0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan11 halaman

KKTP Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX

Dokumen ini menjelaskan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam Kurikulum Merdeka bagi siswa kelas IX. Terdapat beberapa bab yang mencakup analisis sejarah Islam, peran pesantren, nilai-nilai Islam, dan kontribusi tokoh-tokoh Islam di Indonesia, dengan penilaian berdasarkan skala ketercapaian. Setiap bab menetapkan tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh siswa dan menyediakan kriteria untuk penilaian ketuntasan.

Diunggah oleh

churiyatulchasanah4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan11 halaman

KKTP Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX

Dokumen ini menjelaskan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam Kurikulum Merdeka bagi siswa kelas IX. Terdapat beberapa bab yang mencakup analisis sejarah Islam, peran pesantren, nilai-nilai Islam, dan kontribusi tokoh-tokoh Islam di Indonesia, dengan penilaian berdasarkan skala ketercapaian. Setiap bab menetapkan tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh siswa dan menyediakan kriteria untuk penilaian ketuntasan.

Diunggah oleh

churiyatulchasanah4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN

PEMBELAJARAN (KKTP)
KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)

Nama Madrasah : ................................................


Nama Penyusun : ................................................
NIP : ................................................
Mata pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Fase D, Kelas / Semester : IX (Sembilan) / I (Ganjil) & II (Genap)
KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)
KURIKULUM MERDEKA

Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)


Satuan Madrasah : …………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase D, Kelas/Semester: IX (Sembilan) / I (Ganjil)

Skala atau Interval Nilai


0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
Bab 1 : Peserta didik mampu
Sejarah Islam menganalisis kondisi sosial,
di Indonesia budaya, dan religi
masyarakat Nusantara
sebelum masuknya Islam
dengan penuh rasa cinta
pada sejarah bangsa.
Peserta didik mampu
mengidentifikasi jalur
perdagangan dan
perkawinan sebagai saluran
awal penyebaran Islam yang
dilandasi cinta dan interaksi
damai.
Peserta didik mampu
menjelaskan peran jalur
pendidikan (pesantren) dan
tasawuf dalam menanamkan
nilai-nilai cinta kepada Allah
dan ilmu secara mendalam.
Peserta didik mampu
mengapresiasi jalur seni
budaya dan politik sebagai
wujud dakwah yang kreatif
dan bijaksana.
Peserta didik mampu
membandingkan berbagai
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
teori masuknya Islam ke
Nusantara (Mekah, Persia,
Gujarat, Cina) dengan sikap
kritis dan terbuka.
Peserta didik mampu
menyimpulkan corak
keislaman di Nusantara yang
unik dan mengambil ibrah
dari keseluruhan proses
Islamisasi sebagai wujud
cinta pada agama dan tanah
air.
Bab 2 : Peserta didik mampu
Kerajaan menganalisis sejarah
Islam di Kerajaan Samudera Pasai
Indonesia dan Malaka sebagai gerbang
Islam di Nusantara dengan
semangat cinta pada pelopor
peradaban.
Peserta didik mampu
menjelaskan puncak
kejayaan dan perjuangan
Kerajaan Aceh Darussalam
sebagai wujud cinta tanah
air.
Peserta didik mampu
menganalisis peran Kerajaan
Demak sebagai kerajaan
Islam pertama di Jawa dan
pusat dakwah Walisanga.
Peserta didik mampu
mendeskripsikan transisi
kekuasaan dari Demak ke
Pajang dan meneladani
kearifan para pemimpinnya.
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
Peserta didik mampu
membandingkan sejarah
Kerajaan Banten dan
Cirebon sebagai dua
kekuatan maritim di pesisir
utara Jawa.
Peserta didik mampu
menganalisis masa
keemasan Kerajaan
Mataram Islam di bawah
kepemimpinan Sultan
Agung.
Peserta didik mampu
meneladani jiwa
kepahlawanan Sultan
Hasanuddin dari Kerajaan
Gowa-Tallo dalam
mempertahankan kedaulatan
bangsa.
Peserta didik mampu
menjelaskan peran Kerajaan
Ternate dan Tidore di
Indonesia bagian timur dan
mengambil ibrah dari
persaingan dan persatuan
mereka.
Bab 3 : Peran Peserta didik mampu
Pesantren menjelaskan hakikat
dalam pesantren sebagai lembaga
Dakwah pendidikan bercorak
Islam di keislaman dan keaslian
Indonesia Indonesia dengan penuh rasa
cinta pada warisan budaya.
Peserta didik mampu
mengidentifikasi dan
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
menganalisis lima
komponen pokok yang
membentuk ekosistem
pesantren.
Peserta didik mampu
menjelaskan peran sentral
kiai dan proses pembentukan
karakter santri sebagai inti
dari pendidikan pesantren.
Peserta didik mampu
menganalisis peran
pesantren sebagai pusat
dakwah dan kaderisasi
ulama (pencetak para da'i).
Peserta didik mampu
mengidentifikasi persebaran
dan meneladani sejarah
pesantren-pesantren penting
di Pulau Jawa.
Peserta didik mampu
mengidentifikasi persebaran
dan meneladani sejarah
pesantren-pesantren penting
di luar Jawa serta
menyimpulkan kontribusi
pesantren bagi Indonesia.
Bab 4 : Nilai- Peserta didik mampu
Nilai Islam menjelaskan konsep
dan Kearifan akulturasi dan implementasi
Lokal nilai-nilai Islam dalam
kehidupan masyarakat
Indonesia dengan penuh
cinta pada proses sejarah.
Peserta didik mampu
mengidentifikasi dan
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
menganalisis makna di balik
kearifan lokal bernuansa
Islam di Suku Jawa.
Peserta didik mampu
membandingkan kearifan
lokal bernuansa Islam di
Suku Madura dan Suku
Sunda.
Peserta didik mampu
menganalisis kearifan lokal
bernuansa Islam di Suku
Melayu yang kaya akan
nilai-nilai syiar.
Peserta didik mampu
membandingkan kearifan
lokal bernuansa Islam di
Suku Bugis dan Suku
Minang.
Peserta didik mampu
menyajikan hasil eksplorasi
kearifan lokal dan
menyimpulkan pentingnya
merawat keberagaman
sebagai wujud cinta tanah
air.
Keterangan
0 - 40 % : Belum mencapai, remedial di seluruh bagian
41 - 65 % : Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan
66 - 85 % : Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
86 - 100% : Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih

Mengetahui, ..........., ......................... 20..


Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................
KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)
KURIKULUM MERDEKA

Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)


Satuan Madrasah : …………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase D, Kelas/Semester: IX (Sembilan) / II (Genap)

Skala atau Interval Nilai


0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
Bab 5 : Peserta didik mampu
Walisanga menganalisis biografi dan
dalam peran dakwah Sunan Gresik
Dakwah dan Sunan Ampel sebagai
Islam di peletak dasar dakwah
Indonesia Walisanga.
Peserta didik mampu
membandingkan metode
dakwah Sunan Bonang dan
Sunan Giri yang berfokus
pada kaderisasi dan
pengembangan budaya.
Peserta didik mampu
menganalisis metode
dakwah Sunan Drajat dan
Sunan Kalijaga yang
menekankan pada
kepedulian sosial dan
kearifan budaya.
Peserta didik mampu
membandingkan strategi
dakwah Sunan Kudus dan
Sunan Muria yang ahli
dalam menyesuaikan diri
dengan kondisi masyarakat.
Peserta didik mampu
menganalisis peran unik
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
Sunan Gunung Jati sebagai
wali sekaligus pemimpin
politik (raja).
Peserta didik mampu
menyintesiskan peran
kolektif Walisanga dalam
berbagai bidang dan
mengambil ibrah dari
perjuangan mereka sebagai
wujud cinta pada ulama dan
bangsa.
Bab 6 : Peserta didik mampu
Syaikh Abdur menganalisis biografi dan
Rauf As- perjalanan intelektual
Singkili & Syaikh Abdur Rauf As-
Syaikh Singkili sebagai pelopor
Muhammad Tarekat Syattariyah di
Arsyad Al- Indonesia.
Banjari
Peserta didik mampu
mengidentifikasi karya-
karya utama dan peran
dakwah Syaikh Abdur Rauf
As-Singkili di Kerajaan
Aceh.
Peserta didik mampu
menganalisis biografi dan
perjalanan intelektual
Syaikh Muhammad Arsyad
Al-Banjari sebagai
"Matahari Agama" dari
Banjar.
Peserta didik mampu
mengidentifikasi karya
monumental dan peran
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
dakwah Syaikh Muhammad
Arsyad Al-Banjari, serta
mengambil ibrah dari kedua
tokoh.
Bab 7 : Peserta didik mampu
Pendiri menganalisis biografi dan
Organisasi perjalanan intelektual KH.
Keagamaan Ahmad Dahlan sebagai
di Indonesia motor penggerak pembaruan
Islam.
Peserta didik mampu
menjelaskan proses
pendirian Muhammadiyah
serta kontribusinya dalam
bidang pendidikan dan sosial
sebagai wujud cinta pada
sesama.
Peserta didik mampu
menganalisis biografi dan
perjalanan intelektual KH.
Hasyim Asy'ari sebagai
penjaga tradisi dan benteng
ahlussunnah wal jama'ah.
Peserta didik mampu
menjelaskan latar belakang
dan proses pendirian
Nahdlatul Ulama (NU) serta
perannya dalam perjuangan
kemerdekaan.
Peserta didik mampu
membandingkan landasan
pemikiran, fokus gerakan,
dan amal usaha
Muhammadiyah dan NU.
Peserta didik mampu
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
Alur Tujuan Sudah
Belum mencapai Sudah
Bab mencapai
Pembelajaran mencapai, ketuntasan mencapai
ketuntasan
remedial di , remedial ketuntasan
, tidak
seluruh di bagian , perlu
perlu
bagian yang pengayaan
remedial
diperlukan
menyimpulkan peran
bersama kedua organisasi
sebagai pilar penjaga Islam
dan Indonesia, serta
merefleksikan pentingnya
ukhuwah (persaudaraan).
Keterangan
0 - 40 % : Belum mencapai, remedial di seluruh bagian
41 - 65 % : Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan
66 - 85 % : Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
86 - 100% : Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih

Mengetahui, ..........., ......................... 20..


Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................

Anda mungkin juga menyukai