0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan21 halaman

Pengkajian Keperawatan Gerontik Ny.M

Dokumen ini merupakan pengkajian keperawatan gerontik untuk seorang wanita berusia 47 tahun yang mengalami hipertensi dan nyeri kepala. Klien menunjukkan gejala seperti pusing, mudah lelah, dan gangguan tidur, serta memiliki riwayat kesehatan yang bersih di masa lalu. Pengkajian juga mencakup aspek psikologis, sosial ekonomi, dan spiritual, dengan identifikasi beberapa masalah emosional dan kebutuhan edukasi tentang hipertensi.

Diunggah oleh

bozescupit06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan21 halaman

Pengkajian Keperawatan Gerontik Ny.M

Dokumen ini merupakan pengkajian keperawatan gerontik untuk seorang wanita berusia 47 tahun yang mengalami hipertensi dan nyeri kepala. Klien menunjukkan gejala seperti pusing, mudah lelah, dan gangguan tidur, serta memiliki riwayat kesehatan yang bersih di masa lalu. Pengkajian juga mencakup aspek psikologis, sosial ekonomi, dan spiritual, dengan identifikasi beberapa masalah emosional dan kebutuhan edukasi tentang hipertensi.

Diunggah oleh

bozescupit06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGKAJIAN KEPERAWATAN GERONTIK

A. PENGKAJIAN
1. IDENTITAS
a. Nama : Ny.M
b. Jenis kelamin : Perempuan
c. Umur : 47 Tahun
d. Agama : Islam
e. Status perkawinan : Menikah
f. Suku : Batak
g. Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
h. Alamat rumah : Jungkel nunut, Rajeg, [Link]
i. Tanggal masuk Panti :-
j. Tanggal pengkajian : 30 November 2020

2. STATUS KESEHATAN SAAT INI


Klien mengatakan sering pusing, sering terasa sakit/nyeri dibagian kepala sampai
tengkuk, rasa nyeri seperti mencengkram, rasa nyeri dirasakan hilang timbul skala nyeri 5
dari 10 karena rasa nyeri yang dirasakan tersebut sehingga mengakibatkan aktivitas klien
terganggu dan terkadang pasien tidak bisa tidur saat dimalam hari, klien mengatakan
mudah lelah saat beraktivitas

3. RIWAYAT KESEHATAN DAHULU


Klien mengatakan saat masih muda klien tidak pernah dirawat dirumah sakit dan jika
panas hanya dirawat jalan dan pada masa tua nya klien mengalami tekanan darah tinggi
sejak 5 bulan yang lalu, klien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi terhadap
makanan, klien tidak merokok, tidak minum alkohol dan sangat jarang mengkonsumsi
kopi

4. RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA


Klien mengatakan bahwa ada anggota keluarganya yang mempunyai riwayat penyakit
hipertensi

5. KEBIASAAN SEHARI-HARI
a. Pola makan :
Klien makan 3 kali sehari dengan porsi sedang menggunakan nasi, lauk pauk, serta
sayur klien selalu menghabiskan makananya akan tetapi klien jarang makan buah
b. Pola minum :
Klien minum air putih dalam sehari kurang lebih 8 gelas/hari, klien tidak
mengkonsumsi alkohol dan sangat jarang minum kopi, klien selalu mengkonsumsi
teh hangat saat pagi hari
c. Pola tidur :
Klien biasanya tidur siang kurang lebih 2 jam dan tidur malem kurang lebih 5-6 jam
tetapi sudah 4 bulan terakhir pasien mengalami gangguan tidur karena sering
terbangun dimalam hari untuk BAK
d. Eliminasi :
Klien BAK dengan lancar kurang lebih 8 kali dalam sehari warna kuning dengan bau
khas urine klien tidak mengalami inkontinensia urine, klien juga BAB dengan lancar
tidak ada konstipasi
e. Aktivitas sehari-hari :
Klien masih dapat melalukan aktivitas sehari hari secara mandiri tanpa adanya
bantuan hanya saja sejak 4 bulan ini pasien sangat mudah lelah ketika melakukan
aktivitas fisik yang berlebihan
f. Rekreasi :
Klien mengatakan jarang melakukan wisata bersama keluarga hanya saja saat ada
waktu luang klien sering keluar rumah mengunjungi rumah tetangganya

6. PEMERIKSAAN FISIK
a. TandaVital
1. Keadaan umum : Tidak terlalu bersemangat
2. Kesadaran : Penuh / Komposmentis
3. Suhu,nadi,TD : S = 36,8ºC, N = 102 x/menit, TD = 150/100 mmHg
4. Pernapasan : 20 x/menit
5. TB,BB : TB = 155 cm, BB = 52 kg
b. Keberihan perorangan
1. Kepala :
Bentuk kepala mesosephal, agak kotor, sedikit berbau, rambut beruban mudah
dicabut dan tidak ada lesi, pasien mengeluh sering pusing dan terkadang terasa
nyeri pada bagian kepala
2. Mata :
Isokor, reflek pupil simetris, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik,
koordinasi gerak mata simetris klien menggunakan kacamata sebagai alat bantu
pengelihatan
3. Hidung :
Simetris, bersih tidak ada polip hidung, tidak ada pernafasan cuping hidung
4. Telinga :
Simetris, bersih, tidak ada tanda peradangan pada telinga mastoid, cerumen tidak
ada, tidak adanya gangguan pada pendengaran, tidak ada nyeri tekan
5. Mulut dan tenggorokan :
Bibir tidak sianosis, mukosa mulut lembab, gigi sudah ada yang ompong, tidak
menggunakan gigi palsu, adanya karies pada gigi, tidak ada pembesaran tonsil,
tidak ada nyeri tekan
6. Leher :
Simetris, tidak ada lesi, tidak ada pembesaran KGB, adanya pembesaran vena
jugularis
7. Dada :
Bentuk dada nornal pengembangan simetris, tidak ada retraksi dinding dada
8. Paru :
Simetris statis dinamis, tactil fremitus normal, terdengan suara sonor pada
seluruh lapisan paru, tidak adanya suara tambahan seperti ronci
9. Jantung :
Iktus cordis tak tampak, terdengar suara pekak, terdengar bunyi jantung
10. Abdomen :
Datar, tidak ada lesi, bising usus normal, tidak teraba pembesaran hari dan
limpa, terdengar suara timpani saat di perkusi
11. Muskuloskletal :
Simetris, tidak ada deformitas, tidak ada fraktur, tidak ada sianosis, akral hangat,
tidak ada kelemahan otot, refleks fisiologis ada refleks patologis tidak ada,
capilary refil < 2 detik
12. Genitalia :
Tidak terkaji

7. INFORMASI PENUNJANG
a. Pemeriksaan laboratorium : -
b. Diagnosa medis :
Hipertensi
c. Terapi medis :
Captopril 12,5 mg
Asam Mefenamat 500mg
d. Pemeriksaan Lainnya :
Gula Darah : 95 mg/dl
Colesterol : 180 mg/dl
Tidak melakukan pemeriksan radiologi

8. PENGKAJIAN PSIKOLOGIS
a. Apakah lansia mengenal masalah utamanya ? Ya
b. Apakah lansia merasa dibutuhkan ? Ya
c. Bagaimana mengatasi stress ? Keluar rumah jalan-jalan keliling rumah tetangga

9. SOSIAL EKONOMI
a. Dari mana sumber keuangan lansia ? Anak kandung nya
b. Apa saja mengisi waktu luang ? bermain dengan cucu dan tetangganya
c. Dengan siapa tinggal ? suami dan anak terakhirnya
d. Kegiatan organisasi apa yang diikuti lansia ? Pengajian dan Olahraga
e. Bagaimana pandangan lanjut usia terhadap lingkungannya ? Baik, tidak ada masalah
f. Berapa sering lansia berhubungan dengan orang lain di luar rumah ? sangat sering
g. Siapa saja yang biasa mengunjungi ? anak dan cucunya serta tetangga dekatnya
h. Berapa besar ketergatantungannya / apakah dapat menyalurkan hobi nya ? Mandiri /
Ya
i. Hubungan antar keluarga ? Baik tidak ada masalah

10. SPIRITUAL
a. Apakah melakukan ibadah secara teratur sesuai keyakinannya ? Ya
b. Apakah secara teratur terlibat dalam kegiatan agama ? Ya
c. Bagaimana lansia menyelesaikan masalah secara agama ? selalu mengingat allah,
sholat, mengaji, berzikir
d. Apakah lansia terlihat sabar dan tawakal ? Ya

11. IDENTIFIKASI MASALAH EMOSIONAL


Pertanyaan Tahap I
a. Apakah klien sukar tidur ? Ya
b. Apakah klien sering gelisah ? Terkadang
c. Apakah klien sering murung dan nangis sendiri ? Tidak
d. Apakah klien khawatir atau was was ? Terkadang
Pertanyaan Tahap II
a. Apakah keluhan lebih dari 3 bulan atau lebih 1x dalam sebulan ? 4 bulan terakhir
b. Adakah masalah dengan keluarga lain ? Tidak
c. Apakah menggunakan obat tidur atau penenang ? Tidak
d. Apakah cendrung menarik diri ? Tidak
Bila jawaban lebih dari 1 atau 1=1 jawaban “Ya” masalah emosional

12. PENGKAJIAN FUNGSIONAL KLIEN


*KATS INDEX
Termasuk yang manakah klien :
a. Mandiri dalam makan, kontinentia (bab,bak,menggunakan pakaian pergi ke toilet
dan berpindah)
b. Mandiri semuanya kecuali salah satu fungsi
c. Mandiri kecuali mandi dan salah satu fungsi lainnya
d. Mandiri kecuali mandi, berpakaian dan salah satu fungsi lainnya
e. Ketergantungan untuk semua fungsi diatas

 MODIFIKASI DARI : BATHEL INDEX

NO KRITERIA DENGAN MANDIRI KETERANGAN


BANTUAN
1 Makan - 10 Klien mampu makan
sendiri
2 Minum - 10 Klien minum 8 gelas
sehari secara mandiri
3 Berpindah dari korsi roda - - Klien tidak memakai
ke tempat tidur atau kursi roda
sebaliknya

4 Personal Toilet ( cuci - 15 Klien mampu gosok gigi,


muka ,sisir rambut gosok sisir rambut ,cuci muka
gigi) secara mandiri
5 Keluar masuk toilet - 5 Klien mampu berjalan
(mencuci pakaian,menyeka ketoilet secara mandiri
tubuh, menyiram )

6 Mandi - 5 Klien mampu mandi


secara mandiri
7 Jalan dipermukaan datar - 10 Klien mampu berjalan
secara mandiri
8 Naik turun tangga 5 - Klien tidak mampu naik
turun tangga secara
mandiri
9 Menggunakan pakaian - 10 Klien mampu mengganti
pakaian secara mandiri
10 Control Bowel (bab) - 10 Klien bab 2x sehari
secara mandiri
11 Control blader (bak) - 10 Klien bak 10x sehari
secara mandiri
12 OR/latihan - 10 Klien jarang OR
Klien mudah lelah setiap
selesai berjalan jauh
13 Rekreasi/pemanfaatan - 10 Klien Jarang rekreasi
waktu luang
Jumlah 105
Keterangan :
a. 130 = Mandiri
b. 65-125 = Ketergantungan sebagian
c. 60 = Ketergantungan total
Setelah dikaji klien mendapat skor : 105 yang termasuk dalam kategori ketergantungan
sebagian yaitu saat naik turun tangga

13 . STATUS MENTAL GERONTIK


Identifikasi tingkat kerusakan intelektual dengan menggunakan Short Portable Status
questioner Ajukan pertanyaann 1-10 hitung kesalahannya
No Pertanyaan Benar Salah
1 Tanggal berapa hari ini √
2 Hari apa sekarang √
3 Apa nama tempat ini √
4 Dimana alamat anda √
5 Berapa umur anda √
6 Kapan anda lahir √
7 Siapa presiden RI sekarang √
8 Siapa nama presiden sebelumnya √
9 Siapa nama ibu anda √
10 Kurangi dari 20 pengurangannya 3 dari setiap √
angka secara menurun
Hasil Fungsi Intelektual Utuh
Keterangan :
Salah 0-3 : Fungsi intelektual utuh
4-5 : Gangguan fungsi intelektual ringan
6-8 : Gangguan fungsi intelektual sedang
9-10 : Gangguan fungsi intelektual berat

Skor yang didapatkan dari hasil pengkajian yaitu salah 2 sehingga disimpulkan bahwa
Ny.M masih memiliki fungsi intelektual utuh

B. ANALISA DATA

No. Data Kemungkianan Penyebab Masalah


1 DS : Faktor Predisposisi : Usia Nyeri Akut
- Klien mengatakan sering ↓
pusing Kerusakan vaskuler pembuluh
- Klien mengatakan sering darah
terasa sakit dibagian ↓
kepala Perubahan struktur
sampai tengkuk

DO : Penyumbatan pembuluh darah
- Keadaan umum : Baik ↓
- P : Nyeri akibat kelelahan Vasokontriksi
- Q : Dirasakan seperti ↓
mencengkram Gangguan sirkulasi
- R : Kepala sampai tengkuk ↓
- S : Skala nyeri 5 dari 10 Agen Cedera Fisiologis

- T : Rasa nyeri dirasakan (Peningkatan tekanan vaskuler

hilang timbul serebral)

- TTV =
TD : 150/100
N : 102 x/menit
RR : 20 x/menit
S : 36,8ºC
2 DS : Faktor Predisposisi : Usia Penurunan Curah Jantung
- Klien mengatakan mudah ↓
Kerusakan vaskuler pembuluh
lelah saat melakukan
darah
aktivitas ↓
- Klien mengatakan jantung Penyumbatan pembuluh darah
terkadang berdebar-debar ↓
Vasokontriksi

DO : Gangguan sirkulasi
- TTV = ↓
Pembuluh darah
TD : 150/100

N : 102 x/menit Sistemik
RR : 20 x/menit ↓
S : 36,8ºC Vasokontrisi

- Adanya distensi vena
Perubahan Afterload
jugularis
- CRT < 3 detik
3 DS : Makan minum sebelum tidur Gangguan Pola Tidur

- Klien mengatakan sudah 4 ↓


bulan ini sulit tidur karena Frekuensi kencing sering
sering kencing dimalam ↓
hari Terbangun pada malam hari

DO : Tidak bisa tidur lagi
- Klien tampak tidak ↓
bersemangat Gangguan pola tidur
- Klien tampak kurang tidur
4 DS : Faktor Predisposisi : Usia Defisit Pengetahuan tentang
- Klien sering bertanya-tanya ↓ Hipertensi

tentang kondisi yang Hipertensi


dialaminya ↓
Perubahan Situasi
DO : ↓
- Klien tampak tidak tahu Kurang Terpapar Informasi
mengenai cara mengatasi
penyakitnya

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. SDKI
Kategori :
Psikologis
Subkategori :
Nyeri dan Kenyamanan
D.0077
Nyeri Akut
2. SDKI
Kategori :
Fisiologis
Subkategori :
Sirkulasi
D.0008
Penurunan Curah Jantung
3. SDKI
Kategori :
Fisiologis
Subkategori :
Aktivitas/Istirahat
D.0055
Gangguan Pola Tidur
4. SDKI
Kategori :
Perilaku
Subkategori :
Penyuluhan dan Pembelajaran
D.0111
Defisit Pengetahuan tentang Hipertensi

D. INTERVENSI

Perencanaan
No Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
1 SDKI SLKI SIKI 1. Mengetahui
D.0077 L.08066 1.08238 keadaan umum
Nyeri akut b/d Agen Tingkat Nyeri Manajemen Nyeri pasien
Cedera Fisiologis: 2. Mengetahui sejauh
Peningkatan tekanan Setelah dilakukan Observasi mana rasa nyeri
vaskuler serebral kunjungan selama 2x24 jam, 1. Identifikasi lokasi, yang dirasakan
didapatkan krteria hasil: karakteristik, durasi, klien
Definisi : - Keluhan nyeri (5) frekuensi, kualitas, 3. Untuk
Pengalaman sensorik - Nadi (4) intensitas nyeri mengontrol rasa
atau emosional yang 2. Identifikasi skala nyeri nyeri klien supaya
- Tekanan darah (4)
berkaitan dengan Terapeutik tidak semakin
kerusakan jaringan 3. Berikan teknik parah seperti
aktual atau fungsional, nonfarmakologis mendengarkan
dengan onset mendadak 4. Kontrol lingkungan musik
atau lambat dan yang memperberat rasa 4. Agar tidak
berintesitas ringan nyeri memperberat rasa
hingga berat yang Edukasi nyeri klien
berlangsung kurang dari 5. Ajarkan teknik 5. Mengurangi rasa
3 bulan nonfarmakologis nyeri klien seperti
Kolaborasi teknik relaksasi
6. Kolaborasikan nafas dalam
pemberian analgetik, 6. Untuk
bila perlu mempercepat
proses
penyembuhan
2 SDKI SLKI SIKI 1. Mengetahui
D.0008 L.02008 1.02075 keadaan umum
Penurunan curah jantung Curah Jantung Perawatan Jantung klien
b/d perubahan afterload 2. Mengetahui
Setelah dilakukan Observasi keadaan umum
Definisi : kunjungan selama 2x24 1. Identifikasi tanda/gejala klien
Ketidakadekuatan jam, didapatkan kriteria primer penurunan curah 3. Memantau status
jantung memompa darah hasil: jantung (dispne, perkembangan
untuk memenuhi - Palpitasi kelelahan, edema, klien
kebutuhan metabolisme -Takikardia (4) ortopnea, peningkatan 4. Mengetahui sejauh
tubuh - Lelah (4) CVP) mana keadaan

- Distensi Vena 2. Identifikasi tanda/gejala tekanan darah dan


Jugularis (4) sekunder penurunan nadi klien saat
curah jantung sebelum dan
- Tekanan darah (4) (peningkatan BB, sesudah
distensi vena jugularis, aktivitasnya
palpitasi 5. Untuk mengatasi
3. Monitor tanda tanda masalah hipetensi
vital, bila perlu yang dialami
4. Periksa tekanan darah pasien seperti diet
dan frekuensi nadi rendah garam
sebelum dan sesudah 6. Untuk
melakukan aktivitas meningkatkan
Terapeutik status kesehatan
5. Berikan diet jantung klien beserta
yang sesuai (batasi keluarga
asupan kafein, natrium, 7. Untuk
kolesterol,dan makanan memberbaiki
tinggi lemak) masalah psikologis
6. Fasilitasi pasien dan klien
keluarga untuk 8. Supaya klien
memodifikasi gaya merasa tenang
hidup sehat sehingga tidak
7. Berikan terapi relaksasi memperburuk
untuk mengurangi masalah yang
stress, bila perlu dialami klien
8. Berikan dukungan 9. Agar klien tidak
emosional dan mudah merasakan
spiritual lelah saat
Edukasi melakukan
9. Anjurkan aktivitasnya
beraktivitas fisik
sesuai toleransi
3 SDKI SLKI SIKI 1. Mengetahui
D.0055 L.05045 1.05174 keadaan umum
Gangguan Pola Tidur b/d Pola Tidur Dukungan Tidur klien
Hambatan Fisik 2. Mengetahui
Setelah dilakukan Observasi penyebab umum
Definisi : kunjungan selama 2x24 1. Identifikasi pola masalah yang
Gangguan kualitas dan jam, didapatkan kriteria aktivitas dan tidur dialami klien
kuantitas waktu tidur hasil : 2. Identifikasi faktor 3. Agar dapat
akibat faktor eksternal - Keluhan sulit tidur pengganggu tidur (fisik membantu
(4) atau psikologis) mengurangi
- Keluhan tidak puas 3. Identifikasi makanan gangguan tidur
tidur (4) dan minuman yang klien
- Keluhan istirahat tidak mengganggu tidur 4. Mengatasi
cukup (4) (kopi,teh,alkohol, gangguan tidur
makan dan minum pada klien
mendekati waktu tidur) 5. Membantu
Terapeutik mengembalikan
4. Modifikasi lingkungan kualitas tidur klien
(pencahayaan, 6. Agar klien dapat
kebisingan, suhu, beristirahat dengan
matras dan tempat cukup tanpa
tidur), batasi waktu adanya gangguan
tidur siang seperti ingin
5. Lakukan prosedur berkemih akibat
untuk meningkatkan makanan atau
kenyamanan minuman yang
(pijat,pengaturan posisi) dimakan sebelum
Edukasi tidur
6. Anjurkan mengindari
makanan dan minuman
yang mengganggu tidur
4 SDKI SLKI SIKI 1. Agar klien dapat
D.0111 L.12111 1.12383 memahami /
Defisit pengetahuan Tingkat Pengetahuan Edukasi Kesehatan menangkap terkait
tentang Hipertensi b/d informasi yang
Kurang terpapar Setelah dilakukan Observasi akan disampaikan
informasi kunjungan selama 2x30 1. Identifikasi kesiapan 2. Supaya klien dapat
menit, didapatkan kriteria dan kemampuan mengatasi faktor-
Definisi : hasil : menerima informasi faktor risiko
Ketiadaan atau - Perilaku sesuai Edukasi penyebab masalah
kurangnya informasi anjuran (4) 2. Jelaskan faktor risiko kesehatan pada
kognitif berkaitan dengan - Kemampuan yang dapat klien
topik tertentu menjelaskan mempengaruhi 3. Agar klien dapat
pengetahuan tentang kesehatan melakukannya
suatu topik (4) 3. Ajarkan perilaku hidup untuk
- Perilaku (5) bersih dan sehat meningkatkan
4. Ajarkan strategi yang kesehatan pada
dapat dilakukan untuk klien
meningkatkan perilaku 4. Meningkatkan
hidup bersih dan sehat kesehatan klien

E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Tanggal Waktu Dx Tindakan Keperawatan Evaluasi Paraf


Senin, 10.00 1 Mengidentifikasi lokasi, karakteristik, S:
30/11/2020 durasi, frekuensi, kualitas, intensitas - Klien mengatakan sering pusing
nyeri - Klien mengatakan sering
terasa sakit dibagian kepala
Mengidentifikasi skala nyeri sampai tengkuk
- Klien mengatakan akan
Mengontrol lingkungan yang menjauhkan lingkungan yg
memperberat rasa nyeri bising saat rasa nyeri dirasakan
- Klien mengatakan mengerti akan
Mengajarkan teknik nonfarmakologis teknik nonfarmakologis yang
seperti menarik nafas dalam disampaikan dan akan
melakukan teknik tersebut saat
Mengkolaborasikan pemberian rasa nyeri berlangsung
analgetik O:
- P : Nyeri akibat kelelahan
- Q : Dirasakan
seperti
mencengkram
- R : Kepala sampai tengkuk
- S : Skala nyeri 5 dari 10
- T : Rasa nyeri dirasakan
hilang timbul
- Klien minum obat yang
diresepkan oleh dokter saat
rasa nyeri nya timbul (Asam
Mefenamat 500 mg)
A:
Masalah teratasi sebagian
P:
Lanjutkan intervensi
- Berikan teknik nonfarmakologis
- Kontrol lingkungan
yang memperberat rasa
nyeri
- Kolaborasikan pemberian
analgetik
2 Mengidentifikasi tanda/gejala primer S:
penurunan curah jantung - Klien mengatakan mudah
lelah saat melakukan aktivitas
Mengidentifikasi tanda/gejala - Klien mengatakan
sekunder penurunan curah jantung jantung terkadang
berdebar-debar
- Klien mengatakan akan
Memonitor tanda tanda vital klien membatasi aktivitasnya
mulai sekarang
Memberikan diet jantung yang sesuai O:
- Pasien tampak akan mulai
Memfasilitasi pasien dan keluarga mengatur gaya hidup sehat
untuk memodifikasi gaya hidup sehat seperti makan diet rendah
garam, olahraga dengan
Menganjurkan beraktivitas fisik sesuai teratur, serta akan membatasi
toleransi aktivitas yang berlebih
- TTV = (TD : 150/100, N : 90
x/menit, RR : 20 x/menit, S :
36,8ºC)
- Adanya distensi vena jugularis
A:
Masalah teratasi sebagian
P:
Lanjutkan Intervensi
- Monitor tanda tanda vital klien
- Berikan diet jantung yang sesuai
- Fasilitasi pasien dan keluarga
untuk memodifikasi gaya
hidup sehat
- Anjurkan beraktivitas fisik
sesuai toleransi
3 Mengidentifikasi pola aktivitas dan S:
tidur - Klien mengatakan selalu
terbangun dimalam hari untuk
Mengidentifikasi faktor pengganggu buang air kecil dan setelah itu
tidur (fisik atau psikologis) klien tidak bisa tidur kembali
- Klien mengatakan setiap pagi

Mengidentifikasi makanan dan selalu mengkonsumsi teh hangat


minuman yang mengganggu tidur - Klien mengatakan akan
(kopi,teh,alkohol, makan dan minum
memperbaiki/merapihkan
mendekati waktu tidur)
lingkungan yang berada di
dekat tempat tidur sebelum tidur
Memberi tahu klien untuk
- tidur
klien mengatakan akan
4 Mengidentifikasi kesiapan dan S:
kemampuan menerima informasi Klien mengatakan mengerti tentang
informasi yang dijelaskan
Menjelaskan faktor risiko yang dapat O:
mempengaruhi kesehatan - Kesadaran klien komposmentis
- Klien tampak mampu
Mengajarkan perilaku hidup bersih menangkap semua informasi
dan sehat yang diberikan
- Klien dapat menerima
Mengajarkan strategi yang dapat informasi yang diberikan
dilakukan untuk meningkatkan A:
perilaku hidup bersih dan sehat Masalah Teratasi Sebagian
(konsumsi makanan rendah garam dan P:
rutin melakukan olahraga) Lanjutkan intervensi
- Ajarkan strategi yang dapat
dilakukan untuk meningkatkan
perilaku hidup bersih dan
sehat (Senam anti hipertensi
untuk lansia)
Kunjungan di Hari ke-2
Selasa, 09.00 1 - Memberikan S:
01/12./2020 teknik - Klien mengatakan nyeri
nonfarmakologis berkurang setelah
- Mengontrol lingkungan melakukan teknik yang telah
yang memperberat rasa nyeri dianjurkan kemarin
- Mengkolaborasikan O:
pemberian analgetik - P : Nyeri klien berkurang
- Q : Dirasakan
seperti
mencengkram
- R : Kepala sampai tengkuk
- S : Skala nyeri 4 dari 10

- T : Rasa nyeri dirasakan


hilang timbul
- Klien minum obat yang
diresepkan oleh dokter saat
rasa nyeri nya timbul (Asam
Mefenamat 500 mg)
A:
Masalah Teratasi
P:
Hentikan Intervensi
2 - Memonitor tanda tanda vital klien S:
- Memberikan diet jantung yang - Klien mengatakan dapat
sesuai mengontrol aktivitasnya
- Memfasilitasi pasien dan untuk mengurangi kelelahan
keluarga untuk memodifikasi saat beraktivitas
gaya hidup sehat O:
- Menganjurkan beraktivitas - Pasien sudah mengatur gaya
fisik sesuai toleransi hidup sehat seperti makan
diet rendah garam,
- Klien membatasi aktivitas yang
berlebih
- TTV = (TD : 140/100, N : 90
x/menit, RR : 20 x/menit, S :
36,8ºC)
A:
Masalah Teratasi
P:
Hentikan Intervensi
3 - Memodifikasi lingkungan S:
(pencahayaan, kebisingan, - Klien mengatakan sudah tidak
suhu, matras dan tempat tidur), terbangun di malam hari
batasi O:
waktu tidur siang
- Beri tahu klien untuk - Klien tampak lebih bersemangat
melakukan prosedur untuk - Klien sudah tidak terbangun
meningkatkan kenyamanan dimalam hari setelah
(pijat,pengaturan posisi) mengontrol makan dan minum
- Anjurkan mengindari makanan sebelum tidur
dan minuman yang mengganggu A:
tidur Masalah Teratasi
P:
Hentikan Intervemsi
4 - Ajarkan strategi yang dapat S: –
dilakukan untuk meningkatkan O:
perilaku hidup bersih dan Klien dapat mengikuti senam
sehat (Senam anti hipertensi dengan baik
untuk lansia) A:
Masalah Teratasi
P:
Hentikan Intervensi

Anda mungkin juga menyukai