CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
MATA PELAJARAN SENI RUPA
Nama Sekolah : SD NEGERI 1 BOJASARI
Nama Penyusun : DESI WIDYASARI
Fase/Kelas : C / V (Lima)
Tahun Ajaran : 2025/2026
A. Rasional Mata Pelajaran Seni Rupa
Seni rupa adalah wahana bagi peserta didik untuk menumbuhkan kepekaan terhadap keindahan alam
semesta dan memaknai kehidupan secara optimal. Melalui bahasa rupa yang universal, peserta didik
diajak untuk berpikir terbuka, apresiatif, empatik, serta menghargai perbedaan dan keberagaman.
Pembelajaran seni rupa membangun pengalaman estetik melalui proses perenungan dan ekspresi diri yang
berdampak positif pada diri sendiri, lingkungan, dan masyarakat.
Pembelajaran ini bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya mampu mencipta, tetapi juga
menghargai dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Dengan menyelaraskan ranah estetika, logika,
dan etika, mata pelajaran Seni Rupa berkontribusi langsung dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
yang kreatif, bernalar kritis, mandiri, dan berakhlak mulia.
B. Tujuan Mata Pelajaran Seni Rupa
Mata pelajaran Seni Rupa bertujuan agar peserta didik:
1. Mampu mengalami dan menikmati proses kreatif sebagai wahana mengekspresikan diri dan
meningkatkan kualitas hidup.
2. Mampu mengamati, mengenal, merasakan, dan memahami nilai-nilai estetik pada objek seni dan
lingkungan sekitar.
3. Mampu mempertajam kepekaan artistik untuk menciptakan peluang dan solusi atas permasalahan
dalam kehidupan sehari-hari.
4. Mampu bekerja secara mandiri maupun berkolaborasi secara efektif dengan menghargai
keberagaman.
5. Terbentuk menjadi pembelajar sepanjang hayat yang kreatif, gigih, reflektif, dan bertanggung jawab.
C. Karakteristik Mata Pelajaran Seni Rupa
Pembelajaran Seni Rupa pada Fase C memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Berbasis Eksplorasi: Peserta didik bekerja secara mandiri atau berkelompok untuk mengeksplorasi,
menemukan, dan memilih medium, teknik, serta prosedur berkarya.
2. Penguasaan Konsep Ruang: Peserta didik mulai menunjukkan pemahaman tentang konsep ruang,
ditandai dengan penggunaan garis horizon pada karyanya.
3. Kesadaran Estetik: Peserta didik mulai menyadari dan menerapkan pemahaman tentang
keseimbangan (balance) dan irama (rhythm) dalam proses kreatifnya.
4. Ekspresi Rinci: Peserta didik mampu menuangkan pengalaman dan pengamatannya secara visual
dengan lebih rinci dan mendekati kenyataan (Realisme Awal).
5. Apresiasi dan Refleksi: Peserta didik mampu memberikan penilaian sederhana terhadap karya seni
berdasarkan perasaan dan empatinya, baik karya pribadi maupun karya orang lain.
D. Capaian Pembelajaran Fase C (Umumnya untuk Kelas 5 dan 6)
Pada akhir fase C, peserta didik mampu menuangkan pengalamannya melalui visual sebagai ekspresi
kreatif secara rinci, ditandai penguasaan ruang dengan penggunaan garis horizon dalam karyanya. Peserta
didik mampu bekerja mandiri atau berkelompok dalam mengeksplorasi, menemukan, memilih, dan
menggabungkan unsur rupa dengan pertimbangan nilai artistik. Proses kreatif dan kegiatan apresiasi
peserta didik telah mencerminkan penguasaan terhadap bahan, alat, teknik, dan prosedur yang mewakili
perasaan dan empati peserta didik.
Capaian Berdasarkan Elemen
Elemen Capaian Pembelajaran Fase C
Mengalami Peserta didik mampu mengamati, mengenal,
merekam, dan menuangkan pengalaman
kesehariannya secara visual dengan
menggunakan konsep ruang (garis horizon),
pemahaman warna, serta prinsip keseimbangan
(balance) dan irama (rhythm). Peserta didik
mampu menggunakan dan menggabungkan
beragam alat, bahan, dan prosedur dasar dalam
berkarya.
Menciptakan Peserta didik mampu menciptakan karya dengan
mengeksplorasi, menggunakan, dan
menggabungkan elemen seni rupa (garis, bentuk,
tekstur, ruang, warna). Karya yang dihasilkan
mulai menunjukkan kesadaran pada prinsip
desain seperti keseimbangan dan irama, serta
penggunaan garis horizon untuk menciptakan
kedalaman ruang.
Merefleksikan Peserta didik mampu mengenali dan
menceritakan fokus dari sebuah karya (milik
sendiri, teman, atau seniman lain) serta
mengungkapkan pengalaman dan perasaannya
terhadap karya tersebut dengan kosa kata seni
rupa yang relevan.
Berpikir dan Bekerja Artistik Peserta didik mampu bekerja secara mandiri
menggunakan berbagai prosedur dasar
sederhana untuk berkarya. Mereka menunjukkan
konsistensi dalam mengutamakan faktor
keselamatan kerja dan mampu mengembangkan
gagasan untuk menjawab tantangan dan
kesempatan di lingkungannya.
Berdampak Peserta didik mampu menciptakan karya seni
yang otentik, sesuai dengan perasaan, minat,
atau konteks lingkungan sekitarnya, yang
memberikan dampak positif bagi pembentukan
karakter dan kepribadiannya.
Mengetahui, Wonosobo , 14 Juli 2025
Kepala Sekolah Guru Kelas
KUKUH WAHYUDI, [Link] DESI WIDYASARI, [Link].
NIP. 197005142007011010 NIP. 199012282022212014