Program BK SMPN 1 Ingin Jaya 2025/2026
Program BK SMPN 1 Ingin Jaya 2025/2026
Program Layanan Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 1 Ingin jaya Tahun
Hari : .................................................
Tanggal : .................................................
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan
Program Bimbingan dan Konseling (BK) Berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk
kelas VII SMP ini dapat diselesaikan.
Program ini disusun berdasarkan Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan
Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan mengacu pada Kurikulum 2013 yang saat
ini digunakan di satuan pendidikan. Penyusunan program ini bertujuan untuk memfasilitasi
peserta didik dalam mengembangkan potensi diri, membangun kesadaran perilaku positif, serta
menginternalisasi nilai-nilai karakter melalui pendekatan meaningful, mindful, dan joyful learning.
Melalui program ini, diharapkan layanan BK dapat menjadi bagian integral dari proses pendidikan
yang tidak hanya berfokus pada hasil akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang
berkarakter, berdaya tahan, dan adaptif menghadapi tantangan zaman.
Kami berharap program layanan Bimbingan dan Konseling berbasis Deep Learning ini dapat
menjadi panduan pelaksanaan yang lebih berdampak pada perubahan perilaku, penguatan
karakter, dan peningkatan kesejahteraan psikologis peserta didik.
Penyusun
RASIONAL
Paradigma bimbingan dan konseling saat ini menempatkan peserta didik sebagai individu yang
memiliki potensi unik yang perlu dikenali, diarahkan, dan dikembangkan secara berkelanjutan.
Fokus layanan BK tidak lagi sebatas menangani permasalahan, melainkan mendukung pencapaian
perkembangan optimal dan mencegah munculnya hambatan perkembangan melalui pendekatan
yang bersifat proaktif dan preventif.
Alih-alih hanya memberikan layanan kepada peserta didik yang mengalami masalah, program
bimbingan dan konseling diarahkan untuk mencegah timbulnya masalah, mendukung
perkembangan optimal, serta membangun kesadaran diri yang berkelanjutan
Dalam konteks ini, pengenalan potensi individu menjadi langkah awal yang krusial pada setiap
layanan bantuan, karena hanya dengan mengenali kekuatan, kelemahan, minat, dan kebutuhan
peserta didik, layanan bimbingan dapat berjalan lebih terarah dan bermakna.
Bimbingan dan konseling di sekolah juga berperan penting dalam mendukung peserta didik
mencapai tugas-tugas perkembangan yang tercantum dalam Standar Kompetensi Kemandirian
Peserta Didik (SKKPD). Pelaksanaan program BK memerlukan pendekatan yang kolaboratif dengan
seluruh stakeholder sekolah (guru, orang tua, dan lingkungan sekolah) agar tercapai
perkembangan holistik peserta didik
Melalui penerapan pendekatan deep learning (meaningful, mindful, joyful), peserta didik diajak
untuk tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai,
membangun kebiasaan reflektif, serta mengaplikasikan keterampilan sosial-emosional dalam
kehidupan sehari-hari.
DASAR HUKUM
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan
Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah
Menyebutkan bahwa layanan BK mencakup 4 (empat) program utama:
a) Layanan Dasar
b) Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual
c) Layanan Responsif
d) Layanan Dukungan Sistem
Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tentang
Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
BK dapat menyesuaikan prinsip penyusunan RPL (Rencana Pelaksanaan Layanan) dengan prinsip:
a) Efisien
b) Efektif
c) Berorientasi pada peserta didik
Komponen inti yang wajib ada: Tujuan Layanan, Langkah Kegiatan Layanan, dan Evaluasi Proses &
Hasil.
a. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia
b. Bernalar kritis dan kreatif
c. Bekerja sama dan memiliki kepedulian sosial
d. Tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024
tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
Mengatur penerapan pembelajaran dan layanan yang mengarah pada pendekatan pembelajaran
mendalam (deep learning).
VISI
“Terbentuknya peserta didik kelas VII yang beriman, berakhlak mulia, sehat secara mental-
emosional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu belajar secara mendalam untuk
mencapai perkembangan diri yang berkelanjutan.”
MISI
1. Layanan Dasar
Memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif kepada seluruh peserta
didik kelas 7.
Fokus pada pengembangan pribadi, sosial, belajar, dan karier.
Contoh: Pengenalan diri, adaptasi dengan lingkungan SMP, keterampilan belajar efektif, dan
manajemen emosi dasar.
3. Layanan Responsif
Mendukung efektivitas layanan BK melalui kerja sama dengan guru mata pelajaran, wali
kelas, orang tua, dan pihak sekolah lainnya.
Contoh: Workshop parenting, kolaborasi dengan wali kelas, koordinasi dengan guru lain
dalam mendukung perkembangan peserta didik.
BIDANG LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
1. Pribadi
Membantu peserta didik memahami dan mengembangkan potensi diri, mengenali kekuatan serta
kelemahan, mengelola emosi, dan membangun kepribadian yang sehat.
Contoh layanan:
2. Sosial
Membantu peserta didik membangun hubungan sosial yang positif, etika pergaulan, dan
keterampilan komunikasi dengan teman, keluarga, dan masyarakat.
Contoh layanan:
3. Belajar
Mendukung peserta didik dalam meningkatkan keterampilan belajar, mengatasi kesulitan belajar,
dan mengembangkan strategi belajar efektif.
Contoh layanan:
4. Karir
Membantu peserta didik mengenali potensi karir, membuat perencanaan masa depan, dan
mengambil keputusan yang tepat tentang studi lanjutan atau dunia kerja.
Contoh layanan:
3x4
Nama :
Kelas :
Petunjuk :
TIDA
NO PERNYATAAN YA
K
1 Saya belum bersungguh-sungguh beribadah pada Tuhan YME
Kadang-kadang perbuatan saya tidak sesuai dengan yang
2
diucapkan
Saya kadang lupa bersyukur atas nikmat dan karunia dari Tuhan
3 YME
4 Saya merasa pernah menyontek pada waktu ulangan
5 Saya lebih senang budaya luar (asing) daripada budaya Indonesia
11 Saya belum tahu cara menjaga kesehatan yang baik dan benar
12 Saya belum tahu tentang potensi diri saya sendiri
13 Saya sering mengalami sakit / alergi
Saya belum memahami kelebihan dan kekurangan yang saya
14
miliki
15 Orang tua saya tidak mempunyai penghasilan tetap
16 Saya merasa kesulitan mengatur waktu belajar dan bermain
17 Saya belum mengenal jati diri saya yang sebenarnya
Saya belum tahu perubahan apa saja yang terjadi pada masa
18
remaja
19 Saya belum terbiasa disiplin dalam kehidupan
20 Saya belum tahu cara menjadi pribadi mandiri
Pemahaman saya masih sedikit tentang bahaya atau dampak
21
rokok
Kata maaf, tolong dan terimakasih kadang lupa saya ucapkan
22 dalam pergaulan
Saya merasa malu untuk berinteraksi dengan para guru dan
23 karyawan di sekolah
Saya belum banyak mengenal lingkungan sekolah baru saya (guru,
24 fasilitas, prestasi, dll)
Saya merasa malu jika bergaul dengan teman yang beda jenis
30
kelamin
Saya jarang bermain/berteman di lingkungan tempat saya tinggal
31
Kebutuhan peserta didik/ konseli dapat diidentifikasi berdasarkan asumsi teoretik dan hasil
asesmen kebutuhan yang dilakukan. Dalam melaksanakan tugasnya, guru bimbingan dan
konseling terlebih dahulu menyusun daftar kebutuhan (Need Assesment), tujuan penyusunan
instrumen tersebut untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan [Link] hasil
needs assessment menggunakan angket dapat dipaparkan deskripsi kebutuhan sebagai
berikut :
MERUMUSKAN TUJUAN
Bidang Tema/ Tujuan Komponen Strategi Capaian Berkesadaran Bermakna Menggembira Metode Media Evaluasi
Layanan Topik Layanan Layanan Layanan Layanan kan
Belajar Manaje Peserta Layanan Klasikal Siswa Sadar akibat Contoh Challenge buat Diskusi, Lembar Proses
men didik/konseli Dasar mampu menunda tugas kasus jadwal belajar membuat jadwal, dan Hasil
Waktu mampu merencanak nyontek & jadwal timer
Belajar merencanaka an & begadang
mengatur
n dan
waktu
mengatur
belajar
waktu belajar efektif
Belajar Fokus secara efektif Layanan Klasikal Siswa Menyadarkan Materi Games "detoks Ceramah PPT, Proses
Belajar di rumah. Dasar mampu dampak relevan HP 5 menit" interaktif stiker dan Hasil
menyusun notifikasi saat dengan , refleksi reminder
prioritas belajar kebiasaan
tugas mereka
sekolah main HP
Belajar Gaya Peserta Layanan Klasikal Siswa Sadar gaya Contoh Quiz gaya Ceramah, Lembar Proses
Belajar didik/konseli Dasar menemukan belajar berbeda gaya belajar quiz gaya dan Hasil
mampu cara belajar tiap orang belajar interaktif belajar,
mengurangi sesuai gaya (visual, PPT
mereka audio,
distraksi
kinestetik)
digital dan
Belajar Manaje Layanan Klasikal Siswa Sadar Contoh Challenge "To- Diskusi, Sticky Proses
men
fokus saat Dasar mengurangi pentingnya kasus Do List" praktik notes, dan Hasil
Tugas belajar. distraksi prioritas tugas langsung papan
digital saat menumpu tulis
belajar k
Karir Mengen Peserta Layanan Klasikal Siswa Sadar bahwa Tes minat Ice breaking Tes Lembar Proses
al didik/kon Dasar mengenali karir berawal & bakat bakat unik sederhan tes minat dan Hasil
Potensi minat dan dari potensi mini a, sharing bakat,
Diri seli bakatnya diri kartu
mampu potensi
Karir Peta mengenal Layanan Klasikal Siswa Sadar potensi Hasil Kegiatan Pemetaa Kartu Proses
Potensi i minat Dasar mampu dirinya bukan pemetaan dilakukan n minat potensi dan Hasil
Diri memetakan hanya dari akan melalui & bakat (berisi
dan minat dan keinginannya menjadi permainan (self kata-kata
bakatnya bakat sendiri, tetapi dasar awal “Tukar Kartu asesmen)
sebagai pribadinya juga dari mereka Potensi” bakat)
dasar berdasarkan pengalaman dalam sehingga
pengalaman, dan menentuk suasana lebih Lembar
perencan dan umpan pengamatan an arah interaktif dan pemetaa
aan karir. balik teman orang lain. cita-cita. menyenangkan. n diri
untuk
mendukung
perencanaa
n karir.
Karir Mengen Peserta Layanan Klasikal Siswa Sadar banyak Dihubungk Tebak profesi Quiz Kartu Proses
al didik/konseli Dasar mengenal pilihan karir an dengan interaktif profesi, dan Hasil
Profesi memahami berbagai cita-cita , diskusi video
& Cita- berbagai profesi & masa kecil
cita jalur
profesi dan
pendidikan
jalur
Karir Rencana Layanan Klasikal Siswa Sadar bahwa Kaitan Challenge "1 Diskusi, Lembar Proses
Cita-cita
pendidikan Dasar menyusun cita-cita butuh dengan langkah kecil" refleksi, cita-cita, dan Hasil
yang dapat rencana langkah prestasi menulis stiker
ditempuh di kecil teman rencana motivasi
masa depan. menuju cita- sebaya
cita
Pribadi Percaya Peserta Layanan Klasikal Siswa Siswa paham Materi Ice breaking Diskusi, PPT, Proses
Diri didik/konseli Dasar menyadari pentingnya dikaitkan dan latihan roleplay kartu dan Hasil
memiliki kelebihan percaya diri dengan ekspresi diri ekspresi
kepercayaan diri dan untuk pengalama
mampu berkembang n tampil di
diri yang lebih
tampil kelas
baik dan
percaya diri
mampu di depan
berbicara di umum
Pribadi Mengelo depan umum Layanan Klasikal Siswa lebih Menyadarkan Latihan Games Ceramah Audio Proses
la Stres dengan Dasar berani bahwa stres relaksasi & relaksasi interaktif relaksasi, dan Hasil
Ujian percaya diri. bicara di bisa diatasi tips nyata ringan , lembar
kelas jelang relaksasi refleksi
ujian napas
Pribadi Pengelo Peserta Layanan Klasikal Siswa Sadar emosi Studi Permainan Ceramah Flashcar Proses
laan didik/konseli Dasar belajar perlu dikelola kasus ekspresi wajah interaktif d emosi, dan Hasil
Emosi memiliki teknik konflik , latihan kertas
keterampilan mengatur teman ekspresi
emosi
mengelola negative
Pribadi Berani kecemasan Layanan Klasikal Siswa Sadar latihan Kaitan Games Latihan Mikrofon Proses
Bicara dan stres saat Dasar mampu membuat dengan speaking cepat berbicara mainan, dan Hasil
di Kelas ujian dengan mengelola percaya diri ujian , tepuk papan
strategi yang kecemasan praktik/ semangat skor
saat ujian presentasi
tepat.
dengan
strategi
tepat
Sosial Pertema Peserta Layanan Klasikal Siswa Paham dampak Studi Simulasi Diskusi Kartu Proses
nan didik/konseli Dasar mampu teman kasus kelompok kecil kelompo studi dan Hasil
Sehat & mampu membangun baik/buruk nyata di k, studi kasus,
Positif membangun pertemanan kelas kasus video
sehat dan pendek
hubungan
positif di
pertemanan
sekolah
Sosial Komuni
yang sehat Layanan Klasikal Siswa bisa Sadar bahwa Dihubungk Roleplay seru Roleplay, Kartu Proses
kasi dan positif di Dasar membedaka cara bicara an dengan tanya dialog, dan Hasil
Positif lingkungan n memengaruhi masalah jawab papan
sekolah. pertemanan hubungan chat grup tulis
sehat & WA/IG
toxic
Sosial Anti Peserta Layanan Klasikal Siswa Sadar dampak Contoh Drama pendek Roleplay, Video Proses
Bullyingdidik/konseli Dasar mampu serius bullying kasus diskusi edukasi, dan Hasil
mampu berkomunik nyata di poster
berkomunikas asi asertif sekolah anti-
dengan bullying
i dengan jelas,
teman
asertif, dan
sebaya
efektif dengan
Sosial Pertema teman sebaya. Layanan Klasikal Siswa Sadar ciri Cerita Games "tebak Studi Kartu Proses
nan Dasar paham teman toxic nyata di tipe teman" kasus, tipe dan Hasil
Toxic vs dampak kelas sharing teman,
Sehat bullying & kelompo video
berani k
speak up
Belajar Disiplin Peserta didik Layanan Bimbinga Siswa Sadar dampak Mengaitka Aktivitas Diskusi, Lembar Proses
Belajar mampu Dasar n mampu positif disiplin n dengan interaktif studi jadwal dan Hasil
mengatur waktu Kelompo menerapkan terhadap contoh (games time kasus, belajar,
belajar dengan k jadwal prestasi. nyata di management). challenge video
konsisten dan belajar yang kelas (siswa "7 Hari motivasi
terhindar dari teratur. berprestasi Disiplin belajar.
kebiasaan ). Belajar".
menunda-
nunda
(prokrastinasi).
Karir Meraih Peserta didik Layanan Bimbinga Siswa sadar bahwa Mengaitka Aktivitas Diskusi, Lembar Proses
Cita- menyusun Dasar n memiliki cita-cita butuh n dengan menulis "peta refleksi, cita-cita, dan Hasil
Cita langkah-langkah Kelompo mini action proses dan pengalama cita-cita". menulis stiker
kecil untuk k plan cita- usaha. n teman rencana motivasi.
mencapai cita- cita. sebaya kecil.
citanya. yang
berprestasi
Karir Belajar Peserta didik Layanan Bimbinga Siswa Sadar bahwa Mengaitka Cerita Diskusis Video Proses
dari mampu Dasar n mampu kesuksesan n tokoh inspiratif haring tokoh dan Hasil
Tokoh mengidentifikasi Kelompo menyebutka butuh dengan singkat, kuis tokoh sukses,
Sukses nilai-nilai positif k n 3 nilai perjuangan. bidang "siapa aku?". favorit. kartu
dari perjalanan positif yang minat nilai
tokoh sukses dapat ditiru siswa. tokoh.
dan dari tokoh
menerapkannya sukses.
dalam
kehidupan
sehari-hari.
Karir Temuka Peserta didik Layanan Bimbinga Siswa Sadar bahwa Mengaitka Ice breaking Diskusi,b Kartu Proses
n Api, menyadari Dasar n mampu setiap orang n dengan "potensi rainstor potensi dan Hasil
Dalam potensi diri dan Kelompo menyebutka memiliki pengalama tersembunyi". ming, diri,
Dirimu termotivasi k n minimal 2 potensi unik. n siswa self- poster
untuk potensi diri yang mapping. motivasi.
mengembangka dan cara pernah
n bakatnya. mengemban berkarya.
gkannya.
Pengembangan Tema/Topik Program BK
TEMA/ JUDUL Bidang Fokus SKKPD Indikator Capaian Waktu
TOPIK MATERI Layanan Kompetensi Pelaksanaan
Manajemen Pintar Atur Belajar Siswa mampu Kematangan Siswa membuat Juli
Waktu Waktu mengatur waktu Intelektual jadwal belajar yang
Belajar Belajar belajar dengan realistis dan diikuti
baik secara konsisten
Fokus Fokus Belajar Siswa fokus Kematangan Siswa mampu belajar Agustus
Belajar Tanpa belajar tanpa Intelektual 30–45 menit tanpa
Distraksi gangguan digital membuka media
Digital sosial
Gaya Belajar Belajar Asik Belajar Menemukan Kematangan Siswa Desember
Tanpa Stres gaya belajar Intelektual mengidentifikasi
yang sesuai gaya belajarnya dan
menerapkannya saat
belajar
Manajemen Manajemen Belajar Mampu Kematangan Siswa menyusun Februari
Tugas Tugas & PR mengatur tugas Intelektual daftar prioritas tugas
sekolah secara dan menyelesaikan
terencana tepat waktu
Mengenal Yuk Kenali Karir Mengenali Wawasan Siswa mengisi tes Juli
Potensi Diri Potensi minat, bakat, dan Kesiapan potensi diri dan
Diri! potensi diri Karir merefleksikan
hasilnya
Peta Potensi Minat dan Karir Mengenal Wawasan Siswa mendapatkan Oktober
Diri Bakat Versi potensi diri Kesiapan deskripsi potensi
Teman melalui umpan Karir dari teman sekelas
balik
Mengenal Mengenal Karir Mengenal Wawasan Siswa menyebutkan Juni
Profesi & Profesi & berbagai profesi Kesiapan 3 profesi yang
Cita-cita Cita-cita dan Karir diminati beserta
hubungannya alasannya
Rencana Jalan Karir Membuat Wawasan Siswa membuat 3 Januari
Cita-cita Menuju langkah kecil Kesiapan rencana konkret
Cita-citaku menuju cita-cita Karir mendukung cita-
citanya
Percaya Diri Aku Pribadi Menumbuhkan Kematangan Siswa berani April
Percaya kepercayaan diri Emosi mengungkapkan
Diri! pendapat di depan
teman sekelas
Mengelola Bye-bye Pribadi Mengatasi Kematangan Siswa mampu November
Stres Ujian Stres Ujian kecemasan saat Emosi mempraktikkan
ujian teknik relaksasi
sebelum ujian
Pengelolaan Aku Bisa Pribadi Mampu Kematangan Siswa mampu Mei
Emosi Kendalikan mengendalikan Emosi mengenali emosi
Emosi! emosi negatif marah dan cara
meredakannya
Berani Berani Pribadi Berani berbicara Kematangan Siswa berani Februari
Bicara di Bicara tanpa takut Emosi berbicara dalam
Kelas Tanpa dihakimi diskusi kelompok
Takut Salah kecil
Pertemanan Berteman Sosial Membangun Kematangan Siswa mengenali ciri September
Sehat & Sehat & hubungan Hubungan teman yang positif
Positif Asyik pertemanan dengan dan mendukung
yang sehat Teman
Sebaya
Komunikasi Komunikasi Sosial Mengembangkan Kematangan Siswa mampu September
Positif Asik Tanpa komunikasi Hubungan menyampaikan
Baper asertif dengan pendapat tanpa
Teman menyinggung teman
Sebaya
Anti Bullying Stop Sosial Mencegah dan Kematangan Siswa berani Januari
Bullying menolak Hubungan melapor jika ada
Sekarang! perilaku bullying dengan kasus bullying di
Teman kelas
Sebaya
Pertemanan Sahabat Sosial Membedakan Kematangan Siswa mampu Maret
Toxic vs Sejati vs pertemanan Hubungan mengidentifikasi
Sehat Toxic sehat dan dengan tanda pertemanan
Friend berbahaya Teman toxic
Sebaya
Disiplin Disiplin Belajar Melatih Kematangan Siswa mampu Agustus
Belajar Belajar kedisiplinan Emosi membuat komitmen
belajar belajar disiplin.
Meraih Cita- Meraih Karir Merencanakan Wawasan Siswa menyusun Maret
Cita Cita-Cita cita-cita masa Kesiapan rencana langkah
depan Karir menuju cita-cita.
Belajar dari Dari Karir Mengambil Wawasan Siswa dapat Oktober
Tokoh Mereka inspirasi dari Kesiapan menyebutkan 3
Sukses Aku Belajar tokoh sukses Karir teladan dari tokoh
sukses.
Temukan Aku Punya Karir Mengembangkan Wawasan Siswa membuat November
Api, Dalam Nyala, Aku semangat Kesiapan rencana karya kecil
Dirimu Bisa berkarya Karir sesuai minatnya.
Berkarya
Dukungan Sistem
Penilaian dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh kompetensi yang diharapkan telah
dimiliki peserta didik. Untuk itu setiap akhir pemberian layanan diperlukan adanya feedback
untuk mengetahui keberhasilan layanan yang diberikan dengan mengetahui apakah kompetensi
yang diharapkan dari materi yang diberikan sudah dimiliki oleh peserta didik. Dengan
demikian maka yang perlu diketahui adalah kondisi nyata keadaaan peserta didik terkait
Sasaran penilaian bimbingan dan konseling berorientasi pada perubahan tingkah laku
(termasuk di dalamnya pendapat, nilai dan sikap) serta perkembangan siswa. Oleh karena
itu penilaian dilakukan dalam proses dan hasil pencapaian kemajuan perubahan tingkah laku
Penilaian Proses
Penilaian proses kegiatan layanan BK dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-
unsur sebagaimana tercantum dalam SATLAN dan SATKUNG, untuk mengetahui efektifitas
dan efisiensi pelaksanaan kegiatan. Penilaian proses bimbingan dan konseling ditujukan
Mengungkapkan pemahaman siswa atas materi yang disajikan atau pemahaman atas
Penilaian hasil
Fokus Penilaian
Understanding : diperolehnya informasi dan pemahaman baru
Action : disusunnya rencana kegiatan pasca konseling dalam rangka perwujudan upaya
Tindak Lanjut
untuk tindak lanjut kegiatan dalam upaya pencapaian tujuan berbentuk rekomendasi
SARANA DAN PRASARANA YANG DIPERLUKAN ANTARA LAIN SEBAGAI BERIKUT:
Sarana
1) Format-format
2) Pedoman observasi
3) Pedoman wawancara
5) Catatan harian
2) Cummulative Record
1) Buku pedoman/petunjuk
2) Blanko surat
3) Agenda surat
4) Perangkat komputer
Prasarana
b. Anggaran biaya untuk menunjang kegiatan layanan terdiri atas biaya/ anggaran biaya
Anggaran biaya menyesuaikan dengan anggaran sekolah yang dialokasikan untuk kegiatan
bimbingan dan konseling, perencanaan sarana dan biaya disusun secara rasional berdasarkan
kebutuhan.
Rencana anggaran berisi uraian jenis kegiatan dan rincian besar anggaran yang
Adapun rencana anggaran kegiatan bimbingan dan konseling pada pelajaran 2024/2025
tahun ini secara garis besar dapat dilihat pada tabel rincian anggaran bimbingan dan konseling
berikut ini:
Tabel 1.5 Rencana Anggaran Kegiatan Bimbingan dan Konseling Tahun Pelajaran
2024/2025
Rp. 60.000,-
IDENTITAS UMUM :
1. Satuan Pendidikan : SMPN 1 Ingin Jaya
2. Kelas/Fase : VII/Fase D
3. Tahun Ajaran : 2025/2026
4. Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
1. Kesiapan peserta didik Peserta didik sudah mulai menghadapi ujian dan tugas, namun
sebagian masih menunda pekerjaan, begadang, atau kesulitan
membagi waktu belajar sehingga belajar kurang efektif.
2. Karakteristik Materi Materi bersifat aplikatif, reflektif, dan kontekstual. Fokus pada
pelajaran kemampuan merencanakan dan mengatur waktu belajar secara
efektif melalui contoh nyata dan challenge membuat jadwal belajar.
DESAIN PEMBELAJARAN :
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen akhir Lembar jadwal belajar & rencana tindak lanjut pribadi.
c. Evaluasi harian/mingguan
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
C. Rencana Mingguan
IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan : SMPN 1 Ingin Jaya
Kelas/Fase : VII/Fase D
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2x 40 menit
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai menyadari bahwa setiap orang memiliki
potensi unik. Beberapa sudah memiliki ide tentang minat dan
bakat, namun banyak yang masih bingung dan ragu
mengembangkannya.
Karakteristik Materi pelajaran Materi reflektif, partisipatif, dan aplikatif. Fokus pada pengenalan
potensi diri melalui pengalaman tes sederhana dan sharing antar
teman.
Dimensi profil lulusan Keimanan & Ketakwaan kepada Tuhan YME: menyadari
setiap potensi diberikan Tuhan untuk dimanfaatkan dengan
baik.
Penalaran Kritis: menganalisis minat, bakat, dan
keterampilan diri secara objektif.
Kreativitas: menemukan cara unik untuk mengembangkan
bakat yang dimiliki.
Kemandirian: mampu memutuskan langkah
pengembangan potensi diri sendiri.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Capaian Layanan Peserta didik mampu mengenali minat dan bakat, serta
menyusun langkah awal untuk mengembangkannya.
Kemitraan dan lingkungan Kolaborasi dengan wali kelas untuk mendukung tes mini.
pembelajaran Lingkungan kelas yang nyaman untuk refleksi dan sharing.
Teman sebaya sebagai partner sharing dan feedback.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen awal Tanya jawab pengalaman mengenali minat dan bakat sebelumnya.
Contoh:
Membantu menentukan arah pengembangan diri, hobi, dan karir di masa depan.
Memudahkan memilih kegiatan yang sesuai, sehingga lebih termotivasi.
Meningkatkan rasa percaya diri karena tahu kelebihan diri.
Membantu merencanakan langkah konkret untuk mengembangkan potensi.
a. Refleksi Diri
d. Afirmasi Positif
4. Aktivitas Pendukung
Setiap siswa menyebutkan satu bakat unik atau minat yang mereka miliki.
Bisa menggunakan media kertas warna atau papan tulis untuk menampilkan hasil.
Visualisasi Potensi
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
B. Rencana Pengembangan
3. Bagaimana cara kamu memanfaatkan bakat/minat ini di kelas atau kegiatan ekstrakurikuler?
IDENTIFIKASI :
1. Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai menyadari sering terdistraksi HP saat belajar,
sehingga konsentrasi berkurang dan waktu belajar tidak efektif.
3. Dimensi profil lulusan keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: menyadari
penggunaan waktu sebagai amanah dari Tuhan.
Penalaran Kritis: mengevaluasi kebiasaan digital yang
mengganggu belajar.
Kreativitas: mencari cara unik agar tetap fokus belajar.
Kemandirian: mampu mengatur diri sendiri dan membatasi
penggunaan HP saat belajar.
Kolaborasi: berbagi tips fokus dengan teman sebaya.
Komunikasi: menyampaikan strategi belajar tanpa distraksi
secara jelas
DESAIN PEMBELAJARAN :
PENGALAMAN BELAJAR :
Asesmen akhir Lembar refleksi strategi pribadi & rencana penggunaan HP.
Mengetahui, Aceh Besar, 14 Juli 2025
Kepala sekolah, Guru BK,
Gangguan yang berasal dari HP, media sosial, atau notifikasi lain yang mengurangi konsentrasi
belajar.
2. Mengapa Penting Dikelola
4. Aktivitas Pendukung
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
1. Satu langkah yang akan dilakukan minggu ini untuk belajar tanpa distraksi digital:
Langkah Kegiatan
Kegiatan Guru Kegiatan Peserta Nilai & Profil
N
Tahapan Pembimbing / Pemimpin Didik / Anggota Pancasila yang
o
Kelompok Kelompok Ditanamkan
1 Pembentukan - Menyambut dan menyapa - Menyapa balik guru - Santun
(10 menit) siswa dengan hangat - Mengikuti permainan - Religius
- Menjelaskan tujuan dan ringan dan - Saling menghargai
asas bimbingan kelompok memperkenalkan diri - Percaya diri
- Ice breaking: “Gaya
Belajarku Lucu”
2 Peralihan (5 - Mengondisikan suasana - Menyimak aturan - Disiplin
menit) untuk masuk ke inti - Menyatakan kesiapan - Bertanggung jawab
pembahasan mengikuti kegiatan
- Menyampaikan aturan
diskusi
3 Kegiatan Inti - Menjelaskan pengertian - Mendengarkan dan - Mandiri
(30 menit) disiplin belajar menyampaikan - Bernalar kritis
- Diskusi: “Tantangan dan pendapat - Kreatif
Solusi Disiplin Belajar” - Mengisi LKPD “Langkah - Reflektif
(kelompok kecil) Disiplinku” - Gotong royong
- Memberi contoh dan - Bertanya atau berbagi (saling mendukung
memandu penyusunan pengalaman dalam kelompok)
Rencana Belajar Disiplin
(LKPD)
- Menyisipkan cerita
inspiratif “Si Andi yang
Berubah karena Jadwal
Belajar”
4 Pengakhiran - Menyimpulkan hasil - Membagikan kesan dan - Reflektif
(10 menit) diskusi dan menyampaikan hal yang dipelajari - Religius
tindak lanjut - Menuliskan kalimat - Bertanggung jawab
- Mengajak menulis satu komitmen pribadi
kalimat komitmen pribadi - Berdoa dan memberi
- Afirmasi bersama: “Aku salam
bisa belajar lebih disiplin,
dimulai hari ini.”
- Mengucapkan terima kasih
dan doa penutup
Lampiran LKPD
“Langkah Disiplinku”
Nama: ____________ Kelas: ____________
1. Kebiasaan belajar yang ingin aku ubah:
IDENTIFIKASI :
1. Kesiapan peserta didik Peserta didik sedang berada pada masa transisi dari sekolah dasar
ke sekolah menengah pertama. Mereka mulai memperluas lingkar
pertemanan dan mencari identitas sosialnya. Beberapa sudah
memiliki pertemanan positif, namun ada juga yang terjebak dalam
pergaulan yang kurang sehat.
2. Karakteristik Materi Materi bersifat reflektif, aplikatif, dan partisipatif. Fokus pada
pelajaran pemahaman ciri pertemanan sehat dan praktik membangun
hubungan yang positif.
3. Dimensi profil lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: menyadari
bahwa ketenangan dalam menyikapi konflik datang dari nilai-
nilai spiritual.
Penalaran Kritis: mengevaluasi konflik batin secara logis dan
objektif.
Kreativitas: mencari solusi unik dalam menyelesaikan konflik
diri.
Kolaborasi: membuka ruang dialog dengan orang terdekat
dalam mencari jalan keluar.
Kemandirian: mampu mengambil keputusan mandiri
berdasarkan suara hati dan nilai pribadi.
DESAIN PEMBELAJARAN :
1. Capaian Layanan Peserta didik mampu mengenali ciri-ciri pertemanan sehat dan
mempraktikkan cara membangun hubungan positif di sekolah.
1.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
1. Asesmen awal Tanya jawab: pengalaman berteman selama satu bulan terakhir.
A. Refleksi Diri
B. Rencana Pribadi
1. Satu hal yang akan kamu lakukan minggu ini untuk menjaga pertemanan sehat:
2. Siapa yang bisa kamu ajak mendukung langkah ini?
IDENTITAS UMUM :
1. Satuan Pendidikan : SMPN 1 Ingin Jaya
2. Kelas/Fase : VII/ Fase D
3. Tahun Ajaran : 2025/2026
4. Jumlah jam / Pertemuan : 2x 40 menit
IDENTIFIKASI :
1. Kesiapan peserta didik Sebagian peserta didik aktif berkomunikasi di media sosial (WA/IG)
namun belum mampu mengungkapkan pendapat secara asertif
sehingga sering terjadi kesalahpahaman, baper, atau konflik kecil.
2. Karakteristik Materi Materi bersifat aplikatif dan reflektif dengan pendekatan roleplay,
pelajaran memfokuskan pada keterampilan berkomunikasi asertif dalam
kehidupan sehari-hari.
DESAIN PEMBELAJARAN :
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
Siswa menulis: “Satu cara agar aku tidak baper saat chatting
dengan teman”.
Diskusi singkat: siapa yang bisa mendukung mereka
mengingatkan?
ASESMEN :
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
B. Latihan Roleplay
Tuliskan versi komunikasimu yang lebih asertif:
Situasi: ____________________
Respon asertif: ____________________
IDENTITAS UMUM :
5. Satuan Pendidikan : SMP N 1 Ingin Jaya
6. Kelas/Fase : kelas VII/ fase D
7. Tahun Ajaran : 2025/2026
8. Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
4. Kesiapan peserta didik Siswa berada pada tahap eksplorasi diri, membutuhkan arahan
untuk mengenal potensi diri baik dari pengalaman pribadi maupun
umpan balik teman.
DESAIN PEMBELAJARAN :
8. Capaian Layanan Siswa mampu memetakan minat dan bakat pribadinya berdasarkan
pengalaman, dan umpan balik teman untuk mendukung
perencanaan karir.
10. Tujuan Layanan BK mampu mengenali minat dan bakatnya sebagai dasar perencanaan
karir.
11. Topik Layanan Minat dan Bakat Versi Teman
12. Praktik Pedagogik Pendekatan partisipatif melalui permainan “Tukar Kartu Potensi
14. Pemanfaatan digital Dokumentasi hasil pemetaan dapat difoto untuk portofolio siswa.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
Guru menyimpulkan:
o “Potensi diri itu tidak hanya apa yang kita mau, tetapi
juga apa yang sering kita lakukan dengan baik dan
orang lain lihat dari kita.”
Afirmasi bersama:
o “Aku punya potensi yang berharga, dan aku mau
mengembangkannya!”
Doa penutup dan salam.
ASESMEN :
Asesmen awal Tanya jawab singkat mengenai pemahaman awal tentang minat dan
bakat
Petunjuk:
1. Setiap siswa menerima 2 kartu potensi (misalnya: kreatif, komunikatif, teliti, peduli,
pemimpin, dll.).
2. Siswa berjalan berkeliling kelas, bertemu teman, dan saling menukar kartu dengan memberi
alasan:
o “Menurutku kamu cocok dengan kartu ini karena….”
3. Setelah 5 menit, siswa duduk kembali dengan kartu hasil tukar-menukar.
4. Siswa mencatat hasil kartu yang diperoleh di bawah ini:
LKPD Format:
Nama: ____________
Kartu yang aku dapat: ________________
Menurut teman, aku kuat di bidang: ________________
Aku setuju/tidak setuju karena: ________________
Potensi yang ingin aku kembangkan: ________________
Refleksi:
Tuliskan satu kalimat: “Potensi diriku yang paling aku syukuri hari ini adalah ….”
Langkah Kegiatan
N Tahapan Kegiatan Guru Pembimbing / Kegiatan Peserta Nilai & Profil
o Pemimpin Kelompok Didik / Anggota Pancasila yang
Kelompok Ditanamkan
1 Pembentukan - Menyapa siswa dengan hangat- - Menyebutkan tokoh - Percaya diri-
(10 menit) Ice breaking: “Siapa Tokoh yang mereka kagumi dan Berpikir
Idolamu dan Kenapa?” alasan mengaguminya terbuka
2 Peralihan (5 - Menjelaskan tujuan layanan: - Menonton dan - Menghargai
menit) belajar dari kisah nyata tokoh menyimak kisah tokoh perjuangan-
sukses- Menampilkan potongan yang ditampilkan Reflektif
video/slide singkat tentang
perjuangan tokoh (misal: B.J.
Habibie, Najwa Shihab, Merry
Riana, Greysia Polii)
3 Kegiatan Inti - Diskusi kelompok kecil:1) Nilai - Menganalisis cerita - Mandiri-
(30 menit) positif dari tokoh tersebut2) tokoh dan Bernalar kritis-
Tantangan yang mereka hadapi3) mendiskusikan makna Reflektif-
Apa yang bisa kita tiru?- Mengisi yang bisa dipetik- Tangguh
LKPD “Dari Mereka, Aku Belajar” Mengisi LKPD secara
mandiri dan reflektif
4 Pengakhiran - Menyimpulkan pelajaran dari - Membacakan refleksi - Inspiratif-
(10 menit) tokoh yang dipelajari- Afirmasi yang menginspirasi- Berorientasi
bersama: “Aku belajar dari tokoh Menyampaikan satu nilai masa depan
sukses, tapi langkahku tetap unik yang akan mereka
dan berharga.” terapkan
Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Komponen Pembelajaran Implementasi dalam Kegiatan
Mendalam
Refleksi Mengaitkan kisah tokoh dengan tantangan pribadi
Aksi nyata Menyusun langkah inspiratif dari nilai perjuangan tokoh
Bermakna Tokoh relevan dengan kehidupan nyata dan lokalitas siswa
Kolaboratif Diskusi kelompok untuk saling menguatkan interpretasi
nilai
Lampiran LKPD
“Dari Mereka, Aku Belajar”
Modul ini sangat cocok untuk siswa kelas akhir (kelas IX) yang membutuhkan motivasi dan
contoh nyata dalam merancang masa depan. Guru BK bisa menyesuaikan tokoh dengan latar budaya
atau minat siswa agar lebih menyentuh dan relevan
Mengetahui, Aceh Besar, 14 Juli 2025
Kepala sekolah, Guru BK,
1. Kelas/Semester: …
2. Aspek Perkembangan: Potensi diri, motivasi intrinsik, semangat berkarya
3. Capaian Layanan:
Peserta didik mampu:
Menyadari keunikan dan potensi pribadi sebagai kekuatan internal.
Mengidentifikasi minat yang memicu semangat dan motivasi.
Menyusun rencana mengembangkan potensi sebagai bentuk aktualisasi diri.
4. Fase: D
5. Waktu: 1 JP (55 menit)
6. Tempat: Ruang BK / Kelas
7. Tujuan Kegiatan:
Setelah mengikuti layanan ini, peserta didik dapat:
Mengenal potensi diri yang membuat mereka merasa hidup dan bersemangat.
Menyadari bahwa setiap individu memiliki “api” atau motivasi alami yang perlu dijaga dan
dikembangkan.
Merancang cara sederhana untuk menjaga nyala semangat dalam diri.
Langkah Kegiatan
N Tahapan Kegiatan Guru Pembimbing / Kegiatan Nilai & Profil
o Pemimpin Kelompok Peserta Didik / Pancasila yang
Anggota Ditanamkan
Kelompok
1 Pembentukan - Menyambut siswa dan - Menyebutkan - Percaya diri-
(10 menit) membagikan kata kunci: aktivitas yang Reflektif-
semangat, bakat, motivasi, membuat Komunikatif
potensi.- Ice breaking: “Aku mereka
Semangat Kalau…” – siswa bersemangat
menyebutkan aktivitas yang
membuat mereka ‘menyala’.
2 Peralihan (5 - Menyampaikan tujuan - Menyimak dan - Mandiri-
menit) kegiatan: menemukan potensi siap terlibat aktif Bernalar kritis
yang membuat siswa merasa
‘hidup’- Menjelaskan
pentingnya menjaga semangat
dari dalam diri sendiri
3 Kegiatan Inti - Menyampaikan kisah singkat - Berdiskusi - Kreatif-
(30 menit) tokoh yang menemukan dalam kelompok Reflektif-
passion dan terus menjaga kecil- Mengisi Bertanggung
semangatnya (contoh: Greysia LKPD secara jawab
Polii, Maudy Ayunda, Iqbaal reflektif
Ramadhan).- Diskusi: “Apa yang
membuatmu merasa hidup?
Apa yang ingin kamu lakukan
walau tanpa diminta?”- Mengisi
LKPD “Temukan Api dalam
Dirimu”
4 Pengakhiran - Membacakan kutipan - Menuliskan dan - Religius-
(10 menit) inspiratif: “Orang besar bukan membacakan Tangguh-
yang punya semua jawaban, komitmen Reflektif
tapi yang berani menyalakan pribadi
apinya.”- Mengajak siswa
menuliskan 1 komitmen
sederhana untuk menjaga
semangat pribadinya- Afirmasi
bersama: “Aku punya nyala
dalam diriku, dan aku akan
menjaganya!”
Lampiran LKPD
“Temukan Api dalam Dirimu”
Nama: ______________________ Kelas: ______________________
1. Kegiatan apa yang paling membuatku bersemangat? ______________________
2. Kapan terakhir kali aku merasa sangat hidup atau bersemangat? __________
3. Hal apa yang ingin kulakukan bahkan jika tidak disuruh? ________________
4. Orang di sekitarku sering bilang aku hebat dalam hal apa? ______________
5. Bagaimana caraku menjaga semangat itu tetap menyala? _________________
6. Afirmasiku: “Api semangatku adalah ____________________________.”
Modul ini mendorong siswa untuk tidak hanya mengetahui potensi dirinya, tetapi juga belajar
menjaganya agar tetap hidup. Guru BK dapat mengaitkan aktivitas ini dengan rencana pengembangan
karier atau proyek pribadi siswa di masa depan.
………………………… ……………………
NIP. Nip.
IDENTITAS UMUM :
1. Satuan Pendidikan :
2. Kelas/Fase :
3. Tahun Ajaran : 2025/2026
4. Jumlah jam / Pertemuan : 2x 40 menit
IDENTIFIKASI :
1. Kesiapan peserta didik Peserta didik sedang menghadapi periode ujian. Beberapa
mengalami kecemasan ringan hingga sedang, sulit fokus belajar, atau
merasa khawatir akan hasil ujian.
2. Karakteristik Materi Materi bersifat reflektif, aplikatif, dan partisipatif. Fokus pada
pelajaran pengenalan strategi relaksasi dan pengelolaan stres agar siswa lebih
tenang saat menghadapi ujian.
3. Dimensi profil lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: menyadari
bahwa ketenangan dalam menyikapi konflik datang dari nilai-nilai
spiritual.
DESAIN PEMBELAJARAN :
PENGALAMAN BELAJAR :
Latihan relaksasi:
Merefleksi (Berkesadaran)
Doa penutup.
ASESMEN :
1. Asesmen awal Tanya jawab: pengalaman dan perasaan saat ujian sebelumnya.
………………………. ………………………
Stres adalah reaksi alami tubuh dan pikiran ketika menghadapi tuntutan atau tekanan tertentu. Saat
ujian mendekat, stres sering muncul dalam bentuk rasa cemas, gelisah, sulit tidur, atau bahkan sakit
perut. Stres tidak selalu buruk—dalam jumlah kecil, stres bisa memacu semangat. Namun, jika
berlebihan, stres dapat mengganggu fokus dan kesehatan.
A. Refleksi Diri
B. Strategi Pribadi
1. Satu langkah yang akan kamu lakukan agar lebih tenang saat ujian:
2. Siapa yang bisa mendukung kamu menerapkan strategi ini?
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING
LAYANAN KLASIKAL
IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan :
Kelas/Fase :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mampu mengenali gaya belajar mereka dan
mempraktikkan strategi belajar yang sesuai sehingga belajar lebih
menyenangkan dan minim stres.
Karakteristik Materi pelajaran Materi bersifat reflektif, partisipatif, dan aplikatif, mendorong siswa
mengenali gaya belajar masing-masing dan menemukan cara belajar
yang menyenangkan tanpa menimbulkan stres.
Dimensi profil lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menyadari
bahwa setiap orang harus dihormati sebagai ciptaan Tuhan.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Capaian Layanan Peserta didik mampu mengenali gaya belajar mereka dan
mempraktikkan strategi belajar yang sesuai sehingga belajar
lebih menyenangkan dan minim stres.
Tujuan Layanan BK Menyebutkan gaya belajar utama diri (visual, audio, kinestetik).
Mempraktikkan strategi belajar sesuai gaya sendiri.
Membuat rencana belajar yang menyenangkan dan teratur.
Kemitraan dan lingkungan Kolaborasi dengan guru mata pelajaran untuk penerapan
pembelajaran strategi belajar.
Lingkungan kelas yang nyaman, tenang, dan mendukung
eksplorasi gaya belajar.
Teman sebaya sebagai partner sharing pengalaman belajar
efektif.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
Menuliskan satu hal yang akan dicoba minggu ini untuk belajar
lebih menyenangkan dan mengurangi stres.
Diskusi singkat: “Bagaimana gaya belajar ini membantumu
fokus dan tenang?”
ASESMEN :
Asesmen proses Observasi partisipasi quiz interaktif dan sharing gaya belajar.
………………………. ………………………
LAMPIRAN MATERI – “BELAJAR ASIK TANPA STRES”
Belajar sesuai gaya adalah cara menemukan metode belajar yang paling nyaman dan efektif bagi diri
sendiri sehingga belajar lebih menyenangkan dan stres berkurang.
Gaya
Ciri-ciri Contoh Aktivitas
Belajar
Mudah mengingat gambar, warna, Membuat mind map, skema, menandai catatan
Visual
diagram dengan warna
Setiap siswa mengekspresikan cara belajar mereka melalui gerakan atau alat bantu (misal:
menunjuk gambar, mendengar rekaman, praktik benda nyata).
Teman menebak gaya belajar teman tersebut.
Guru menegaskan bahwa setiap gaya sah dan bisa saling melengkapi.
Media Pendukung
PPT: “Kenali Gaya Belajarmu” – visualisasi tiga tipe belajar, contoh aktivitas.
Video: Tutorial singkat “Tips Belajar Asik Sesuai Gaya” (~3 menit)
Stiker reminder: Tempel di meja belajar untuk mengingat gaya belajar yang digunakan
Quiz digital: Google Form/Kahoot untuk menemukan gaya dominan
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
B. Praktik Belajar
IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan :
Kelas/Fase :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai memiliki cita-cita atau keinginan masa depan,
namun belum memahami langkah konkret yang bisa dilakukan untuk
mencapainya.
Karakteristik Materi pelajaran Materi bersifat reflektif, partisipatif, dan aplikatif, mendorong siswa
menyusun langkah kecil yang realistis untuk mencapai cita-cita
mereka.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Capaian Layanan Peserta didik mampu menyusun rencana langkah kecil yang
dapat dilakukan untuk mendekati cita-cita mereka.
Tujuan Layanan BK Menyebutkan minimal dua langkah kecil yang dapat dilakukan
menuju cita-cita.
Menyusun rencana harian/mingguan yang realistis.
Merefleksikan dukungan yang bisa diterima dari teman atau
guru
Kemitraan dan lingkungan Kolaborasi dengan wali kelas atau guru mapel terkait prestasi
pembelajaran akademik.
Lingkungan kelas yang mendukung berbagi cita-cita dan
rencana.
Teman sebaya sebagai partner refleksi dan motivasi.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen awal Tanya jawab: Apa cita-cita yang kalian miliki dan langkah awal yang
sudah dipikirkan?
Asesmen proses Observasi keterlibatan diskusi & challenge “1 Langkah Kecil”.
Penilaian kemampuan memberikan masukan positif kepada
teman.
Asesmen akhir Lembar rencana langkah kecil & refleksi dukungan yang dibutuhkan.
………………………. ………………………
Challenge “1 Langkah Kecil” – siswa menulis langkah dan menempelkannya di papan kelas.
Diskusi & Refleksi – berbagi rencana dan menerima masukan teman.
Stiker Motivasi / Lembar Rencana – media visual untuk memotivasi.
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
Satu langkah kecil yang akan dilakukan minggu ini untuk mendekati cita-cita:
• ________________________________________
C. Dukungan yang Dibutuhkan
IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan :
Kelas/Fase :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai mengenali dampak bullying, beberapa pernah
menyaksikan atau mengalami bullying di sekolah, dan perlu dibekali
keberanian serta strategi speak up.
Karakteristik Materi pelajaran Materi reflektif, aplikatif, dan partisipatif. Menekankan kesadaran
akan dampak bullying dan cara mencegah serta menanggulanginya
melalui pengalaman nyata dan roleplay.
Dimensi profil lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME:
Menyadari bahwa setiap orang harus dihormati sebagai
ciptaan Tuhan.
Penalaran Kritis: Mengidentifikasi perilaku bullying dan
dampaknya secara objektif.
Kreativitas: Menciptakan cara-cara positif untuk
menanggulangi bullying di lingkungan sekolah.
Kemandirian: Berani bertindak atau memberi saran ketika
menyaksikan bullying.
Kolaborasi: Mendukung teman yang menjadi korban bullying.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Kemitraan dan lingkungan Kolaborasi dengan guru kelas untuk pengamatan situasi sosial
pembelajaran di kelas.
Lingkungan kelas kondusif untuk roleplay dan diskusi terbuka.
Teman sebaya sebagai mitra diskusi dan memberi umpan
balik.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen proses Observasi partisipasi diskusi, roleplay, dan kemampuan speak up.
………………………. ………………………
Lampiran Materi – “Stop Bullying Sekarang!”
1. Pengertian Bullying
Bullying adalah tindakan sengaja yang menyakiti orang lain secara fisik, verbal, atau sosial.
Contoh:
o Fisik: menendang, mendorong, memukul.
o Verbal: mengejek, memanggil dengan julukan buruk.
o Sosial: mengecualikan teman, menyebarkan gosip.
2. Dampak Bullying
4. Aktivitas Pendukung
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
B. Praktik Speak Up
1. Satu langkah yang akan aku lakukan minggu ini untuk mencegah bullying di sekolah:
IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan :
Kelas/Fase :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai merasa kewalahan dengan banyaknya tugas dan
PR, kadang menunda pekerjaan, sehingga stres meningkat dan hasil
belajar kurang optimal.
Karakteristik Materi pelajaran Materi reflektif, partisipatif, dan kontekstual, mendorong siswa
menyusun prioritas tugas dan belajar manajemen waktu secara efektif.
Dimensi profil lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menyadari
pentingnya tanggung jawab dan disiplin sebagai bentuk
amanah.
Penalaran Kritis: Mengevaluasi tugas yang paling penting dan
mendesak.
Kreativitas: Menemukan strategi unik dalam menyusun
prioritas tugas.
Kemandirian: Mampu menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa
bergantung orang lain.
Kolaborasi: Bisa saling mengingatkan teman dalam
menyelesaikan PR.
Komunikasi Efektif: Menyampaikan kendala tugas kepada
guru atau teman secara tepat.
Bergotong Royong: Membantu teman dalam memanajemen
tugas bersama.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Capaian Layanan Peserta didik mampu menyusun prioritas tugas sekolah, mengatur
waktunya, dan menyelesaikan PR tepat waktu.
Lintas Disiplin Ilmu Bimbingan dan Konseling
Kemitraan dan lingkungan Kolaborasi dengan guru mata pelajaran untuk memetakan
pembelajaran tugas yang sedang berlangsung.
Lingkungan kelas yang tertib dan mendukung fokus belajar.
Teman sebaya sebagai mitra diskusi prioritas tugas.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen akhir Lembar refleksi individu dan To-Do List mingguan yang dibuat siswa.
………………………. ………………………
Lampiran Materi – “Manajemen Tugas & PR”
Media Tambahan
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
Susun urutan pengerjaan tugas dari paling urgent & penting sampai tidak urgent & tidak
penting.
Tandai tugas yang bisa didelegasikan atau ditunda.
C. Rencana Tindakan
Langkah pertama yang akan kamu lakukan untuk mengerjakan tugas tepat waktu:
Siapa yang bisa membantu atau mendukungmu?
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik sebagian sudah mulai berani mengekspresikan diri,
namun masih ada yang ragu atau takut salah saat berbicara di depan
teman.
Karakteristik Materi pelajaran Materi bersifat reflektif, partisipatif, dan kontekstual, mendorong
siswa melatih keberanian berbicara dengan percaya diri melalui
latihan di kelas.
Dimensi profil lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menyadari
bahwa ketenangan dan keberanian datang dari nilai spiritual.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Capaian Layanan Peserta didik mampu berbicara di depan teman dengan percaya diri
dan mengurangi rasa takut salah.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen awal Tanya jawab pengalaman takut salah saat bicara di kelas.
………………………. ………………………
Kemampuan mengekspresikan pendapat dengan percaya diri meski ada risiko salah.
Orang yang berani bicara: fokus pada pesan, bukan takut penilaian.
2. Mengapa Penting?
3. Cara Melatih
a. Latihan Speaking Cepat
c. Afirmasi Positif
4. Aktivitas Pendukung
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
B. Praktik Bicara
Satu langkah yang akan dilakukan minggu ini untuk berani bicara:
IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan :
Kelas/Fase :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai memiliki lingkar pertemanan, namun sebagian
belum mampu membedakan teman yang mendukung atau merugikan.
Karakteristik Materi pelajaran Materi reflektif dan partisipatif, mendorong siswa menyadari ciri
pertemanan sehat dan toxic serta mempraktikkan strategi
membangun pertemanan positif.
Dimensi profil lulusan Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menghargai
teman dan bersyukur memiliki sahabat baik.
Penalaran Kritis: Mampu menganalisis perilaku teman yang
merugikan diri.
Kreativitas: Menemukan cara membina hubungan sehat dan
positif.
Kemandirian: Menentukan batasan pertemanan secara
mandiri.
Kolaborasi: Membantu teman yang terpengaruh pertemanan
toxic.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Capaian Layanan Peserta didik mampu mengenali ciri pertemanan sehat dan
toxic serta mempraktikkan strategi menjaga pertemanan
positif.
Tujuan Layanan BK Menyebutkan minimal tiga ciri teman toxic dan teman sehat.
Memberikan contoh tindakan yang memperkuat persahabatan
sehat.
Membuat rencana pribadi menjaga hubungan pertemanan
positif.
Kemitraan dan lingkungan Kolaborasi dengan wali kelas untuk pemetaan dinamika
pembelajaran pertemanan di kelas.
Lingkungan kelas kondusif untuk diskusi terbuka.
Teman sebaya sebagai mitra games dan sharing.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen akhir LKPD refleksi pribadi & rencana tindakan menjaga pertemanan sehat.
………………………. ………………………
LAMPIRAN MATERI – “Sahabat Sejati vs Toxic Friend”
Pertemanan Sehat:
Pertemanan Toxic:
B. Studi Kasus
C. Video Edukasi
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
B. Rencana Pribadi
Satu langkah yang akan kamu lakukan untuk menjaga persahabatan positif:
Siapa yang bisa mendukungmu menjalankan langkah ini?
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN KELOMPOK
Langkah Kegiatan
N Tahapan Kegiatan Guru Pembimbing / Kegiatan Peserta Nilai & Profil
o Pemimpin Kelompok Didik / Anggota Pancasila yang
Kelompok Ditanamkan
1 Pembentukan - Menyapa hangat siswa dan - Menyimak dan - Percaya diri-
(10 menit) menjelaskan tujuan kegiatan.- Ice memperkenalkan diri Kreatif-
breaking: “Kalau aku jadi…” – siswa serta cita-cita impian Komunikatif
menyebutkan cita-cita impian mereka
secara spontan
2 Peralihan (5 - Menjelaskan bahwa setiap orang - Mendengarkan dan - Tanggung
menit) berhak punya mimpi dan langkah menyetujui aturan jawab- Disiplin
mewujudkannya- Menyampaikan kegiatan
kesepakatan kelompok
3 Kegiatan Inti - Menyampaikan materi tentang - Menyampaikan ide - Mandiri-
(30 menit) hubungan minat, potensi, dan cita- cita-cita dalam diskusi Bernalar kritis-
cita.- Menampilkan contoh tokoh kelompok- Menulis Reflektif-
inspiratif yang berhasil mengejar impian dan rencana Berorientasi
cita-citanya dari nol.- Diskusi kecil: sederhana dalam LKPD masa depan
“Apa mimpimu? Apa langkah kecil
yang bisa kamu mulai sekarang?”-
Mengisi LKPD “Mimpiku dan
Jalanku”
4 Pengakhiran - Menyimpulkan hasil diskusi- - Membagikan rencana - Bertanggung
(10 menit) Mengajak siswa menuliskan singkat yang ingin jawab- Reflektif
afirmasi: “Cita-citaku penting, dan mereka lakukan
aku sedang dalam perjalanan ke minggu ini
sana.”
Lampiran LKPD
“Mimpiku dan Jalanku”
Nama: ______________________ Kelas: ______________________
1. Cita-cita yang ingin aku capai: _____________________________________
2. Kenapa aku ingin meraih cita-cita itu? ______________________________
3. Hal yang sudah aku miliki sebagai bekal (minat/bakat/sikap): _________
4. Hambatan yang mungkin aku hadapi: ______________________________
5. Langkah kecil yang bisa aku mulai minggu ini: ______________________
6. Afirmasi pribadiku: “Aku akan berusaha karena…” __________________
Modul ini sangat cocok diberikan saat siswa mulai mempertanyakan arah masa depannya.
Guru BK dapat menyesuaikan tokoh inspiratif atau simulasi sesuai latar belakang lokal siswa agar
lebih kontekstual dan menyentuh makna pribadi mereka.
………………………… ……………………
NIP. Nip.
RENCANA PELAKSANAAN LAANAN BIMBINGAN KONSELING
LAYANAN KLASIKAL
- IDENTITAS UMUM :
1. Satuan Pendidikan :
2. Kelas/Fase :
3. Tahun Ajaran : 2025/2026
4. Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
- IDENTIFIKASI :
1. Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai menyadari kelebihan diri namun sebagian
masih cemas atau ragu tampil di depan teman.
3. Dimensi profil lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: menyadari
bahwa ketenangan dalam menyikapi konflik datang dari nilai-nilai
spiritual.
- DESAIN PEMBELAJARAN :
1. Capaian Layanan Peserta didik mampu menyadari kelebihan diri dan mempraktikkan
percaya diri berbicara di depan teman-teman kelas.
- PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
Doa penutup
- ASESMEN :
………………………. ………………………
Ice Breaking: “Ekspresi Percaya Diri” – siswa mengekspresikan wajah dan gerakan orang
percaya diri.
Visualisasi: Buat Kartu Potensiku di Canva atau kertas warna, tulis kelebihan, minat, dan satu
langkah latihan percaya diri.
Video Inspiratif: “Percaya Diri Itu Bisa Dilatih!” (YouTube) – siswa menonton sebagai motivasi
sebelum praktik
Satu langkah yang akan dilakukan minggu ini untuk melatih percaya diri:
- IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan :
Kelas/Fase :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
- IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai menyadari emosi perlu dikelola, namun sebagian
masih kesulitan menahan kemarahan atau sedih saat menghadapi
konflik dengan teman.
Karakteristik Materi Materi reflektif, partisipatif, dan kontekstual. Fokus pada teknik
pelajaran mengatur emosi negatif melalui pengalaman nyata dan latihan
ekspresi diri.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Kemitraan dan lingkungan Kolaborasi dengan guru kelas untuk menyediakan situasi
pembelajaran konflik nyata.
Lingkungan kelas kondusif untuk praktik ekspresi emosi.
Teman sebaya sebagai mitra roleplay dan memberi umpan
balik.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
- ASESMEN :
………………………. ………………………
a. Mengenali Emosi
Catat momen saat emosi negatif muncul.
Identifikasi pemicu emosi.
Contoh: “Aku merasa kesal ketika teman memotong antrianku.”
4. Aktivitas Pendukung
Ice Breaking: “Wajah Emosi-ku” → siswa mengekspresikan emosi dengan wajah dan gerakan
tubuh.
Flashcard Emosi: latihan menebak dan mengekspresikan emosi.
Video Inspiratif: “Tips Mengendalikan Emosi Remaja” → motivasi sebelum praktik.
Roleplay Konflik: simulasi situasi nyata di kelas → siswa mempraktikkan teknik menenangkan
diri.
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
1. Satu langkah yang akan aku lakukan minggu ini untuk mengendalikan emosi:
LAYANAN KLASIKAL
IDENTITAS UMUM :
Satuan Pendidikan :
Kelas/Fase :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Jumlah jam / Pertemuan : 2 x 40 menit
IDENTIFIKASI :
Kesiapan peserta didik Peserta didik mulai berpikir tentang masa depan dan profesi yang
diinginkan. Beberapa sudah memiliki cita-cita, namun banyak yang
belum memahami berbagai pilihan karir dan jalur pendidikan yang
relevan.
Karakteristik Materi pelajaran Materi bersifat reflektif, partisipatif, dan kontekstual. Membantu
siswa mengenali berbagai profesi, menyesuaikan dengan minat dan
potensi diri, serta memahami langkah pendidikan yang perlu
ditempuh.
Dimensi profil lulusan Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan YME: menyadari
bahwa setiap profesi dapat memberi manfaat bagi orang lain
dan lingkungan.
Penalaran Kritis: mampu menilai berbagai profesi dan jalur
pendidikan secara logis.
Kreativitas: menemukan alternatif profesi yang sesuai
minat dan bakat.
Kemandirian: membuat keputusan mandiri tentang cita-cita
dan tujuan pendidikan.
Kolaborasi: berdiskusi dengan teman sebaya untuk saling
memahami pilihan profesi.
DESAIN PEMBELAJARAN :
Capaian Layanan Peserta didik mampu mengenali berbagai profesi dan jalur
pendidikan, serta mengaitkannya dengan minat, bakat, dan cita-cita
pribadi.
PENGALAMAN BELAJAR :
Merefleksi (Berkesadaran)
ASESMEN :
Asesmen proses Observasi partisipasi dalam quiz, games Tebak Profesi, dan diskusi.
Asesmen akhir Rencana langkah awal pengembangan potensi sesuai profesi yang
diminati.
………………………. ………………………
Lampiran Materi – “Mengenal Profesi & Cita-cita”
Profesi: Pekerjaan atau bidang keahlian yang membutuhkan keterampilan khusus dan
biasanya dilakukan secara profesional.
Cita-cita: Impian atau tujuan hidup yang ingin dicapai, termasuk pilihan karir dan profesi.
b. Quiz Interaktif
Guru menampilkan deskripsi profesi (misal: “Orang ini merawat pasien di rumah sakit,
memakai jas putih dan stetoskop”).
Siswa menebak profesi tersebut.
c. Tebak Profesi
Diskusi kelompok kecil: profesi apa yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing siswa.
Siswa menuliskan langkah awal untuk mengembangkan kemampuan terkait profesi yang
diminati.
Nama: ____________
Kelas: ____________
Tanggal: ____________
A. Refleksi Diri
3. Minat dan bakat apa yang kamu miliki yang relevan dengan profesi ini?
1. Satu langkah awal yang akan kamu lakukan untuk mengembangkan minat atau bakat sesuai
profesi pilihan:
EVALUASI PROSES
Lembar Observasi Guru BK
SKOR
NO PERNYATAAN 2 3 4
1
1 Kegiatan yang dilakukan sudah sesuai dengan
tahapan yang direncanakan
2 Peserta didik merespon setiap tahapan kegiatan yang
dilalui dengan baik
3 Peserta didik mengikuti kegiatan layanan dengan aktif
bertanya
4 Peserta didik nampak ceria (antusias) dalam mengikuti
kegiatan layanan
5 Peserta didik menyampaikan pendapat sesuai
topik yang disampaikan
6 Peserta didik aktif menyampaikan informasi dalam diskusi
kelompok
7 Peserta didik menjawab setiap pertanyaan yang diberikan
oleh guru BK dengan kalimat yang jelas dan mudahd
ipahami
8 Peserta didik aktif merespon pendapat/memberikan
balikan dengan baik
Keterangan =
Skor minimal yang dicapai adalah 1 x8 =8, dan skor tertinggi adalah 4x8 =32
Kategori hasil:
a. Sangat Baik =28 –32
b. Baik = 23–27
c. Cukup = 18–22
d. Kurang =…– 17
EVALUASI HASIL
NO PERNYATAAN YA TIDAK
SIKAP INGIN TAHU
I Saya berusaha mencari informasi mengenai materi
2 Saya berusaha mencari informasi menganai bentuk/macam
ragam dari materi
3 Saya menanyakan dampak dari materi
4 Saya mencari informasi mengenai upaya menyikapi/melakukan
tindakan terkait dengan manfaat dari materi tersebut
SIKAP PERCAYA DIRI
I Memiliki pengetahuan tentang materi
2 Membuat & mengunggah karya hasil pemahamannya tentang
materi dan manfaatnya
SIKAP KERJA SAMA
1 Mendukung program sekolah dan manfaatnya
Rubrik Ketercapaian: