0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan12 halaman

Rencana Pembelajaran Design Thinking

Diunggah oleh

ifa safira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan12 halaman

Rencana Pembelajaran Design Thinking

Diunggah oleh

ifa safira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

UNIVERSITAS BOSOWA

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN SASTRA


PENDIDIKAN PROFESI GURU
Rencana Pembelajaran Semester
MATA KULIAH KODE RUMPUN BOBOT (SKS) SEMESTER TANGGAL PENYUSUNAN
MK
Desain Thingking 2304P0 3 2 10 Agustus 2024

Dosen Pengembang Koordinator RMK KA. Prodi


RPS

OTORISASI
Dr. Ifa Safira, [Link].
Dr. Burhan, [Link].
Dr. Ifa Safira, [Link].

CPL Prodi
Capaian Pembelajaran Sikap S1 Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa; menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai
(CP) kemanusiaan,dan etika profesi; meningkatkan mutu kehidupan masyarakat, patriotis, toleran,
multikulturalis, kolaboratif, peduli lingkungan, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berjiwa
wirausaha
Pengetah P1 Menguasai dan menerapkan teori dan konsep untuk menyusun alur belajar berdasarkan tingkat
uan kompleksitas bidang ilmu yang terkait.
P2 Mampu memetakan tingkat penguasaan peserta didik dengan mempertimbangkan proses belajar,
kebutuhan, tahap perkembangan, dan latar belakang peserta didik untuk kepentingan pembelajaran.
P3 Mampu merencanakan tujuan belajar, indikator dan strategi pencapaian sesuai dengan tahap
UNIVERSITAS BOSOWA
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN SASTRA
PENDIDIKAN PROFESI GURU
Rencana Pembelajaran Semester
perkembangan murid, kurikulum, dan profil pelajar Pancasila.
Keterampi KU1 Mampu bekerja sebagai guru secara profesional.
lan KU2 Mampu membuat keputusan secara independen dalam menjalankan pekerjaan sebagai guru
Umum berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif.
KU3 Mampu mengkomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi
pengembangan profesi guru dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah
dan etika profesi, kepada masyarakat terutama komunitas guru.
KU9 Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali
data dan informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya sebagai guru
Keterampi KK3 Menunjukkan praktik pembelajaran profesional yang terdiri dari merancang, melaksanakan,
lan melakukan asesmen, dan melakukan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara
Khusus berkelanjutan

Capaian CPMK
Pembelajaran M1 Memahami dan menginternalisasi pola pikir serta prinsip-prinsip Design Thinking dalam dunia pendidikan (S1,
P1, KK3).
M2 Mengembangkan empati terhadap peserta didik dan menggunakannya secara aktif dalam pemetaan
kebutuhan peserta didik, pengembangan serta evaluasi solusi untuk mewujudkan pembelajaran yang berpusat
pada peserta didik (S1, P2, KU1, KU2, KK3).
M3 Menggunakan berbagai metode Design Thinking dalam lingkup pembelajaran di kelas, khususnya dalam
proses observasi, perumusan tujuan, pengembangan inovasi pembelajaran, dan ujicoba inovasi pembelajaran
(P1, P2, P3, KU3, KU9, KK3)
M4 Menggunakan berbagai metode Design Thinking dalam lingkup praktik sekolah termasuk kolaborasi antar
guru, pemecahan masalah, pengembangan organisasi, dan sebagainya sesuai perannya sebagai guru (S1,
KU1, KU2).
M5 Mendesain dan memodifikasi inovasi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta
didik (P3, KU2, KU3, KU9, KK3).
M6 Mengembangkan solusi inovatif dari permasalahan yang ada pada praktik sekolah sesuai perannya sebagai
guru (KU1, KU2, KU3, KU9)
Deskripsi Singkat Pada mata kuliah ini, mahasiswa akan mempelajari dan menerapkan Design Thinking dalam pembelajaran dan praktik
Mata Kuliah persekolahan. Design Thinking merupakan sebuah kerangka berpikir dalam mendefinisikan masalah yang berfokus manusia
dengan berempati, mengembangkan prototipe solusi yang potensial secara kreatif dan kolaboratif, dan mengujicobakan
prototipe tersebut dalam iterasi berulang kali sampai ditemukan solusi terbaik yang dapat memecahkan masalah yang dihadapi.
Perkuliahan ini dibawakan dengan pendekatan berbasis projek (Project-Based Learning); mahasiswa mengeksplorasi
penggunaan metode Design Thinking untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, dengan aplikasi sesuai
konteks peserta didik yang menjadi subjek projek kelompok. Mahasiswa juga akan mempelajari bagaimana Design Thinking
dapat diterapkan untuk memecahkan permasalahan dan mentransformasi sistem/budaya sekolah sehingga menciptakan
pendidikan yang lebih bermakna serta berkeadilan bagi seluruh warga sekolah.
Materi Pembelajaran/
Pokok Pembahasan 1. Pengantar: Design Thinking dan Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa (pertemuan 1-4)
2. Ruang Inspirasi: Penggunaan Design Thinking untuk Mengembangkan Pemahaman Terhadap Berbagai Stakeholder
Pendidikan (pertemuan 5-8)
3. Ruang Ideasi: Penggunaan Metode Kreatif Design Thinking untuk Mengembangkan Inovasi dalam Pendidikan
(pertemuan 9-12)
4. Ruang Implementasi: Penerapan Design Thinking untuk Mematangkan Inovasi dan Mentransformasi Pendidikan
(pertemuan 13-16)

Pustaka Utama
● IDEO. “Design Thinking for Educators Toolkit”, (2013). Creative Commons.
● IDEO. “Co-Designing Schools Toolkit: Equitable Learning Practices”, (2020). Creative Commons.
● Brown, T. (2008) Change by Design: How Design Thinking Transforms Organizations and Inspires Innovation. Harper-
Collins.
● Kelley, D., Kelley, T. (2022). Creative Confidence: Unleashing the Creative Potential Within Us All. IDEO.
[Link]
● Doorley, S. (2018). Design Thinking Bootleg. Hasso Plattner Institute of Design. Stanford University.
● Loescher, S.T. (2019). “Policy to practice: Design thinking in K-12 education”. Center for Secondary School Redesign
Presentations 2019. [Link]
12_education

Pendukung
● Goldman, S. Kabayadondo, Z. (2016) “Taking design thinking to school: How the technology of design can transform
teachers, learners, and classrooms”. Routledge.
● Panke, Stefanie. (2019). “Design Thinking in Education: Perspectives, Opportunities and Challenges”.
● Taman Gagasan Anak. (2015). “Aku Bisa! Inspirasi dari Gerakan Design for Change oleh Kiran Bir Sethi”. Noura Books
● Thomas Riddle. (2020). “Beginner's Guide to K-12 Design Thinking”.
● Sekarwulan, Kandi. (2020) “Modul Pelatihan Design Thinking untuk Pendidik”.
Media Pembelajaran Perangkat lunak: Perangkat keras:
- Platform online untuk kerja kolaboratif - Sticky notes (dapat diganti potongan kertas dan selotip kertas)
seperti Jamboard, Miro, dan Google - Permukaan yang luas (meja, dinding) untuk kerja kelompok
Docs/Slide - Alat tulis dan alat gambar
- Media sosial online - Berbagai kanvas Design Thinking, dicetak/digambar pada kertas berukuran
- Video pembelajaran (tautan di buku ajar) besar (tautan unduh tercantum pada modul)
Tim Pengajar -
Mata kuliah -
prasyarat
Proporsi Penilaian Tugas 1 10%
Tugas 2 10%
Tugas 3 10%
UTS 25%
UAS 25%
Kehadiran dan keaktifan 20%
RENCANA PEMBELAJARAN

Minggu Sub CPMK Indikator Kriteria dan Bentuk Metode Pembelajaran Materi Pembelajaran (Pustaka) Bobot
ke Penilaian (Estimasi Waktu) Penilaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Memahami konsep dasar - Ketajaman mengolah Kreteri: Mulai dari Diri: Pengantar Design Thinking
Design Thinking dan dan menganalisis Ketajaman - Refleksi mandiri pengalaman Apa, mengapa dan bagaimana Design
1
aplikasinya dalam dunia pengalaman pada Ketepatan belajar yang sangat berkesan Thinking dalam pendidikan
pendidikan (S1, P1, KK3) aktivitas refleksi Bentuk non-test: positif dan alasan pengalaman 10%
- Ketepatan Refleksi tersebut berkesan Loescher, S.T. (2019). “Policy to practice:
menjelaskan filosofi dan Design thinking in K-12 education”. Center
prinsip dasar Design Eksplorasi Konsep: for Secondary School Redesign
Thinking - Belajar mandiri eksplorasi Presentations 2019.
pustaka dan video [Link]
(Pertemuan di dalam kelas) 30822207_Policy_to_practice_Design_thi
- Diskusi tentang konsep Design nking_in_K-12_education
Thinking
Goldman, S. Kabayadondo, Z. (2016)
“Taking design thinking to school: How the
technology of design can transform
teachers, learners, and classrooms”.
Routledge.

Panke, Stefanie. (2019). “Design Thinking


in Education: Perspectives, Opportunities
and Challenges”.

Memahami pentingnya - Kemampuan Kreteri: Ruang Kolaborasi Design Thinking dan Nilai Penting
2 empati dalam Design mengambil peran, Kerjasama - Kerja kelompok: hadiah untuk Empati dalam Perancangan
Thinking, melatih berdialog, dan Kreativitas kawan (mempraktikkan metodologi
keterampilan empati dan berkontribusi dalam Ketepatan Design Thinking dalam waktu
10%
kolaborasi (S1, P2, KU1, kerja kelompok Bentuk non-test: singkat) Doorley, S. (2018). Design Thinking
KU2, KK3) - Kemampuan Kerja kelompok Bootleg. Hasso Plattner Institute of
memunculkan ide yang Diskusi Demontrasi Kontekstual Design. Stanford University.
banyak, variatif, & baru - Presentasi hasil kerja
- Ketepatan dalam kelompok dan Diskusi: hubungan IDEO(2013): “Design Thinking for
menarik kesimpulan Design Thinking dan konsep Educators Toolkit”, 2nd Edition
tentang Design Thinking empati

Mendalami keterkaitan - Ketajaman mengaitkan Kreteri: Elaborasi Pemahaman: Empati dan Pembelajaran yang
3 konsep empati dengan antara konsep empati Ketajaman - Eksplorasi dan diskusi tentang Berpusat pada SIswa
10%
pembelajaran yang berpusat dan pembelajaran yang Ketepatan konsep empati dalam Design Pengenalan konsep empati dalam Design
pada siswa (S1, P1, KK3) berpusat pada siswa Bentuk non-test: Thinking Thinking dan kaitannya dengan
- Ketepatan dalam Diskusi pembelajaran yang berpusat pada siswa
mengidentifikasi Lembar kerja Koneksi Antar Materi:
keterkaitan antar mata - Mengisi Lembar Kerja
kuliah keterkaitan Design Thinking
dengan mata kuliah lain

Melatih dan - Kemampuan Kreteri: Aksi Nyata: Mengembangkan Empati kepada Siswa 10%
4 mengembangkan empati mengambil peran, Kerjasama Praktik kelompok Mempraktikkan metode empatik untuk
terhadap karakteristik serta berdialog, dan Ketajaman - mengembangkan instrumen in- pengambilan data kualitatif
kebutuhan belajar siswa, berkontribusi dalam Sikap depth interview dengan
mengembangkan kerja kelompok Bentuk non-test: pendekatan empatik
keterampilan kolaborasi (S1, - Ketajaman dalam Instrumen praktik - observasi dan in-depth interview
P2, KU1, KU2, KK3) mengajukan pertanyaan Praktik kepada siswa di sekolah, mencatat
dan menggali informasi Lembar kerja data temuan dari observasi dan in-
- Sikap empati/ depth interview
keberpihakan kepada
siswa

Memahami metode Design - Ketajaman Kreteri: Mulai dari Diri Ruang Inspirasi: Menggunakan Empati
5 Thinking untuk menghimpun mengidentifikasi pola Ketajaman - Refleksi temuan dari praktik di untuk Membentuk Pemahaman (1)
10%
temuan dan dari data hasil observasi pertemuan 4 Mengenal konsep ruang inspirasi dalam
mengembangkan - Ketajaman dalam Bentuk non-test: Design Thinking
pemahaman terhadap siswa mengajukan pertanyaan Diskusi Eksplorasi Konsep
(S1, P1, P2, P3, KU2, KU3, dan menganalisis - Eksplorasi pustaka dan
KU9, KK3) konsep diskusi: metodologi double
diamonds, diverge-converge, dan
metode Design Thinking untuk
mengolah data

Melatih penggunaan metode - Ketajaman mengolah Kreteri: Ruang Kolaborasi Ruang Inspirasi: Menggunakan Empati
6 Design Thinking untuk dan menganalisis data Ketajaman - Praktik Diverge: mengorganisasi untuk Membentuk Pemahaman (2)
3%
mengolah data, temuan, serta Kesesuaian data temuan dengan metode Pendekatan visual dan kolaboratif untuk
mengembangkan menghimpunnya dalam Kerjasama Design Thinking mengorganisasi data temuan
keterampilan kolaboratif kesimpulan Bentuk non-test:
(S1, P1, P2, P3, KU1, KU2, - Kesesuaian praktik Diskusi Demonstrasi Kontekstual
KU3, KU9, KK3) dengan teknik Diverge- Praktik kelompok - Diskusi penarikan kesimpulan
Converge di tentang karakteristik dan
pustaka/buku ajar kebutuhan spesifik siswa sesuai
- Kualitas kerjasama jenjang dan bidang studi
dan pengambilan
keputusan bersama
dalam kerja kelompok

Memahami konsep insight - Ketepatan Kreteri: Elaborasi Pemahaman Ruang iInspirasi: Menggunakan Empati
7 dan metode Design mendefinisikan konsep Ketepatan - Belajar mandiri dan diskusi: untuk Membentuk Pemahaman (3)
1%
Thinking untuk insight Ketajaman metode Design Thinking untuk Pendekatan visual dan kolaboratif untuk
mengembangkan insight - Ketajaman analisis mengembangkan pemahaman dan mengolah data dan merumuskan tujuan
serta merumuskan tujuan dan evaluasi dalam Bentuk non-test: merumuskan tujuan perancangan
perancangan (P1, P2, P3, diskusi Diskusi
KU1, KU2, KU3, KU9, KK3)

UTS - Kualitas kerjasama Kreteri: Koneksi Antar Materi &


8 dan pengambilan Kerjasama Aksi Nyata
keputusan bersama Kesesuaian - Praktik kelompok: membentuk
dalam kerja kelompok Ketajaman insight dan merumuskan tujuan
25%
- Kesesuaian rumusan Ketepatan perancangan
tujuan dengan data Sikap - Take home test - menulis esai
temuan Orisinalitas argumentatif tentang rumusan
- Ketajaman dalam tujuan perancangan dan mengapa
menganalisis dan Bentuk non-test: perancangan tersebut penting
memberikan argumen Karya tulis individual untuk dilakukan
dalam esai
- Ketepatan penerapan
teori Design Thinking
pada esai
- Sikap empati/
keberpihakan kepada
siswa yang tercermin
dalam esai
- Orisinalitas pendapat
dan pemikiran dalam
penulisan essay

Melatih pola pikir kreatif, - Kemampuan Kreteri: Mulai dari Diri Ruang Ideasi: Metode Kreatif untuk
9 memahami konsep ruang memberikan jawaban Orisinalitas - Permainan pemantik tentang Menciptakan Inovasi (1)
10%
ideasi dalam Design yang bervariasi dan Ketajaman kreativitas dan ideasi Memahami konsep ruang ideasi dalam
Thinking (S1, P1, P2, P3, kreatif (unik/orisinal, Design Thinking
KU1, KU2, KU3, KU9, KK3) out-of-the-box) Bentuk non-test: Eksplorasi Konsep
- Ketajaman Permainan - Eksplorasi dan Diskusi konsep Kelley, D., Kelley, T. (2022). Creative
mengajukan pertanyaan Diskusi ruang ideasi dan penciptaan solusi Confidence: Unleashing the Creative
dan menganalisis dalam dalam Design Thinking Potential Within Us All. IDEO.
diskusi - Inkuiri berbagai inovasi dan [Link]
metode pembelajaran kreatif
sesuai rumusan tujuan

Melatih penggunaan metode - Kesesuaian praktik Kreteri: Ruang Kolaborasi Ruang Ideasi: Metode Kreatif untuk
10 kreatif Design Thinking dengan teknik Diverge- Kesesuaian - Praktik 2 langkah ideasi yaitu Menciptakan Inovasi (2)
10%
untuk menciptakan solusi, Converge di Orisinalitas Diverge (memunculkan gagasan) Praktik Diverge dan Converge untuk
Mengembangkan pustaka/buku ajar Kerjasama dan Converge (pengolahan, menemukan solusi inovatif yang tepat
keterampilan kreatif dan - Kuantitas dan kualitas analisis, seleksi gagasan) sasaran
kolaborasi (S1, P1, P2, P3, ide yang dihasilkan, Bentuk non-test:
KU1, KU2, KU3, KU9, KK3) termasuk kebaruan, Praktik Demonstrasi Kontekstual
keunikan dan variasi ide Presentasi-diskusi - Presentasi hasil kerja kelompok
- Kualitas kerjasama dengan metode Pasar Ide, saling
dalam pengambilan memberi masukan terhadap ide
keputusan - Iterasi mengembangkan gagasan
berdasarkan masukan

Memahami konsep prototipe - Kualitas kerjasama Kreteri: Elaborasi Pemahaman Ruang Ideasi: Metode Kreatif untuk
11 dalam Design Thinking dan dan pengambilan Ketajaman - Belajar mandiri dan diskusi: Menciptakan Inovasi (3)
penerapannya dalam keputusan bersama Ketepatan eksplorasi konsep prototyping: Mengenal konsep prototipe untuk
pengembangan inovasi (S1, dalam kerja kelompok fungsi, jenis dan bentuk prototipe mewujudkan ide menjadi nyata
10%
P1, P2, P3, KU1, KU2, - Ketepatan dalam Bentuk non-test: yang dapat digunakan
KU3, KU9, KK3) mengaitkan materi dari Diskusi [Link]
mata kuliah lain Tugas kelompok Koneksi Antar Materi
- Lembar kerja identifikasi
keterkaitan

Melatih proses - Kualitas kerjasama: Kreteri: Aksi Nyata Ruang Ideasi: Metode Kreatif untuk
12 pengembangan prototipe dialog, berbagi peran, Kerjasama - Tugas kelompok Menciptakan Inovasi (4)
10%
dalam Design Thinking, pengambilan keputusan Ketepatan mengembangkan prototipe inovasi Mari kembangkan prototipe solusi Anda
Mengembangkan - Ketepatan pilihan Orisinalitas pembelajaran berdasarkan
keterampilan kreatif dan prototipe sehingga rumusan tujuan perancangan
kolaborasi (S1, P1, P2, P3, dapat mewujudkan ide Bentuk non-test:
KU1, KU2, KU3, KU9, KK3) solusi dengan Refleksi
jelas/fungsional Diskusi
- Keunikan/inovasi
dalam pengembangan
prototipe

Mengenal ruang - Konsistensi prosedur Kreteri: Mulai dari Diri Ruang Implementasi: Mematangkan
13 implementasi dan uji coba dengan metode Konsistensi - Permainan pemantik Inovasi
10%
mempraktikkan user testing pada pustaka/buku ajar Sikap Mengenal ruang implementasi dan user
dalam Design Thinking, - Sikap empati/ Kerjasama Eksplorasi Konsep testing
Mengembangkan keberpihakan kepada - Belajar mandiri konsep ruang
keterampilan kolaborasi dan pengguna Bentuk non-test: implementasi dalam Design
iterasi - Kualitas kerjasama Praktik kelompok Thinking dan prinsip-prinsip user
(S1, P1, P2, P3, KU1, KU2, dan pelibatan anggota Lembar kerja testing
KU3, KU9, KK3) kelompok dalam praktik
kelompok Ruang kolaborasi
- Kerja kelompok 1:
mempersiapkan user testing

Demonstrasi Kontekstual
- Kerja kelompok 2: praktik user
testing

Mengenal konsep wicked - Ketajaman Kreteri: Elaborasi Pemahaman Ruang Implementasi: Design Thinking
14 problem dan bagaimana mengajukan pertanyaan Ketajaman - Belajar mandiri Eksplorasi dan Transformasi Pendidikan (1)
5%
Design Thinking dapat dan menganalisis dalam Ketepatan pustaka tentang wicked problem Peluang dan Tantangan Penerapan
digunakan untuk diskusi penerapan Design Thinking untuk Design Thinking di Sekolah
menjawabnya (S1, P1, P2, - Ketepatan Bentuk non-test: menjawabnya
P3, KU1, KU2, KU3, KU9, menyimpulkan hasil Diskusi - Diskusi dengan narasumber,
KK3) diskusi dalam lembar Lembar kerja mengidentifikasi peluang dan
kerja tantangan penerapan Design
Thinking

Memahami potensi Design - Ketajaman Kreteri: Ruang Implementasi: Design Thinking


15 Thinking untuk mengajukan pertanyaan Ketajaman Koneksi Antar Materi untuk Transformasi Pendidikan (2)
10%
mentransformasi dan menganalisis dalam Sikap - Menonton video dan diskusi:
pendidikan, diskusi Ketepatan Design for Change oleh Kiran Bir
Menginspirasi aksi nyata - Sikap positif (optimis, Sethi IDEO. (2013) Co-Designing Schools
(S1, P2, KU1, KU2, KU3, percaya) terhadap Bentuk non-test: - Inkuiri Toolkit: Equitable Learning Practices.
KU9, KK3) potensi Design Thinking Diskusi Identifikasi wicked problems dalam Creative Commons
dalam transformasi Lembar kerja berbagai konteks pendidikan
pendidikan Taman Gagasan Anak. (2015). Aku Bisa!
- Ketepatan identifikasi Inspirasi dari Gerakan Design for Change
wicked problem dalam oleh Kiran Bir Sethi. Noura Books
lembar kerja
Brown, T. (2009) Change by Design: How
Design Thinking Transforms
Organizations and Inspires Innovation.
Harper-Collins.
16 UAS - Ketajaman dalam Kreteri: Aksi Nyata
menganalisis Ketajaman Take home test - studi kasus
20%
permasalahan dari Ketepatan tentang permasalahan yang
berbagai perspektif Orisinalitas terkait budaya sekolah seperti
- Ketepatan dalam bullying, diskriminasi,
mengidentifikasi Bentuk non-test: persaingan tidak sehat, dll:
keterkaitan antara kasus Studi kasus - memetakan keterkaitan kasus
dengan materi dari Posting di media sosial dengan referensi dari berbagai
berbagai mata kuliah mata kuliah
- Ketepatgunaan solusi - mengembangkan solusi
(efektif dalam menjawab dengan menggunakan
permasalahan dan metodologi Design Thinking
dapat diterapkan oleh
pendidik/realistis)
- Orisinalitas solusi
(unik, baru) dan
orisinalitas dalam
penyampaian solusi

Anda mungkin juga menyukai