MODUL AJAR
Pengembangan Pembelajaran Ipa
Topik A
Tema : Mengapa Kita Perlu Makan
Dan Minum
Dosen Pengampu :
Siska Angreni [Link],[Link].
Di Susun Oleh:
ALIZA NUR FATARISYA
(2310013411086)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS BUNG HATTA
2025
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : ALIZA NUR FATARISYA
Instansi : SD
Tahun Penyusunan : 2025
Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar
Mata Pelajaran : IPA
Fase / Kelas : 4/B
Elemen : Mengapa kita perlu makan dan minum
Alokasi Waktu : 2 JP (2 x 35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
• Mengenal bagian-bagian tubuh manusia dan fungsinya secara umum (kepala, tangan, kaki, dan
organ luar).
• Mengetahui pentingnya makan dan minum untuk memperoleh energi.
• Memahami pentingnya menjaga kebersihan diri (seperti mencuci tangan sebelum makan).
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Setelah mempelajari materi tentang Materi,melihat karena cahaya peserta didik memiliki
karakter:
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia : Memahami
ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam
kehidupannya sehari-hari.
2. Mandiri : Mempunyai rasa tanggung jawab terhadap aktivitas belajarnya dan hasil
belajarnya
3. Kreatif : Mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna,
bermanfaat, dan berdampak.
4. Bernalar kritis : Mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun
kuantitatif, membangun keterkaitan antara bebragai informasi, menganalisis informasi,
mengevaluasi, dan menyimpulkan.
D. SARANA DAN PRASARANA
Sarana • Pensil, spidol warna, kertas hvs, penggaris
Untuk membuat bagian alur pencernaan dan menulis
hasil refleksi
• Nasi, air, cuka, gels plastik, sendok
Untuk menirukan proses pencernaan pelarytan dan
penghancuran makanan
• Kartu urutan organ
Untuk mengenal fungsi dan letak organ pencernaan
• Poster sistem organ tubuh,piramida makanan
Untuk membantu siswa mengenali organ
pencernaan dan jenis makanan sehat
Prasarana • Ruang Multimedia / Laboratorium Mini IPA
Tempat menonton video, melakukan percobaan
sederhana, atau demonstrasi alat peraga
• Tempat Cuci Tangan / Wastafel
Fasilitas kebersihan untuk menjaga higienitas sebelum
dan sesudah praktik
• Tempat Sampah Organik dan Anorganik
Untuk membuang sisa bahan percobaan dan menjaga
kebersihan kelas
E. TARGET PESERTA DIDIK
▪ Peserta didik reguler/tipikal
F. JUMLAH PESERTA DIDIK
▪ Minimum 15 Peserta didik, Maksimum 25 Peserta didik
G. PENDEKATAN / MODEL PEMBELAJARAN
1. Pendekatan Pembelajaran Saintifik (Scientific Approach)
2. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
3. Metode Pembelajaran : 1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi
4. Penugasan
KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Bab Ini :
• Peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia beserta
fungsinya.
• Peserta didik mampu menjelaskan alur proses pencernaan dari mulut hingga anus secara runtut.
• Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan organ pencernaan dalam bentuk gambar atau
bagan sederhana
Capaian Pembelajaran :
• Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia beserta
fungsinya dalam mengolah makanan.
• Menjelaskan proses pencernaan makanan dari mulut hingga anus secara runtut
dan ilmiah.
• Mengenal jenis-jenis zat gizi dan manfaatnya bagi pertumbuhan dan kesehatan
tubuh.
• Menjelaskan pentingnya pola makan sehat dan kebiasaan hidup bersih untuk
menjaga kesehatan sistem pencernaan.
• Menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri dengan
menerapkan kebiasaan makan sehat di rumah maupun di sekolah.
• Melakukan pengamatan atau percobaan sederhana tentang proses pencernaan
atau makanan bergizi, serta menyajikan hasilnya dalam bentuk laporan atau
poster.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
• Siswa menyadari peran penting membiasakan makan sehat dan menjaga kebersihan
• Siswa memahami organ-organ pencernaan bekerja secara teratur dan saling membantu
• Siswa belajar bersyukur dan menjaga kesehatan , misalnya makan makanan yang sehat
Pembelajaran tentang Sistem Organ Tubuh Manusia memberikan peserta didik pemahaman bahwa
tubuh manusia bekerja melalui sistem yang saling berhubungan dan membutuhkan makanan bergizi
serta kebiasaan hidup sehat agar berfungsi dengan baik.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
• Organ apa saja yang terlibat dalam proses pencernaan?
• Apa akibatnya jika kita makan makanan yang tidak bersih dan pedas?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan 1. Peserta didik menjawab salam dari guru. 15 menit
2. Guru mengajak berdoa menurut agama dan
keyakinan masing-masing.
3. Melakukan omunikasi tentang kehadiran siswa
4. Guru mengaitkan materi hari ini dengan
pengalaman peserta didik, seperti dari melihat
karna cahaya
5. Sebelum masuk ke pembelajaran guru
mengajak siswa untuk melakukan ice breaking
terlebih daulu
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran:
"Hari ini kita akan belajar tentang
mengapa kita perlu makan dan minum”
Kegiatan Inti A. Mengamati (Observasi) (10 menit) 45 menit
- Menayangkan video atau gambar tentang sistem
pencernaan manusia.
- Mengajukan pertanyaan pemantik seperti:
“Mengapa kita perlu makan setiap hari?” “Apa
yang terjadi pada makanan setelah kita
menelannya?”
- Mengamati gambar/video yang ditampilkan.
- Menjawab pertanyaan awal dengan pendapat
masing-masing.
- Menyebutkan contoh makanan yang mereka
makan pagi tadi.
B. Menanya (Questioning) (10 menit)
- Mendorong siswa membuat pertanyaan
tentang sistem pencernaan, misalnya:
“Bagaimana makanan bisa berubah menjadi
energi?” “Organ apa yang bekerja pertama
kali?”
- Mengajukan pertanyaan berdasarkan rasa
ingin tahu.
- Menulis pertanyaan di buku catatan atau
papan tulis
C. Mengeksplorasi / Mengumpulkan Informasi
(Eksperimen dan Diskusi) (25 menit)
- Membimbing siswa melakukan percobaan
sederhana: Siapkan nasi, air, dan cuka di
gelas plastik. Amati perubahan bentuk
makanan (simulasi pencernaan).
- Menjelaskan urutan organ pencernaan dan
fungsinya.
- Melakukan percobaan sederhana dengan
Bimbingan guru
Kegiatan Penutup 10 menit
- Menegaskan kembali pentingnya makanan
bergizi dan menjaga organ pencernaan.
- Mengaitkan pembelajaran dengan rasa syukur
atas karunia tubuh sehat.
- Memberikan tugas rumah: membuat menu
makan sehat keluarga selama 1 hari.
- Menyimpulkan hasil pembelajaran bersama
guru.
- Menulis komitmen pribadi: “Saya akan
menjaga tubuh saya dengan makan sehat.”
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah materi pembelajaran hari ini
menurut ananda sulit?
2 Bagaimana perasaan ananda saat
mengikuti pelajaran ini?
3 Apakah ananda sudah memahami
pembelajaran hari ini?
4 Apakah ananda menyukai kegiatan
berkelompok?
5 Apakah ananda mengerti dengan
bahasa dalam soal evaluasi?
b. Refleksi Guru
Tabel Refleksi Guru
No Pertanyaan Jawaban
1 Kegiatan yang sudah saya lakukan
pada pembelajaran ini adalah
2 Kegiatan yang belum saya lakukan
pada pembelajaran ini adalah
3 Kesulitan yang dialamai peserta didik
dalam pembelajaran ini adalah
4 Hal yang akan dilakukan untuk
membantu persrta didik yang
kesulitan adalah
F. ASESMEN / PENILAIAN
1. Asesmen Diagnostik
2. Asesmen Formatif
3. Asesmen Sumatif
G. PENGAYAAN / REMEDIAL
1. Pengayaan: Peserta didik yang telat mencapai capaian pembelajaran diminta mengulas
kembali materi yang telah dipelajari dan diberikan materi tambahan untuk menambah
wawasan.
2. Remedial: Peserta didik yang belum dapat memenuhi ketercapaian pembelajaran maka
akan dilakukan remedial sehingga memiliki pemahaman dan keterampilan sesuai
dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
H. LAMPIRAN
Bahan Ajar
Media
Pembelajaran
LKPD
Penilaian
Daftar Pustaka
Mengetahu,
Kepala Sekolah
A. Bahan Ajar
Tubuh manusia seperti mesin yang selalu bekerja. Untuk dapat bekerja dengan baik, tubuh
memerlukan energi dan bahan penyusun. Energi dan zat gizi tersebut diperoleh dari makanan dan
minuman. Tanpa makan dan minum, tubuh akan lemah, mudah sakit, dan tidak dapat tumbuh dengan
baik.
1. Mulut
A. GIGI
a) Gigi geraham, untuk mengunyah makanan.
b) Gigi taring, untuk merobek atau mengoyak makanan.
c) Gigi seri, untuk memotong makanan. Gigi pada anak-anak dan orang dewasa tidak sama. Gigi
pada anak-anak bersifat sementara disebut gigi susu. Gigi pada anak-anak akan digantikan oleh gigi
permanen. Gigi susu berjumlah 20 buah dan gigi permanen berjumlah 32 buah.
[Link] LUDAH
Air ludah dihasilkan oleh dua kelenjar, yaitu kelenjar ludah atas dan bawah. Kelenjar ludah bawah
terletak di bawah lidah. Kelenjar ludah atas terletak di belakang telinga. Air ludah mengandung
enzim yang dapat mengubah makanan menjadi karbohidrat.
[Link]
Lidah terletak di bagian dasar rongga mulut. Bagian lidah dapat membedakan rasa tertentu.
a) Bagian depan lidah atau ujung lidah peka terhadap rasa manis
b) Bagian samping kanan dan kiri, peka terhadap rasa asin dan asam.
c) Bagian pangkal lidah, peka terhadap rasa pahit. Fungsi lidah meliputi:
• mengatur letak makanan di mulut.
• membantu menelan makanan.
• mengecap rasa makanan.
• membantu membersihkan rongga mulut.
2. Kerongkongan
Makanan yang telah lumat akan didorong dan disalurkan ke lambung melalui kerongkongan. Di
dalam kerongkongan, makanan akan terdorong karena gerak kerongkongan. Gerak meremas-remas
dan mendorong makanan masuk lambung oleh kerongkongan disebut gerak peristaltik.
Kerongkongan berupa tabung bulat dengan panjang sekitar 20 cm.
3. Lambung
Lambung merupakan organ pencernaan yang terletak di sebelah kiri atas. Di lambung makanan
akan diremas dan dicampur dengan cairan getah lambung. Cairan getah lambung berfungsi untuk
membunuh kuman- kuman yang bercampur dengan makanan. Getah lambung juga berfungsi untuk
memecah makanan agar mudah diserap oleh usus. Getah lambung dihasilkan oleh dinding lambung.
Dalam getah lambung terdapat enzim- enzim:
• Pepsin, untuk mengubah protein menjadi pepton. Enzim pepsin yang belum aktif disebut
pepsinogen.
• b. Asam klorida, untuk membunuh kuman yang terbawa bersama makanan, mengasamkan
makanan di lambung dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
• Renin, mengendapkan protein susu (kasein) menjadi air susu. Enzim ini terdapat pada
bayi.
4. Usus Halus
Makanan dari lambung yang telah hancur diteruskan ke usus halus. Di dalam usus halus, makanan
dicampur dengan getah pankreas dan getah empedu. Makanan yang telah tercampur akan diremas-
remas oleh otot- otot usus. Sari makanan yang terbentuk diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh
darah. Getah yang ada dalam usus halus antara lain:
1) Getah pankreas, mengandung enzim:
a) amilase, untuk menghancurkan zat tepung menjadi gula.
b) lipase, untuk mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak. Gliserol dan asam lemak dapat
diserap oleh usus.
c) tripsin, untuk mengubah protein menjadi asam amino.
2) Getah empedu berfungsi mengubah zat lemak menjadi cairan lemak. Cairan lemak dapat diserap
oleh ujung pembuluh darah yang terdapat pada usus halus. Usus halus merupakan bagian yang
terpanjang dari saluran pencernaan.
5. Usus Besar
Usus besar terletak di sebelah kanan bagian bawah. Usus besar bersambungan dengan usus halus.
Permulaan usus besar disebut usus buntu. Pada bagian usus buntu terdapat usus tambahan yang
disebut umbai cacing. Usus besar berakhir pada saluran yang bermuara di anus. Dalam usus besar,
penyerapan sari makanan sudah tidak terjadi.
Makanan yang telah berupa ampas akan didorong ke usus besar. Di dalam usus besar terjadi
penghancuran sisa makanan dengan bantuan bakteri pembusuk. Bakteri pembusuk berguna untuk
membusukkan sisa makanan menjadi kotoran. Sisa makanan akan menjadi kotoran yang
dikeluarkan melalui anus.
6. Anus
Sisa makanan yang berupa kotoran (feses) akan dikeluarkan melalui anus. Anus merupakan alat
pelepasan sisa hasil pencernaan yang berupa kotoran
B. Hubungan Makan dan Minum dengan Sistem Organ Tubuh
a. Sistem Pencernaan
• Berfungsi mengolah makanan menjadi zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin,
dan mineral).
• Zat gizi ini akan diserap usus halus dan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh.
Makanan yang mengandung karbohidrat merupakan sumber tenaga utama bagi tubuh manusia.
Banyaknya karbohidrat yang dibutuhkan setiap orang berbeda- beda, tergantung dari aktivitas
yang dilakukan. Orang yang beraktivitas lebih berat memerlukan karbohidrat lebih banyak.
b. Sistem Peredaran Darah
• Mengedarkan zat gizi dan oksigen ke sel-sel tubuh.
• Air dari minuman membantu darah tetap cair dan mengalir lancar.
c. Sistem Pernafasan dan Otot
• Energi dari makanan dipakai bersama oksigen untuk menghasilkan tenaga (proses respirasi
sel).
• Tanpa cukup energi, otot dan organ tubuh tidak bisa bekerja maksimal.
[Link] Makan yang Baik
Agar tubuh tetap sehat, kita perlu menjaga pola makan dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
Bagaimana pola makan yang baik itu? Makanan yang kita makan hendaknya tidak hanya mencukupi
zat tertentu saja. Misalnya, saat makan jangan hanya terisi dengan makanan yang mengandung
lemak. Hendaknya makanan yang kita makan mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh.
Makanan yang kita makan sebaiknya mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan
air Pada umumnya, makanan yang kita makan harus dimasak terlebih dahulu, misalnya ikan dan
daging. Namun, ada beberapa makanan dapat kita makan tanpa harus dimasak, misalnya buah-
buahan. Sayuran, daging, dan ikan harus dicuci dahulu sebelum dimasak. Hal ini supaya makanan
yang kita makan bersih. Jangan memotong bahanbahan itu sebelum dicuci karena akan banyak zat
gizi yang hilang. Ada makanan yang harus dimasak sampai benar-benar matang, misalnya daging
dan ikan. Terutama jika daging dan ikan itu dipanggang. Daging yang masih mentah banyak
mengandung kuman penyakit. Supaya komposisi menu seimbang terpenuhi, maka dalam
menyediakan makanan hendaklah tersedia sayur-sayuran, lauk-pauk, buah-buahan, dan susu.
Semuanya itu disebut empat sehat lima sempurna.
D. Gangguan Alat Pencernaan
a. Diare
Diare sering disebut mencret. Gangguan ini termasuk penyakit ringan, tetapi dapat membahayakan.
Diare yang terus-menerus menyebabkan seseorang kehilangan cairan tubuh, sehingga penderita
menjadi lemas. Pada beberapa kasus, diare dapat menyebabkan penderitanya meninggal dunia. Diare
terjadi jika penderita mengalami buang air besar encer lebih dari 4 kali sehari.
Faktor-faktor yang menyebabkan diare, meliputi:
1) kebersihan makanan dari kuman,
2) alergi terhadap makanan,
3) terlalu banyak konsumsi makanan yang pedas dan asam. Diare disebabkan oleh infeksi virus.
b. Maag
Maag merupakan penyakit yang mengganggu lambung dan usus dua belas jari.
Maag diawal dengan gejala-gejala sebagai berikut:
1) Perut terasa perih dan mulas bila terlambat makan.
2) Pada saat makan perut terasa sakit, kadang terasa mual, bahkan muntah. Gangguan maag
disebabkan karena adanya produksi asam klorida yang berlebih di lambung.
c. Radang usus buntu
Usus buntu disebabkan karena penumpukan kotoran di usus buntu. Gejala yang timbul meliputi:
1) perut bagian kanan bawah terasa sangat nyeri,
2) perut terasa mual disertai muntah, kadang mencret,
3) tubuh demam. Apabila radang sudah parah, maka harus dilakukan operasi.
d. Tifus
Tifus merupakan penyakit peradangan pada usus. Gejala yang dialami antara lain:
1) tubuh menggigil, lemah, disertai mual.
2) penderita mengigau akibat demam tinggi.
3) punggung terasa sakit, kadang disertai mencret atau sulit buang air besar. Makanan yang
diberikan hendaknya yang halus agar lebih mudah dicerna.
Untuk menghindari gangguan-gangguan pencernaan, kamu perlu menjaga kesehatan. Hal-hal yang
perlu kamu lakukan, antara lain:
a) makan makanan bergizi dan tidak berlebihan,
b) membiasakan pola makan yang teratur,
c) makan dengan cara dikunyah sampai halus,
d) menjaga kebersihan makanan dan peralatan makan.
Makanan yang kamu makan harus mengandung cukup gizi. Makanan yang bergizi adalah
makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
D. Penilaian
No Aspek yang Dinilai Bentuk Instrumen Penilaian Waktu Penilaian
Penilaian
1 Sikap Observasi Format Pengamatan Selama proses
Sikap pembelajaran
2 Pengetahuan Observasi/jurnal Pengamatan saat Selama proses
(assessment siswa berdiskusi pembelajaran
Formatif)
Lember kerja Pengamatan Selama proses
peserta didik Berdasarkan unjuk pembelajaran
(Asessment kerja
submatif)
3 Keterampilan Unjuk Portofolio Format Pengamatan Pada saat
laporan tertulis portofolio format presentasi
penilaian laporan pengumpulan
tertulis tugas
Lembar Penilaian Sikap
Petunjuk: Guru memberikan tanda (√) pada setiap kriteria sesuai dengan nilai kriteria yang
muncul dri peserta didik.
Aspek Penilaian
Beriman
dan
No Nama Peserta Didik bertaqwa Bernalar Total
Mandiri Kreatif
kepada Kritis
Tuhan
YME
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, M. (2019). Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas IV. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Fauziah, R., & Pratiwi, N. (2020). IPA Terpadu untuk Sekolah Dasar Kelas V. Bandung: Yrama
Widya.
Kemdikbud. (2021). Buku Panduan Guru dan Siswa IPA Kelas IV (Kurikulum Merdeka). Jakarta:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kosasih, E., & Sumarna, S. (2018). Sains untuk SD/MI Kelas V. Bandung: Grafindo Media
Pratama.
Purwanto, A. (2022). “Cara Mata Melihat Benda: Proses Cahaya Masuk ke Mata”. Jurnal Sains
Dasar, 7(1), 12–18.
Sutrisno, T. (2017). Cahaya dan Indra Penglihatan. Yogyakarta: Andi Offset.
Yuniarti, S. (2020). “Pembelajaran Konsep Cahaya pada Siswa Sekolah Dasar”. Jurnal Pendidikan
Sains, 5(3), 45–52.