Perencanaan Pembelajaran Mendalam
Nama Penyusun : Alif lamim, [Link]
Satuan Pendidikan : SMA 125
Kelas/Semester : X (Sepuluh), Fase E[/ 1 (satu
Mata Pelajaran/Materi : Biologi/ekositem
Prediksi Alokasi Waktu : 4 JP (2Pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2025- 2026
Peserta didik:
Memiliki pengetahuan dasar yang bervariasi mengenai isu-isu
lingkungan, perlu memiliki kesadaran perannya terhadap
keseimbangan ekosistem, menunjukkan minat tinggi dalam
kegiatan berbasis proyek
Mata Pelajaran:
Materi ekosistem dapat mencakup pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif. Materi ini dirancang
relevan dengan kehidupan nyata, seperti memahami dampak
Identifikasi aktivitas manusia terhadap ekosistem sungai, serta aplikatif
Peserta Didik melalui kegiatan seperti proyek pengelolaan sampah.
Dimensi Profil Lulusan
Desain Capaian Pembelajaran
Pembelajaran Peserta didik menyelidiki bagaimana hubungan saling
ketergantungan antar komponen biotik-abiotik dapat
memengaruhi kestabilan suatu ekosistem di lingkungan
sekitarnya.
Lintas Pelajaran
Matapelajaran Sosiologi, berkaitan dengan kegiatan
masyarakat
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
1. Memahami pentingnya keanekaragaman hayati dalam
ekosistem
2. Mengidentifikasi dampak aktivitas manusia terhadap
keseimbangan ekosistem
3. Melaksanakan proyek kreatif berbasis solusi lingkungan
untuk mencegah pencemaran pada ekosistem
Topik Pembelajaran
Peran Manusia dalam Menjaga Ekosistem
Praktik Pedagogis
1. Pembelajaran Berbasis Proyek
2. Diskusi kelompok, eksplorasi lapangan, wawancara, dan
presentasi
Mitra Pembelajaran
1. Komunitas Peduli Ciliwung (KPC)
2. Pengelola Bank Sampah Sungai Ciliwung
3. Masyarakat Sekitar Sungai Ciliwung
Lingkungan Pembelajaran
1. Ruang Fisik: lingkungan di sekitar Sungai Ciliwung
2. Ruang Virtual: platform daring untuk diskusi dengan
teman
3. Budaya Belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa
ingin tahu
Pemanfaatan Digital
1. Perencanaan: LMS
2. Pelaksanaan: pertemuan daring, video, perpustakaan
daring
3. Asesmen: asesmen daring
Pengalaman Awal
Pembelajaran 1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa bersama,
dan sapaan ramah untuk menciptakan suasana positif
2. Guru menerapkan teknik permainan pemusatan
konsentrasi
3. Guru memulai dengan video singkat perbedaan kondisi
sungai yang bersih dan tercemar
4. Guru memberikan pertanyaan pemantik “Bagaimana
kondisi makhluk hidup pada kedua sungai tersebut?ˮ
untuk menstimulasi empati peserta didik
5. Peserta didik melakukan literasi melalui bahan bacaan
pada websites tentang Sungai Ciliwung yang Tercemar
6. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan
bacaan untuk menumbuhkan kesadaran pencemaran
sungai akibat sampah sehingga berdampak pada kondisi
makhluk hidup di sungai
“Apa penyebab terjadinya pencemaran sungai?ˮ
“Apakah sungai yang tercemar mempengaruhi kondisi
makhluk hidup di sana?ˮ
7. Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan
menghubungkan dengan peran peserta didik
"Apa yang bisa kita lakukan untuk melestarikan sungai
kita?"
Inti
Memahami (Berkesadaran dan Menggembirakan)
1. Berdiskusi, membaca artikel, eksplorasi sumber informasi
pada buku, e-book, artikel, dan websites melalui internet
tentang keanekaragaman hayati dan ekosistem sungai
a. Apa definisi ekosistem?
b. Apa saja macam-macam ekosistem?
c. Apa definisi keanekaragaman hayati?
d. Mengapa keanekaragaman hayati penting bagi
kelangsungan ekosistem?
e. Apakah aktivitas manusia mempengaruhi kelangsungan
ekosistem sungai?
2. Membuat peta konsep tentang ekosistem, keanekaragaman
hayati, dan kelangsungan ekosistem sungai
Mengaplikasi (Bermagna dan Menggembirakan)
1. Peserta didik melakukan kunjungan lapangan ke Sungai
Ciliwung untuk mengidentifikasi masalah kelangsungan
ekosistem sungai
2. Peserta didik melakukan interview dengan masyarakat di
sekitar sungai Ciliwung
3. Peserta didik menyimak penjelasan dari Komunitas Peduli
Ciliwung dan Pengelola Bank Sampah
4. Guru dan narasumber menumbuhkan kesadaran kepada
Peserta didik tercemarnya sungai akibat sampah yang
tidak dikelola dengan baik
5. Peserta didik berdiskusi dengan teman melalui zoom dan
guru pendamping untuk merancang proyek pengelolaan
sampah
6. Peserta didik mengembangkan proyek pengelolaan
sampah di sekolah contohnya: membuat tempat sampah
berdasarkan jenisnya, ecobrick, 3R, bank sampah, dan
sebagainya (dilakukan diferensiasi produk/ide)
Merefleksi (Berkesadaran dan bermagna)
1. Peserta didik melakukan uji coba proyek dan atau
mempresentasikan hasil proyeknya
2. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman,
guru, dan salah satu narasumber dari Komunitas Peduli
Ciliwung dan Pengelola Bank Sampah
3. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu terhadap
proyek yang telah dilakukan
4. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap
pencapaian tujuan pembelajaran
5. Peserta didik menemukan solusi dan atau peran lanjutan
mereka setelah belajar
Penutup
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan
pembelajaran selanjutnya dan strategi belajar yang akan
digunakan (contoh: topik yang akan dipelajari, mitra yang
akan diundang, eksperimen yang akan dilakukan,
sumber/media pembelajaran yang digunakan)
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai
pencapaian proyeknya
Asesmen Asesmen pada Awal Pembelajaran
Pembelajaran Kuis singkat pengetahuan awal tentang ekosistem dan
hubungan dengan aktivitas manusia
Asesmen pada Proses Pembelajaran
Peta konsep, presentasi, asesmen proyek pengelolaan sampah
Asesmen pada Akhir Pembelajaran
Jurnal reflektif,tes tertulis
Lampiran, dapat memuat
1. Materi pelajaran
2. Asesmen awal, asesmen proses, asesmen akhir
3. rubik
4. LKPD
5. dll