Analisis Interaksi Perawat-Klien Ny.P
Analisis Interaksi Perawat-Klien Ny.P
P : Ibu P bagaimana P : suara jelas, perawat pengevaluasi Eksplorasi perasaan klien untuk
perasaan Ibu P saat ini ? tersenyum, keadaan klien mengetahui perkembangan
Apakah tidurnya semalam memandang klien keadaan klien
nyenyak? dengan
bersahabat
K : tersenyum dan klien menyampaikan sikap dan
mengangguk, ada perasaannya
kontak mata, dan
tampak
mendengarkan
K : lebih baik dari kemaren K : klien menjawab Klien menyampaikan sikap dan Perawat menggunakan teknik
dek, sering terbangun. dengan jelas dan mendengar dengan penuh
KOMUNIKASI ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
KOMUNIKASI VERBAL RASIONAL
NON VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
kooperatif perasaannya perhatian yaitu upaya untuk
P : menganggukkan perawat mempertahankan mengerti seluruh pesan verbal dan
kepala, sikap terbuka dan nonverbal yang sedang
mendengarkan menunjukkan perhatian dikomunikasukan oleh klien
klien dan badan terhadap klien kepada perawat dalam rangka
tetap condong memahami keluhan klien.
kedepan
P : sering terbangun? Apa P: fokus, kontak mata Perawat perlu Klien sudah mulai membuka diri
yang menyebabkan ibu P baik mengidentifikasi dengan perawat. Ini merupakan
sering terbangun? penyebab gangguan tidur awal yang baik untuk mengetahui
klien lebih dalam lagi tentang masalah
K: mendengarkan Klien mulai tampak menerima yang dihadapi
dengan seksama dan dan terbuka dengan diskusi
yang akan dilakukan perawat
K: ada melihat cahaya K: klien menjawab Sikap klien menunjukkan tanda Perawat menggunakan teknik
seperti Allah, dengan ketakutan dan gejala halusinasi sehingga mendengar dengan penuh
dan melihat ke klien harus diidentifikasi perhatian yaitu upaya untuk
sekitarnya halusinasinya mengerti seluruh pesan verbal dan
P: mendengarkan Perawat mempertahankan nonverbal yang sedang
klien dengan sikap terbuka dan dikomunikasikan oleh kien
KOMUNIKASI ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
KOMUNIKASI VERBAL RASIONAL
NON VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
seksama menunjukkan perhatian kepada perawat dalam rangka
terhadap klien memahami keluhan klien.
P : Baiklah Ibu. Barusan ibu P : fokus, kontak perawat memulai Menanyakan
P bilang ada melihat mata baik pembicaraan dengan klien kesediaan/persetujuan klien
cahaya, gimana kalau kita K : mendengar disertai dengan kesediaan klien menunjukkan sangat penting dalam interaksi
bercakap-cakap tentang dengan seksama klien terlebih dahulu kesediaannya untuk untuk menunjang hubungan saling
cahaya yang ibu lihat? Jika berbincang-bincang percaya
ibu bersedia , ibu P maunya
berapa lama?
K : Iya K : tampak Klien menunjukkan Kesediaan pasien sangat penting
mengangguk dan kesediaannya untuk memulai percakapan.
kooperatif
P : mendengarkan P : perawat akan memulai
dengan seksama pembicaraan setelah
kesediaan/persetujuan
klien
KOMUNIKASI ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
KOMUNIKASI VERBAL RASIONAL
NON VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
P : Berapa lama Ibu P mau P : fokus, kontak perawat memulai Kontrak awal sangat penting
kita berbincang-bincang ? mata baik pembicaraan dengan klien klien menunjukkan dalam interaksi untuk menunjang
Bagaimana kalau 15 menit K : mendengar disertai dengan kontrak kesediaannya untuk terbuka hubungan saling percaya
Ibu P ? dengan seksama terlebih dahulu dan berinteraksi
K : baik dek K : tampak klien semangat dan Kesediaan pasien sangat penting
mengangguk dan menunjukkan kesediaannya untuk memulai percakapan.
kooperatif
P : mendengarkan perawat akan memulai
dengan seksama pembicaraan setelah
kontrak waktu
ANALISA PROSES INTERAKSI
K : lebih baik K : menjawab dengan Sikap klien belum tenang dari Perawat menggunakan teknik
singkat, ekspresi pada sebelumnya mendengar dengan penuh
wajah tampak perhatian yaitu upaya untuk
kesal dan marah mengerti seluruh pesan verbal dan
P: menganggukkan nonverbal yang sedang
kepala, dikomunikasikan oleh klien
mendengarkan kepada perawat dalam rangka
klien dan badan P : perawat memahami keluhan klien.
tetap condong mempertahankan sikap
kedepan terbuka dan menunjukkan
perhatian terhadap klien
P : Hari ini kita sudah P : suara jelas, perawat mencoba Mengevaluasi kembali perlu
mengobrol tentang cahaya tersenyum, mengevaluasi halusinasi dilakukan untuk mengetahui
yang ibu P lihat. saya mau memandang klien klien pengetahuan klien tentang
tanya dulu apakah cahaya dengan bersahabat halusinasi klien
yang ibu lihat itu nyata dan
KOMUNIKASI ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
KOMUNIKASI VERBAL RASIONAL
NON VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
ada wujudnya? Apakah bisa K : suara jelas, kontak klien dapat menyebutkan ulang
dilihat oleh orang lain? mata tajam dengan bahwa suara-suara yang
Kalau tidak terlihat oleh perawat diengar itu tidak nyata
orang lain itu namanya apa
bu?
K : Tidak nyata dek, K : tampak klien dapat menyebutkan ulang Mendengarkan dan tetap
halusinasi menggeleng dan bahwa suara-suara yang mempertahan kontak mata
menunduk, diengar itu tidak nyata membuat klien antusias dalam
menyebutkan berinteraksi dengan perawat.
kembali sambil
memandang
perawat
P : mendengarkan
dengan seksama,
menganggukkan Perawat fokus pada
kepala, jawaban klien
mempertahankan
kontak mata
P : Nah, besok kita akan P : perawat melihat Perawat fokus Perawat harus fokus
belajar tentang mengontrol kearah klien dan memperhatikan klien memperhatikan klien agar dapat
KOMUNIKASI ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
KOMUNIKASI VERBAL RASIONAL
NON VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
cahay yang ibu lihat dengan tersenyum mengevaluasi kemampuan klien
cara menghardik. Ibu P mau K : klien Klien tampak tenang
kita belajar cara menganggukkan
mengontrolnya? kepalanya
K : iya dek K : memandang Klien mampu mengidentifikasi Klien dapat mengontrol halusinasi
perawat, tampak halusinasi klien jika halusinasi itu muncul
mengangguk
P : memperhatikan Perawat mempertahankan
klien dengan sikap empati
seksama
P : baiklah Ibu P, Rasanya P : perawat melihat Perawat mempertahankan Klien sepakat untuk
sudah 15 menit kita kearah klien dan sikap empati menindaklanjuti pertemuan. Hal
mengobrol tentang wujud tersenyum ini menunjukkan bahwa antara
yang ibu lihat, saya rasa K : klien Klien menyetujui jam klien dan perawat telah terjadi
sudah cukup, selamat pagi menganggukkan pertemuan dengan perawat trust. Hal ini sesuai dengan teori
Ibu P. Besok kita akan kepalanya bahwa aspek utama untuk
bertemu lagi ya bu dan kita mempertahankan hubungan
mengobrol tentang adalah adanya hubungan saling
halusinasi ibu dan cara percaya
mengontrolnya pada jam
KOMUNIKASI ANALISA BERPUSAT ANALISA BERPUSAT
KOMUNIKASI VERBAL RASIONAL
NON VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
09.00 ya bu sekitar 20
menit ya bu, terimakasih
pak
K : iya dek K : Tersenyum dan Klien menyetujui hasil Klien sepakat untuk
mnegangguk pertemuan menindaklanjuti pertemuan. Hal
P : Tersenyum, Perawat senang dengan ini menunjukkan bahwa antara
ekspresi wajah interaksi yang dilakukan klien dan perawat telah terjadi
senang dengan klien trust. Hal ini sesuai dengan teori
bahwa aspek utama untuk
mempertahankan hubungan
adalah adanya hubungan saling
percaya