0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Modul Ajar Komunikasi SMP Kelas IX

Diunggah oleh

meijayantiyuyun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Modul Ajar Komunikasi SMP Kelas IX

Diunggah oleh

meijayantiyuyun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Nama Penyusun : Darmuji, [Link]

Instansi/Sekolah : SMP YIMI Gresik “FDS”

Jenjang / Kelas : SMP / IX

Alokasi Waktu : 2 X 1 Pertemuan (2 x 40 menit)

Tahun Pelajaran : 2025/ 2026

A. KOMPONEN INTI
Fase : D
Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan
bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan akademis. Peserta didik mampu
memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam
dan karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang dipaparkan; Peserta
didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan
lebih terstruktur, dan menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan kompetensi diri melalui
pajanan berbagai teks untuk penguatan karakter.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi
berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan
yang tepat dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi)
audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar
wicara.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi
berbagai informasi dari topik aktual yang didengar.
Membaca dan Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
Memirsa pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya
teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks
visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat
dan tersirat. Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk
mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro
dan kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik
menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi dan
kualitas data serta membandingkan informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi
berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara dan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran,
Mempresentasikan pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul,
pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam
bentuk monolog dan dialog logis, kritis, dan kreatif. Peserta
didik mampu menggunakan dan memaknai kosakata baru yang
memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk berbicara
dan menyajikan gagasannya. Peserta didik mampu menggunakan
ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam
berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif,
kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu
menuturkan dan menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli,
perasaan, dan penghargaan dalam bentuk teks informatif dan
fiksi melalui teks multimoda. Peserta didik mampu
mengungkapkan dan mempresentasikan berbagai topik aktual
secara kritis.
Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis,
kritis, dan kreatif. Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian
menggunakan metodologi sederhana dengan mengutip sumber
rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan
pendapat pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan
secara tertulis dalam teks multimodal. Peserta didik mampu
menggunakan dan mengembangkan kosakata baru yang
memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis.
Peserta didik menyampaikan tulisan berdasarkan fakta,
pengalaman, dan imajinasi secara indah dan menarik dalam
bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata secara
kreatif.
Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini, kalian dapat mengetahui sejarah
perkembangan teknologi komunikasi, juga memahami informasi
dalam teks rekon, membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam
teks rekon. Selanjutnya, kalian mengelaborasi teks rekon dalam
diskusi, menyimak rekon dalam bentuk video, dan mencermati
kosakata teks rekon dalam media sosial. Setelah itu, kalian
berlatih menggunakan kamus, mengenali dan menggunakan
kosakata serapan dalam teks rekon, dan menulis surat atau email
tanggapan menggunakan teks rekon.
Pertanyaan Pemantik 1. Apa perbedaan berkomunikasi secara langsung dan secara
daring?
2. Bagaimana cara berkomunikasi daring dengan baik dan
aman?
3. Bagaimana cara menulis surat pembaca melalui media
daring?
Profil Pancasila  Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan global
 Gotong Royong
 Mandiri
 Bernalar Kritis
 Kreatif
Kata kunci Komunikasi, media daring, media sosial, internet, dan teks
rekon.

Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :


Peserta didik Reguler 17 Peserta didik (dimodifikasi dalam
pembagian jumlah anggota kelompok ketika
jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan  Presentasi
pembelajaran  Produk
 Asesmen individu  Tertulis
 Asesmen kelompok

Model Pembelajaran Metode Pembelajaran :


 Tatap muka  Diskusi
 presentasi
 ceramah
 Browsing
 Discovery Leraning

Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama /


Pengaturan peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
 Alternatif penjelasan, metode, atau
aktivitas untuk peserta didik yang sulit
memahami konsep.

Media, Alat dan Bahan :


1. Sumber Utama
a. Buku Guru dan siswa Bahasa Indonesia kelas IX SMP Penerbit: Erlangga,Mahir
Berbahasa Indonesia, tahun 2024
2. Sumber Alternatif
a. KBBI
b. Google
c. Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
3. Laptop/PC, LCD proyektor, Gawai
Persiapan Pembelajaran :

Pada bab ini tema komunikasi dibahas dengan memperhatikan peserta didik yang memiliki
akses internet dan tidak. Buku Guru dan Buku Siswa akan menjadi sumber materi ketika
akses internet tidak tersedia.
Kecakapan peserta didik dalam berkomunikasi secara langsung maupun secara daring
menjadi perhatian utama Bab V. Diharapkan semua peserta didik mendapatkan wawasan
dan mengembangkan kecakapan menyimak, membaca, berbicara, dan menulis dengan baik
melalui tema komunikasi.
Untuk mengaktifkan pengetahuan latar, ajak peserta didik melakukan curah gagasan
tentang perkembangan komunikasi manusia. Gambar pembuka Bab V dapat menjadi bahan
diskusi awal dengan tahap-tahap sebagai berikut.
1. Guru bertanya kepada peserta didik apakah yang mereka pikirkan begitu melihat
gambar pembuka bab tersebut. Minta mereka menunjukkan saat ini mereka sedang ada
di era mana, orang tua mereka ada di era mana, dan jika masih ada, kakek nenek
mereka ada di era mana.
2. Ajak mereka menjawab pertanyaan yang ada di Buku Siswa, terutama tentang
penggunaan media sosial.
3. Bahasan tentang media sosial ini penting karena guru dapat secara tidak langsung
menggali informasi tentang perilaku peserta didik kelas sembilan dalam komunikasi
daring. Jika peserta didik memiliki akun media sosial, guru dapat membahas hal-hal
yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Jika peserta didik tidak memiliki akun media
sosial, guru dapat menjelaskan bahwa media sosial adalah salah satu cara
berkomunikasi melalui internet. Syarat utama yang ditetapkan untuk dapat memiliki
akun media sosial adalah berusia 13 tahun.

Langkah-langkah pembelajaran :

Kegiatan 1 : Memahami Teks Rekon Faktual

Pendahuluan • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa,


memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran,
kerapihan pakaian, posisi, dan tempat duduk peserta didik.
• Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas
agar proses pembelajaran berlangsung menyenangkan
• Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam
proses pembejaran.
• Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses
pembelajaran
• Guru mempersiapan segara peralatan yang akan digunakan dalam
proses pembelajaran.
Kegiatan Inti

• Peserta didik diminta untuk membentuk kelompok yang terdiri dari 4


siswa.
• Peserta didik diminta untuk membaca teks pada LKPD dengan
cermat.
• Masing-masing kelompok berdiskusi untuk membahas pertanyaan
dan jawaban yang terdapat pada teks tersebut.
• Sementara itu, guru dapat berkeliling sambil mengamati siapa tahu
ada peserta didik yang mengalami kesulitan.
• Guru juga sesekali menyapa peserta didik secara acak untuk
memberikan apresiasi bahwa mereka hadir dengan penuh semangat
di kelas.
• Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja
kelompoknya dan kelompok lain memberi tanggapan
Penutup • Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang
disampaikan dalam satu pembelajaran.
• Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui
hasil yang dicapai dalam proses pembelajaran
• Guru melakukan evaluasi hasil belajar terhadap materi yang telah
disampaikan kepada peserta didik
• Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran
dengan melakukan berdoa

Pelaksanaan Asesmen
Sikap
Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada jurnal,
baik sikap positif dan negatif.
Melakukan penilaian antarteman.
Mengamati refleksi peserta didik.

Pengetahuan
Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis

Keterampilan
 Presentasi

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
Pengayaan diberikan untuk menambah Remedial dapat diberikan kepada
wawasan peserta didik mengenai peserta didik yang capaian
materi pembelajaran yang dapat pembelajarannya (CP) belum tuntas.
diberikan kepada peserta didik yang Guru memberi semangat kepada
telah tuntas mencapai peserta didik yang belum tuntas
CapaianPembelajaran (CP). mencapai Capaian Pembelajaran (CP).
Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak Guru akan memberikan tugas bagi
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik yang belum tuntas dalam
peserta didik. bentuk pembelajaran ulang, bimbingan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk belajar sesuai hasil analisis penilaian.
perluasan atau pendalaman materi

Asesmen dan Instrumen Penilaian


a. Asesmen Penempatan atau Diagnosis
i. Asesmen di awal tahun ajaran perlu dilakukan guru untuk memetakan keterampilan
peserta didik sehingga guru dapat memberikan bantuan secara tepat. Guru dapat
merujuk kepada Capaian Pembelajaran per tahun untuk memetakan keterampilan
peserta didik pada tahun ajaran yang sedang ditempuh. Apabila peserta didik belum
memenuhinya, guru perlu memberikan pendampingan khusus kepada peserta didik
tersebut. .
ii. Asesmen di awal bab merujuk kepada lembar penilaian yang dibuat guru pada akhir
bab sebelumnya sebagaimana ditampilkan pada tabel berikut. Tabel ini perlu
dipertimbangkan guru saat memetakan peserta didik yang memerlukan
pendampingan khusus dan kegiatan pengayaan dalam kegiatan pembelajaran.
Asesmen akhir bab ini juga menjadi masukan bagi guru dalam memodifikasi
kegiatan pembelajaran yang disarankan pada setiap bab Buku Siswa.

Tabel Catatan Asesmen Penempatan atau Diagnosis


Nama Menemukan
Melakukan Diskusi Menyimak dan
No peserta Makna Menulis
Sesuai Ketentuan Memahami Teks
didik Bacaan
1 Radit
2 Ilham
3 Rizky
4 Vizy
.
b. Asesmen Formatif
I. Asesmen dilakukan sepanjang peserta didik berkegiatan di setiap bab untuk
mengetahui keterampilan mereka dalam memahami, mengkaji, merefleksi,
menerapkan pengetahuan dari bacaan, serta menyajikan gagasannya terkait topik
pada bacaan.
[Link] dokumentasi hasil lembar kerja peserta didik.

Tabel Lembar Cek Kosakata


Lembar Cek Kosakata
Nama: .....................
Kosakata saya Kosakata teman saya

c. Asesmen Nonkognitif
Asesmen terhadap kondisi emosi dan psikososial peserta didik penting dilakukan dalam
kegiatan pembelajaran. Pada akhir setiap bab Buku Siswa, peserta didik diminta untuk
merefleksi kegiatan yang paling sulit bagi mereka dan upaya yang mereka lakukan untuk
menghadapi kesulitan tersebut. Peserta didik juga diajak merefleksi tingkat kepuasan
mereka terhadap upaya tersebut. Guru perlu memberikan perhatian kepada refleksi diri
yang bersifat nonkognitif ini pada saat merumuskan penanganan dan strategi
pembelajaran.

Refleksi Peserta Didik terhadap Kesulitan Belajar dan Upaya yang Dilakukan
Pengetahuan atau keterampilan yang sudah saya pelajari:
1. ……………
2. ……………
3…………….
Refleksi Proses Belajar
1. Kegiatan yang paling sulit bagi saya pada bab ini:
_____________________________________________________________________
2. Hal yang saya lakukan untuk memperbaiki hasil belajar saya:
____________________________________________________________________
3. Untuk memperbaiki hasil belajar, saya akan meminta bantuan kepada:
______________________________________________________________________
4. Pandangan saya terhadap usaha belajar yang telah saya lakukan:

1 2 3 4 5

Lingkari salah satu angka untuk menggambarkan:


1 = sangat tidak puas 4 = puas
2 = tidak puas 5 = sangat puas
3 = biasa saja

Refleksi Guru:
 Apakah kegiatan belajar berhasil?
 Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
 Apa yang menurut Anda berhasil?
 Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
 Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
 Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?

B. LAMPIRAN
LKPD :
Materi: Memahami Teks Rekon Faktual
Peserta didik diminta untuk membaca teks Perkembangan Teknologi Komunikasi
berikut ini dengan cermat secara mandiri

Setelah membaca Jawablah pertanyaan ini secara mandiri kemudian bandingkan jawaban
kalian dengan teman.
1. Menurut kalian, apa tujuan penulis menyapa pembaca dengan bertanya tentang ponsel
pada bagian awal teks?
2. Menurut kalian, apakah mengetahui perkembangan teknologi komunikasi itu penting?
Apa alasan kalian?
3. Mengapa kata “kentongan” pada teks ditulis dengan huruf italik/miring?
4. Dari delapan jenis yang disebutkan, teknologi apa yang pernah kalian coba?
Bandingkan, selain internet, teknologi komunikasi apa yang sesuai untuk daerah
kalian.
5. Di Indonesia, Medan Prijaji yang terbit di Bandung pada Januari 1907 hingga Januari
1912 diakui sebagai surat kabar nasional pertama, karena Medan Prijaji menggunakan
bahasa Melayu dan pemilik serta pekerjanya orang Indonesia asli. Kalimat di atas
cukup panjang. Coba kalian tulis ulang menjadi dua kalimat dengan menggunakan
kaidah yang benar.
6. Seluruh alat dan media yang disebutkan di atas kini dapat digantikan oleh internet.
Apakah ini berarti bahwa alat-alat yang lain menjadi tidak penting lagi? Sampaikan
pendapat kalian.

Bahan Bacaan Peserta Didik :


 Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang Teks Rekon dari
berbagai media atau websit resmi di bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi
 Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas IX Kurikulum merdeka tahun 2022
 Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas IX Kurikulum merdeka tahun 2022

Gresik,

Anda mungkin juga menyukai