1.
Info pekerjaan di lingkungan KEMENAG, masukin proposal permohonan pekerjaan
kepada PPK, seminggu berikutnya baru dikabarin terkait dengan info HPS nya
2. Info HPS nya masih kosongan hanya berupa back up volume nya saja
3. PPK nya hanya menyampaikan HPS nya saja, selanjutnya Penyedia memasukan
penawaran
4. Penyedia tidak tahu terkait Penyedia lain yang mengikuti penawaran permohonan
pekerjaan tersebut
5. Pada saat penyedia memasukan proposal, penyedia tidak tahu bentuk pekerjaannya
apa, baru tahu Ketika mendapatkan informasi harganya
6. Penyedia mengetahui anggaran total Rehab MTS N 2 total 500 juta rupiah
7. Penyedia belum pernah mengetahui dan berkomunikasi dengan pejabat pengadaan
8. Memasukan proposal bulan februari 2025, kemudian penetapan penyedia sebagai
pelaksana pekerjaan di bulan April 2025
9. Pekerjaan dimulai pada bulan April 2025, dengan tenggang waktu selama 2 bulan
selesai di bulan Juni 2025
10. Verifikasi dihadiri oleh penyedia, pejabat pengadaan, PPK tidak hadir dalam
verifikasi berkas
11. Penyedia memang hanya ingin mencari pekerjaan yang sifatnya PL karena tidak
masuk kriteria atau kualifikasi untuk mengikuti Lelang
12. CV Noor Bakti mengerjakan pekerjaan di MTS 2 Rehab Keramik dan Instalasi Listrik
anggaran Rp. 100 juta, MAN 2 Peninggian Halaman, Rehab Kanopi Parkir anggaran
Rp. 166.600.000
13. CV Khaidar MTS 2 N Rehab WC Atap sam Plafon anggaran Rp. 198.000.000,-, MAN
2 Pembangunan baru WC pengecatan pagar dan halam futsal anggaran Rp.
190.000.000,-
14. Cv Noor Bakti ada penambahan pekerjaan, namun tidak dilakukan Adendum terkait
SPK. Ada penamabahan pekerjaan pintu yang tidak ada di SPK sebelumnya
15. Ketika survey lapangan, ruangan nya masih bentuk gudang, Ketika diperiksa
keramiknya masih bagus, kemudian dilakukan musyawarah oleh penyedia, PPK,
pejabat pengadaan tidak hadir
16. Hasil musyawarahnya anggaran untuk rehab keramik yang lebih, dialokasikan untuk
pengerjaan pintu, jendela, angin-angin (ventilasi)
17. 90 persen anggaran rehab keramik dialihhkan untuk pengerjaan pintu
18. Setelah dilakukan musyawarah pekerajaan tetap berlanjut, yaitu ditambah
pengerjaan pintu dengan dasar nya SPK yang lama yang tidak ada penambahan
pekerjaan
19. Tidak terdapat SPK addendum untuk pengerjaan tambahan
20. Serah terima pekerjaan di bulan Juni 2025