BEKERJA DENGAN
SOFTWARE SPSS
Metodologi Penelitian Ekonomi Syariah
Oleh: Sulistiyah
SPSS (Statistical Package for the
Social Sciences)
SPSS merupakan perangkat lunak untuk
melakukan analisis statistik. Dalam praktik
penelitian, SPSS umumnya digunakan untuk
menguji korelasi, menilai hubungan, serta
melihat pengaruh dan dampak suatu
variabel terhadap variabel yang lain.
Fungsinya:
• Mengolah data (input, edit, transform)
• Melakukan uji statistik (deskriptif,
inferensial, regresi)
• Menyajikan output berupa tabel dan
grafik
Tampilan Utama SPSS
SPSS memiliki dua tampilan dasar:
A. Data View
Mirip Excel (baris = responden, kolom = variabel)
Digunakan untuk memasukkan dan melihat data
B. Variable View
Tempat mendefinisikan variabel:
✓ Name : nama variabel (contoh: umur,
pendapatan)
✓ Type : numeric / string
✓ Width & Decimal : jumlah angka
✓ Label : deskripsi variabel
✓ Values : kode untuk data kategorikal (misal
1 = laki-laki, 2 = perempuan)
✓ Missing : kode data hilang
✓ Measure : scale, ordinal, nominal
Analisis Statistik Dasar Menggunakan SPSS
1 Statistik deskriptif
Digunakan untuk melihat gambaran umum data.
• Menu:
Analyze → Descriptive Statistics → Descriptives
Hasil: Mean, minimum, maximum, standard deviation.
• Untuk frekuensi:
Analyze → Descriptive Statistics → Frequencies
Hasil: Frekuensi, persentase.
3 Uji Validitas dan reabilitas
2 Uji Normalitas a. Validitas (Corrected Item-Total Correlation)
Untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal. • Menu:
• Menu: Analyze → Correlate → Bivariate
Analyze → regression → linier • Kriteria:
Analyze → nonparametric test →legalcy → r hitung > r tabel → valid
Hasil: Sig < 0,05 → valid
✓ Kolmogorov-Smirnov
✓ Shapiro-Wilk (lebih cocok untuk n < 50) b. Reliabilitas (Cronbach’s Alpha)
Kriteria: • Menu:
Sig > 0,05 → data normal Analyze → Scale → Reliability Analysis
Sig < 0,05 → data tidak normal • Kriteria:
α ≥ 0,7 → reliabel
α 0,6–0,7 → cukup reliabel
Analisis 1 Uji T Parsial
Inferensial
✓ Untuk melihat pengaruh variabel Kriteria:
independen terhadap dependen ✓ Sig < 0,05 → berpengaruh
secara parsial. signifikan
✓ Menu: ✓ t hitung > t tabel → signifikan
Analyze → Regression → Linear
2 Uji F Simultan
Termasuk dalam output regresi linear.
Kriteria:
✓ Sig < 0,05 → semua variabel independen berpengaruh secara
simultan (Bersama-sama)
✓ F hitung > F tabel → signifikan
3 Uji Koefisien Determinasi (R Square)
Menunjukkan seberapa besar kontribusi variabel X menjelaskan Y.
Interpretasi:
✓ 0,00–0,25 = lemah
✓ 0,26–0,50 = sedang
✓ 0,51–0,75 = kuat
✓ 0,75 = sangat kuat
Uji Asumsi Klasik
1 Uji Normalitas 3 Uji Heterokedastisitas
uji untuk mendeteksi ketidaksamaan varians
residual dalam model regresi.
2 Uji Multikolinieritas ✓ Menu:
Analyze → Regression → Linear → Plots →
uji statistik untuk mendeteksi adanya korelasi Masukkan ZPRED ke X, dan SRESID ke Y.
yang tinggi antar variabel independen dalam ✓ Kriteria:
Titik menyebar acak → tidak terjadi
model regresi linear berganda
heteroskedastisitas
✓ Menu: 4 Uji Autokorelasi
Analyze → Regression → Linear
✓ Kriteria: uji statistik untuk mengetahui adanya korelasi
Tolerance > 0,1 antara residual (kesalahan) dalam model regresi
VIF < 10 → tidak terjadi multikolinearitas dengan periode sebelumnya, terutama pada data
deret waktu (time series)
✓ Dilihat dari Durbin-Watson pada output regresi.
Thank You