0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan80 halaman

Pedoman Penyusunan RKPD 2023

Dokumen ini membahas agenda pembangunan dalam RPJMN 2020-2024, termasuk perencanaan dan penganggaran daerah yang berpedoman pada berbagai undang-undang dan peraturan. Fokus utama adalah peningkatan daya saing infrastruktur, pengentasan kemiskinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan tahapan penyusunan RKPD dan pentingnya sinergisitas antara program pembangunan nasional dan daerah.

Diunggah oleh

irwanto038
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan80 halaman

Pedoman Penyusunan RKPD 2023

Dokumen ini membahas agenda pembangunan dalam RPJMN 2020-2024, termasuk perencanaan dan penganggaran daerah yang berpedoman pada berbagai undang-undang dan peraturan. Fokus utama adalah peningkatan daya saing infrastruktur, pengentasan kemiskinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan tahapan penyusunan RKPD dan pentingnya sinergisitas antara program pembangunan nasional dan daerah.

Diunggah oleh

irwanto038
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Forum Group Diskusi

• Oleh : Dr. Ir. H. Hairulsyah, [Link]


AGENDA PEMBANGUNAN DALAM
RPJMN 2020-2024

Sumber: Lamp. I - Perpres No. 18/2020 tentang RPJMN 2020-2024


Daya Saing Infrastruktur
Global Competitiveness Index (GCI) 2019

Indonesia 67,7
Kualitas
Kualitas Efektifitas
Pelaksanaan
Perencanaan Pembangunan
Pembangunan
PERENCANAAN MENJAWAB
PERMASALAHAN

MASALAH PERENCANAAN
TUJUAN
SASARAN
STRATEGI
POTENSI Dan lain-lain

SUMBER DAYA MANUSIA


SUMBER DAYA ALAM
SUMBER DAYA KEUANGAN
Sumber daya peralatan, Waktu
Dan lain-lain
DASAR HUKUM PERENCANAAN

PERENCANAAN

UU 17/2007
UU No. UU No.
RPJP 25/2004 32/2014
SPPN
PEMDA
PERPRES
18/2020
RPJMN

Tahapan,..
PERDA Renc Pemb PP No.
RPJMD Daerah 8/2008

Setiap Tahun

Permendagri Permendagri Permendagri


No. 54/2010 86/2017 No. 81/2022
Pelaks PP 8/2008

Tata cara Perenc ..


PENDEKATAN RENBANGDA
 Politik, (Penjabaran dari
agenda-agenda pembangunan
yang ditawarkan KDH terpilih)

 Teknokratik,
(Menggunakan metoda dan
kerangka pikir ilmiah)

 Partisipatif, (Melibatkan
semua pemangku kepentingan)

 Top down & Bottom Up


(Diselaraskan melalui
musyawarah nasional, provinsi,
kabupaten/ kota, kecamatan dan  Dirumuskan secara transparan, responsif,
efisien, efektif, akuntabel, partisipatif,
desa) terukur, berkeadilan, berwawasan
lingkungan, dan berkelanjutan.
9
PROSES PLANNING & BUDGETTING

RPJP Pedoman RPJM Dijabar RKP Pedoman KUA


kan RAPBD APBD
Daerah Daerah Daerah PPAS

Pedoman Diacu

Renstra Pedoman Renja - Pedoman RKA - Rincian


SKPD SKPD SKPD APBD

UU 25 /2004 SISTIM PERENCANAAN UU 17/2003 KEUANGAN


PEMBANGUNAN NASIONAL NEGARA

BAPPEDA TAPD PPKD


SANKSI
FUNGSI DAN SANKSI
DOKUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

( Pasal 265 & Pasal 266 UU No. 23 Tahun 2014)

RPJPD Menjadi pedoman dalam Apabila penyelenggara Pemerintahan Daerah


perumusan visi, misi, dan
program calon kepala daerah
tidak menetapkan Perda tentang RPJPD dan
RPJMD anggota DPRD dan kepala daerah
dikenai sanksi administratif berupa tidak
dibayarkan hak-hak keuangan yang diatur dalam
Sebagai instrumen evaluasi
RPJMD penyelenggaraan Pemerintahan ketentuan peraturan perundang-undangan selama
Daerah 3 (tiga) bulan.

• Sebagai instrumen evaluasi


RKPD penyelenggaraan Pemerintahan Apabila kepala daerah tidak menetapkan Perkada tentang
Daerah RKPD, kepala daerah dikenai sanksi administratif berupa
• Menjadi pedoman kepala tidak dibayarkan hak-hak keuangan yang diatur dalam
daerah dalam menyusun KUA peraturan perundang-undangan selama 3 (tiga) bulan.
serta PPAS.
TAHAPAN PENYUSUNAN RKPD

a. Persiapan penyusunan
b. Penyusunan
rancangan awal
c. Penyusunan
rancangan
d. Pelaksanaan
Musrenbang
e. Perumusan rancangan
akhir
f. Penetapan
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 81 TAHUN 2022

Arah Arah
Prioritas Kebijakan Hal
Ketentu Kebijakan Pembang
Pembang
an Pembang unan unan khusus
Umum unan Nasional Bidang lainnya
Nasional Urusan
1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata
Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah,
Tata cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang
Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan
dan Keuangan Daerah
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang
Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Sumatera Utara
Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang
selanjutnya disingkat RKPD adalah
dokumen perencanaan daerah untuk
periode 1 (satu) tahun.

RKPD kabupaten/kota berpedoman pada


RKP Tahun 2023, program strategis nasional
yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan
RKPD Provinsi.
1. Rancangan kerangka ekonomi daerah
2. Prioritas pembangunan daerah
3. Rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu 1
(satu) tahun
4. Kebijakan pemulihan ekonomi dalam penanganan
dampak pandemi Corona Virus Disease 2019
(COVID19) di daerah.
5. Penyelenggaraan urusan pemerintahan umum yang
dilaksanakan oleh Perangkat Daerah yang
melaksanakan urusan pemerintahan di bidang
kesatuan bangsa dan politik di daerah.
Rancangan Perkada tentang RKPD
kabupaten/kota, disampaikan oleh
bupati/wali kota kepada gubernur sebagai
wakil Pemerintah Pusat melalui kepala
Bappeda provinsi untuk difasilitasi.
1. Surat permohonan fasilitasi dari bupati/wali kota kepada
gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat melalui kepala
Bappeda provinsi
2. Rancangan akhir RKPD
3. Berita acara kesepakatan musyawarah perencanaan dan
pembangunan RKPD
4. Hasil pengendalian dan evaluasi perumusan kebijakan
perencanaan pembangunan tahunan
5. Gambaran konsistensi program dan kerangka pendanaan antara
RPJMD dan RKPD
6. Hasil reviu aparat pengawasan internal Pemerintah Daerah
7. Daftar isian fasilitasi RKPD Tahun 2023.
RKPD kabupaten/kota tahun 2023, digunakan
sebagai bahan evaluasi dan dasar
penyusunan rancangan KUA dan PPAS
dan bahan sinkronisasi penyusunan
rancangan peraturan daerah anggaran
pendapatan dan belanja daerah tahun
anggaran 2023
4
Inmendagri Nomor 70 Tahun 2021

2023 - 2026

PERKADA
RPD Tahun 2023 – 2026 digunakan oleh
Penjabat Kepala Daerah sebagai pedoman
untuk Penyelenggaraan Pemerintahan dan
Pembangunan Daerah Tahun 2023.

Penyusunan RKPD Kabupaten/Kota mengacu


kepada RPD 2023 – 2026, berpedoman
kepada permendagri tentang pedoman
penyusunan RKPD.

30
PEDOMAN RPD RENSTRA
2023-2026 2023-2026

• RPJMN 2023- • Tanpa Visi dan Misi • Tujuan dan


2024 • Tujuan dan Sasaran Sasaran
• RPJPD Kab/Kota mempedomani mempedomani
2017-2022 ➢ Visi misi RPJPD ➢ Tujuan dan sasaran
Prov/Kab/Kota RPD
• RPJMD atau ➢ Analisis sasaran pokok Prov/Kab/Kota
RPD Prov. 2023- ➢ Arah kebijakan
2023-2026
2026 RPJPDProv/Kab/Kota ➢ NSPK
• Isu-isu strategis ➢ Isu strategis aktual • Penyusunan
• Penyusunan Program dan
• Kebijakan
Program dan kegiatan/sub
nasional
kegiatan/sub kegiatan
• regulasi
kegiatan
Ranwal
RPD
2023-2026

Forum
Konsultasi
Publik

Rancangan
Akhir RPD
2023-2026

Penetapan
RPD dengan Minggu ke II
Perkada Maret 2022

❖ 1 Minggu setelah penetapan RPD disampaikan ke DPRD


❖ Paling lama minggu ke IV, RENSTRA PD 2023-2026 ditetapkan dengan Perkada
32
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Sumatera Utara
1. Secara substansial, memuat arah kebijakan ekonomi dan keuangan
daerah, rencana program, kegiatan, subkegiatan, indikator kinerja, pagu
indikatif, kelompok sasaran, lokasi kegiatan, prakiraan maju, dan Perangkat
Daerah penanggung jawab yang wajib dilaksanakan pemerintahan daerah
dalam 1 (satu) tahun
2. Secara normatif, menjadi dasar penyusunan KUA dan PPAS
yang akan diusulkan oleh kepala daerah untuk disepakati bersama dengan
DPRD sebagai landasan penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan
belanja daerah (R-APBD);
3. Secara operasional, memuat arahan untuk peningkatan kinerja
pemerintahan dibidang pelayanan dan pemberdayaan masyarakat serta
Pemerintah Daerah yang menjadi tanggung jawab masing-masing kepala
Perangkat Daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yang
ditetapkan dalam Renja Perangkat Daerah
4. Secara faktual, menjadi tolak ukur untuk menilai capaian kinerja
penyelenggaraan pemerintahan daerah merealisasikan program dan
kegiatan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
BERPEDOMAN KEPADA :

1. Arah kebijakan pembangunan nasional


2. Arah kebijakan pembangunan daerah
3. Tahapan dan tata cara penyusunan
4. Tahapan dan tata cara penyusunan
perubahan, pengendalian dan evaluasi
5. Konsistensi perencanaan dan
penganggaran sesuai dengan ketentuan
peraturan perundangundangan.
1. Percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem
2. Peningkatan kualitas SDM kesehatan dan Pendidikan
3. Penanggulangan penanganan disertai dengan
peningkatan decent job
4. Mendorong pemulihan dunia usaha
5. Revitalisasi industri dan penguatan riset terapan
6. Pembangunan rendah karbon dan transisi energi
(respon terhadap perubahan iklim)
7. Percepatan pembangunan infrastruktur dasar antara
lain air bersih dan sanitasi
8. Pembangunan Ibu Kota Nusantara
1. Penghapusan kemiskinan ekstrem sebesar 1,5-2,0%
2. Prevelansi stunting (penduk dan sangat pendek)
pada balita sebesar 17,5%
3. Pertumbuhan wirausaha sebesar 3,50%
4. Peringkat Global Innovation Index 75-80
5. Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3%-5,9%
6. Perununan emisi gas rumah kaca sebesar 27,02%
7. Tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,3%-6,0%
8. Rasio Gini (nilai) sebesar 0,375-0,0378
9. Indeks pembangunan manusia sebesar 73,29-73,35
10. Tingkat kemiskinan sebesar 7,0%-8,0%
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Sumatera Utara
1. Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan
yang berkualitas dan berkeadilan
2. Mengembangkan wilayah untuk mengurangi
kesenjangan dan menjamin pemerataan
3. Meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan
berdaya saing
4. Revolusi mental dan pembangunan kebudayaan
5. Memperkuat infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan
dasar
6. Membangun lingkungan hidup, ketahanan bencana, dan
perubahan iklim
7. Memperkuat stabilitas Polhukhankam dan transformasi
pelayanan publik.
Penguatan kewirausahaan, Usaha Mikro,
Kecil Menengah (UMKM), dan koperasi,
dengan kegiatan prioritas, yaitu:
1. Peningkatan kemitraan usaha antara Usaha Mikro Kecil dan Usaha
Menengah Besar
2. Peningkatan kapasitas usaha dan akses pembiayaan bagi
wirausaha
3. Peningkatan kapasitas, jangkauan, dan inovasi koperasi
4. Peningkatan penciptaan start-up dan peluang usaha.
Meningkatkan sumber daya manusia
(SDM) yang berkualitas dan berdaya
saing melalui:
1. Pengendalian penduduk dan penguatan tata kelola
kependudukan
2. Penguatan pelaksanaan perlindungan sosial
3. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan menuju
cakupan kesehatan semesta
4. Peningkatan pemerataan layanan pendidikan berkualitas
5. Peningkatan kualitas anak, perempuan, dan pemuda
6. Pengentasan kemiskinan
7. Peningkatan produktivitas dan daya saing.
Memperkuat infrastruktur untuk
mendukung pengembangan ekonomi
dan pelayanan dasar melalui:
1. Menjadikan keunggulan wilayah sebagai acuan untuk mengetahui
kebutuhan infrastruktur wilayah
2. Peningkatan pengaturan, pembinaan dan pengawasan dalam
pembangunan
3. Pengembangan infrastruktur perkotaan berbasis teknologi informasi
dan komunikasi (TIK)
4. Rehabilitasi sarana dan prasarana yang sudah tidak efisien
5. Mempermudah perijinan pembangunan infrastruktur.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Sumatera Utara
Untuk menjamin sinergisitas
program pembangunan nasional
dan daerah, penyusunan RKPD
ARAH KEBIJAKAN Tahun 2023 didasari pada arah
PEMBANGUNAN kebijakan pembangunan daerah
BIDANG URUSAN dengan memperhatikan prioritas
dan sasaran pembangunan
nasional yang tertuang dalam
kebijakan pembangunan sesuai
urusan pemerintahan daerah
I. URUSAN PEMERINTAHAN
WAJIB YANG BERKAITAN
DENGAN PELAYANAN DASAR :
1. Urusan Pendidikan
2. Urusan Kesehatan
BIDANG 3. Urusan Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang
URUSAN 4. Urusan Perumahan Rakyat dan
Kawasan Permukiman
5. Urusan Ketenteraman,
Ketertiban Umum, dan
Perlindungan Masyarakat
6. Urusan Sosial
II. Urusan Pemerintahan Wajib yang
tidak berkaitan dengan Pelayanan
dasar pembangunan sesuai urusan
pemerintahan daerah
1. Urusan Tenaga Kerja
2. Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
3. Urusan Pangan

BIDANG 4. Urusan Pertanahan


5. Urusan Lingkungan Hidup
6. Urusan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

URUSAN 7. Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa


8. Urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
9. Urusan Perhubungan
10. Urusan Komunikasi dan Informatika
11. Urusan Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah
12. Urusan Penanaman Modal
13. Urusan Kepemudaan dan Olah Raga
14. Urusan Statistik
15. Urusan Persandian
16. Urusan Kebudayaan
17. Urusan Perpustakaan
18. Urusan Kearsipan
III. Urusan Pemerintahan
Pilihan :
1. Urusan Kelautan dan Perikanan
2. Urusan Pariwisata
BIDANG 3. Urusan Pertanian
4. Urusan Kehutanan
URUSAN 5. Urusan Energi dan Sumber
Daya Mineral
6. Urusan Perdagangan
7. Urusan Perindustrian
8. Urusan Transmigrasi
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
1 URUSAN Terpenuhinya kebutuhan dasar standar Daerah menyesuaikan besaran
pelayanan minimal (SPM) bidang target dengan hasil Koordinasi
PENDIDIKAN pendidikan Teknis Perencanaan Pembangunan
(Kortekrenbang) Tahun 2022 serta
kondisi dan kemampuan keuangan
daerah
2 Urusan Kesehatan Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Daerah menyesuaikan besaran
Rumah Sakit Rujukan target dengah hasil Kortekrenbang
tahun 2022 serta kondisi dan
Terpenuhinya Standar Pelayanan
kemampuan keuangan Daerah
Minimal (SPM) Bidang Kesehatan
Meningkatnya Akses dan Mutu
Pelayanan Kesehatan
Meningkatnya efektivitas dan cakupan
pengawasan dan pembinaan dalam
pemenuhan ketentuan perizinan
pedagang besar farmasi (PBF) cabang,
sarana pelayanan kefarmasian (apotek
dan toko obat) dan industri produk
obat tradisional (usaha kecil obat
tradisional dan usaha mikro obat
tradisional)
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak berkaitan
dengan Pelayanan dasar pembangunan sesuai
BPSDM
urusan pemerintahan daerah
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
3 Urusan Pekerjaan Tersedianya akses air minum dan Daerah menyesuaikan besaran
Umum dan sanitasi layak dan aman target dengan hasil Kortekrenbang
Penataan Ruang Terpenuhinya standar pelayanan tahun 2022 dan kondisi serta
minimal (SPM) bidang pekerjaan umum kemampuan keuangan daerah
Terlaksananya pengelolaan SDA terpadu
Satuan (yang diharapkan dari
Terwujudnya konektifitas jalan Pemda) berupa Perda RTRW
provinsi/ kabupaten/kota
Terpenuhinya penyelesaian rencana tata
ruang dan rencana detail tata ruang Satuan (yang diharapkan dari
Terlaksananya pengendalian
Pemda) berupa Perkada RDTR
pemanfaatan ruang
4 Urusan Perumahan Terpenuhinya standar pelayanan Daerah menyesuaikan besaran
Rakyat dan minimal (SPM) bidang perumahan target dengan hasil
Kawasan rakyat Kortekrenbang tahun 2022 dan
Permukiman Meningkatnya luasan kawasan kumuh kondisi serta kemampuan
yang ditangani keuangan daerah
Meningkatnya jumlah rumah layak huni
Meningkatnya penyediaan prasarana,
sarana, dan utilitas umum (PSU)
Perumahan dan Kawasan Permukiman
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak berkaitan
dengan Pelayanan dasar pembangunan sesuai
BPSDM
urusan pemerintahan daerah
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
5 Urusan Ketenteraman, Meningkatnya pelayanan Trantibum Daerah menyesuaikan
Ketertiban Umum, dan yang sesuai standar besaran target dengan hasil
Perlindungan Meningkatnya manajemen bencana Koordinasi Teknis
Masyarakat yang terintegrasi pada fase pra Perencanaan Pembangunan
bencana, tanggap darurat dan pasca (Kortekrenbang) Tahun 2022
bencana serta kondisi dan
Meningkatnya pelayanan pemadam kemampuan keuangan
kebakaran yang sesuai standar daerah

6 Urusan Sosial Penguatan pelaksanaan perlindungan Daerah menyesuaikan


sosial besaran target dengan hasil
Terpenuhi Kebutuhan dasar Korban Kortekrenbang tahun 2022
Bencana Alam dan Sosial Pada Saat Dan dan kondisi serta
Setelah Tanggap Darurat Bencana kemampuan keuangan
Daerah Kabupaten/Kota daerah
Terpenuhinya 3 Kebutuhan Dasar
Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Bidang Sosial
Tersedianya Data 4 Fakir Miskin

Hairulsyah, RKPD, 2022


Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
INDIKATOR
NO KINERJA PROVINSI KABUPATEN TARGET KETERANGAN
/KOTA
1 Terpenuhinya Jumlah warga negara Jumlah warga negara Daerah
usia 16-18 tahun yang usia 5-6 tahun yang
kebutuhan dasar berpartisipasi dalam berpartisipasi dalam 100% menyesuaikan
standar pendidikan menengah pendidikan PAUD besaran target
pelayanan Jumlah warga negara Jumlah warga negara dengan hasil
minimal (SPM) usia 4-18 tahun yang usia 7-15 tahun yang
100% Koordinasi Teknis
termasuk dalam berpartisipasi dalam
bidang Perencanaan
penduduk disabilitas pendidikan dasar
pendidikan yang berpartisipasi Pembangunan
dalam pendidikan (Kortekrenbang)
khusus
Tahun 2022 serta
Jumlah warga negara kondisi dan
usia 7-18 yang belum
menyelesaikan 100% kemampuan
- pendidikan dasar dan keuangan daerah
atau menengah yang
berpartisipasi dalam
pendidikan kesetaraan
Rata-rata kompetensi - 2
literasi SMA berdasarkan
asesmen nasional

Hairulsyah, RKPD, 2022


Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
INDIKATOR
NO KINERJA PROVINSI KABUPATEN TARGET KETERANGAN
/KOTA
1 Meningkatnya Persentase rumah sakit Persentase Rumah Daerah
Kualitas Tata Kelola yang terakreditasi Sakit Yang
95% menyesuaikan
Terakreditasi
Rumah Sakit besaran target
Rujukan Rasio daya tampung Rasio daya tampung Rasio TT 1:4:1000
rumah sakit rujukan rumah sakit penduduk (sesuai dengah hasil
terhadap jumlah revisi Renstra Kortekrenbang tahun
penduduk Kemenkes)
2022 serta kondisi
2 Terpenuhinya Persentase pelayanan 100 % dan kemampuan
Standar Pelayanan kesehatan bagi
penduduk terdampak - keuangan Daerah
Minimal (SPM)
krisis akibat bencana
Bidang Kesehatan dan/atau berpotensi
bencana
Persentase pelayanan - 100 %
kesehatan bagi orang
yang terdampak dan
berisiko pada situasi KLB
1. Pelayanan 100 %
kesehatan ibu
hamil
2. Dst....
( 12 point )
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
INDIKATOR
NO KINERJA PROVINSI KABUPATEN TARGET KETERANGAN
/KOTA
1 Tersedianya Presentase rumah Presentase rumah 14,22% Daerah
akses air minum tangga yang tangga yang menyesuaikan
dan sanitasi layak menempati hunian menempati hunian besaran target
dan aman dengan akses air dengan akses air dengah hasil
minum aman minum aman kortekrenbang tahun
Presentase PDAM Presentase PDAM 91,80% 2022 serta kondisi
dengan kinerja dengan kinerja dan kemampuan
sehat sehat keuangan daerah
2 Terwujudnya Persentae kondisi Persentae kondisi 73%
konektifitas jalan mantap jalan mantap jalan
provinsi kabupaten/kota
3. Terlaksananya Luas jaringan Luas jaringan 110.672 Ha
pengelolaan SDA daerah irigasi teknis daerah irigasi
terpadu yang direhabilitasi teknis yang
direhabilitasi
Luas jaringan irigasi Luas jaringan 30.447 Ha
teknis yang irigasi teknis yang
dibangun dibangun
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
INDIKATOR
NO KINERJA PROVINSI KABUPATEN TARGET KETERANGAN
/KOTA
1 Terpenuhinya Persentase warga negara Persentase warga negara 100%
standar pelayanan korban bencana provinsi korban bencana
yang memperoleh rumah kabupaten/ kota yang
minimal (SPM)
layak huni memperoleh rumah layak
bidang perumahan huni
rakyat
Persentase warga negara Persentase warga negara 100% Daerah
yang terkena relokasi yang terkena relokasi
menyesuaikan
program Pemerintah program Pemerintah
Daerah provinsi yang Daerah kabupaten/kota besaran target
memperoleh fasilitasi yang memperoleh fasilitasi dengan hasil
penyediaan rumah layak penyediaan rumah layak
Kortekrenbang
huni huni
tahun 2022 dan
2 Meningkatnya Berkurangnya jumlah unit 208.764
rumah tidak layak huni kondisi serta
jumlah rumah layak Unit
huni (RTLH) kemampuan
keuangan daerah
3 Meningkatnya Persentase permukiman Persentase perumahan 100%
penyediaan yang sudah dilengkapi yang sudah dilengkapi
prasarana, sarana, dan prasarana, sarana,dan
prasarana, sarana,
utilitas umum (PSU) utilitas umum (PSU)
dan utilitas umum
(PSU) Perumahan
dan Kawasan
Permukiman
Hairulsyah, RKPD, 2022
BPSDM
INDIKATOR
NO KINERJA PROVINSI KABUPATEN TARGET KETERANGAN
/KOTA
1 Meningkatnya Persentase pelanggaran dan Persentase 100%
pelayanan Trantibum pengaduan trantibum dalam pelanggaran dan
provinsi/kabupaten/kota pengaduan
yang sesuai standar
yang ditangani trantibum dalam
kabupaten/kota Daerah
yang ditangani
menyesuaikan
Persentase aparatur Satpol Persentase aparatur 50% besaran target
PP yang telah mengikuti Satpol PP yang telah
diklat dasar, diklat teknis mengikuti diklat dengah hasil
dan diklat fungsional dasar, diklat teknis Kortekrenbang
dan diklat fungsional
tahun 2022 serta
Meningkatnya Jumlah personil TRC tingkat Jumlah personil TRC 20% kondisi dan
manajemen bencana provinsi yang ditingkatkan yang dikembangkan
kapasitas teknis manajerial teknis manajerialnya Keterangan
yang terintegrasi pada kemampuan
fase pra bencana,
tanggap darurat dan
keuangan daerah
pasca bencana
Meningkatnya Persentase pendampingan Persentase 50%
pelayanan pemadam pembentukan relawan pembentukan pos
pemadam kebakaran di pemadam kebakaran
kebakaran yang sesuai
desa/kelurahan di kecamatan
standar
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
INDIKATOR
NO KINERJA PROVINSI KABUPATEN TARGET KETERANGAN
/KOTA
1 Penguatan Jumlah Keluarga yang Jumlah Keluarga yang 10.000.000
pelaksanaan Mendapatkan Bantuan Mendapatkan Bantuan
Sosial Bersyarat Sosial Bersyarat
perlindungan sosial
Jumlah SDM Kesos yang Jumlah SDM Kesos yang 38.000
Mendapatkan Mendapatkan Daerah
Peningkatan Kompetensi Peningkatan Kompetensi menyesuaikan
dan Profesional dan Profesional
besaran Target
2 Terpenuhi Kebutuhan Persentase korban Persentase korban 100% dengan hasil
dasar Korban Bencana bencana alam dan sosial bencana alam dan sosial
yang terpenuhi yang terpenuhi Kortekrenbang
Alam dan Sosial Pada Tahun 2022 dan
kebutuhan dasarnya kebutuhan dasarnya
Saat Dan Setelah pada saat dan setelah pada saat dan setelah
Tanggap Darurat
kondisi serta
tanggap darurat bencana tanggap darurat
Bencana Daerah provinsi bencana kab/kota kemampuan
Kabupaten/Kota keuangan Daerah
Jumlah Tim Reaksi Cepat Jumlah Tim Reaksi Cepat 514
yang dibentuk yang dibentuk

3 Terpenuhinya 3 Jumlah Lanjut Usia Jumlah Lanjut Usia 3.400


Kebutuhan Dasar Terlantar didalam panti Terlantar didalam panti
yang mendapatkan akses yang mendapatkan
Standar Pelayanan
ke layanan kesehatan akses ke layanan
Minimal (SPM) Bidang dasar kesehatan dasar
Sosial
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan Dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
1 Urusan Tenaga Meningkatkan SDM yang berkualitas Daerah menyesuaikan besaran target
dan berdaya saing dengan hasil Kortekrenbang Tahun
Kerja
Meningkatnya jumlah tenaga kerja 2022 serta kondisi dan kemampuan
yang ditempatkan keuangan daerah
Meningkatnya jumlah tenaga kerja
yang terlindungi hak - haknya
2 Urusan Meningkatnya Kesetaraan Gender, Daerah menyesuaikan besaran target
Pemberdayaan dan Perlindungan dengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
Pemberdayaan Perempuan serta kondisi dan kemampuan
Perempuan keuangan daerah.
dan
Sesuai target RPJMN dan Renstra
Perlindungan
Kementerian PPA
Anak
Meningkatnya Pemenuhan Hak dan Daerah menyesuaikan besaran target
Perlindungan Anak dengan hasil Kortekrenbang Tahun
2022 serta kondisi dan kemampuan
keuangan daerah.
Sesuai target RPJMN dan Renstra
Kementerian PPA
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan Dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
3 Urusan Pangan Meningkatnya ketersediaan pangan Daerah menyesuaikan besaran
strategis dalam negeri target dengan hasil Kortekrenbang
Tahun 2022 serta kondisi dan
Meningkatnya pemanfaatan kemampuan keuangan daerah
pangan yang berkualitas serta
terjaminnya keamanan dan mutu
pangan strategis nasional
4 Urusan Terpenuhinya inventarisasi subyek Daerah menyesuaikan besaran
dan obyek redistribusi tanah target dengan hasil Kortekrenbang
Pertanahan
Tahun 2022 serta kondisi dan
kemampuan keuangan daerah
5 Urusan Meningkatnya Indeks Kualitas Daerah menyesuaikan besaran
Lingkungan Hidup target dengan hasil Kortekrenbang
Lingkungan Hidup
Meningkatnya Penanggungjawab Tahun 2022 serta kondisi dan
usaha yang taat terhadap izin kemampuan keuangan daerah
lingkungan, izin PPLH dan izin
PUULH yang diterbitkan
Meningkatnya pengelolaan sampah
di wilayah kabupaten/ kota
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan Dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
6 Urusan Meningkatnya Kualitas Daerah menyesuaikan besaran
Administrasi Pelayanan Adminduk target dengan hasil Kortekrenbang
Kependudukan dan Tahun 2022 serta kondisi dan
Pencatatan Sipi kemampuan keuangan daerah

7 Urusan Meningkatnya tata kelola Daerah menyesuaikan besaran


Pemberdayaan pemerintahan desa yang efektif target dengan hasil Kortekrenbang
Masyarakat dan dan efisien Tahun 2022 serta kondisi dan
Desa Berkembangnya status kemampuan keuangan daerah
pembangunan desa
Terevitalisasinya Badan Usaha
Milik Desa (BUM Desa)
8 Urusan Terkendalinya laju pertumbuhan Daerah menyesuaikan besaran
Pengendalian penduduk dengan meningkatkan target dengan hasil Kortekrenbang
Penduduk dan akses dan kualitas pelayanan Tahun 2022 serta kondisi dan
keluarga berencana kemampuan keuangan daerah
Keluarga Berencana
Meningkatnya Indeks
Pembangunan Keluarga

Hairulsyah, RKPD, 2022


Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan Dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
9 Urusan Perhubungan Meningkatnya Kinerja Pelayanan Daerah menyesuaikan besaran
Perhubungan target dengan hasil Kortekrenbang
Terwujudnya Konektivitas Nasional Tahun 2022 serta kondisi dan
kemampuan keuangan daerah
Meningkatnya Keselamatan
Transportasi
10 Urusan Komunikasi Terwujudnya Peningkatan Daerah menyesuaikan besaran
dan Informatika Kompetensi Masyarakat di bidang target dengan hasil Kortekrenbang
digital Tahun 2022 serta kondisi dan
Terlaksananya Layanan Pemerintah kemampuan keuangan daerah
secara Digital
Meningkatnya Penguatan tata
kelola Informasi dan Komunikasi
Publik (IKP) di Daerah
Tersedianya Infrastruktur Digital

Meningkatnya Pemanfaatan
Teknologi Digital untuk
pertumbuhan ekonomi

Hairulsyah, RKPD, 2022


Profesional, Amanah
dan Bermartabat Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan Dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
11 Urusan Koperasi, Mewujudkan Koperasi yang Berkualitas dan Daerah menyesuaikan besaran target
Usaha Kecil, dan Modern dengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
Menengah Mewujudkan UMKM dan Wirausaha Naik Kelas serta kondisi dan kemampuan keuangan
yang mampu Berdaya Saing di Pasar Domestik daerah
dan Global

12 Urusan Tercapainya Target Realisasi Penanaman 1. Target realisasi Penanaman Modal


Modal tahun 2023 disesuikan dengan target
Penanaman
Modal tahun 2022 sebesar Rp. 1.200 Triliun
dan akan dilakukan penyesuian
apabila ada arahan lebih lanjut dari
Presiden
2. Daerah menyesuaikan besaran target
dengan hasil Kortekrenbang Tahun
2022 serta kondisi dan kemampuan
keuangan daerah
13 Urusan Meningkatnya partisipasi masyarakat Daerah menyesuaikan besaran target
berolahraga dan peningkatan prestasi olahraga dengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
Kepemudaan
di tingkat Nasional dan Internasional serta kondisi dan kemampuan keuangan
dan Olah Raga
Meningkatnya kualitas pemuda yang berdaya daerah
saing, berbudaya, dan berideologi Pancasila
Meningkatnya partisipasi organisasi
Kepramukaan dalam pembangunan bangsa
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan Dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
14 Urusan Statistik Tersedianya data statistik dalam Daerah menyesuaikan besaran
perencanaan dan evaluasi target dengan hasil Kortekrenbang
pembangunan daerah Tahun 2022 serta kondisi dan
Meningkatnya kolaborasi, integrasi, kemampuan keuangan daerah
dan standardisasi dalam
penyelenggaraan SSN
15 Urusan Persandian Menguatnya keamanan siber Daerah menyesuaikan besaran
lingkungan Pemerintah Daerah target dengan hasil Kortekrenbang
Tahun 2022 serta kondisi dan
kemampuan keuangan daerah
16 Urusan Kebudayaan Kelestarian Cagar Budaya Daerah menyesuaikan besaran target
dengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
Pemajuan Kebudayaan serta kondisi dan kemampuan keuangan
daerah

17 Urusan Perpustakaan Pembangunan literasi masyarakat Daerah menyesuaikan besaran target


meningkat dengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
serta kondisi dan kemampuan keuangan
Peningkatan kegemaran membaca
daerah
masyarakat
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat
Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak
BPSDM berkaitan dengan Pelayanan Dasar
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
18 Urusan Kearsipan Terwujudnya revitalisasi arsip Daerah menyesuaikan besaran
dan aktualisasi nilai budaya dan target dengan hasil Kortekrenbang
kearifan lokal Tahun 2022 serta kondisi dan
Penerapan e-Arsip terintegrasi kemampuan keuangan daerah
Pelaksanaan Pengawasan
Kearsipan di Daerah
(Provinsi/Kabupate n/Kota)
Rekomendasi Hasil
Pengawasan Kearsipan yang
Ditindaklanjuti

Hairulsyah, RKPD, 2022


Profesional, Amanah
dan Bermartabat

URUSAN PILIHAN
BPSDM
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
1 Urusan Meningkatnya pengelolaan Daerah menyesuaikan besaran target dengan
Wilayah Pengelolaan Perikanan hasil Kortekrenbang Tahun 2022,
Kelautan dan (WPP) dan penataan ruang laut mempertimbangkan hasil Rakornas dan Rakernis
Perikanan dan rencana zonasi pesisir serta KKP serta kemampuan keuangan daerah.
pengelolaan ruang laut
Terwujudnya industrialisasi 1. Indikator ini merupakan bentuk dukungan
kelautan dan perikanan berdaya daerah dalam rangka pengintegrasian
saing Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-
Terselenggaranya pengawasan Pulau Kecil (RZWP-3- K) ke dalam Rencana
sumber daya kelautan dan Tata Ruang Wilayah Provinsi.
perikanan integratif 2. Daerah menyesuaikan besaran target dengan
hasil Rakortekrenbang Tahun 2022,
mempertimbangkan hasil Rakornas dan
Rakernis KKP serta kemampuan keuangan
daerah.

2 Urusan Meningkatnya Kontribusi Daerah menyesuaikan besaran target dengan


Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hasil Kortekrenbang Tahun 2022,
Pariwisata terhadap Ketahanan Ekonomi mempertimbangkan hasil Rakornas dan Rakernis
Nasional KKP serta kemampuan keuangan daerah.
Hairulsyah, RKPD, 2022
Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
URUSAN PILIHAN
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
3 Urusan Meningkatnya produktivitas Daerah menyesuaikan besaran target
pertanian dengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
Pertanian
Terkendalinya penyebaran OPT serta kondisi dan kemampuan keuangan
dan DPI pada tanaman serta daerah
penyakit pada hewan

4 Urusan Meningkatnya luas hutan dan Daerah menyesuaikan besaran target


lahan yang direhabilitasi dalam dengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
Kehutanan rangka konservasi sumber daya air serta kondisi dan kemampuan keuangan
Meningkatnya luas kawasan hutan daerah
yang dikelola oleh masyarakat

5 Urusan Energi Meningkatnya Penggunaan Energi Daerah menyesuaikan besaran target


yang Bersumber dari Energi Barudengan hasil Kortekrenbang Tahun 2022
dan Sumber Terbarukan
Daya Mineral serta kondisi dan kemampuan keuangan
Meningkatnya Rumah Tangga yang daerah
Teraliri Listrik

Meningkatnya Jumlah Desa yang


Teraliri Listrik

Hairulsyah, RKPD, 2022


Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
URUSAN PILIHAN
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
6 Urusan Meningkatnya jaminan mutu komoditas Daerah menyesuaikan besaran
potensial daerah target dengan hasil
Perdagangan
Urusan Meningkatnya keberdayaan dan kepercayaan Kortekrenbang Tahun 2022 serta
konsumen kondisi dan kemampuan
Perindustrian
Meningkatnya kepastian penyaluran keuangan daerah
pupuk/pestisida bersubsidi sesuai ketentuan
jenis, jumlah, waktu, harga, mutu dan tempat Catatan Indikator Nomor 6: *
Meningkatnya pertumbuhan ekspor bernilai Daerah yang belum terdapat
tambah tinggi kelembagaan SRG (Sistem Resi
Gudang) ** Daerah yang sudah
Terwujudnya implementasi Sistem Resi terdapat kelembagaan SRG Lengkap
Gudang dan Pasar Lelang
Terwujudnya iklim usaha yang kondusif

Meningkatnya kesesuaian alat ukur, alat takar,


alat timbang, dan alat perlengkapan terhadap
ketentuan yang berlaku
Terwujudnya kecukupan bahan pangan untuk
masyarakat
Terwujudnya Stabilisasi Harga dan
Ketersediaan Pasokan

Hairulsyah, RKPD, 2022


Profesional, Amanah
dan Bermartabat

BPSDM
URUSAN PILIHAN
NO URUSAN KINERJA KETERANGAN
7 Urusan Tercapainya Pertumbuhan Sektor Industri Daerah menyesuaikan besaran
Pengolahan Nonmigas target dengan hasil
Perindustrian
Meningkatnya Kontribusi Sektor Industri
Kortekrenbang Tahun 2022 serta
Pengolahan Nonmigas Terhadap PDB kondisi dan kemampuan
keuangan daerah
Meningkatnya Tenaga Kerja di Sektor Industri
Pengolahan Nonmigas

Tercapainya Pertumbuhan Nilai Ekspor Produk


Industri Pengolahan Nonmigas

Tercapainya Pertumbuhan Nilai Investasi


Sektor Industri Pengolahan Nonmigas

8 Urusan Meningkatnya Status Perkembangan Kawasan Daerah menyesuaikan besaran


Transmigrasi yang direvitalisasi target dengan hasil
Transmigrasi
Kortekrenbang Tahun 2022 serta
kondisi dan kemampuan
keuangan daerah

Hairulsyah, RKPD, 2022


Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Sumatera Utara
Mendukung pelaksanaan program
dan kegiatan Pemerintah bersama
mitra Pemerintah dalam hal ini
Lembaga Kemasyarakatan, yaitu Tim
Penggerak Pemberdayaan dan
Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Pos
Pelayanan Terpadu (Posyandu) di
tingkat provinsi/kabupaten/kota
dalam rangka menciptakan
masyarakat yang sehat, maju,
mandiri dan sejahtera
1. Mendukung pelaksanaan program dan
kegiatan Pemerintah bersama mitra
Pemerintah dalam hal ini Lembaga
Kemasyarakatan, yaitu Tim Penggerak
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
(TP PKK), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
di tingkat provinsi/kabupaten/kota dalam
rangka menciptakan masyarakat yang sehat,
maju, mandiri dan sejahtera
2. Mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pilkada
Serentak Tahun 2024 yang tahapanya sudah
dimulai pada bulan Juni tahun 2022
3. Dalam penyusunan RKPD tahun 2023 agar
memasukkan program dan kegiatan pada
perangkat daerah yang melaksanakan
Urusan Pemerintahan di bidang kesatuan
bangsa dan politik
4. Mendukung peningkatan kualitas layanan
bidang Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak
5. Meningkatkan pelayanan Bidang Pendidikan
6. Mendukung peningkatan kualitas layanan bidang
administrasi kependudukan dan pencatatan sipil
7. Pemerintah Daerah pada tahun 2023 memulai
penyusunan rancangan awal RPJPD tahun 2025-
2045 yang tercantum dalam RKPD 2023. RPJPD
yang sudah disusun pada tahun 2023, dapat
menjadi pedoman dalam perumusan visi, misi, dan
program calon kepala daerah yang akan mengikuti
pilkada serentak pada tahun 2024 serta
penyusunan RPJMD Teknokratik 2025-2030.
8. Dalam hal kepala daerah berhalangan tetap atau
berhalangan sementara, wakil kepala daerah
bertugas untuk menetapkan Perkada tentang RKPD
Tahun 2023.
9. Dalam hal kepala daerah dan wakil kepala daerah
berhalangan tetap atau sementara, pejabat yang
ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang
berwenang selaku pejabat/pejabat
sementara/pelaksana tugas kepala daerah bertugas
untuk menetapkan Perkada tentang RKPD Tahun
2023.
10. Pemerintah Daerah dalam menetapkan
indikator makro dapat memperhatikan
indikator makro yang tertuang dalam
Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019
tentang Laporan dan Evaluasi
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18
Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019
tentang Laporan dan Evaluasi
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
11. terciptanya efektivitas, efisiensi, dan
sinergitas antara Pemerintah Pusat dan
Pemerintah Daerah Provinsi dalam
pengelolaan kegiatan usaha pertambangan
khususnya dalam penerbitan perizinan
berusaha di bidang pertambangan mineral
dan batubara
12. Mendukung peningkatan kualitas layanan
bidang tenaga kerja
PERPRES 18/2020
RPJM NASIONAL TAHUN 2020 – 2024
17 Januari 2020

TARGET PEMBANGUNAN WILAYAH SUMUT


Indikator Baseline 2020 2021 2022 2023 2024
Pembangunan 2019
Laju Pertumbuhan 5,18 5.50 6,40 6,90 7,40 8,00
Ekonomi (%) - 1,07 2,61 4,70
- 0,86 3,08

Tingkat Kemiskinan 8,83 8,43 7,95 7,25 6,80 6,00


(%) 9,91 8,49 8,42
9,73 10,12
Tingkat 5,41 5,50 5,30 5,20 4,70 4,40
Pengangguran 4,73 6,33 5,47
Terbuka (%) 7,02 5,12
UU 17/2007
RPJPN
RPJP Prov. Perda 12/2008

RPJPD
• Perda 6/2011
KAB. LANGKAT

RPJMD • Perda 1/2019


KAB. LANGKAT • Perbup 7/2019

RKPD
• Perkada
KAB. LANGKAT

Anda mungkin juga menyukai