Rencana Kerja Tahunan SKH Elok Asri 2025
Rencana Kerja Tahunan SKH Elok Asri 2025
1
BAB I
IDENTITAS SEKOLAH
2
BAB II
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam
pembangunan sumber daya manusia. Oleh sebab itu, sebagai upaya untuk
meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan, dipandang perlu adanya langkah-
langkah yang dilaksanakan secara terencana, terarah, dan terpadu untuk
menyempurnakan kegiatan sekolah, sehingga penyelenggaraan pendidikan dapat
berjalan lebih optimal dan memenuhi harapan semua pihak yang berkepentingan
(stakeholders).
Oleh karena itu, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, sekolah
senantiasa berpedoman pada seluruh kebijakan bidang pendidikan yang telah
ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Upaya-upaya yang terus digulirkan dalam rangka peningkatan kualitas
(quality) dan pemerataan kesempatan (equity) pendidikan di antaranya melalui
penerapan program wajib belajar 9 tahun, standarisasi kurikulum, proses
pembelajaran, ketenagaan, pembiayaan, sarana/prasarana, kompetensi lulusan,
penilaian, serta manajemen dan pencitraan publik.
Seluruh komponen tersebut digerakkan dalam rangka meningkatkan kinerja
sekolah, sehingga sekolah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan terdepan
mampu memberikan jawaban terhadap berbagai permasalahan pendidikan yang
terus berkembang sesuai dengan dinamika masyarakat.
Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kinerja sekolah
diwujudkan melalui penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Pendidikan Nasional. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan
sekolah dipandang perlu agar selaras dengan Standar Nasional Pendidikan.
Untuk mewujudkan program tersebut, setiap sekolah perlu memiliki
pedoman pelaksanaan kerja berupa Program Kerja Sekolah dan Rencana
Pengembangan Sekolah (RPS). Agar penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan
3
dengan baik, sekolah harus menyusun program kerja yang menjadi panduan
dalam pengelolaan sekolah, dengan memberdayakan seluruh sumber daya yang
ada dan menyesuaikannya dengan kapasitas sekolah itu sendiri.
Berdasarkan uraian di atas, maka kami, warga sekolah SKh Elok Asri Kota
Serang, menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) sebagai pedoman pelaksanaan
program sekolah.
Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) ini dimaksudkan agar
SKh Elok Asri Serang dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien. RPS
disusun dengan mempertimbangkan bahwa sekolah merupakan unit pelaksana
pendidikan formal yang memiliki keberagaman potensi peserta didik dan
memerlukan layanan pendidikan yang bervariasi.
Selain itu, RKT ini juga disusun berdasarkan hasil evaluasi tahun ajaran
2024/2025 sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan di SKh Elok Asri Kota
Serang.
Dasar pemikiran inilah yang mendorong munculnya suatu pendekatan yang
dikenal dengan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) atau School Based Quality
Management. Pengembangan lebih lanjut tentunya memerlukan perencanaan yang
matang yang tertuang dalam Rencana Strategis Sekolah (Renstra). Oleh karena
itu, sekolah harus dinamis dan kreatif dalam menjalankan perannya untuk terus
meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pengembangan sumber daya
manusia.
Dengan adanya rencana pengembangan sekolah ini, diharapkan dapat
menjadi pedoman kerja serta acuan dalam upaya peningkatan dan pengembangan
mutu sekolah.
A. Maksud dan Tujuan
1. Maksud
Penyusunan Program Kerja atau Rencana Kerja Tahunan (RKT) ini bertujuan
memberikan gambaran yang jelas mengenai pola kerja serta arah kebijakan
bagi pengelola sekolah dalam melaksanakan tugas selama satu tahun ke
depan. Dengan adanya panduan ini, diharapkan pelaksanaan operasional
sekolah dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan terarah, sehingga pada
4
akhirnya mampu meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.
2. Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) ini adalah untuk:
a) Meningkatkan kualitas proses pembelajaran di lingkungan sekolah.
b) Memperluas wawasan dan keterampilan siswa, agar mampu berkembang sesuai
potensi masing-masing.
c) Mengembangkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan, sehingga
kinerja semakin optimal.
d) Mengoptimalkan pengelolaan sarana dan prasarana sekolah, agar dapat
dimanfaatkan secara maksimal.
e) Menjadi pedoman dan landasan kerja dalam pelaksanaan program sekolah,
guna memastikan tercapainya tujuan sekolah dengan tingkat kepastian tinggi
dan risiko yang minimal.
f) Meningkatkan partisipasi seluruh warga sekolah dan masyarakat, sehingga
seluruh stakeholders memahami dan mendukung rencana implementasi
program sekolah.
g) Mendorong koordinasi yang baik antar pelaku pendidikan di lingkungan
sekolah.
h) Menjamin terwujudnya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara pelaku
sekolah, antar sekolah dengan dinas pendidikan, serta antarwaktu pelaksanaan
program.
i) Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran,
pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan sekolah.
j) Menjamin penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan
berkelanjutan.
k) Menjadi dasar dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, baik selama
kegiatan berlangsung maupun pada akhir pelaksanaan program.
5
BAB III
ANALISIS SITUASI
6
dan berlokasi di Jl. Angsana Blok Blora Kavling 45–47, Kelurahan Kasemen,
Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.
Dalam melakukan analisis terhadap SKh Elok Asri, data yang digunakan
dapat berasal dari dua sumber, yaitu data eksternal dan data internal. Data
eksternal meliputi peran masyarakat, dukungan pemerintah, serta kontribusi dari
pihak luar seperti donatur dan lembaga mitra. Sementara itu, data internal
mencakup proses pembelajaran, administrasi sekolah, kondisi guru dan siswa,
sarana-prasarana, laporan keuangan, serta kegiatan dan manajemen internal
lainnya.
Berdasarkan hasil identifikasi, berikut analisis SWOT SKh Elok Asri:
A. Kekuatan (Strengths)
1. Motivasi guru dan siswa yang tinggi, sehingga mampu menciptakan metode
pembelajaran yang efektif dan kreatif.
2. Hubungan antar guru serta antara guru dan siswa terjalin dengan baik dan
kondusif, menciptakan suasana belajar yang harmonis.
3. Tenaga pendidik relatif masih muda, memiliki semangat kerja tinggi,
wawasan luas, serta pemahaman terhadap perkembangan pendidikan yang
terkini.
B. Kelemahan (Weaknesses)
1. Kurangnya keterlibatan orang tua dalam menjalin kerja sama dengan guru
untuk mendukung proses pembelajaran di rumah.
2. Keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, baik dalam fasilitas umum, alat
pembelajaran, maupun penunjang kegiatan belajar.
3. Kondisi ekonomi sebagian besar orang tua siswa yang tergolong menengah
ke bawah, menyebabkan terbatasnya dukungan biaya operasional sekolah.
C. Peluang (Opportunities)
1. Adanya dukungan dari pemerintah serta pihak-pihak eksternal untuk
membantu pengembangan sarana dan prasarana sekolah agar sesuai dengan
standar pendidikan.
2. Dukungan masyarakat dan lembaga mitra yang siap membantu penyaluran
lulusan SKh Elok Asri agar dapat bekerja di berbagai bidang atau perusahaan
7
yang sesuai dengan kemampuan mereka.
D. Ancaman (Threats)
1. Lingkungan sekolah yang terbatas dan belum memiliki area parkir yang
memadai bagi guru maupun orang tua yang mengantar-jemput siswa.
2. Lokasi sekolah yang berada di area perkampungan dengan akses jalan yang
sempit dan sebagian rusak, sehingga menyulitkan mobilitas warga sekolah
maupun tamu dari luar.
8
BAB IV
PROGRAM KERJA TAHUN 2025/2026
BERBASIS DATA DAN KEBUTUHAN
A. Bidang Kurikulum
Program dan Rencana bidang kurikulum tahun 2025/2026 adalah sebagai berikut:
JADWAL PELAKSANAAN
NO PROGRAM KEGIATAN SEMESTER I SEMESTER II
JUL AGS SEP OKT NOV DES JAN FEB MAR APR MEI JUN
1 Pengaturan 1.1 Penyusunan KSP v
Program Kerja 1.2 Pembagian kelas dan tugas
mengajar v
2 Program KBM
● Aktivitas belajar mengajar
● Buku agenda kelas
v
● Daftar inventaris ruangan
● Struktur organigram kelas
● Jadwal pelajaran
3.1 Pelaksanaan 7 KAIH
● Pelaksanaan Tema 1
3 ● Pelaksanaan Tema 2
Kokurikuler v v v v v v v v v v v v
3 ● Pelaksanaan Tema 3
● Pelaksanaan Tema 4
● Pelaksanaan Tema 5
4.1 Fun Cooking v v v v v v v v v v v v
4 Ekstrakurikuler
4.2 Pramuka v v v v v v v v v v v v
5.1 Pelaksanaan STS Ganjil v
5.2 Pelaksanaan SAS Ganjil v
5.3 Pelaksanaan STS Genap v
5
Evaluasi 5.4 Pelaksanaan SAS Genap v
5
5.5 Pelaksanaan Try Out v
5.6 Pelaksanaan Ujian Sekolah Tulis v v
5.7 Pelaksanaan Ujian Sekolah Praktek v v
6 Laporan 6.1 Pengumpulan nilai (Rekapitulasi) v
6 Pendidikan 6.2 Penyerahan hasil belajar (Bagi
Rapor Ganjil) v
13
10 Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2024 Pamflet
NOVEMBER
11 Hari Pahlawan 10 November 2025 Pamflet
Pamflet
12 Hari Guru Nasional 25 November 2025
Perayaan Hari Guru
DESEMBER
Pamflet
13 HDI 3 Desember 2025
Lomba siswa
JANUARI
14 Tahun Baru Masehi 1 Januari 2026 Pamflet
Pamflet
15 Isra Mi'raj 16 Januari 2026
Membuat Poster
FEBRUARI
16 Lomba Februari 2026 FLS2N
MARET
17 Idul Fitri Maret 2026 Pamflet
APRIL
Pamflet
18 Hari Kartini 21 April 2026
Memakai kebaya
Pamflet
19 Hari Bumi 21 April 2025 Kegiatan bersih-bersih
lingkungan sekolah
MEI
20 Hardiknas 2 Mei 2026 Pamflet
Spanduk
21 PPDB Mei s/d Juli 2026
Brosur
JUNI
22 Hari Pancasila 1 Juni 2026 Pamflet
Pelepasan SDKh, SMPKh,
23 Kelulusan Juni 2026 SMAKh
Blanko ijazah
LKSN
Merangkai bunga
24 Lomba Juni 2026
Hantaran
Kreasi barang bekas
25 Tahun Baru Islam 16 Juni 2026 Pamflet
14
Berkunjung ke tempat wisata
Membawa toa/speaker
Membawa banner
26 Field Trip Juni 2026
P3K
Konsumsi
Surat edaran
2. Keadaan Meubelair
No Nama Barang Jumlah Baik Sedang Rusak Keterangan
1 Meja Murid 20 16 - 4 Bahan besi
2 Kursi Murid 42 36 5 1 Bahan besi dan bahan kayu
3 Meja Guru 3 3 - - Bahan kayu
4 Kursi Guru 3 3 - - Bahan kayu
5 Lemari 4 4 - - Bahan besi
6 Papan Tulis 6 - 4 2 Bahan Kayu
Rak /Lemari
7 5 2 3 - Bahan kayu
Buku
8 Kursi Tamu 1 1 - - Bahan Kayu
9 Papan Data 6 - - - Bahan Spanduk
15
profesional, sosial, dan kepribadian guru serta peningkatan kinerja tenaga
kependidikan. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup pelatihan, workshop, KKG,
serta pembinaan rutin oleh kepala sekolah. Selain itu, sekolah juga
mengembangkan inovasi seperti pojok literasi, sekolah ramah anak, digitalisasi
administrasi, dan penguatan karakter bagi seluruh warga sekolah. Diharapkan
melalui kegiatan ini, tercipta budaya kerja yang profesional, kolaboratif, inovatif,
dan berorientasi pada layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik berkebutuhan
khusus.
1. Tujuan Bidang GTK dan Pengembangan Sekolah
a. Meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan.
b. Mengembangkan kompetensi pedagogik, sosial, dan kepribadian GTK.
c. Meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi
pembelajaran.
d. Menumbuhkan budaya kolaborasi dan refleksi antar guru.
e. Mengoptimalkan supervisi akademik dan manajerial.
f. Mendorong inovasi pembelajaran dan administrasi sekolah.
g. Meningkatkan kesejahteraan dan motivasi GTK.
h. Menumbuhkan lingkungan kerja yang positif dan ramah anak.
2. Rencana Inovasi dan Pengembangan Sekolah
a. Penguatan pojok literasi dan kegiatan membaca rutin.
b. Pengembangan Sekolah Ramah Anak (SRA) dan lingkungan inklusif.
c. Digitalisasi administrasi sekolah dan pembelajaran.
d. Penguatan profil pelajar Pancasila melalui kegiatan karakter.
e. Pengembangan komunitas belajar guru (KKG internal).
f. Pembiasaan budaya reflektif dan berbagi praktik baik.
g. Pengembangan program mentoring bagi guru baru.
h. Pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran.
3. Tabel Program dan Rencana Kegiatan
WAKTU
PENANGGUN
NO PROGRAM / KEGIATAN PELAKSANAA SASARAN
G JAWAB
N
Workshop peningkatan
1 Semester I & II Guru Kepala Sekolah
kompetensi guru
16
(pedagogik, sosial,
profesional)
KKG internal dan berbagi Koordinator
2 Setiap hari Guru
praktik baik KKG
Supervisi akademik dan
3 Setiap semester Guru Kepala Sekolah
tindak lanjut hasil supervisi
Pelatihan administrasi dan Wakasek
4 Semester I Guru
manajemen sekolah Kurikulum
Program digitalisasi data Operator
5 Semester II GTK
dan administrasi sekolah Sekolah
Pojok Literasi dan kegiatan Satu minggu Siswa & Guru
6 Literasi Sekolah
literasi harian sekali Tim
Pembinaan karakter dan
7 Sepanjang tahun GTK Kepala Sekolah
budaya kerja positif
Kegiatan refleksi, evaluasi,
8 dan penghargaan GTK Akhir tahun Guru & Tendik Kepala Sekolah
berprestasi
Pengembangan Sekolah
Kepala Sekolah
9 Ramah Anak & lingkungan Sepanjang tahun Seluruh warga
inklusif
17
B. Bidang Administrasi & Manajemen
1) Mengelola surat menyurat
2) Menyusun laporan kegiatan sekolah.
3) Mengatur sistem arsip dan dokumentasi.
C. Bidang Organisasi / Kelembagaan
1) Mengatur struktur organisasi sekolah.
2) Mengembangkan kerja sama antar bidang dan antar lembaga.
D. Bidang Sarana & Prasarana
1) Mengatur kebutuhan barang yang diperlukan sekolah
2) Mengatur pemeliharaan barang yang ada
3) Menginventarisir barang milik sekolah
E. Bidang Pendidik & Tenaga Kependidikan
1) Mengatur administrasi kepegawaian
2) Mengatur kesejahteraan pegawai
3) Mengatur pembinaan pegawai
4) Melaksanakan penilaian kinerja guru dan tendik.
F. Bidang Pembiayaan / Pendanaan
1) Mengatur pengadaan dana
2) Mengatur penggunaan dana
3) Melaporkan penggunaan dana
G. Bidang Peserta didik
1) Mengatur penerimaan siswa baru (PPDB).
2) Mengatur pengisian data siswa
3) Mengerjakan buku mutasi siswa
4) Mengatur kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri siswa.
5) Mengatur perlombaan siswa
6) Mengatur pelepasan siswa/kenaikan kelas
H. Bidang Kemasyarakatan
1) Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat
2) Mengatur hubungan sekolah dengan lembaga / intansi lain
3) Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua siswa
18
4) Mengatur hubungan sekolah dengan dunia usaha
I. Bidang Lingkungan Budaya
1) Pengaturan kebersihan dan keamanan sekolah
2) Pengaturan halaman sekolah
3) Pengaturan kebun/taman sekolah
4) Pengaturan kelas/ruang belajar
2. Pengawasan dan Evaluasi Manajemen Sekolah
Bidangan ini melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan
seluruh program sekolah, memastikan setiap bidang melaksanakan tugas
sesuai rencana, serta melakukan evaluasi secara berkala untuk peningkatan
mutu manajemen sekolah.
Kegiatan mencakup:
a. Supervisi manajerial oleh Kepala Sekolah.
b. Monitoring pelaksanaan program kerja tiap bidang.
c. Evaluasi hasil kegiatan pada akhir semester.
d. Analisis hasil monev untuk perbaikan program berikutnya.
e. Tindak lanjut hasil pengawasan melalui rapat evaluasi dan laporan
resmi.
3. Pelaporan dan Tindak Lanjut Program
Setiap kegiatan manajemen sekolah wajib dilaporkan secara tertulis
melalui laporan kegiatan, laporan keuangan, serta dokumen administrasi
lainnya. Kegiatan pelaporan dilakukan secara triwulan, semester, dan
tahunan.
Ruang lingkup kegiatan:
a. Penyusunan laporan pelaksanaan RKT dan RKAS.
b. Pelaporan realisasi BOS dan dana bantuan lainnya.
c. Penyusunan laporan kegiatan internal tiap bidang.
d. Tindak lanjut hasil rapat dan rekomendasi pengawasan.
4. Koordinasi dan Kemitraan Sekolah
Untuk memperkuat tata kelola sekolah, dilakukan kegiatan koordinasi dan
kerja sama dengan berbagai pihak internal maupun eksternal.
19
Kegiatan meliputi:
a. Koordinasi rutin antarbidang di lingkungan sekolah.
b. Rapat koordinasi dengan komite sekolah.
c. Kerja sama dengan Dinas Pendidikan, lembaga pelatihan, dan dunia
usaha.
d. Pembinaan hubungan dengan masyarakat dan orang tua siswa.
e. Partisipasi dalam kegiatan jejaring sekolah dan forum kepala sekolah.
5. Jadwal Kegiatan Bidangan Manajemen Sekolah
TAHUN AJARAN 2025/2026
NO URAIAN KEGIATAN
SEMESTER I SEMESTER II
Penyusunan dan pembaruan dokumen v v
1
RKT, RKJM, dan EDS
Rapat koordinasi manajemen dan v v
2
evaluasi program kerja
v v
3 Supervisi manajerial Kepala Sekolah
20
BAB V
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH 2025/2026
No Kegiatan Benahi Penjelasan Kegiatan ARKAS Uraian Bulan Jumlah Satuan Harga Total
Implementasi Kegiatan Dianggarkan Satuan
Kegiatan ARKAS
1. Kepala satuan pendidikan Mengadakan Peningkatan kompetensi Honorarium Agustus 2025 2 Orang/hari 1.500.000 3.000.000
dan pendidik mempelajari pelatihan guru guru untuk memahami narasumber
dan mengimplementasikan tentang penyalahgunaan pelatihan
aturan terkait rokok, pencegahan narkotika, psikotropika,
minuman keras, dan penyalahgunaan zat adiktif (narkoba),
narkoba, serta memberikan narkoba dan zat minuman keras,
penyuluhan. adiktif. merokok, dan HIV
AIDS
2. Kepala satuan pendidikan Mengadakan Penyelenggaraan: Materi Juli–Desember 6 Set 500.000 3.000.000
dan pendidik mempelajari penyuluhan pencegahan penyuluhan 2025
dan mengimplementasikan bulanan untuk penyalahgunaan (poster, leaflet)
aturan terkait rokok, siswa tentang narkotika, psikotropika,
minuman keras, dan bahaya narkoba. zat adiktif (narkoba),
narkoba, serta memberikan minuman keras,
penyuluhan. merokok, dan HIV
AIDS
21
3. Kepala satuan pendidikan Mengadakan Peningkatan kompetensi Honorarium Agustus 2025 2 Orang/hari 1.500.000 3.000.000
dan pendidik mempelajari lokakarya guru untuk memahami narasumber
dan mengimplementasikan toleransi agama toleransi/kesetaraan/ lokakarya
praktik toleransi agama dan budaya untuk moderasi beragama dan
dan budaya melalui guru. budaya
kegiatan pembelajaran.
22
2. Kepala satuan
pendidikan dan
pendidik
mengintegrasikan
pengetahuan tentang
perumusan,
penyampaian dan
penerapan visi-misi
sekolah dan
mengimplementasikan
nya dalam berbagai
aktivitas untuk
meningkatkan iklim
keamanan satuan
pendidikan
3. Kepala satuan
pendidikan mendorong
perbaikan perumusan
visi-misi sekolah yang
berorientasi pada
peningkatan iklim
keamanan melalui
implementasi kegiatan,
program, maupun
pembuatan kebijakan,
baik yang membutuhkan
anggaran maupun yang
tidak membutuhkan
anggaran.
3. Kepala satuan
pendidikan mendorong
23
perbaikan perumusan
visi-misi sekolah yang
berorientasi pada
peningkatan iklim
keamanan melalui
implementasi kegiatan,
program, maupun
pembuatan kebijakan,
baik yang membutuhkan
anggaran maupun yang
tidak membutuhkan
anggaran.
- Pengembangan
5. Kepala satuan pendidikan Mengintegrasikan tema Alat dan bahan September–Okt 2 Set 1.000.000 2.000.000
toleransi dalam proyek pembelajaran berbasis
dan pendidik mempelajari proyek P5 ober 2025
P5. proyek (termasuk P5)
dan mengimplementasikan (kertas, spidol,
praktik toleransi agama bahan
dan budaya melalui presentasi)
kegiatan pembelajaran.
24
- Peningkatan
6. Kepala satuan pendidikan Mengadakan pelatihan Honorarium Juli 2025 2 Orang/hari 1.500.000 3.000.000
metode pembelajaran kompetensi guru
dan pendidik narasumber
interaktif untuk guru. untuk memahami
meningkatkan kompetensi pelatihan
karakteristik dan cara
dalam metode
belajar peserta didik
pembelajaran interaktif
untuk mendukung kualitas
pembelajaran.
7. Kepala satuan pendidikan Mengembangkan Penyusunan Bahan Agustus 2025 1 Set 500.000 500.000
rencana pembelajaran
dan pendidik Administrasi kelas pengembanga n
berbasis proyek
meningkatkan kompetensi intrakurikuler. - /tujuan pembelajaran Administrasi
dalam metode kelas (kertas,
pembelajaran interaktif tinta printer)
untuk mendukung kualitas
pembelajaran.
25
BAB VI
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas, Rencana Kerja Tahunan (RKT) SKh Elok Asri Kota
Serang Tahun Pelajaran 2024/2025 disusun sebagai pedoman dalam pelaksanaan
program dan kegiatan sekolah selama satu tahun ke depan. RKT ini menjadi acuan bagi
seluruh warga sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan yang efektif, efisien, dan
berkesinambungan.
Adapun sasaran program RKT meliputi:
1. Program yang berfokus pada aspek pemerataan, peningkatan kualitas,
relevansi, efisiensi, serta penguatan kapasitas sekolah.
2. Program yang mencakup pengembangan kompetensi lulusan,
penyempurnaan kurikulum, peningkatan proses pembelajaran,
penyempurnaan sistem penilaian, pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan, penyediaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana
sekolah, penguatan manajemen sekolah, pengembangan kegiatan
kesiswaan, pembentukan budaya lingkungan sekolah yang positif,
penguatan pendidikan karakter, serta pelaksanaan kegiatan nonprogram
untuk mendukung mutu pendidikan secara menyeluruh.
Dengan demikian, RKT ini diharapkan menjadi panduan strategis dalam
mewujudkan visi dan misi SKh Elok Asri Kota Serang menuju sekolah yang
unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
B. Saran
Dengan tersusunnya Rencana Kerja Tahunan (RKT) SKh Elok Asri Kota Serang
ini, diharapkan:
1. Dapat membantu dan mendorong peningkatan pencapaian APM dan APK,
khususnya di wilayah Kelurahan dan Kecamatan Kasemen Kota Serang.
2. Menjadi dasar bagi sekolah dalam menentukan program prioritas yang
sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
3. Mengoptimalkan peran seluruh komponen sekolah, baik kepala sekolah,
guru, tenaga kependidikan, peserta didik, maupun orang tua, dalam
mendukung keberhasilan program sekolah.
4. Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat untuk turut serta dalam
menyukseskan program wajib belajar 9 tahun dan peningkatan mutu
pendidikan.
5. Menjadi bahan evaluasi dan refleksi tahunan bagi sekolah dalam mengukur
keberhasilan program serta menentukan langkah perbaikan di masa
mendatang.
6. Memperkuat kerja sama antara sekolah, pemerintah, dan pihak terkait
lainnya dalam rangka menciptakan layanan pendidikan yang inklusif dan
bermutu tinggi.