0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

Capaian Pembelajaran Fikih Fase C MI

Dokumen ini menjelaskan Capaian Pembelajaran (CP) untuk mata pelajaran Fikih di Madrasah Ibtidaiyah Fase C, bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman hukum Islam dan nilai-nilai akhlak. Pembelajaran Fikih menekankan pada internalisasi nilai spiritual dan sosial, serta penerapan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Capaian pembelajaran mencakup analisis ibadah dan muamalah, serta penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab dalam interaksi sosial.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

Capaian Pembelajaran Fikih Fase C MI

Dokumen ini menjelaskan Capaian Pembelajaran (CP) untuk mata pelajaran Fikih di Madrasah Ibtidaiyah Fase C, bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman hukum Islam dan nilai-nilai akhlak. Pembelajaran Fikih menekankan pada internalisasi nilai spiritual dan sosial, serta penerapan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Capaian pembelajaran mencakup analisis ibadah dan muamalah, serta penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab dalam interaksi sosial.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) KURIKULUM MERDEKA

(Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Kemenag RI No. 3302 Tahun 2024)

Mata Pelajaran Fikih

Fase C (Umumnya untuk Kelas V dan VI


Madrasah Ibtidaiyah)

Nama Penyusun [Nama Guru Anda]

Satuan Pendidikan MI [Nama Madrasah Anda]

Tahun Ajaran 2025/2026

A. Rasional Mata Pelajaran Fikih


Fikih merupakan salah satu disiplin ilmu keislaman yang menjadi pedoman bagi setiap muslim
dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari, baik yang berhubungan langsung dengan
Allah SWT (ibadah mahdlah) maupun yang berhubungan dengan sesama manusia dan
lingkungan (ibadah ghairu mahdlah/muamalah). Pembelajaran Fikih di Madrasah Ibtidaiyah
bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan pemahaman dasar tentang
hukum-hukum Islam serta hikmah di baliknya, sehingga mereka dapat mempraktikkannya
dengan kesadaran, cinta, dan tanggung jawab.

Pada Fase C, peserta didik mulai diajak untuk tidak hanya mengetahui "apa" dan "bagaimana"
suatu ibadah dilakukan, tetapi juga mulai menggali "mengapa" ibadah tersebut disyariatkan.
Penekanannya adalah pada internalisasi nilai-nilai spiritual dan sosial dari setiap ajaran fikih,
seperti kepedulian, kejujuran, amanah, dan semangat pengorbanan. Dengan demikian, fikih
tidak hanya menjadi seperangkat aturan yang dihafal, melainkan menjadi akhlak yang hidup
dan mewarnai karakter peserta didik dalam interaksinya dengan Tuhan, diri sendiri, sesama
manusia, dan alam semesta. Pendekatan pembelajaran yang humanistik, kontekstual, dan
berpusat pada murid menjadi kunci agar ajaran fikih dapat diterima dengan hati yang terbuka
dan dipraktikkan dengan gembira.

B. Tujuan Mata Pelajaran Fikih


Pembelajaran Fikih di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan agar peserta didik mampu:
1. Mengenal dan memahami rukun Islam serta ketentuan dasar hukum-hukum Islam yang
berkaitan dengan ibadah dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari.
2. Melaksanakan ibadah dan muamalah dengan tata cara yang benar dan penuh kesadaran
sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.
3. Menginternalisasi hikmah dan nilai-nilai luhur dari setiap ajaran fikih (seperti disiplin,
kebersihan, kepedulian, kejujuran, dan tanggung jawab) untuk membentuk akhlak mulia.
4. Menjadikan fikih sebagai landasan dalam bersikap dan berperilaku, sehingga tercipta
hubungan yang harmonis dengan Allah SWT (hablun minallah) dan dengan sesama
makhluk (hablun minannas).
5. Menumbuhkan rasa cinta dan semangat untuk menjalankan ajaran agamanya tanpa
paksaan, melainkan atas dasar pemahaman dan keyakinan.
C. Karakteristik Mata Pelajaran Fikih
Mata pelajaran Fikih pada Fase C memiliki beberapa karakteristik utama:
1. Kontekstual dan Aplikatif: Materi yang diajarkan selalu dikaitkan dengan pengalaman
dan lingkungan terdekat peserta didik, serta menekankan pada aspek penerapan praktis
dalam kehidupan sehari-hari.
2. Penekanan pada Hikmah: Selain mempelajari tata cara (prosedural), porsi terbesar
pembelajaran diarahkan pada penggalian hikmah dan nilai-nilai (substansial) di balik setiap
syariat.
3. Integrasi Ibadah dan Akhlak: Setiap pembahasan ibadah ritual (seperti zakat, qurban,
haji) selalu diintegrasikan dengan dampaknya terhadap pembentukan karakter dan akhlak
sosial.
4. Pembelajaran Aktif: Menggunakan pendekatan yang berpusat pada peserta didik melalui
metode simulasi, proyek, studi kasus, dan diskusi untuk membangun pemahaman yang
mendalam dan otentik.
5. Spiral dan Berkelanjutan: Konsep-konsep yang telah dipelajari di fase sebelumnya
diperdalam dan diperluas cakupannya di Fase C, mempersiapkan landasan yang kokoh
untuk fase berikutnya.
D. Capaian Pembelajaran Fikih Fase C
Berdasarkan elemen-elemen keilmuan, Capaian Pembelajaran Fikih pada akhir Fase C adalah
sebagai berikut:

Elemen Capaian Pembelajaran

Ibadah Peserta didik mampu menganalisis


ketentuan dan hikmah terkait hari kiamat,
zakat fitrah, sedekah/infaq, qurban, serta
haji dan umrah. Mereka diharapkan dapat
mempraktikkan ibadah-ibadah tersebut
(yang relevan dengan usianya) dan
meneladani nilai-nilai kepedulian sosial,
pengorbanan, persatuan, dan ketaatan
sebagai manifestasi keimanan.

Muamalah Peserta didik mampu menganalisis


ketentuan dasar dan hikmah dalam
muamalah seperti jual beli dan pinjam
meminjam. Mereka diharapkan dapat
menerapkan prinsip-prinsip kejujuran,
keadilan, amanah, dan tanggung jawab
dalam interaksi ekonomi dan sosial di
lingkungan sekitarnya.

Anda mungkin juga menyukai