MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
SEKOLAH DASAR (SD/MI)
Nama penyusun : _______________________________
Nama Sekolah : _______________________________
Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam & Sosial
Fase B, Kelas / Semester : IV (Empat) / II (Genap)
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
1. INFORMASI UMUM
a. Identitas Modul:
Nama Penyusun Triani Agustine, [Link]
Satuan Pendidikan SDN 272 Sukasari
Kelas / Semester VI / 2
Mata pelajaran IPAS
Materi Pokok Bab 8- Proyek Akhir IPAS
Tahun Pelajaran 2024/2025
Alokasi waktu 2 x 35 menit
Fase C
b. Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPAS (sains dan sosial)
Ilmu pengetahuan mengambil peran penting dalam mengembangkan teori-teori yang membantu kita
memahami bagaimana dunia kita bekerja. Lebih jauh lagi, ilmu pengetahuan telah membantu kita
mengembangkan teknologi dan sistem tata kelola
yang mendukung terciptanya kehidupan yang lebih baik. Dengan menguasai ilmu pengetahuan
kita dapat melakukan banyak hal untuk menyelesaikan permasalahan atau menghadapi tantangan
yang ada.
Memiliki pemahaman IPAS merupakan bukti ketika seseorang memilih dan mengintegrasikan
pengetahuan ilmiah yang tepat untuk menjelaskan serta memprediksi suatu fenomena atau fakta dan
menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi yang berbeda. Pengetahuan ilmiah ini berkaitan
dengan fakta, konsep, prinsip, hukum, teori dan model yang telah ditetapkan oleh para ilmuwan.
Keterampilan proses
Dalam profil Pelajar Pancasila, disebutkan bahwa peserta didik Indonesia yang bernalar kritis mampu
memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif secara objektif, membangun keterkaitan
antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi, dan menyimpulkannya. Dengan
memiliki keterampilan proses yang baik maka profil tersebut dapat dicapai.
Keterampilan proses adalah sebuah proses intensional dalam melakukan diagnosa terhadap situasi,
memformulasikan permasalahan, mengkritisi suatu eksperimen dan menemukan perbedaan dari
alternatif-alternatif yang ada, mencari opini yang dibangun berdasarkan informasi yang kurang
lengkap, merancang investigasi, menemukan informasi, menciptakan model, mendebat rekan
sejawat menggunakan fakta, serta membentuk argumen yang koheren (Linn, Davis, & Bell 2004).
Inkuiri sangat direkomendasikan sebagai bentuk pendekatan dalam pengajaran karena hal ini terbukti
membuat peserta didik lebih terlibat dalam pembelajaran (Anderson, 2002).
Dalam pengajaran IPAS, terdapat dua pendekatan pedagogis: pendekatan deduktif dan induktif
(Constantinou [Link], 2018). Peran guru dalam pendekatan deduktif adalah menyajikan suatu konsep
berikut logika terkait dan memberikan contoh penerapan. Dalam pendekatan ini, peserta didik
diposisikan sebagai pembelajar yang pasif (hanya menerima materi). Sebaliknya, dalam pendekatan
induktif, peserta didik diberikan kesempatan yang lebih leluasa untuk melakukan observasi,
melakukan eksperimen dan dibimbing oleh guru untuk membangun konsep berdasarkan
pengetahuan yang dimiliki (Rocard, [Link]., 2007).
Pembelajaran berbasis inkuiri memiliki peran penting dalam pendidikan sains (e.g. Blumenfeld et al.,
1991; Linn, Pea, & Songer, 1994; National Research Council, 1996; Rocard et al., 2007). Hal ini
didasarkan pada pengakuan bahwa sains secara esensial didorong oleh pertanyaan, proses yang
terbuka, kerangka berpikir yang dapat dipertanggungjawabkan, dan dapat diprediksi. Oleh karenanya
peserta didik perlu mendapatkan pengalaman personal dalam menerapkan inkuiri saintifik agar aspek
fundamental IPAS ini dapat membudaya dalam dirinya (Linn, Songer, & Eylon, 1996; NRC, 1996).
Menurut Ash (2000) dan diadopsi dari Murdoch (2015), sekurang-kurangnya ada enam keterampilan
inkuiri yang perlu dimiliki peserta didik.
Mengamati
Mengamati sebuah fenomena dan peristiwa merupakan awal dari proses inkuiri yang akan terus
berlanjut ke tahapan berikutnya. Pada saat melakukan pengamatan, peserta didik memperhatikan
fenomena dan peristiwa dengan saksama, mencatat, serta membandingkan informasi yang
dikumpulkan untuk melihat persamaan dan perbedaannya. Pengamatan bisa dilakukan langsung
atau menggunakan instrumen lain seperti kuesioner, wawancara.
Mempertanyakan dan memprediksi
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka
Peserta didik didorong untuk mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang ingin diketahui pada saat
melakukan pengamatan. Pada tahap ini peserta didik juga menghubungkan pengetahuan yang
dimiliki dengan pengetahuan baru yang akan dipelajari sehingga bisa memprediksi apa yang akan
terjadi dengan hukum sebab akibat.
Merencanakan dan melakukan penyelidikan Setelah mempertanyakan dan membuat prediksi
berdasarkan pengetahuan dan informasi yang dimiliki, peserta didik membuat
rencana dan menyusun langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar. Peserta
didik dapat menjawab pertanyaan dan membuktikan prediksi dengan melakukan penyelidikan.
Tahapan ini juga mencakup identifikasi dan inventarisasi faktor-faktor operasional baik internal
maupun eksternal di lapangan yang mendukung dan menghambat
kegiatan. Berdasarkan perencanaan tersebut peserta didik mengambil data dan melakukan
serangkaian tindakan yang dapat digunakan untuk mendapatkan temuan-temuan.
Memproses, menganalisis data dan informasi Peserta didik memilih dan mengorganisasikan
informasi yang diperoleh. Ia menafsirkan informasi yang didapatkan dengan jujur dan
bertanggung jawab. Selanjutnya, menganalisis menggunakan alat dan metode yang tepat, menilai
relevansi informasi yang ditemukan dengan mencantumkan referensi rujukan, serta menyimpulkan
hasil penyelidikan.
Mengevaluasi dan refleksi
Pada tahapan ini peserta didik menilai apakah kegiatan yang dilakukan sesuai dengan tujuan yang
direncanakan atau tidak. Pada akhir siklus ini, peserta didik juga meninjau kembali proses belajar
yang dijalani dan hal-hal yang perlu dipertahankan dan/atau diperbaiki pada masa yang akan datang.
Peserta didik melakukan refleksi tentang bagaimana pengetahuan baru yang dimilikinya dapat
bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar dalam perspektif global untuk masa
depan berkelanjutan.
Mengomunikasikan hasil
Peserta didik melaporkan hasil secara terstruktur melalui lisan atau tulisan, menggunakan bagan,
diagram maupun ilustrasi, serta dikreasikan ke dalam media digital dan non-digital untuk mendukung
penjelasan. Peserta didik lalu mengomunikasikan hasil temuannya dengan mempublikasikan hasil
laporan dalam berbagai media, baik digital dan atau non digital. Pelaporan dapat dilakukan
berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Keterampilan proses tidak selalu merupakan urutan langkah, melainkan suatu siklus yang dinamis
yang dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan dan kemampuan peserta didik.
c. Kompetensi Awal
Peserta didik sudah mengetahui tentang energi
d. Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan dalam dalam Fase ini adalah dimensi Mandiri dan
Gotong Royong.
e. Sarana dan prasarana,
Alat dan Media
HP, jaringan internet
Sumber Belajar:
LKPD, Buku Teks, laman E-learning, E-book, dan lain-lain
f. Target Peserta didik
Peserta didik kelas VI berjumlah 29 orang
g. Model Pembelajaran
Pendekatan Inkuiri dengan sintaks sebagai berikut:
Orientasi
Merumuskan Hipotesis
Eksplorasi
Menganalisis data dan menarik kesimpulan
Mempresentasikan hasil
2. KOMPONEN INTI
a. Tujuan Pembelajaran
• Merancang proyek akhir IPAS yang menarik.
• Melakukan proyek akhir IPAS menggunakan pendekatan inkuiri.
• Mengomunikasikan hasil proyek akhir IPAS kepada orang banyak.
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka
b. Pemahaman Bermakna
• Melibatkan peserta didik pada kegiatan-kegiatan sederhana di rumah.
• Memberi kesempatan pada peserta didik untuk membantu menyelesaikan tantangan sederhana
yang terjadi di keseharian,
• Memberikan ruang pada peserta didik mencari informasi untuk menjawab tantangan yang ada.
c. Pertanyaan Pemantik
Bagaimana kita bisa membuat udara bergerak dan terasa sejuk tanpa menggunakan listrik?
Apa saja benda di sekitar kita yang bisa bergerak tanpa menggunakan baterai atau colokan
listrik?
Bagaimana cara kerja kipas angin listrik? Bisakah kita membuat sesuatu yang serupa tanpa
listrik?
d. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
1) Guru mengucapkan salam dan menyapa peserta didik
2) Guru mengajak peserta didik untuk berdoa bersama dan dipimpin oleh ketua kelas sebelum
mengawali kegiatan pembelajaran.
3) Guru mengajak peserta didik untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya.
4) Guru menanyakan kehadiran peserta didik.
5) Guru memberikan motivasi belajar dan mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari
sebelumnya.
6) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan
hari ini
7) Guru mengingatkan kembali tentang kesepakatan kelas
8) Guru memberikan ice breaking
Kegiatan Inti (50 Menit)
1) Orientasi
Guru mengajukan pertanyaan pemantik
Bagaimana kita bisa membuat udara bergerak dan terasa sejuk tanpa menggunakan
listrik?
Apa saja benda di sekitar kita yang bisa bergerak tanpa menggunakan baterai atau
colokan listrik?
Bagaimana cara kerja kipas angin listrik? Bisakah kita membuat sesuatu yang serupa
tanpa listrik?
2) Merumuskan Hipotesis
Peserta didik menyampaikan dugaan membuat sesuatu yang serupa tanpa listrik
3) Eksplorasi
Peserta didik diberikan berbagai macam bahan sederhana seperti kaleng, karet, botol
plastik bekas, tutup boto, lidi, dll.
Guru memberikan tantangan: "Coba pikirkan bagaimana caranya membuat sesuatu yang
bisa menghasilkan angin hanya dengan menggunakan bahan-bahan ini?"
Peserta didik melakukan brainstorming dan membuat rancangan awal (sketsa sederhana)
ide kipas angin tanpa listrik. Guru berkeliling untuk memfasilitasi.
4) Menganalisis Data dan Menarik Kesimpulan
Guru membimbing siswa dalam menganalisis data, mengidentifikasi pola, dan menarik
kesimpulan.
Siswa mengolah data yang telah dikumpulkan, menganalisisnya, dan menarik kesimpulan
berdasarkan temuan mereka.
Guru memberikan ice breaking
5) Mempresentasikan Hasil
Siswa mempresentasikan temuan mereka kepada teman sekelas, berdiskusi, dan
merefleksikan proses belajar yang telah dilalui.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
1) Didampingi guru, peserta didik melakukan refleksi bersama.
2) Guru menyampaikan materi yang akan dibahas selanjutnya.
3) Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka
Kegiatan Akhir
3. ASESMEN
Asesmen
Asesmen Awal
• Untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan peserta didik, guru memberikan pertanyaan
kepada peserta mengenai materi yang telah dipelajari baik secara lisan maupun tulis.
• Contoh istrumen:
• Apa yang kamu ketahui tentang materi yang telah dipelajari ?
• Pemetaan Penguasaan Kompetensi Peserta didik hasil asesmen awal
Assesmen Sumatif
Asesmen Pengetahuan Teknik Asesmen:
Tes : Tertulis
Non Tes : Observasi
Bentuk Instrumen:
Asesmen tidak tertulis: Daftar pertanyaan
Asesmen tertulis : Jawaban singkat
Rubrik Penilaian
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka
Pengayaan
• Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan tujuan
pembelajaran.
• Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang lebih variatif dengan menambah keluasan dan
kedalaman materi yang mengarah pada high order thinking
• Program pengayaan dilakukan di luar jam belajar efektif.
Remedial
Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dan tujuan pembelajaran
Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan cara/metode yang
berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih memudahkan peserta didik dalam memaknai
dan menguasai materi ajar misalnya lewat diskusi dan permainan.
Program remedial dilakukan di luar jam belajar efektif.
Refleksi Peserta didik
Pertanyaan refleksi Jawaban Refleksi
Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?
Bagian mana dari kegiatan ini yang paling kamu sukai?
Mengapa?
Apa kesulitan yang kamu hadapi saat membuat kipas
angin? Bagaimana kamu mengatasinya?
Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang energi
dan gerakan?
Refleksi Guru
Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan kegiatan pengajaran di kelas,
misalnya:
Apakah kegiatan inkuiri berjalan sesuai rencana?
Bagaimana tingkat keterlibatan peserta didik dalam setiap tahap pembelajaran?
Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
Apa saja kendala yang dihadapi selama pembelajaran?
Bagaimana cara mengatasi kendala tersebut untuk pembelajaran selanjutnya?
UJI PEMAHAMAN
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Tujuan utama membuat kipas angin tanpa listrik adalah untuk menghasilkan...
a. Cahaya b. Panas c. Suara d. Angin
2. Sumber energi utama yang dimanfaatkan dalam pembuatan kipas angin tanpa listrik adalah...
a. Baterai b. Listrik PLN c. Tenaga manusia atau angin alami d. Energi nuklir
3. Berikut ini adalah contoh bahan yang umum digunakan dalam membuat bilah kipas angin
sederhana tanpa listrik, kecuali...
a. Kertas karton b. Plastik tipis c. Logam berat d. Daun lebar
4. Prinsip kerja kipas angin sederhana adalah mengubah energi gerak menjadi...
a. Energi potensial b. Energi kimia c. Energi bunyi d. Energi kinetik (gerakan udara)
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka
5. Bagian utama yang berfungsi menghasilkan gerakan udara pada kipas angin adalah...
a. Pegangan b. Rangka c. Bilah-bilah d. Alas
6. Salah satu kelebihan utama kipas angin tanpa listrik dibandingkan kipas angin listrik adalah...
a. Lebih kuat menghasilkan angin b. Lebih praktis dibawa ke mana-mana c. Tidak memerlukan
biaya energi d. Lebih tahan lama
7. Kekurangan utama kipas angin tanpa listrik adalah...
a. Membutuhkan perawatan rutin b. Tidak ramah lingkungan c. Angin yang dihasilkan kurang kuat
d. Harganya lebih mahal
8. Gagasan untuk membuat kipas angin tanpa listrik dapat dikembangkan dengan memanfaatkan
prinsip kerja...
a. Kompor b. Termometer c. Kincir angin d. Senter
9. Keterampilan yang sangat penting dalam merancang dan membuat kipas angin tanpa listrik
adalah...
a. Membaca dan menulis b. Berhitung cepat c. Kreativitas dan problem solving d. Menghafal
rumus
10. Kegiatan membuat kipas angin tanpa listrik dapat menjadi sarana untuk belajar tentang konsep...
a. Magnetisme b. Gravitasi c. Perpindahan energi d. Reaksi kimia
Mengetahui Bandung, 29 April 2025
Kepala Sekolah Guru Kelas VI
Lilis Marlina, [Link] Triani Agustine, [Link]
Nip.197005052000122002 Nip. 198708212022212013
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka