0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan23 halaman

Pembelajaran Infaq dan Sedekah dalam Al-Qur'an

Modul ajar ini berfokus pada pembelajaran Al-Qur'an Hadits, khususnya mengenai infak dan sedekah, dengan mengacu pada QS. Al-Fajr (89): 15-18 dan QS. Al-Baqarah (2): 254 dan 261. Tujuan pembelajaran mencakup peningkatan kecintaan terhadap Al-Qur'an, pemahaman isi ayat, serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran yang digunakan adalah discovery learning, dengan penilaian melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif.

Diunggah oleh

gerisuhadan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan23 halaman

Pembelajaran Infaq dan Sedekah dalam Al-Qur'an

Modul ajar ini berfokus pada pembelajaran Al-Qur'an Hadits, khususnya mengenai infak dan sedekah, dengan mengacu pada QS. Al-Fajr (89): 15-18 dan QS. Al-Baqarah (2): 254 dan 261. Tujuan pembelajaran mencakup peningkatan kecintaan terhadap Al-Qur'an, pemahaman isi ayat, serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran yang digunakan adalah discovery learning, dengan penilaian melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif.

Diunggah oleh

gerisuhadan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

MATA PELAJARAN : AL-QUR'AN HADITS


BAB 2 : KUBERBAGI INFAK DAN SEDEKAH DENGAN IKHLAS (QS. Al-Fajr
(89): 15-18, QS. Al-Baqarah (2): 254 dan 261)

I. INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL
Nama Madrasah : MTs Al-Mustafiyah
Nama Penyusun : Siti Juleha, S. Pd
Mata Pelajaran : Al-Qur'an Hadits
Kelas / Fase Semester : VIII / D / 1
Alokasi waktu : 2 x 40 Menit

B KOMPETENSI AWAL
 Menjelaskan pengertian infak
 Menerjemahkan QS. Al- Fajr (89): 15-18, QS. al- Baqarah (2): 254 dan 261 tentang
infaq di jalan Allah Swt.
 Menganalisi isi kandungan QS. Al- Fajr (89): 15-18, QS. al- Baqarah (2): 254 dan 261
tentang infaq di jalan Allah Swt.
 Menyimpulkan keterkaitan QS. Al- Fajr (89): 15-18, QS. al- Baqarah (2): 254 dan 261
tentang infaq di jalan Allah Swt.
 Menghafal QS. Al- Fajr (89): 15-18, QS. al-Baqarah (2): 254 dan 261 dengan
terjemahnya
 Mendemontrasikan hafalan QS. Al- Fajr (89): 15-18, QS. al-Baqarah (2): 254 dan 261
dengan terjemahnya
 Membuat proyek video hafalan QS. Al- Fajr (89): 15-18, QS. al-Baqarah (2): 254 dan
261 dengan terjemahnya
 Mempresentasikan proyek video hafalan QS. Al- Fajr (89): 15-18, QS. al-Baqarah (2):
254 dan 261 dengan terjemahnya
 Membuat laporan tertulis kesimpulan keterkaitan kandungan QS. Al-Fajr (89): 15-18
dan QS. al-Baqarah (2): 254 dan 261 dengan fenomena sosial tentang infak dan
sedekah

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA (PPP) DAN PELAJAR RAHMATAN LIL


ALAMIN (PRA)
 Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global.
 Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yang ingin dicapai adalah taaddub, tawassuth,
tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh.
D. SARANA DAN PRASARANA
Media : LCD proyektor, komputer/laptop, jaringan internet, dan lain-lain
Sumber Belajar : LKPD, Buku Teks, laman E-learning, E-book, dan lain-lain

E. TARGET PESERTA DIDIK


Peserta didik cerdas istimewa berbakat dan peserta didik regular

F. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN


Model Pembelajaran : Discovery learning
Metode Pembelajaran : Karya kunjung, market of place, demonstrasi

II. KOMPETENSI INTI

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Pertemuan Ke-1
 Meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur'an dan Hadis.
 Membekali peserta didik dengan dalil-dalil yang terdapat dalam AlQur'an dan Hadis
sebagai pedoman dalam menyikapi dan menghadapi kehidupan.
 Meningkatkan kekhusyukan peserta didik dalam beribadah terlebih salat, dengan
menerapkan hukum bacaan tajwid serta isi kandungan surah/ayat dalam surat-surat
pendek yang mereka baca

Tujuan Pembelajaran Pertemuan Ke-2


 Meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur'an dan Hadis.
 Membekali peserta didik dengan dalil-dalil yangterdapat dalam AlQur'an dan Hadis
sebagai pedoman dalam menyikapi dan menghadapi kehidupan.
 Meningkatkan kekhusyukan peserta didik dalam beribadah terlebih salat, dengan
menerapkan hukum bacaan tajwid serta isi kandungan surah/ayat dalam surat-surat
pendek yang mereka baca

B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik menyadari bahwa dengan mempelajari materi QS. Al-Fajr (89): 15-18, QS.
Al-Baqarah (2): 254 dan 261 dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

C. PERTANYAAN PEMANTIK
Guru menanyakan kepada peserta didik seputar materi QS. Al-Fajr (89): 15-18, QS. Al-
Baqarah (2): 254 dan 261

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
ISI KANDUNGAN QS. AL-FAJR (89): 15-18
KEGIATAN PENDAHULUAN
 Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.
 Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi
tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas.
 Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan
diajarkan.
 Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang
sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub,
tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh)
KEGIATAN INTI
Kegiatan Literasi  Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat,
mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka
diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Isi Kandungan
QS. Al-Fajr (89): 15-18
Critical Thinking  Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi
Isi Kandungan QS. Al-Fajr (89): 15-18
Collaboration  Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan
ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Isi Kandungan
QS. Al-Fajr (89): 15-18
Communication  Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau
individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas
presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Creativity  Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal
yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar
yang berkaitan: Isi Kandungan QS. Al-Fajr (89): 15-18
KEGIATAN REFLEKSI DAN KONFIRMASI
 Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan
 Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.

PERTEMUAN KE-2
ISI KANDUNGAN QS. AL- BAQARAH (2): 254 DAN 261
KEGIATAN PENDAHULUAN
 Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.
 Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi
tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas.
 Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan
diajarkan.
 Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang
sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub,
tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh)
KEGIATAN INTI
Kegiatan Literasi  Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat,
mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka
diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Isi Kandungan
QS. Al- Baqarah (2): 254 dan 261
Critical Thinking  Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi
Isi Kandungan QS. Al- Baqarah (2): 254 dan 261
Collaboration  Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan
ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Isi Kandungan
QS. Al- Baqarah (2): 254 dan 261
Communication  Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau
individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas
presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Creativity  Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal
yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar
yang berkaitan: Isi Kandungan QS. Al- Baqarah (2): 254 dan
261
KEGIATAN REFLEKSI DAN KONFIRMASI
 Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan
 Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.

E. PEMBELAJARAN DIFERENSIASI
 Untuk siswa yang sudah memahami materi sesuai dengan tujuan pembelajaran dan
mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca QS. Al-Fajr (89): 15-
18, QS. Al-Baqarah (2): 254 dan 261 dari berbagai referensi yang relevan.
 Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai dengan
kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan
(joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
 Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar kembali tata
cara pada pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepataan antara guru
dengan siswa. Siswa juga disarankan untuk belajar kepada teman sebaya.

F. ASESMEN / PENILAIAN
1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran, dengan
pertanyaan:
Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1 Apakah pernah membaca buku terkait ?
2 Apakah kalian ingin menguasai materi pelajaran dengan
baik ?
3 Apakah kalian sudah siap melaksanakan pembelajaran
dengan metode inquiry learning, diskusi ?

2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)


Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung,
khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
1) Teknik Asesmen : Observasi, Unjuk Kerja
2) Bentuk Instrumen : Pedoman/lembar observasi

Lembar kerja pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metade inquiry learning


Arpak yang diamati Skor
No Nama Sitwa
Gagasan Aktif Kerjasama 1 2 3 4
1 Sultan Haykal
2 Aisy Anindya
3 Dias Abdalla
4
5
dst
Nilai akhir x 25

3. Asesmen Sumatif
a. Asesmen Pengetahuan
Teknik Asesmen:
• Tes : Tertulis
• Non Tes : Observasi
Bentuk Instrumen:
• Asesmen tidak tertulis : Daftar pertanyaan
• Asesmen tertulis : Jawaban singkat
b. Asesmen Keterampilan
• Teknik Asesmen : Kinerja
• Bentuk Instrumen : Lembar Kinerja

Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung,


khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.

UJI KOMPETENSI

1. Penilaian Pengetahuan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Jelaskan pengertian infak menurut bahasa dan istilah!
2. Jelaskan isi pokok QS. Al-Fajr (89): 17-18!!
3. Cermati cuplikan kisah berikut!
Pak Karto salah satu pengusaha yang sukses. Ia memiliki banyak perusahaan di
daerahnya. Maka wajar jika ia memiliki rumah dan kendaraa mewah serta tabungan
milyaran rupiah. Tetapi Pak Karto tidak suka berbagi dengan sesama. Saat
meninggal dunia, seluruh kekayaannya dibagi habis kepada ahli warisnya tanpa
sedikitpun ia bawa mati. Bagaimana pendapatmu tentang gaya hidup Pak Karto
apabila dihubungkan dengan QS. Al-Baqarah (2): 254 berikut?! Jelaskan!

4. Pak Syukur adalah orang yang terkaya di desanya, beliau memiliki usaha
pertambangan. Kekayaan yang beliau miliki digunakan untuk berbagai kegiatan
sosial, keagamaan dan lain-lain. Setiap tahun beliau memberangkatkan umrah tidak
kurang dari 10 orang. Beliau juga selalu membantu masjid di sekitar rumahnya.
Bagaimana pendapatmu tentang apa yang dilakukan pak Syukur tersebut apabila
dihubungkan dengan firman Allah dalam QS. al-Baqarah (2): 261berikut? Jelaskan!

5. Jika kamu memeiliki uang hanya cukup untuk ongkos pulang pergi sekolah, tetapi
diperjalanan bertemu dengan orang yang minta-minta. Apa tindakan yang akan
kamu lakukan?

2. Penilaian Praktik
Demonstrasikanlah hafalan ayat-ayat berikut!
Tabel 2.14 Demonstrasi Hafalan
No Butir Soal Hafalan Skor
1 Demontrasikan hafalan QS. Al-Fajr (89): 15-18 dan terjemahnya
2 Demontrasikan hafalan QS. Al-Baqarah (2): 254 dan terjemahnya
3 Demontrasikanlah hafalan QS. Al-Baqarah (2): 261 dan
terjemahnya
Jumlah skor maksimal (12)

Rubrik Penilaian:
Tabel 2.15 Rubrik Penilaian Praktik
No Rubrik Penilaian Skor
1 Jika peserta didik hafal tidak ada kesalahan 4
2 Jika peserta didik hafal kesalahan <4 3
3 Jika peserta didik hafal kesalahan 5-7 2
4 Jika peserta didik hafal kesalahan > 8 1

Pedoman Nilai Akhir:


Jumlah skor perolehan
Nilai Akhir = X 100
Jumlah skor maksimal

3. Tugas Mandiri
Setelah kalian mempelajari QS. Al-Fajr (89): 15-18, QS. Al-Baqarah (2): 254 dan
261, buatlah proyek video dari salah satu surah dan ayat pilihan kalian secara
berkelompok!
Tahap persiapan:
1. Buatlah kelompok, maksimal 5 orang tiap kelompok!
2. Tentukan surat atau ayat yang akan kalian videokan (QS. Al-Fajr (89): 15-18 atau
QS. Al-Baqarah (2): 254, atau QS. Al-Baqarah (2): 261 !
3. Isi video minimal berisi qira‘ah ayat, arti, dan isi kandungan!
4. Tentukan tugas masing-masing anggota kelompok!
5. Siapkan alat-alat yang diperlukan untuk pembuatan video!
6. Buatlah langkah-langkah pembuatan video (skrip)!
Tahap pelaksanaan:
Lakukan pembuatan video yang kalian rencanakan dengan baik!
Tahap akhir (pelaporan):
1. Publikasikan video kalian di media sosial
2. Buat laporan dan presentasikanlah di depan teman-teman kalian!
Rubrik Penilaian:
Tabel 2.16 Rubrik Penilaian Proyek Video
Skor
Aspek Indikator
0 1 2 3
Perencanaan 1. Pemilihan situasi yang menarik dan
orisinil
2. Perencanaan strategi pelaksanaan
proyek yang lengkap dan jelas
3. Melibatkan seluruh anggota tim
dengan deskripsi tugas yang jelas
Pelaksanaan 1. Pelaksanaan kegiatan sesuai
dengan rencana
2. Penggunaan strategi sesuai untuk
mengatasi kendala atau hasil yang
maksimal
3. Partisipasi semua anggota
kelompok sesuai dengan tugasnya
masingmasing
Hasil 1. Kelengkapan sajian isi
2. Gambar dan audio cukup
mendukung
3. Kesesuaian/validitas isi
Kriterian penskoran: 0 - tidak satupun kriteria terpenuhi, 1- hanya satu kriteria
terpenuhi, 2 – hanya dua kriteria terpenuhi, 3 – seluruh kriteria terpenuhi.

Pedoman Penskoran:
Jumlah skor perolehan
Nilai Akhir = X 100
Jumlah skor maksimal

G. PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan tujuan
pembelajaran.
 Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang lebih variatif dengan menambah
keluasan dan kedalaman materi yang mengarah pada high order thinking
 Program pengayaan dilakukan di luar jam belajar efektif.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dan tujuan
pembelajaran
 Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan
cara/metode yang berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih
memudahkan peserta didik dalam memaknai dan menguasai materi ajar misalnya
lewat diskusi dan permainan.
 Program remedial dilakukan di luar jam belajar efektif.

H. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK


Refleksi Guru:
Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan kegiatan pengajaran di kelas,
misalnya:
 Apakah semua peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran iniv ?
 Apakah ada kesulitan yang dialami peserta didik?
 Apakah semua peserta didik sudah dapat melampaui target pembelajaran?
 Sudahkan tumbuh sikap yang mencerminkan profil pelajar pancasila dan profil pelajar
rahmatal lil ‘alamin?
 Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?

Refleksi Peserta Didik:


Setelah menyelesaikan pembelajaran QS. al-Fajr (89): 15-18, QS. Al-Baqarah (2): 254
dan 261. lakukanlah refleksi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam tabel
berikut. Jika merasa banyak kekurangan dengan sering muncul angka selain 4 maka
tingkatkanlah beramal salih agar hidup lebih bermanfaat.
Petunjuk Mengerjakan : Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2
(kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang sebenarnya.
Pernyataan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan!
Tabel 2.17 Penilaian Sikap Diri Sendiri
No Aspek Pernyataan 1 2 3 4
1 Berdoa agar mendapatkan kekuatan iman
2 Menyisihkan uang jajan untuk infak harian
3 Ikut serta dalam bakti sosial
4 Bersabar ketika dalam kesulitan
5 Membaca Alhamdulillah ketika dapat nikmat
6 Berbagi rezeki dengan anggota keluarga.
7 Membiasakan snyum, sapa, salam
8 Bersegera dalam berbuat bersedekah.
9 Membatu teman yang kesulitan.
10 Tidak takut rugi dengan infak dan sedekah.
Mengetahui, Tangerang, 17 Juli 2023
Kepala Madrasah Guru Mapel Al-Quran Hadis

ISWANDI, [Link].I Siti Juleha, [Link]


III. LAMPIRAN- LAMPIRAN

LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LKPD 1

Setelah kalian membaca dan menulis QS. Al-Fajr (89): 15-18, tentunya kalian memiliki
pertanyaan, cobalah rumuskan pertanyaan-pertanyaan untuk mengembangkan wawasanmu
dalam tabel berikut!

Tabel 2.5 Daftar Pertanyaan


No Pertanyaan
1
2
3
dst
Setelah selesai menyusun pertanyaan, maka sampaikanlah pertanyaanmu melalui guru untuk
diskusi kelas kemudian lakukanlah hal-hal berikut!
1. Buatlah rangkuman tentang pengertian infak dan sedekah!
2. Jelaskan apa yang kamu pahami tentang ikhlas?
3. Tuliskanlah isi kandungan QS. Al-Fajr (89): 15-18!

Ayo kita membaca, buka mushaf QS. Al-Fajr (89): 15-18! Simaklah bacaan temanmu sesuai
intruksi guru pendamping dengan membubuhkan ceklis (Ѵ) dalam kolom keterangan!

Tabel 2.6 Praktik Membaca QS. Al-Fajr (89): 15-18


Keterangan
No Nama Siswa Sangat Kurang
Lancar
Lancar Lancar
1
2
3
dst

Ayo diskusikan tanda-tanda orang beriman berdasarkan QS. Al-Fajr (89): 15-18!
1 Buatlah kelompok, setiap kelompok 4 – 5 orang!
2 Identifikasi tanda-tanda orang beriman berdasarkan QS. Al-Fajr (89): 15-18!
3 Presentasikanlah hasil diskusi kalian di depan kelas!
4 Hasil diskusi catat dalam tabel seperti berikut!
Tabel 2.7 Tanda-tanda orang beriman
No Tanda-tanda orang beriman
1
2
3
dst

Setelah kalian melakukan beberapa tahapan pembelajaran QS. Al-Fajr (89): 15- 18, cobalah
rumuskan beberapa hal berikut!
1. Identifikasi sikap dan perilaku orang syukur dan sabar serta berilah penjelasan!
2. Identifikasi sikap dan perilaku orang kufur dan tidak sabar serta berilah penjelasan!

Sebagai bentuk mencintai al-Qur‘an , ayo hafalkan QS. Al-Fajr (89): 15-18!
1. Duduklah berpasangan, kemudian hafalkan QS. Al-Fajr (89): 15-18 secara bersama-sama
dengan kawanmu!
2. Bacalah dengan mujawwad atau murattal!
3. Bacalah bergantian dan saling menyimak hafalan!
4. Jika mengalami kesulitan,mintalah petunjuk pada gurumu!
5. Setelah kalian hafal, mintalah guru pendamping menyimak bacaan kalian!

LKPD 2

Setelah kalian membaca dan menulis QS. Al-Baqarah (2): 254, tentunya kalian memiliki
pertanyaan, cobalah rumuskan pertanyaan-pertanyaan untuk mengembangkan wawasanmu
dalam tabel berikut!
Tabel 2.8 Daftar Pertanyaan
No Pertanyaan
1
2
3
dst
Setelah selesai menyusun pertanyaan, maka sampaikanlah pertanyaanmu melalui guru untuk
diskusi kelas kemudian jawablah pertanyaan berikut!
1. Tulis isi pokok QS. Al-Baqarah (2): 254!
2. Jelaskan yang kalian paham tentang rezeki!
3. Apa yang harus dilakukan oleh orang yang beriman sesuai QS. Al-Baqarah (2): 254?

Berlatihlah membaca tartil QS. Al-Baqarah (2): 254! Simaklah bacaan temanmu sesuai
intruksi guru pendamping dengan membubuhkan ceklis (Ѵ) dalam kolom keterangan!
Tabel 2.9 Membaca QS. Al-Baqarah (2): 254
Keterangan
No Nama Siswa Sangat Kurang
Lancar
Lancar Lancar
1
2
3
dst

Diskusi 1
a Buatlah kelompok, setiap kelompok 4 - 5 orang!
b Identifikasi peluang dan hambatan infak dan sedekah sesuai isi kandungan QS. Al-Baqarah
(2): 254!
c Presentasikanlah hasil diskusi kalian di depan kelas!
d Hasil diskusi catat dalam tabel seperti berikut!
Tabel 2.10 Peluang dan hambatan infak
No Peluang Hambatan
1 Infak sedekah seribu tiap hari Sayang uangnya
2
3
dst

Diskusi 2
a. Warga Negara Indonesia sangat beragam agamanya, sukunya, budayanya dan lain-lain.
Bagaimana pendapat kalian tentang infak dan sedekah kepada orang yang berbeda
keyakinan? Jelaskan!
b. Untuk mendapatkan dana pembangunan sarana ibadah, kadang-kadang ada yang
mengumpulkan sumbangan dari para pengguna jalan raya. Mereka berada di pinggir-
pinggir jalan untuk mendapat dana bantuan pembangunan. Bagaimana pendapat kalian
tentang peristiwa tersebut?

Setelah kalian melakukan beberapa tahapan pembelajaran QS. Al-Baqarah (2): 254 cobalah
rumuskan beberapa hal berikut!
1. Identifikasi sikap dan perilaku orang beriman dan berilah penjelasan!
2. Identifikasi sikap dan perilaku orang ḍalim dan berilah penjelasan!

Sebagai bentuk mencintai al-Qur‘an , ayo hafalkan QS. Al-Baqarah (2): 254!
1. Duduklah berpasangan, kemudian hafalkanlah QS. Al-Baqarah (2): 254 secara bersama-
sama dengan kawanmu!
2. Bacalah dengan mujawwad atau murattal!
3. Bacalah bergantian dan saling menyimak hafalan!
4. Jika mengalami kesulitan,mintalah petunjuk pada gurumu!

LKPD 3

Setelah kalian membaca dan menulis QS. Al-Baqarah (2):261, tentunya kalian memiliki
pertanyaan, cobalah rumuskan pertanyaan-pertanyaan untuk mengembangkan wawasanmu
dalam tabel berikut!
Tabel 2.12 Daftar Pertanyaan
No Pertanyaan
1
2
3
dst
Setelah selesai menyusun pertanyaan, maka sampaikanlah pertanyaanmu melalui guru untuk
diskusi kelas kemudian jawablah pertanyaan berikut!
1. Tulis isi pokok QS. Al-Baqarah (2):261!
2. Apa yang harus dilakukan oleh orang yang beriman sesuai QS. Al-Baqarah (2):261
3. Bagaimana menurutmu agar berinfak secara ikhlas?

Berlatihlah membaca tartil QS. Al-Baqarah (2): 261! Simaklah bacaan temanmu sesuai
intruksi guru pendamping dengan membubuhkan ceklis (Ѵ) dalam kolom keterangan!
Tabel 2.13 Praktik Membaca QS. Al-Baqarah (2): 261
Keterangan
No Nama Siswa Sangat Kurang
Lancar
Lancar Lancar
1
2
3
dst

Ayo diskusikan isi kandungan QS. Al-Baqarah (2):26!


1. Buatlah kelompok, setiap kelompok 4 - 5 orang!
2. Identifikasi isi kandungan QS. Al-Baqarah (2):261 !
3. Presentasikanlah hasil diskusi kalian di depan kelas!
4. Kumpulkan hasil diskusi sesuai waktu yang ditentukan gurumu!

Setelah kalian melakukan beberapa tahapan pembelajaran tentang infak dan sedekah cobalah
rumuskan hal-hal berikut!
1. Identifikasi manfaat infak dan sedekah bagi pemberi dan penerimanya!
2. Identifikasi hikmah sedekah!

Sebagai bukti mencintai al-Qur‘an , ayo hafalkan QS. Al-Baqarah (2):261!


1. Duduklah berpasangan, hafal kanlah QS. Al-Baqarah (2):261 secara bersamasama dengan
kawanmu!
2. Bacalah dengan mujawwad atau murottal!
3. Bacalah bergantian dan saling menyimak hafalan!
4. Jika mengalami kesulitan, mintalah petunjuk pada gurumu!

LAMPIRAN 2
MATERI BAHAN AJAR
BAHAN AJAR 1

1. Makna Infak dan Sedekah

Gambar 2.4 Isi Kotak Amal


Sumber: https//[Link] 2.4 Isi Kotak Amal
Sumber: https//[Link]
Infak berasal dari kata anfaqa-yunfiqu yang artinya membelanjakan atau membiayai yang
berhubungan dengan perintah-perintah Allah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
infak adalah pemberian (sumbangan) harta dan sebagainya (selain zakat wajib) untuk
kebaikan. Sedangkan menurut istilah, infak adalah mengeluarkan atau memberikan
sebagian dari harta atau pendapatan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan dalam
ajaran Islam.
Infak berbeda dengan zakat, infak tidak mengenal istilah nisab dan jumlah yang ditentukan
secara hukum tetapi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dan penerimanya pun
tidak ditentukan sebagaimana zakat. Infak dapat diberikan kepada mustahik zakat dan
selain mustahik zakat seperti keluarga dan kerabat, bahkan untuk membiayai kebutuhan
diri sendiri.
Lebih luas lagi pengertian sedekah, meliputi harta dan jasa, bahkan senyum pun sebagai
sedekah. Membuang ranting atau duri dari jalan pun sedekah. Infak dan sedekah hendaklah
dengan harta yang baik. Firman Allah Swt. dalam QS. Al-Baqarah (2) : 267 sebagai
berikut:
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagaian dari hasil
usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu.
Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya ,
padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata
terhadapnya. Dan ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.
Lalu kepada siapa kita memberikan infak dan sedekah? Dalam QS. At-Taubah (09):60
Allah Swt. berfirman:

Artinya:
“Sesunguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin,
pengurus-pengurus zakat, para mua‟allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan)
budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk mereka yang sedang
dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
Infak dan sedekah hendaklah dilakukan hanya karena Allah. Dalam QS. Yusuf (12):88
Allah Swt. berfirman:

“Dan bersedekahlah kepada Kami, sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-
orang yang bersedekah”.

BAHAN AJAR 2

2. Isi Kandungan QS. Al-Fajr (89): 15-18


Bacalah QS. Al-Fajr (89): 15-18 sebagaimana dicontohkan guru pendamping.
Kemudian tulislah dengan baik dan benar!

Artinya:
“Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya
kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.”Namun apabila Tuhan
mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, “Tuhanku telah
menghinaku.”Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim, dan kamu
tidak saling mengajak memberi makan orang miskin.”

Penjelasan Ayat
Arti Mufradat
Tabel 2.4 Arti Mufradat QS. Al-Fajr (89): 15-18
Tinjauan Ayat
Surah Al-Fajr adalah surah ke 89 dalam al-Qur‘an . Surah Al-Fajar termasuk surat makiyah
karena diturunkan di kota Makkaah. Surah makiyah berisi seruan agar manusia berakhlak,
bertauhid , beribadah hanya kepada Allah Swt. karena secara umum orang-orang Makkah
zaman jahiliyah memiliki akhlak buruk, berjudi, mabukmabukan dan menyembah kepada
selain Allah Swt.
Orang-orang Makkah pada zaman jahiliyah umumnya berprofesi sebagai pedagang. Maka
cara berfikir mereka pun lebih bersifat transaksional. Mereka lebih berpedoman pada
untung dan rugi. Oleh karena itu orang-orang Makkah susah diajak dialog, susah diajak
gotong royong, susah menerima seruan untuk bertauhid dan beribadah hanya kepada Allah
Swt. karena bagi mereka semua itu tidak menguntungkan. Maka dalam surah Al-Fajr ini
Allah Swt. menceritakan kepada orang-orang Makkah azab yang dialami kaum ‗Ad, kaum
Samud, Fir‘aun karena tidak beriman kepada Allah Swt.
Secara khusus QS. Al-Fajr (89): 15-18 diturunkan sebagai peringatan kepada orang-orang
Makkah agar mereka meyakini bahwa Allah Swt. Mahapemberi rezeki.

Isi kandungan Ayat

Gambar 2.5 Santunan anak Yatim


Sumber : [Link]
1. Dalam QS. Al-Fajr (89): 15-16 dijelaskan bahwa kecenderungan manusia merasa mulia
dengan rezeki yang diberikan Allah Swt, padahal tidaklah demikian, sesungguhnya
harta itu hanyalah ujian dan cobaan bagi mereka. Dan begitu pula sebaliknya, jika
mereka diberi kesempitan rezeki, mereka menganggap Allah Swt. menghina mereka.
Padahal tidaklah demikian, sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapapun yang
disukai-Nya dan tidak disukai-Nya. Begitu pula Allah Swt. menyempitkan rezeki
kepada siapapun yang disukai-Nya dan tidak disukai- Nya.
Dalam menghadapi dua kondisi seperti itu hendaklah manusia hanya bergantung kepada
Allah. Jika diberi keluasan rezeki hendaklah ia bersyukur. Dan jika dalam kesempitan
rezeki hendaklah ia bersabar tanpa menyalahkan siapapun karena sesungguhnya Allah
Swt. Maha Pemberi Rezeki.
2. Selanjutnya dalam QS. Al-Fajr (89): 17-18 Allah Swt. mengisyaratkan agar manusia
memuliakan dan menyayangi anak yatim. Memperlakukan mereka dengan baik,
sebagaimana dalam hadis riwat Ibnu Majah dari Abi Hurairah Rasulullah Saw.
bersabda:”Sebaik-baik rumah seorang muslim adalah rumah yang di dalamnya ada
anak yatim yang diasuh dengan baik. Seburuk-buruk rumah orang Islam yang di
dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan jahat”.
Betapa mulianya orang-orang yang menyayangi anak yatim. Kelak Mereka akan
berdampingan bersama Rasulullah Saw. Rasulullah Saw. bersabda dalam hadis riwayat
Bukhari dari Abu Sahl bin Sa‘ad : “Aku dan orang-orang yang memelihara anak yatim
di surga seperti ini, Beliau menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah serta
merenggangkan keduanya”.
3. Selanjutnya dalam QS. Al-Fajr (89): 18 Allah Swt. memperingatkan agar manusia
saling menyeru, saling mengingatkan untuk menyeru memberi makan orang miskin.
Orang-orang yang tidak menyantuni anak yatim dan tidak menyeru memberi makan
orang miskin termasuk pendusta agama. Allah berfirman dalam QS. al-Ma‘uun (107) :
1-3 :

Artinya:
“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama, itulah orang yang menghardik anak
yatim dan tidak menganjurkan member makan orang miskin”

BAHAN AJAR 3

3. Isi Kandungan QS. Al-Baqarah (2): 254


Bacalah QS. Al-Baqarah (2): 254 sebagaimana dicontohkan guru pendamping.
Kemudian tulislah ayatnya dengan baik dan benar!

Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami
berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi
persahabatan dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim.”
Penjelasan Ayat
Arti Mufradat
Tabel 2.7 Arti Mufradat QS. Al-Baqarah (2): 254

Tinjauan Ayat
Surah Al-Baqarah adalah surah ke 2 dalam al-Qur‘an . Surah Al-Baqarah termasuk surat
madaniyah karena diturunkan di kota Madinah. Surah madaniyah isinya cenderung seruan
agar orang-orang beriman melaksanakan kewajiban beribadah, beramal saleh dan berjuang
di jalan Allah Swt.
Secara umum penduduk Madinah mudah diajak dialog dan terbuka terhadap perubahan.
Mereka memiliki akhlak baik, tidak berjudi, tidak mabuk-mabukkan dan mayoritas
beriman kepada Allah Swt.
Secara umum pada zaman Rasulullah Saw. profesi orang-orang Madinah adalah sebagai
petani. Oleh karena itu karakter orang Madinah terkenal ramah, tolong menolong,
berakhlak mulia dan sangat terbuka, serta sangat menjungjung tinggi kebersamaan. Orang
Madinah jauh dari nuansa kekerasan, Sehingga dalam QS. Al- Hasyr (59): 9 Allah Swt.
berfirman:

Artinya:
Tidak pantas bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badui yang berdiam di
sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (pergi berperang) dan tidak pantas (pula)
bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada (mencintai) diri Rasul. Yang demikian
itu karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan di jalan Allah, dan
tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan
tidak menimpakan suatu bencana kepada musuh, kecuali (semua) itu akan dituliskan bagi
mereka sebagai suatu amal kebajikan. Sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala
orang-orang yang berbuat baik,
Dengan demikian QS. Al-Baqarah (2): 254 sangat sesuai dengan karakter orangorang
Madinah untuk mendapat seruan Allah Swt. agar mereka menunjukkan kualitas
keimanannya dengan menginfakkan sebagian rezekinya.

Isi Kandungan
Dalam QS. Al-Baqarah (2): 254 Allah Swt. menyeru orang-orang yang beriman agar
menafkahkan hartanya, baik sedekah yang wajib (zakat) maupun sedekah yang sunnah.
Dan hendaknya bersegera untuk menafkahkan sebagian rezeki yang Allah Swt. karuniakan
sebelum datangnya hari kiamat. Karena setelah kiamat tiba maka seseorang tidak dapat
menebus dirinya dengan harta apapun. Pada saat itu tidak ada pertolongan dari sahabat dan
kerabat, bahkan keturunan pun tak ada yang peduli lagi. Sebagaimana Allah berfirman
dalam QS. al-Mukminun (23 ): 101 :

Artinya:
“Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada
hari itu dan tidak ada pula mereka saling bertanya”

BAHAN AJAR 4

4. Isi Kandungan QS. Al-Baqarah (2): 2 261


Bacalah QS. Al-Baqarah (2):261 sebagaimana dicontohkan guru pendamping.
Kemudian tulislah dengan baik dan benar!

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir


biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat
gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha luas, Maha mengetahui”.

Penjelasan Ayat
Arti Mufradat
Tabel 2.11 Arti Mufradat QS. Al-Baqarah (2):261
Isi Kandungan
Dalam QS. Al-Baqarah (2): 261 Allah Swt. Memberikan perumpamaan bahwa orang yang
menginfakkan hartanya dengan ikhlas di jalan Allah Swt. akan dilipatgandakan pahalanya
sampai tujuh ratus kali lipat. ―orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah
seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus
biji.” Ini menunjukkan bahwa amal salih itu dilipat gandakan pahalanya oleh Allah Swt.
Imam Ahmad juga meriwayatkan dari Abu Hurairah, ia menceritakan, Rasulullah Saw.
bersabda:

Artinya:
“Setiap amal perbuatan anak Adam, satu kebaikan dilipat-gandakan sepuluh sampai tujuh
ratus kali lipat atau bahkan lebih sesuai kehendak Allah. Allah berfirman: „Kecuali puasa,
karena ia untuk-Ku dan Aku akan memberikan pahala atasnya. Ia meninggalkan makanan
dan minuman karena-Ku.‟ Dan orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan,
kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya. Dan bau
mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada bau minyak kesturi. Puasa
itu perisai, puasa itu perisai.” (HR. Muslim)

LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
 Akhirat: tempat kehidupan setelah mati di mana segala perbuatan seseorang di dalam
dunia ini akan dibalas.
 Al-Qur’an : bacaan mulia yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Saw.
melalui Malaikat Jibril secara mutawatir dan ibadah membacanya.
 Ambisi: keinginan (hasrat, nafsu) yang besar untuk menjadi (memperoleh, mencapai)
sesuatu (seperti pangkat, kedudukan) atau melakukan sesuatu
 Bakhil:perbuatan seseorang menahan/tidak memberikan sesuatu yang semestinya wajib
diberikan kepada orang lain, baik wajib secara agama maupun wajib secara kepatutan
menurut adat istiadat
 Boros: berlebih-lebihan dalam pemakaian uang, barang, dan sebagainya.
 Dermawan: memberikan harta dengan senang hati dalam kondisi memang wajib
member, sesuai kepantasannya dengan tanpa mengharaf imbalan dari yang diberi.
 Hadis: perkataan, perbuatan, ketetapan dan persetujuan Nabi Muhammad yang dijadikan
landasan syri‘at Islam.
 Harakat: tanda baca atau diakritik yang ditempatkan pada huruf arab untuk memperjelas
gerakan dan pengucapan huruf tersebut.
 Husnul Khatimah: akhir hidup yang abaik
 Iffah: memelihara kehormatan diri dari segala hal yang akan merendahkan, merusak, dan
menjatuhkannya.
 Ikhlas: mengerjakan sesuatu hanya karena Allah, tidak ada yang dituju kecuali Allah.
 Iman: membenarkan dan meyakinkan dengan hati, diucapkan oleh lisan, dan diamalkan
dengan perbuatan.
 Korupsi: tindakan seseorang menyalahgunakan kepercayaan dalam sesuatu masalah atau
organisasi untuk mendapatkan keuntungan
 Mujawwad: membaca al-Qur‘an difokuskan pada kebenaran bacaan sekaligus dengan
keindahan lagu dalam melantunkan ayat-ayat al-Qur‘an . Bacaan al-Qur‘an terdengan
lebih lambat.
 Murattal: membaca al-Qur‘an difokuskan pada kebenaran bacaan dan lagu al-Qur‘an
hanya standard saja, bacaan al-Qur‘an terdengar lebih cepat.
 Norma: kaidah, aturan, atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam
masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku pergaulan
dalam masyarakat.
 Qana’ah: sikap rela menerima atau merasa cukup dengan apa yang didapat serta
menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kekurangan yang berlebih-lebihan.
 Skrip: naskah (film, drama, dsb)
 Syari’at: hukum atau peraturan yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat Islam, baik
di dunia maupun di akhirat.
 Tajwid: suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara membunyikan atau mengucapkan
huruf-huruf yang terdapat dalam kitab suci al-Qur‘an sesui hak-haknya.
 Tamak: cinta kepada dunia (harta) secara berlebihan tanpa memperhatikan hukum haram
yang mengakibatkan dosa besar.
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Usup Sidik, AL-QUR‘AN HADIS MTS KELAS VIII, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama RI, Jakarta: 2020
 Abu Juhaidah, Tanbihul Ghafilin (Nasehat Bagi Yang Lalai) Jilid 1 dan 2, (Jakarta:
Pustaka Amani,1999).
 Ahmad Fawaid Syadzili, Ensiklopedi Tematis al-Qur‟an Jilid 4 (Kehidupan Dunia),
Jakarta: PT. Kharisma Ilmu, 2010).
 Ahmad Fawaid Syadzili, Ensiklopedi Tematis al-Qur‟an Jilid 5 (Kehidupan Akhirat),
Jakarta: PT. Kharisma Ilmu, 2010).
 Ahmad Soenarto, Pelajaran Tajwid Praktis dan Lengkap, (Jakarta: Bintang Terang, 1988)
Departemen Agama RI, al-Qur‘an danTerjemahannya, (Jakarta: PT. Cahaya Intan
Cemerlang, 2006).
 Hasan bin Ahmad bin Hasan Hamam, Dahsyatnya Terapi Sedekah, Jakarta, Maghfirah
Pustaka, 2013
 Ibrahim Fahd, Dia masuk Surga Padahal Tidak Pernah Shalat (Hadis-Hadis Kisah
Tentang Berpikir dan Bersikap Positif), (Jakarta: PT Serambi Semesta Distirbusi, 2018).
 Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur‘an , Tafsir Ringkas Jilid 1 dan 2, (Jakarta: Lajnah
Pentashihan Mushaf al-Qur‘an , 2016).
 Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,Kamus Besar
Bahasa Indonesia, (Jakarta: PT (Persero) Penerbitan dan Percetakan Balai Pustaka,
1997).
 Tim Direktorat Pembinaan SMP, Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan
Pendidikan, (Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017)
 Tim Penerjemah Kitab Fadhilah Amal Masjid Jami‘ Kebon Jeruk Jakarta, Kitab Fadhilah
Amal, (Yogyakarta: Ash-Shaff, 2011)
 Ahmad luthfi Fathullah, ―Selangkah Lagi Anda Masuk Surga (Kajian Tematis Kitab
Riyadh Al-Shalihin)‖ dalam [Link], diunduh 2018
 Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah AL-Fauzan, “Pandangan Materialistis Terhadap
Kehidupan dan Bahaya-bahayanya” dalam [Link]
[Link], diunduh 1 Nopember
2019.

Mengetahui, Tangerang, 17 Juli 2023


Kepala Madrasah Guru Mapel Al-Quran Hadis

ISWANDI, [Link].I Siti Juleha, [Link]

Anda mungkin juga menyukai