KEPUTUSAN
KEPALA UPTD PUSKESMAS MEKAR KARYA
NOMOR : ……………………………..
TENTANG
PENYUSUNAN PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA
PERENCANAAN RUK DAN RPK DI UPTD PUSKESMAS MEKAR KARYA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA UPTD PUSKESMAS MEKAR KARYA
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kepada
masyarakat, maka perlu adanya penyusunan RUK dan RPK di
UPTD Puskesmas Mekar Karya;
b. Bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut, perlu ditetapkan
Keputusan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Mekar Karya;
Mengingat : 1. Peraturan Menteri Pemberdayaan dan Aparatur Negara
Nomor13 Tahun 2009 tentang Pedoman Peningkatan pelayanan
publik dengan partisipasi Masyarakat;
2. Peraturan Menteri Pemberdayaan dan Aparatur Negara Nomor
13 Tahun 2009 tentang Pedoman Peningkatan pelayananpublik
denganpartisipasi Masyarakat;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPTPUSKESMAS TENTANG
PENYUSUNAN RUK DAN RPK DI UPTD PUSKESMAS MEKAR
KARYA
KESATU : Keputusan kepala puskesmas tentang penyusunan Perencanaan RUK
dan RPK yang disediakan di UPTD Puskesmas Mekar Karya
KEDUA : Penyusunan RUK dan RPK yang dimaksud pada dictum kesatu adalah
seperti terlampir dalam keputusan ini
KETIGA : Segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat.
KEEMPAT : Pelaksanaan surat keputusan ini dibebankan pada anggaran Pusat
Kesehatan Masyarakat Mekar Karya
KELIMA Surat keputusan ini berlaku mulai tanggal [Link]
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan surat
keputusan ini,akan ditinjau dan diadakan perubahan seperlunya.
Ditetapkan di Mekar Karya
Pada Tanggal April 2024
Kepala UPTD Puskesmas Mekar Karya
………………………………………..
NIP. ……………………………
PENYUSUNAN PERENCANAAN TINGKAT
PUSKESMAS DALAM RANGKA PERENCANAAN RUK
DAN RPK DI UPT PUSKESMAS MEKAR KARYA
No. Dokumen :-
No. Revisi :-
SOP
Tanggal Terbit :-
Halaman :-
UPTD PUSKESMAS
MEKAR KARYA
1. Pengertian PTP adalah proses penyusunan rencana kegiatan puskesmas pada tahun yang akan
datang dilakukan secara sistematis untuk mengatasi maslaah atau sebagian masalah
kesehatn masyarakat di wilayah kerjanya
2. Tujuan 1. Mengidentifikasi permasalah – permasalahan yang ada di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Mekar Karya
2. Mengetahui program – program prioritas yang akan dilaksanakan di UPTD
Puskesmas Mekar Karya
3. Acuan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) UPTD Puskesmas Mekar Karya
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Mekar Karya Nomor ………….. TENTANG
PENYUSUNAN PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA
PERENCANAAN RUK DAN RPK DI UPT PUSKESMAS CIKALONG
4. Referensi Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas Direktorat Jenderal Bina Kesehatan
Masyarakat Departemen Kesehatan RI, 2006
5. Prosedur 1. Menyusun Tim PTP
2. Melakukan identifikasi masalah
3. Melakukan penetapan prioritas masalah
4. Melakukan perumusan masalah
5. Menyusun akar penyebab masalah
6. Menyusun Rencana Usulan Kegiatan (RUK)
7. Menyusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)
8. Menyusun draft perencaan tingkat puskesmas (PTP)
9. Menetapkan PTP
10. Mendokumentasikan
6. Diagram Alir
identifikasi masalah penetapan prioritas
Tim PTP masalah
Rencana
Usulan akar penyebab
Kegiatan perumusan masalah
masalah
(RUK)
draft
Rencana Perencaan Perencaan Tingkat
Pelaksanaan Tingkat Puskesmas (PTP)
Kegiatan Puskesmas
(RPK) (PTP)
7. Hal-hal yang perlu
diperhatikan
8. Dokumen Terkait Buku Pengaduan, Notulen Tim Pengaduan, Notulen Lokmin Lintas Program, Notulen
Lokmin Lintas Sektor
9. Unit Terkait Kepala Puskesmas
Penanggung jawab Program
Bidan Desa
Perawat Ponkesdes
Lintas Sektoral
[Link] historis No Yang dirubah Isi Perubahan [Link] diberlakukan
perubahan
LAMPIRAN : SURAT KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS CIKALONG
NOMOR : ......./…..../ ....../...../2018
TENTANG : PENYUSUNAN RUK DAN RPK
PERENCANAANTINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA PERENCANAAN RUK
DAN RPK DI UPT PUSKESMAS CIKALONG
Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan,
pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat pelayanan kesehatan strata pertama.
Manajemen Puskesmas merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sistematik
untuk menghasilkan luaran Puskesmas secara efektif dan efisien. Manajemen Puskesmas terdiri
dari perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian serta pengawasan dan pertanggungjawaban.
Seluruh kegiatan di atas merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan berkesinambungan.
Perencanaan tingkat Puskesmas disusun untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada di
wilayah kerjanya. Perencanaan disusun untuk kebutuhan satu tahun agar Puskesmas mampu
melaksanakannya secara efisien, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
1.1. Pengertian
Suatu proses kegiatan yang urut yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan
dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan denganmemanfaatkan sumberdaya yang
tersedia secara berhasil guna dan berdaya guna. Perencanaan Tingkat Puskesmas diartikan
sebagai proses penyusunan rencana kegiatan Puskesmas pada tahun yang akan datang yang
dilakukan secara sistematis untuk mengatasi masalah atau sebagian masalah kesehatan
masyarakat di wilayah kerjanya.
1.2. Ruang Lingkup
Perencanaan Tingkat Puskesmas mencakup semua kegiatan yang ada di Puskesmas.
Perencanaan ini disusun oleh Puskesmas sebagai Rencana Tahunan Puskesmas yang
dibiayai oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat serta sumber dana lainnya.
Tahapan perencanaan Tingkat Puskesmas disusun melalui 4 tahap yaitu:
1. Tahap persiapan
2. Tahap Analisa Situasi
3. Tahap penyusunan Rencana Usulan Kegiatan
4. Tahap penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan
1.3. Mekanisme Perencanaan Tingkat Puskesmas
Langkah pertama dalam mekanisme Perencanaan Tingkat Puskesmas adalah dengan
penyusun Rencana Usulan Kegiatan. Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan Puskesmas harus
memperhatikan berbagai kebijakan yang berlaku baik secara global, nasional maupun daerah
sesuai dengan hasil kajian data dan informasi yang tersedia di Puskesmas.
Puskesmas perlu mempertimbangkkan masukan dari masyarakat melalui berbagai wadah
yang ada. Rencana Usulan Kegiatan harus dilengkapi pula dengan usulan pembiayaan untuk
kebutuhan rutin, sarana, prasarana dan operasional Puskesmas.
Rencana Usulan Kegiatan (RUK) yang disusun merupakan RUK tahun mendatang (H+1).
Penyusunan RUK tersebut disusun pada bulan Januari tahun berjalan (H) berdasarkan hasil kajian
pencapaian kegiatan tahun sebelumnya (H-1), dan diharapkan proses penyusunan RUK telah
selesai dilaksanakan di Puskesmas pada akhir bulan Januari tahun berjalan (H).
Kemudian Rencana Usulan Kegiatan yang telah disusun dibahas di dinas kesehatan
kabupaten/kota, diajukan ke Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melalui dinas kesehatan
kabupaten/kota. Selanjutnya RUK Puskesmas yang terangkum dalam usulan dinas kesehatan
kabupaten/kota akan diajukan ke DPRD untuk memperoleh persetujuan pembiayaan dan
dukungan politis. Setelah mendapat persetujuan dari DPRD, selanjutnya diserahkan ke
Puskesmas melalui dinas kesehatan kabupaten/kota.
Berdasarkan alokasi biaya yang telah disetujui tersebut, Puskesmas menyusun Rencana
Pelaksanaan Kegiatan (RPK). RPK disusun dengan melakukan penyesuaian dan tetap
mempertimbangkan masukan dari masyarakat. Penyusunan RPK dilaksanakan pada bulan Januari
tahun berjalan, dalam forum Lokakarya Mini yang pertama.
1.4. Tahap Penyusunan Perencanaan Tingkat Puskesmas
Penyusunan Perencanaan Tingkat Puskesmas dilakukan melalui beberapa tahap sebagai berikut :
1. Tahap Persiapan
Tahap ini mempersiapkan staf Puskesmas yang terlibat dalam proses penyusunan
Perencanaan Tingkat Puskesmas agar memperoleh kesamaan pandangan dan pengetahuan
untuk melaksanakan tahap-tahap perencanaan. Tahap ini dilakukan dengan cara :
1. Kepala Puskesmas membentuk Tim Penyusun Perencanaan Tingkat Puskesmas yang
anggotanya terdiri dari staf Puskesmas.
2. Kepala Puskesmas menjelaskan tentang pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas
kepada tim agar dapat memahami pedoman tersebut demi keberhasilan penyusunan
Perencanaaan Tingkat Puskesmas.
3. Puskesmas mempelajari kebijakan dan pengarahan yang telah ditetapkan oleh Dinas
Kesehatan Kabupaten / Kota,Dinas Kesehatan Propinsi dan Departemen Kesehatan.
[Link] Analisis Situasi
Tahap ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai keadaan dan
permasalahan yang dihadapi Puskesmas melalui proses analisis terhadap data yang
dikumpulkan. Tim yang telah disusun oleh Kepala Puskesmas melakukan pengumpulan
data. Ada 2 (dua) kelompok data yang perlu dikumpulkan yaitu data umum dan data
khusus.
Data Umum :
Peta Wilayah Kerja serta Fasilitas Pelayanan Data wilayah mencakup
luas wilayah, jumlah desa / dusun / RT/ RW, jarak desa dengan Puskesmas, waktu
Data Sumber Daya Puskesmas (termasuk Puskesmas Pembantu dan Bidan di
Desa), mencakup :
1. Ketenagaan
2. Obat dan
3. Sumber pembiayaan yang berasal dari pemerintah (Pusat dan Daerah),
masyarakat, dan sumber lainnya
4. Sarana dan prasarana, antara lain gedung, rumah dinas, komputer, mesin tik,
meubelair, kendaraan
5. Data Peran Serta Masyarakat : Data ini mencakup jumlah Posyandu, kader,dukun
bayi dan tokoh masyarakat.
6. Data Penduduk dan Sasaran Program : Data penduduk dan sasaran program
mencakup : jumlah penduduk seluruhnya berdasarkan jenis kelamin, kelompok
umur (sesuai sasaran program), sosio ekonomi pekerjaan, pendidikan, keluarga
miskin (persentase di tiap desa / kelurahan). Data ini dapat diperoleh di kantor
Kelurahan / Desa, Kantor Kecamatan, dan data estimasi sasaran di Dinas
Kesehatan Kabupaten / Kota.
7. Data sekolah : Data sekolah dapat diperoleh dari dinas pendidikan setempat,
mencakup jenis sekolah yang ada, jumlah siswa, klasifikasi sekolah UKS, jumlah
dokter kecil, jumlah guru UKS , dan lainnya.
8. Data Kesehatan Lingkungan wilayah kerja Puskesmas : Data kesehatanlingkungan
mencakup rumah sehat, tempat pembuatan makanan / minuman, tempat-tempat
umum, tempat pembuangan sampah, sarana air bersih, jamban keluarga dan sistem
pembuangan air limbah
Data Khusus (hasil penilaian kinerja Puskesmas), jenis data ini antara lain meliputi
:
1. Data Status Kesehatan terdiri dari : data kematian ,Kunjungan Kesakitan, Pola
Penyakit yaitu 10 penyakit terbesar yang ditemukan .
2. Data Kejadian Luar Biasa , dapat dilihat pada Laporan W1 (Simpus).
3. Data Cakupan Program Pelayanan Kesehatan 1 (satu) tahun terakhir di tiap desa /
kelurahan, dapat dilihat dari Laporan Penilaian Kinerja Puskesmas .
4. Data Hasil survey (bila ada), dapat dilakukan sendiri oleh Puskesmas atau pihak
lain .
Tahap Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK).
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK), dilaksanakan dengan
memperhatikan beberapa hal, yaitu, bahwa penyusun Rencana Usulan Kegiatan bertujuan
untuk mempertahankan kegiatan yang sudah dicapai pada periode sebelumnya dan
memperbaiki program yang masih bermasalah serta untuk menyusun rencana kegiatan
baru yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan di wilayah tersebut dan kemampuan
Puskesmas.
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan ini terdiri dari 2 (dua) langkah, yaitu
Analisa Masalah dan penyusunan Rencana Usulan Kegiatan.
Analisa Masalah
Dapat dilakukan melalui kesepakatan kelompok Tim Penyusun
Perencanaan Tingkat Puskesmas diantaranya melalui tahapan : identifikasi
masalah, Perumusan masalah, dan Merumuskan akar penyebab masalah.
Identifikasi masalah
Masalah merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan.
Identifikasi masalah dilaksanakan dengan membuat daftar masalah yang
dikelompokkan menurut jenis program, cakupan, mutu, ketersediaan
sumber daya.
Menetapkan urutan prioritas masalah
Mengingat keterbatasan kemampuan mengatasi masalah secara sekaligus,
ketidak-tersediaan teknologi atau adanya keterkaitan satu masalah dengan
masalah lainnya, maka perlu dipilih masalah prioritas dengan jalan
kesepakatan tim. Bila tidak dicapai kesepakatan dapat ditempuh dengan
menggunakan kriteria lain.
Dalam penetapan urutan prioritas masalah dapat mempergunakan berbagai
macam metode seperti kriteria matriks, MCUA, Hanlon, CARL dan
sebagainya. Penetapan penggunaan metode tersebut diserahkan kepada
masing-masing Puskesmas.
Merumuskan masalah
Tahap merumuskan masalah mencakup mencakup apa masalahnya, siapa
yang terkena masalahnya, berapa besar masalahnya, dimana masalah itu
terjadi dan bila mana masalah itu terjadi (what, who, when, where and
how).
Mencari akar penyebab masalah
Mencari akar masalah dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan
metode:
1. diagram sebab akibat dari Ishikawa (disebut juga diagram tulang ikan
karena digambarkan membentuk tulang ikan),
2. pohon masalah (problem trees)
Kemungkinan penyebab masalah dapat berasal dari :
1) Input (sumber daya) : jenis dan jumlah alat, obat, tenaga serta
prosedur kerja manajemen alat, obat dan dana.
2) Proses (Pelaksana kegiatan) : frekwensi, kepatuhan pelayanan medis
dan non medis.
3) Lingkungan.
Mencari penyebab masalah dengan menggunakan “pohon masalah
(problem trees)”
Menetapkan cara-cara pemecahan masalah Untuk menetapkan cara pemecahan
masalah dapat dilakukan dengan kesepakatan di antara anggota tim. Bila tidak
terjadi kesepakatan dapat digunakan kriteria matriks. Untuk itu harus dicari
alternatif pemecahan masalahnya.
Apabila Puskesmas mempunyai kemampuan, identifikasi masalah dapat
dilakukan bersama masyarakat melalui pengumpulan data secara angsung di
lapangan (Survey Mawas Diri). Tetapi apabila kemampuan tersebut tidak
dimiliki oleh Puskesmas, maka identifikasi dilakukan melalui kesepakatan
kelompok (Delbecq Technique) oleh petuga Puskesmas dengan melibatkan
masyarakat.
Survey Mawas Diri merupakankegiatan pengumpulan data untuk mengenali
keadaan dan masalah yang dihadapi, serta potensi yang dimiliki untuk
mengatasi masalah tersebut. Tahapannya dimulai dari pengumpulan data
primer dan data sekunder, pengolahan dan penyajian data masalah dan potensi
yang ada. Delbecq Technique adalah perumusan dan identifikasi potensi
melalui sekelompok orang yang memahami masalah tersebut. Tahapan
pelaksanaannya dimulai dengan pembentukan tim, menyusun daftar masalah,
menetapkan kriteria penilaian masalah dan menetapkan urutan prioritas
masalah berdasarkan kriteria penilaian
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK)
Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan meliputi upaya kesehatan wajib, upaya
kesehatan pengembangan dan upaya kesehatan penunjang, yang meliputi :
1. Kegiatan tahun yang akan datang (meliputi kegiatan rutin, sarana/prasarana, operasional
dan program hasil analisis masalah).
2. Kebutuhan Sumber Daya berdasarkan ketersediaan sumber daya yang ada pada tahun
sekarang.
3. Rekapitulasi Rencana Usulan Kegiatan dan sumber daya yang dibutuhkan ke dalam
format RUK Puskesmas.
Rencana Usulan Kegiatan disusun dalam bentuk matriks dengan memperhatikan berbagai
kebijakan yang berlaku, baik kesepakatan global, nasional, maupun daerah sesuai dengan
masalah yang ada sebagai hasil dari kajian data dan informasi yang tersedia di Puskesmas.
Tahap Penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)
Tahap penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan dilaksanakan secara bersama, terpadu dan
terintegrasi. Hal ini sesuai dengan azas penyelenggaraan Puskesmas yaitu keterpaduan.
Langkah-langkah penyusunan RPK adalah :
1. Mempelajari alokasi kegiatan dan biaya yang sudah disetujui.
2. Membandingkan alokasi kegiatan yang disetujui dengan Rencana Usulan Kegiatan (RUK)
yang diusulkan dan situasi pada saat penyusunan RPK.
3. Menyusun rancangan awal, rincian dan volume kegiatan yang akan dilaksanakan serta
sumber daya pendukung menurut bulan dan lokasi pelaksanaan.
4. Mengadakan Lokakarya Mini Tahunan untuk membahas kesepakatan RPK
5. Membuat RPK yang telah disusun dalam bentuk matriks.
Refference: Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas Direktorat Jenderal Bina Kesehatan
Masyarakat Departemen Kesehatan RI, 2006
Ditetapkan di Cikalong
Pada Tanggal ……………………………..
Kepala UPT Puskesmas Cikalong
SUWADI KS., AMK., SKM.
NIP. 19671225 198903 1 005
LAMPIRAN : SURAT KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS CIKALONG
NOMOR : …………………………
TENTANG : TIM PENYUSUN PERENCANAAN PUSKESMAS
TIM PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS PADA UPTD PUSKESMAS
CIKALONG TAHUN 2018
A. TIM PERENCANAAN TINGKAT PUSKESMAS CIKALONG
Ketua : [Link]
Sekretaris : Nisrina Fatin Nugraha
Anggota :[Link]
[Link] Angelia dewi
Ateng
Iwan Firmansyah
Tryana Ridho
Dela Meilani
[Link] Cundayana
[Link]
Dudi Gandana
N Entin
[Link] Mintarsih
[Link] Maryati
Ana Setriana
Ucup Surahman
Susiana
Riska Amalia
Yati Susilawati
Yanyan Dwi Aryanti
Dedi Muhlisin
Mamat Ruhimat
Susi Susilawati A
Susi Susilawati B
Atin Herlina E
Sri Mulyani R
Tendi semiarsa
Irawati Hindayah
Erwin Musodik
B. TUGAS POKOK DAN TUGAS INTEGRASI TIM PENYUSUNAN PERENCANAAN
TINGKAT PUSKESMAS DALAM RANGKA PERENCANAAN RUK DAN RPK DI
UPT PUSKESMAS CIKALONG
NO TUGAS POKOK TUGAS TERINTEGRASI
1 Menyusun Dokumen perencanaan (RUK Menyusun Propil dan Laporan Tahunan
Puskesmas Karangrejo.
dan RPK) Puskesmas Cikalong
2 1. Menyusun Tim PTP Menyusun SPM dan MDGs
2. Melakukan identifikasi masalah
3. Melakukan penetapan prioritas
masalah
4. Melakukan perumusan masalah
5. Menyusun akar penyebab masalah
6. Menyusun Rencana Usulan Kegiatan
(RUK)
7. Menyusun Rencana Pelaksanaan
Kegiatan (RPK)
8. Menyusun draft perencaan tingkat
puskesmas (PTP)
9. Menetapkan PTP
[Link]
3 Dilakukan sekali dalam 1 tahun sebelum
pembahasan Musrenbang desa/kelurahan.
DAFTAR HADIR DALAM RANGKA RAPAT MANAJEMEN MUTU
BLUD UPTD PUSKESMAS CIKALONG
TANGGAL 21 MEI 2018
NO NAMA NIP / NRPTT TANDA TANGAN
1 Suwadi. KS, AMK, [Link] 19671225 198903 1 005 1
2 Hj. Nasimah 19640503 198503 2 009 2
3 Hj. Halimah, 19670415 198803 2 009 3
4 [Link] 19701016 200604 1 003 4
5 [Link] Angelia Dewi 19790611 201412 2 001 5
6 Ateng 19671205 199103 1 004 6
7 Iwan Firmansyah 19800712 200312 1 003 7
8 Triana Ridho - 8
9 Dela Meilani - 9
10 [Link] Cundayana 19740912 199603 1 002 10
11 Dudi Gandana 19870617 201001 1 005 11
12 N Entin 19700807 199103 2 006 12
13 [Link] Mintarsih 19750306 201001 2 004 13
14 [Link] Maryati 19640823 198903 2 005 14
15 Ana Setriana 19691025 198903 1 003 15
16 Ucup Surahman 19771227 200604 1 004 16
17 Susiana 19751112 200604 2 012 17
18 Riska Amalia 19880622 201001 2 003 18
19 Yati Susilawati [Link].0447 19
20 Yanyan Dwi Aryani 19850917 201101 2 003 20
21 Dedi Muhlisin 19680508 198903 1 005 21
22 Mamat Ruhimat - 22
23 Susi Susilawati A [Link].0349 23
24 Susi Susilawati B [Link].0348 24
25 Atin Herlina E - 25
26 Sri Mulyani Rahayu - 26
27 Tendi Semiarsa 19851210 201001 1 012 27
28 Erwin Musodik - 28
29 Nisrina - 29
Ditetapkan di Cikalong
Pada Tanggal -
Kepala UPT Puskesmas Cikalong
SUWADI KS., AMK., SKM.
Penata Tingkat I
NIP. 19671225 198903 1 005