0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan9 halaman

Pembelajaran Ekosistem untuk Siswa SD

Diunggah oleh

NurZaidah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan9 halaman

Pembelajaran Ekosistem untuk Siswa SD

Diunggah oleh

NurZaidah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM (PPM)

Nama Guru : Nur Zaidah, [Link]., [Link].


Satuan Pendidikan : SD Negeri Pulorejo 2
Kelas/Semester : III / 1
Mata Pelajaran : IPAS
Tema : Hubungan Antarkomponen pada Suatu Ekosistem
Alokasi Waktu : 2 × 35 menit

A. Dimensi Profil Pelajar Pancasila

Fokus dimensi yang dikembangkan:

1. Bernalar kritis – siswa menganalisis hubungan antarkomponen biotik dan abiotik.

2. Kreatif – siswa mampu membuat miniatur ekosistem sederhana sebagai hasil proyek.

3. Kolaboratif – siswa bekerja sama dalam kelompok saat observasi dan pembuatan
miniatur.

B. Tujuan Pembelajaran

1. Murid dapat menganalisis hubungan antarkomponen pada suatu ekosistem melalui


kegiatan observasi dan pembuatan proyek miniatur ekosistem.

2. Murid dapat menjelaskan peran makhluk hidup dan benda tak hidup dalam menjaga
keseimbangan ekosistem.

C. Praktik Pedagogis

 Project Based Learning (PjBL) berbasis deep learning

 Strategi:

o Mengaitkan konsep ekosistem dengan kehidupan nyata (belajar kontekstual).

o Siswa terlibat aktif dalam mengamati, berdiskusi, dan membuat proyek nyata.

o Guru sebagai fasilitator yang memandu siswa untuk menemukan makna


pembelajaran melalui refleksi.

 Fokus deep learning: menumbuhkan pemahaman bermakna dan kemampuan berpikir


tingkat tinggi melalui pengalaman otentik.

D. Lingkungan Pembelajaran

 Ruang kelas, taman sekolah, dan halaman sekitar sekolah sebagai area observasi
langsung ekosistem.

 Lingkungan yang mendukung kolaborasi, aman, inklusif, dan ramah anak.

E. Pemanfaatan Digital

 Menonton video singkat tentang rantai makanan dan ekosistem melalui proyektor.
 Menggunakan kamera HP untuk mendokumentasikan proyek miniatur ekosistem
kelompok.

 Menampilkan hasil proyek dalam bentuk presentasi digital sederhana (foto + narasi).

F. Kemitraan Pembelajaran

 Orang tua: membantu menyiapkan bahan-bahan bekas untuk proyek miniatur.

 Guru PJOK dan Seni Budaya: berkolaborasi dalam aspek kreatifitas dan ketelitian
dalam membuat karya miniatur.

 Lingkungan sekolah: sebagai sumber belajar otentik dalam observasi langsung


ekosistem mini.

G. Pengalaman Belajar

Awal (10 menit)

1. Guru menyapa dan mengucapkan salam.

2. Ice Breaking: “Tepuk Ekosistem” (Tepuk — Biotik! [anak menjawab: hidup], Abiotik!
[anak menjawab: benda mati]).

3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan hari ini.

4. Pertanyaan pemantik:

o “Apa yang terjadi jika semua tumbuhan di bumi punah?”

o “Mengapa hewan dan tumbuhan saling membutuhkan?”

Inti (50 menit)

Tahap Memahami (Berkesadaran + Bermakna + Menggembirakan)

1. Siswa menonton video pendek tentang ekosistem dan rantai makanan.

2. Siswa berdiskusi tentang contoh komponen biotik dan abiotik di sekitar sekolah.

3. Siswa mengisi tabel hasil observasi pada LKPD.

4. Guru membimbing siswa untuk menemukan hubungan antarkomponen dalam ekosistem


(contoh: matahari–tumbuhan–kambing–manusia).

Tahap Mengaplikasikan (Berkesadaran + Bermakna + Menggembirakan)

1. Siswa dibagi menjadi kelompok kecil.

2. Tiap kelompok membuat proyek miniatur ekosistem sederhana (contoh: ekosistem


sawah, kolam, atau hutan) menggunakan bahan bekas (kotak, kertas, pasir, daun, ranting,
plastik bekas).

3. Siswa menuliskan keterangannya di kertas plano dan menjelaskan hubungan antar


komponennya.

4. Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyeknya di depan kelas.

Tahap Merefleksikan (Berkesadaran + Bermakna + Menggembirakan)


1. Siswa bersama guru menyimpulkan bahwa ekosistem adalah hubungan saling
ketergantungan antara makhluk hidup dan lingkungannya.

2. Siswa menjawab refleksi: “Bagaimana cara kita menjaga keseimbangan ekosistem di


sekitar kita?”

3. Guru memberi umpan balik dan apresiasi terhadap kreativitas siswa.

Penutup (10 menit)

1. Siswa menyebutkan kembali komponen biotik dan abiotik serta hubungan di antara
keduanya.

2. Siswa menanyakan hal yang belum dipahami.

3. Siswa mengerjakan lembar evaluasi individu.

4. Guru memberi apresiasi dengan tepuk semangat atau bintang hijau.

5. Guru menyampaikan materi pertemuan selanjutnya: Daur hidup makhluk hidup di sekitar
kita.

6. Kelas ditutup dengan yel-yel: “Jaga alam — Alam jaga kita!”

H. Asesmen Pembelajaran

Tahap Jenis Asesmen Teknik & Fokus

Awal Tes lisan Mengingat komponen ekosistem

Sikap (kerja sama, peduli lingkungan), keterampilan (membuat


Proses Observasi
miniatur ekosistem)

Tes tertulis & Pengetahuan (menganalisis hubungan antarkomponen), hasil proyek


Akhir
presentasi (miniatur ekosistem)

Pulorejo, 13 Oktober 2025

Mengetahui,
Kepala SDN Pulorejo 2
Kustiarin, [Link].
NIP. 19750509 199911 2001

Guru Kelas
Nur Zaidah, [Link]., [Link].
NIP. 19710716 202321 2002
LAMPIRAN 1 – RANGKUMAN MATERI

Ekosistem yaiku hubungan timbal balik antarané makhluk urip (biotik) lan benda ora urip
(abiotik) ing lingkungané.
Conto komponen biotik: manungsa, kéwan, wit-witan, jamur.
Conto komponen abiotik: lemah, banyu, udara, cahya srengenge.

Hubungan antarkomponen bisa ana wujud:

 Mangan lan dimangan (rantai makanan)

 Simbiosis mutualisme (contoh: kupu-kupu lan kembang)

 Ketergantungan kanggo nyukupi kabutuhan uripé.

 Amati:
 Lakukan pengamatan di sekitar sekolah. Tuliskan contoh makhluk hidup dan
benda tak hidup yang kamu temukan.

Komponen Komponen
No Biotik (Makhluk Abiotik (Benda Hubungan yang Terjadi
Hidup) Tak Hidup)
Burung tinggal di pohon untuk membuat sarang dan
mencari makan (ulat atau buah di pohon). Pohon juga
1 Burung Pohon
mendapat manfaat karena burung membantu
menyebarkan bijinya.
Ikan hidup di dalam air kolam. Air dibutuhkan ikan
2 Ikan Air kolam
untuk bernapas, bergerak, dan mencari makanan.
Kupu-kupu menghisap nektar dari bunga sebagai
3 Kupu-kupu Bunga makanannya. Saat itu, kupu-kupu membantu bunga
melakukan penyerbukan agar bisa menghasilkan biji.
Cacing hidup di tanah yang lembap. Cacing
4 Cacing Tanah membantu menggemburkan tanah agar tanaman
mudah tumbuh dan akarnya mendapatkan udara.

 💡 Kesimpulan sederhana:
Makhluk hidup (seperti burung, ikan, kupu-kupu, dan cacing) membutuhkan benda tak
hidup (pohon, air, bunga, tanah) untuk hidup. Semua saling berhubungan agar lingkungan
tetap seimbang.
LAMPIRAN 2 – LEMBAR KEGIATAN KELOMPOK (LKPD)
Projek: Poster Ekosistem di Sekolahku
🧭 A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik di lingkungan sekolah.
2. Siswa mampu menganalisis hubungan antar komponen dalam ekosistem sederhana.
3. Siswa mampu menyajikan hasil pemahaman dalam bentuk poster kreatif bertema “Jaga
Keseimbangan Ekosistem Sekolahku”.
🔍 B. Petunjuk Pengerjaan
1. Bacalah petunjuk dan tujuan kegiatan dengan baik.
2. Amatilah lingkungan sekolah atau sekitar rumahmu.
3. Catat makhluk hidup (biotik) dan benda tak hidup (abiotik) yang kamu temui.
4. Buat hubungan antar komponen dalam bentuk rantai makanan atau alur hubungan
(gunakan tanda panah).
5. Buat poster kreatif berisi gambar, tulisan, dan panah yang menunjukkan hubungan antar
komponen ekosistem.
6. Beri judul: “Jaga Keseimbangan Ekosistem Sekolahku”
7. Warnai dan hias postermu agar menarik.
8. Kumpulkan hasil karya untuk dipajang di kelas atau di mading sekolah.
🌿 C. Alat dan Bahan
 Kertas karton / manila warna, Pensil, penghapus, penggaris, Spidol warna, crayon, atau
cat air, Gunting dan lem (opsional)
🧠 D. Langkah Kegiatan
1. Amati:
Lakukan pengamatan di sekitar sekolah. Tuliskan contoh makhluk hidup dan benda tak
hidup yang kamu temukan.
No Komponen Biotik (Makhluk Hidup) Komponen Abiotik (Benda Tak Hidup) Hubungan
yang Terjadi
1

2. Analisis:
Gambarkan hubungan antar komponen ekosistemmu (contoh: Air → Tanaman → Ulat →
Burung).
Tulis di sini sebelum kamu gambar di poster:
3. Hubungan antar komponen di ekosistem sekolahku:
4. ________________________________________________
5. ________________________________________________
Kreasi:
Buatlah poster kreatif di kertas besar sesuai rencana hubungan ekosistem yang kamu buat.
Tambahkan tulisan ajakan seperti:
“Mari jaga keseimbangan alam!”
“Semua makhluk hidup saling bergantung!”

6. Presentasi:
Ceritakan isi postermu di depan teman-temanmu. Jelaskan hubungan antar
makhluk hidup dan benda tak hidup yang kamu gambar.

🌟 E. Refleksi Diri

Tulislah jawabanmu:

1. Apa yang kamu pelajari dari kegiatan ini?


......................................................................................................................

2. Mengapa menjaga keseimbangan ekosistem itu penting?


......................................................................................................................

3. Apa yang bisa kamu lakukan di sekolah untuk menjaga ekosistem?


......................................................................................................................

🧾 F. Penilaian (Rubrik Sederhana)

Skor (1–
Aspek yang Dinilai Kriteria
4)

Menunjukkan hubungan antar komponen


Pemahaman konsep ekosistem
dengan benar

Kreativitas poster Warna, gambar, dan tata letak menarik


Skor (1–
Aspek yang Dinilai Kriteria
4)

Keterlibatan dalam diskusi &


Aktif dan percaya diri
presentasi

Kerapian & keterselesaian karya Poster selesai, bersih,

LAMPIRAN 3 – EVALUASI

Soal Evaluasi Individu

1. Apa yang dimaksud dengan ekosistem?

2. Sebutkan 3 contoh komponen biotik dan 3 komponen abiotik!

3. Jelaskan hubungan antara tumbuhan dan hewan dalam suatu ekosistem!


4. Mengapa kita harus menjaga keseimbangan ekosistem?

5. Gambarlah contoh sederhana rantai makanan!

Kunci Jawaban:

1. Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya.

2. Biotik: manusia, hewan, tumbuhan. Abiotik: air, tanah, cahaya matahari.

3. Hewan memakan tumbuhan untuk hidup; tumbuhan butuh kotoran hewan sebagai pupuk.

4. Agar makhluk hidup dapat terus bertahan hidup.

5. (Gambar contoh: padi → belalang → katak → ular → elang)

LAMPIRAN 4 – ASESMEN SIKAP, PERFORMA, DAN RUBRIK

Asesmen Sikap

No Nama Kerjasama Peduli Lingkungan Bernalar Kritis Ket.

1 1–4 1–4 1–4

Rubrik:

 4 = Selalu menunjukkan sikap positif

 3 = Sering menunjukkan

 2 = Kadang-kadang

 1 = Belum menunjukkan

Asesmen Keterampilan (Hasil Proyek)

No Nama Kelompok Kreativitas Kerapian Pemahaman Konsep Ket.

1 1–4 1–4 1–4

Rubrik:

 4 = Sangat baik (miniatur lengkap dan menjelaskan hubungan komponen dengan jelas)

 3 = Baik (miniatur bagus, hubungan cukup jelas)

 2 = Cukup (miniatur sederhana, konsep kurang tepat)

 1 = Kurang (tidak sesuai konsep)

LAMPIRAN 5 – REFLEKSI DIRI SISWA

Nama: …………………… | Tanggal: …………………

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?

2. Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan proyek miniatur ekosistem?

3. Apa kesulitan yang kamu alami?

4. Bagaimana cara kamu menjaga lingkungan di sekitarmu?


Apakah Anda ingin saya ubah dokume

Anda mungkin juga menyukai