0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan11 halaman

SOP Persiapan Kelas dan Aktivitas Anak

Dokumen ini berisi prosedur standar operasional (SOP) untuk persiapan kelas, kedatangan anak, kegiatan harian, berenang, bermain, waktu membaca, bersih-bersih, pelatihan toilet, dan komunikasi tim. Setiap prosedur mencakup langkah-langkah yang jelas untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi anak-anak. Selain itu, ada penekanan pada kebersihan dan interaksi positif antara guru, asisten, dan anak-anak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan11 halaman

SOP Persiapan Kelas dan Aktivitas Anak

Dokumen ini berisi prosedur standar operasional (SOP) untuk persiapan kelas, kedatangan anak, kegiatan harian, berenang, bermain, waktu membaca, bersih-bersih, pelatihan toilet, dan komunikasi tim. Setiap prosedur mencakup langkah-langkah yang jelas untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi anak-anak. Selain itu, ada penekanan pada kebersihan dan interaksi positif antara guru, asisten, dan anak-anak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP Pagi – Class Preparation & Arrival Routine

A. Persiapan Kelas Sebelum Anak Datang


Prosedur:
1. Guru dan asisten datang minimal 7.45 dan mulai menyiapkan kelas, mengganti towel
sekolah setiap pagi, menyemprotkan mosquito ruangan.
2. Guru memastikan ruangan bersih, rapi dan sirkulasi udara terjaga dengan membuka
semua jendela/tirai di kelas.
3. Guru mengecek kebersihan toilet, ketersediaan tisu dan memastikan sabun tersedia di
tempat cuci tangan anak.
4. Jika ada anak yg meninggalkan botol di kelas sehari sebelumnya, guru wajib mencuci
dan mengisi ulang botol minum anak tersebut.
5. Sebelum anak datang, guru sudah menyiapkan:
o Alat tulis dan bahan kegiatan hari itu (materials, worksheet, dll).
o Area main (lego, reading corner, role play) tertata dan aman.
o Lagu atau musik lembut untuk menyambut anak.

B. Kedatangan Anak
Prosedur:
1. Guru menyambut anak di depan kelas dengan senyum dan sapaan personal (misal:
“Hello/Good morning, (nama anak)! How are you today?”).
2. Jika orang tua ikut mengantarkan anaknya masuk, sapa juga mereka.
3. Guru mengarahkan anak untuk:
o Melepas dan menaruh sepatu di rak sepatu di depan kelas.
o Menyapa teman dan guru di kelas.
o Menaruh tas di loker. (jika ada anak yg membawa mainan/aksesoris dari
rumah, maka wajib di keep di tas/loker mereka, atau akan di keep di office).
o Menggantung hand towel mereka di dekat sink.
o Anak mencuci tangan dengan sabun dan mengeringkan dengan towel.
o Anak menggunakan mosquito spray.
4. Guru atau asisten membantu anak yang masih membutuhkan pendampingan.
5. Setelah beres, anak diarahkan untuk bermain bebas atau melakukan table activity
(coloring, mainan kecil yang ditaruh di atas meja).

SOP Daily Activity


A. Circle Time
1. Tujuan Circle Time (Sesuai dengan tujuan pembelajaran kelas dan 3pilar)
2. Waktu Pelaksanaan (09.00 -09.40)
3. Persiapan ( Media, dan rencana kegiatan di siapkan sehari sebelumnya)

4. Langkah –Langkah Kegiatan Circle Time :


I. Pembukaan ( 5 Menit)
- Guru mengarakan anak untuk minun
- Anak-anak duduk membentuk lingkaran atau duduk sejajar dalam garis
- Guru menyapa anak-anak dengan ceria, dan Enerjik.
- Guru bisa memulai kelas dengan menyanyikan lagu ‘good Morning’
menari bersama lagu kesukaan anak anak, Mengecek kehadiran anak-anak
atau mengecek perasaan anak
- Guru menyampaikan tujuan circle time

II. Kegiatan Inti ( 30 Menit)


- Kelas Diskusi
- Game
- Meditas /Yoga
- Senam
- Class project
- Circle time Board
- Story time
- Belajar bahasa Indonesia

III. Penutup
- Mengevaluasi kegiatan circle time bersama anak
- Menanyakan ide untuk kegiatan Circle Time berikutnya
- Memberikan apresiasi kepada anak telah mengikuti kegiatan circle time
- Guru mengarahkan Anak bersiap untuk kegiatan snack.

 Note :
- Perencanaan kegiatan Circle time berdasarkan 3 Pilar Rumah kecil dan tujuan
pembelajaran yang ada di kelas.
- Anak anak diberikan kesmpatan untuk memimpin kegiatan circle time dengan
bantuan guru
- Durasi menonton pada saat circle time adalah 3menit dengan video yang sesuai
dengan tujuan pembelajaran
- Jadwal piket circle time guru ada pada papan note kelas.
- Kegiatan circle time yang sudah di rencanakan bisa berubah sesuai dengan kondisi
kelas, Jika ada perubahan segera infokan pada team.
- Semua team harus tau kegitan Circle Time yang akan dilakukan.

SOP Berenang
A. Persiapan Sebelum Swimming
Prosedur:
1. Guru menginformasikan kegiatan renang kepada anak di hari sebelumnya.
2. Guru menyiapkan keranjang renang yg sudah diberi label nama anak
3. Guru memastikan siapa saja anak yg tidak ikut berenang dihari tersebut beserta
alasannya.
4. Guru memastikan setiap anak sudah membawa perlengkapan renang, yaitu:
o Baju renang
o Kacamata renang
o Handuk
o Plastik untuk baju basah
o Topi renang, sun screen, sabun & shampoo (jika diperlukan)
Jika ada anak yg tidak membawa kelengkapan renang (baju, kacamata renang atau
handuk) maka akan dipinjamkan dari sekolah.
5. Kelengkapan renang anak diatas harus dimasukkan ke dalam keranjang renang yg
sudah diberi label nama sebelumnya.
6. Guru dan asisten saling berbagi tugas, ada yg bertugas memimpin kegiatan berenang,
ada yang membantu mengganti baju anak ke baju renang, ada yg menyiapkan tempat
ganti baju anak di luar, mengganti baju anak setelah berenang dan menjaga anak di
kelas (jika ada yang tidak berenang).
7. Sebelum menuju area kolam:
o Anak wajib ke toilet terlebih dahulu untuk buang air kecil/besar.
o Anak membawa keranjang renang dan berganti pakaian renang di ruang
ganti atau toilet kelas dibantu oleh seorang guru atau asisten.
o Sembari menunggu giliran untuk berganti baju, anak lainnya boleh membaca
buku.
o Keranjang renang lalu diletakkan di depan kelas Mix A yg nantinya akan
menjadi tempat ganti basah mereka nanti.
o Setelah semua anak telah berganti baju, guru menjelaskan kembali rules saat
di pool nanti.
o Anak wajib melakukan pemanasan ringan (stretching) di kelas/di halaman.
o Anak-anak minum dan berbaris rapi untuk menuju area kolam bersama guru
dan asisten.

B. Di Area Kolam (Pool Area)


Prosedur:
1. Sebelum masuk air, anak-anak wajib bilas badan dan kaki.
2. Anak masuk air satu per satu sesuai instruksi guru renang.
3. Ada 1 guru di dalam kolam yg ikut berenang di kolam dan 1 guru menunggu di tepi
kolam untuk mengambil foto anak-anak dan 1 guru lainnya stand by di area ganti.

C. Selesai Berenang
Prosedur:
1. Guru memanggil anak bergantian untuk ganti baju.
2. Anak mengeringkan rambut, seluruh badan dan berganti pakaian dengan
bantuan guru/asisten jika diperlukan.
3. Anak menaruh baju basah ke dalam plastik dan memastikan barang tidak
tertinggal.
4. Setelah ganti baju, anak kembali ke kelas dan merapikan barang serta keranjang
renang mereka.
5. Anak diarahkan untuk minum air putih dan kembali menggunakan mosquito spray
lalu boleh bermain setelah itu.
6. Sementara itu, guru yang sudah selesai membantu anak ganti baju renang, langsung
merapikan area ganti dan memastikan area tersebut kering dan dapat dilewati oleh
anak-anak lainnya.
7. Guru yg bertugas di kolam wajib mencatat kejadian selama kegiatan berenang (jika
ada) di papan sign out.
8. Bila terjadi insiden (terpeleset, tenggelam ringan, luka, atau panic attack):
1. Segera bawa anak ke pinggir kolam.
2. Beri pertolongan pertama (first aid).
3. Segera laporkan kejadian ke koordinator dan orang tua.

SOP Free Play


A. Main Didalam
Prosedur:
- Guru menyiapkan area bermain bersih, aman, bebas dari benda tajam atau berbahaya
- Menata mainan lego brik, puzzle, gi star atau kertas menggambar dan mewarnai di
atas meja. Dan mainan Block di lantai
- Box atau kotak mainan di kembalikan pada tempatnya
- Guru mengamati, mendampingi, dan ikut bermain untuk membimbing interaksi
- Pastikan guru dapat melihat semua area dan tidak membelakangi anak
- Anak diajak bermain sambil belajar (menghitung, mengenal warna, kerja sama, dll)
- Jika guru perlu meninggalkan area /kelas , harus komunikasi lebih dulu dengan
rekannya dan mencari pengganti sebelum meninggalkan kelas.
- Jika terjadi kecelakaan di kelas (anak berkelahi, mimisan, terluka, sakit) guru yang
bersangkutan harus segera meminta pertolongan guru lain untuk mengganti tugasnya
menjaga anak yang sedang bermain.
- Ingatkan anak untuk minum air putih dan ke toilet

B. Main Diluar
Prosedur:
- Guru memastikan area bermain aman, bersih, dan bebas dari benda berbahaya (batu
tajam,pecahan kaca,,semut, ulat bulu dll)
- Mengarahkan anak untuk minum dan pergi ketoilet sebelum bermain di luar
- Guru harus berada dikeluar terlebih dahulu sebelum anak sampai di luar
- Anak-anak diminta memakai topi jika cuaca panas, sepatu dan sandal jika
anaknya mau
- Guru mengamati, mendampingi, dan ikut bermain dan pastikan guru dapat melihat
semua area tempat bermain anak
- Untuk anak anak yang membutuhkan support saat bermain dalam group, guru arus
menemani anak tersebut untuk meminimalkan terjadinya kejadian yang tidak
diinginkan.
- Guru wajib menemani anak bermain di Jugle gym, tree house dan swing rope.
- Jika terjadi kecelakaan (anak berkelahi, mimisan, terluka, sakit) guru yang
bersangkutan harus segera meminta pertolongan guru lain untuk mengganti tugasnya
menjaga anak yang sedang bermain
- Jika guru perlu meninggalkan area bermain , harus komunikasi lebih dulu dengan
team yang diluar atau mencari pengganti sebelum meninggalkan area bermain.
- Memberikan kesempatan anak untuk bergerak bebas dan mengembangkan motoric.
- Setelah waktu bermain selesai anak di arahkan kembali ke kelas bersam dengan guru,
dan harus mencuci tangan dan kaki di luar jika bermain lumpur, dan mencuci tangan
lagi di dalam dengan sabun.
- Mengarahkan anak untuk minum setelah bermain dan mengganti baju jika basah dan
kotor.

 Note :
 Anak mengambil mainan dengan meminta ijin dari guru
 Anak harus mengembalikan mainan yang dimain sebelumnya, jika ingin
bermain dengan mainan lainnya.
 Anak bermain dengan bebas dengan rules yang sudah disetujui bersama anak
anak dan jika kondisi tidak kondusif guru harus mengarahkan anak untuk
bermain dengan mainan yang menurut gurunya bisa mengurangi kejadian
yang tidak seharusnya terjadi.
 Setelah waktu bermain selesai semua anak diarahkan untuk merapikan
kembali area bermain,.
 anak boleh menyimpan mainan yang mereka buat hingga jam sekolah
berakhir.
 Untuk mainan di luar anak diarahkan untuk mencuci mainan yang dipakai
bermain lumpur, dan tidak membuang sisa pasir atau lumpur pada tempat cuci
tangan agar salauran air tidak tersumbat.

SOP Reading time


1. Reading time dilakukan dua kali sehari:
o Setelah snack time, sebelum activity pertama.
o Setelah lunch time, sambil menunggu teman-teman selesai makan.
2. Guru naik ke library kelas (khusus ruang Java) untuk menyiapkan area membaca.
3. Jumlah anak di area reading dibatasi maksimal ±10 anak agar suasana tetap
kondusif.
4. Guru memberikan instruksi kepada anak:
o Mengambil buku dengan hati-hati.
o Duduk tenang di tempat yang ditentukan.
5. Reading dapat dilakukan dengan dua cara:
o Independent reading: Anak membaca atau melihat gambar sendiri.
o Guided reading: Guru membacakan buku dan anak menyimak dengan tenang.
6. Guru mengawasi perilaku anak dan mengingatkan agar memperlakukan buku
dengan baik.
7. Jika terdapat buku yg rusak, maka akan disisihkan dari rak buku dan ditaruh di
keranjang buku rusak.
8. Pastikan ada guru lain yang berjaga di tangga kelas (khususnya di kelas Java)
untuk membantu anak naik dan turun dengan aman.
9. Setelah selesai membaca:
o Anak mengembalikan buku ke rak dengan rapi.
o Guru memastikan area tetap rapi sebelum kegiatan berikutnya dimulai.

SOP Clean Up Toys (Dalam dan Luar Kelas)


Prosedur Umum:
 Kegiatan clean up dilakukan di:
o Sebelum circle time (pagi hari)

o Setelah freeplay activity pertama

o Setelah lunch time (di dalam kelas)

 Guru memutar lagu “Clean Up Song” sebagai tanda anak harus mulai merapikan
mainan.
 Anak-anak wajib clean up selama lagu berlangsung.
 Guru dan asisten memberikan arahan dan membantu jika diperlukan.

A. Clean Up di dalam kelas


 Anak mengembalikan mainan, alat gambar, Lego dll. ke tempatnya masing-
masing.
 Guru memastikan rak dan meja dalam keadaan rapi sebelum melanjutkan kegiatan.
 Sebelum lunch atau setelah freeplay activity pertama:
o Anak boleh menyimpan mainan yang sedang dibuat jika masih ingin
melanjutkan nanti dengan catatan ditaruh dengan rapi.
 Setelah lunch:
o Anak tidak diperbolehkan keep toys.

o Semua mainan harus dirapikan atau dibongkar (break toys) karena waktu
sekolah hampir selesai.

B. Clean Up di Luar Kelas (Halaman)


 Clean up dilakukan setelah outdoor free play dan sebelum kembali ke kelas.
 Guru memberi sinyal dengan instruksi langsung.
 Anak membantu mengumpulkan dan membersihkan mainan di luar (jika kotor)
lalu menaruhnya kembali ke box penyimpanan.
 Guru dan asisten memastikan area luar bersih dan aman sebelum masuk kelas dan
memulai kegiatan berikutnya.

SOP Toilet Training


Procedure:
1. Anak meminta izin kepada guru sebelum ke toilet dan pergi bergiliran dengan aman.
2. Guru atau asisten mengawasi dari luar dan membantu jika diperlukan.
3. Anak diajarkan untuk:
 Menggunakan toilet dengan benar dan menyiram (flush) setelah selesai.
 Menggunakan tisu secukupnya dan tidak bermain air.
 Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setelah pee atau poo.
 Mengeringkan tangan dengan hand towel atau tisu sebelum kembali ke kelas.
4. Guru rutin memberi contoh dan pengingat positif tentang kebersihan toilet.
5. Jika area toilet kotor atau ada bagian yang bermasalah, guru/asisten wajib
membersihkan dan melaporkan ke Ibu Wayan.
6. Kebersihan dan kemandirian anak saat toilet time dicatat sebagai bagian dari observasi
kebiasaan hidup sehat.
7. Semua anak, guru, asisten dan staff wajib menjaga kebersihan toilet.
SOP Umum
Prosedur:
1. Cuti Guru dan Asisten
o Guru/asisten wajib mengajukan cuti minimal 3 hari kerja sebelum tanggal cuti
(kecuali keadaan darurat).
o Form cuti disampaikan ke Leader Kelas dan diteruskan ke Koordinator Kelas untuk
mendapatkan persetujuan.
o Setelah disetujui, pengajuan diserahkan ke Kepala Sekolah untuk pengesahan.

o Guru yang akan cuti wajib menyiapkan lesson plan dan bahan ajar pengganti.

o Guru yang akan cuti wajib mencari dan memastikan adanya guru pengganti untuk
mengajar selama masa cutinya.
o Bila sakit mendadak, segera laporkan ke Leader & Koordinator maksimal sebelum
jam kerja dimulai.

2. Komunikasi dengan Team


o Komunikasi antar anggota tim dilakukan dengan sopan, terbuka, dan profesional.

o Dilakukan briefing pagi setiap hari untuk pembagian tugas dan rencana kegiatan.

o Setelah kegiatan, lakukan briefing sore untuk evaluasi.

o Gunakan grup komunikasi resmi sekolah hanya untuk urusan pekerjaan.

o Keputusan penting harus mendapat persetujuan Leader/Koordinator kelas.

o Bila terjadi perbedaan pendapat, diselesaikan secara positif dan menghargai.

3. Komunikasi dengan Orang Tua


o Gunakan media resmi sekolah ( grup WA, aplikasi sekolah).

o Gunakan bahasa sopan, positif, dan membangun.

o Sampaikan informasi harian anak secara singkat dan faktual.

o Masalah sensitif dibahas melalui pertemuan langsung.

o Tidak membahas anak lain saat berkomunikasi.

o Catat komunikasi penting dalam log komunikasi kelas.

o Tanggapi pesan orang tua maksimal 1x24 jam.


o Semua komunikasi penting harus diketahui oleh Leader dan Koordinator kelas.

4. Handle Complain Orang Tua


o Dengarkan keluhan dengan tenang, sopan, dan empatik.

o Catat isi keluhan secara lengkap di Form Laporan Komunikasi Orang Tua.

o Verifikasi data sebelum memberikan tanggapan.

o Laporkan ke Leader dan Koordinator kelas

o Berikan tanggapan yang membangun dan solutif.

o Jika perlu, atur pertemuan langsung dengan pihak terkait.

o Catat hasil tindak lanjut dan laporkan ke pihak sekolah.

o Jaga kerahasiaan dan etika profesional.

5. Kerapian Kelas dan Sarana Prasarana


o Guru dan asisten bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kerapian kelas setiap
hari .
o pastikan semua alat, mainan, dan media belajar tersimpan dengan rapi dan aman.

o Lakukan pemeriksaan ringan setiap pagi dan sore hari seperti mengecek (lampu, kipas
angin, meja, alat tulis).
o Bila ada kerusakan, segera laporkan ke admin yang sudah ditunjuk.

o Libatkan anak dalam kegiatan merapikan kelas

6. PO Barang / Kebutuhan Kelas


o Guru membuat daftar kebutuhan kelas yang akan di PO (alat tulis, bahan craft, media
belajar, dll).
o Ajukan Form PO Barang ke Leader dan admin yang sudah ditunjuk untuk disetujui.

o Pengajuan dilakukan minimal 1 minggu sebelum digunakan.

o Periksa jumlah dan kondisi barang saat diterima.

o Simpan bukti penerimaan untuk arsip kelas.


SOP Field Trip
1. Persiapan Awal
o Field trip disiapkan minimal satu bulan sebelumnya.

o Guru yang bertugas sebagai PIC melakukan survey lokasi terlebih dahulu
sebelum kegiatan diumumkan kepada anak-anak.
o Setelah lokasi disetujui, guru menyiapkan surat pengantar/izin tertulis untuk
orang tua/wali murid.
o Guru menentukan tanggal, waktu, tujuan, dan jadwal [Link]
mengatur transportasi dengan melakukan konfirmasi mini bus (jumlah
armada, kapasitas, jadwal keberangkatan dan kepulangan, serta keamanan).
o Guru membagi tugas guru pendamping dan kelompok anak serta
menyiapkan P3K, snack, air minum, dan perlengkapan lainnya yang
dibutuhkan.
o Memberikan informasi dan panduan keselamatan kepada anak-anak
sebelum keberangkatan.
2. Pelaksanaan Field Trip
o Guru melakukan absensi anak sebelum berangkat.

o Anak-anak diarahkan untuk naik mini bus dengan tertib dan duduk sesuai
kelompok.
o Guru memberikan penjelasan singkat mengenai aturan dan sikap selama
perjalanan dan di lokasi.
o Guru mengawasi anak sesuai kelompok masing-masing sepanjang kegiatan.

o Anak didampingi saat makan, ke toilet, dan berpindah tempat.

3. Kepulangan ke Sekolah
o Guru melakukan absensi ulang di lokasi sebelum naik mini bus untuk
memastikan semua anak lengkap.
o Anak-anak diarahkan turun dengan tertib dan kembali ke kelas atau area
penjemputan.
o Guru memastikan anak dalam kondisi aman dan sehat setelah kegiatan.

4. Evaluasi Setelah Kegiatan


o Guru melakukan refleksi dan evaluasi singkat bersama tim mengenai
pelaksanaan field trip.
o Mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki untuk kegiatan berikutnya.

o Menyusun dokumentasi kegiatan untuk laporan dan pembelajaran anak di


kelas.

Anda mungkin juga menyukai