0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Alur Tujuan Pembelajaran SKI 2025/2026

Dokumen ini adalah Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MIS Insan Cendekia Taratak, yang mencakup capaian pembelajaran untuk fase C kelas VI. Peserta didik akan mempelajari sejarah Islam dari periode Rasulullah Saw., Khulafaurrasyidin, hingga perkembangan Islam di Nusantara, dengan fokus pada nilai-nilai toleransi, kepemimpinan, dan semangat juang. Total alokasi waktu untuk pembelajaran ini adalah 54 JP.

Diunggah oleh

misinsancendekia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Alur Tujuan Pembelajaran SKI 2025/2026

Dokumen ini adalah Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MIS Insan Cendekia Taratak, yang mencakup capaian pembelajaran untuk fase C kelas VI. Peserta didik akan mempelajari sejarah Islam dari periode Rasulullah Saw., Khulafaurrasyidin, hingga perkembangan Islam di Nusantara, dengan fokus pada nilai-nilai toleransi, kepemimpinan, dan semangat juang. Total alokasi waktu untuk pembelajaran ini adalah 54 JP.

Diunggah oleh

misinsancendekia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

KURIKULUM MERDEKA (KBC)

Nama Madrasah : MIS INSAN CENDEKIA TARATAK


Nama Penyusun : MULHENDRI, [Link].
Mata pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Fase C, Kelas / Semester : VI (Enam) / I (Ganjil) & II (Genap)
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
KURIKULUM MERDEKA (KBC)

Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)


Satuan Madrasah : MIS INSAN CENDEKIA TARATAK
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
Fase C, Kelas/Semester : VI (Enam)/ I (Ganjil) & II (Genap)

A. Capaian Pembelajaran (CP)


Pada fase C, peserta didik mempelajari sejarah Islam periode Rasulullah Saw.
Khulafaurrasyidin, dan Islam di Nusantara. Pada periode Rasulullah Saw. peserta didik
mampu memahami dakwah dan upaya Rasulullah Saw. dalam menegakkan berbagai
kesepakatan dengan kelompok nonmuslim di Madinah sebagai inspirasi dalam menerapkan
sikap toleransi dan perdamaian di masa kini dan tantangan era digital, dan memahami
peristiwa-peristiwa pada masa menjelang akhir hayat Rasulullah Saw. sebagai pembelajaran
bagi kehidupan masa kini.

Pada periode Khulafaurasyidin peserta didik mampu menganalisis kisah teladan Abu Bakar
Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib sebagai inspirasi
menerapkan jiwa kepemimpinan yang demokratis dan optimis dalam meraih cita-cita.

Pada periode Islam di Nusantara, peserta didik mampu memahami peran Wali Sanga dalam
mengembangkan Islam di Indonesia sebagai inspirasi dalam menerapkan semangat juang
menghadapi tantangan zaman.

Elemen Capaian Pembelajaran


Periode Rasulullah Saw. Memahami dakwah Rasulullah Saw. kepada kelompok
nonmuslim di Madinah dan peristiwa-peristiwa pada masa
menjelang akhir hayat Rasulullah Saw.
Periode Menganalisis kisah keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq,
Khulafaurasyidin Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib
Periode Islam di Mengenal biografi Wali Sanga dalam mengembangkan Islam
Nusantara di Indonesia

Alur Tujuan
Bab Materi Alokasi Waktu
Pembelajaran (ATP)
Bab 1 : Maulana Peserta didik mampu Biografi, Silsilah, 2 JP
Malik Ibrahim menganalisis biografi Perjalanan Dakwah
Sunan Maulana Malik Awal
Ibrahim dengan penuh
rasa ingin tahu sebagai
wujud cinta pada ilmu.
Peserta didik mampu Peran Dakwah 2 JP
Alur Tujuan
Bab Materi Alokasi Waktu
Pembelajaran (ATP)
menguraikan peran Sunan melalui
Maulana Malik Ibrahim Perdagangan,
dalam mengembangkan Pendekatan kepada
Islam di Indonesia Kerajaan, Pendirian
dengan semangat cinta Masjid dan
tanah air. Pesantren
Peserta didik mampu Sikap Positif: Gigih, 2 JP
meneladani sikap positif Santun, Dermawan,
dalam pribadi Maulana Toleran
Malik Ibrahim dan
mengaplikasikannya
dalam kehidupan sehari-
hari sebagai ekspresi
cinta kepada sesama.
Bab 2 : Sunan Peserta didik mampu Biografi, Silsilah, 2 JP
Ampel menganalisis biografi dan Kedatangan ke
perjalanan dakwah Sunan Majapahit,
Ampel sebagai wujud Pernikahan Strategis
cinta pada perjuangan
menyebarkan Islam.
Peserta didik mampu Peran Dakwah 2 JP
menguraikan peran melalui Jaringan
strategis Sunan Ampel Kekerabatan,
dalam mengembangkan Pendirian Pesantren
Islam melalui jaringan Ampeldenta
cinta (kekerabatan) dan
pendidikan.
Peserta didik mampu Adaptasi Tradisi 2 JP
memahami dan (Kenduri), Falsafah
merefleksikan ajaran Moh Moh Limo, Sikap
Limo serta sikap positif Positif
Sunan Ampel sebagai
landasan cinta pada
kebaikan.
Bab 3 : Sunan Giri Peserta didik mampu Biografi, Kisah Jaka 2 JP
menganalisis biografi Samudra,
Sunan Giri yang Pendidikan di
inspiratif, dari masa kecil Pesantren
hingga menuntut ilmu, Ampeldenta
sebagai bukti cinta pada
takdir Allah dan ilmu
pengetahuan.
Alur Tujuan
Bab Materi Alokasi Waktu
Pembelajaran (ATP)
Peserta didik mampu Peran sebagai 2 JP
menguraikan peran ganda Pemimpin Politik
Sunan Giri sebagai (Giri Kedaton),
pemimpin agama dan Peran sebagai
penguasa (Prabu Satmata) Pendidik (Mengubah
yang dilandasi cinta pada Dukuh menjadi
rakyat. Pesantren)
Peserta didik mampu Dakwah Kreatif 2 JP
mengidentifikasi dan melalui Permainan
mengapresiasi metode Anak (Jelungan,
dakwah Sunan Giri yang Jamuran), Tembang
kreatif melalui seni dan Dolanan, Seni
permainan sebagai wujud Wayang
cinta pada budaya dan
generasi muda.
Bab 4 : Sunan Peserta didik mampu Biografi, 2 JP
Bonang menganalisis biografi dan Pendidikan,
perjalanan dakwah Sunan Kegagalan Dakwah
Bonang, termasuk di Kediri, Peran di
kegagalan dan Demak
kebangkitannya, sebagai
pelajaran tentang cinta
pada perjuangan.
Peserta didik mampu Peran dalam Seni 2 JP
menguraikan peran Sunan Musik (Gamelan,
Bonang dalam Bonang),
mengembangkan dakwah Pertunjukan Wayang
melalui media seni dan
budaya (gamelan,
bonang, wayang) dengan
penuh rasa cinta.
Peserta didik mampu Adaptasi Tradisi 2 JP
mengidentifikasi peran (Pancamakara
Sunan Bonang dalam menjadi Kenduri),
mengubah tradisi dan Karya Sastra (Suluk
menciptakan karya sastra Wujil)
sebagai wujud cinta pada
kearifan lokal dan ilmu.
Bab 5 : Sunan Peserta didik mampu Biografi, Keluarga, 2 JP
Drajat menganalisis biografi dan Pendidikan, Kisah
perjalanan dakwah Sunan Perahu Pecah
Drajat yang penuh
Alur Tujuan
Bab Materi Alokasi Waktu
Pembelajaran (ATP)
hikmah sebagai pelajaran
tentang cinta dan
kepasrahan pada Allah.
Peserta didik mampu Peran Dakwah 2 JP
menguraikan peran Sunan berfokus pada
Drajat dalam Kesejahteraan
meningkatkan Sosial,
kesejahteraan masyarakat Pemberdayaan
sebagai wujud dakwah Masyarakat
cinta yang nyata.
Peserta didik mampu Pendidikan Akhlak 2 JP
memahami dan melalui Ajaran
mengontekstualisasikan Pepali Pitu
ajaran Pepali Pitu dalam
kehidupan sehari-hari
sebagai panduan untuk
menebarkan cinta.
Bab 6 : Sunan Peserta didik mampu Biografi, Masa 2 JP
Kalijaga menganalisis kisah Muda sebagai
transformasi Raden Sahid Lokajaya, Proses
menjadi Sunan Kalijaga Pertobatan
sebagai pelajaran tentang
kekuatan cinta yang
mengubah.
Peserta didik mampu Peran dalam Seni 2 JP
menguraikan peran dan Wayang (Reformasi
inovasi Sunan Kalijaga Cerita, Tokoh),
dalam mereformasi seni Strategi Dakwah
pertunjukan wayang "Bayar dengan
sebagai media dakwah Syahadat"
yang dicintai rakyat.
Peserta didik mampu Karya Tembang 2 JP
mengapresiasi karya (Lir-Ilir), Peran
tembang dan sikap positif dalam Arsitektur,
Sunan Kalijaga sebagai Sikap Positif
wujud dakwah yang
menyentuh hati dan
penuh cinta pada kearifan
lokal.
Bab 7 : Sunan Peserta didik mampu Biografi, Silsilah, 2 JP
Muria menganalisis biografi dan Pendidikan, Pilihan
pilihan dakwah Sunan Dakwah di Gunung
Alur Tujuan
Bab Materi Alokasi Waktu
Pembelajaran (ATP)
Muria di daerah terpencil Muria
sebagai wujud cinta pada
kesederhanaan dan
masyarakat kecil.
Peserta didik mampu Peran Dakwah 2 JP
menguraikan peran Sunan Moderat,
Muria dalam menyikapi Mengislamisasi
tradisi lokal dengan Tradisi (Tingkeban,
pendekatan cinta yang Kenduri)
moderat dan toleran.
Peserta didik mampu Sikap Positif: 2 JP
mengidentifikasi dan Sederhana, Moderat,
meneladani sikap-sikap Dermawan
positif Sunan Muria
(sederhana, dermawan,
moderat) sebagai aplikasi
cinta dalam kehidupan
sehari-hari.
Bab 8 : Sunan Peserta didik mampu Biografi, 2 JP
Kudus menganalisis biografi Pendidikan, Peran di
Sunan Kudus sebagai Demak (Panglima,
seorang pemimpin yang Hakim)
multitalenta (panglima,
hakim, ulama) sebagai
wujud cinta pada negara
dan agama.
Peserta didik mampu Dakwah Toleran, 2 JP
menguraikan strategi Kisah Kebo
dakwah Sunan Kudus Gumiran, Larangan
yang penuh cinta melalui Menyembelih Sapi
toleransi beragama,
dengan studi kasus
larangan menyembelih
sapi.
Peserta didik mampu Akulturasi Budaya 2 JP
mengapresiasi Menara dalam Arsitektur
Kudus sebagai (Menara Kudus,
mahakarya akulturasi Padasan), Karya
budaya yang dilandasi Seni (Tembang)
semangat cinta dan
persatuan.
Bab 9 : Sunan Peserta didik mampu Biografi, Silsilah 2 JP
Alur Tujuan
Bab Materi Alokasi Waktu
Pembelajaran (ATP)
Gunung Jati menganalisis perjalanan Internasional,
intelektual Sunan Gunung Perjalanan Menuntut
Jati yang mendunia Ilmu ke Berbagai
sebagai inspirasi untuk Negara
memiliki cinta yang besar
pada ilmu.
Peserta didik mampu Peran sebagai Ulama 2 JP
menguraikan peran ganda dan Sultan, Strategi
Sunan Gunung Jati Pernikahan, Program
sebagai ulama dan sultan Pembangunan
dalam membangun
peradaban Islam di
Cirebon dan Banten
dengan landasan cinta.
Peserta didik mampu Sikap Positif, 2 JP
menginternalisasi sikap Kearifan, Nasihat
positif dan nasihat bijak "Ingsun Titip Tajug
Sunan Gunung Jati lan Fakir Miskin"
sebagai pedoman untuk
menjadi pribadi yang
dicintai sesama.
Total Alokasi Waktu 54 JP

Mengetahui, Taratak, 12 Juli 2026


Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

Nining Rumenla, [Link]. Mulhendri, [Link].

Anda mungkin juga menyukai