0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Ciri-Ciri Sekolah Ramah Anak Ideal

Sekolah Ramah Anak adalah institusi yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan anak melalui konsep BARIISAN yang mencakup kebersihan, keamanan, dan inklusivitas. Sekolah ini harus bebas dari diskriminasi, menjamin keamanan, dan menghormati pandangan anak, serta melibatkan orang tua dan masyarakat. Ciri-ciri sekolah ramah anak meliputi perlakuan adil, metode pembelajaran yang menyenangkan, media ajar yang mendukung, kenyamanan kelas, dan fasilitas yang memadai.

Diunggah oleh

supersaiya033
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Ciri-Ciri Sekolah Ramah Anak Ideal

Sekolah Ramah Anak adalah institusi yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan anak melalui konsep BARIISAN yang mencakup kebersihan, keamanan, dan inklusivitas. Sekolah ini harus bebas dari diskriminasi, menjamin keamanan, dan menghormati pandangan anak, serta melibatkan orang tua dan masyarakat. Ciri-ciri sekolah ramah anak meliputi perlakuan adil, metode pembelajaran yang menyenangkan, media ajar yang mendukung, kenyamanan kelas, dan fasilitas yang memadai.

Diunggah oleh

supersaiya033
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Sekolah Ramah Anak Seperti Apa?

Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang aktif melibatkan anak dalam
berbagai kegiatan dan kehidupan sosial, serta mendukung pertumbuhan,
perkembangan, dan kesejahteraan mereka.

Untuk mencapainya, sekolah yang ramah anak mengusung konsep


“BARIISAN” yang merupakan singkatan dari Bersih, Asri, Ramah, Indah,
Inklusif, Sehat, Aman, dan Nyaman.

Tujuan konsep BARIISAN di sekolah yang ramah anak adalah:

 Mencegah tindakan kekerasan terhadap anak maupun warga sekolah


lainnya.
 Mencegah anak terkena penyakit akibat dari lingkungan yang tidak
sehat.
 Mencegah kecelakaan yang terjadi di sekolah akibat dari infrastruktur
atau bencana alam.
 Mencegah anak menjadi pengguna obat-obatan terlarang.
 Hubungan yang harmonis antar warga sekolah.
 Memudahkan mencapai tujuan pendidikan.
 Menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman.
Prinsip Sekolah Ramah Anak
Bisa dibilang, sekolah menjadi rumah kedua bagi anak setelah rumahnya
sendiri. Oleh karena itu, diharapkan sekolah bisa memenuhi prinsip-
prinsip berikut ini:

1. Tidak Diskriminatif
Sekolah yang ramah anak harus menjamin dan menghormati semua hak
anak.

Artinya, setiap siswa berhak menikmati pendidikannya dan berhak


mendapat perlakuan yang adil tanpa memandang status apa pun,
seperti gender, suku bangsa, agama, dan latar belakang orang tua.
Selain tidak adanya diskriminasi, sekolah yang ramah anak harus bisa
melindungi anak dari kekerasan, pelecehan, bullying, dan tindakan
melenceng lainnya sepanjang anak berada di sekolah.
Baca Juga: 7 Metode Pembelajaran PAUD yang Harus Bunda
Ketahui
2. Mengedepankan Kepentingan Anak
Mengutip dari UNICEF, orang dewasa harus selalu memikirkan dampak
keputusan mereka terhadap anak-anak. Keputusan yang diambil harus
yang paling baik untuk anak.
Hal itu sejalan dengan prinsip sekolah ramah anak, yaitu setiap kebijakan
dan tindakan yang diambil oleh penyelenggara pendidikan harus sesuai
dengan anak didiknya.

3. Menjamin Keamanan dan Perkembangan Anak


Prinsip selanjutnya adalah memastikan kelangsungan hidup
dan perkembangan anak. Sebab, setiap anak berhak untuk tumbuh dan
berkembang dengan cara terbaik.
Dalam hal ini, sekolah harus menghormati martabat anak dan
memberikan jaminan pada perkembangan setiap anak.

4. Menghormati Setiap Pandangan Anak


Setiap anak berhak untuk memberikan pendapat mereka secara bebas
mengenai kebutuhan atau hal-hal yang mereka rasakan di kelas.

Misalnya, anak yang merasa kesulitan ikut bernyanyi karena tidak pernah
mendengar lagunya.

Wali kelas atau guru sepatutnya harus mendengarkan, menghormati, dan


menganggap serius pandangan anak dan berupaya untuk bisa
memfasilitasi kebutuhan anak yang berbeda-beda.

Baca Juga: 8 Cara Jitu agar Anak Percaya Diri di Sekolah


Apa Saja Komponen Sekolah Ramah Anak?
Ada enam komponen sekolah yang ramah anak. Berikut ini adalah
beberapa komponen yang perlu dilakukan untuk mewujudkan sekolah
ramah anak:

1. Peningkatan kapasitas guru dan staf sekolah dengan pengetahuan dan


keterampilan untuk mendukung hak-hak anak.
2. Keterlibatan aktif orang tua, alumni, lembaga masyarakat, dan
pemangku kepentingan lainnya.
3. Pelaksanaan proses belajar yang sesuai dengan prinsip-prinsip sekolah
yang ramah anak.
4. Kebijakan yang mendukung sekolah ramah anak.
5. Partisipasi aktif anak dalam kegiatan sekolah.
6. Sarana dan prasarana sekolah yang memadai.
Ciri-Ciri Sekolah yang Ramah Anak
Sebagai orang tua, Bunda pasti ingin yang terbaik untuk anak. Agar tidak
salah dalam memilih sekolah yang ramah anak, berikut ini ciri-ciri yang
perlu Bunda ketahui:

1. Adil Terhadap Setiap Murid


Ciri-ciri sekolah yang ramah terhadap anak yaitu adanya perlakuan adil
bagi setiap murid.

Pihak sekolah harus berlaku adil, baik pada murid laki-laki atau
perempuan, cerdas atau lemah, kaya atau miskin, bahkan apapun
pekerjaan orang tuanya.

Guru juga harus memberikan kasih sayang, perhatian, dan proses belajar
yang setara kepada seluruh peserta didiknya.

2. Metode Pembelajarannya Menyenangkan


Sekolah yang ramah anak memiliki metode pembelajaran yang
menyenangkan untuk anak, sehingga dalam proses belajar, anak tidak
merasa cemas dan takut.

Melalui pemilihan metode pembelajaran yang variatif dan inovatif,


diharapkan anak akan menjadi lebih aktif dan tidak merasa harus
bersaing dengan siswa yang lain.

Baca Juga: 8 Keterampilan yang Perlu Diajarkan pada Anak PAUD


3. Proses Belajar Didukung Oleh Media Ajar
Kegiatan belajar mengajar dalam sekolah yang ramah anak harus
didukung oleh berbagai media ajar, seperti mainan edukatif, buku
pelajaran, dan alat peraga agar bisa lebih mudah dipahami.
Guru juga harus mengajar dengan cara yang interaktif baik secara
individu atau kelompok, agar anak-anak lebih aktif lagi dalam proses
belajar.

4. Kelas Terasa Nyaman untuk Murid


Penataan bangku pada sekolah yang ramah anak mungkin berbeda
dengan sekolah konvensional. Penataan bangku berbaris ke belakang
dianggap membatasi kreativitas anak.
Oleh karena itu, anak-anak dapat dilibatkan secara langsung dalam
menata bangku dan mendekorasi kelas agar lebih betah dan nyaman
untuk belajar di sekolah.

Misalnya, murid bisa menentukan warna dinding atau memajang hasil


karya seninya sebagai dekorasi dinding.
5. Fasilitas Sekolah Memadai
Terakhir, ciri-ciri sekolah yang ramah anak yaitu memiliki fasilitas yang
memadai. Sekolah harus menyediakan fasilitas air bersih, fasilitas
kebersihan dan fasilitas kesehatan.

Fasilitas kebersihan seperti toilet atau wastafel harus sesuai dengan


postur tubuh anak.

Selain itu, peraturan yang ada dalam sekolah yang ramah anak harus
disepakati, dikontrol, dan dilaksanakan oleh semua murid.

Baca Juga: 10 Contoh Kegiatan Motorik Kasar dan Halus untuk


Anak TK (4-5 Tahun)
Jangan terburu-buru dalam memilih sekolah yang terbaik untuk si Kecil,
ya, Bun. Pilihlah sekolah yang tepat agar si Kecil nyaman dan selalu siap
belajar di kelas.
Maksimalkan periode emas si Kecil di usia prasekolah ini melalui Sekolah
Generasi Maju yang memberikan berbagai aktivitas edukasi dan panduan
langsung dari para ahlinya!
Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Anda mungkin juga menyukai