0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan29 halaman

Rencana Kerja BUM Desa Artha Dinar 2021

Diunggah oleh

Afrizar Alputra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan29 halaman

Rencana Kerja BUM Desa Artha Dinar 2021

Diunggah oleh

Afrizar Alputra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

-1-

RENCANA PROGRAM KERJA


BUM DESA ARTHA DINAR
SUNGAI BAWANG

DESA SUNGAI BAWANG


KECAMATAN SINGINGI
KAB. KUANTAN SINGINGI
RIAU

TAHUN 2021
-2-

LEMBAR PENGESAHAN

RENCANA PROGRAM KERJA


BADAN USAHA MILIK DESA (BUM DESA) ARTHA DINAR SUNGAI BAWANG

Rencana Program Kerja Badan Usaha Milik Desa (BUM DESA) Artha Dinar
Sungai Bawang ini telah disetujui dan disahkan dalam Musyawarah Desa yang
dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2021.
-3-

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN RENCANA PROGRAM KERJA


BAB I PROFIL BUM DESA
A. Visi Misi
B. Struktur organisasi dan daftar SDM
C. Kepemilikan Modal
1. Penyertaan Modal Awal
2. Penyertaan Modal Desa
3. Penyertaan Modal Masyarakat
BAB IIEVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA
A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
4. Kondisi Keuangan
B. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
2. Potensi
3. Peluang
4. Prospek Usaha
BAB III RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
B. Strategi dan Kebijakan
C. Rencana Kerja
1. Matrik Rencana Kerja
2. Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
3. Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang
4. Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
5. Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
6. Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang
7. Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang
BAB IV INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL
BAB V RENCANA KERJA SAMA
A. Rencana Kerja Sama Usaha
B. Rencana Kerja Sama Nonusaha
BAB VI RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN
-4-

BAB I
PROFIL BUM DESA

A. VISI MISI
1. VISI

“Mewujudkan ketahanan ekonomi desa dan mewujudkan kesejahteraan


masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi dan pelayanan sosial”.
2. MISI

BUM Desa Artha Dinar Sungai Bawang memiliki fungsi sebagai berikut :
1. Mengembangkan BUM Desa sebagai lokomotif kegiatan perekonomian
dan pemberdayaan masyarakat desa untuk menigkatkan kesejahteraan
masyarakat Desa Sungai Bawang dalam mewujudkan kemandirian
dalam segala bidang.
2. Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Sungai Bawang untuk
meningkatkan pembangguan dan penigkatan pelayanan masyarakat
Desa Sungai Bawang.
3. Menggali dan memberdayakan potensi desa untuk di dayagunakan
dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
4. Meningkatkan ketahanan ekonomi dengan menggalakkan usaha
ekonomi kerakyatan melalui program strategis di bidang produksi
pertanian, pemasaran, koperasi, usaha kecil dan menengah, serta
pariwisata.
5. Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa.
6. Mewujudkan penggunaan teknologi tepat guna untuk meningkatkan
kegiatan ekonomi masyarakat.
7. Memperkuat kelembaggan dan memperluas jaringan kerja melalui
kerjasama baik secara internal maupun eksternal desa dengan berbagi
potensi masyarakat dan berbagai pihak serta bersinergi dengan lembaga-
lembaga pemerintah guna memperkokoh perekonomian Desa Sungai
Bawang.
-5-

B. STRUKTUR ORGANISASI DAN DAFTAR SDM


1. STRUKTUR ORGANISASI

MUSYAWARAH

PENGAWAS PENASEHAT

DIREKTUR

SEKRETARIS BENDAHARA

KEPALA TATA KOORDINATOR


USAHA KEGIATAN USAHA

2. DAFTAR SDM BUM DESA

No Nama Jabatan
1 Sapto Widodo, [Link] Penasihat
2 Siswanto Ketua/Anggota Pengawas
3 Achmad Jusup Junaidi, S.E, Anggota Pengawas
[Link]
4 Sriyono Anggota Pengawas
5 Slamet Sutrisno Direktur
6 Diana, [Link] Sekretaris
7 Lina Kuswati Bendahara
8 Widhiana Kusuma Wardhani, Kepala Tata Usaha
[Link]
9 Andriyawandi, S.E Koordinator Kegiatan Usaha

C. KEPEMILIKAN MODAL
Hingga Desember 2020 modal BUM Desa 100% merupakan modal penyertaan
desa dan modal yang berasal dari Bankeu Provinsi.
1) Penyertaan Modal Awal
Modal awal pendirian BUMDes Artha Dinar adalah sebesar 453.000.000 rupiah
yang berasal dari modal penyertaan Dana Desa sebesar 300.000.000 rupiah
dan Bankeu Provinsi 153.000.000 rupiah, segaimana ditetapkan
-6-

dalam Peraturan Desa Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyertaan Modal


Pemerintah Desa Sungai Bawang Pada Badan Usaha Milik Desa Sungai
Bawang.
2) Penyertaan Modal Desa
Penyertaan Modal Desa adalah Sebesar Rp. 300.000.000 (Tiga Ratus Juta
Rupiah)
3) Penyertaan Modal Masyarakat
Hingga Desember tahun 2020 belum ada penyertaan modal dari
masyarakat desa.
4) Bantuan Pemerintah Provinsi
Pada awal pendirian BUM Desa juga mendapatkan bantuan Keuangan
dari Provinsi Sebesar Rp. 153.000.000,-. Kemudian pada tahun 2020
kembali mendapatkan Bankeu sebesar Rp. 57.000.000,-.
5) Bagian dari Laba Usaha BUM Desa Tahun 2020.
Penambahan modal yang merupakan Laba Usaha BUM Desa tahun
sebelumnya adalah sebesar 2.273.872 rupiah.
-7-

BAB II
EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA

A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
Desa sebenarnya tidak miskin potensi tetapi persoalan utama adalah
sumber daya manusia. Pengelola BUM Desa butuh orng-orang yang kreatif
agar produknya di terima masyarakat. Modal bukan menjadi persoalan
dalam pengelolaan BUM Desa, namun dana dan sarana menjadi percuma
jika pengelolanya tidak kreatif dan tidak memahami bisnis. Dalam
mengelola BUM Desa persoalan utama adalah menyatukan visi misi antara
pengelola, pemerintah desa, dan masyarakat. Karena keberadaan BUM
Desa sangat tergantung perhatian dari pemerintah desa.
Jika ditilik kembali tujuan dari pendirian BUM Desa salah satunya
adalah untuk membuka lapangan kerja. Oleh karena itu pengelolaan BUM
Desa baiknya diutamakan diserahkan kepada masyarakat desa yang belum
memiliki pekerjaan tetap dengan tetap memperhatikan kualitas dari calon
pengelola tersebut beserta persyaratan lainnya sesuai yang ditetapkan
dalam
AD/ART BUM Desa.
BUM Desa Artha Dinar Sungai Bawang mempunyai titik kelemahan
dalam hal manajemen. Pelaksana operasional harus memiliki wawasan
atau pengetahuan mengenai desa dari berbagai aspek, seperti geografis,
budaya,sosial ekonomi dan potensi wilayah. Pelaksana operasional juga
harus memiliki jaringan dan hubungan baik dengan stackholder.
Untuk mengatasi kelemahan tersebut dibutuhkan Bimtek tentang
manajemen usaha, manajemen SDM dan Keuangan, agar pengelola mampu
mengelola BUM Desa dengan lebih baik lagi.
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
a. Unit Usaha Kios Pupuk
Unit usaha kios pupuk adalah unit usaha yang pertama kali dibentuk
oleh BUM Desa Artha Dinar Sungai Bawang yang dilatar belakangi oleh
kondisi perekonomian masyarakat desa yang sebagian besar bekerja
sebagai petani dan pekebun.
Sehingga pupuk menjadi kebutuhan pokok para petani.
Jumlah modal awal : Rp. 300.000.000
Omset Penjualan / Desember 2020 : Rp. 447.599.667
-8-

b. Unit Usaha Dagang


Meliputi Alat Tulis Kantor, Pecah Belah, dan Material Bangunan.
Didirikan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat Desa Sungai
Bawang pada khususnya.
Jumlah Modal awal : Rp. 86.000.000
Omset Penjualan : Rp. 479.214.930
c. Unit Usaha Keuangan Mikro
BUM Desa mendirikan unit usaha Keuangan Mikro, Termasuk
didalamnya adalah usaha BRilink dan PPOB guna memudahkan
masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan dan pembayaran
secara digital. Sebelumnya untuk melakukan penyetoran dan penarikan
uang dari bank, masyarakat harus ke desa tetangga, karena tidak
adanya bank di Desa Sungai Bawang.
Jumlah modal awal : Rp. 4.000.000
Omset : Rp. 22.326.525
d. Unit Usaha Simpan Pinjam
Dengan adanya unit simpan pinjam, bisa menjadi wadah masyarakat
untuk menyimpan uang tanpa harus mengantri di bank, proses
penarikan dan penyetoranpun lebih mudah.
Selain itu dengan memberikan pinjaman/kredit konsumtif maupun
kredit usaha diharapkan masyarakat bisa mengakses permodalan usaha
dan lepas dari pinjaman dari rentenir yang suku bunganya sangat tinggi.
Total Simpanan : Rp. 73.514.675
Total Pinjaman : Rp. 36.526.000
e. Unit Usaha Layanan Internet Desa
Unit Layanan Internet Desa di bangun dengan sebagai salah satu usaha
social dimaksudkan untuk menyediakan akses internet yang lebih
terjangkau bagi masyarakat desa. Dengan demikian masyarakat dapat
mengakses informasi secara online dengan tujuan untuk meningkatkan
sumber perekonomian masyarakat.
Jumlah Modal : Rp. 45.000.000
Omset : Rp. 12.955.000
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
a. Kerjasama dalam Bidang Pelayanan Keuangan Mikro
sejak Triwulan kedua tahun 2020 BUM Desa Artha Dinar telah
melakukan kerjasama dengan Bank BRI dalam hal pelayanan keuangan
mikro melalui Brilink.
Latar belakang dilakukannya Kerjasama ini karena di Desa Sungai
-9-

Bawang belum ada Bank, sedangkan kebutuhan transaksi keuangan


melalui bank, baik itu transfer, penarikan tunai sangat tinggi. Bank
terdekat berjarak sekitar 4 km dari Desa Sungai Bawang.
Sejak pertama dibuka transaksi melalui Brilink di BUM Desa Artha
Dinar mencapai 200 transaksi per bulan.
b. Kerjasama dalam bidang penyediaan internet desa.
BUM Desa Artha Dinar Sungai Bawang telah bekerjasama dengan Pihak
Ketiga untuk penyediaan internet desa. Diharapkan untuk tahun –
tahun berikutnya Kerjasama ini akan semakin meningkat, dan layanan
internet desa semakin bagus.
Kerjasama dalam bidang layanan internet desa ini di evaluasi secara
berkala. Jika dikemudian hari dirasa tidak menguntungkan maka
Kerjasama dapat ditinjau ulang.
4. Kondisi Keuangan
Kondisi Keuangan BUM Desa Artha Dinar Sungai Bawang pada akhir
Tahun 2020 berdasarkan Neraca Laporan Keuangan Desember
2020 maka di dapat jumlah sbb:

AKTIVA (LANCAR) KEWAJIBAN


Kas Pupuk 15.932.500 Hutang Dagang 51.418.065
Barang toko
Kas Toko 30.144.904 Hutang Dagang 0
Barang Pupuk
Bank Riau 60.000.000 Hutang 2.604.000
Peralatan wifi
Brilink 8.151.746 Bunga (361.551)
Tabungan
BRI Bumdes 4.298.658
Artha Dinar

Payfaaz 111.456
Pulsa 9.411
Kas Wifi 0
Gerai 6.418.000
Minuman
Piutang 107.877.167
Dagang
Kredit 21.725.359
- 10 -

Elektronik
Persediaan 82.558.833
Pupuk
Persediaan 140.609.037
Toko
DO Abu putih 32.717.500
TOTAL 52.5174.601 TOTAL 53.660.514

AKTIVA (TETAP) EKUITAS (MODAL)


Bangunan 33.182.950 Modal 510.000.000

Peralatan Toko 19.239.000 Tabungan 73.514.675


Nasabah
Kendaraan 0 Laba (Rugi) 11.369.362
Bersih
Peralatan Wifi 70.948.000
TOTAL 123.369.950 TOTAL 594.884.037

Total Aktiva 648.544.551 Total Ekuitas 648.544.551


Dan Kewajiban

B. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
Strategi Menghadapi
No. Tantangan Usaha Kondisi Harapan
Tantangan
1 Sumber Daya Manusia SDM yang memiliki Mengadakan pelatihan,
kompetensi yang bimtek dan studi
memadai banding.
2 Persaingan Produk BUM Desa Melakukan inovasi
Memiliki daya saing secara terus menerus
yang tinggi terhadap produk
yang dihasilkan, dan
metode-metode
- 11 -

pemasaran yang sesuai


dengan sperkembangan
zaman.
3 Ketidakpastian Kondisi Unit Usaha BUM Desa Memiliki rencana
ekonomi dapat berjalan dengan jangka Panjang untuk
baik dalam kondisi semua unit usaha.
ekonomi apapun
4 Pengelolaan keuangan Pengelolaan keuangan Meningkatkan
yang transparan, kompetensi pengelola
akuntabel dan dan membuat sistem
profesional keuangan yang baik
5 Perencanaan Produk dan jasa yang Promosi produk
Pemasaran dihasilkan tidak hanya
untuk konsumsi lokal
tapi juga dapat
menjangkau daerah
sekitar dan luar daerah
6. Permodalan Mendapatkan Bekerjasama dengan
tambahan permodalan investor atau
untuk meningkatkan masyarakat yang
usaha bersedia menanamkan
modal di BUM Desa.
7. Daya Beli Meningkatkan minat Promosi Produk
beli masyarakat

Untuk menghadapi tantangan – tantangan yang timbul dalam dunia usaha,


maka dibutuhkan SDM yang memadai, perencanaan jangka Panjang, dan
inovasi – inovasi yang sesuai dengan perkembangan dunia usaha sehingga
BUM Desa Artha Dinar Sungai Bawang mampu bersaing dengan badan
usaha atau perusahaan – perusahaan lain.

2. Potensi
No Potensi Kondisi Harapan Strategi Memanfaatkan
Potensi
1 Industri Kecil UMKM berjalan dengan Membuka sentra
baik dan memiliki UMKM untuk pusat
wadah untuk pemasaran produk,
pemasaran produk dan menyediakan
- 12 -

kebutuhan bahan baku


yang dibutuhkan.
2 Wisata Desa Memiliki setidaknya Pemetaan lokasi
satu jenis wisata strategis, dan
pembangunan tempat
wisata sesuai dengan
kondisi desa.
3 Peternakan & Desa sungai bawang Membantu permodalan
Perikanan mampu memenuhi untuk pelaku
kebutuhan akan peternakan dan
sumber protein seperti perikanan,
daging sapi, ayam, menyediakan pakan
telur dan ikan. dan menyalurkan hasil
peternakan dan
perikanan
4 Pertanian Kebutuhan akan sayur Membantu permodalan
mayur dan buah – untuk petani,
buahan bisa terpenuhi menyediakan bibit
unggul, pupuk dan
kebutuhan pertanian
lainnya.
5 Perkebunan Menjadi penampung Bekerjasama dengan
hasil perkebunan petani pekebun.
masyarakat Desa
Sungai Bawang

Potensi yang dimiliki oleh Desa Sungai Bawang harus dapat dimanfaatkan
secara maksimal agar dapat menjadi tumpuan ekonomi masyarakat serta
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Bawang.

3. Peluang

No Peluang Kondisi Harapan Strategi


Memanfaatkan
Peluang
1 Pembelian Buah sawit Menjadi perantara Bekerjasama dengan
masyarakat pemilik lahan
2 Penyediaan air Tersedianya air bersih Mengelola sumber daya
bersih/air kemasan untuk warga air menjadi air bersih
- 13 -

atau kemasan.
3 Usaha Kuliner Menjadi salah satu Bekerjasama dengan
sentra kuliner pedagang kuliner dan
menyediakan tempat
sebagai pusat kuliner
desa.
4 Penyewaan Ruko Pendapatan Tetap dari Melobi
penyewaan ruko pedagang/pengusaha
yang belum memiliki
tempat usaha.
5. Penyewaan mainan Memberikan sarana menyediakan
anak – anak hiburan dan belajar kebutuhan untuk
sambil bermain untuk hiburan masyarakat,
masyarakat desa dan bekerjasama
sungai bawang dengan badut dan
band lokal,
mengadakan acara seni
budaya setiap bulan
untuk menarik dan
menghidupkan
kreativitas masyarakat.

Peluang yang ada jika dimanfaat dengan sebaik-baiknya akan menambah


sumber pendapatan BUM Desa yang cukup besar. Sebagaimana kita
ketahui bahwa sesbagian besar masyarakat sungai bawang adalah petani
/ pekebun kelapa sawit. Sehingga dapat meningkatkan sumber PAD dan
kesejahteraan masyarakat desa.

4. Prospek Usaha

Strategi
No. Prospek Usaha Kondisi Harapan Memanfaatkan
Prospek Usaha
1 Perdagangan Meningkatkan Pemanfaatan
keuntungan SDM/SDA
2 Jasa Meningkatkan Pemanfaatan SDA
keuntungan
3 Sentra Industri Kecil Memfasilitasi Kerjasama dengan
pelaku UMKM pelaku UMKM
- 14 -

4 Pengolahan hasil Memiliki Produk Pemanfaatan SDA


Unggulan
pertanian, perikanan, dan
peternakan, serta
perkebunan

Usaha di bidang perdagangan, industri kecil, pengolahan dan jasa ini


diharapkan dapat memperoleh keuntungan yang bagus. Adapun strategi
yang ditempuh yaitu dengan pemanfaatan SDA (Sumber Daya Alam) dan
SDM (Sumber Daya Manusia).
- 15 -

BAB III
RENCANA KERJA
A. Sasaran BUM Desa

Sasaran perusahaan secara garis besar adalah menjadikan BUM Desa


Artha Dinar Sungai Bawang sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki
kredibilitas tinggi dengan dukungan modal, sumber daya manusia dan budaya
perusahaan yang kokoh.
Disamping itu juga melakukan optimalisasi sumber daya yang dimiliki agar
BUM Desa memberikan kepuasan kepada semua stakeholder. (deskripsi bisa
disesuaikan dengan sasaran dan target yang diharapkan)
Sasaran Kinerja/Absolut target Tahun 2022 sesuai sesuai dengan hasil
Musyawarah Desa Tanggal Dua Puluh Tiga Bulan Juli Tahun Dua Ribu Dua
Puluh satu :
Total Aset : 800.000.000 Juta
Total Ekuitas : 750.000.000 Juta
Laba Bersih Tahun Berjalan : 100.000.000 Juta
Capital Expenditure : 650.000.000 Juta
Kontribusi terhadap PADes : 25.000.000 Juta

B. Strategi dan Kebijakan


1. Strategi
Untuk meningkatkan hasil usaha BUM Desa dan perekonomian Desa
Sungai Bawang, akan ditempuh Langkah – Langkah sebagai berikut :
a. Menyusun potensi prioritas yang nantinya akan dikembangkan sebagai
unit usaha baru.
b. Melakukan Kerjasama dengan pihak ketiga.
c. Meningkatkan / memaksimalkan Unit – unit usaha yang ada.
2. Kebijakan
Adapun kebijakan yang akan dilakukan di masa yang akan datang yaitu :
1. Meningkatkan kerjasama dengan pihak ketiga, demi terciptanya
kemandirian ekonomi di Desa Sungai Bawang sehingga kesejahteraan
masyarakat meningkat.
2. Melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan guna membantu
kesejahteraan masyarakat.
3. Menghidupkan Industri Mikro, Kecil dan Menengah di Desa Sungai
Bawang sebagai salah satu pondasi ketahanan ekonomi desa.
4. Menggali potensi - potensi desa yang bisa dikembangkan.
5. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola BUM Desa dalam
- 16 -

upaya untuk meningkatkan pengelolaan BUM Desa yang lebih baik.


6. Menciptakan lapangan kerja untuk Masyarakat Desa Sungai Bawang.
7. Berkolaborasi dengan lembaga pemerintahan dan ekonomi di Desa
Sungai Bawang dalam menjalankan dan mengembangkan potensi desa,
sehingga semua lembaga pemerintahan dan ekonomi di Desa Sungai
Bawang ikut andil dalam memajukan ekonomi desa.

C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
Alokasi Indikator Waktu
No Program/Kegiatan Sumber Output
Anggaran (Rp.) Keberhasilan Pelaksanaan
Modal 100% Jan-Des
[Link] Pupuk 200.000.000
2021
Modal 100% Jan-Des
[Link] Dagang 150.000.000
2021
Keuangan Mikro & Modal 100% Jan-Des
3. 30.000.000
PPOB 2021
Modal 100% Jan-Des
[Link] Internet Desa 5.000.000
2021
Modal Tersedianya 100% November 2021
[Link] 55.000.000 kendaraan
operasional
Modal 100% Jan-Des
[Link] 5.000.000
2021
BankeuPenyewaan 100% Jan-Des
[Link] 57.000.000
ruko 2021

b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang

RKAP tahun
RKAP Terakhir
mendatang
Uraian %
Jumlah % Jumlah %
1 2 3 4 5 6=2:4
Penjualan
Beban Pokok Penjualan Laba 1,300,000,000 1,060,029,383
Bruto 985,162,571
1,200,000,000

100,000,000 74,866,812 134%


Beban Usaha
Beban Administrasi dan
Umum
Beban Penjualan 40,000,000 37,048,040
25,000,000 21,001,410

Jumlah Beban 65,000,000 58,049,450


Usaha 35,000,000 16,817,362 208%
Laba (Rugi)
Usaha -5,500,000
-5,448,000
Pendapatan (Beban) Lain-lain :
Pendapatan (Beban) Lain-lain 29,500,000 11,369,362 259%
Beban Bunga
Laba (Rugi) Konsolidasi Sebelum Pajak
1,475,000
Pendapatan/Beban Pajak Penghasilan 568,468
- 17 -

Tahun Berjalan
Tangguhan 28,025,000
10,800,894
Laba Setelah Pajak
Pendapatan Konprehensif
Lain
Laba (Rugi) Konprehensif Setelah Pajak 28,025,000 10,800,894 259%

c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang


RKAP Tahun RKAP
Uraian Mendatang Terakhir %
1 2 3 4=2:3
A. Beban Langsung Order
1. Biaya Bahan 500,000,000 450,000,000
2. Biaya Subkontraktor
3. Baiaya Transport & Packing
4. Biaya Sewa Alat
5. Biaya Operasional Lainnya 6,790,341
8,000,000

Sub Total A 508,000,000 456,790,341 111%


B. Beban Tetap Produksi
1. Biaya Gaji/ Upah Langsung 25,000,000 15,250,000
2. Biaya Pabrik Tidak Langsung

Sub Total B 25,000,000 15,250,000 164%

Total : 533,000,000 472,040,341 113%

d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang


RKAP Tahun
Uraian RKAP Terakhir %
Mendatang
1 2 3 4=2-3
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 65.000.000 46.077.404
Piutang Usaha
Piutang Pajak
Piutang jangka pendek
lainnya 480.000.000 479.097.197
Persediaan
Pembayaran Uang Muka
Jumlah Aset Lancar 545.000.000 525.174.601 103,8%
Aset Tidak Lancar
Penyertaan 123,369,950 123,369,950
Aset Tetap
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain – lain
Jumlah Aset Tidak Lancar 123,369,950 123,369,950 100%
Jumlah Aset 668,369,950 648,544,551 103.1%
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 40,000,000 54,022,065
Utang Bank / Pihak ketiga
- 18 -

Utang Bunga
Utang Pajak
Uang Muka Pemesanan
Beban yang masih harus 7,805,275 -361,551
dibayar
Utang lain-lain
Jumlah Liabilitas jangka 47,805,275 53,660,514 89.1%
pendek
Liabilitas jangka Panjang
Utang Jangka Panjang
Kewajiban Imbalan Kerja
Kewajiban Pajak Tangguhan
Jumlah Liabilitas Jangka - - -
Panjang
Jumlah Liabilitas 47,805,275 53,660,514 89.1%
EKUITAS
Modal dasar 583,514,675 583,514,675
Penyertaan modal pemerintah
Cadangan likuidasi
Modal hibah
Saldo deficit 37,050,000 11,369,362
Jumlah Ekuitas 620,564,675 594,884,037 104.3%
Jumlah Liabilitas Dan Ekuitas 668,369,950 648,544,551 103.1%

e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang


RKAP Tahun
Uraian RKAP Terakhir %
Mendatang
1 2 3 4=2:3
SALDO AWAL KAS DAN SETARA 41,369,362 30,000,000 137.9%
KAS
A. AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan
1. Piutang 100,000,000 74,866,812
2. Lainnya -5,500,000 -5,448,000
3. Pendapatan Lain – lain
Sub Total Penerimaan 135,869,362 99,418,812 136.66%
Pengeluaran
1. Biaya langsung order 65,000,000 58,049,450
2. Gaji dan Upah
3. Biaya Tetap & Lainnya
4. Biaya Bunga
5. Pajak
Sub Total Pengeluaran 65,000,000 58,049,450
Surplus (Defisit) operasional 29,500,000 11,369,362 259.5%
B. AKTIVITAS INVESTASI
- 19 -

Penerimaan 0 0 0%
1. Optimalisasi Aset Tetap
Pengeluaran
2. Investasi asset tetap
3. Investasi asset tak
berwujud
Surplus (Defisit) Investasi 0 0 0%
AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan 0 0 0%
1. PMN – Equity
2. Pihak ketiga/Perbankan
3. Lainnya
Sub total penerimaan 0 0 0%
Pengeluaran
1. Utang Pajak 0 0 0%
2. Pemberhentian karyawan 0 0 0%
3. Utang Usaha 0 0 0%
4. Pihak Ketiga/Perbankan 0 0 0%
5. Beban Lain – lain 0 0 0%
Sub total pengeluaran 0% 0% 0%
Surplus (defisit) Pendanaan - - -
Surplus (defisit) Perusahaan 29,500,000 11,369,362 259.5%
SALDO AKHIR KAS & SETARA 70,869,362 41,369,362 171.3%
KAS

f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang


RENCANA INVESTASI TAHUN 2022
RKAP Tahun
Uraian RKAP Terakhir %
Mendatang
1 2 3 4=2:3
ASET TETAP BERWUJUD
1. Tanah 0 0 0%
2. Gedung dan perlengkapan 0 0 0%
3. Mesin dan peralatan 15,000,000 123,369,950 12.16%
4. Kendaraan 55,000,000 0 100%
5. Peralatan Kantor 20,000,000 0 100%
Jumlah Asset Tetap Berwujud 90.000.000 123.369.950 72.95%
ASET TIDAK BERWUJUD
1. Software 5.000.000 0 100%
2. Lisensi / sertifikat 1.500.000 0 100%
3. Training 10.000.000 0 100%
Jumlah Aset Tidak Berwujud 16.500.000 0 100%
Total 106.500.000 123,369,950 86.33%
- 20 -

PROYEKSI SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA TAHUN 2022


RKAP Tahun
Uraian RKAP Terakhir %
Mendatang
1 2 3 4=2:3
ASET TETAP BERWUJUD
1. Laba (Rugi) setelah pajak 28,025,000 10,800,894 259.5%
2. Penyusutan & amortisasi
3. Tambahan asset lain –
lain
Sub Total Sumber Dana 28,025,000 10,800,894 259.5%
PENGGUNAAN DANA
1. Investasi asset tetap 0 0 0%
2. Investasi asset tidak 0 0 0%
berwujud
3. Investasi asset lain – lain 0 0 0%
Sub Total Penggunaan Dana 0 0 0%
Penambahan (pengurangan) 28,025,000 10,800,894 259.5%
modal kerja

g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang


RKAP TAHUN
URAIAN TERTINGGI RKAP TERAKHIR
MENDATANG
ASPEK KEUANGAN
A. LABA RUGI
1. ROE (%) 4.8 5% 4.8 5% 1.85 2%
2. ROI (%) 4.19 4% 4.19 4% 1.67 2%
3. TMS / TA (%) 89.97 90% 87.30 87% 89.9 90%
SUB TOTAL A 98.96 99% 96,29 96% 93,49 94%
B. PERPUTARAN
1. PERPUTARAN 1,945 2% 1.945 2% 1.634 2%
TOTAL ASET (%) 11 11% 11 11% 10 10%
2. RASIO LANCAR (%) 1 1% 1 1% 1 1%
3. RASIO KAS (%) 3 3% 3 3% 2 2%
4. PERIODE 1,02 1% 1.15 1% 1.02 1%
PENARIKAN (HARI)
5. PERPUTARAN
PERSEDIAAN (HARI)
SUB TOTAL B 17,97 18% 18,095 18% 15,654 16%
SUB TOTAL (A+B) 116,93 117% 114,385 114% 109,144 110%
ASPEK OPERASIONAL
1. PENINGKATAN 7 7% 7 7% 2,343 2%
PERMINTAAN (%)
2. PERSENTASE
KAPASITAS PRODUKSI 7 7% 7 7% 2,343 2%
(%)
3. PERTUMBUHAN
PENDAPATAN DAN
JUMLAH PRODUK
TERJUAL (%)
TOTAL 14 14% 14 14% 4,686 4%
- 21 -

ASPEK ADMINISTRASI
1. LAPORAN 0,08 0,08% 0,08 0,08% 0,03 0,03%
PERHITUNGAN
TAHUNAN 0,05 0,05% 0,05 0,05% 0,02 0,02%
2. RANCANGAN RKAP 0,05 0,05% 0,05 0,05% 0,02 0,02%
3. LAPORAN PERIODIK
4. KINERJA PKBL 0,05 0,05% 0,05 0,05% 0,01 0,01%
- EFEKTIFITAS 0,02 0,02% 0,02 0,02% 0,01 0,01%
PENYALURAN
- TINGKAT
KOLEKTIBILITAS
TOTAL 0,25 0,25% 0,25 0,25% 0,09 0,09%
TOTAL SKOR 131,18 131,18% 131,18 131,18% 113,83 113,83%
TINGKAT KESEHATAN
PERUSAHAAN
- 22 -

BAB IV
INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL
Berikut Rancangan Rencana Program Kerja/ Rencana Program Kerja secara
terperinci:
RKAP Tahun RKAP Terakhir
NO INDIKATOR KPI FORMULA Mendatang

SATUAN
TARGET BOBO

CAPAIAN

NILAI
T (%)
(NILAI
)
A. KEUANGAN & PASAR 22.0 22.7
1 Pertumbuhan Penjualan th berjalan x 2,4232306 2,5 1,0947928 1,1
Pendapatan dan % 100 % Penjualan th 62 169
Jumlah sebelumnya
Produk Terjual
2 Pertumbuhan % Penjualan th berjalan x 1,2078909 1,2 0,9291469 1
aset 100 % 976 212
Penjualan th
sebelumnya
3 DST.
B. FOKUS PELANGGAN 22.0 18.6
4 Loyalitas % Jumlah pelanggan yang 2,4232306 2,5 1,0947928 1,1
Pelanggan sama dg thn sblmnya x 62 169
100% Jumlah
pelanggan thn sblmnya
5 Meningkatka % Pesanan Masuk th 1,2078909 1,2 0,9291469 1
n Pesanan berjalan x 100% 976 212
Pesanan Masuk th
sebelumnya
6 DST.
C. FOKUS EFEKTIFITAS PRODUK DAN PROSES 18.0 12.0
7 Investasi % Realisasi Program 0 0 0 0
Investasi th berjalan x
100% Rencana Program
Investasi th berjalan
8 Tingkat Total Penjualan x
Pemenuhan % 100% Total Order
Pesanan Masuk
9 DST.
D. FOKUS TENAGA KERJA 15.0 6.0
10 Peningkatan Realisasi jml karyawan 0 0 0 0
- 23 -

Kompetensi % memperoleh sertifikasi


Pegawai x 100% Rencana jml
karyawan memperoleh
sertifikasi
11 Produktifitas % Laba Kotor x 100 %
Usaha Biaya Usaha (tidak
termasuk beban bunga)
12 DST.

E. KEPEMIMPINAN, TATA KELOLA & TANGGUNG JAWAB 15.0 11.3


KEMASYARAKATAN
13 Penyampaian Jumlah Laporan yang 1 1 1 1
Laporan % disampaikan kepada
Elektronik Pemerintah Desa &
(Portal BUM Tepat waktu x 100%
Desa) Total Laporan yang
disampaikan
14 DST.
F. AGEN PEMBANGUNAN 10.0 19.6
16 Tenaga Kerja % Realisasi jml tenaga 0 0 0 0
Lokal untuk kerja lokal proyek di
Proyek di daerah x 100% Total
Daerah tenaga kerja proyek di
daerah
17 TKDN Produk % Total Pengadaan 0 0 0 0
/ KPI Barang Lokal x 100%
Outcome Total Pengadaan
Barang Lokal dan
Import
18 DST.
- 24 -

BAB V
RENCANA KERJA SAMA

A. Rencana Kerjasama Usaha


Kerjasama usaha yang akan dijalankan oleh BUM Desa artha Dinar
Sungai Bawang yaitu BRILink.

1. Pihak – Pihak
Pihak BUM Desa BRI
Kewajiban Mengelola Produk dan Menyediakan Produk dan
layanan BRILink Pelayanan BRILink
Hak Menerima keuntungan dari Menerima keuntungan
pembagian Fee BRILink dari pembagian Fee
BRILink

2. Sumber Daya yang dikerjasamakan


Kedudukan Peruntukan
Sumber
Lokasi Hukum/kepemilika dalam
Daya
n/penguasaan kerjasama
Transaksi BUM Desa Agen (alat Milik BRI Menjalankan
Perbankan Artha Dinar dan Modal Milik transaksi
Sungai Brilink) keuangan dan
Bawang perbankan

3. Besaran Investasi
Pihak yang
No. Kebutuhan Biaya Peruntukan Menanggung
Biaya
1. Rp. 3.000.000 Saldo kegiatan BUM Desa Artha
Transaksi Dinar Sungai
Bawang

4. Bentuk Kerja Sama


• Agen Layanan Transaksi perbankan melalui BRILink
5. Proyeksi Keuangan dan Pembagian Hasil Usaha
Dari hasil kerjasama ini BUM Desa dan Pihak BRI akan mendapatkan
pembagian fee dari transaksi yang dilakukan melalui BRILink BUM
Desa Artha Dinar Sungai Bawang.
- 25 -

BAB VI
RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN

A. Usaha/Barang/Jasa yang Akan Dikembangkan


Usaha yang akan dikembangkan yaitu di bidang perdagangan dan jasa
meliputi Usaha Kios Pupuk, Usaha Perdagangan, Simpan Pinjam, Keuangan
Mikro, dan Layanan Internet Desa.

B. Kebutuhan dari Usaha/Barang/Jasa

1. Kios Pupuk
No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total
1. Gudang 1 unit 14.000.000 14.000.000
2. Pupuk Kimia 200 sak 450.000 90.000.000
3 Pupuk Abu 20 ton 1.150.000 23.000.000
4. Saprodi 200 lt 90.000 18.000.000
5 Kendaraan operasional 1 unit 55.000.000 55.000.000
Total 200.000.000

2. Usaha Dagang
No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total
1. Material Bangunan
a. Semen 250 sak Rp. 63.000 Rp. 15.750.000
b. Besi 200 batang Rp. 60.000 Rp. 12.000.000
c. Pipa 50 batang Rp. 138.000 Rp. 6.900.000
d. Kayu 10 kubik Rp. 1.700.000 Rp. 17.000.000
e. Selang 10 ball Rp. 650.000 Rp. 6.500.000
f. Cat 50 pail Rp. 250.000 Rp. 12.500.000
g. Plamir 25 pail Rp. 280.000 Rp. 7.000.000
h. Keramik 200 kotak Rp. 50.000 Rp. 10.000.000
i. Seng 10 kodi Rp. 1.350.000 Rp. 13.500.000
j. Triplek 50 lembar Rp. 65.000 Rp. 3.250.000
k. GRC 50 lembar Rp. 61.000 Rp. 3.050.000
l. Tong Air 25 pcs Rp. 480.000 Rp. 12.000.000
m. Kuas 50 kotak Rp. 144.000 Rp. 7.200.000
n. Engsel 100 pcs Rp. 25.000 Rp. 2.500.000
2. Alat Tulis Kantor
a. Buku Tulis 48 lusin Rp. 36.000 Rp. 1.728.000
- 26 -

b. Kertas HVS 30 rim Rp. 36.000 Rp. 1.080.000


c. Pena 50 lusin Rp. 19.000 Rp. 950.000
d. Pensil Warna 12 pack Rp. 138.000 Rp. 1.656.000
e. Stabillo 2 pack Rp. 23.000 Rp. 46.000
f. gunting 3 lusin Rp. 47.000 Rp. 141.000
g. penggaris 5 pack Rp. 42.000 Rp. 210.000
3. Barang Pecah Belah
a. Dandang 24 buah Rp. 86.000 Rp. 2.064.000
b. Wajan 24 buah Rp. 50.000 Rp. 1.200.000
c. Toples 10 Lusin Rp. 118.000 Rp. 1.180.000
d. Baskom 50 lusin Rp. 87.000 Rp. 4.350.000
e. Eskan 60 buah Rp. 12.000 Rp. 720.000
f. Botol Minum 48 buah Rp. 10.000 Rp. 480.000
g. Ember 60 buah Rp. 20.000 Rp. 1.200.000
h. Gelas 25 lusin Rp. 15.000 Rp. 375.000
i. Sapu 40 buah Rp. 18.000 Rp. 720.000
j. lemari Plastik 24 buah Rp. 520.000 Rp. 12.480.000
k. Cangkir 25 lusin Rp. 38.000 Rp. 950.000
l. Talenan 50 buah Rp. 9.500 Rp. 475.000
m. Nampan 50 buah Rp. 13.000 Rp. 650.000
n. tampah 36 buah Rp. 11.250 Rp. 405.000
o. Pemanggang 36 buah Rp. 20.000 Rp. 720.000
p. Piring 10 lusin Rp. 186.000 Rp. 1.860.000
q. Sendok garpu 24 lusin Rp. 10.000 Rp. 240.000
r. Ember Tutup 36 buah Rp. 21.500 Rp. 774.000
s. blender 10 buah Rp. 670.000 Rp. 6.700.000
t. mixer 10 buah Rp. 600.000 Rp. 6.000.000
u. oven 6 buah Rp. 513.000 Rp. 3.078.000
v. Kipas Angin 10 buah Rp. 290.000 Rp. 2.900.000
w. Rice cooker 10 buah Rp. 265.000 Rp. 2.650.000
x. Kompor Gas 24 buah Rp. 320.000 Rp. 7.680.000
y. Baskom Stainlis 36 buah Rp. 80.000 Rp. 2.880.000
z. Nampan Stainlis 24 buah Rp. 52.000 Rp. 1.248.000

3. Simpan Pinjam
No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total
1. Simpanan 73.514.675
2. Pinjaman 36.526.000
- 27 -

4. Keuangan Mikro dan PPOB


No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total
1. Modal Usaha 30.000.000

Total 30.000.000

5. Layanan Internet Desa


No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total
1. Biaya Maintenance 3.500.000
2. Cetak Voucher 1.500.000
Total 5.000.000

C. Rencana Lokasi
Lokasi yang dianggap strategis dan akan digunakan untuk kegiatan usaha
BUM Desa Artha Dinar Sungai Bawang yaitu di jalan poros Desa Sungai
Bawang.

D. Kebutuhan Tenaga Kerja


Perencanaan tenaga kerja sangat penting untuk terwujudanya usaha yang
sehat dan berjalan baik. Perencanaan tenaga kerja adalah salah satu faktor
yang paling dasar dalam suatu usaha. Tapi dalam penentuan tenaga kerja kita
harus memiliki
kriteria tertentu sesuai dengan kebutuhan

Dengan beberapa kegiatan usaha yang akan dilaksanakan, tenaga kerja yang
dibutuhkan adalah 4 orang. Namun dikarenakan adanya keterbatasan
pendanaan, maka diputuskan untuk sementara waktu yang terjun langsung
dalam kegiatan usaha tersebut adalah anggota BUM desa itu sendiri dan hanya
menambah 1 orang pegawai untuk kebutuhan teknis. Untuk kedepannya
kebutuhan tenaga kerja akan dianalisa sesuai dengan perkembangan kegiatan
usaha.

E. Analisis Persaingan Usaha


Persaingan usaha sangat biasa terjadi, sebagai pelaku usaha perlu
mepertimbangan dan mengamati kunggulan dan kelemahan pelaku usaha
lainnya.
- 28 -

Sebagai pelaku usaha kita perlu menyikapi persaingan usaha yang terjadi.
Pelaku usaha yang terdapat di perencanaan lokasi yang akan digunakan
memiliki
beberapa kekurangan diantaranya :
 Unit pupuk dan usaha dagang belum memiliki kendaraan operasional
 Perbaikan kerusakan jaringan harus menunggu 1 atau 2 hari karena
teknisi tidak berdomisili di Desa Sungai Bawang.
 Gedung toko kurang luas
 Akses ke toko kurang memadai

Keunggulan pelaku usaha lainnya adalah :


 Memiliki kendaraan operasional sendiri sehingga pengantaran
barang pesanan lebih cepat
 Memiliki peralatan jaringan dan bandwith yang lebih besar.

Untuk menyikapi hal tersebut BUM Desa memiliki beberapa startegi, sbb:
1. Akan mengadakan kendaraan operasional.
2. Melatih tenaga lokal untuk kemudian direkrut menjadi Teknisi jaringan
BUM Desa
3. Menambah Bandwith
4. Memperluas bangunan toko.

F. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran dengan perhitungan biaya pemasaran yang dibutuhkan
mengacu pada:
1. Strategi tempat (Place):
 Lokasi usaha terletak di ajalan utama desa;
 Tempat yang strategis dan luas.
2. Strategi harga (price):
Harga yang terjangkau oleh semua kalangan masyarakat dan pelaku
ekonomi.
3. Strategi produk yaitu mengutamakan keunggulan produk atau jasa.
Memproduksi / menjual produk atau jasa yang menarik dan belum ada
sebelumnya;
4. Strategi promosi: melalui media social
- 29 -

G. Perkiraan modal usaha


Modal usaha yang dibutuhkan sebesar Rp. 442.000.000 dengan rician :
a. Modal usaha Unit Pupuk Rp. 200.000.000
b. Modal Usaha Dagang Rp. 150.000.000
c. Modal Usaha Keuangan Mikro Rp.
30.000.000
d. Modal Layanan Internet Desa Rp.5.000.000
e. Modal Pembangunan Ruko Rp.57.000.000

H. Perkiraan perhitungan keuntungan usaha


• Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP)
• Penentuan Harga Jual
• Perkiraan Laba Kotor
• Perkiraan Laba Bersih

I. Alokasi Laba Usaha


Alokasi laba akan berbeda setiap bulannya bergantung pada pemasukan, tetapi
persentase alokasinya sama sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam
AD/ART BUM Desa Artha Dinar.

J. Perkiraan Return on Investment


Secara sederhana, Return on Investment (ROI) adalah laba atas investasi yang
dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan yang dihasilkan
dengan besaran modal yang ditanam. Dengan kata lain, ROI juga berarti uang
yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi. Dalam hal ini, investasi dapat
mengacu pada modal, aset, serta anggaran biaya investasi. Yang perlu
diperhatikan adalah apabila ROI bernilai negatif, maka investasi tersebut harus
dipertimbangkan kembali sebab bernilai kerugian. Sebaliknya, ROI bernilai
positif adalah yang memberikan keuntungan dalam bisnis.

Sungai Bawang, 24 Juli 2021

DIREKTUR
BUM Desa Artha Dinar

Anda mungkin juga menyukai