0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan3 halaman

Program Kerja MPP 2026: Layanan Terintegrasi

Program kerja Manajer Pelayanan Pasien (MPP) tahun 2026 bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan terintegrasi, kepuasan pasien, dan efisiensi biaya melalui berbagai kegiatan seperti screening pasien, discharge planning, dan pengembangan SDM. Fokus utama adalah pada peningkatan keterlibatan pasien dalam perawatan, optimalisasi kolaborasi tim, serta pengendalian mutu dan biaya. Indikator keberhasilan termasuk peningkatan skor kepuasan pasien dan penurunan rata-rata lama perawatan.

Diunggah oleh

felly filyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan3 halaman

Program Kerja MPP 2026: Layanan Terintegrasi

Program kerja Manajer Pelayanan Pasien (MPP) tahun 2026 bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan terintegrasi, kepuasan pasien, dan efisiensi biaya melalui berbagai kegiatan seperti screening pasien, discharge planning, dan pengembangan SDM. Fokus utama adalah pada peningkatan keterlibatan pasien dalam perawatan, optimalisasi kolaborasi tim, serta pengendalian mutu dan biaya. Indikator keberhasilan termasuk peningkatan skor kepuasan pasien dan penurunan rata-rata lama perawatan.

Diunggah oleh

felly filyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Program kerja Manajer Pelayanan Pasien (MPP) tahun 2026 berfokus

pada peningkatan kualitas layanan terintegrasi, kepuasan pasien, dan efisiensi


biaya melalui kegiatan seperti screening pasien, perencanaan discharge planning,
koordinasi antar profesional pemberi asuhan (PPA), advokasi pasien, serta
pengembangan SDM melalui pelatihan kontinu untuk memenuhi standar akreditasi
seperti STARKES (SNARS Edisi 1.1) dan JCI, dengan target spesifik seperti
penurunan length of stay dan peningkatan pemahaman pasien terhadap
asuhannya.

Program Kerja Manajer Pelayanan Pasien (MPP) 2026

1. Peningkatan Kualitas Pelayanan Berfokus Pasien (Patient-Centered Care)

 Kegiatan:

o Implementasi skrining kebutuhan pelayanan pasien secara komprehensif (usia,


kondisi penyakit, kebutuhan ADL).

o Pengembangan dan penerapan Integrated Clinical Pathway untuk koordinasi asuhan


terintegrasi.

o Penguatan peran MPP sebagai fasilitator dan advokat pasien dalam pengambilan
keputusan asuhan.

o Peningkatan keterlibatan pasien dan keluarga dalam perencanaan dan evaluasi


asuhan.

 Tujuan: Pasien mendapatkan asuhan sesuai kebutuhan, terpelihara kesinambungan


pelayanan, dan pasien/keluarga berdaya dalam proses perawatan.

2. Optimalisasi Koordinasi dan Kolaborasi Tim

 Kegiatan:

o Memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan DPJP (Dokter Penanggung Jawab


Pelayanan) dan seluruh PPA (Perawat, Terapis, dll.).

o Memfasilitasi rapat koordinasi atau diskusi tim untuk kasus kompleks.


o Menjadi jembatan komunikasi efektif antara pasien/keluarga, PPA, dan pihak
pembayaran.

 Tujuan: Mencegah hambatan informasi, memastikan kesinambungan pelayanan,


dan mengoptimalkan utilisasi sumber daya.

3. Manajemen Discharge Planning & Transisi Pelayanan

 Kegiatan:

o Pengembangan protokoler discharge planning yang aman dan efektif.

o Penyusunan rencana pemulangan pasien (rehabilitasi di rumah, perawatan lanjutan)


dengan melibatkan pasien/keluarga.

o Monitoring transisi pelayanan pasca-rawat inap untuk memastikan kontinuitas.

 Tujuan: Memastikan pemulangan yang aman, menurunkan risiko readmission, dan


mempercepat pemulihan pasien.

4. Pengendalian Mutu dan Biaya

 Kegiatan:

o Monitoring dan evaluasi Average Length of Stay (ALOS) dan Average Cost Per
Case (ACPC).

o Advokasi untuk opsi pengobatan yang efektif biaya namun tetap berkualitas.

o Pengelolaan dokumen klaim yang tepat untuk mempercepat reimbursement.

 Tujuan: Mengendalikan pemborosan, mempercepat klaim, dan menjaga efisiensi


biaya rumah sakit.

5. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sistem

 Kegiatan:

o Pelatihan rutin MPP dan PPA tentang Patient Centered Care, Interprofessional
Collaborative Competency, dan regulasi terbaru (STARKES 2022).

o Peningkatan kompetensi dalam penanganan keluhan, konflik, dan komunikasi


efektif.

o Pengembangan dokumentasi MPP (Form A, B, Form Harian) di Rekam Medis


Elektronik (SIMRS).
 Tujuan: Meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial, serta memastikan
implementasi program sesuai standar.

Indikator Keberhasilan (Contoh)

 Peningkatan skor kepuasan pasien & keluarga (melalui survei).

 Penurunan ALOS rata-rata (misal: 0.5 hari).

 Peningkatan pemahaman

Anda mungkin juga menyukai