Rektifier atau penyearah gelombang secara umum dibagi menjadi dua kategori
utama berdasarkan jumlah siklus gelombang AC yang diproses menjadi DC:
1. Penyearah Setengah Gelombang (Half-Wave Rectifier)
Rangkaian ini adalah jenis yang paling sederhana karena hanya menggunakan satu
dioda.
Cara Kerja: Hanya melewatkan satu siklus (biasanya siklus positif) dari sinyal AC
dan membuang siklus lainnya.
Karakteristik: Memiliki efisiensi rendah (sekitar 40,6%) dan menghasilkan riak
(ripple) yang besar.
Aplikasi: Digunakan pada perangkat berdaya rendah yang tidak memerlukan
stabilitas tegangan tinggi, seperti beberapa jenis pengisi daya baterai sederhana.
2. Penyearah Gelombang Penuh (Full-Wave Rectifier)
Jenis ini jauh lebih efisien karena memanfaatkan seluruh siklus gelombang AC
(positif dan negatif) untuk diubah menjadi DC. Ada dua variasi utama:
Model Center-Tap (CT):
o Menggunakan dua dioda dan transformator khusus yang memiliki titik tengah
(Center Tap).
o Kelebihan: Sirkuit lebih sederhana dari sisi jumlah dioda, namun membutuhkan
transformator yang lebih mahal dan besar.
Model Jembatan (Bridge Rectifier):
o Menggunakan empat dioda yang disusun dalam konfigurasi jembatan.
o Kelebihan: Tidak memerlukan transformator CT, lebih hemat ruang, dan paling
umum digunakan dalam adaptor atau catu daya modern karena efisiensinya yang
mencapai 81,2%.
Ringkasan Perbandingan (2025)
Fitur Setengah Gelombang Gelombang Penuh (Bridge)
Jumlah Dioda 1 Dioda 4 Dioda
Efisiensi Maksimal 40,6% 81,2%
Kualitas DC Riak tinggi, tidak stabil Riak rendah, lebih stabil
Biaya Sangat murah Terjangkau & paling populer
Selain jenis di atas, terdapat juga Penyearah Terkendali (Controlled Rectifier) yang
menggunakan komponen seperti SCR (Silicon Controlled Rectifier) untuk mengatur
besarnya tegangan keluaran DC sesuai kebutuhan.