0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Abstraksi Pemrograman untuk Kelas VII

Diunggah oleh

netriwandestika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Abstraksi Pemrograman untuk Kelas VII

Diunggah oleh

netriwandestika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Nama Guru : Hermanda Lena Sari


Mata Pelajaran : Informatika
Kelas/Semester : VII / Ganjil
Topik : Abstraksi dalam Pemrograman
Alokasi Waktu : 2 × 40 menit

A. Capaian Pembelajaran (CP)


 Peserta didik mampu memahami konsep abstraksi sebagai cara menyederhanakan
masalah, mengidentifikasi contoh abstraksi dalam kehidupan sehari-hari, serta
menerapkannya dalam pemrograman sederhana menggunakan variabel, fungsi, dan
list

B. Profil Pelajar Pancasila


 Bernalar kritis : mampu mengidentifikasi inti masalah dan menyederhanakannya.
 Kreatif : membuat representasi sederhana dengan coding.
 Gotong royong : bekerja sama menyelesaikan studi kasus.
 Mandiri : mengerjakan latihan koding individu.

C. Sarana dan Prasarana


 Komputer/laptop dengan Python atau Scratch.
 Proyektor untuk menampilkan contoh kode.
 LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik).

D. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan, peserta didik mampu:
1. Menjelaskan pengertian abstraksi dalam informatika.
2. Memberi contoh abstraksi dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menyederhanakan program menggunakan variabel, fungsi, dan list.
4. Membuat program sederhana dengan menerapkan abstraksi.

E. Pemahaman Bermakna
 Abstraksi membantu kita menyederhanakan masalah yang kompleks.
 Dalam pemrograman, abstraksi membuat kode lebih singkat, rapi, dan mudah
dipahami.

F. Pertanyaan Pemantik
 Mengapa kita perlu peta saat mencari jalan, padahal bisa melihat foto satelit?
 Mengapa kita membuat “rumus luas persegi” daripada menghitung ulang tiap kali?
 Bagaimana cara komputer menyederhanakan masalah yang rumit?

G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan (10 menit)
 Guru menyapa, doa bersama.
 Apersepsi: Tanya siswa tentang pengalaman pakai aplikasi (misalnya Google Maps,
kalkulator).
 Menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti (60 menit) – Deep Learning Approach
Langkah 1 – Eksplorasi (10 menit)
 Guru menjelaskan konsep abstraksi dengan contoh nyata (peta, simbol, rumus).
 Menunjukkan contoh kode Python tanpa abstraksi (berulang-ulang).
Langkah 2 – Kolaborasi (20 menit)
 Siswa dibagi kelompok.
 Setiap kelompok diberi tugas menyelesaikan petunjuk jalan.
Langkah 3 – Presentasi (15 menit)
 Setiap kelompok mempresentasikan hasil programnya.
 Guru memberi umpan balik.
Langkah 4 – Refleksi Individu (15 menit)
 Siswa membuat program luas bangun datar dengan fungsi (persegi, segitiga,
lingkaran).
 Menuliskan pengalaman: “Bagaimana abstraksi memudahkan coding?”
3. Penutup (10 menit)
 Guru bersama siswa menyimpulkan pelajaran.
 Memberikan apresiasi pada kelompok aktif.
 Menyampaikan tugas lanjutan: mencari contoh abstraksi di aplikasi sehari-hari.

H. Asesmen
 Diagnostik : Tanya jawab awal tentang pengalaman menggunakan aplikasi.
 Formatif : Penilaian hasil kerja kelompok.
 Sumatif : Program individu menghitung luas bangun datar.

I. Pengayaan dan Remedial


 Pengayaan : siswa mencoba membuat program daftar belanja dengan list.
 Remedial : siswa yang kesulitan diberi contoh kode sederhana (variabel dan print).

J. Refleksi
 Guru : mengevaluasi ketercapaian tujuan.
 Siswa : menuliskan satu hal baru yang dipahami dan satu hal yang masih
membingungkan.

Anda mungkin juga menyukai