Rencana Kerja BUM Desa Singaraksa 2025
Rencana Kerja BUM Desa Singaraksa 2025
Desa : SUKAJADI
Kontak : 6285222251123
BERITA ACARA
TENTANG
PENGESAHAN DOKUMEN RENCANA PROGRAM KERJA
BADAN USAHA MILIK DESA SINGARAKSA
TAHUN 2025
DESA SUKAJADI KECAMATAN CISAYONG
KABUPATEN TASIKMALAYA
Pada Hari ini, tanggal 14 Februari 2025 bertempat di Aula Desa Sukajadi Desa
SUKAJADI Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat,
telah diselesaikannya penyusunan Dokumen Rencana Program Kerja Badan
Usaha Milik DESA "SINGARAKSA" pada tahun anggaran Nomor 005 Tahun
2025.
Diharapkan dokumen ini sebagai acuan dan arahan kerja BUM DESA
"Singaraksa" dalam melaksanakan program/kegiatan selama tahun anggaran
Nomor 005 Tahun 2025 dan jika ada yang perlu dilakukan perubahan maka
dapat dilakukan perubahan dengan syarat harus melalui persetujuan Dewan
Pengawas dan Penasehat sesuai mekanisme sesuai dengan perundang-
undangan yang berlaku.
Dibuat oleh
Direktur
Menyetujui
Pengawas Penasihat
Musyawarah
Desa
Penasihat
Direktur
Sekertaris Bendahara
BUM Desa
BAB II
EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA
BAB II
A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
BUM Desa telah menjalankan kegiatan operasional dengan dukungan
sumber daya manusia yang terdiri dari pengurus inti (Direktur,
Sekretaris, dan Bendahara) serta kepala dan staf unit usaha.
Secara kuantitas, jumlah SDM relative mencukupi untuk mengelola
kegiatan usaha yang ada. Namun, secara kualitas, sebagian besar SDM
masih membutuhkan peningkatan kapasitas dan pelatihan berkelanjutan
dalam bidang manajerial, administrasi, serta pengelolaan usaha.
Tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab pegawai cukup baik, namun
masih perlu penguatan dalam aspek inovasi dan keterlibatan aktif dalam
pengembangan unit usaha.
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
Perkembangan Unit Usaha A
Unit usaha ini menunjukkan tren perkembangan positif, ditandai dengan
meningkatnya pendapatan dan jangkauan layanan. Pengelolaan
operasional berjalan sesuai rencana kerja, meskipun masih terdapat
kendala dalam hal pemasaran dan efisiensi biaya produksi.
Perkembangan Unit Usaha B
Unit usaha ini masih berada pada tahap penguatan kelembagaan dan
pemasaran. Beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan
kualitas produk/jasa serta menjalin kemitraan strategis. Kinerja
keuangan belum stabil dan memerlukan strategi pengembangan yang
lebih tepat.
Perkembangan Unit Usaha C
Unit usaha ini mengalami stagnasi akibat berbagai kendala seperti
keterbatasan modal, SDM, serta belum maksimalnya pemanfaatan
potensilokal. Namun, rencana revitalisasi usaha sedang disusun untuk
meningkatkan produktivitas dan nilai tambah usaha.
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
BUM Desa telah menjalin beberapa kerja sama usaha dengan pihak
ketiga, seperti pelaku usaha lokal, koperasi, atau pihak swasta dalam
bentuk kemitraan dagang dan pemasaran.
Di samping itu, kerja sama non-usaha juga dijalankan dengan lembaga
pemerintahan, akademisi, dan masyarakat dalam rangka peningkatan
kapasitas, promosi, serta pemberdayaan masyarakat.
Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar kerjasama berjalan efektif,
meskipun masih diperlukan perbaikan dalam aspek legalitas dan
keberlanjutan kerjasama.
4. Kondisi Keuangan
Secara umum, kondisi keuangan BUM Desa selama tahun sebelumnya
menunjukkan kestabilan. Permodalan masih bersumber utama dari
penyertaan modal desa, dan belum sepenuhnya ditopang oleh pendapatan
usaha.
Posisi utang dan piutang dalam batas wajar, namun perlu dikelola lebih
sistematis melalui pembukuan yang tertib.
Laba usaha menunjukkan kecenderungan meningkat, terutama dari unit-
unit usaha yang aktif. Aset BUM Desa mengalami pertumbuhan seiring
dengan pembelian atau pengadaan barang modal dan pengembangan
infrastruktur usaha.
A. Kondisi Eksternal
Berikut adalah versi global dan umum dari subbab Kondisi Eksternal dalam
format yang bisa digunakan oleh semua BUM Desa, termasuk tabel dan uraian
naratif sebagai panduan pengisian:
A. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
Strategi Menghadapi
No Tantangan Usaha Kondisi Harapan
Tantangan
Tersedianya sumber
Keterbatasan Mengakses pembiayaan dari
3 pembiayaan yang
modal usaha pemerintah/mitrausaha
memadai
Uraian:
Tantangan usaha yang dihadapi oleh BUM Desa secara umum mencakup
akses pasar yang terbatas, ketergantungan pada pihak luar, keterbatasan
modal, serta rendahnya kapasitas SDM dalam pengelolaan usaha. Untuk itu,
BUM Desa perlu menyusun strategi menghadapi tantangan dengan
memperkuat kelembagaan, menjalin jejaring kemitraan, dan meningkatkan
kapasitas pengelolaan usaha.
2. Potensi
Strategi Memanfaatkan
No Potensi Kondisi Harapan
Potensi
Ketersediaan
Terlibat aktif dalam Pemberdayaan dan
2 tenaga kerja
pengelolaan usaha BUM Desa pelatihankerja
lokal
Dukungan
Pelibatan masyarakat dalam
Pemerintah BUM Desa menjadi motor
4 perencanaan dan evaluasi
Desa dan ekonomi desa
usaha
masyarakat
Letak
Menjadi pusat distribusi atau Kerja sama antar desa atau
5 geografis
tujuan wisata lokal antar wilayah
strategis
Uraian:
Potensi desa sangat beragam, mulai dari sumber daya alam, budaya, hingga
posisi strategis desa. Potensi ini menjadi modal utama bagi BUM Desa untuk
tumbuh. Pemanfaatan potensi perlu dirancang dalam bentuk usaha yang
realistis dan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi desa.
3. Peluang
Strategi Memanfaatkan
No Peluang Kondisi Harapan
Peluang
Uraian:
4. Prospek Usaha
Strategi Memanfaatkan
No Prospek Usaha Kondisi Harapan
Prospek Usaha
Memberikan
Unit usaha pertanian Modernisasi pertanian dan
1 pendapatan
terpadu hilirisasi produk
berkelanjutan
Uraian:
Prospek usaha BUM Desa sangat terbuka, terutama jika mampu melihat
kebutuhan masyarakat dan tren pembangunan desa. Dengan pengelolaan
yang profesional dan strategi yang terukur, BUM Desa dapat menjadi
penggerak ekonomi desa dalam jangka panjang.
BAB III
RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
Sasaran perusahaan secara garis besar adalah menjadikan BUM
Desa Singaraksa sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki
kredibilitas tinggi dengan dukungan modal, sumber daya manusia dan
budaya perusahaan yang kokoh. Disamping itu juga melakukan
optimalisasi sumber daya yang dimiliki agar BUM Desa memberikan
kepuasan kepada semua stakeholder. (deskripsi bias disesuaikan dengan
sasaran dan target yang diharapkan)
Sasaran Kinerja/Absolut target Tahun 2026 sesuai sesuai dengan
hasil Musyawarah Desa Tanggal Kamis 13 Februari 2025:
Target
Indikator Kinerja Keterangan
Tahun
Aset berupa kas, perlengkapan,
Total Aset Rp 220 juta
kendaraan usaha, dll.
Modal bersih setelah dikurangi
Total Ekuitas Rp 180 juta
kewajiban
Laba Bersih Tahun Target keuntungan setelah dikurangi
Rp 30 juta
Berjalan biaya operasional
Capital Expenditure Belanja modal untuk pengadaan aset
Rp 50 juta
(CapEx) tetap dan pengembangan unit usaha
Kontribusi terhadap Kontribusi keuntungan yang disetorkan
Rp 10 juta
PADes ke Pendapatan Asli Desa
Media sosial&
Digitalisasi Pemasaran Kemitraan / Akunaktif & jumlah
4 20.000.000 marketplace aktif Mei – Oktober
Produk Desa Bantuan pesanan meningkat
digunakan
Promosi dan Branding PADes / Kemasan produk, Produk dikenal luas di Agustus –
6 15.000.000
Produk Unggulan Desa Sponsor spanduk, brosur tersedia tingkat desa-kecamatan Oktober
Kontribusi PADes dari Usaha Dari hasil Dana masuk kerekening Transfer ke PADes
7 - Desember
BUM Desa usaha BUMDes kas desa tercatat dan diverifikasi
Catatan:
Alokasi anggaran bisa disesuaikan dengan skala dan jenis usaha BUM Desa.
Sumber dana dapat berasal dari: penyertaan modal desa, hibah, kemitraan, atau hasil usaha BUM Desa.
Output dan indikator keberhasilan harus bisa diverifikasi secara langsung (nyata dan terukur).
Waktu pelaksanaan disusun secara realistis berdasarkan kapasitas SDM dan kondisi lapangan.
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang (Rp)
RKAP RKAP %
Uraian % %
TahunMendatang Terakhir Pertumbuhan
Penjualan 150.000.000 100% 100.000.000 100% 150%
Beban
PokokPenjualan 90.000.000 60% 65.000.000 65% 138%
(BPP)
LabaBruto 60.000.000 40% 35.000.000 35% 171%
Beban Usaha:
| Ekuitas | | |
| Penyertaan Modal Desa | 150.000.000 | 150.000.000 |
| Akumulasi Laba/Defisit | (35.000.000) | (20.000.000) |
| Jumlah Ekuitas | 115.000.000 | 130.000.000 |
Aktivitas Operasi:
Penerimaan : Rp 150.000.000
Pengeluaran : Rp 130.000.000
Surplus Operasional : Rp 20.000.000
Aktivitas Investasi:
Aktivitas Pendanaan:
Subtotal Keuangan 30 11
II. Operasional
Subtotal Operasional 20 9
III. Administrasi
Laporanlengkap&tepatwaktu 10 Ya 4
RKAP disusun 10 Ya 3
Subtotal Admin 20 7
1. Pihak-Pihak
Pihak BUM Desa Mitra Usaha
1. Menyediakan modal kerja dan
Kewajiban 1. Menyediakan lokasi usaha.
teknisusaha.
2. Menjalankan operasional harian
2. Memfasilitasi perizinan lokal.
usaha.
3. Mengawasi dan 3. Melaporkan perkembangan
mengevaluasi usaha. usaha secara berkala.
1. Mendapatkan bagian hasil 1. Memanfaatkan fasilitas milik
Hak
usaha. desa.
2. Menerima laporan usaha 2. Mendapatkan bagian hasil
berkala. sesuai perjanjian.
3. Melibatkan warga local 3. Melakukan promosi dan
sebagai tenaga kerja. pengembangan usaha.
3. Besaran Investasi
Kebutuhan Pihak yang Menanggung
No Peruntukan
Biaya Biaya
1 Rp15.000.000 Renovasi bangunan usaha BUM Desa
Proyeksi Omzet
Rp120.000.000 Dari penjualan produk/layanan
Tahunan
6. Pihak-Pihak
Mitra Non-Usaha (Contoh: LSM
Pihak BUM Desa
Edu Desa)
8. Kebutuhan Biaya
Kebutuhan Pihak yang Menanggung
No Peruntukan
Biaya Biaya
Konsumsi peserta
1 Rp3.000.000 BUM Desa
pelatihan
Penggandaan modul
2 Rp5.000.000 LSM
pelatihan
Total Rp10.000.000
BAB VI
RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN
Pendapatan
32.500.000 34.000.000 (1.500.000) -4,4%
Usaha Lain
Total
Pendapatan [Link] [Link] 298.000.000 24,8%
Usaha
Beban Pokok
[Link] 820.000.000 223.000.000 27,2%
Usaha
Beban
Administrasi dan 104.000.000 97.400.000 6.600.000 6,78%
Umum
Arus Kas
[Link] [Link] (91.000.000) -7,4%
Bersih Usaha
Aktivitas Investasi:
RKAP RKAP
Kategori Selisih %
Mendatang Terakhir
-
Investasi Aset Tetap 210.000.000 243.000.000 (33.000.000)
13,58%
-
Total Investasi 310.000.000 443.000.000 (133.000.000)
30,02%
Penyertaan Modal
550.000.000 48,27% 533.000.000 47,95%
Desa
Aset Tetap
210.000.000 18,43% 243.000.000 21,86%
Berwujud
Aset Tidak
100.000.000 8,78% 200.000.000 17,99%
Berwujud
Kesimpulan Akhir
RKAP Tahun RKAP % terhadap Total
Keterangan
Mendatang Terakhir Pendanaan
Total Modal
829.500.000 668.500.000 72,80% → 60,14%
Aktif
Menyetujui:
Penasihat, Pengawas,
Wakil Masyarakat