0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Modul Ajar Deep Learning SMKN 1 Gunungsari

Modul ajar ini dirancang untuk pembelajaran Deep Learning di SMKN 1 Gunungsari dengan fokus pada berpikir komputasional untuk kelas E/X selama tahun pelajaran 2025/2026. Modul mencakup identifikasi peserta didik, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, serta metode dan asesmen yang digunakan untuk mendukung proses belajar. Selain itu, modul ini juga menekankan pentingnya kemitraan dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Diunggah oleh

Fitriani Amikom
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Modul Ajar Deep Learning SMKN 1 Gunungsari

Modul ajar ini dirancang untuk pembelajaran Deep Learning di SMKN 1 Gunungsari dengan fokus pada berpikir komputasional untuk kelas E/X selama tahun pelajaran 2025/2026. Modul mencakup identifikasi peserta didik, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, serta metode dan asesmen yang digunakan untuk mendukung proses belajar. Selain itu, modul ini juga menekankan pentingnya kemitraan dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Diunggah oleh

Fitriani Amikom
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

Sekolah/Madrasah : SMKN 1 Gunungsari


Mata Pelajaran : Informatika
Elemen : Berfikir Komputasional
Fase/Kelas :E/X
Alokasi Waktu : 4 x 45 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026
Nama Penyusun : Anwarul Isnaini, [Link]

Identifikasi Peserta Didik: Identifikasi kesiapan peserta didik sebelum belajar, seperti
pengetahuan awal, minat, latar belakang, dan kebutuhan belajar, serta
aspek lainnya
Materi Pelajaran: Tuliskan analisis materi pelajaran seperti jenis
pengetahuan yang akan dicapai, relevansi dengan kehidupan nyata
peserta didik, tingkat kesulitan, struktur materi, serta integrasi nilai dan
karakter, dan lainnya
Dimensi Profil Lulusan: Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai
dalam pembelajaran
☐ DPL1 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
☐ DPL2 Kewargaan
☐ DPL3 Penalaran Kritis
☐ DPL4 Kreativitas
☐ DPL5 Kolaborasi
☐ DPL6 Kemandirian
☐ DPL7 Kesehatan
☐ DPL8 Komunikasi
Desain Capaian Pembelajaran: Menerapkan strategi algoritmik standar
Pembelajaran pada kehidupan sehari-hari maupun implementasinya dalam
sistem komputer, untuk menghasilkan beberapa solusi persoalan
dengan data diskrit bervolume besar. (buat sesuai Capaian
Pembelajaran)
Lintas Disiplin Ilmu: Lintas Disiplin Ilmu yang relevan sesuai dengan
Capaian Pembelajaran.
Tujuan Pembelajaran: Merupakan pernyataan yang merumuskan
kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik setelah
menyelesaikan suatu proses pembelajaran. Tujuan ini mencakup aspek
utama, yaitu subjek belajar, pengetahuan keterampilan atau sikap yang
harus dikuasai dengan kata kerja operasional yang terukur, kondisi atau
konteks peserta didik mendemonstrasikan kompetensinya, serta tingkat
pencapaian yang menjadi indikator keberhasilan. Jika lebih dari satu
pertemuan maka tuliskan tujuan pembelajaran setiap pertemuannya
Topik Pembelajaran: Tuliskan topik pembelajaran yang relevan dengan
capaian dan tujuan pembelajaran
Praktik Pedagogis: Model/Strategi/Metode yang ditentukan oleh guru
untuk mencapai tujuan belajar dalam mencapai dimensi profil lulusan.
Contoh: pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek,
pembelajaran inkuiri, pembelajaran kontekstual, dan sebagainya
Kemitraan Pembelajaran: Mitra kerjasama untuk berkolaborasi dan
berperan dalam pembelajaran (lingkungan sekolah, lingkungan luar
sekolah, masyarakat).
Misalnya guru bidang studi lain, peserta didik lain, orang tua, komunitas,
tokoh masyarakat, dunia usaha dan dunia industri kerja, institusi, atau
mitra profesional
Lingkungan Pembelajaran: Lingkungan pembelajaran yang
mengintegrasikan antara ruang fisik, ruang virtual, dan budaya belajar
untuk mendukung pembelajaran mendalam.
Contoh: lingkungan sekolah, Learning Management System (LMS),
dukungan guru untuk meningkatkan keaktifan peserta didik
Pemanfaatan Digital: Pemanfaatan teknologi digital menciptakan
pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual.
Contoh: perpustakaan digital, forum diskusi daring, dan penilaian daring

Pengalaman Langkah-langkah Pembelajaran


Belajar AWAL
(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,
bermakna, menggembirakan)
Pembuka dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk mempersiapkan
peserta didik sebelum memasuki inti pembelajaran.
Kegiatan dalam tahap ini meliputi orientasi yang bermakna, apersepsi
yang kontekstual, dan motivasi yang menggembirakan.
INTI
Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami,
mengaplikasikan, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran
berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.
Memahami
(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,
bermakna, menggembirakan)
1. ………..
2. ………..
Mengaplikasi
(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,
bermakna, menggembirakan)
1. ………..
2. ………..
Merefleksi
(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,
bermakna, menggembirakan)
1. ………..
2. ………..

PENUTUP
(Tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,
bermakna, dan menggembirakan)
Tahap akhir dalam proses pembelajaran yang bertujuan memberikan
umpan balik yang konstruktif kepada siswa atas pengalaman belajar yang
telah dilakukan, menyimpulkan pembelajaran, dan siswa terlibat dalam
perencanaan pembelajaran selanjutnya.
Asesmen Asesmen pada Awal (Tentukan metode atau cara yang
Pembelajara Pembelajaran: digunakan secara komprehensif untuk
n mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik)
Asesmen pada Proses (Asesmen dalam pembelajaran
Pembelajaran: mendalam disesuaikan dengan
assessment as learning, assessment for
learning, dan assessment of learning)
Asesmen pada Akhir Contoh:
Pembelajaran:  Tes tertulis
 Tes lisan
 Penilaian Kinerja
 Penilaian Proyek
 Penilaian Produk
 Observasi
 Portofolio
 Peer Assessment
 Self Assessment
 Penilaian berbasis kelas

Anda mungkin juga menyukai