0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan23 halaman

Rencana Kerja BUM Desa Singaraksa 2025

Dokumen ini adalah berita acara pengesahan Rencana Program Kerja BUM Desa Singaraksa untuk tahun anggaran 2025, yang melibatkan partisipasi dari seluruh unsur kepengurusan. Rencana ini mencakup evaluasi kinerja tahun sebelumnya, profil BUM Desa, serta strategi dan proyeksi kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sukajadi. Diharapkan dokumen ini menjadi acuan dalam pelaksanaan program dan kegiatan BUM Desa selama tahun anggaran yang ditentukan.

Diunggah oleh

ryn.maulana007
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan23 halaman

Rencana Kerja BUM Desa Singaraksa 2025

Dokumen ini adalah berita acara pengesahan Rencana Program Kerja BUM Desa Singaraksa untuk tahun anggaran 2025, yang melibatkan partisipasi dari seluruh unsur kepengurusan. Rencana ini mencakup evaluasi kinerja tahun sebelumnya, profil BUM Desa, serta strategi dan proyeksi kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sukajadi. Diharapkan dokumen ini menjadi acuan dalam pelaksanaan program dan kegiatan BUM Desa selama tahun anggaran yang ditentukan.

Diunggah oleh

ryn.maulana007
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUM Desa : Singaraksa

Desa : SUKAJADI
Kontak : 6285222251123
BERITA ACARA

Nomor 004 Tahun 2025

TENTANG
PENGESAHAN DOKUMEN RENCANA PROGRAM KERJA
BADAN USAHA MILIK DESA SINGARAKSA
TAHUN 2025
DESA SUKAJADI KECAMATAN CISAYONG
KABUPATEN TASIKMALAYA

Pada Hari ini, tanggal 14 Februari 2025 bertempat di Aula Desa Sukajadi Desa
SUKAJADI Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat,
telah diselesaikannya penyusunan Dokumen Rencana Program Kerja Badan
Usaha Milik DESA "SINGARAKSA" pada tahun anggaran Nomor 005 Tahun
2025.

Penyusunan dokumen ini melalui mekanisme perencanaan program kerja


yang partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur kepengurusan BUM DESA.
Konsep dalam penyusunan rencana program kerja ini melalui diskusi,
pendapat, saran dan kritikan dari unsur-unsur yang terkait.

Diharapkan dokumen ini sebagai acuan dan arahan kerja BUM DESA
"Singaraksa" dalam melaksanakan program/kegiatan selama tahun anggaran
Nomor 005 Tahun 2025 dan jika ada yang perlu dilakukan perubahan maka
dapat dilakukan perubahan dengan syarat harus melalui persetujuan Dewan
Pengawas dan Penasehat sesuai mekanisme sesuai dengan perundang-
undangan yang berlaku.

Demikian berita acara pengesahan Dokumen Rencana Program Kerja BUM


DESA "Singaraksa" ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Dibuat oleh
Direktur

RIAN INSAF MAULANA

Menyetujui
Pengawas Penasihat

BENI ABUBAKAR TEDI NURJAMAN, [Link]


DAFTAR ISI
BAB I PROFIL BUM DESA
A. Visi Misi
B. Struktur organisasi dan daftar SDM
C. Kepemilikan Modal
1) Penyertaan Modal Awal
2) Penyertaan Modal Desa
3) Penyertaan Modal Masyarakat

BAB II EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA


A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
4. Kondisi Keuangan
B. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
2. Potensi
3. Peluang
4. Prospek Usaha

BAB III RENCANA KERJA


A. Sasaran Perusahaan
B. Strategi dan Kebijakan
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang
g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang

BAB IV INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL


Berikut format Rancangan Rencana Program Kerja/ Rencana Program Kerja
secara terperinci:

BAB V RENCANA KERJA SAMA


A. RencanaKerja Sama Usaha
B. RencanaKerja Sama Non usaha

BAB VI RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN


Rencana kegiatan dan kebutuhan disusun sebelum penambahan modal
kepada BUM Desa/BUM Desa Bersama
BAB I
PROFIL BUM DESA

A. Visi dan Misi

VISI BUM DESA SINGARAKSA


“Menjadi Badan Usaha Milik Desa yang profesional, mandiri, dan
berdaya saing dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa
Sukajadi secara berkelanjutan.”

MISI BUM DESA SINGARAKSA

1. Mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi lokal yang dimiliki


oleh Desa Sukajadi secara efektif, efisien, dan akuntabel.
2. Menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagimasyarakat
desa melalui unit-unit usaha produktif.
3. Meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) sebagai sumber
pembiayaan pembangunan desa.
4. Menjalin kemitraan strategis dengan pihak ketiga secara professional
untuk memperluas jaringan usaha.
5. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi
desa melalui penyertaan modal dan pengambilan keputusan
bersama.
6. Menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi desa yang berbasis
pada kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan.
Berikut adalah contoh Struktur Organisasi BUM Desa SINGARAKSA
dalam format hierarkis yang bisa Anda gunakan untuk dokumen resmi
atau papan organisasi:
STRUKTUR ORGANISASI

BUM DESA SINGARAKSA


B. Struktur organisasi dan daftar SDM

Struktur Organisasi BUM Desa Singaraksa

Musyawarah
Desa

Penasihat

Direktur
Sekertaris Bendahara
BUM Desa

Kepala Unit Kepala Unit Kepala Unit


Usaha Usaha Usaha

Karyawan Karyawan Karyawan Karyawan Karyawan Karyawan

Daftar SDM BUM Desa


No Nama Jabatan
1 Tedi Nurjaman, [Link] Penasihat
2 Rian Insaf Maulana Direktur
3 Ulfah Verawati Sekertaris
4 Fadlan Fadilah Fauzi Bendahara
5 - Penasihat
6 - Direktur
7 - Sekertaris
8 - Bendahara
9 - Kepala Unit Usaha
10 - Karyawan
C. Kepemilikan Modal
1) Penyertaan Modal Awal
Penyertaan modal awal sebesar Rp. Rp. 220.263.000.-
(Dua Ratus Dua Puluh Juta Dua Ratus Enam Puluh Tiga Ribu)
2) Penyertaan Modal Desa
Penyertaan modal awal sebesar Rp. Rp. 220.263.0000.-
(Dua Ratus Dua Puluh Juta Dua Ratus Enam Puluh Tiga Ribu)

Penyertaan modal desa sebesar Rp. Rp. 220.263.000.- (Dua Ratus


Dua Puluh Juta Dua Ratus Enam Puluh Tiga Ribu)

3) Penyertaan Modal Masyarakat


Penyertaan modal masyarakat sebesar Rp. 0.- (Nol Rupiah)

BAB II
EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA

Berikut adalah BAB II EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA dalam


bentuk general yang bisa digunakan oleh semua BUM Desa:

BAB II

EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA

A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
BUM Desa telah menjalankan kegiatan operasional dengan dukungan
sumber daya manusia yang terdiri dari pengurus inti (Direktur,
Sekretaris, dan Bendahara) serta kepala dan staf unit usaha.
Secara kuantitas, jumlah SDM relative mencukupi untuk mengelola
kegiatan usaha yang ada. Namun, secara kualitas, sebagian besar SDM
masih membutuhkan peningkatan kapasitas dan pelatihan berkelanjutan
dalam bidang manajerial, administrasi, serta pengelolaan usaha.
Tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab pegawai cukup baik, namun
masih perlu penguatan dalam aspek inovasi dan keterlibatan aktif dalam
pengembangan unit usaha.
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
Perkembangan Unit Usaha A
Unit usaha ini menunjukkan tren perkembangan positif, ditandai dengan
meningkatnya pendapatan dan jangkauan layanan. Pengelolaan
operasional berjalan sesuai rencana kerja, meskipun masih terdapat
kendala dalam hal pemasaran dan efisiensi biaya produksi.
Perkembangan Unit Usaha B
Unit usaha ini masih berada pada tahap penguatan kelembagaan dan
pemasaran. Beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan
kualitas produk/jasa serta menjalin kemitraan strategis. Kinerja
keuangan belum stabil dan memerlukan strategi pengembangan yang
lebih tepat.
Perkembangan Unit Usaha C
Unit usaha ini mengalami stagnasi akibat berbagai kendala seperti
keterbatasan modal, SDM, serta belum maksimalnya pemanfaatan
potensilokal. Namun, rencana revitalisasi usaha sedang disusun untuk
meningkatkan produktivitas dan nilai tambah usaha.
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
BUM Desa telah menjalin beberapa kerja sama usaha dengan pihak
ketiga, seperti pelaku usaha lokal, koperasi, atau pihak swasta dalam
bentuk kemitraan dagang dan pemasaran.
Di samping itu, kerja sama non-usaha juga dijalankan dengan lembaga
pemerintahan, akademisi, dan masyarakat dalam rangka peningkatan
kapasitas, promosi, serta pemberdayaan masyarakat.
Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar kerjasama berjalan efektif,
meskipun masih diperlukan perbaikan dalam aspek legalitas dan
keberlanjutan kerjasama.
4. Kondisi Keuangan
Secara umum, kondisi keuangan BUM Desa selama tahun sebelumnya
menunjukkan kestabilan. Permodalan masih bersumber utama dari
penyertaan modal desa, dan belum sepenuhnya ditopang oleh pendapatan
usaha.
Posisi utang dan piutang dalam batas wajar, namun perlu dikelola lebih
sistematis melalui pembukuan yang tertib.
Laba usaha menunjukkan kecenderungan meningkat, terutama dari unit-
unit usaha yang aktif. Aset BUM Desa mengalami pertumbuhan seiring
dengan pembelian atau pengadaan barang modal dan pengembangan
infrastruktur usaha.

A. Kondisi Eksternal

Berikut adalah versi global dan umum dari subbab Kondisi Eksternal dalam
format yang bisa digunakan oleh semua BUM Desa, termasuk tabel dan uraian
naratif sebagai panduan pengisian:

A. Kondisi Eksternal

1. Tantangan Usaha
Strategi Menghadapi
No Tantangan Usaha Kondisi Harapan
Tantangan

Menjalin kemitraan dengan


Minimnya akses Terbukanya akses pasar
1 distributor atau platform
pasar yang stabil tetap dan luas
digital

2 Persaingan BUM Desa menjadi


Inovasi produk/jasa dan
dengan pelaku pilihan utama
Strategi Menghadapi
No Tantangan Usaha Kondisi Harapan
Tantangan

usaha luar desa masyarakat branding lokal

Tersedianya sumber
Keterbatasan Mengakses pembiayaan dari
3 pembiayaan yang
modal usaha pemerintah/mitrausaha
memadai

Harga lebih stabil dan


Fluktuasi harga Diversifikasiproduk dan
4 menguntungkan bagi
komoditas pengelolaanstok
BUM Desa

Rendah Pengelola mampu


Pelatihan dan pendampingan
5 nyaliterasi digital memanfaatkan teknologi
teknologi informasi
pengelola informasi secara optimal

Uraian:

Tantangan usaha yang dihadapi oleh BUM Desa secara umum mencakup
akses pasar yang terbatas, ketergantungan pada pihak luar, keterbatasan
modal, serta rendahnya kapasitas SDM dalam pengelolaan usaha. Untuk itu,
BUM Desa perlu menyusun strategi menghadapi tantangan dengan
memperkuat kelembagaan, menjalin jejaring kemitraan, dan meningkatkan
kapasitas pengelolaan usaha.

2. Potensi
Strategi Memanfaatkan
No Potensi Kondisi Harapan
Potensi

Sumber daya Dikelola optimal menjadi Pengembangan unit usaha


1
alam desa produk unggulan berbasis sumber daya lokal

Ketersediaan
Terlibat aktif dalam Pemberdayaan dan
2 tenaga kerja
pengelolaan usaha BUM Desa pelatihankerja
lokal

Tradisi atau Diangkat menjadi identitas Pengembangan usaha wisata


3
budaya lokal dan daya tarik usaha atau produk budaya

Dukungan
Pelibatan masyarakat dalam
Pemerintah BUM Desa menjadi motor
4 perencanaan dan evaluasi
Desa dan ekonomi desa
usaha
masyarakat

Letak
Menjadi pusat distribusi atau Kerja sama antar desa atau
5 geografis
tujuan wisata lokal antar wilayah
strategis

Uraian:

Potensi desa sangat beragam, mulai dari sumber daya alam, budaya, hingga
posisi strategis desa. Potensi ini menjadi modal utama bagi BUM Desa untuk
tumbuh. Pemanfaatan potensi perlu dirancang dalam bentuk usaha yang
realistis dan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi desa.
3. Peluang
Strategi Memanfaatkan
No Peluang Kondisi Harapan
Peluang

Dukungan kebijakan Tumbuhnya usaha Memanfaatkan program


1 nasional terhadap BUM baru yang didukung pemerintah dan sinergi
Desa regulasi lintas sektor

Meningkatnya Fokus pada produksi


Trenkonsumsi produk
2 permintaan produk berkualitas dan pemasaran
lokal dan organik
desa yang efektif

Perkembangan Pemanfaatan platform


Digitalisasi system
3 teknologi digital dan e- digital untuk pemasaran
usaha BUM Desa
commerce dan transaksi

Kerjasama dengan Investasi dan Membuat proposal bisnis


4
sector swasta kolaborasi usaha dan promosiusaha

Uraian:

Peluang usaha bagi BUM Desa semakin terbuka dengan perkembangan


teknologi, perubahan pola konsumsi, serta dukungan dari berbagai pihak.
BUM Desa perlu sigap dalam menangkap peluang ini dengan cara membangun
jejaring dan menyesuaikan model usaha yang adaptif.

4. Prospek Usaha
Strategi Memanfaatkan
No Prospek Usaha Kondisi Harapan
Prospek Usaha

Memberikan
Unit usaha pertanian Modernisasi pertanian dan
1 pendapatan
terpadu hilirisasi produk
berkelanjutan

Meningkatkan Sistem pembelian langsung


Usaha perdagangan hasil
2 pendapatan masyarakat dari petani dengan harga
bumi
dan BUM Desa adil

Menjadi solusi Penguatan system


Usaha simpan pinjam
3 pembiayaan masyarakat manajemen dan
atau keuangan mikro
desa akuntabilitas

Usaha jasa konstruksi Menjadi penyedia Penguatan legalitas dan


4 atau pengelolaan air layanan publik yang kemitraan dengan
bersih berkelanjutan pemerintah daerah

Uraian:

Prospek usaha BUM Desa sangat terbuka, terutama jika mampu melihat
kebutuhan masyarakat dan tren pembangunan desa. Dengan pengelolaan
yang profesional dan strategi yang terukur, BUM Desa dapat menjadi
penggerak ekonomi desa dalam jangka panjang.
BAB III
RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
Sasaran perusahaan secara garis besar adalah menjadikan BUM
Desa Singaraksa sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki
kredibilitas tinggi dengan dukungan modal, sumber daya manusia dan
budaya perusahaan yang kokoh. Disamping itu juga melakukan
optimalisasi sumber daya yang dimiliki agar BUM Desa memberikan
kepuasan kepada semua stakeholder. (deskripsi bias disesuaikan dengan
sasaran dan target yang diharapkan)
Sasaran Kinerja/Absolut target Tahun 2026 sesuai sesuai dengan
hasil Musyawarah Desa Tanggal Kamis 13 Februari 2025:

Target
Indikator Kinerja Keterangan
Tahun
Aset berupa kas, perlengkapan,
Total Aset Rp 220 juta
kendaraan usaha, dll.
Modal bersih setelah dikurangi
Total Ekuitas Rp 180 juta
kewajiban
Laba Bersih Tahun Target keuntungan setelah dikurangi
Rp 30 juta
Berjalan biaya operasional
Capital Expenditure Belanja modal untuk pengadaan aset
Rp 50 juta
(CapEx) tetap dan pengembangan unit usaha
Kontribusi terhadap Kontribusi keuntungan yang disetorkan
Rp 10 juta
PADes ke Pendapatan Asli Desa

B. Strategi dan Kebijakan

Strategi untuk Mencapai Tujuan dan Sasaran BUM Desa adalah


sebagaiberikut:

a. Mengembangkan unit usaha berbasis potensi lokal desa yang


memiliki nilai tambah dan peluang pasar.
b. Meningkatkan kapasitas pengelola BUM Desa melalui pelatihan
manajemen, keuangan, dan pemasaran.
c. Menjalin kemitraan dengan pihak ketiga (swasta, BUMN, koperasi,
dan lembaga keuangan) untuk memperkuat jaringan usaha.
d. Memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi
operasional dan promosi usaha secara digital.
e. Menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap
aspek pengelolaan usaha BUM Desa.

Kebijakan untuk Mencapai Tujuan dan Sasaran BUM Desa adalah


sebagai berikut:

a. Menetapkan jenis usaha yang sesuai dengan potensi dan


kebutuhan masyarakat desa secara partisipatif.
b. Menyusun rencana kerja tahunan dan anggaran berbasis hasil
musyawarah desa dan prinsip kelayakan usaha.
c. Mengalokasikan laba usaha untuk pengembangan usaha,
cadangan, dan kontribusi kepada Pendapatan Asli Desa (PADes).
d. Mengatur sistem pengelolaan keuangan dan pelaporan secara
tertib, periodik, dan dapat diakses oleh masyarakat.
e. Mengedepankan keberlanjutan usaha dan pemberdayaan ekonomi
masyarakat desa sebagai arah kebijakan utama.
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
Program/Kegiatan Tahun ...
Alokasi
Waktu
No Program/Kegiatan Anggaran Sumber Dana Output Indikator Keberhasilan
Pelaksanaan
(Rp.)

Tersedianya took Toko beroperasi dan


Pengembangan Unit Usaha Penyertaan Januari –
1 40.000.000 BUMDes yang aktif transaksi rutin per
Dagang (Sembako) Modal Desa Desember
melayani warga minggu

≥10 penerima manfaat,


Usaha Simpan Pinjam Skala Penyertaan Dana bergulir untuk Februari –
2 30.000.000 tingkat pengembalian
Mikro Modal Desa masyarakat Desember
≥90%

Pelatihan Pengelola dan Peningkatan kapasitas Terlaksana dan ada


3 10.000.000 PADes / Hibah Maret – April
Penyusunan SOP SDM pengelola BUMDes dokumen SOP

Media sosial&
Digitalisasi Pemasaran Kemitraan / Akunaktif & jumlah
4 20.000.000 marketplace aktif Mei – Oktober
Produk Desa Bantuan pesanan meningkat
digunakan

Alat pendukung usaha Alat digunakan dan


Pembelian Alat Penyertaan
5 25.000.000 dimiliki dan meningkatkan Juni – Agustus
Produksi/Perdagangan Modal Desa
dimanfaatkan produktivitas

Promosi dan Branding PADes / Kemasan produk, Produk dikenal luas di Agustus –
6 15.000.000
Produk Unggulan Desa Sponsor spanduk, brosur tersedia tingkat desa-kecamatan Oktober

Kontribusi PADes dari Usaha Dari hasil Dana masuk kerekening Transfer ke PADes
7 - Desember
BUM Desa usaha BUMDes kas desa tercatat dan diverifikasi
Catatan:

 Alokasi anggaran bisa disesuaikan dengan skala dan jenis usaha BUM Desa.
 Sumber dana dapat berasal dari: penyertaan modal desa, hibah, kemitraan, atau hasil usaha BUM Desa.
 Output dan indikator keberhasilan harus bisa diverifikasi secara langsung (nyata dan terukur).
 Waktu pelaksanaan disusun secara realistis berdasarkan kapasitas SDM dan kondisi lapangan.
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang (Rp)
RKAP RKAP %
Uraian % %
TahunMendatang Terakhir Pertumbuhan
Penjualan 150.000.000 100% 100.000.000 100% 150%
Beban
PokokPenjualan 90.000.000 60% 65.000.000 65% 138%
(BPP)
LabaBruto 60.000.000 40% 35.000.000 35% 171%

Beban Usaha:

 Beban Administrasi dan Umum : Rp 12.000.000


 Beban Penjualan : Rp 8.000.000
 Jumlah Beban Usaha : Rp 20.000.000

Laba Usaha : Rp 40.000.000


Pendapatan/Beban Lain-lain : Rp 0
Beban Bunga : Rp 0
Laba Konsolidasi Sebelum Pajak : Rp 40.000.000
Pajak (Tahun Berjalan + Tangguhan) : Rp 3.000.000
Laba Setelah Pajak : Rp 37.000.000
Laba Komprehensif : Rp 37.000.000

c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang (Rp)


Uraian
RKAP Tahun Mendatang RKAP Terakhir %
A. Beban Langsung Order

1. BiayaBahan 35.000.000 25.000.000 140%


2. Biaya Transport & Packing 15.000.000 10.000.000 150%
3. Biaya Operasional Lainnya 10.000.000 8.000.000 125%
Sub Total A 60.000.000 43.000.000 139%
B. Beban Tetap Produksi
1. Gaji/Upah 30.000.000 22.000.000 136%
Total BPP 90.000.000 65.000.000 138%
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang (Rp)
Aset
Uraian
RKAP Tahun Mendatang RKAP Terakhir
Aset Lancar

Kas dan Setara Kas 20.000.000 15.000.000


Piutang Usaha 10.000.000 8.000.000
Persediaan 30.000.000 20.000.000
Jumlah Aset Lancar 60.000.000 43.000.000
Aset Tidak Lancar
| Aset Tetap (Alat, Kendaraan) | 75.000.000 | 60.000.000 |
| Jumlah Aset Tidak Lancar | 75.000.000 | 60.000.000 |
Total Aset: Rp 135.000.000
Liabilitas dan Ekuitas
Uraian
RKAP Tahun Mendatang RKAP Terakhir
Liabilitas Jangka Pendek

Utang Usaha 15.000.000 10.000.000

Beban yang masih harus dibayar 5.000.000 3.000.000

Jumlah Liabilitas 20.000.000 13.000.000

| Ekuitas | | |
| Penyertaan Modal Desa | 150.000.000 | 150.000.000 |
| Akumulasi Laba/Defisit | (35.000.000) | (20.000.000) |
| Jumlah Ekuitas | 115.000.000 | 130.000.000 |

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas: Rp 135.000.000

e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang (Rp)


Uraian RKAP Tahun Mendatang RKAP Terakhir

Saldo Awal Kas 15.000.000 10.000.000

Aktivitas Operasi:

 Penerimaan : Rp 150.000.000
 Pengeluaran : Rp 130.000.000
 Surplus Operasional : Rp 20.000.000

Aktivitas Investasi:

 Pengeluaran Aset Tetap : Rp 15.000.000


 Defisit Investasi : Rp 15.000.000

Aktivitas Pendanaan:

 Penerimaan tambahan modal : Rp 10.000.000


 Pengeluaran utang lama: Rp 5.000.000
 Surplus Pendanaan : Rp 5.000.000

Saldo Akhir Kas : Rp 25.000.000

f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang (Rp)


Uraian
RKAP Tahun Mendatang RKAP Terakhir
I. Aset Tetap Berwujud

Mesin dan Peralatan 10.000.000 5.000.000


Kendaraan 5.000.000 -
Total Investasi 15.000.000 5.000.000
Sumber Dana:

 Laba ditahan: Rp 5.000.000


 Penyertaan tambahan: Rp 10.000.000

g) Proyeksi Tingkat Kesehatan BUM Desa


Aspek
Nilai Maks RKAP Tahun Mendatang Skor
I. Keuangan

ROE (%) 10 24% 4

ROI (%) 10 26% 4

TMS/TA (%) 10 20% 3

Subtotal Keuangan 30 11

II. Operasional

KapasitasProduksi (%) 10 80% 4

Permintaan (%) 10 150% 5

Subtotal Operasional 20 9

III. Administrasi

Laporanlengkap&tepatwaktu 10 Ya 4

RKAP disusun 10 Ya 3

Subtotal Admin 20 7

Total Skor: 27 (dari 70) — Kategori: Cukup Sehat


BAB V

RENCANA KERJA SAMA

A. Rencana Kerja Sama Usaha

Rencana kerja sama usaha bertujuan untuk memperluas jaringan usaha,


memperkuat kapasitas produksi dan distribusi, serta meningkatkan nilai
tambah dan pendapatan BUM Desa. Kerja sama usaha ini dapat dilakukan
dengan pelaku usaha lokal, koperasi, UMKM, atau pihak ketiga lainnya.

1. Pihak-Pihak
Pihak BUM Desa Mitra Usaha
1. Menyediakan modal kerja dan
Kewajiban 1. Menyediakan lokasi usaha.
teknisusaha.
2. Menjalankan operasional harian
2. Memfasilitasi perizinan lokal.
usaha.
3. Mengawasi dan 3. Melaporkan perkembangan
mengevaluasi usaha. usaha secara berkala.
1. Mendapatkan bagian hasil 1. Memanfaatkan fasilitas milik
Hak
usaha. desa.
2. Menerima laporan usaha 2. Mendapatkan bagian hasil
berkala. sesuai perjanjian.
3. Melibatkan warga local 3. Melakukan promosi dan
sebagai tenaga kerja. pengembangan usaha.

2. Sumber Daya yang Di kerjasamakan


Kedudukan Peruntukan dalam
Sumber Daya Lokasi
Hukum/Kepemilikan Kerja Sama
Tanah kas desa Dusun RT Lokasi toko/unit usaha
Milik desa
seluas 200 m² 02 bersama
Gudang penyimpanan
Bangunan semi RT
Aset BUM Desa dan pengepakan
permanen 1 unit 03/RW 01
barang
Kantor
Mesin penggiling Usaha pengolahan
BUM Hibah pemerintah desa
padi 1 unit hasil pertanian warga
Desa

3. Besaran Investasi
Kebutuhan Pihak yang Menanggung
No Peruntukan
Biaya Biaya
1 Rp15.000.000 Renovasi bangunan usaha BUM Desa

2 Rp25.000.000 Pembelian bahan awal Mitra Usaha


Pelatihan dan peralatan BUM Desa & Mitra
3 Rp10.000.000
pendukung (patungan)
Total Rp50.000.000
4. Bentuk Kerja Sama

Dipilih sesuai kebutuhan dan kesepakatan para pihak, antara lain:


☑ Sewa-menyewa
☑ Kerja sama pemanfaatan
☐ Bangun guna serah
☐ Bangun serah guna
☐ Pengembangan layanan atau fitur usaha

5. Proyeksi Keuangan dan Pembagian Hasil Usaha


Uraian Nilai (Rp) Keterangan

Proyeksi Omzet
Rp120.000.000 Dari penjualan produk/layanan
Tahunan

Termasuk bahan baku, gaji,


Biaya Operasional Rp80.000.000
operasional

Laba Bersih Rp40.000.000 Setelah biaya

Pembagian Hasil 60% Mitra / 40% BUM


Sesuai perjanjian kerja sama
Usaha Desa

B. Rencana Kerja Sama Non-Usaha

Rencana kerja sama non-usaha bertujuan untuk mendukung penguatan


kapasitas masyarakat, transfer teknologi, edukasi, dan program sosial yang
berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga desa.

6. Pihak-Pihak
Mitra Non-Usaha (Contoh: LSM
Pihak BUM Desa
Edu Desa)

1. Menyediakan tempat 1. Menyusun modul dan fasilitator


Kewajiban
kegiatan pelatihan. pelatihan.

2. Mengundang peserta dari 2. Menyediakan alat peraga &


masyarakat. bahan ajar.

3. Mendampingi pelaksanaan 3. Melaksanakan kegiatan sesuai


kegiatan. jadwal.

1. Menerima hasil dokumentasi 1. Mengakses ruang desa untuk


Hak
& laporan. edukasi.

2. Melibatkan perangkat desa


2. Mempublikasikan program.
terkait.

7. Sumber Daya yang Dikerjasamakan


Sumber Daya Lokasi Kepemilikan Peruntukan

Balai Desaseluas Aset milik Lokasi pelatihan dan


RW 03
100 m² desa workshop
Sumber Daya Lokasi Kepemilikan Peruntukan

Kantor Aset BUM Digunakan untuk


Laptop 2 unit
BUMDes Desa pelatihan digital

8. Kebutuhan Biaya
Kebutuhan Pihak yang Menanggung
No Peruntukan
Biaya Biaya

Konsumsi peserta
1 Rp3.000.000 BUM Desa
pelatihan

Penggandaan modul
2 Rp5.000.000 LSM
pelatihan

3 Rp2.000.000 Transport fasilitator LSM

Total Rp10.000.000

9. Bentuk Kerja Sama Non-Usaha

☑ Peningkatan kapasitas SDM


☑ Transfer teknologi dan ilmu pengetahuan
☐ Seni dan kebudayaan
☐ Bentuk kerja sama lainnya

BAB VI
RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN

Rencana kegiatan dan kebutuhan disusun sebelum penambahan modal


kepada BUM Desa/BUM Desa Bersama. Rencana kegiatan dan kebutuhan
serta analisis keuangan disampaikan untuk menjadi bahan pengambilan
keputusan atau persetujuan oleh musyawarah desa/musyawarah antar desa
terhadap kelayakan penambahan modal BUM Desa/BUM Desa Bersama.
Rencana kegiatan dan kebutuhan sekurang-kurangnya berisi hal-hal berikut:
1. Usaha/Barang/Jasa yang Akan Dikembangkan
Menerangkan produk yang hendak dikembangkan secara
terperinci.
2. Kebutuhandari Usaha/Barang/Jasa
Menjelaskan mengenai kebutuhan yang akan digunakan dalam
usaha berikut jumlah kebutuhan dan perkiraan harganya. Sebaiknya
memisahkan catatan kebutuhan peralatan pokok usaha dan kebutuhan
penunjang usaha, seperti ijin usaha, penyewaan aset, renovasi, dan
sebagainya.
3. Rencana Lokasi
Menjelaskan mengenai perencanaan lokasi usaha yang akan
dipilih berikut keunggulannya. Akan lebih baik jika memberikan
alternative pilihan lokasi beserta analisis keunggulannya.
4. Kebutuhan Tenaga Kerja
Menjelaskan perencanaan tenaga kerja yang dibutuhkan beserta
criteria tenaga kerja yang diharapkan. Perlu pula diulas standar gaji
untuk tiap-tiap pekerja. Perencanaan ini berguna sebagai gambaran
perkiraan kebutuhan tenaga kerja dan perhitungan kebutuhan gaji
setiap bulannya.
5. Analisis Persaingan Usaha
Pelaksana operasional perlu mengamati pesaing beserta
keunggulan dan kekurangannya. Kemudian, perlu diulas perencanaan
strategi agar BUM Desa memiliki keunggulan dibandingkan pesaing.
Analisis persaingan usaha ini juga disertai dengan rencana tindakan
dan perhitungan biaya dari pelaksanaan tindakan tersebut.
6. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran juga disertai perhitungan biaya pemasaran
yang dibutuhkan. Strategi pemasaran untuk usaha sebaiknya mengacu
pada:
● Strategi tempat (Place): meletakkan keunggulan pada lokasi usaha;
● Strategi harga (price): berfokus pada keunggulan harga;
● Strategi produk: mengutamakan keunggulan produk atau jasa;
● Strategi promosi: cara-cara promosi yang efektif untuk tiap-tiap
produk.
7. Perkiraan modal usaha
Menjelaskan perkiraan kebutuhan modal usaha, modal investasi
dan modal kerja secara terperinci.
8. Perkiraan perhitungan keuntungan usaha
● Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP)
● Penentuan Harga Jual
● Perkiraan Laba Kotor
● Perkiraan Laba Bersih
9. Alokasi Laba Usaha
Alokasi laba akan berbeda setiap bulannya bergantung pada
pemasukan, tetapi persentase alokasinya sama. Persentase alokasi tidak
selalu baku karena disesuaikan dengan kebutuhan pemilik usaha.
10. Perkiraan Return on Investment
Secara sederhana, Return on Investment (ROI) adalah laba atas
investasi yang dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan
yang dihasilkan dengan besaran modal yang ditanam. Dengan kata lain,
ROI juga berarti uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi.
Dalam hal ini, investasi dapat mengacu pada modal, aset, serta
anggaran biaya investasi. Yang perlu diperhatikan adalah apabila ROI
bernila inegatif, maka investasi tersebut harus dipertimbangkan kembali
sebab bernilai kerugian. Sebaliknya, ROI bernilai positif adalah yang
memberikan keuntungan dalam bisnis Anda.
11. Kesimpulan tentang usaha
Berisi narasi tentang usaha dan target-target yang ingin dicapai
oleh setiap tahun.

Proyeksi Laba Rugi Konsolidasi


RKAP Tahun RKAP %
Uraian Selisih
Mendatang Terakhir Pertumbuhan

Penjualan [Link] [Link] 296.500.000 24,0%


RKAP Tahun RKAP %
Uraian Selisih
Mendatang Terakhir Pertumbuhan

Pendapatan
32.500.000 34.000.000 (1.500.000) -4,4%
Usaha Lain

Total
Pendapatan [Link] [Link] 298.000.000 24,8%
Usaha

Beban Pokok
[Link] 820.000.000 223.000.000 27,2%
Usaha

Laba Kotor 455.000.000 380.000.000 75.000.000 19,74%

Beban Usaha 191.000.000 147.000.000 44.000.000 29,93%

Beban
Administrasi dan 104.000.000 97.400.000 6.600.000 6,78%
Umum

Beban Penjualan 295.000.000 244.400.000 50.600.000 20,70%

Beban Pajak 160.000.000 135.600.000 24.400.000 17,99%

Proyeksi Arus Kas


RKAP Tahun RKAP %
Uraian Selisih
Mendatang Terakhir Perubahan

Arus Kas
[Link] [Link] (91.000.000) -7,4%
Bersih Usaha

Aktivitas Investasi:
RKAP RKAP
Kategori Selisih %
Mendatang Terakhir

-
Investasi Aset Tetap 210.000.000 243.000.000 (33.000.000)
13,58%

Investasi Aset Tidak -


100.000.000 200.000.000 (100.000.000)
Berwujud 50,00%

-
Total Investasi 310.000.000 443.000.000 (133.000.000)
30,02%

Saldo Kas Akhir:


Saldo Kas RKAP Tahun RKAP
Selisih %
Akhir Mendatang Terakhir

829.500.000 787.500.000 42.000.000 5,33%


Proyeksi Struktur Pembiayaan & Realisasi Investasi

Komposisi Investasi Berdasarkan Sumber Dana


RKAP Tahun RKAP
Sumber Dana % %
Mendatang Terakhir

Penyertaan Modal
550.000.000 48,27% 533.000.000 47,95%
Desa

Laba Ditahan 95.000.000 8,34% 117.500.000 10,57%

Pinjaman/Perbankan 444.500.000 39,01% 411.000.000 36,98%

Lain-lain 50.000.000 4,39% 50.000.000 4,50%

Total [Link] 100,00% [Link] 100,00%

Rencana Investasi (Berdasarkan Jenis Aset)


RKAP Tahun RKAP
Jenis Aset % %
Mendatang Terakhir

Aset Tetap
210.000.000 18,43% 243.000.000 21,86%
Berwujud

Aset Tidak
100.000.000 8,78% 200.000.000 17,99%
Berwujud

Total Investasi 310.000.000 27,20% 443.000.000 39,86%

Kesimpulan Akhir
RKAP Tahun RKAP % terhadap Total
Keterangan
Mendatang Terakhir Pendanaan

Total Modal
829.500.000 668.500.000 72,80% → 60,14%
Aktif

SUKAJADI, Jumat 14 Februari 2025


Direktur BUM Desa SINGARAKSA

RIAN INSAF MAULANA

Menyetujui:
Penasihat, Pengawas,

TEDI NURJAMAN, [Link] BENI ABUBAKAR


BERITA ACARA
MUSYAWARAH DESA SUKAJADI
TENTANG
PENETAPAN RENCANA PROGRAM KERJA BUM DESA

Berkaitan dengan penetapan program kerja BUM Desa Singaraksa di


Desa SUKAJADI Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa
Barat pada:
Hari dan Tanggal : Jumat, 14 Februari 2025
Jam : 11:00 wib
Tempat : Aula Desa Sukajadi

Telah diadakan kegiatan Musyawarah Desa, yang telah dihadiri oleh


wakil-wakil kelompok, wakil dusun dan tokoh masyarakat, serta unsur lain
yang terkait di Desa sebagaimana tercantum dalam daftar hadir terlampir.
Pimpinan Musawarah : Ahmad Suryana

Notulen : Dewi Rima Mukti

Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi, selanjutnya seluruh peserta


Musyawarah Desa menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi
kesepakatan akhir dari musyawarah yaitu Menetapkan Rencana Program
Kerja BUM Desa SINGARAKSA Nomor 005 Tahun 2025
Keputusan diambil secara musyawarah mufakat.
Demikian berita acara inidibuat dan disahkan dengan penuh tanggung
jawab agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

SUKAJADI, Jumat 14 Februari 2025


C

Ketua BPD KepalaDesa

Ahmad Suryana Tedi Nurjaman, [Link]

Wakil Masyarakat

Acep Yudi Riswandi

Anda mungkin juga menyukai