Analisis Keselamatan Kerja Rig Up
Analisis Keselamatan Kerja Rig Up
No. PPHA :
Hal 1 dari 7
Tandai
semua
Informasi Bahaya (Hazard) langkah
Lengkapi ha lberikut untuk setiap langkah kerja yang
tugas dianggap
(task step): Pekerja yang Pekerja yang kritis
Tulis potensi bahaya bertanggung bertanggung dimana
Langkah-langkah Tugas (Task steps) Bagaimana anggota team kerja dapat mengalami cedera Pekerjaan
Safeguard / Mitigasi jawab untuk jawab untuk
sesuai urutan serius atau fatal saat melakukan langkah ini? pelaksanaan verifikasi Safe HARUS
Dapatkah bahayaterkait langkah ini mengakibatkan Safe Guard guard dihentikan
kerusakan aset? Bagaimana? jika
Dapatkah bahaya terkait langkah ini mengakibatkan pelaksanaa
tumpahan (loss of containment)? Bagaimana? nnya tidak
Tuliskan potensi benda jatuh terkait dengan langkah ini. sesuai
dengan
rencana.
PROSEDUR KERJA
Keluarkan screw jack max 10 inches
Tool
(reference: Derrick Operating Pastikan posisi tangan dan jari tangan
Pusher
Instruction For Sky Top), Motion : Tangan dan jari tangan terjepit
atursemuaketinggian jack saat mengeluarkan screw jack.
ditempat yang aman dan hindari pinch Driller
point.
sehinggaposisi rig level danpasang
lock ring, pin dan cotter pin
Bukarantaipengikat mast, Pastikan posisi tangan dan jari tangan
Tool
Motion : Tangan dan jari tangan terjepit
ditempat yang aman dan hindari pinch
Pusher
danbebaskansemua guy lines saat membuka rantai pengikat.
darigulungannya, pastikansemua guy Gravity : Terpeleset dan terjatuh saat
point.
Pastikan berdiri dan bekerja di tempat
Derrickman
lines dalamkeadaanbebas melepas rantai pengikat.
yang aman.
Tool
Gravity : Crew terpeleset dan jatuh Pastikan berdiri dan bekerja ditempat
Bleed air trap (udaraterjebak) dari
Pusher
sewaktu melakukan bleed pressure. yang aman, jika perlu gunakan lanyard.
Raising Ram dantutupkembali bleeder Pressure : Crew terkena hantaman Pastikan arah bleed aman untuk Mechanic
valve sampairapatdengantangan
hydroulic pressure. melakukan pekerjaan.
Inspeksiulang Hydraulic Pressure di
Tool
rig mencapai 1800 - 2000 PSI Pastikan berdiri di tempat yang aman dan
Pusher
Gravity : Terpeleset dan terjatuh saat
(reference: Maintenance and
melakukan pekerjaan.
tempatkan tool-tool dengan benar yang
Operating Procedure In API dapat menimbulkan 5T.
Tool
Specification 4E For Portable Mast)
Pusher
Angkat / tegakkan lower mast Gravity : Terkena benda jatuh dari rig Pastikan tidak ada crew dibawah rig mast.
perlahan-lahan (refer to instruction mast. Pastikan berdiri di tempat yang aman dan
manual rig), Mechanical : Terkena lentingan sling yang benar serta tentukan dan hindari line of
sambilmemperhatikanbilaadasesuatu putus saat menegakan rig mast fire.
yang tersangkutdanterjatuh. Rig up
Mast
secaraperlahandanhindarigerakan
yang mengejut.
TidakdibenarkanSeorangpunberdiridi
samping Draw work
Hal 2 dari 7
kiridankananselama proses Rigging up
Bila lower mast telahberdiri, pasang
Tool
safety pin lengkapdengan cotter pin Motion : Tangan dan jari tangan terjepit Pastikan posisi tangan dan jari tangan
Pusher
padakedua kaki mast Rig Sky Top / saat memasang pin dan cotter pin pin rig ditempat yang aman dan hindari pinch
Floorman
Cooper ataupada Safety Links Rig mast. point.
Ideco
Tegangkan Mast Load Guy Line
dengan tension 1000 lbs (reference:
Derrick Operating Instructions),
Tool
Motion : Terpeleset saat menegangkan Pastikan berdiri dan bekerja ditempat
periksakembali hydraulic pressure
Pusher
guy line. yang aman,
danbukarantaipengikat travelling Gravity : Terjatuh saat memanjat dan Gunakan alat keselamatan untuk bekerja Driller
block (derrickmanharusmemakai full
membuka rantai pengikat traveling block. diketinggian dengan benar.
body harness dan climbing device
sewaktumemanjat mast
untukmembukarantai travelling block)
Angkat upper mast,
sambilmemperhatikan hydraulic
pressure tidakmelebihi 2000 PSI,
sampai bottom dari upper mast 1
Tool
Gravity : Terkena benda jatuh dari rig Pastikan tidak ada crew dibawah rig mast.
Pastikan berdiri di tempat yang aman dan
Pusher
(satu) kaki diatas locking pawl mast.
(reference: Derrick Operating Mechanical : Terkena lentingan sling yang benar serta tentukan dan hindari line of
Instruction/bukubiru) atau hydraulic putus saat menaikan upper mast fire.
pressure tidakmelebihi 1500 PSI
sampai load transfer
terkuncisecaraotomatis
Pasang locking pawl, turunkan upper
Tool
mast danpastikan upper mast
Pusher
Gravity : Terkena benda jatuh dari rig
dudukpada locking pawl,
mast.
Pastikan tidak ada crew dibawah rig mast. Driller
kemudiannetralkantekananpada
telescoping ram (0 Psi)
Derrickmandenganmemakai full body
Tool
harness dan climbing device
Pastikan alat keselamatan untuk bekerja
Pusher
naikuntukmemastikan upper mast
sudahdudukdengansempurnapada
Gravity : Terjatuh saat memanjat rig mast. diketinggian bagus dan berfungsi dengan Derrickman
benar.
locking pawl danpasang plug lampu
upper mast dan grounding cable
Tool
Pusher
Pasangdantegangkan Crown Load Guy Motion : Terpeleset saat Pastikan berdiri dan bekerja ditempat
Line dengan tension 1000 lbs menegangkancrownload Guy Line yang aman,
Driller
Tool
Pressure : Kena hantaman dan tersembur
Pusher
Pindahkan selector hydraulic valve Pastikan berdiri dan bekerja ditempat
keposisioperasi Rig
oleh minyak hydroulic saat memindahkan
yang aman,
Tool
selector
Pusher
Tarik Crown Wind Load Guy Line Motion : Terpeleset dan terjatuh saat Perhatikan arah langkah yang dituju Floorman
sesuaidengan Guy Line Patern Rig menarik sling guy line. aman untuk bergerak.
masing-masingatauikutiaturan API RP
Hal 3 dari 7
4 G,
danbuatsketsarencanapemasangan
ground anchor
lengkapdenganukuranjarak.
Jikamemungkinkanpakai ex Drilling
Anchors
Inspeksiulangtitikpemasangan ground
anchor bebasdari underground hazard
Tool
Siapkan excavation permit.
(cable, pipabawahtanah, dll) Pastikan Ground Anchor crew sudah
Pusher
Electrical : Ground anchors terkena cable Crew Ground
berdasarkanhasilpendeteksiandengan
dan pipa bawah tanah saat penanaman. melakukan deteksi yang benar sebelum Anchor
under ground cable detector
penanaman ground anchors.
[Link] Lay
outnya
Pakai PPE standard untukpemasangan
Tool
Pastikan grounding cable sudah
ground anchor dan PPE tsbharus yang
Pusher
Electrical : Tersengat arus listrik saat terpasang. Crew Ground
bisamemprotect crew
penanaman ground anchors. Gunakan sarung tangan hight voltage saat Anchor
darisengatanlistriktegangantinggi
menanan ground anchors.
(Gunakan high voltage hand glove)
Tool
Periksaposisi ground anchor Gunakan lay out under cable untuk
Pusher
apakahsudahsesuaidenganstandar API Electrical : Ground anchors terkena cable Crew Ground
RP 4G (rod, blade & eye pad dan pipa bawah tanah saat penanaman.
pedoman saat penanaman ground
Anchor
anchors.
dalamkondisibagus)
Galilubangsedalam 1 (satu) kaki,
Tool
pasangkan ground anchor
Pusher
danputardenganmenggunakanalatpem Electrical : Tersengat arus listrik saat Gunakan sarung tangan hight voltage saat Crew Ground
utar yang non- penanaman ground anchors. menanan ground anchors. Anchor
konduktifsampaikedalaman yang
semestinya
Tool
Pasangkanguylineslengkapdengan pin
Pusher
Motion : Terpeleset dan terjatuh saat Perhatikan arah langkah yang dituju
serta cutter pin dantegangkan guy
menarik sling guy line. aman untuk bergerak. Floorman
lines tsbdengan tension 1000 lbs
Pasang escape pole & line
Tool
sesuaidenganjarak yang ditentukan
Pusher
(1.5 x H) dantidakmelewati equipment Motion : Terpeleset dan terjatuh saat Perhatikan arah langkah yang dituju
yang lain termasuk Pit. Dan menarik sling escape pole. aman untuk bergerak. Derrickman
ukurkekuatannyasanggupmenahanbe
banderickman
Tool
Pusher
Pasangbenderapada Guy Line dan Motion : Terpeleset dan terjatuh saat Perhatikan arah langkah yang dituju
Safety Guard Ground Anchor memasang bendera guy line. aman untuk bergerak. Roustabout
NOTE:
1. Dilarangberdiri di line of Fire sewaktu Rig Up.
2. Perhatikan 5T, Drop Object danisi CWSI.
Diskusikan dan tuliskan potensi kejadian dan kondisi yang memicu dilakukannya Stop Work Authority.
- - - -
Hal 4 dari 7
- - - -
- - - -
Persetujuan JSA oleh Person Managing Control of Work: Tanda Tangan dan Tanggal:
Nama:
Dalam hal Person Managing Control of Work berganti, Person Managing Control of Work yang baru harus menandatangani Tanda Tangan dan Tanggal:
JSA ini:
Nama:
Pemberi Persetujuan (Approver) lain/SMEs yang diperlukan sesuai PPHA: Tanda Tangan dan Tanggal:
Nama:
Knowledge based Bingung dan ragu dalam mengambil tindakan, - Berhenti dan minta bantuan dari operator yang sudah familiar
- Driller dan Floorman tidak Familiar dengan peralatan yang Tidak mengerti sepenuhnya cara terhadap alat tersebut
digunakan mengoperasikan alat - Onsite Training cara pengoperasian Power Tong (Floorman)
Baca Manual Book cara pengoperasian Power Tong
(Floorman)
Rule based Salah pengoperasian Handle, PTO tidak - Untuk SSE perlu dimento untuk mengikuti instruksi
- Driller memiliki sedikit pengetahuan terhadap alat dan mengikuti dimatikan kerja/prosedur
instruksi kerja/prosedur untuk mengoperasian Unit - Lakukan verifikasi dan validasi terhadap pemahaman pekerja
- Floorman mengerti / memiliki pengetahuan cara pengoperasian dan penggunaannya (Safeguard)
dan melakukan Penggantian Dies Power Tong, Manual Tong,
Proses Handling Tubular
Hal 5 dari 7
Error Traps (Jebakan Kesalahan) and HP Tools
Tandai Error Trap (Jebakan Kesalahan) yang mungkin terjadi pada pekerjaan/tahap pekerjaan
Individual Factor Organizational Factor Task Demands Work Environment
(Faktor Individu) (Faktor Organisasi) (Tuntutan Tugas) (Lingkungan Pekerjaan)
Stress (tegang, banyak pikiran) Change (adanya perubahan) Vague written guidance (panduan tak jelas) Operational upset (kesalahan tafsir)
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Kondisi Laten “Sebagian besar kesalahan yang kita lihat secara operasional terkait langsung dan berasal dari kondisi laten daripada kesalahan aktif dari pekerja individu.”
Penting - kondisi laten dapat memancing kesalahan dan celah pada safeguard.
-
Kondisi ini dapat hadir untuk waktu yang lama tanpa konsekuensi kecelakaan.
-
- Kondisi laten termasuk konsekuensi dari keputusan yang dibuat sebelumnya.
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..……………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………..
Hal 7 dari 7