna dan tekstur penting dalam
seni rupa?"
o Guru menjelaskan konsep warna primer, sekunder, tekstur
nyata dan semu, serta gelap-terang.
2. Mengaplikasikan (Menggembirakan)
Eksperimen membuat gradasi warna dari cat air/spidol.
o
Membuat tekstur dengan teknik cetak (daun, kain, jari).
o
Membuat gambar sederhana dengan penekanan pada gelap-
o
terang menggunakan pensil.
3. Merefleksikan
o Siswa mempresentasikan hasil karya di depan kelas.
o Menjelaskan pilihan warna, tekstur, dan pencahayaan yang
digunakan.
o Refleksi: "Apa yang paling menantang dalam membuat karya
ini?"
c. Penutup (20 Menit)
Guru memberikan umpan balik terhadap karya siswa.
Motivasi untuk terus berlatih di rumah.
Menyimpulkan pembelajaran.
D. ASESMEN PEMBELAJARAN
Jenis Asesmen Cara Pelaksanaan
Asesmen Awal Tanya jawab tentang unsur visual
Asesmen Observasi, penilaian kinerja,
Formatif umpan balik
Asesmen Penilaian produk (karya seni)
Jenis Asesmen Cara Pelaksanaan
Sumatif
Kriteria Ketercapaian:
Kriteria Memenuhi Belum Memenuhi
Format Dapat mengidentifikasi warna, Belum dapat
if tekstur, gelap-terang pada gambar mengidentifikasi
Belum dapat
Sumati Dapat membuat karya dengan
menerapkan unsur
f penerapan unsur visual
visual
Rencana Tindak Lanjut:
Pengayaan: Membuat poster bertema lingkungan dengan variasi
warna dan tekstur.
Remedial: Latihan tambahan mengidentifikasi unsur visual pada
gambar sederhana.
BELLU, 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79 BELLU Guru Kelas
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 19981132024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LKPD 1 (Tingkat Mahir/Baik)
Tema: Eksplorasi Warna dan Tekstur dalam Karya Seni
Deskripsi: Siswa membuat gambar pemandangan dengan
menerapkan gradasi warna, tekstur cetak, dan efek bayangan.
Tugas:
1. Buatlah sketsa pemandangan sederhana.
2. Beri warna dengan gradasi (dari terang ke gelap).
3. Tambahkan tekstur pada elemen tertentu (misal: daun, batu)
dengan teknik cetak.
4. Berikan efek gelap-terang pada objek.
LKPD 2 (Tingkat Sedang)
Tema: Mengidentifikasi Unsur Visual pada Karya Seni
Deskripsi: Siswa menganalisis gambar yang diberikan dan
menjawab pertanyaan.
Tugas:
1. Amati gambar yang diberikan.
2. Sebutkan warna-warna yang digunakan.
3. Identifikasi jenis tekstur yang terlihat (nyata/semu).
4. Tentukan sumber cahaya dan area gelap-terang.
LKPD 3 (Tingkat Rendah)
Tema: Mengenal Warna dan Tekstur Sederhana
Deskripsi: Siswa melengkapi gambar dengan warna dan tekstur
sesuai petunjuk.
Tugas:
1. Warnai gambar dengan warna primer dan sekunder.
2. Tempelkan bahan alam (pasir, daun) untuk membuat tekstur.
3. Arsir bagian tertentu untuk membuat efek gelap.
F. LEMBAR EVALUASI
Soal:
1. Sebutkan 3 warna primer!
2. Apa perbedaan tekstur nyata dan tekstur semu?
3. Bagaimana cara membuat efek gelap-terang pada gambar?
4. Praktik: Buatlah gambar buah dengan penerapan warna, tekstur,
dan gelap-terang!
Kunci Jawaban:
1. Merah, biru, kuning.
2. Tekstur nyata dapat diraba, tekstur semu hanya ilusi.
3. Dengan mengatur kerapatan arsiran atau gradasi warna.
4. Dinilai berdasarkan rubrik.
Rubrik Penilaian Karya:
Skor 4
Skor 3 Skor 2 Skor 1 (Perlu
Aspek (Sangat
(Baik) (Cukup) Bimbingan)
Baik)
Gradasi Gradasi Warna Warna
Warna halus dan cukup kurang acak/tidak
harmonis harmonis bervariasi sesuai
Tekstur Tekstur Tekstur Tekstur Tidak ada
Skor 4
Skor 3 Skor 2 Skor 1 (Perlu
Aspek (Sangat
(Baik) (Cukup) Bimbingan)
Baik)
kreatif dan
sesuai kurang jelas tekstur
relevan
Gelap- Efek cahaya Efek cukup Efek kurang
Tidak ada efek
Terang konsisten jelas terlihat
G. MEDIA AJAR
Gambar: Contoh karya seni dengan variasi warna, tekstur, dan
pencahayaan.
Video: Tutorial membuat gradasi warna dan teknik cetak tekstur
(dapat diakses via YouTube).
Link contoh video:
o Gradasi Warna
o Tekstur Cetak
H. BAHAN AJAR
Materi: Unsur Visual dalam Seni Rupa
1. Warna
Primer: Merah, biru, kuning
o
Sekunder: Hijau, oranye, ungu
o
Gradasi: Peralihan warna dari terang ke gelap
o
2. Tekstur
Nyata: Dirasakan dengan diraba
o
Semu: Hanya terlihat oleh mata
o
3. Gelap-Terang
o Membentuk kesan dimensi
o Dibuat dengan arsiran atau gradasi warna
I. REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas: Siswa antusias, namun perlu pengaturan waktu
lebih ketat.
Ketercapaian Kompetensi: 85% siswa mencapai tujuan
pembelajaran.
J. REFLEKSI SISWA
Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
Bagian mana yang paling sulit?
Apa yang akan kamu coba lagi di rumah?
K. GLOSARIUM
Gradasi: Perubahan warna bertahap
Tekstur: Sifat permukaan suatu benda
Gelap-Terang: Kontras cahaya dalam gambar
L. DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023). Buku Seni Rupa
Kelas 6.
Smith, J. (2020). Art for Children: Exploring Visual Elements.
MODUL AJAR SENI RUPA
RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Identitas
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
3 JP x 35 Menit (Total 105
Alokasi Waktu
Menit)
A. IDENTIFIKASI MURID
Murid sudah mengetahui sekilas tentang cara menyusun warna, tekstur
dan gelap terang dalam unsur visual.
Dimensi Profil Lulusan:
Kreativitas - Mengembangkan ide orisinal dalam menyusun unsur
visual
Penalaran Kritis - Menganalisis data visual untuk menyusun
komposisi
Komunikasi - Menyampaikan ide penyusunan unsur visual secara
efektif
B. DESAIN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran:
6.2 Murid mengidentifikasi cara menyusun warna, tekstur dan gelap
terang dalam unsur visual
Praktik Pedagogik:
Pembelajaran berbasis masalah dengan studi kasus nyata "Permasalahan
Dekorasi Kelas yang Monoton". Menggunakan multi-metode: diskusi
kelompok, eksperimen warna, analisis tekstur, dan presentasi hasil.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, orang tua, lingkungan sekitar.
Lingkungan Pembelajaran:
Ruang kelas, lingkungan sekolah, media digital, sumber daya alam
sekitar.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office, AI
Pelaksanaan: Laptop, proyektor, internet
Asesmen: Google Form, Quizizz, Microsoft Office
C. PENGALAMAN BELAJAR
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, presensi, dan menyemangati siswa
Apersepsi: Menampilkan data survei tentang "Kenyamanan Visual
Ruang Kelas"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi tentang
pentingnya menyusun unsur visual
b. Kegiatan Inti (70 Menit)
1. Memahami (Bermakna - 25 Menit)
Siswa menganalisis studi kasus: "Data survei menunjukkan 70%
siswa merasa kelas terlihat monoton"
Diskusi kelompok: "Bagaimana menyusun warna, tekstur, dan
gelap-terang untuk memperbaiki masalah ini?"
Eksplorasi konsep: Prinsip penyusunan warna (harmoni, kontras),
tekstur (ritme, variasi), gelap-terang (balance, emphasis)
2. Mengaplikasikan (Menggembirakan - 35 Menit)
Eksperimen menyusun palet warna untuk dinding kelas
menggunakan cat air/krayon
Membuat mock-up dekorasi kelas dengan variasi tekstur dari bahan
alam/daur ulang
Menyusun skema pencahayaan sederhana menggunakan senter
dan benda sekitar
3. Merefleksikan (10 Menit)
Presentasi hasil rancangan dekorasi kelas
Refleksi: "Apa tantangan dalam menyusun unsur visual? Bagaimana
solusinya?"
c. Penutup (20 Menit)
Guru memberikan umpan balik terhadap rancangan siswa
Motivasi untuk menerapkan pengetahuan di lingkungan sekitar
Menyimpulkan prinsip penyusunan unsur visual
D. ASESMEN PEMBELAJARAN
Jenis Asesmen Cara Pelaksanaan
Tanya jawab tentang pengalaman menyusun
Asesmen Awal
dekorasi
Asesmen Observasi proses penyusunan, umpan balik peer
Formatif assessment
Asesmen
Penilaian produk rancangan dekorasi
Sumatif
Kriteria Ketercapaian:
Kriteria Memenuhi Belum Memenuhi
Belum dapat
Format Dapat mengidentifikasi prinsip
mengidentifikasi dengan
if penyusunan unsur visual
tepat
Dapat menyusun rancangan
Sumati Belum dapat menyusun
dekorasi dengan prinsip yang
f dengan prinsip yang tepat
tepat
Rencana Tindak Lanjut:
Pengayaan: Merancang dekorasi untuk ruang perpustakaan
sekolah
Remedial: Latihan tambahan menyusun palet warna dan tekstur
sederhana
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LKPD 1 (Tingkat Mahir/Baik)
Judul: "Menjadi Desainer Muda untuk Kelas Impian"
Tugas:
Berdasarkan data survei bahwa 70% siswa merasa kelas terlihat monoton,
rancanglah dekorasi kelas yang kreatif dengan memperhatikan:
1. Susun 3 palet warna berbeda yang harmonis untuk dinding kelas
2. Buat variasi tekstur untuk 3 area berbeda (area baca, area display,
area belajar)
3. Rancang tata cahaya untuk menciptakan suasana berbeda (siang,
sore, malam)
4. Presentasikan alasan penyusunan unsur visual yang dipilih
Petunjuk: Gunakan bahan alam, kertas warna, dan alat gambar untuk
membuat mock-up sederhana.
LKPD 2 (Tingkat Sedang)
Judul: "Memecahkan Masalah Kelas yang Monoton"
Tugas:
Analisis permasalahan kelas yang monoton dan berikan solusi
penyusunan unsur visual:
1. Pilih 2 kombinasi warna yang cocok untuk dinding kelas dan
jelaskan alasannya
2. Identifikasi 3 jenis tekstur yang dapat ditambahkan dan
penempatannya
3. Buat sketsa sederhana penataan cahaya untuk area tertentu
4. Jelaskan bagaimana penyusunan ini mengatasi masalah monoton
Petunjuk: Gunakan contoh gambar dan template yang disediakan.
LKPD 3 (Tingkat Rendah)
Judul: "Mengenal Penyusunan Warna dan Tekstur"
Tugas:
1. Warnai gambar ruang kelas dengan 2 warna yang serasi
2. Tempelkan bahan dengan tekstur berbeda pada 3 benda dalam
gambar
3. Arsir bagian yang terkena cahaya dan yang teduh
4. Sebutkan nama warna dan jenis tekstur yang digunakan
Petunjuk: Ikuti contoh yang diberikan guru, gunakan krayon dan bahan
tekstur sederhana.
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Tes Tertulis (20 poin)
a. Sebutkan 3 prinsip dalam menyusun warna yang harmonis!
b. Jelaskan perbedaan antara menyusun tekstur ritmis dan acak!
c. Bagaimana cara menyusun gelap-terang untuk menonjolkan
objek tertentu?
2. Praktik (80 poin)
Buatlah rancangan dekorasi untuk salah satu area di sekolah
dengan menerapkan prinsip penyusunan warna, tekstur, dan gelap-
terang!
Kunci Jawaban:
1. Tes Tertulis:
a. - Analogous color scheme
o Complementary colors
o Monochromatic scheme
b. Tekstur ritmis memiliki pola berulang yang teratur,
sedangkan tekstur acak tidak memiliki pola tertentu
c. Dengan memberikan kontras tinggi antara objek dan
latarnya, atau menggunakan pencahayaan terpusat pada
objek
Rubrik Penilaian Praktik:
Skor 4
Skor 3 Skor 2 Skor 1 (Perlu
Aspek (Sangat
(Baik) (Cukup) Bimbingan)
Baik)
Kurang
Harmonis Cukup
Penyusunan harmonis, Tidak
dan kreatif, harmonis,
Warna (30) terbatas terencana
3+ variasi 2-3 variasi
variasi
Variasi
Tekstur Tidak
Penyusunan tekstur Tekstur
bervariasi memperhatika
Tekstur (30) tepat dan minimal
cukup n tekstur
fungsional
Efek
Penyusunan Efek Tidak ada
dramatis Efek
Gelap- cukup perencanaan
dan minimal
Terang (20) jelas cahaya
fungsional
MEDIA AJAR
Gambar Pembelajaran:
1. Contoh penyusunan warna harmonis dan kontras
2. Variasi tekstur dalam dekorasi interior
3. Skema pencahayaan untuk berbagai suasana
Video Pembelajaran:
1. "Prinsip Dasar Penyusunan Warna dalam Desain"
[Link: [Link] ]
2. "Teknik Menyusun Tekstur untuk Ruang yang Menarik"
[Link: [Link] ]
3. "Membuat Efek Cahaya dengan Bahan Sederhana"
[Link: [Link] ]
BAHAN AJAR
Materi: Cara Menyusun Warna, Tekstur, dan Gelap-Terang
1. Penyusunan Warna:
Harmoni Warna: Menyusun warna yang selaras (analogous,
monochromatic)
Kontras Warna: Menyusun warna berlawanan untuk penekanan
(complementary)
Psikologi Warna: Pengaruh warna terhadap suasana hati
2. Penyusunan Tekstur:
Ritme: Pengulangan tekstur yang teratur
Variasi: Kombinasi tekstur halus, kasar, mengilap
Fungsional: Penempatan tekstur sesuai kebutuhan
3. Penyusunan Gelap-Terang:
Balance: Keseimbangan distribusi cahaya
Emphasis: Penekanan pada area penting
Mood: Penciptaan suasana melalui pencahayaan
E. REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas: Perlunya pengelompokan yang lebih heterogen
untuk kolaborasi optimal
Ketercapaian Kompetensi: 80% siswa mampu menyusun unsur
visual dengan prinsip yang tepat
F. REFLEKSI SISWA
Apa bagian tersulit dalam menyusun unsur visual?
Bagaimana perasaanmu ketika berhasil menciptakan rancangan
dekorasi?
Pengetahuan apa yang paling bermanfaat dari pembelajaran ini?
G. GLOSARIUM
Palet Warna: Kumpulan warna yang dipilih untuk suatu desain
Harmoni: Keselarasan dan keseimbangan dalam penyusunan
Mock-up: Model atau contoh sederhana dari suatu rancangan
H. DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023). Buku Seni Rupa
Kelas 6.
Brown, T. (2020). Design Thinking for Educators.
Data Survei Kenyamanan Visual Kelas SD INPRES 12/79 BELLU
(2024)
MODUL AJAR SENI RUPA
RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
IDENTITAS
Komponen Keterangan
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata Pelajaran SENI RUPA
Fase/Kelas C/6
Alokasi Waktu 3 JP × 35 Menit (105 Menit)
Tujuan 6.3 Murid mempraktikkan warna, tekstur, dan gelap
Pembelajaran terang berdasarkan unsur visual dalam seni rupa
IDENTIFIKASI MURID
Murid sudah mengetahui sekilas tentang warna, tekstur, dan gelap terang
berdasarkan unsur visual dalam seni rupa.
Dimensi Profil Lulusan:
1. Kreativitas — Mengembangkan karya seni orisinal.
2. Kolaborasi — Bekerja sama dalam kelompok.
3. Kemandirian — Menyelesaikan tugas secara mandiri.
DESAIN PEMBELAJARAN
Praktik Pedagogik:
Pembelajaran berbasis proyek dengan studi kasus nyata: “Mendesain
Poster Lingkungan Hidup” menggunakan data sampah di sekolah.
Metode: diskusi kelompok, eksperimen warna, pembuatan tekstur, dan
presentasi.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, orang tua, masyarakat.
Lingkungan Pembelajaran:
Kelas, lingkungan sekolah, taman, media digital.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office, AI.
Pelaksanaan: Laptop, proyektor, internet.
Asesmen: Google Form, Quizizz, alat cetak.
PENGALAMAN BELAJAR
a. Pendahuluan (15 Menit)
Salam, doa, presensi, semangat.
Apersepsi: Menampilkan data sampah di sekolah (contoh: 40%
sampah plastik, 30% kertas).
Penyampaian tujuan: mempraktikkan unsur visual dalam poster
lingkungan.
b. Kegiatan Inti (70 Menit)
1. Memahami (Bermakna — 25 Menit)
oDiskusi data sampah dan pentingnya poster lingkungan.
oEksplorasi teknik warna (cat air), tekstur (bahan daur ulang),
gelap-terang (pensil).
2. Mengaplikasikan (Menggembirakan — 35 Menit)
o Praktik membuat poster:
Gradasi warna untuk latar.
Tekstur dari daun/kertas daur ulang.
Efek bayangan untuk penekanan pesan.
3. Merefleksikan (10 Menit)
o Presentasi poster dan penjelasan unsur visual yang
digunakan.
o Refleksi tantangan selama praktik.
c. Penutup (20 Menit)
Umpan balik guru.
Motivasi menerapkan ilmu di rumah.
Kesimpulan prinsip praktik unsur visual.
ASESMEN PEMBELAJARAN
Jenis
Kegiatan
Asesmen
Tanya jawab pengalaman membuat
Asesmen Awal
poster
Asesmen Observasi proses praktik, umpan balik
Formatif teman
Asesmen
Penilaian produk poster
Sumatif
Kriteria Ketercapaian:
Memenuhi:
oFormatif: Aktif dalam diskusi dan praktik.
oSumatif: Poster menerapkan warna, tekstur, gelap-terang
dengan tepat.
Belum Memenuhi:
o Formatif: Tidak aktif.
o Sumatif: Poster belum menerapkan unsur visual.
Rencana Tindak Lanjut:
Pengayaan: Membuat kampanye lingkungan dengan poster.
Remedial: Latihan ulang teknik dasar warna dan tekstur.
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LKPD 1 (Tingkat Mahir/Baik)
Judul: “Kampanye Cinta Lingkungan melalui Poster”
Tugas:
1. Buat poster bertema “Stop Sampah Plastik” dengan:
o Gradasi warna mencolok (minimal 4 warna).
o Tekstur dari bahan daur ulang (plastik/kertas).
o Efek bayangan pada gambar utama.
2. Tulis penjelasan tentang pilihan unsur visual.
3. Presentasikan di depan kelas.
LKPD 2 (Tingkat Sedang)
Judul: “Poster Lingkungan Sekolah”
Tugas:
1. Rancang poster “Jaga Kebersihan Sekolah”:
o Kombinasi 3 warna harmonis.
o Tekstur dari daun/karton.
o Arsiran untuk efek gelap-terang.
2. Jelaskan fungsi warna dan tekstur yang dipilih.
LKPD 3 (Tingkat Rendah)
Judul: “Mewarnai dan Membuat Tekstur Sederhana”
Tugas:
1. Warnai gambar tempat sampah dengan gradasi 2 warna.
2. Tempelkan pasir/daun kering untuk tekstur.
3. Arsir bagian bawah gambar untuk efek bayangan.
4. Sebutkan nama warna dan tekstur yang digunakan.
LEMBAR EVALUASI
A. Tes Tertulis (20 Poin)
1. Sebutkan 2 contoh penerapan warna harmonis dalam poster!
2. Bagaimana cara membuat tekstur dari bahan alam?
3. Jelaskan manfaat gelap-terang dalam karya seni!
B. Praktik (80 Poin)
Buat poster “Hijaukan Bumi” dengan menerapkan:
Warna gradasi.
Tekstur buatan.
Efek cahaya.
Kunci Jawaban:
1. Contoh: biru-hijau (analogous), merah-hijau (komplementer).
2. Contoh: tempel daun kering, gunakan pasir dengan lem.
3. Menonjolkan objek, memberi kesan dimensi.
Rubrik Penilaian Poster:
4 (Sangat 1 (Perlu
Aspek 3 (Baik) 2 (Cukup)
Baik) Bimbingan)
Gradasi
3 warna 2 warna
Warna halus, 4+ Warna acak
harmonis sederhana
warna
Kreatif,
Sesuai Tekstur Tidak ada
Tekstur relevan
tema minimal tekstur
dengan tema
Efek
Gelap- Efek
dramatis, Efek jelas Tidak ada efek
Terang sederhana
konsisten
MEDIA AJAR
Gambar:
1. Contoh poster lingkungan dengan variasi warna.
2. Tekstur dari bahan daur ulang.
3. Ilustrasi efek bayangan.
Video:
1. “Teknik Gradasi Warna dengan Cat Air” —
[Link: [Link] ]
2. “Membuat Tekstur dari Bahan Alam” —
[Link: [Link] ]
3. “Membuat Efek Cahaya pada Gambar” —
[Link: [Link] ]
BAHAN AJAR
Materi: Praktik Warna, Tekstur, dan Gelap-Terang
1. Warna:
o Gradasi: Peralihan dari terang ke gelap.
o Harmoni: Warna selaras (contoh: biru-hijau).
2. Tekstur:
o Nyata: Diraba (contoh: daun, pasir).
o Buatan: Dibuat dengan teknik tertentu.
3. Gelap-Terang:
o Membentuk dimensi.
o Teknik: arsiran, gradasi warna.
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas: Siswa antusias, perlu pengaturan waktu lebih
ketat.
Ketercapaian Kompetensi: 85% siswa berhasil membuat poster
dengan unsur visual.
REFLEKSI SISWA
Apa tantangan terbesar dalam praktik hari ini?
Unsur visual mana yang paling kamu sukai?
Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan poster?
GLOSARIUM
Gradasi: Perubahan warna bertahap.
Tekstur Nyata: Dapat diraba secara fisik.
Arsiran: Teknik membuat gelap-terang.
DAFTAR PUSTAKA
Kemendikbud. (2023). Buku Seni Rupa Kelas 6.
MODUL AJAR MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
Alokasi 3 JP x 35 Menit (105
Waktu Menit)
Identifikasi Murid
Murid sudah mengetahui sekilas tentang cara membuat karya seni
dua dimensi
Dimensi Profil Lulusan:
Kreativitas (Menciptakan karya seni dua dimensi yang orisinal)
Kemandirian (Menyelesaikan karya seni secara mandiri)
Komunikasi (Mempresentasikan karya dengan percaya diri)
Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
6.4 Murid menjelaskan cara membuat karya seni dua dimensi
Praktek Pedagogik:
Pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan studio seni,
menggunakan metode demonstrasi, praktik langsung, dan presentasi
karya.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, dan orang tua.
Lingkungan Pembelajaran:
Ruang seni, ruang kelas, dan lingkungan sekolah.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office
Pelaksanaan: Laptop, Proyektor, Internet
Asesmen: Google Form, Quizizz
Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, dan presensi
Ice breaker "Tebak Teknik Seni Rupa"
Apersepsi: "Pernahkah kalian membuat gambar atau lukisan?
Bagaimana cara membuatnya?"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi
b. Kegiatan Inti (70 Menit)
Memahami (25 Menit):
o Demonstrasi teknik dasar membuat karya seni dua dimensi
o Pengenalan alat dan bahan untuk karya dua dimensi
o Studi contoh karya seni dua dimensi sederhana
Mengaplikasikan (35 Menit):
o Mengerjakan LKPD sesuai level kemampuan
o Praktik membuat karya seni dua dimensi dengan tema bebas
o Eksperimen dengan berbagai media dan teknik
Merefleksikan (10 Menit):
o Presentasi karya seni dan penjelasan proses pembuatan
o Gallery walk untuk saling mengapresiasi karya teman
o Refleksi tentang pengalaman membuat karya seni
c. Penutup (10 Menit)
Pemberian umpan balik terhadap karya seni
Refleksi menggunakan metode "Two Stars and a Wish"
Motivasi untuk terus berkarya dan berkreasi
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. LKPD LEVEL MAHIR (Baik)
Tema: Membuat Karya Seni Dua Dimensi dengan Teknik Campuran
Proyek: Buat karya seni dua dimensi bertema "Lingkungan Sekitarku"
dengan teknik campuran
Tugas:
1. Rencanakan karya senimu dengan membuat sketsa kasar!
2. Pilih minimal 2 teknik yang akan digunakan (gambar, lukis, kolase)!
3. Jelaskan alasan pemilihan tema dan teknik!
4. Buat karya seni dengan komposisi yang seimbang!
5. Tuliskan langkah-langkah pembuatan karyamu secara rinci!
Contoh Teknik:
Menggambar dengan pensil/pensil warna
Melukis dengan cat air
Kolase dengan bahan alam
Tekstur dengan bahan daur ulang
2. LKPD LEVEL SEDANG
Tema: Membuat Lukisan Sederhana dengan Cat Air
Bahan:
Kertas gambar A4
Cat air
Kuas berbagai ukuran
Palet warna
Gelas air
Tugas:
1. Buat sketsa sederhana bertema "Pemandangan Sekolah"!
2. Campurkan warna primer untuk mendapatkan warna sekunder!
3. Warnai gambarmu dengan teknik basah-dasar (wet-on-dry)!
4. Beri judul pada karyamu!
5. Jelaskan secara singkat cara membuat karyamu!
Langkah:
1. Buat sketsa dengan pensil tipis
2. Mulai warnai dari area besar ke kecil
3. Gunakan kuas sesuai kebutuhan
4. Biarkan kering sebelum menambah lapisan
3. LKPD LEVEL RENDAH
Tema: Membuat Gambar Sederhana dengan Pensil Warna
Bahan:
Kertas gambar
Pensil warna
Pensil biasa
Tugas:
1. Gambarlah benda sederhana di sekitarmu (buah, bunga, hewan)!
2. Gunakan 3-5 warna berbeda!
3. Warnai dengan rapi tanpa keluar garis!
4. Tulis nama benda yang digambar!
5. Warnai background dengan warna kesukaanmu!
Contoh Gambar:
🍎 Apel
🌸 Bunga
🐦 Burung
🏠 Rumah
🌳 Pohon
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Sebutkan 3 alat yang digunakan untuk membuat karya seni dua
dimensi!
2. Jelaskan langkah-langkah membuat lukisan dengan cat air!
3. Apa yang dimaksud dengan teknik kolase dalam seni rupa?
4. Mengapa kita perlu membuat sketsa sebelum membuat karya seni?
Kunci Jawaban:
1. Pensil, kuas, cat, kertas, palet (pilih 3)
2. Membuat sketsa, menyiapkan cat, mewarnai dari area besar ke
kecil, biarkan kering
3. Teknik menempel berbagai bahan pada permukaan untuk membuat
karya seni
4. Untuk merencanakan komposisi dan meminimalisir kesalahan
Rubrik Penilaian Karya Seni:
Perlu Bimbingan
Kriteria Baik (4) Cukup (3)
(2)
Kreativita Cukup
Orisinal dan unik Kurang kreatif
s kreatif
Penggunaan teknik
Teknik Cukup tepat Kurang tepat
tepat
Kerapihan Rapi dan bersih Cukup rapi Kurang rapi
Penyelesa Karya selesai Hampir
Belum selesai
ian sempurna selesai
MEDIA AJAR
Video Pembelajaran:
1. "Teknik Dasar Menggambar untuk Pemula"
- [Link]
2. "Cara Melukis dengan Cat Air Sederhana"
- [Link]
Gambar:
1. Contoh karya seni dua dimensi sederhana
2. Diagram alat dan bahan seni rupa
3. Step-by-step pembuatan karya seni
BAHAN AJAR
Cara Membuat Karya Seni Dua Dimensi:
1. Pengertian Karya Seni Dua Dimensi:
Karya seni yang memiliki panjang dan lebar
Hanya dapat dilihat dari satu sisi
Contoh: gambar, lukisan, poster, fotografi
2. Alat dan Bahan Dasar:
Menggambar: Pensil, pensil warna, spidol, krayon
Melukis: Cat air, cat poster, kuas, palet
Kolase: Lem, gunting, berbagai bahan tempel
3. Langkah-Langkah Membuat Karya:
Perencanaan:
o Tentukan tema dan ide
o Buat sketsa kasar
o Siapkan alat dan bahan
Pelaksanaan:
o Mulai dari area besar ke kecil
o Gunakan teknik yang dikuasai
o Perhatikan komposisi
Penyelesaian:
o Beri sentuhan akhir
o Beri judul karya
o Presentasikan karya
4. Teknik Dasar:
Menggambar: Garis, bentuk, tekstur
Melukis: Sapuan kuas, pencampuran warna
Kolase: Penempelan, penataan komposisi
5. Tips untuk Pemula:
Mulai dengan tema sederhana
Gunakan alat yang nyaman
Jangan takut membuat kesalahan
Terus berlatih dan bereksperimen
6. Contoh Tema Sederhana:
Alam sekitar (pohon, bunga, hewan)
Keluarga dan teman
Impian dan cita-cita
Kegiatan sehari-hari
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas:
Penyediaan alat dan bahan perlu memadai
Pengaturan tempat kerja perlu diperhatikan
Bimbingan individu perlu diberikan
Ketercapaian Kompetensi:
95% siswa mampu membuat karya seni dua dimensi
90% siswa dapat menjelaskan proses pembuatan
85% siswa menunjukkan kreativitas dalam berkarya
GLOSARIUM
1. Sketsa: Gambar rancangan awal
2. Komposisi: Penataan unsur dalam karya seni
3. Palet: Tempat pencampuran cat
4. Kolase: Teknik menempel berbagai bahan
5. Tekstur: Kualitas permukaan karya
DAFTAR PUSTAKA
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Seni Rupa
Kelas 6
2. Tim Penyusun. (2023). Panduan Praktik Seni Rupa SD
3. Yayasan Seni Indonesia. (2022). Modul Kreativitas Anak
MODUL AJAR MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
Alokasi 6 JP x 35 Menit (210
Waktu Menit)
Identifikasi Murid
Murid sudah mengetahui sekilas tentang memberikan umpan balik
terhadap karya seni orang lain
Dimensi Profil Lulusan:
Komunikasi (Menyampaikan umpan balik dengan santun dan
konstruktif)
Kewargaan (Menghargai karya dan perasaan orang lain)
Penalaran Kritis (Menganalisis karya seni secara objektif)
Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
6.5 Murid mengidentifikasi cara memberikan umpan balik terhadap karya
seni orang lain
Praktek Pedagogik:
Pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan apresiasi seni,
menggunakan metode gallery walk, diskusi terpimpin, dan simulasi
pemberian umpan balik.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, dan orang tua.
Lingkungan Pembelajaran:
Ruang pameran, ruang kelas, dan galeri virtual.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office
Pelaksanaan: Laptop, Proyektor, Internet
Asesmen: Google Form, Quizizz
Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, dan presensi
Ice breaker "Kata-kata Positif untuk Teman"
Apersepsi: "Bagaimana perasaanmu ketika karyamu dipuji?
Bagaimana ketika dikritik?"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi
b. Kegiatan Inti (150 Menit)
Memahami (50 Menit):
o Studi kasus pemberian umpan balik yang baik dan kurang
baik
o Diskusi tentang prinsip-prinsip umpan balik konstruktif
o Analisis contoh umpan balik menggunakan teknik "Two Stars
and a Wish"
Mengaplikasikan (70 Menit):
o Mengerjakan LKPD sesuai level kemampuan
o Gallery walk untuk mengapresiasi karya teman
o Simulasi pemberian umpan balik dalam kelompok kecil
o Praktik menulis umpan balik tertulis yang santun
Merefleksikan (30 Menit):
o Presentasi hasil umpan balik yang telah dibuat
o Role play menerima dan memberikan umpan balik
o Refleksi tentang pentingnya umpan balik dalam
perkembangan seni
c. Penutup (15 Menit)
Pemberian umpan balik terhadap proses pembelajaran
Refleksi menggunakan metode "Kartu Belajar Hari Ini"
Komitmen untuk selalu memberikan umpan balik yang membangun
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. LKPD LEVEL MAHIR (Baik)
Tema: Analisis Karya Seni dan Pemberian Umpan Balik Konstruktif
Studi Kasus:
Karya Seni "Pemandangan Desa Bellu" oleh Andi
Kelebihan: Komposisi seimbang, warna harmonis
Area Perbaikan: Tekstur kurang variatif, proporsi beberapa objek
kurang tepat
Tugas:
1. Analisis karya seni tersebut berdasarkan unsur-unsur seni rupa!
2. Berikan 3 pujian spesifik tentang karya tersebut!
3. Berikan 2 saran perbaikan dengan bahasa yang santun!
4. Tuliskan umpan balik lengkap menggunakan format "Two Stars and
a Wish"!
5. Refleksikan: Bagaimana perasaanmu jika menerima umpan balik
seperti yang kamu tulis?
Format Umpan Balik:
Star 1: _________________________
Star 2: _________________________
Wish: __________________________
2. LKPD LEVEL SEDANG
Tema: Memberikan Umpan Balik dengan Teknik Sandwich
Teknik Sandwich:
1. Awali dengan pujian
2. Berikan saran perbaikan
3. Akhiri dengan dorongan positif
Tugas:
1. Amati karya seni temanmu di sebelah!
2. Tuliskan 2 hal yang kamu sukai dari karyanya!
3. Tuliskan 1 saran perbaikan dengan kata-kata yang baik!
4. Berikan semangat untuk berkarya lebih baik!
5. Presentasikan umpan balikmu secara lisan!
Contoh Kalimat:
"Wah, warna yang kamu gunakan..."
"Mungkin bisa ditambahkan..."
"Aku yakin karya selanjutnyamu akan..."
3. LKPD LEVEL RENDAH
Tema: Belajar Memuji Karya Teman
Kata-kata Positif:
Bagus 👍
Indah 🌟
Keren 💫
Warna cerah 🎨
Rapih ✨
Tugas:
1. Lihatlah karya seni temanmu!
2. Pilih 3 kata positif dari daftar di atas!
3. Tuliskan pujian untuk temanmu!
4. Gambar wajah senang 😊 di bawah pujianmu!
5. Berikan karyamu kepada teman dengan senyuman!
Contoh:
"Karyamu ______ dan ______. Aku suka!"
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Sebutkan 3 prinsip dalam memberikan umpan balik yang baik!
2. Mengapa kita harus menggunakan bahasa yang santun saat
memberikan kritik?
3. Apa yang dimaksud dengan teknik "Two Stars and a Wish"?
4. Bagaimana cara menerima umpan balik dengan baik?
Kunci Jawaban:
1. Spesifik, konstruktif, santun, berimbang (pilih 3)
2. Untuk tidak menyakiti perasaan dan menjaga hubungan
pertemanan
3. Teknik memberikan 2 pujian dan 1 harapan/saran perbaikan
4. Mendengarkan dengan baik, mengucapkan terima kasih,
mempertimbangkan saran
Rubrik Penilaian Umpan Balik:
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3)
Bimbingan (2)
Bahasa Santun dan positif Cukup santun Kurang santun
Cukup Umum dan tidak
Isi Spesifik dan konstruktif
spesifik jelas
Mengikuti teknik yang Cukup Acak dan tidak
Struktur
diajarkan terstruktur teratur
Ketepat Sesuai dengan karya
Cukup tepat Tidak sesuai
an yang diamati
MEDIA AJAR
Video Pembelajaran:
1. "Cara Memberikan Umpan Balik yang Membangun"
- [Link]
2. "Teknik Apresiasi Karya Seni" - [Link]
Gambar:
1. Poster "Kata-kata Ajaib untuk Umpan Balik"
2. Infografis "Teknik Two Stars and a Wish"
3. Contoh kartu umpan balik yang baik
BAHAN AJAR
Cara Memberikan Umpan Balik terhadap Karya Seni Orang Lain:
1. Prinsip Dasar Umpan Balik:
Konstruktif: Membangun, bukan menjatuhkan
Spesifik: Jelas dan terperinci
Santun: Menggunakan bahasa yang baik
Berimbang: Memuat pujian dan saran
2. Teknik Umpan Balik:
Two Stars and a Wish:
o 2 hal yang baik (stars)
o 1 hal yang bisa diperbaiki (wish)
Teknik Sandwich:
o Pujian
o Saran
o Dorongan
3. Bahasa yang Tepat:
Hindari: "Jelek", "Tidak bagus", "Gambar aneh"
Gunakan: "Mungkin bisa diperbaiki...", "Bagaimana jika...", "Coba
tambahkan..."
4. Aspek yang Bisa Diberi Umpan Balik:
Warna: Harmonis, kontras, pemilihan palet
Komposisi: Penataan objek, keseimbangan
Teknik: Kerapihan, penggunaan alat
Kreativitas: Orisinalitas, ide unik
5. Etika Memberi Umpan Balik:
Tunggu giliran untuk berbicara
Pandang mata pembicara
Gunakan nada suara yang ramah
Fokus pada karya, bukan pembuatnya
6. Etika Menerima Umpan Balik:
Dengarkan dengan seksama
Jangan memotong pembicaraan
Ucapkan terima kasih
Pertimbangkan saran yang diberikan
7. Manfaat Umpan Balik:
Bagi Pembuat Karya: Motivasi untuk berkembang
Bagi Pemberi Umpan Balik: Melatih empati dan komunikasi
Bagi Kelompok: Menciptakan lingkungan belajar yang positif
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas:
Pengaturan gallery walk perlu sistematis
Pemantauan bahasa yang digunakan perlu intensif
Penjaminan rasa aman untuk berekspresi
Ketercapaian Kompetensi:
95% siswa mampu memberikan umpan balik santun
90% siswa dapat menerapkan teknik yang diajarkan
85% siswa menunjukkan empati dalam berkomunikasi
GLOSARIUM
1. Umpan Balik: Tanggapan atau respon terhadap suatu karya
2. Konstruktif: Bersifat membangun dan memperbaiki
3. Apresiasi: Penghargaan terhadap karya seni
4. Empati: Kemampuan memahami perasaan orang lain
5. Komunikasi Asertif: Menyampaikan pendapat dengan tegas tapi
santun
DAFTAR PUSTAKA
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Seni Rupa
Kelas 6
2. Tim Penyusun. (2023). Modul Komunikasi dalam Seni
3. Yayasan Pendidikan Karakter. (2022). Panduan Apresiasi Seni untuk
Anak
MODUL AJAR MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
Alokasi 6 JP x 35 Menit (210
Waktu Menit)
Identifikasi Murid
Murid sudah mengetahui sekilas tentang ciri-ciri karya seni rupa
yang baik
Dimensi Profil Lulusan:
Penalaran Kritis (Menganalisis ciri-ciri karya seni yang baik)
Kreativitas (Menciptakan karya seni dengan ciri-ciri yang baik)
Komunikasi (Mempresentasikan analisis karya seni)
Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
6.6 Murid menjelaskan ciri-ciri karya seni rupa yang baik
Praktek Pedagogik:
Pembelajaran berbasis apresiasi seni dengan pendekatan analisis karya,
menggunakan metode observasi, diskusi kelompok, dan presentasi
analisis.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, dan lingkungan sekitar.
Lingkungan Pembelajaran:
Ruang kelas, galeri sekolah, dan lingkungan sekitar.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office
Pelaksanaan: Laptop, Proyektor, Internet
Asesmen: Google Form, Quizizz
Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, dan presensi
Ice breaker "Tebak Ciri Karya Seni"
Apersepsi: "Mengapa beberapa karya seni terlihat lebih menarik
daripada yang lain?"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi
b. Kegiatan Inti (150 Menit)
Memahami (50 Menit):
o Observasi berbagai contoh karya seni dua dimensi
o Diskusi tentang unsur-unsur yang membuat karya seni terlihat
baik
o Analisis perbandingan karya seni dengan ciri yang baik dan
kurang baik
Mengaplikasikan (70 Menit):
o Mengerjakan LKPD sesuai level kemampuan
o Analisis karya seni teman menggunakan rubrik penilaian
o Membuat presentasi tentang ciri-ciri karya seni yang baik
o Kreasi karya seni dengan menerapkan ciri-ciri yang baik
Merefleksikan (30 Menit):
o Presentasi hasil analisis karya seni
o Diskusi tentang penerapan ciri-ciri baik dalam karya sendiri
o Refleksi tentang perkembangan kemampuan apresiasi seni
c. Penutup (15 Menit)
Pemberian umpan balik terhadap presentasi dan analisis
Refleksi menggunakan metode "Kartu Belajar Hari Ini"
Komitmen untuk selalu menciptakan karya seni yang baik
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. LKPD LEVEL MAHIR (Baik)
Tema: Analisis Mendalam Ciri-ciri Karya Seni Rupa yang Baik
Studi Kasus:
Analisis 3 Karya Seni Dua Dimensi yang Berbeda
Karya Karya Karya
Aspek Analisis
A B C
Komposisi
Harmoni Warna
Teknik
Orisinalitas
Penyampaian
Pesan
Tugas:
1. Pilih 3 karya seni dua dimensi dari teman-temanmu!
2. Analisis setiap karya berdasarkan aspek di atas!
3. Beri skor 1-5 untuk setiap aspek!
4. Identifikasi karya mana yang paling baik dan jelaskan alasannya!
5. Buat rekomendasi perbaikan untuk setiap karya!
2. LKPD LEVEL SEDANG
Tema: Mengidentifikasi Ciri-ciri Karya Seni yang Baik
Ciri-ciri yang Diamati:
✓ Komposisi seimbang
✓ Warna harmonis
✓ Teknik rapi
✓ Ide kreatif
✓ Penyampaian jelas
Tugas:
1. Amati 2 karya seni di sekitarmu!
2. Beri tanda ✓ untuk ciri yang terpenuhi!
3. Tuliskan 3 kelebihan dari setiap karya!
4. Tuliskan 1 saran perbaikan untuk setiap karya!
5. Presentasikan hasil pengamatanmu!
Format Pengamatan:
Karya 1: __________
Kelebihan:
1.
2.
3.
Saran: ____________
3. LKPD LEVEL RENDAH
Tema: Mengenal Ciri-ciri Karya Seni yang Bagus
Gambar Bantu:
🎨 Gambar dengan warna cerah
✏️Gambar dengan garis rapi
🌟 Gambar dengan komposisi bagus
💡 Gambar dengan ide unik
Tugas:
1. Lihatlah karya seni temanmu!
2. Lingkari gambar yang menunjukkan ciri bagus!
3. Tuliskan 2 hal yang kamu suka dari karyanya!
4. Beri bintang 🌟 untuk karya yang menurutmu bagus!
5. Tuliskan: "Karya ini bagus karena ______"
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Sebutkan 5 ciri-ciri karya seni rupa yang baik!
2. Mengapa komposisi penting dalam sebuah karya seni?
3. Bagaimana warna dapat mempengaruhi kesan sebuah karya seni?
4. Apa yang dimaksud dengan orisinalitas dalam karya seni?
Kunci Jawaban:
1. Komposisi seimbang, warna harmonis, teknik baik, ide kreatif,
penyampaian pesan jelas
2. Komposisi yang baik membuat karya terlihat seimbang dan enak
dipandang
3. Warna dapat menciptakan suasana, menarik perhatian, dan
menyampaikan emosi
4. Orisinalitas berarti karya tersebut unik dan tidak meniru karya orang
lain
Rubrik Penilaian Analisis Karya Seni:
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3) Bimbingan
(2)
Kelengkap Semua aspek Sebagian aspek Analisis tidak
an dianalisis dianalisis lengkap
Analisis mendalam Analisis cukup Analisis
Kedalaman
dan kritis mendalam sederhana
Bahasa jelas dan
Bahasa Cukup jelas Kurang jelas
mudah dipahami
Rekomend Saran konstruktif Saran cukup Saran kurang
asi dan spesifik baik jelas
MEDIA AJAR
Video Pembelajaran:
1. "Mengapresiasi Karya Seni dengan Baik"
- [Link]
2. "Unsur-unsur Karya Seni yang Berkualitas"
- [Link]
Gambar:
1. Contoh karya seni dengan ciri-ciri baik
2. Infografis "Ciri-ciri Karya Seni yang Baik"
3. Diagram unsur-unsur seni rupa
BAHAN AJAR
Ciri-ciri Karya Seni Rupa yang Baik:
1. Komposisi yang Baik:
Keseimbangan: Tidak berat sebelah
Penekanan: Ada titik fokus yang menarik perhatian
Irama: Gerakan visual yang mengalir
Kesatuan: Semua unsur bekerja sama dengan harmonis
2. Warna yang Harmonis:
Palet Warna: Pemilihan warna yang serasi
Kontras: Permainan terang-gelap yang tepat
Psikologi Warna: Warna yang sesuai dengan tema
Gradasi: Peralihan warna yang halus
3. Teknik yang Baik:
Kerapihan: Hasil akhir yang bersih dan rapi
Penguasaan Media: Kemampuan menggunakan alat dengan baik
Detail: Perhatian pada hal-hal kecil
Konsistensi: Teknik yang diterapkan secara konsisten
4. Kreativitas dan Orisinalitas:
Ide Unik: Gagasan yang segar dan berbeda
Inovasi: Cara baru dalam mengekspresikan ide
Gaya Personal: Ciri khas pembuat karya
Eksperimen: Keberanian mencoba hal baru
5. Penyampaian Pesan:
Tema Jelas: Mudah dipahami maksudnya
Ekspresi Emosi: Dapat menyampaikan perasaan
Cerita: Mengandung narasi atau makna
Komunikasi Visual: Dapat "berbicara" kepada penikmatnya
6. Aspek Teknis Lainnya:
Proporsi: Ukuran yang sesuai antar objek
Perspektif: Kesan kedalaman yang tepat
Tekstur: Penggunaan tekstur yang sesuai
Finishing: Sentuhan akhir yang memperindah karya
7. Konteks dan Nilai:
Kesesuaian dengan Tema: Karya sesuai dengan judul/tujuan
Nilai Estetika: Memiliki keindahan visual
Nilai Edukatif: Dapat menginspirasi atau mengajar
Nilai Budaya: Merepresentasikan kekayaan budaya
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas:
Penyediaan contoh karya yang beragam perlu diperhatikan
Pengelompokan untuk diskusi perlu heterogen
Waktu presentasi perlu diatur secara adil
Ketercapaian Kompetensi:
95% siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri karya seni yang baik
90% siswa dapat menganalisis karya seni dengan kriteria yang
tepat
85% siswa mampu menerapkan ciri-ciri baik dalam karya sendiri
GLOSARIUM
1. Komposisi: Penataan unsur-unsur dalam karya seni
2. Harmoni: Keselarasan dan keserasian
3. Orisinalitas: Keaslian dan kekhasan
4. Estetika: Nilai keindahan
5. Proporsi: Perbandingan ukuran yang tepat
DAFTAR PUSTAKA
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Seni Rupa
Kelas 6
2. Tim Penyusun. (2023). Modul Apresiasi Seni Rupa
3. Galeri Nasional Indonesia. (2022). Panduan Apresiasi Karya Seni
MODUL AJAR MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
Alokasi 6 JP x 35 Menit (210
Waktu Menit)
Identifikasi Murid
Murid sudah mengetahui sekilas tentang penggunaan warna,
tekstur, dan gelap terang pada objek di lingkungan sekitar
Dimensi Profil Lulusan:
Penalaran Kritis (Menganalisis dan membandingkan unsur visual)
Kreativitas (Menciptakan dokumentasi visual yang menarik)
Komunikasi (Mempresentasikan hasil observasi)
Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
6.7 Murid membandingkan penggunaan warna, tekstur, dan gelap terang
pada objek di lingkungan sekitar
Praktek Pedagogik:
Pembelajaran berbasis observasi dengan pendekatan eksplorasi
lingkungan, menggunakan metode investigasi, dokumentasi visual, dan
analisis komparatif.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, dan lingkungan sekitar.
Lingkungan Pembelajaran:
Lingkungan sekolah, taman, lapangan, dan area sekitar sekolah.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office
Pelaksanaan: Laptop, Proyektor, Internet
Asesmen: Google Form, Quizizz
Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, dan presensi
Ice breaker "Tebak Warna dan Tekstur"
Apersepsi: "Apa perbedaan warna daun di pagi hari dan siang hari?
Mengapa?"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi
b. Kegiatan Inti (150 Menit)
Memahami (50 Menit):
o Eksplorasi lingkungan sekolah untuk mengidentifikasi objek
dengan variasi warna, tekstur, dan gelap terang
o Diskusi tentang pengaruh cahaya terhadap penampilan objek
o Pengenalan teknik dokumentasi visual sederhana
Mengaplikasikan (70 Menit):
o Mengerjakan LKPD sesuai level kemampuan
o Observasi dan dokumentasi objek di lingkungan sekitar
o Membuat chart perbandingan warna, tekstur, dan gelap
terang
o Presentasi hasil observasi dalam kelompok
Merefleksikan (30 Menit):
o Presentasi hasil perbandingan dan analisis
o Diskusi tentang pola yang ditemukan dalam observasi
o Refleksi tentang kepekaan terhadap unsur visual di
lingkungan
c. Penutup (15 Menit)
Pemberian umpan balik terhadap hasil observasi
Refleksi menggunakan metode "Kartu Penemuan Hari Ini"
Apresiasi terhadap keindahan visual di lingkungan sekitar
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. LKPD LEVEL MAHIR (Baik)
Tema: Investigasi Perbandingan Unsur Visual di Berbagai Kondisi Cahaya
Data Observasi:
Perbandingan Objek di Pagi, Siang, dan Sore Hari
Warna Warna Warna Tekst Gelap
Objek
Pagi Siang Sore ur Terang
Daun
Pohon
Dinding
Kelas
Batu di
Taman
Air di
Kolam
Tugas:
1. Pilih 4 objek berbeda di lingkungan sekolah!
2. Observasi dan dokumentasi pada pagi, siang, dan sore hari!
3. Analisis perubahan warna akibat perbedaan intensitas cahaya!
4. Bandingkan tekstur dan gelap terang pada setiap objek!
5. Buat kesimpulan tentang pengaruh cahaya terhadap penampilan
visual objek!
2. LKPD LEVEL SEDANG
Tema: Membandingkan Warna dan Tekstur Objek Alam dan Buatan
Objek yang Diamati:
Alam: Daun, batu, kayu, tanah
Buatan: Dinding, meja, pintu, lantai
Tugas:
1. Gambarlah 2 objek alam dan 2 objek buatan!
2. Tuliskan warna dominan setiap objek!
3. Jelaskan tekstur setiap objek (halus/kasar)!
4. Bandingkan perbedaan warna dan tekstur objek alam vs buatan!
5. Buat presentasi sederhana tentang hasil pengamatanmu!
Format Pengamatan:
Objek: ______
Warna: ______
Tekstur: ______
Gelap Terang: ______
3. LKPD LEVEL RENDAH
Tema: Mengamati Warna dan Tekstur di Sekitarku
Gambar Bantu:
🍃 Daun hijau (halus)
🪨 Batu coklat (kasar)
🧱 Dinding abu-abu (kasar)
💧 Air bening (halus)
Tugas:
1. Lingkari objek yang warnanya sama!
2. Gambar garis dari objek ke kata "halus" atau "kasar"!
3. Warnai kotak dengan warna yang kamu temukan!
4. Tuliskan: "Aku suka warna ______ pada ______"
5. Tempelkan bahan dengan tekstur berbeda!
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Jelaskan perbedaan warna objek yang terkena cahaya langsung dan
tidak langsung!
2. Sebutkan 3 contoh objek dengan tekstur kasar dan 3 dengan tekstur
halus!
3. Mengapa bayangan terbentuk pada suatu objek?
4. Bagaimana cahaya mempengaruhi penampilan warna suatu objek?
Kunci Jawaban:
1. Objek terkena cahaya langsung lebih terang dan warna lebih jelas,
objek tidak terkena cahaya lebih gelap dan warna kurang jelas
2. Kasar: batu, kulit pohon, aspal. Halus: daun, air, kaca
3. Bayangan terbentuk karena cahaya terhalang oleh objek
4. Cahaya membuat warna terlihat lebih cerah dan jelas, kurang
cahaya membuat warna terlihat gelap dan pudar
Rubrik Penilaian Observasi:
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3) Bimbingan
(2)
Kelengkapan Data lengkap dan Data cukup Data kurang
Data detail lengkap lengkap
Ketepatan Pengamatan Cukup
Kurang akurat
Observasi akurat akurat
Analisis Analisis mendalam Analisis Analisis
Perbandingan dan kritis cukup sederhana
Jelas dan
Presentasi Cukup jelas Kurang jelas
sistematis
MEDIA AJAR
Video Pembelajaran:
1. "Efek Cahaya pada Warna dan Bentuk" - [Link]
2. "Teknik Observasi Visual untuk Pemula" - [Link]
Gambar:
1. Contoh dokumentasi objek dengan variasi cahaya
2. Infografis "Pengaruh Cahaya pada Warna"
3. Chart perbandingan tekstur berbagai objek
BAHAN AJAR
Membandingkan Penggunaan Warna, Tekstur, dan Gelap Terang
pada Objek di Lingkungan Sekitar:
1. Warna dalam Lingkungan:
Warna Alam:
o Hijau daun (bervariasi berdasarkan jenis dan kesehatan)
o Coklat tanah dan batuan
o Biru langit dan air
o Warna-warni bunga
Warna Buatan:
o Warna cat pada bangunan
o Warna plastik dan logam
o Warna pakaian
2. Tekstur dalam Lingkungan:
Tekstur Alam:
o Kasar: Batuan, kulit pohon
o Halus: Daun, air, kelopak bunga
o Berpori: Tanah, spons alam
Tekstur Buatan:
o Kasar: Beton, aspal
o Halus: Kaca, plastik licin
o Bertekstur: Kain, kertas
3. Gelap Terang dalam Lingkungan:
Faktor Pembentuk:
o Intensitas cahaya matahari
o Arah datangnya cahaya
o Bentuk dan posisi objek
o Warna permukaan objek
4. Teknik Observasi:
Dokumentasi Visual:
o Sketsa cepat
o Chart warna
o Sample tekstur
o Catatan cahaya
Alat Bantu:
o Kertas dan pensil
o Chart warna
o Lup sederhana
o Kamera (jika ada)
5. Pola yang Dapat Diamati:
Perubahan Warna:
o Pagi: Warna lembut dan sejuk
o Siang: Warna cerah dan tajam
o Sore: Warna hangat dan emas
Variasi Tekstur:
o Alam cenderung lebih bervariasi
o Buatan cenderung lebih seragam
Pola Bayangan:
o Pagi: Bayangan panjang
o Siang: Bayangan pendek
o Sore: Bayangan panjang kembali
6. Aplikasi dalam Seni:
Pelajaran dari Alam:
o Harmoni warna alami
o Variasi tekstur yang kaya
o Permainan cahaya yang dinamis
o Komposisi yang seimbang
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas:
Pengawasan selama observasi luar kelas perlu intensif
Pembagian area observasi perlu jelas
Pengaturan waktu perlu ketat
Ketercapaian Kompetensi:
95% siswa mampu membandingkan unsur visual dengan tepat
90% siswa dapat mendokumentasikan hasil observasi
85% siswa memahami pengaruh cahaya pada penampilan objek
GLOSARIUM
1. Intensitas Cahaya: Kekuatan atau terangnya cahaya
2. Tekstur: Kualitas permukaan suatu benda
3. Gelap Terang: Permainan cahaya dan bayangan
4. Observasi: Pengamatan dengan seksama
5. Dokumentasi Visual: Pencatatan melalui gambar atau foto
DAFTAR PUSTAKA
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Seni Rupa
Kelas 6
2. Tim Penyusun. (2023). Modul Observasi Visual Lingkungan
3. Lembaga Alam Tropis Indonesia. (2022). Panduan Eksplorasi
Lingkungan untuk Anak
MODUL AJAR MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
Alokasi 6 JP x 35 Menit (210
Waktu Menit)
Identifikasi Murid
Murid sudah mengetahui sekilas tentang cara menyusun warna,
tekstur dan gelap terang dalam ritme/pola
Dimensi Profil Lulusan:
Kreativitas (Menciptakan pola dengan ritme yang harmonis)
Penalaran Kritis (Menganalisis dan menyusun pola secara
sistematis)
Kemandirian (Menyelesaikan proyek pola secara mandiri)
Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
6.8 Murid menunjukkan cara menyusun warna, tekstur dan gelap terang
dalam ritme/pola
Praktek Pedagogik:
Pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan desain pola,
menggunakan metode eksperimen, kreasi pola, dan presentasi karya.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, dan orang tua.
Lingkungan Pembelajaran:
Ruang seni, ruang kelas, dan lingkungan sekolah.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office
Pelaksanaan: Laptop, Proyektor, Internet
Asesmen: Google Form, Quizizz
Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, dan presensi
Ice breaker "Tebak Pola dan Ritme"
Apersepsi: "Pernahkah memperhatikan pola pada batik atau motif
kain? Bagaimana pola tersebut tersusun?"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi
b. Kegiatan Inti (150 Menit)
Memahami (50 Menit):
o Eksplorasi berbagai jenis pola dan ritme dalam kehidupan
sehari-hari
o Diskusi tentang prinsip penyusunan pola yang harmonis
o Demonstrasi teknik menyusun warna, tekstur, dan gelap
terang dalam pola
Mengaplikasikan (70 Menit):
o Mengerjakan LKPD sesuai level kemampuan
o Eksperimen membuat pola dengan berbagai media
o Kreasi pola orisinal dengan menerapkan ritme yang terencana
o Presentasi proses pembuatan pola
Merefleksikan (30 Menit):
o Presentasi hasil karya pola dan penjelasan ritme yang
digunakan
o Pameran "Festival Pola dan Ritme Kelas 6"
o Refleksi tentang penerapan prinsip pola dalam karya seni
c. Penutup (15 Menit)
Pemberian umpan balik terhadap karya pola
Refleksi menggunakan metode "Dua Bintang dan Satu Harapan"
Apresiasi terhadap keragaman pola yang dihasilkan
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. LKPD LEVEL MAHIR (Baik)
Tema: Merancang Pola Kompleks dengan Ritme Berlapis
Proyek: Buat pola berulang dengan 3 lapisan ritme (warna, tekstur, gelap
terang)
Data Perencanaan:
Lapisa Media yang
Elemen Pola Ritme
n Digunakan
1 Warna A-B-C-B-A Cat air, pensil warna
2 Tekstur Halus-Kasar-Halus Bahan alam, kolase
Gelap Terang-Gelap-
3 Bayangan, highlight
Terang Sedang
Tugas:
1. Rancang pola dasar dengan bentuk geometris sederhana!
2. Terapkan ritme warna dengan pola yang terencana!
3. Tambahkan lapisan tekstur dengan ritme berbeda!
4. Berikan variasi gelap terang untuk menciptakan depth!
5. Buat dokumentasi proses dan presentasikan konsep ritmemu!
2. LKPD LEVEL SEDANG
Tema: Membuat Pola Sederhana dengan Ritme Warna
Bahan:
Kertas gambar
Cat/pensil warna
Stensil bentuk sederhana
Penggaris
Tugas:
1. Buat pola berulang menggunakan stensil bentuk!
2. Terapkan ritme warna A-B-A-B atau A-B-C-A-B-C!
3. Gunakan minimal 3 warna berbeda!
4. Buat variasi ukuran untuk menambah interest!
5. Beri judul pada pola yang kamu buat!
Contoh Ritme:
🔴🟡🔴🟡 (A-B-A-B)
🔵🟢🔴🔵🟢🔴 (A-B-C-A-B-C)
◼️◻️◼️◻️(Gelap-Terang-Gelap-Terang)
3. LKPD LEVEL RENDAH
Tema: Membuat Pola Sederhana dengan Stempel
Bahan:
Kertas
Cat warna
Stempel dari bahan alam (daun, batang)
Spons
Tugas:
1. Buat barisan stempel dengan warna sama!
2. Buat barisan berikutnya dengan warna berbeda!
3. Ulangi pola warna yang sama!
4. Tempelkan bahan dengan tekstur berbeda pada beberapa bagian!
5. Tunjukkan pola yang kamu buat kepada teman!
Panduan:
Baris 1: 🔴🔴🔴🔴
Baris 2: 🟡🟡🟡🟡
Baris 3: 🔴🔴🔴🔴
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ritme dalam seni rupa!
2. Sebutkan 3 jenis ritme yang dapat diterapkan dalam pola!
3. Bagaimana cara menciptakan variasi dalam pola yang berulang?
4. Mengapa ritme penting dalam sebuah karya seni?
Kunci Jawaban:
1. Ritme adalah pengulangan unsur-unsur visual yang teratur dan
berirama
2. Ritme linear, ritme progresif, ritme alternatif
3. Dengan variasi ukuran, warna, tekstur, atau orientasi
4. Ritme menciptakan kesan dinamis, teratur, dan menarik perhatian
Rubrik Penilaian Pola dan Ritme:
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3)
Bimbingan (2)
Keteraturan Pola konsisten dan Cukup
Kurang teratur
Pola teratur teratur
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3)
Bimbingan (2)
Variasi Ritme bervariasi dan Cukup
Monoton
Ritme menarik bervariasi
Harmoni Warna harmonis dan Cukup Kurang
Warna terencana harmonis harmonis
Cukup
Kreativitas Orisinal dan inovatif Kurang kreatif
kreatif
MEDIA AJAR
Video Pembelajaran:
1. "Prinsip Dasar Pola dan Ritme dalam Seni"
- [Link]
2. "Teknik Membuat Pola yang Menarik" - [Link]
Gambar:
1. Contoh pola dengan berbagai jenis ritme
2. Diagram prinsip penyusunan pola
3. Step-by-step pembuatan pola sederhana
BAHAN AJAR
Cara Menyusun Warna, Tekstur dan Gelap Terang dalam
Ritme/Pola:
1. Pengertian Pola dan Ritme:
Pola: Pengulangan unsur-unsur visual secara teratur
Ritme: Irama yang terbentuk dari pengulangan tersebut
Fungsi: Menciptakan kesan dinamis, teratur, dan menarik
2. Jenis-jenis Ritme:
Ritme Linear: Pengulangan dalam garis lurus
Ritme Progresif: Perubahan bertahap dalam ukuran/warna
Ritme Alternatif: Pergantian antara dua atau lebih unsur
Ritme Acak: Pengulangan dengan variasi tidak teratur
3. Penyusunan Warna dalam Pola:
Palet Terbatas: Gunakan 3-5 warna untuk konsistensi
Ritme Warna: A-B-A-B atau A-B-C-A-B-C
Kontras: Permainan terang-gelap untuk emphasis
Harmoni: Warna yang saling melengkapi
4. Penyusunan Tekstur dalam Pola:
Variasi Tekstur: Halus-kasar-halus atau sebaliknya
Ritme Tekstural: Pengulangan kualitas permukaan
Kombinasi: Tekstur alam dan buatan
Taktil vs Visual: Tekstur nyata dan semu
5. Penyusunan Gelap Terang dalam Pola:
Value Scale: Skala dari terang ke gelap
Ritme Value: Terang-gelap-sedang-terang-gelap
Kontras: Untuk menciptakan fokus
Depth: Kesan tiga dimensi
6. Teknik Membuat Pola:
Stensil: Untuk bentuk yang konsisten
Stempel: Dari bahan alam atau buatan
Grid System: Menggunakan garis bantu
Freehand: Untuk pola organik
7. Prinsip Desain Pola:
Unity: Kesatuan dalam keragaman
Balance: Keseimbangan visual
Variety: Keberagaman dalam keseragaman
Movement: Aliran visual yang dinamis
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas:
Penyediaan bahan yang beragam perlu diperhatikan
Bimbingan teknis pembuatan pola perlu intensif
Pengaturan waktu pengerjaan perlu ketat
Ketercapaian Kompetensi:
95% siswa mampu membuat pola dengan ritme teratur
90% siswa dapat menerapkan variasi warna dan tekstur
85% siswa memahami prinsip penyusunan pola
GLOSARIUM
1. Pola: Pengulangan unsur visual secara teratur
2. Ritme: Irama yang terbentuk dari pengulangan
3. Stensil: Cetakan untuk membuat bentuk sama
4. Harmoni: Keselarasan dan keserasian
5. Kontras: Perbedaan yang mencolok
DAFTAR PUSTAKA
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Seni Rupa
Kelas 6
2. Tim Penyusun. (2023). Modul Desain Pola untuk SD
3. Yayasan Desain Indonesia. (2022). Prinsip Dasar Pola dan Orname
MODUL AJAR MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
Alokasi 6 JP x 35 Menit (210
Waktu Menit)
Identifikasi Murid
Murid sudah mengetahui sekilas tentang warna, tekstur, dan gelap
terang berdasarkan objek di lingkungan sekitar
Dimensi Profil Lulusan:
Kreativitas (Memodifikasi unsur visual dengan imajinasi)
Penalaran Kritis (Menganalisis dan mentransformasi objek nyata)
Komunikasi (Mempresentasikan konsep modifikasi)
Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
6.9 Murid memodifikasi warna, tekstur, dan gelap terang berdasarkan
objek di lingkungan sekitar
Praktek Pedagogik:
Pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan transformasi kreatif,
menggunakan metode observasi, eksperimen modifikasi, dan presentasi
konsep.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, dan lingkungan sekitar.
Lingkungan Pembelajaran:
Lingkungan sekolah, ruang seni, dan area kreatif.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office
Pelaksanaan: Laptop, Proyektor, Internet
Asesmen: Google Form, Quizizz
Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, dan presensi
Ice breaker "Ubah Warna Benda"
Apersepsi: "Bagaimana jika daun berwarna ungu? Atau langit
berwarna hijau?"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi
b. Kegiatan Inti (150 Menit)
Memahami (50 Menit):
o Observasi objek-objek di lingkungan sekolah
o Diskusi tentang kemungkinan modifikasi warna, tekstur, dan
gelap terang
o Studi contoh modifikasi kreatif dalam seni
Mengaplikasikan (70 Menit):
o Mengerjakan LKPD sesuai level kemampuan
o Eksperimen modifikasi warna objek dengan imajinasi
o Kreasi tekstur baru berdasarkan objek alam
o Manipulasi gelap terang untuk efek dramatis
Merefleksikan (30 Menit):
o Presentasi karya modifikasi dan konsep di baliknya
o Pameran "Dunia Imajinasi Kelas 6"
o Refleksi tentang kebebasan berekspresi dalam seni
c. Penutup (15 Menit)
Pemberian umpan balik terhadap karya modifikasi
Refleksi menggunakan metode "Kartu Imajinasi"
Apresiasi terhadap keberanian berimajinasi dan berkreasi
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. LKPD LEVEL MAHIR (Baik)
Tema: Transformasi Kreatif Objek Lingkungan dengan Konsep Futuristik
Proyek: Modifikasi 3 objek lingkungan dengan tema "Alam di Masa
Depan"
Data Perencanaan Modifikasi:
Objek Modifikasi Modifikasi Modifikasi
Konsep
Asli Warna Tekstur Gelap Terang
Neon biru & Sorotan Hutan
Pohon Tekstur metalik
ungu cahaya buatan digital
Kristal Permukaan Cahaya Batu
Batu
transparan halus bercahaya internal energi
Warna Kilauan
Air Tekstur gelatin Air ajaib
pelangi prismatik
Tugas:
1. Pilih 3 objek berbeda di lingkungan sekolah!
2. Rancang modifikasi radikal dengan konsep futuristik!
3. Buat sketsa "before-after" yang detail!
4. Jelaskan filosofi modifikasi yang kamu lakukan!
5. Presentasikan karya sebagai "visioner muda"!
2. LKPD LEVEL SEDANG
Tema: Modifikasi Warna dan Tekstur Objek Sekitar
Bahan:
Kertas gambar
Cat/pensil warna
Bahan tekstur (pasir, kapas, biji-bijian)
Lem
Tugas:
1. Pilih 1 objek di sekitarmu (pohon, batu, bunga)!
2. Gambar objek tersebut dengan warna asli!
3. Buat versi modifikasi dengan warna fantasi!
4. Tambahkan tekstur berbeda pada versi modifikasi!
5. Tuliskan cerita singkat tentang objek modifikasimu!
Contoh Modifikasi:
Daun hijau → daun emas dengan tekstur logam
Batu coklat → batu ruby dengan tekstur kristal
Air bening → air ungu dengan tekstur gel
3. LKPD LEVEL RENDAH
Tema: Mengubah Warna Benda Kesukaanku
Gambar Bantu:
🍎 Apel merah → apel biru
🌸 Bunga → bunga pelangi
🐦 Burung → burung warna-warni
🏠 Rumah → rumah ungu
Tugas:
1. Pilih gambar benda yang kamu suka!
2. Warnai dengan warna aslinya!
3. Di sampingnya, gambarlah versi warna imajinasi!
4. Tempelkan bahan dengan tekstur berbeda!
5. Tuliskan: "Aku suka warna ______ pada ______"
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan modifikasi dalam seni rupa!
2. Sebutkan 3 cara memodifikasi tekstur sebuah objek!
3. Mengapa modifikasi warna dapat mengubah kesan sebuah objek?
4. Bagaimana gelap terang dapat digunakan untuk menciptakan efek
dramatis?
Kunci Jawaban:
1. Modifikasi adalah mengubah unsur-unsur visual objek sesuai
imajinasi
2. Menambah bahan, mengubah teknik, membuat tekstur baru
3. Karena warna mempengaruhi emosi dan persepsi terhadap objek
4. Dengan kontras yang kuat, sorotan, atau bayangan yang dramatis
Rubrik Penilaian Modifikasi Kreatif:
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3) Bimbingan
(2)
Sangat kreatif dan Cukup
Originalitas Kurang kreatif
unik kreatif
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3) Bimbingan
(2)
Keterampilan Modifikasi dilakukan Cukup Kurang
Teknik dengan terampil terampil terampil
Konsep jelas dan Cukup
Konsep Kurang jelas
konsisten jelas
Penjelasan menarik Cukup Kurang
Presentasi
dan meyakinkan menarik menarik
MEDIA AJAR
Video Pembelajaran:
1. "Seni Modifikasi dan Transformasi Kreatif"
- [Link]
2. "Teknik Modifikasi Warna dan Tekstur" - [Link]
Gambar:
1. Contoh karya modifikasi kreatif
2. Step-by-step proses modifikasi
3. Inspirasi modifikasi dari seniman
BAHAN AJAR
Memodifikasi Warna, Tekstur, dan Gelap Terang Berdasarkan
Objek di Lingkungan Sekitar:
1. Pengertian Modifikasi dalam Seni:
Modifikasi: Perubahan yang disengaja terhadap unsur visual
Tujuan: Mengekspresikan imajinasi, menciptakan karya orisinal
Prinsip: Berangkat dari realitas menuju imajinasi
2. Teknik Modifikasi Warna:
Palet Fantasi: Warna yang tidak ada di alam
Kontras Ekstrem: Permainan warna yang mencolok
Gradasi Tidak Wajar: Peralihan warna yang dramatis
Warna Emosional: Warna berdasarkan perasaan
3. Teknik Modifikasi Tekstur:
Tekstur Hybrid: Gabungan tekstur alam dan buatan
Tekstur Ajaib: Tekstur yang mustahil di dunia nyata
Skala Tekstur: Perubahan ukuran tekstur secara drastis
Tekstur Cahaya: Kesan tekstur dari permainan cahaya
4. Teknik Modifikasi Gelap Terang:
Sumber Cahaya Imajiner: Cahaya dari sumber tidak wajar
Kontras Ekstrem: Hitam-putih yang sangat tajam
Bayangan Kreatif: Bayangan dengan bentuk tidak biasa
Cahaya Internal: Obyek yang bercahaya dari dalam
5. Pendekatan Konseptual:
Futuristik: Visi masa depan
Fantasi: Dunia dongeng dan magic
Surreal: Gabungan realitas dan mimpi
Abstract: Bentuk dan warna murni
6. Proses Kreatif Modifikasi:
Observasi: Mengamati objek secara detail
Imajinasi: Membayangkan kemungkinan modifikasi
Eksperimen: Mencoba berbagai teknik
Refinement: Menyempurnakan hasil
7. Nilai Edukatif Modifikasi:
Melatih Imajinasi: Mengembangkan kreativitas
Berpikir Lateral: Mencari solusi tidak konvensional
Keberanian Berekspresi: Percaya diri dengan ide sendiri
Apresiasi Realitas: Lebih menghargai keindahan alam
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas:
Penyediaan bahan eksperimen perlu beragam
Dorongan untuk berani berimajinasi perlu intensif
Pengaturan presentasi perlu memastikan semua mendapat
kesempatan
Ketercapaian Kompetensi:
95% siswa mampu memodifikasi unsur visual dengan kreatif
90% siswa dapat menjelaskan konsep di balik modifikasi
85% siswa menunjukkan keberanian dalam berekspresi
GLOSARIUM
1. Modifikasi: Perubahan terhadap unsur-unsur tertentu
2. Transformasi: Perubahan bentuk secara mendasar
3. Futuristik: Berkaitan dengan visi masa depan
4. Surreal: Gabungan realitas dan mimpi
5. Imajinasi: Kemampuan membayangkan hal-hal baru
DAFTAR PUSTAKA
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Seni Rupa
Kelas 6
2. Tim Penyusun. (2023). Modul Kreativitas dan Imajinasi
3. Galeri Seni Modern Indonesia. (2022). Koleksi Karya Modifikasi
Kreatif
MODUL AJAR MENDALAM
UPT SD INPRES 12/79 BELLU
Nama
SUKUR ASIF, [Link]
Penyusun
Mata
SENI RUPA
Pelajaran
Fase / Kelas C/6
Alokasi 6 JP x 35 Menit (210
Waktu Menit)
Identifikasi Murid
Murid sudah mengetahui sekilas tentang menyimpulkan konsep
prinsip ritme dalam seni rupa yang terdapat dalam objek di
lingkungan sekitar dengan benar
Dimensi Profil Lulusan:
Penalaran Kritis (Menganalisis dan menyimpulkan prinsip ritme)
Kreativitas (Menciptakan dokumentasi ritme yang menarik)
Komunikasi (Mempresentasikan kesimpulan dengan sistematis)
Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran:
6.10 Murid menyimpulkan konsep prinsip ritme dalam seni rupa yang
terdapat dalam objek di lingkungan sekitar dengan benar
Praktek Pedagogik:
Pembelajaran berbasis investigasi dengan pendekatan analisis ritme,
menggunakan metode observasi, dokumentasi, analisis pola, dan
presentasi kesimpulan.
Mitra Pembelajaran:
Guru, siswa, teman sebaya, dan lingkungan sekitar.
Lingkungan Pembelajaran:
Lingkungan sekolah, taman, area bermain, dan ruang kelas.
Pemanfaatan Digital:
Perencanaan: Canva, Microsoft Office
Pelaksanaan: Laptop, Proyektor, Internet
Asesmen: Google Form, Quizizz
Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
a. Pendahuluan (15 Menit)
Mengucapkan salam, berdoa, dan presensi
Ice breaker "Temukan Pola Ritme"
Apersepsi: "Pernahkah memperhatikan pola berulang di sekitar kita?
Apa maknanya?"
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan motivasi
b. Kegiatan Inti (150 Menit)
Memahami (50 Menit):
o Eksplorasi lingkungan untuk mengidentifikasi berbagai jenis
ritme
o Diskusi tentang karakteristik ritme dalam objek alam dan
buatan
o Analisis contoh ritme dan pola pengulangan
Mengaplikasikan (70 Menit):
o Mengerjakan LKPD sesuai level kemampuan
o Investigasi ritme pada objek-objek spesifik di lingkungan
o Dokumentasi dan analisis pola ritme yang ditemukan
o Penyusunan kesimpulan berdasarkan temuan
Merefleksikan (30 Menit):
o Presentasi hasil investigasi dan kesimpulan ritme
o Diskusi tentang signifikansi ritme dalam kehidupan sehari-hari
o Refleksi tentang kepekaan terhadap pola dan ritme di
lingkungan
c. Penutup (15 Menit)
Pemberian umpan balik terhadap kesimpulan yang dibuat
Refleksi menggunakan metode "Kartu Penemuan Ritme"
Apresiasi terhadap keragaman ritme di alam sekitar
BELLU' 14 Juli 2025
Mengetahui,
Kepala SD INPRES 12/79
Guru Kelas
BELLU
[Link] SUKUR ASIF, [Link]
NIP. 196712311988032060 NIP. 199811302024211002
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. LKPD LEVEL MAHIR (Baik)
Tema: Investigasi Mendalam Prinsip Ritme dalam Berbagai Konteks
Lingkungan
Data Investigasi:
Analisis Ritme pada 4 Kategori Objek Berbeda
Pola
Kategori Contoh Jenis
Pengulanga Fungsi/Manfaat
Objek Spesifik Ritme
n
Alam Susunan Efisiensi
Ritme 1-2-3-5-8
(Tumbuhan daun pada penyerapan
spiral (Fibonacci)
) tanaman cahaya
Alam
Formasi Ritme Kestabilan
(Geometris A-B-A-B
batuan linear struktur
)
Buatan Jendela Ritme Baris-kolom Estetika dan
(Arsitektur) kelas grid teratur fungsi
Buatan Motif Ritme Unit Dekorasi dan
(Seni) lantai modular berulang navigasi
Tugas:
1. Pilih 1 objek dari setiap kategori untuk diselidiki!
2. Identifikasi jenis ritme dan pola pengulangannya!
3. Analisis fungsi atau manfaat ritme tersebut!
4. Buat diagram visual pola ritme yang ditemukan!
5. Simpulkan hubungan antara bentuk ritme dan fungsinya!
2. LKPD LEVEL SEDANG
Tema: Mengidentifikasi dan Menyimpulkan Ritme di Sekitar Sekolah
Area Observasi:
Taman sekolah
Gedung sekolah
Pagar sekolah
Lantai kelas
Tugas:
1. Pilih 2 area berbeda untuk diobservasi!
2. Gambar pola ritme yang kamu temukan!
3. Identifikasi jenis ritmenya (linear, grid, spiral)!
4. Tuliskan kesimpulan tentang ritme tersebut!
5. Presentasikan temuanmu dalam kelompok!
Format Laporan:
Area: ______
Pola Ritme: ______
Jenis Ritme: ______
Kesimpulan: ______
3. LKPD LEVEL RENDAH
Tema: Mengenal Pola Berulang di Sekitarku
Gambar Bantu:
🍃🍃🍃🍃 (daun berjajar)
◼️◻️◼️◻️(kotak berselang)
🔴🔵🔴🔵 (bola warna-warni)
📏📏📏📏 (pensil berbaris)
Tugas:
1. Lingkari gambar yang menunjukkan pola berulang!
2. Gambar pola berulang yang kamu temukan di kelas!
3. Hitung berapa kali pola tersebut berulang!
4. Tuliskan: "Aku menemukan pola ______ berulang ______ kali"
5. Warnai pola yang paling kamu sukai!
LEMBAR EVALUASI
Soal Evaluasi:
1. Jelaskan perbedaan antara ritme linear dan ritme grid!
2. Sebutkan 3 contoh ritme yang terdapat di alam dan 3 di lingkungan
buatan!
3. Mengapa ritme penting dalam desain arsitektur?
4. Bagaimana ritme dapat mempengaruhi perasaan seseorang?
Kunci Jawaban:
1. Ritme linear: pengulangan dalam garis lurus; Ritme grid:
pengulangan dalam pola kotak-kotak
2. Alam: susunan daun, formasi awan, pola kulit hewan; Buatan:
jendela bangunan, lantai keramik, pagar
3. Menciptakan kesan teratur, estetis, dan fungsional
4. Ritme yang teratur menenangkan, ritme dinamis membangkitkan
semangat
Rubrik Penilaian Kesimpulan Ritme:
Perlu
Kriteria Baik (4) Cukup (3) Bimbingan
(2)
Ketepatan Identifikasi ritme
Cukup tepat Kurang tepat
Identifikasi tepat dan detail
Kedalaman Analisis mendalam Cukup Analisis
Analisis dan kritis mendalam sederhana
Kelogisan Kesimpulan logis
Cukup logis Kurang logis
Kesimpulan dan berdasar
Sistematika Presentasi Cukup Kurang
Presentasi terstruktur dan jelas terstruktur terstruktur
MEDIA AJAR
Video Pembelajaran:
1. "Prinsip Ritme dalam Seni dan Desain" - [Link]
2. "Mengenal Pola dan Ritme di Alam" - [Link]
Gambar:
1. Contoh berbagai jenis ritme di lingkungan
2. Diagram perbandingan jenis-jenis ritme
3. Infografis "Prinsip Dasar Ritme dalam Seni Rupa"
BAHAN AJAR
Menyimpulkan Konsep Prinsip Ritme dalam Seni Rupa yang
Terdapat dalam Objek di Lingkungan Sekitar:
1. Pengertian Ritme dalam Seni Rupa:
Ritme: Pengulangan unsur-unsur visual secara teratur yang
menciptakan irama
Fungsi: Menciptakan kesan dinamis, teratur, dan harmonis
Karakteristik: Dapat diprediksi, berirama, dan memiliki pola
2. Jenis-jenis Ritme:
Ritme Linear: Pengulangan dalam garis lurus (contoh: pagar,
deretan pohon)
Ritme Grid: Pengulangan dalam pola kotak-kotak (contoh: jendela,
lantai keramik)
Ritme Spiral: Pengulangan melingkar membesar/mengecil (contoh:
bunga matahari, cangkang siput)
Ritme Modular: Pengulangan unit yang sama (contoh: bata, ubin)
Ritme Acak Teratur: Pengulangan dengan variasi terencana
(contoh: awan, batu alam)
3. Prinsip Dasar Ritme:
Pengulangan: Unsur yang sama diulang-ulang
Variasi: Perubahan dalam pengulangan untuk menghindari
monoton
Progresi: Perubahan bertahap dalam ukuran, warna, atau bentuk
Transisi: Peralihan halus antar elemen
4. Ritme dalam Objek Alam:
Tumbuhan: Susunan daun (filotaksis), pola bunga, bentuk buah
Geologi: Lapisan batuan, formasi kristal, pola erosi
Hewan: Pola bulu, sisik, corak kulit
Cuaca: Formasi awan, pola hujan, aliran angin
5. Ritme dalam Objek Buatan:
Arsitektur: Jendela, pintu, kolom, ornamen
Desain Produk: Pola tekstil, motif keramik, dekorasi
Infrastruktur: Tiang listrik, marka jalan, lampu penerangan
Seni: Motif batik, pola anyaman, ornamen tradisional
6. Teknik Analisis Ritme:
Observasi: Mengamati objek secara seksama
Dokumentasi: Mencatat atau memfoto pola yang ditemukan
Identifikasi: Menentukan jenis ritme dan polanya
Interpretasi: Memahami makna atau fungsi ritme tersebut
7. Signifikansi Ritme:
Estetika: Menciptakan keindahan visual
Fungsi: Mendukung tujuan praktis objek
Psikologi: Memengaruhi persepsi dan emosi
Budaya: Merefleksikan nilai dan tradisi
REFLEKSI GURU
Manajemen Kelas:
Pembagian area observasi perlu jelas dan merata
Bimbingan teknik analisis perlu intensif
Pengaturan waktu presentasi perlu adil
Ketercapaian Kompetensi:
95% siswa mampu mengidentifikasi jenis ritme dengan tepat
90% siswa dapat menyimpulkan prinsip ritme dengan logis
85% siswa memahami signifikansi ritme dalam kehidupan
GLOSARIUM
1. Ritme: Pengulangan unsur visual yang berirama
2. Pola: Bentuk atau model yang teratur
3. Linear: Berbentuk garis lurus
4. Grid: Pola kotak-kotak
5. Modular: Terdiri dari unit-unit yang sama
DAFTAR PUSTAKA
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Seni Rupa
Kelas 6
2. Tim Penyusun. (2023). Modul Analisis Visual Lingkungan
3. Lembaga Kajian Seni Rupa. (2022). Prinsip Desain dalam Kehidupan
Sehari-hari