0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan13 halaman

Memahami Internet of Things (IoT)

Internet of Things (IoT) adalah konsep di mana objek dapat mentransfer data melalui internet, terdiri dari perangkat yang terhubung, cloud data center, dan barang fisik dengan modul IoT. Contoh penerapannya termasuk colokan listrik pintar, pintu garasi cerdas, dan tempat sampah pintar, yang meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, IoT juga memiliki kekurangan seperti masalah keamanan, privasi, kompleksitas, dan fleksibilitas dalam integrasi sistem.

Diunggah oleh

Versi Yana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan13 halaman

Memahami Internet of Things (IoT)

Internet of Things (IoT) adalah konsep di mana objek dapat mentransfer data melalui internet, terdiri dari perangkat yang terhubung, cloud data center, dan barang fisik dengan modul IoT. Contoh penerapannya termasuk colokan listrik pintar, pintu garasi cerdas, dan tempat sampah pintar, yang meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, IoT juga memiliki kekurangan seperti masalah keamanan, privasi, kompleksitas, dan fleksibilitas dalam integrasi sistem.

Diunggah oleh

Versi Yana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

INTERNET

OF THING (IOT)

Oleh : Kd Versi Yana Yoga [Link] [Link]


Apa itu Internet of Things?
• Internet of Things adalah suatu konsep dimana objek tertentu
punya kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan
internet. Teknologi ini ditemukan pertama kali oleh Kevin
Ashton pada tahun 1999 “Internet of Things”

• Terdiri atas dua bagian utama yaitu Internet yang mengatur


konektivitas dan Things yang berarti objek atau perangkat
Things memiliki kemampuan untuk mengumpulkan,
menyimpan, memproses data dan mengirimkannya ke
internet
Arsitektur Internet of Things
Things

Things merupakan objek yang dilengkapi dengan sensor


yang mengumpulkan data yang akan ditransfer melalui
jaringan dan aktuator yang memungkinkan sesuatu
untuk bertindak (misalnya, untuk menghidupkan atau
mematikan lampu, membuka atau menutup pintu,
menambah atau mengurangi kecepatan putaran mesin
dan banyak lagi).
Konsep dan Cara kerja
Internet of Things
• Tiga Elemen utama IOT
1. Perangkat koneksi ke jaringan
internet
2. Cloud Data Center tempat untuk
menyimpan aplikasi dan database
3. Barang fisik yang dilengkapi
modul IOT (Gateway, Sensor)

Cara Kerja IOT adalah setiap benda


yang terhubung dengan internet bisa
diakses kapan saja dan dimana saja.
Contoh Konsep dan Cara kerja
Internet of Things : Swicth Off TV

• Bayangkan ketika kita meninggalkan rumah dan lupa me


matikan tv, kita bisa mematikan tv dari jarak jauh dengan
hanya mengirimkan pesan ke rumah kita
Contoh Konsep dan Cara kerja
Internet of Things : CCTV

• Bahkan bila terjadi kecelakaan, cctv dijalan raya dapat


mendeteksi adanya kecelakaan lalu lintas lalu mengirimkan
informasi pada system dan mengambarkan ke rumah sakit
terdekat untuk mengirimkan ambulans
Contoh Konsep dan Cara kerja
Internet of Things : Colokan Listrik Pintar
• Ide project untuk Internet of Thing yang
pertama adalah pembuatan colokan
listrik pintar.
• Colokan listrik yang dimiliki dikoneksikan
dengan Wi-Fi dan disambungkan dengan
barang-barang elektronik seperti lampu
atau oven.
• Jadi, Anda nantinya bisa menghidupkan
maupun mematikan sambungan listrik
dengan jangkauan internet pada ponsel
yang terkoneksi ke colokan listrik
tersebut.
• Dengan cara seperti ini, ketika berada di
luar rumah dan lupa mematikan lampu
atau barang elektronik, Anda hanya perlu
membuka ponsel dan mematikan koneksi
listriknya via jarak jauh.
Contoh Konsep dan Cara kerja
Internet of Things : Smart Garage Door
• Seperti namanya, project Smart
Garage Door m erupakan project IoT
yang dapat memonitor stat us pintu
garasi sekaligus membukanya dengan
fi tur scanner sidik jari.
• Apabila menerapkan project ini, Anda
bisa mem onitor garasi dimanapun
berada melalui ponsel. Untuk akses
pembukanya juga akan lebih aman
karena harus melalui scan sidik jari
yang ada di ponsel Anda.
• Cara ini akan menginformasikan Anda
yang tida k tahu ketika ada akses
paksa dari pihak-pihak y ang berusaha
masuk ke garasi.
Contoh Konsep dan Cara kerja
Internet of Things : Smart Trash Can
• Tempat sampah pintar merupakan
bentuk inovasi lainnya ya ng bisa
Anda jadikan sebagai referensi.
Dengan alat ini, And a bisa
mengoptimalkan pengumpulan
sampah dan meminim alisir konsumsi
bahan bakar.

• Sistem pada tempat sampah sendiri


akan memberikan notifi kasi
mengenai jumlah dalam bak tersebut
serta suhu bak. Inovasi ini tentu akan
sangat berguna untuk mereka yang
be kerja mengumpulkan sampah
serta semua warga kota secar a
keseluruhan.
Internet of Things
PENERAPAN DI BIDANG
LAINNYA
Smart Cities Smart Mall
Membantu kelola kota yang Mendeteksi kehadiran
efektif melalui sensor secara pengunjung suatu mall
real time
Retail
Smart Traffic Memonitor pengiriman barang
Menganalisa lalu lintas dan melihat tanggal kadaluarsa
kendaraan bermotor di
jalan Smart Agriculture
Security & Emergencies Mendeteksi kelembaban tanah,
Mendeteksi radiasi dan gasgas udara, suhu untuk pertanian
yang bias mele
Home Automation Smart Environment
Memonitor penggunan air, tv, Mendeteksi kebakaran hutan,
pintu, jendela dan penyiram polusi udara, deteksi dini gempa
tanaman bumi/tsunami
Manfaat dari
Internet of Things
1. Pekerjaan yang kita lakukan lebih
mudah, cepat dan efisien
2. Kita dapat mendeteksi pengguna
dumanapun berada

Contoh sederhana lainnya: Kita


tidak perlu mengecek bahan-bahan
makanan yang ada di dalam kulkas
karena di kulkas sudah ada sensor /
modul IOT yang memberitahukan
kita melalui sms ke smartphone
bahwa ada bahan makanan yang
habis
Kekurangan
Internet of Things
1. Keamanan
IoT menciptakan ekosistem perangkat yang terhubung secara konstan yang berkom
unikasi melalui jaringan. Sistem ini menawarkan sedikit kontrol meski ada tindakan
pengamanan. ini membuat pengguna terpapar berbagai jenis penyerang.
2. Privasi
Kecanggihan IoT menyediakan data pribadi yang substansial secara ekstrem tanpa
partisipasi aktif pengguna.
3. Kompleksitas
Beberapa menemukan sistem IoT rumit dalam hal desain, penyebaran, dan peme
liharaan mengingat penggunaan beberapa teknologi dan seperangkat teknologi
baru yang memungkinkan.
4. Fleksibilitas
Banyak yang peduli dengan fleksibilitas sistem IoT agar mudah berintegrasi dengan
yang lain. Mereka khawatir menemukan diri mereka dengan beberapa sistem yang
bertentangan atau terkunci.
Terimakasih....

Anda mungkin juga menyukai