0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Struktur dan Tujuan Dewan Ambalan Pramuka

Dokumen ini adalah pedoman untuk Gerakan Pramuka di Kabupaten Madiun, yang menjelaskan struktur organisasi, tugas, dan tanggung jawab Dewan Ambalan Pramuka Penegak di Pangkalan SMA Negeri 1 Saradan. Gerakan Pramuka berfungsi sebagai organisasi pendidikan non-formal yang berasaskan Pancasila dan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan anggota. Selain itu, dokumen ini juga menetapkan kriteria dan syarat bagi anggota Dewan Ambalan serta peran masing-masing dalam organisasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Struktur dan Tujuan Dewan Ambalan Pramuka

Dokumen ini adalah pedoman untuk Gerakan Pramuka di Kabupaten Madiun, yang menjelaskan struktur organisasi, tugas, dan tanggung jawab Dewan Ambalan Pramuka Penegak di Pangkalan SMA Negeri 1 Saradan. Gerakan Pramuka berfungsi sebagai organisasi pendidikan non-formal yang berasaskan Pancasila dan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan anggota. Selain itu, dokumen ini juga menetapkan kriteria dan syarat bagi anggota Dewan Ambalan serta peran masing-masing dalam organisasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SIDANG KOMISI A

BIDANG ORGANISASI
MUSYAWARAH PENEGAK 2023
GUDEP PRAMUKA KABUPATEN MADIUN 13.117-13.118
PANGKALAN SMA NEGERI 1 SARADAN
TAHUN 2023

BAB I
PENDAHULUAN
Pasal 1

Umum
1. Gerakan Pramuka merupakan satu-satunya organisasi yang diperkenankan dan ditugaskan
menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, dengan
menggunakan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya
disesuaikan dengan perkembangan dan keadaan serta kepentingan Pramuka pada khususnya,
masyarakat, bangsa dan negara pada umumnya.
2. Sebagai salah satu usaha untuk melaksanakan hal tersebut di atas, dibentuk Dewan Ambalan
Pramuka Penegak Gudep Kab. Madiun 13.117-13.118 Pangkalan SMA Negeri 1 Saradan
sebagai wadah pembinaan Pramuka Penegak di pangkalannya.

BAB II
NAMA, STATUS, WAKTU, TEMPAT, DAN HARI PRAMUKA
Pasal 2

1. Organisasi ini bernama gerakan Pramuka.


2. Gerakan Pramuka merupakan oraganisasi pendidikan sebagaimana UU RI Nomor 12
Tahun 2010 tentang gerakan Pramuka dan berstatus badan hukum.
3. Gerakan Pramuka berkedudukan di IbuKota Republik Indonesia.
4. Gerakan Pramuka di tetapkan dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238
Tahun 1961 Tanggal 20 Mei 1961 sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan pendidikan
kepanduan Nasional Indonesia dan didirikam untuk waktu yang tidak ditentukan.
5. Hari Pramuka ditetapkan Tanggal 14 Agustus.
BAB III
ASAS, DASAR HUKUM, MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 3
ASAS

[Link] Pramuka berasaskan Pancasila.

Pasal 4

DASAR HUKUM

1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.


2. Keputusan Presiden RI Nomor 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka.
3. Keputusan Presiden RI Nomor 024 tahun 2018 tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.
4. Surat Keputusan Kwartir Nasional No. 203 tahun 2018 tentang Anggaran Rumah Tangga
Gerakan Pramuka.
5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 220 tahun 2007 tentang Pokok-
pokok Organisasi Gerakan Pramuka.
6. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 tahun 2013 tentang Pola dan
Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.
Pasal 5

MAKSUD

Dewaan Ambalan di bentuk dengan maksud sebagai wadah pembinaan Pramuka


Penegak, khususnya di Ambalan Pringgondani-Srikandi Gugus depan [Link] 13.117-
13.118 Pangkalan SMA Negeri 1 Saradan.

Pasal 6

TUJUAN

Dewan Ambalan dibentuk dengan tujuan untuk memberikan kesempatan pada anggota
Pramuka Gugus depan [Link] 13.117-13.118 Pangkalan SMA Negeri 1 Saradan guna
menambah dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman dan kepemimpinan
serta dapat mengamalkannya untuk perkembangan Gerakan Pramuka pada khususnya dan untuk
masyarakat pada umumnya.
Pasal 7

FUNGSI

Gerakan Pramuka berfungsi sebagai penyelenggara pendidikan non-formal di luar


sekolah dan di luar keluarga sebagai wadah pembinaan serta pengembangan kaum muda di
landasi system among, prinsip dasar dan metode kepramukaan.
BAB IV
SIFAT, TUGAS POKOK DAN TANGGUNG JAWAB
Pasal 8

SIFAT

1. Gerakan Pramuka adalah Organisasi yang keanggotaannya bersifat sukarela, mendiri,


tidak membedakan suku, ras, golongan dan agama.
2. Gerakan Pramuka bukan Organisasi sosial-politik, bukan bagian dari salah satu
organisasi sosial-politik dan tidak menjalankan kegiatan politik praktis.
3. Gerakan Pramuka menjamin kemerdekaan tiap-tiap anggotanya untuk memeluk agama
dan kepercayannya masing-masing serta beribadah menurut agama dan kepercayaannya.

Pasal 9

TUGAS POKOK DAN TANGGUNG JAWAB

Tugas pokok Dewan Ambalan adalah melaksanakan hasil keputusan Musyawarah


Ambalan dan merencanakan, mengontrol, meneliti, dan mengevaluasi kegiatan Ambalan dengan
selalu berkonsultasi kepada Pembina Gugus depan Kab. Madiun 13.117-13.118 Pangkalan SMA
Negeri 1 Saradan. memberikan pertanggung-jawabannya kepada warga Ambalan Pringgondani-
Srikandi di depan Musyawarah Ambalan berikutnya tentang pelaksanaan keputusan Musyawarah
Ambalan yang sudah disahkan.

BAB V
STRUKTUR ORGANISASI DAN MASA JABATAN
Pasal 10

STRUKTUR ORGANISASI

1. Susunan Ambalan Pringgondani-Srikandi terdiri dari:


a. Pradana Putra & Pradana Putri
b. Pemangku Adat Putra & Pemangku Adat Putri
c. Sekretaris
d. Bendahara
2. Dalam melaksanakan tugasnya, Ambalan Pringgondani-Srikandi memiliki bidang tugas
sebagai berikut:
a. Bidang Teknik Kepramukaan (Tekpram)
b. Bidang Kegiatan dan Operasional (Giat-Ops)
c. Bidang Pembinaan dan Pengembangan (Bin-Bang)
d. Bidang Inventarisasi (Bintari)
e. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas)
f. Tim kesehatan
3. Pemangku Adat mempunyai hubungan dan bekerjasama dalam mengatur organisasi dengan
Pradana.
4. Struktur organisasi Ambalan Pringgondani-Srikandi adalah sebagaimana terlampir.

Pasal 11

MASA JABATAN

Masa jabatan Dewan Ambalan Pringgondani-Srikandi gerakan Pramuka Gudep Kab.


Madiun 13.117-13.118 adalah 1 (satu) priode pengurusan.

BAB VI
PEMBAGIAN DAN KRITERIA
Pasal 12

Pembagian tugas dan tanggung jawab Dewan Ambalan adalah sebagai berikut:
1. Pradana
a. Memimpin, mengatur dan mengelola kepengurusan organisasi pramuka ambalan
Pringgondani-Srikandi.
b. Bertanggung jawab atas seluruh kegiatannya sesuai dengan tugas pokok dan tanggung
jawabnya.
2. Sekretaris
a. Melaksanakan tugas administrasi dan mengelola dokumen ambalan Pringgondani-
Srikandi.
b. Membuat dan mengarsipkan data administrasi Ambalan Pringgondani-Srikandi.
c. Menyediakan daftar hadir absensi anggota dalam kegiatan Ambalan Pringgondani-
Srikandi.
d. Bersama Pradana menyampaikan hasil rapat Dewan Ambalan Pringgondani-Srikandi.
e. Melaporkan kegiatan kepada Pradana setiap tiga bulan sekali secara tertulis.
f. Menulis jadwal kegiatan bulanan.
g. Membuat Kartu Tanda Anggota Ambalan Pringgondani-Srikandi.
h. Warga Ambalan Pringgondani-Srikandi. mendampingi Pradana dalam setiap pertemuan
intra maupun ekstra.
3. Bendahara
a. Mengelola keuangan dan kekayaan Ambalan Pringgondani-Srikandi.
b. Membukukan keuangan Ambalan Pringgondani-Srikandi.
c. Melaporkan secara tertulis keluar masuknya keuangan kepada Ambalan Pringgondani-
Srikandi setiap bulan kepada Dewan Ambalan dan Anggota Dewan Pringgondani-
Srikandi.
d. Mengatur dan melaksanakan penarikan iuran anggota Ambalan Pringgondani-Srikandi.
4. Ketua Bidang mempunyai tugas membantu Pradana Ambalan Pringgondani-Srikandi dalam
pelaksanaan tugas Dewan Ambalan Pringgondani-Srikandi sesuai dengan bidangnya
masing-masing dan bertanggung jawab kepada Pradana Ambalan Pringgondani-Srikandi
yaitu:
a. Bidang Teknik Kepramukaan (Tekpram)
Memikirkan, merencanakan, mengorganisasikan dan menyiapkan petunjuk atau aturan-
aturan dan materi yang berkaitan dengan kepramukaan bagi anggota Pramuka Gugus
depan [Link] 13.117-13.118.
b. Bidang Kegiatan Operasional (Giat-Ops)
Mengorganisasikan dan bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan operasional yang
bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan mutu anggota Ambalan Pringgondani-
Srikandi Gerakan Pramuka Gudep Kab. Madiun 13.117-13.118.
c. Pembinaan dan Pengembangan (Binbang)
Memikirkan, merencanakan, melaksanakan, mengembangkan aktivitas pembinaan, dan
mengintensifkan program pendidikan dan latihan sebagai usaha pembinaan dan
pengembangan, serta sebagai usaha regenerasi bagi anggota Ambalan Pringgondani-
Srikandi Gerakan Pramuka Gudep Kab. Madiun 13.117-13.118 khususnya, siswa
umumnya.
d. Bidang Inventarisasi (Bintari)
Mengadakan perencanaan, pengelolaan dan pengembangan semua inventaris miliki
sanggar pramuka Ambalan Pringgondani-Srikandi.
e. Bidang Humas
Memperluas dan mengembangkan hubungan jaringan komunikasi internal dan eksternal
demi perkembangan Ambalan Pringgondani-Srikandi Pramuka Gudep Kab. Madiun
13.117-13.118.
5. Tugas dan tanggung jawab Pemangku Adat:
a. Sebagai pengawas dan pelaksana keadatan di lingkungan Ambalan, serta memiliki
hubungan dan kerjasama dengan Pradana dalam hal Kedewanan.
b. Memberikan peringatan dan sanksi kepada anggota Ambalan yang melanggar kode
kehormatan dan adat Ambalan Pringgondani-Srikandi.
c. Melaksanakan dan menjaga tata tertib adat Ambalan Pringgondani-Srikandi sesuai hasil
Musyawarah Ambalan.

Pasal 13

1. Kriteria dan syarat menjadi Dewan Ambalan:


a. Telah menjadi warga Ambalan Pringgondani-Srikandi.
b. Memahami Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
c. Memiliki integritas, kepribadian baik dan loyalitas serta bertanggung jawab yang tinggi
terhadap Gerakan Pramuka Khususnya Gudep Kab. Madiun 13.117-13.118 Pangkalan
SMA Negeri 1 Saradan.
d. Mempunyai pengetahuan, wawasan dan pengalaman tentang kepramukaan dan atau
memiliki kemampuan berorganisasi serta memiliki kemampuan dalam pembinaan
seluruh anggota Ambalan atau memiliki kemampuan berorganisasi.
e. Bersedia dipilih dan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung
jawab selama masa jabatan berlangsung.
f. Pengurus inti (Pradana,Pemangku adat,Kerani,Juang), Tidak diperkenankan memiliki
jabatan dalam 2 organisasi yang ada di SMA Negeri 1 Saradan.
g. Bersedia dipilih untuk duduk dalam Dewan dan dapat dinyatakan secara lisan ataupun
tulisan dalam lembaran.
2. Kriteria dan syarat sebagai Pradana:
a. Telah menjadi warga Ambalan Pringgondani-Srikandi.
b. Memahami Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
c. Memiliki kepribadian baik, disiplin, nasionalis, jiwa patriot, loyalitas, komitmen dan
ber-amanah serta tanggung jawab penuh terhadap Gerakan Pramuka Khususnya Gudep
Kab. Madiun 13.117-13.118.
d. Aktif sebagai anggota Gerakan Pramuka Gudep Kab. Madiun 13.117-13.118 Ambalan
Pringgondani-Srikandi..
e. Berpengetahuan, berwawasan dan berpengalaman luas tentang Kepramukaan dan
memiliki kemampuan berorganisasi.
f. Tidak sedang dan tidak akan merangkap sebagai pengurus organisasi lain didalam SMA
Negeri 1 Saradan selama periodenya.
3. Kriteria dan syarat sebagai Pemangku Adat
a. Aktif dalam Dewan Ambalan Pringgondani-Srikandi.
b. Memahami dan mentauladani Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
c. Memiliki integritas, kepribadian baik dan loyalitas serta tanggung jawab yang tinggi
terhadap Gerakan Pramuka Khususnya Gudep Kab Madiun 11077-11078 serta dapat
dijadikan teladan bagi anggota yang lain.
d. Mempunyai pengetahuan, wawasan dan pengalaman tentang kepramukaan dan atau
memiliki kemampuan berorganisasi serta memiliki kemampuan dalam pembinaan seluruh
anggota Ambalan.
e. Bersedia dipilih sebagai Pemangku Adat dan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban
dengan penuh tanggung jawab selama masa periode jabatan 1 tahun lamanya dan
berlangsung untuk duduk sebagai Pemangku Adat yang dapat dinyatakan secara lisan dan
tertulis.
f. Tidak sedang atau tidak akan merangkap sebagai pengurus organisasi lain di sekolah
selama periodenya.
4. Kriteria dan syarat sebagai Sekretaris.
a. Aktif dalam Dewan Ambalan Pangeran Timoer - R.A Semi Ing Kalinyamat.
b. Memahami Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
c. Memiliki kepribadian yang baik, Disiplin, integritas, jiwa patriot, nasionalis dan
loyalitas serta tanggung jawab yang tinggi terhadap Gerakan Pramuka Khususnya
Gudep Kab Madiun 11077-11078 Ambalan Pangeran Timoer - R.A Semi Ing
Kalinyamat serta dapat dijadikan teladan bagi anggota yang lain. Mempunyai
pengetahuan, wawasan dan pengalaman tentang kepramukaan dan atau memiliki
kemampuan berorganisasi serta memiliki kemampuan dalam pembinaan seluruh anggota
Ambalan. Bersedia dipilih sebagai sekretaris dan mampu melaksanakan tugas dan
kewajiban dengan penuh tanggung jawab selama masa periode jabatan 1 tahun lamanya
dan berlangsung sebagai sekretaris yang dapat dinyatakan secara lisan dan tertulis.
Tidak sedang atau tidak akan merangkap sebagai pengurus inti organisasi lain di sekolah
selama periodenya.
5. Kriteria dan syarat sebagai bendahara
Aktif dalam Ambalan Pangeran Timoer - R.A Semi Ing Kalinyamat. Memahami Kode
Kehormatan Gerakan Pramuka. Memiliki integritas, kepribadian baik dan loyalitas serta
tanggung jawab yang tinggi terhadap Gerakan Pramuka Khususnya Gudep [Link]
11077-11078 serta dapat dijadikan teladan bagi anggota yang lain. Mempunyai
pengetahuan, wawasan dan pengalaman tentang kepramukaan dan atau memiliki
kemampuan berorganisasi serta memiliki kemampuan dalam pembinaan seluruh anggota
Ambalan. Bersedia sebagai bendahara dan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban
dengan penuh selama masa jabatan berlangsung untuk duduk sebagai bendahara yang dapat
dinyatakan secara lisan dan tertulis. Tidak sedang atau tidak akan merangkap sebagai
pengurus inti organisasi lain di sekolah selama periodenya.

BAB VII
PRAMUKA DAN KEPRAMUKAAN
Pasal 12

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya rakyat muda yang suka
berkarya. Yang merupakan wadah proses pendidikan non-formal dalam pembentukan karakter
generasi bangsa yang dilaksanakan di Indonesia.

Kepramukaan adalah presos pendidikan diluar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan
keluarga dalam bentuk kegiatan menarik,menyenangkan, teratur, terarah,dan praktis yang di
lakukan di alam terbuka dengan prinsip Dasar Kepramukaan dan metode kepramukaan.

Dalam pelaksanaan nya kegiatan pramuka berlandaskan pada prinsip prinsip keimanan
dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha ESA. Rasa peduli terhadap tanah air, bangsa, sesama,
dan alam sekitarnya.
BAB VIII
MUSYAWARAH DAN ANGGOTA
Pasal 13

MUSYAWARAH

1. Musyawarah di pimpin oleh Pradana atau di gantikan yang mewakili


2. Musyawarah dilakukan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sebelum kegiatan ( Kecuali
kegiatan harian )
3. Melaksanakan musyawarah dengan sebaik-baiknya.

Pasal 14

ANGGOTA

1. Anggota pramuka penegak adalah yang telah SAH di lantik sebagai anggota penegak
baik bantara maupun laksana.
2. Anggota pramuka penegak adalah orang yang telah di lantik di satuannya masing-masing
3. Anggota purna adalah anggota yang telah;
 Lulus dari panggkalan SMA NEGERI 1 SARADAN
 Telah berusia 20 tahun
4. Alumni atau purna SMA Negeri 1 Saradan tidak diperkenankan untuk mengambil alih
pada waktu kegiatan berlangsung.
5. Bagi seluruh tamu undangan jika sudah memasuki waktu istirahat diperkenankan untuk
menempati ruangan yang telah disiapkan oleh panitia.

Pasal 15

Dewan Ambalan adalah Warga Ambalan yang telah dilantik oleh Pembina sebagai pengurus
organisasi Pramuka Ambalan PRINGGONDANI-SRIKANDI.

BAB IX
HAK DAN KEWAJIBAN
Pasal 16

HAK DAN KEWAJIBAN PENEGAK BANTARA

1. Bantara wajib memberikan bimbingan dalam melaksanakan latihan dan pendidikan


kepada CALON BANTARA maupun SIPIL dengan perilaku yang wajar dan semua rasa
dan, sama rasa
2. Bantara wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang di berikan untuk setiap acara
kegiatan dengan kesungguhan hati dan mengikuti peraturan yang ada.
3. Bantara ber-hak memberikan sanksi bagi CABA maupun SIPIL yang melanggar peraturan
4. Bantara wajib menjaga dan menjunjung tinggi nama baik AMBALAN.
5. N
6. K
7. L
Pasal 17

HAK DAN KEWAJIBAN CALON BANTARA

1. Caba wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah di jadwalkan bantara.
2. Caba wajib menghormati para pendamping senior maupun juga tamu dan sesama teman.
3. Caba wajib menjaga dan menjunjung tinggi nama baik Ambalan.
4. Caba wajib melaksanakan tata tertib yang sudah di tentukan.
5. Caba berkewajiban menyelesaikan SKU tingkat penegak bantara.
6. Caba memiliki hak bicara memilih dan memilih.

BAB X
ATRIBUT KEPAMUKAAN
Pasal 18

Anda mungkin juga menyukai