0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Perawatan Luka Pasca Sectio Caesarea

Diunggah oleh

yudharendra411
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Perawatan Luka Pasca Sectio Caesarea

Diunggah oleh

yudharendra411
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Luka Post Sectio Caesarea

A. Identitas
Judul SAP : Perawatan Luka Post Sectio Caesarea (SC)
Sasaran : Ibu nifas post Sectio Caesarea
Tempat : Ruang nifas / ruang perawatan
Tangga : 22 Desember 2025
Waktu : ± 30 menit
Pelaksana : Mahasiswa Keperawatan / Perawat

B. Latar Belakang

Persalinan dengan metode Sectio Caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan


yang meninggalkan luka operasi pada dinding abdomen sehingga memerlukan perawatan
khusus untuk mencegah terjadinya infeksi, mengurangi nyeri, dan mempercepat proses
penyembuhan. Perawatan luka yang tidak adekuat dapat meningkatkan risiko infeksi luka
operasi dan memperlambat pemulihan ibu nifas.

Penelitian Putri dan Mulyani (2019) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara tingkat pengetahuan ibu nifas dengan perilaku perawatan luka operasi
Sectio Caesarea, di mana ibu dengan pengetahuan yang baik cenderung memiliki perilaku
perawatan luka yang lebih tepat. Selain itu, Rahmawati dan Suryani (2020) menyatakan
bahwa proses penyembuhan luka post SC dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain
kebersihan luka, nutrisi, dan kepatuhan ibu dalam melakukan perawatan luka.

Penelitian lain oleh Hidayah dan Prasetyo (2022) membuktikan bahwa pendidikan
kesehatan yang diberikan secara terstruktur efektif dalam mencegah terjadinya infeksi luka
post Sectio Caesarea. Oleh karena itu, penyuluhan kesehatan mengenai perawatan luka post
Sectio Caesarea sangat penting diberikan kepada ibu nifas agar mampu meningkatkan
pengetahuan, membentuk perilaku perawatan luka yang benar, serta mencegah komplikasi
pasca operasi.

C. Tujuan Penyuluhan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan, ibu nifas diharapkan mampu memahami dan menerapkan
perawatan luka post Sectio Caesarea secara mandiri dan benar, sehingga dapat mempercepat
penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi.
2. Tujuan Khusus

Setelah diberikan penyuluhan, ibu mampu:

a) Menjelaskan pengertian luka post Sectio Caesarea


b) Menyebutkan tujuan perawatan luka post SC
c) Menyebutkan tanda dan gejala infeksi luka operasi
d) Menjelaskan cara perawatan luka post SC di rumah sesuai anjuran kesehatan
e) Menyebutkan hal-hal yang perlu dihindari selama proses penyembuhan luka, sebagai
upaya pencegahan infeksi dan komplikasi pasca operasi

Tujuan ini disusun berdasarkan hasil penelitian yang menyatakan bahwa peningkatan
pengetahuan melalui pendidikan kesehatan dapat memperbaiki perilaku perawatan luka dan
menurunkan risiko infeksi luka operasi (Putri & Mulyani, 2019; Hidayah & Prasetyo,
2022).

D. Materi Penyuluhan
a) Pengertian luka post Sectio Caesarea
b) Tujuan perawatan luka post SC
c) Tanda dan gejala infeksi luka operasi
d) Cara perawatan luka post Sectio Caesarea di rumah
e) Hal-hal yang perlu dihindari selama masa penyembuhan luka
E. Metode Penyuluhan
a) Diskusi
b) Tanya jawab
F. Media Penyuluhan
a) Lembar balik

G. Langkah-langkah Kegiatan
Tahap Waktu Kegiatan Penyuluh Kegiatan Sasaran
Pendahuluan 5 menit Salam, perkenalan, Mendengarkan
menjelaskan tujuan
penyuluhan
Penyajian 15 menit Menyampaikan Mendengarkan dan
materi perawatan bertanya
luka post SC dengan
lembar balik
Evaluasi 5 menit Mengajukan Menjawab
pertanyaan lisan pertanyaan
Penutup 5 menit Menyimpulkan Mendengarkan
materi dan salam
penutup
H. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a) SAP tersedia
b) Media penyuluhan tersedia
c) Sasaran hadir sesuai rencana
2. Evaluasi Proses
a) Penyuluhan berlangsung sesuai waktu
b) Sasaran aktif selama kegiatan
3. Evaluasi Hasil
a) Ibu mampu menjelaskan kembali cara perawatan luka post SC
b) Ibu mampu menyebutkan minimal 3 tanda infeksi luka operasi
I. Rencana Tindak Lanjut
Menganjurkan ibu nifas untuk melakukan perawatan luka secara mandiri di rumah sesuai
anjuran dan segera ke fasilitas kesehatan apabila muncul tanda-tanda infeksi.
DAFTAR PUSTAKA

1. Putri, A. R., & Mulyani, S. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas dengan
Perilaku Perawatan Luka Operasi Sectio Caesarea. Jurnal Kebidanan dan
Keperawatan, 11(1), 23–30.
2. Wulandari, S., & Handayani, R. (2020). Perawatan Luka Operasi Sectio Caesarea
terhadap Pencegahan Infeksi Luka Operasi. Jurnal Keperawatan Klinis, 7(2), 85–92.
3. Rahmawati, D., & Suryani, E. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka
Operasi Sectio Caesarea pada Ibu Post Partum. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 14(2), 101–
108.
4. Sari, N. P., & Lestari, D. (2021). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Pengetahuan
Ibu Nifas tentang Perawatan Luka Post Sectio Caesarea. Jurnal Ilmiah Keperawatan
Indonesia, 4(1), 45–52.
5. Hidayah, N., & Prasetyo, A. (2022). Efektivitas Pendidikan Kesehatan terhadap Pencegahan
Infeksi Luka Post Sectio Caesarea. Jurnal Keperawatan Maternitas, 6(1), 55–63.

Anda mungkin juga menyukai