Siti Fadilah Ramadhani
Konsentrasi Hermeneutika Al-Qur’an
Tugas Respon Paper
Seeing like A State By James C. Scott
Dalam buku ini, Scott mendefinisikan high modernism sebagai keyakinan ekstrem pada
kemampuan ilmu pengetahuan, teknologi dan perencanaan rasional untuk mentransformasikan
masyarakat demi kemajuan. Scott menekankan pentingnya local knowledge atau pengetahuan
praktis dan kontekstual masyarakat lokal. Pengetahuan ini sering tidak dapat diukur atau
dirumuskan secara ilmiah tetapi sangat penting untuk keberhasilan hidup sehari-hari. Dalam hal
hermeneutika Al-Qur’an kaitnya dengan buku ini terletak pada pendekatan terhadap local
knowledge ( pengetahuan lokal ) dan respon terhadap kompleksitas realitas sosial. Scott
menekankan pentingnya local knowledge dalam memahami dan mengatur masyarakat.
Pendekatan hermeneutika sejalan dengan pentingnya memahami konteks sosial, budaya dan
sejarah saat Al-Quran diturunkan.
Hermeneutika Al-Qur’an seperti yang digagas Paul Ricoeur menekankan interprestasi
yang terbuka mendalam dan dialogis dengan realitas berbeda dengan pemaksaan makna. Dalam
hermeneutika alqur’an juga menghubungkan teks dengan praktik sosial. Seperti masyarakat lokal
yang melawan dominasi negara dalam buku Scott, hermeneutika Al-Qur’an membuka ruang bagi
pluralitas tafsir. Pendekatan ini menolaksentralitas makna oleh otoritas tunggal dan mengakui
keanekaragaman perspektif pembaca. Scott menekankan pentingnya praktik sosila dalam
memahami struktur masyarakat. Hermeneutika Al-Qur’an juga menghubungkan teks dengan
praktik sosial dan menekankan bahwa makna Al-Qur’an tidak hanya terletak pada teks, tetapi
bagaimana ia dipahami dan diterapkan dalam kehidupan umat Islam.
Modernisme yang tinggi tidak boleh disamakan dengan praktik ilmiah. Pada dasarnya,
seperti yang disiratkan oleh istilah ideologi, ideologi ini adalah sebuah keyakinan yang
mengukuhkan legitimasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, ideologi yang kritis,
tidak skeptis dan dengan demikian tidak optimis secara ilmiah tentang kemungkinan
perencanaan komprehensif untuk pengaturan dan produksi manusia. Modernisme tinggi adalah
tentang kepentingan dan juga keyakinan. Memiliki konteks temporal dan sosial tertentu.
Selanjutnya, negara yang bersedia dan mampu menggunakan seluruh kekuatannya untuk
mewujudkan desai-desain modernis yang tinggi. Sebagian besar buku ini dapat dibaca sebagai
sebuah kasus yang menentang imperialisme tatanan sosial yang terencana dan berideologi
modernis tinggi, Scott menekankan kata imperialisme disini karena ia secara tegas tidak
membuat kasus yang menentang perencanaan birokratis atau ideologi modernis tinggi. Dalam
bab 6,7 berisi kisah tentang kolektivitas soviet dan desa-desa paksa di Tanzania yang
menggambarkan bagaimana solusi skematis dan otoriter terhadap produksi dan tatanan sosial
pasti akan gagal jika tidak mengikutsertakan pengetahuan berharga yang terkandung dalam
praktik-praktik lokal.