Kepemimpinan dan Kesehatan Konstruksi
Kepemimpinan dan Kesehatan Konstruksi
RUDI HARTONO
1.2 Organisasi Pengelola SMK
a. Struktur Organisasi Pengelola SMKK
Tingkat
Perusahaan Direktur
Rudi
Tingkat
Proyek
Pimpinan Tertinggi Pimpinan UKK
Pekerjaan Konstruksi
Rudi Hatono
Andi Kahar
: Garis Komando
b. Struktur Organisasi Unit Keselamatan Kerja
PIMPINAN UKK
RUDI HARTONO
MASLIM MUSTAMIN
c. Tugas dan tanggung jawab
NO : 01
Revisi : 00
Tanggal Berlaku : Agustus 2024
Kegiatan Komunikasi
Media
No Yang Dikomunikasikan Jadwal/Periode Peserta/Target Petugas pimpinan Tempat
Komunikasi
Dititik
Perhatian Terhadap Bahaya & Setiap Senin
Safety Seluruh mandor, Safety Officer, Pelaksana, Kumpul,
3 Kesiapan Bekerja Dengan Pagi Selama 5-
Morning Talk Dan Operator Mandor Dan Subkon Dengan
Selamat 15 Menit
Speaker
Kelompok Pekerja,
Tool Box Bahaya dan pencegahan Pada Setiap Saat di
4 Jenis pekerjaan Mandor atau Tukang Di Ruangan
Meeting Pekerjaan Tertentu perlukan
tertentu
Media
No Yang Dilibatkan Jadwal Peserta Pimpinan Tempat
Partisipasi
Dalam Di
Pelaksana, Mandor, Tukang Setiap Saat Pelaksanan, Staf Kolektifitas
2 Penyusunan Kantor/Loka
Dan OP. Diperlukan Mandor, Op Inisiatif
CSA si Kerja
Tinjauan Di
Pelaksana, Mandor, Tukang Setiap Saat Tim, Pelaksanan, Kolektifitas
3 Identifikasi Kantor/Loka
Dan OP. Diperlukan Staf Mandor, Op Inisiatif
Bahaya si Kerja
Tabel 4. Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Peluang (IBPRP)
DESKRIPSI RESIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENGENDALI PENILAIAN SISA RESIKO
AN RESIKO PENGE
IDENTIFIKA NIL TINGK NIL TING KET
RESIKO PERUNDAN AWAL NDALIA
SI BAHAYA 1. Pekerja AI AT AI KAT ER
N URAIAN GAN ATAU KEMUN KEPA [Link] KEMUN KEPA N
1. Pekerja 2 Peralatan RES RESIK RES RESI AN
o PEKERJA PERSYARAT GKINAN RAHA [Link] GKINAN RAHA RESIKO
2. Peralatan 3. Material IKO O [Link] Tek IKO KO GA
AN 3. Material [Link]/Pub AN (F) N (A) nik (F) N (A) LANJUT
[Link] (FxA AWAL (FxA SISA N
lik [Link] AN
/Publik ) (TR) ) (TR)
5..APD
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1. Mobilisasi Alat dan Peralatan
1 Menaikkan Pekerja Pekerja terluka - PP 50/2012 2 5 10 Sedan [Link]/TBM 1 5 5 Kecil Penggun Unt
dan tertimpa/terti Tentang g [Link] Kerja aan alat uk
menurunka ndis alat dan Penerapan [Link]. bantu Per
n Alat ke peralatan SMK3 [Link] angkat alat
kendaraan berat - UU rambu (crane) an
angkut Alat/ Kerusakan pada 11/2021 3 3 9 sedan peringatan/bari 1 3 3 Kecil den
peralatan Alat/peralatan Cipta Kerja g kade di lokasi gan
jatuh/tergulin - PP pekerjaan bob
g 22/2020 [Link] ot
Material : Jasa Operator dan bera
Lingkungan : Konstruksi Sopir t
- UU Kompeten
2 Pengangkut Kecelakaan Kemacetan lalu 22/2009 4 3 12 Sedan [Link] 2 2 4 Kecil
an lalu lintas lintas lalu lintas g Alat dan
Alat/Peralat - PP kendaraan
an ke 14/2021 dalam keadaan
lokasi/Plant Pengguna Jalan 2 5 10 Sedan 1 5 5 Kecil
- Permen PU baik dan layak
terluka g
10/2021 operasi
Tentang
Pedoman
SMKK
- Spesifikasi
Umum
tentang
Mobilisasi
2. Galian Untuk Selokan Drainase dan Saluran Air
1 Galian Tersenggol/ Pekerja terluka - PP 50/2012 2 4 8 Sedan -Induksi/TBM 1 3 3 Kecil
menggunak terlindas Tentang g -Ijin Kerja
an alat Alat berat Penerapan -CSA.
berat Terjatuh ke Terluka SMK3 3 4 12 Sedan - Toolbox 2 3 6 Seda
dalam galian - UU g Meeting ng
11/2021 - Menggunakan
Cipta Kerja APD
- PP - Memasang
22/2020 rambu
2 Pengangkut Kecelakaan Pengguna Jalan Jasa 1 5 5 Sedan peringatan/bari 1 3 3 Kecil
an Hasil lalu Lintas teluka Konstruksi g kade di lokasi
Galian - UU pekerjaan
dengan 22/2009 - Memastikan
Dump lalu lintas Operator dan
Truck
Kemacetan Lalu - PP 3 2 6 Sedan Sopir 2 2 4 Kecil
Lintas 14/2021 g Kompeten
- Permen PU - Memastikan
10/2021 Alat dan
Tentang kendaraan
Pedoman dalam
SMKK keadaan baik
- Spesifikasi dan layak
Umum operasi
tentang
Mobilisasi
3. Pasangan Batu dengan Mortar dan Pasangan Batu
1 Dropping Kecelakaan Pengguna Jalan - PP 50/2012 3 3 9 Sedan - Toolbox 2 2 4 Kecil
Material Lalu Lintas Terluka Tentang g Meeting
Disebabkan Penerapan - Memasang
Tumpukan SMK3 Rambu
material - UU Peringatan/Bar
11/2021 ikade pada
Cipta Kerja lokasi
- PP pekerjaan
2 Pekerjaan Pekerja Pekerja Terluka 22/2020 3 2 6 Sedan 2 2 4 kecil
Pasangan Tertindis Jasa g
Batu Material Konstruksi
Berat - UU
22/2009
lalu lintas
Terperosok/ Pekerja Terluka - PP 3 2 6 Sedan 2 2 4 Kecil
terjatuh ke 14/2021 g
dalam galian - Permen PU
10/2021
Tentang
Pedoman
SMKK
- Spesifikasi
Umum
tentang
Mobilisasi
5. Galian Biasa
1 Galian Tersenggol/ Pekerja terluka - PP 50/2012 2 4 8 Sedan -Induksi/TBM 1 3 3 Kecil
menggunak terlindas Tentang g -Ijin Kerja
an alat Alat berat Penerapan -CSA.
berat SMK3 - Menggunakan
Terjatuh ke cacat - UU 3 4 12 Sedan APD 2 3 6 Seda
dalam galian 11/2021 g - Memasang ng
Cipta Kerja rambu
- PP peringatan/bari
2 Pengangkut Kecelakaan Pengguna Jalan 1 5 5 Sedan 1 3 3 Kecil
22/2020 kade di lokasi
an Hasil lalu Lintas teluka g
Jasa pekerjaan
Galian
Konstruksi - Memastikan
dengan
- UU Operator dan
Dump
Kemacetan Lalu 22/2009 3 2 6 Sedan Sopir 2 2 4 Kecil
Truck
Lintas lalu lintas g Kompeten
- PP - Memastikan
14/2021 Alat dan
- Permen PU kendaraan
cacat 2 4 8 Sedan 1 4 4 Kecil
10/2021 dalam
g
Tentang keadaan baik
Pedoman dan layak
SMKK operasi
- Spesifikasi
Umum
tentang
Mobilisasi
6. Timbunan Biasa Dari Sumber Galian
1 Galian Tersenggol/ Pekerja terluka - PP 50/2012 3 4 12 Sedan -Induksi/TBM 2 3 6 Seda
Biasa terlindas Tentang g -Ijin Kerja ng
dengan Alat Alat berat Penerapan -CSA.
Berat SMK3 - Memastikan
2 Pengangkut Kecelakaan Pengguna Jalan - UU 3 5 15 Tinggi alat dan 2 3 6 Seda
an Hasil lalu Lintas teluka 11/2021 peralatan ng
Galian Cipta Kerja dalam
dengan Kemacetan Lalu - PP 3 3 9 Sedan keadaan baik 2 3 6 Seda
Dump Lintas 22/2020 g sebelum ng
Truck Jasa bekerja
Konstruksi - Memastikan
- UU Operator
22/2009 Kompeten
lalu lintas - Memasang
- PP Rambu
14/2021 peringatan/bar
- Permen PU baric di lokasi
10/2021 pekerjaan
Tentang
Pedoman
SMKK
- Spesifikasi
Umum
tentang
Mobilisasi
7. Timbunan Pilihan Dari Sumber galian
1 Galian Tersenggol/ cacat - PP 50/2012 3 4 12 Sedan -Induksi/TBM 2 3 6 Seda
Biasa terlindas Tentang g -Ijin Kerja ng
dengan Alat Alat berat Penerapan -CSA.
Berat SMK3 - Memastikan
2 Pengangkut Kecelakaan Pengguna Jalan - UU 3 5 15 Tinggi alat dan 2 3 6 Seda
an Hasil lalu Lintas teluka/meninggal 11/2021 peralatan ng
Galian Cipta Kerja dalam
dengan Kemacetan Lalu - PP 3 3 9 Sedan keadaan baik 2 3 6 Seda
Dump Lintas 22/2020 g sebelum ng
Truck Mobil Kemacetan Lalu Jasa 4 3 12 Sedan bekerja 2 2 4 Kecil
Terbalik Lintas Konstruksi g - Memastikan
Terluka/ - UU 3 5 15 Tinggi Operator 2 3 6 Seda
meninggal 22/2009 Kompeten ng
lalu lintas - Memasang
- PP Rambu
14/2021 peringatan/bar
Kendaraan 4 3 12 Sedan baric di lokasi 2 2 4 Kecil
- Permen PU
rusak g
2 Penghampa Tertabrak/ Terluka/ 10/2021 2 5 10 Sedan pekerjaan 1 3 3 Kecil
ran Material terlindas alat meninggal Tentang g
Aspal berat Pedoman
SMKK
- Spesifikasi
Umum
tentang
Mobilisasi
Identifikasi Bahaya / Tipe : Menetapkan karakteristik kondisi bahaya / tindakan bahaya sesuai dengan peraturan
Kecelakaan terkait
Dampak Bahaya : Paparan /konsekuensi yang timbul akibat kondisi bahaya dan tindakan bahaya
Kekerapan : Tingkat frekuensi terjadinya peristiwa bahaya Keselamatan Konstruksi (Skala 1 – 3)
Keparahan : Tingkat keparahan / kerugian / dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bahaya
Keselamatan Konstruksi (Skala 1 – 3)
Tingkat Risiko : Perpaduan Nilai Tingkat Kekerapan dan Nilai Tingkat Keparahan
Skala Prioritas : Urutan pelaksanaan pengendalian yang menjadi prioritas berdasarkan tingkat risiko (besar,
sedang, dan kecil)
Perundangan atau Persyaratan Lain : Acuan dalam melakukan pengendalian risiko
Pengendalian Risiko : Kegiatan yang dapat mengendalikan baik mengurangi maupun menghilangkan
dampak bahaya yang timbul
5 5 10 15 20 25
Pengendalian Risiko Peraturan perundangan & Persyaratan lainnya Pasal sesuai dengan pengendalian
No risiko
1 Penggunaan tenaga kerja PP 50/2012 Tentang Penerapan SMK3 Pasal 1 ayat (6)
Yang berkompeten
2 Kewajiban perusahaan melindungi UU Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 86
pekerja Tentang Ketenagakerjaan
3 Kewajiban penerapan SMK3 UU Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 87
Tentang Ketenagakerjaan
4 Standar Keamanan, UU Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 59
Keselamatan,Kesehatan, Keberlanjutan Tentang Jasa Konstruksi
5 Wajib lapor Pekerjaan konstruksi bangunan Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 2
Konstruksi Bangunan
6 Pelaporan Kecelakaan Kerja Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 4
Konstruksi Bangunan
7 Penerapan kebesihan dan kerapihan area Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 6
kerja Konstruksi Bangunan
8 Kebisingan dan getaran tidak boleh elebihi Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 9
NAB Konstruksi Bangunan
9 Penggunaan Alat angkat dan angkut Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 28-35
Konstruksi Bangunan
10 Penggunaan Mesin-mesin Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 42-44
Konstruksi Bangunan
11 Peralatan konstruksi bangunan Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 50-59
Konstruksi Bangunan
Pengendalian Risiko Peraturan perundangan & Persyaratan lainnya Pasal sesuai dengan pengendalian
No risiko
12 Penggalian Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 67
Konstruksi Bangunan
13 Pekerjaan beton Permenaker no 1 tahun 1980 tentang K3 Pada Pasal 72 - 76
Konstruksi Bangunan
2. DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
3.1 Sumber Daya
a. Peralatan
3 Compressor 1 Unit
7 Excavator 2 Unit
Contoh Material Safety Data Sheet (LDKP) PT. Harfiah Graha Perkasa :
Tabel 16. Form Daftar Pelatihan K3
Bulan
No Topik Pelatihan
Februari Maret April Mei J uni J uli Agustus
1 Pelatihan K3
2 Tindakan Tanggap Darurat
3.4. Manajemen Komunikasi
Program komunikasi disampaikan secara lisan sekurang-kurangnya melalui safety
talk yang terdiri dari safety morning, toolbox meeting/safety briefing, HSE meeting,
safety induction dan secara tertulis melalui sarana seperti spanduk, rambu, banner
dll.
6 Papan Pengumuman
Mustafa Satu minggu sekali
Keselamatan Konstruksi
3.6. Informasi Terdokumentasi
a. Seluruh pekerjaan harus memiliki informasi terkait dengan
pengendalian pekerjaan baik berupa prosedur, petunjuk kerja, petunjuk
teknis operasi, dan lain-lain yang terdokumentasi.
b. Memuat prosedur dan/atau petunjuk kerja pengendalian dokumen atas
semua dokumen yang dimiliki dan ditandatangani oleh Kepala
Pelaksana Pekerjaan Konstruksi.
c. Semua data dan kegiatan didokumentasikan untuk dijadikan bahan
laporan kepada pihak direksi pekerjaan.
3. OPERASI KESELAMATAN KONSTRUKSI
4.1 Perencanaan Implementasi RKK
A. Struktur Organisasi Pelaksana Pekerjaan Konstruksi
Sebagai Bentuk Komitmen PT. Te’ne Jaya Perkasa Dalam Struktur
Organisasi Proyek Terdapat Fungsi Pimpinan UKK Pada Leher Pimpinan
Tertinggi Proyek Atau Pimpinan Tertinggi Pekerjaan Konstruksi.
3) Dst
2 Tim P3K 1) Memberikan pertolongan pertama bagi korban kecelakaan kerja atau
sakit yang diakibatkan oleh
hubungan kerja
2) Memberikan bantuan medis dan non medis (bila dibutuhkan)
terhadap korban kecelakaan kerja dengan membawa/dirujuk ke
rumah sakit yang telah ditunjuk
3) Menyediakan obat-obatan ringan untuk P3K, di clinic on site, dan
tempat-tempat yang telah ditentukan
4) Melakukan pendataan atas korban, kondisi korban, kronologis kejadian
dan sebab-sebab kecelakaan.
5) Dst
3 Tim Keamanan 1) Menjaga dan memelihara keamanana dan ketertiban proyek secara
keseluruhan
2) Menjaga terjadinya tindakan-tindakan criminal di lokasi proyek
Identifikasi bahaya
1 Menaikkan dan menurunkan Alat dan pe Pekerja tertimpa Alat Alat terguling Jalan Rusak Peke
ralatan Berat ke kendaraan Angkut Pekerja Terjepit Alat Terjatuh tan
Sling Putus Peng
Peng
2 Mobilisasi Ke Lokasi Pekerjaan Pekerja Meninggal Kendaraan Terbalik Kecelakaan Lalu Lintas Peng
Alat/Peralatan Rusak Mem
4.3 Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat
Melakukan kegiatan untuk untuk memperoleh derajat kesehatan setinggi-
tingginya bagi tenaga kerja konstruksi dan masyarakat di sekitar lokasi
penyelenggaraan jasa konstruksi dengan melakukan pencegahan gangguan
kesehatan dan penyakit akibat melalui cara:
a. Pemeriksaan Kesehatan
Memuat prosedur dan/atau petunjuk kerja pengelolaan kesehatan
kerja mencakup: pemeriksaan kesehatan berkala, pemeriksaan
kesehatan khusus, pencegahan penyakit menular dan penyakit akibat
kerja yang ditandatangani oleh Ahli terkait dan Kepala Pelaksana
Pekerjaan Konstruksi /Wakil Manajemen. Prosedur dan/atau petunjuk
kerja pengelolaan kesehatan kerja sekurang- kurangnya mencakup:
• Pemeriksaan kesehatan bagi seluruh pekerja dilakukan sebelum
atau beberapa saat setelah memasuki masa kerja pertama kali dan
secara berkala sekurang-kurangnya sekali dalam setahun.
• Terdapat klinik yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana
kesehatan yang dibutuhkan untuk pekerjaan konstruksi yang
memiliki risiko besar dan akses terbatas menuju fasilitas
kesehatan.
• Data yang diperoleh dari pemeriksaan kesehatan harus dicatat dan
disimpan untuk referensi.
• Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)
- Terdapat peralatan P3K dengan jumlah 1 kotak P3K untuk
setiap 25 pekerja dan ditempatkan di area yang mudah dilihat
dan dijangkau.
- Isi kotak P3K sekurang-kurangnya sesuai dengan peraturan
yang berlaku.
- Isi kotak P3K harus diperiksa secara teratur dan harus dijaga
supaya tetap berisi (tidak boleh kosong).
• Pemberantasan penyakit menular dan berbahaya
Dilakukan identifikasi bahaya kesehatan dengan melakukan
tindakan pencegahan di antaranya:
- Demam berdarah dengan melakukan kegiatan Fogging yang
berkoordinasi dengan puskesmas terdekat.
- HIV/AIDS dengan melakukan tindakan pencegahan melalui
sosialisasi sesuai peraturan yang ada.
- Penyakit epidemik lainnya.
• Peningkatan kesegaran jasmani untuk menjamin kebugaran
pekerja.
• Perlindungan sosial tenaga kerja
• Seluruh pekerja memiliki BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
[Link].
Manajer Pelaksa
na, Petugas K3
[Link] rambu peringatan
Pengangkutan Alat/Peral dan Pekerja
2 /barikade di lokasi pekerjaan
atan ke lokasi/Plant
Kecelakaan lalu lintas
[Link] Operator dan So
pir Kompeten
Manajer Pelaksa
-Induksi/TBM na, Petugas K3
dan Pekerja
Tersenggol/terlindas Alat
-Ijin Kerja
berat
-CSA.
Galian menggunakan al
1
at berat - Toolbox Meeting
- Menggunakan APD
Terjatuh ke dalam galian
KecelakaanLalu Lintas
1 Dropping Material - Toolbox Meeting
Disebabkan Tumpukan
material
4. Galian Biasa
-Induksi/TBM
-Ijin Kerja
Tersenggol/terlindas Alat
berat
Galian menggunakan al -CSA.
1
at berat
-Ijin Kerja
-CSA.
Pekerja Terluka oleh alat - Memastikan Alat dan peralata
pemotong n dalam keadaan baik
9. Pekerjaan Pengecoran (Beton fc 10 Mpa/fc’15Mpa/fc’20 Mpa/fc’30 Mpa
-Induksi/TBM
Terpapar campuran beto
-Ijin Kerja
n
-CSA.
- Memastikan Alat dan peralata
n dalam kondisi baik dan siap o
perasi
Terjatuh dari ketinggian Manajer Pelaksa
- Melakukan Pemeriksaan (Che
1 Pengecoran Beton cklist) bekisting, stood sebelum na, Petugas K3
pengecoran dan Pekerja
- Toolbox meeting
- Memeriksa alat dan peralatan
sebelum di gunakan
- Memakai alat pelindung diri di
ketinggian
- Menjaga jarak aman
5.2 Audit
Dalam hal ini dilakukan pencocokan antara laporan administrasi lokasi
dan Keselamatan Konstruksi dengan realisasi pelaksanaan di lapangan.
Dimana hasil audit tersebut selanjutnya dilapor dan dijadikan bahan rapat untuk
diadakan perbaikan pada rapat tinjauan manajemen.
a) Jadwal Inspeksi dan Audit
BULAN KE-
No Kegiatan PIC
1 2 3 4 5 6 7 8
Inspeksi Keselamatan
1 Konstruksi Mustafa
Patroli Keselamatan
2 Konstruksi Mustafa
3 Audit Internal St. Muawafah
5.3 Evaluasi
Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi merupakan kegiatan untuk
melihat manfaat dari pengendalian dan pelaksanaan penerapan SMKK, yang
dilakukan dengan melihat kesesuaian proses sebagaimana yang menjadi
laporan pelaksanaan pekerjaan konstruksi serta tindakan perbaikan dan
improvementnya.