0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

Prota SKI Kurikulum Merdeka 2023

Dokumen ini adalah Program Tahunan (Prota) untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah dengan kurikulum Merdeka. Terdapat enam bab yang mencakup sejarah Islam di Indonesia, peran pesantren, nilai-nilai Islam, serta kontribusi tokoh-tokoh penting dalam dakwah Islam. Setiap bab memiliki alokasi waktu dan tujuan pembelajaran yang jelas untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang sejarah dan budaya Islam.

Diunggah oleh

churiyatulchasanah4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

Prota SKI Kurikulum Merdeka 2023

Dokumen ini adalah Program Tahunan (Prota) untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah dengan kurikulum Merdeka. Terdapat enam bab yang mencakup sejarah Islam di Indonesia, peran pesantren, nilai-nilai Islam, serta kontribusi tokoh-tokoh penting dalam dakwah Islam. Setiap bab memiliki alokasi waktu dan tujuan pembelajaran yang jelas untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang sejarah dan budaya Islam.

Diunggah oleh

churiyatulchasanah4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM TAHUNAN (PROTA)

KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)

Nama Madrasah : ................................................


Nama Penyusun : ................................................
NIP : ................................................
Mata pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Fase D, Kelas / Semester : IX (Sembilan) / I (Ganjil) & II (Genap)
PROGRAM TAHUNAN (PROTA)
KURIKULUM MERDEKA (KBC)

Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)


Satuan Madrasah : …………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase D, Kelas/Semester : IX (Sembilan) / I (Ganjil) & II (Genap)

Alur Tujuan Alokasi


Bab Materi
Pembelajaran Waktu
Bab 1 : Sejarah Peserta didik mampu Kondisi Masyarakat 2 JP
Islam di Indonesia menganalisis kondisi Nusantara Pra-Islam
sosial, budaya, dan (Ekonomi, Sosial Budaya,
religi masyarakat Agama/Kepercayaan,
Nusantara sebelum Politik)
masuknya Islam
dengan penuh rasa
cinta pada sejarah
bangsa.
Peserta didik mampu Proses Masuknya Islam ke 2 JP
mengidentifikasi jalur Nusantara: Jalur
perdagangan dan Perdagangan, Jalur
perkawinan sebagai Perkawinan
saluran awal
penyebaran Islam
yang dilandasi cinta
dan interaksi damai.
Peserta didik mampu Proses Masuknya Islam ke 2 JP
menjelaskan peran Nusantara: Jalur
jalur pendidikan Pendidikan, Jalur Tasawuf
(pesantren) dan
tasawuf dalam
menanamkan nilai-
nilai cinta kepada
Allah dan ilmu secara
mendalam.
Peserta didik mampu Proses Masuknya Islam ke 2 JP
mengapresiasi jalur Nusantara: Jalur Seni
seni budaya dan Budaya, Jalur Politik
politik sebagai wujud
dakwah yang kreatif
dan bijaksana.
Peserta didik mampu Teori Masuknya Islam ke 2 JP
membandingkan Nusantara
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
berbagai teori
masuknya Islam ke
Nusantara (Mekah,
Persia, Gujarat, Cina)
dengan sikap kritis
dan terbuka.
Peserta didik mampu Corak Keislaman di 2 JP
menyimpulkan corak Nusantara
keislaman di
Nusantara yang unik
dan mengambil ibrah
dari keseluruhan
proses Islamisasi
sebagai wujud cinta
pada agama dan
tanah air.
Bab 2 : Kerajaan Peserta didik mampu Kerajaan Samudera Pasai, 2 JP
Islam di Indonesia menganalisis sejarah Kerajaan Malaka
Kerajaan Samudera
Pasai dan Malaka
sebagai gerbang
Islam di Nusantara
dengan semangat
cinta pada pelopor
peradaban.
Peserta didik mampu Kerajaan Aceh Darussalam 2 JP
menjelaskan puncak
kejayaan dan
perjuangan Kerajaan
Aceh Darussalam
sebagai wujud cinta
tanah air.
Peserta didik mampu Kerajaan Demak 2 JP
menganalisis peran
Kerajaan Demak
sebagai kerajaan
Islam pertama di
Jawa dan pusat
dakwah Walisanga.
Peserta didik mampu Kerajaan Pajang 2 JP
mendeskripsikan
transisi kekuasaan
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
dari Demak ke
Pajang dan
meneladani kearifan
para pemimpinnya.
Peserta didik mampu Kerajaan Banten, Kerajaan 2 JP
membandingkan Cirebon
sejarah Kerajaan
Banten dan Cirebon
sebagai dua kekuatan
maritim di pesisir
utara Jawa.
Peserta didik mampu Kerajaan Mataram Islam 2 JP
menganalisis masa
keemasan Kerajaan
Mataram Islam di
bawah kepemimpinan
Sultan Agung.
Peserta didik mampu Kerajaan Gowa-Tallo 2 JP
meneladani jiwa
kepahlawanan Sultan
Hasanuddin dari
Kerajaan Gowa-Tallo
dalam
mempertahankan
kedaulatan bangsa.
Peserta didik mampu Kerajaan Ternate dan 2 JP
menjelaskan peran Tidore
Kerajaan Ternate dan
Tidore di Indonesia
bagian timur dan
mengambil ibrah dari
persaingan dan
persatuan mereka.
Bab 3 : Peran Peserta didik mampu Hakikat Pesantren, 2 JP
Pesantren dalam menjelaskan hakikat Keislaman dan Keaslian
Dakwah Islam di pesantren sebagai Indonesia
Indonesia lembaga pendidikan
bercorak keislaman
dan keaslian
Indonesia dengan
penuh rasa cinta pada
warisan budaya.
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
Peserta didik mampu Komponen Pokok 2 JP
mengidentifikasi dan Pesantren (Kiai, Santri,
menganalisis lima Masjid, Pondok, Kitab
komponen pokok Kuning)
yang membentuk
ekosistem pesantren.
Peserta didik mampu Peran Kiai, Karakter Santri 2 JP
menjelaskan peran
sentral kiai dan
proses pembentukan
karakter santri
sebagai inti dari
pendidikan pesantren.
Peserta didik mampu Pesantren sebagai Sarana 2 JP
menganalisis peran Dakwah dan Pencetak Da'i
pesantren sebagai
pusat dakwah dan
kaderisasi ulama
(pencetak para da'i).
Peserta didik mampu Profil Pesantren Bersejarah 2 JP
mengidentifikasi di Jawa (Tegalsari, Sidogiri,
persebaran dan Buntet, dll.)
meneladani sejarah
pesantren-pesantren
penting di Pulau
Jawa.
Peserta didik mampu Profil Pesantren Bersejarah 2 JP
mengidentifikasi di Luar Jawa (Sumatra,
persebaran dan Kalimantan, Sulawesi)
meneladani sejarah
pesantren-pesantren
penting di luar Jawa
serta menyimpulkan
kontribusi pesantren
bagi Indonesia.
Bab 4 : Nilai-Nilai Peserta didik mampu Implementasi Nilai-Nilai 2 JP
Islam dan Kearifan menjelaskan konsep Islam di Masyarakat,
Lokal akulturasi dan Konsep Akulturasi
implementasi nilai-
nilai Islam dalam
kehidupan
masyarakat Indonesia
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
dengan penuh cinta
pada proses sejarah.
Peserta didik mampu Kearifan Lokal di Jawa 2 JP
mengidentifikasi dan (Tahlilan, Sekaten,
menganalisis makna Nyadran, Grebek Maulud,
di balik kearifan lokal dll.)
bernuansa Islam di
Suku Jawa.
Peserta didik mampu Kearifan Lokal di Madura 2 JP
membandingkan (Rokat Tase, Muludhen),
kearifan lokal Kearifan Lokal di Sunda
bernuansa Islam di (Tingkeban, Cucurak)
Suku Madura dan
Suku Sunda.
Peserta didik mampu Kearifan Lokal di Melayu 2 JP
menganalisis kearifan (Petang Megang, Balimau
lokal bernuansa Islam Kasai, Tahlil Jamak)
di Suku Melayu yang
kaya akan nilai-nilai
syiar.
Peserta didik mampu Kearifan Lokal di Bugis 2 JP
membandingkan (Ammateang,
kearifan lokal Mabbarasanji), Kearifan
bernuansa Islam di Lokal di Minang (Salawat
Suku Bugis dan Suku Dulang, Makan Bajamba)
Minang.
Peserta didik mampu Sintesis dan Refleksi 2 JP
menyajikan hasil Kearifan Lokal Nusantara
eksplorasi kearifan
lokal dan
menyimpulkan
pentingnya merawat
keberagaman sebagai
wujud cinta tanah air.
Bab 5 : Walisanga Peserta didik mampu Biografi dan Dakwah 2 JP
dalam Dakwah menganalisis biografi Sunan Gresik, Biografi dan
Islam di Indonesia dan peran dakwah Dakwah Sunan Ampel
Sunan Gresik dan
Sunan Ampel sebagai
peletak dasar dakwah
Walisanga.
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
Peserta didik mampu Biografi dan Dakwah 2 JP
membandingkan Sunan Bonang, Biografi
metode dakwah dan Dakwah Sunan Giri
Sunan Bonang dan
Sunan Giri yang
berfokus pada
kaderisasi dan
pengembangan
budaya.
Peserta didik mampu Biografi dan Dakwah 2 JP
menganalisis metode Sunan Drajat, Biografi dan
dakwah Sunan Drajat Dakwah Sunan Kalijaga
dan Sunan Kalijaga
yang menekankan
pada kepedulian
sosial dan kearifan
budaya.
Peserta didik mampu Biografi dan Dakwah 2 JP
membandingkan Sunan Kudus, Biografi dan
strategi dakwah Dakwah Sunan Muria
Sunan Kudus dan
Sunan Muria yang
ahli dalam
menyesuaikan diri
dengan kondisi
masyarakat.
Peserta didik mampu Biografi dan Dakwah 2 JP
menganalisis peran Sunan Gunung Jati
unik Sunan Gunung
Jati sebagai wali
sekaligus pemimpin
politik (raja).
Peserta didik mampu Peran Kolektif Walisanga 2 JP
menyintesiskan peran (Pendidikan, Seni-Budaya,
kolektif Walisanga Sosial, Politik)
dalam berbagai
bidang dan
mengambil ibrah dari
perjuangan mereka
sebagai wujud cinta
pada ulama dan
bangsa.
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
Bab 6 : Syaikh Peserta didik mampu Biografi dan Perjalanan 2 JP
Abdur Rauf As- menganalisis biografi Intelektual Syaikh Abdur
Singkili & Syaikh dan perjalanan Rauf As-Singkili
Muhammad Arsyad intelektual Syaikh
Al-Banjari Abdur Rauf As-
Singkili sebagai
pelopor Tarekat
Syattariyah di
Indonesia.
Peserta didik mampu Karya dan Peran Dakwah 2 JP
mengidentifikasi Syaikh Abdur Rauf As-
karya-karya utama Singkili
dan peran dakwah
Syaikh Abdur Rauf
As-Singkili di
Kerajaan Aceh.
Peserta didik mampu Biografi dan Perjalanan 2 JP
menganalisis biografi Intelektual Syaikh
dan perjalanan Muhammad Arsyad Al-
intelektual Syaikh Banjari
Muhammad Arsyad
Al-Banjari sebagai
"Matahari Agama"
dari Banjar.
Peserta didik mampu Karya dan Peran Dakwah 2 JP
mengidentifikasi Syaikh Muhammad Arsyad
karya monumental Al-Banjari
dan peran dakwah
Syaikh Muhammad
Arsyad Al-Banjari,
serta mengambil
ibrah dari kedua
tokoh.
Bab 7 : Pendiri Peserta didik mampu Biografi dan Perjuangan 2 JP
Organisasi menganalisis biografi KH. Ahmad Dahlan
Keagamaan di dan perjalanan
Indonesia intelektual KH.
Ahmad Dahlan
sebagai motor
penggerak
pembaruan Islam.
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
Peserta didik mampu Sejarah dan Amal Usaha 2 JP
menjelaskan proses Muhammadiyah
pendirian
Muhammadiyah serta
kontribusinya dalam
bidang pendidikan
dan sosial sebagai
wujud cinta pada
sesama.
Peserta didik mampu Biografi dan Perjuangan 2 JP
menganalisis biografi KH. Hasyim Asy'ari
dan perjalanan
intelektual KH.
Hasyim Asy'ari
sebagai penjaga
tradisi dan benteng
ahlussunnah wal
jama'ah.
Peserta didik mampu Sejarah dan Peran 2 JP
menjelaskan latar Perjuangan Nahdlatul
belakang dan proses Ulama (NU)
pendirian Nahdlatul
Ulama (NU) serta
perannya dalam
perjuangan
kemerdekaan.
Peserta didik mampu Perbandingan 2 JP
membandingkan Muhammadiyah dan NU
landasan pemikiran,
fokus gerakan, dan
amal usaha
Muhammadiyah dan
NU.
Peserta didik mampu Peran Bersama 2 JP
menyimpulkan peran Muhammadiyah dan NU
bersama kedua untuk Indonesia
organisasi sebagai
pilar penjaga Islam
dan Indonesia, serta
merefleksikan
pentingnya ukhuwah
(persaudaraan).
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
Total Alokasi Waktu 84 JP

Mengetahui, ..........., ......................... 20..


Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................

Anda mungkin juga menyukai