0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan3 halaman

Kebangkitan Agrera: Agen Dimensi Terkuat

Dokumen ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Agrera yang terbangun di sebuah bangunan hancur dan tidak ingat siapa dirinya. Dia menemukan bahwa dia memiliki kemampuan luar biasa dan statistik tinggi, serta ingatan tentang masa lalunya sebagai agen rahasia. Setelah bertemu dengan sosok iblis, Agrera menunjukkan kekuatannya dengan mengurung dan menghancurkan iblis tersebut menggunakan kemampuan dimensi yang dimilikinya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan3 halaman

Kebangkitan Agrera: Agen Dimensi Terkuat

Dokumen ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Agrera yang terbangun di sebuah bangunan hancur dan tidak ingat siapa dirinya. Dia menemukan bahwa dia memiliki kemampuan luar biasa dan statistik tinggi, serta ingatan tentang masa lalunya sebagai agen rahasia. Setelah bertemu dengan sosok iblis, Agrera menunjukkan kekuatannya dengan mengurung dan menghancurkan iblis tersebut menggunakan kemampuan dimensi yang dimilikinya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Di dalam sebuah bangunan yang terbengkalai dan sudah hancur tanpa adanya penghuni,

terdapatlah seorang Wanita berjubah hitam tanpa kancing, menggunakan kaus putih didalamnya,
dan menggunakan celana hitam Panjang yang tertidur diantara reruntuhan. Dia terlihat seperti
seorang gadis remaja yang akan menginjak dewasa, berparas cantik namun, begitu banyak misteri di
dalam dirinya. Seketika mata gadis tersebut terbuka perlahan, bangun dari tidurnya yang begitu
dalam. Gadis tersebut mencerna dan menelaah keadaan sekitar, apa yang sedang terjadi, dimana dia
dan berada dan…. Siapa dirinya.

Beberapa kali dia menggaruk kepala belakang dia yang tidak gatal mencoba untuk
mengingat apa yang terjadi sebelumnya namun tidak menghasilkan apapun. Dia bangun dari
tidurnya dan sedikit terkejut dengan dirinya menggunakan baju setelan yang terlihat keren dan
mewah, dia berpikir apakah dirinya tersebut adalah seseorang agent atau yang lainnya. Gadis
tersebut menyusuri reruntuhan yang terang akibat bekas kebakaran, sepertinya tempat ini baru saja
dihancurkan oleh pihak yang sangat berkuasa, melihat begitu banyak mayat yang tergeletak namun
dalam keadaan kronis yang berbeda beda. Ada yang mayatnya hangus terbakar, ada yang kepalanya
sudah tiada, bagian organ dalam yang tersumbur, dan hal mengerikan lainnya namun, tidak
membuat gadis tersebut jijik sekalipun seolah olah dia terbiasa dengan apa yang dia lihat sekarang.

Disaat dia berjalan sebuah layer hologram muncul di depannya yang bertuliskan, selamat
datang “Agrera”. Gadis tersebut menggumamkan nama tersebut dan seketika layer tersebut
mengatakan.

“System Reboot dimulai……. T?? ??D sudah bangkit Kembali. Semua data akan dikembalikan
sepenuhnya…. Loading 1%.... 2%..... Error…… Data terkorupsi. Melakukan pemulihan data
secepatnya.”

Gadis tersebut mulai bingung dengan apa yang sedang terjadi pada dirinya namun, seketika
begitu banyak informasi masuk ke kepalanya yang membuat dia merasakan sakit kepala yang begitu
dahsyat. Begitu banyak ingatan bermunculan, ingatan tersebut adalah ingatan kehidupannya di
masa lalu dimana dia adalah seorang manusia yang hidup di bumi bernama Agrera, dia adalah
seorang gadis peneliti yang sekaligus merupakan agen rahasia suatu negara. dia mengingat dirinya
sedang melakukan tugas namun dia mendapatkan serangan seperti flashbang namun terlalu besar
dan bising untuk ukuran flashbang pada umumnya yang membuatnya berakhir di tempat ini.

Agrera mulai mengetahui kondisi dia pada saat ini dan sedikit kaget bahwa dia sekarang
berada ditempat yang tidak dia ketahui.

“Apakah ini yang disebut ke isekai? Seperti yang sering adikku baca dulu itu di komik?” ucap
Agrera sembari melihat keadaan sekitar.
“Untuk saat ini System hanya dapat mengembalikan beberapa data signifikan yang
dibutuhkan T?? ??D agar dapat bertahan hidup. Sekali lagi selamat datang, Agrera T?? ??D.”

Agrera melihat layer hologram dengan tatapan bingung namun ada beberapa hal yang dia
mulai paham bahwa, layer atau System yang sedang berada di depannya ini adalah hal yang
membuat dia mendapatkan ingatannya Kembali dan juga T?? ??D. Apakah itu semacam code name
miliknya? Seperti halnya dia mendapatkan code name agent The Finality. Agrera mencoba
menyentuh hologram tersebut kemudian, System tersebut menjadi lebih besar, memperlihatkan
dirinya sendiri dan beberapa statistik yang berisikan Strength, Endurance, Agility, Stamina,
Intelligence, Power Level, dan Title.

“Ini terlihat seperti game yang sering dimainkan adikku dulu juga, meskipun aku tidak begitu
mendalami game, tapi aku tau arti dari semua ini secara kasar.” Ucap Agrera.

Agrera melihat statistik dirinya yang tergolong tinggi. Dia memiliki tittle kata yang tertutup
dengan tanda tanya namun hanya memunculkan huruf awal T dan akhiran D. disana juga
memperlihatkan ras yang tidak teridentifikasi. Dan juga skill yaitu, Dimension master. Agrera
mencoba menyentuh skill dimension master yang kemudian seluruh layer berisikan deskripsi
mengenai skill dimension master. Dari penjelasannya Agrera memiliki kemampuan memanipulasi
dimensi secara maksimal. Dia mampu berteleportasi dengan cepat, bertukar tempat, membuat diri
sendiri tembus akan segala macam sentuhan baik itu serangan fisik maupun magis, mampu
melakukan serangan Dimensional Slash yang mengizinkan dia menyayat segala bentuk eksistensi
baik itu berada di dimensi yang sama maupun berbeda. Penjelasan sederhana yang mudah dipahami
namun, Agrera dapat menilai bahwa skill dimensi ini sangatlah luar biasa.

Agrera juga melihat adanya skill Ultra Sense, yang membuat dia mampu merasakan dan
mendeteksi segala macam eksistensi dengan radius 10 km.

“Skillku ini terlihat begitu curang, secara harfiah aku sangat mustahil untuk diserang dengan
apapun. Dengan stats strength, endurance, dan stamina yang luar biasa ini akan membuatku begitu
kuat secara fisik. Sepertinya ini juga disesuaikan dengan kehidupanku yang dulunya secara fisik
memang luar biasa juga.”

Ditengah kesibukkan, Agrera merasakan suatu hawa kehancuran yang mendekati dirinya,
jumlahnya ada 3 dengan kekuatan yang besar. Tampaknya mereka bertiga adalah penyebab tempat
ini hancur separah ini. Agrera dengan santai justru berjalan mendekati hawa tersebut seolah olah
menantang mereka. Akhirnya Agrera bertemu dengan 3 sosok Wanita yang terlihat seperti setengha
manusia dan iblis karena terlihat dari tanduk dan sayap yang seharusnya tidak dimiliki oleh manusia.
seorang wantia tersebut dalam keadaan waspada setelah melihat Agrera, mereka sedikit
berkeringat dingin melihat sesosok yang terlihat mirip manusia namun, mengeluarkan aura yang
begitu mencekam.

“Kamu…. Pasti bukan manusia dengan kekuatan yang meluap seperti itu. Siapa kamu?” ucap
iblis tersebut yang memliki perawakan rambut hitam Panjang dan mata iblis ungu yang membara.

“Aku juga tidak tau aku ini sebenarnya rasa pa namun, sepertinya aku memang bukan
manusia atau mungkin manusia dengan kelebihan luar biasa.” Ucap Agrera sambal melihat telapak
tangannya yag terbungkus dengan sarung tangan hitam.

Sebuah serangan laser ungu yang besar melesat kencang membuat kehancuran luar biasa
terhadap Agrera. Serangan tersebut dilancarkan oleh iblis tersebut secara dadakan.

“apakah aku berhasil membunuhnya?” Ucap iblis tersebut yang membuka telapoak
tangannya kearah agrera sehabis melakukan serangan tersebut. Setelah gumpalan asap mengilang,
menyisakan api ungu yang membara dan sesosok Agrera yang berdiri dalam keadaan tertegun.
Serangan tersebut tidak memeberikan luka sedikit pun kepada Agrera bahkan pakainnya pun juga
masih terlihat baru tanpa lecet dari serangan tersebut.

Iblis tersebut bergidik ngeri setelah dia ditatap tajam oleh Agrera. Agrera yang baru saja
mengangkat tangannya membuat Iblis tersebut mengepakkan sayapnya dan segera pergi terbang
meninggalkan Agrera secepat yang dia bisa. Agrera tidak membiarkan dia pergi begitu saja, Agrera
membuka telapak tangannya kearah iblis tersebut dan membayangkan sebuah kurungan dimensi tak
terlihat dan kemudian sedikit menekukkan jari jarinya. Hal tersebut membuat iblis tersebut
terhantam sebuah penghalang tak terlihat, dia mencoba terbang kearah yang lain hanya mendapati
dirinya terhalang oleh sebuah pengahalang. Iblis tersebut benar benar terkurung di dalam sebuah
kurungan dimensi yang berbentuk kubus namun hanya bisa dilihat oleh Agrera.

Agrera dengan tatapan mata yang terbelalak dan senyuman yang menunjukkan kekejaman
dalam dirinya kemudian mengepalkan tangannya yang awalnya terbuka membuat kubus tersebut
mengecil hingga meledakkan iblis yang terperangkap didalamnya, menyebabkan ledakkan dimensi
berupa serpihan kaca dan kemudian memperlihat hujan darah iblis dengan daging yang berceceran
kemana mana.

Anda mungkin juga menyukai