0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan15 halaman

Tujuan Pembelajaran Anak Usia Dini

Dokumen ini menjelaskan tujuan pembelajaran bagi anak dalam berbagai aspek, termasuk nilai agama, kebersihan, kesehatan, keselamatan, penghargaan terhadap sesama dan alam, serta pengembangan identitas diri. Setiap tujuan pembelajaran diuraikan dengan sub elemen yang menjelaskan keterampilan dan pengetahuan yang diharapkan dapat dicapai oleh anak. Fokus utama adalah membangun karakter positif dan keterampilan sosial anak melalui pengenalan diri dan lingkungan.

Diunggah oleh

Yani Mulyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan15 halaman

Tujuan Pembelajaran Anak Usia Dini

Dokumen ini menjelaskan tujuan pembelajaran bagi anak dalam berbagai aspek, termasuk nilai agama, kebersihan, kesehatan, keselamatan, penghargaan terhadap sesama dan alam, serta pengembangan identitas diri. Setiap tujuan pembelajaran diuraikan dengan sub elemen yang menjelaskan keterampilan dan pengetahuan yang diharapkan dapat dicapai oleh anak. Fokus utama adalah membangun karakter positif dan keterampilan sosial anak melalui pengenalan diri dan lingkungan.

Diunggah oleh

Yani Mulyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUJUAN PEMBELAJARAN DARI ELEMEN

CAPAIAN PEMBELAJARAN SUB ELEMEN TUJUAN PEMBELAJARAN


Nilai Agama dan Budi Pekerti 1. Anak percaya kepada 2. Anak dapat
Anak mengenal konsep Tuhan Allah Yang Maha Esa, menyebutkan nama
Yang Maha Esa, mengenal mulai mengenal dan Tuhannya dan agama
kebiasaan praktik ibadah agama mempraktikkan ajaran yang dipeluknya dengan benar.
atau kepercayaannya, pokok sesuai dengan
menghargai diri, sesama agama dan 3. Anak dapat mengenali dan
manusia dan alam sebagai kepercayaannya memahami bahwa mahluk hidup di
bentuk syukur terhadap Tuhan sekitarnya merupakan ciptaan
Yang Maha Esa Allah Subhanahu wa Ta’ala.

4. Anak dapat mengenali dan


meneladani sifat-sifat Allah
yang menggambarkan
sikap seorang muslim.
Misalnya mengucapkan
kalimat syukur, salam,
maaf, permiso, berbicara
santun, menunjukkan
kasih sayang dan empati.

5. Anak dapat menyebutkan


macam-macam kewajiban
seorang muslim terhadap
Allah Subhanahu wa
Ta’ala.

6. Anak dapat melakukan


praktek ibadah harian
seperti wudhu, shalat,
dzikir, doa harian, puasa,
infaq dan shadaqah.

2. anak berpartisipasi aktif A. Kebersihan Diri


dalam menjaga kebersihan, Anak dapat menyebutkan
kesehatan, dan keselamatan diri karakteristik diri yang
sebagai bentuk rasa sayang bersih (contoh:
terhadap dirinya dan rasa syukur mengekspresikan rasa
kepada Tuhan Yang Maha Esa; tidak nyaman ketika
verada dalam kondisi tidak
bersih).

7. Anak mampu melakukan


kegiatan mengurus diri
sendiri dengan baik.
(contohnya: bersuci
setelah BAK/BAB, mencuci
tangan, menggosok gigi,
memakai pakaian bersih,
dsb.) dengan bantuan
orang dewasa.

8. Anak mampu melakukan


kegiatan mengurus diri
sendiri dengan baik.
(contohnya: bersuci
setelah BAK/BAB, mencuci
tangan, menggosok gigi,
memakai pakaian bersih,
dsb.) secara mandiri.

9. Anak mampu
berpartisipasi aktif
membersihkan diri sendiri
dan lingkungan sekitarnya.

B. Kesehatan Diri
Anak dapat
mengekspresikan
kebutuhan dasar diri
(contohnya rasa lapar,
tidak nyaman ketika sakit
dan lainnya).

10. Anak dapat menyebutkan


hal-hal yang dapat
memenuhi kebutuhan
dasar diri (misalnya:
makan dan minuman yang
bergizi, istirahat, olahraga
dan lainnya).

11. Anak dapat menjelaskan


cara menjaga kesehatan
diri sebagai rasa syukur
kepada Allah Subhanahu
wa Ta’ala.

12. Anak mampu memahami


bahwa menjaga kesehatan
diri adalah bentuk rasa
syukur kepada Allah
Subhanahu wa Ta’ala.

C. Keselamatan Diri
13. Anak dapat (misalnya:
bermain di jalan raya,
melompat dari ketinggian
atau menggunakan benda-
benda yang beresiko tanpa
pengaeasan orang dewasa,
dsb).

14. Anak mampu menjelaskan


hal-hal yang mendukung
keselamatan diri
(contohnya, bermain di
lingkungan yang tidak
banyak kendaraan, tidak
bepergian atau menerima
pemberian dari orang
asing, dsb.) dan dapat
mengancam keselamatan
diri (contohnya bermain
dengan benda-benda
tajam, perilaku orang yang
membuat diri anak tidak
nyaman, dsb.)

15. Anak dapat memilih


tindakan yang mendukung
keselamatan diri.

16. Anak memahami bahwa


menjaga keselamatan
dirinya adalah bentuk rasa
syukur kepada Allah
Subhanahu wa Ta’ala.

3. Anak menghargai sesama 17. Anak menyebutkan


manusia dengan berbagai persamaan (misalnya:
perbedaannya dan sama-sama tinggal di
mempraktikkan perilaku baik daerah tertentu, sama-
dan berakhlak mulia; dan sama dari suku tertentu
dan lainnya) dan
perbedaan ciri diri dengan
teman sebaya.

18. Anak bersedia melakukan


kegiatan dengan teman
yang berbeda-beda.

19. Anak menunjukkan


penghargaan saat
berinteraksi dengan semua
orang meskipun berbeda.

20. Anak mampu


menyebutkan contoh
perilaku baik dengan tepat.

21. Anak mampu


mempraktikkan perilaku
baik.

22. Anak mampu mengajak


teman lainnya untuk
melakukan hal baik
sederhana di lingkungan
(misalnya bermain
bersama, membantu guru
dan lainnya).
[Link] menghargai alam 23. Anak dapat menunjukkan
dengan cara merawatnya dan kesediannya untuk
menunjukkan rasa sayang berinteraksi dengan alam.
terhadap makhluk hidup yang
merupakan ciptaan Tuhan 24. Anak dapat menjelaskan
Yang Maha Esa. cara-cara merawat alam.

25. Anak mampu merawat


alam sebagai bentuk rasa
sayang terhadap ciptaan
Allah Ta’ala (termasuk
menjaga alam sekitar)
Jati Diri [Link] mengenali, A. Mengenal dan Mengekspresikan
Emosi
Anak mengenali identitas diri, mengekspresikan, dan 1. Anak mengekspresikan emosi dalam
mampu menggunakan fungsi mengelola emosi diri, serta berbagai bentuk.
gerak, memiliki kematangan membangun hubungan sosial
2. Anak mampu membedakan ragam
emosi dan sosial untuk secara sehat; ekspresi emosi menggunakan objek
berkegiatan di lingkungan konkret. (contoh = memilah dan
belajar. mengelompokkan gambar ekspresi
emosi tanpa menyebutkan nama
emosi).

3. Anak mengenal dan


menyebutkan nama-nama
emosi

4. Anak memberikan respon (dapat dalam


bentuk verbal maupun nonverbal) yang
sesuai terhadap ekspresi emosi orang
lain.

Mengelola Emosi
5. Anak mampu menunjukkan respon
positif ketika ditenangkan oleh orang
lain.

6. Anak mengenali beberapa strategi


untuk menenangkan diri.

7. Anak dapat memilih dan menggunakan


strategi pengelolaan emosi yang
diperkenalkan oleh guru

8. Anak dapat mempraktikkan strategi


pengelolaan emosi diri sesuai dengan
strategi yang ia pilih.

9. Anak dapat mempraktikkan strategi


pengelolaan emosi diri yang dapat
diterima oleh lingkungannya, dengan
tujuan menyelesaikan masalah.

Membangun Hubungan Sosial


secara sehat
10. Anak mampu bermain berdampingan
bersama teman (parallel play).

11. Anak dapat bermain bersama 1-2


teman dengan bantuan guru

12. Anak dapat menerima ajakan dan ikut


bermain bersama beberapa teman.

13. Anak dapat menginisiasi permainan,


meminta terlibat dalam permainan,
atau mengajak teman bermain
bersama.

14. Anak dapat menyelesaikan konflik


ketika bermain bersama dengan
bantuan guru.
2. anak memahami identitas 15. Anak dapat mengetahui,
dirinya yang terbentuk oleh menyebutkan dan
ragam minat, kebutuhan, menceritakan hal-hal yang
karakteristik gender, agama, dan bisa dilakukannya dengan
sosial budaya; baik.

16. Anak dapat menyebutkan hal-


hal atau kegiatan yang disukai
sesuai dengan kebutuhannya
(makanan, minuman, warna
atau mainan kesukaannya).
17. Anak dapat mendeskripsikan
ciri-ciri fisik yang dimilikinya.

18. Anak dapat mengetahui bahwa


dirinya merupakan bagian dari
kelompok tertentu.

[Link] mengenal dan memiliki A. Memiliki perilaku Positif Diri


19. Anak mampu memilih hal
perilaku positif terhadap yang ia suka.
identitas dan perannya sebagai
bagian dari keluarga, sekolah, 20. Anak mampu menceritakan
hal yang ia suka.
masyarakat, dan anak Indonesia
sehingga dapat menyesuaikan 21. Anak menunjukkan rasa
diri dengan lingkungan, aturan, bangga atas karya atau
dan norma yang berlaku; dan usahanya.

22. Anak memiliki keinginan


untuk mencoba hal baru.

23. Anak memiliki keinginan


untuk menerima kegagalan
dan kesalahan untuk
mencoba lagi.

B. Memiliki perilaku positif


terhadap lingkungan
24. Anak mengenal karakteristik
diri, baik karakteristik fisik
maupun nonfisik.

25. Anak mengenal persamaan


dan perbedaan karakteristik
fisik dan nonfisik dirinya
dengan anggota keluarga
atau teman sebaya.

26. Anak mengapresiasi


keragaman (misalnya
memberikan pujian atau
menepuk tangan).

27. Anak mempertimbangkan


keragaman yang ia ketahui
untuk merespon orang lain di
lingkungan sekitarnya.

C. Menyadari bahwa dirinya dan


orang lain merupakan bagian
dari kelompok
28. Anak dapat menunjukkan
dirinya merupakan bagian
dari beragam kelompok
(misalnya, anak ke berapa
dalam keluarga, dimana anak
berperan sebagai anak dan
menyebutkan anggota
keluarga yang lain, mampu
menyebutkan kelas tempat ia
belajar, anak pun mampu
menyebutkan nama-nama
teman sekelasnya).

29. Anak dapat menyebutkan


perbedaan karakteristik fisik
dan nonfisik dirinya dengan
anggota keluarga atau teman
sebaya.

30. Anak dapat menyebutkan


persamaan karakteristik fisik
dan nonfisik dirinya dengan
anggota keluarga atau teman
sebaya.

31. Anak dapat menghargai


keragaman (misalnya,
bersedia bermain dengan
semua teman).

[Link] menyesuaikan diri 32. Anak dapat mengenali


rutinitas yang ada di
dengan lingkungan, aturan dan sekolah maupun di rumah.
norma yang berlaku.
33. Anak dapat memahami dan
dapat melakukan aturan-
aturan sederhana yang
berlaku di rumah atau di
kelas (mau bergiliran,
membereskan mainan
setelah dipakai).

34. Anak dapat mengikuti atau


menyepakati aturan
bersama dalam konteks
bermain bersama teman.

35. Anak mengetahui dan


mempraktikkan strategi
yang adaptif ketika terjadi
perubahan di lingkungan.
[Link] menggunakan fungsi A. Motorik Kasar
gerak (motorik kasar, halus, 36. Anak berpartisipasi
dan taktil) untuk aktif dalam kegiatan
mengeksplorasi dan yang banyak
memanipulasi berbagai objek melibatkan gerak
dan lingkungan sekitar motorik kasar.
sebagai bentuk
pengembangan diri. 37. Anak mengeksplorasi
sumber daya di sekitar
untuk
mengembangkan
fungsi motoric kasar.

38. Anak
mendemonstrasikan
strategi sederhana
menggunakan sumber
daya di sekitar untuk
bermain bersama pada
beragam aktivitas
motorik kasar.

[Link] Halus dan Taktil

39. Anak berpartisipasi


aktif dalam kegiatan
yang banyak
melibatkan motorik
halus dan taktil.

40. Anak mengeksplorasi


alat dan bahan di
sekitar untuk
mengembangkan
fungsi motorik halus
dan taktil.

41. Anak
mendemonstrasikan
strategi sederhana
menggunakan alat dan
bahan di sekitar untuk
bermain bersama pada
beragam aktivitas
motorik halus dan
taktil.
Dasar-dasar Literasi, [Link] mengenali dan A. Mengenali, menyimak dan
Matematika, Sains, memahami berbagai informasi, Memahami Berbagai
Teknologi, Rekayasa, dan mengomunikasikan perasaan Informasi
Seni dan pikiran secara lisan, tulisan, 1. Anak menunjukkan
Anak memiliki kemampuan atau menggunakan berbagai ketertarikan terhadap
literasi dasar, matematika media serta membangun informasi dalam
dasar, dan sains, mampu percakapan; tuturan singkat.
memanfaatkan teknologi dan
rekayasa sederhana, serta 2. Menunjukkan minat
menciptakan dan terhadap tuturan yang
mengapresiasi karya seni. lebih Panjang tentang
cerita atau teks
informasi sederhana.

3. Anak menunjukkan
minat terhadap
tuturan yang lebih
kompleks, termasuk
teks naratif atau
informasi yang
dibacakan.

4. Anak menunjukkan
minat terhadap
tuturan yang lebih
panjang dan kompleks
dengan berpartisipasi
menyampaikan
tanggapan, komentar,
pertanyaan.

B. Menanggapi Tuturan

5. Anak merespon
pesan /petunjuk
sederhana dengan
berbagai cara.

6. Anak merespon
berbagai ucapan dan
pesan lebih kompleks,
serta petunjuk dan
instruksi bertingkat
dengan berbagai cara
(misalnya, pendidik
memberi instruksi
untuk memberikan
suatu kertas ke orang
tua dan anak
melakukannya,
merespon cerita yang
dibacakan).

7. Anak merespon pesan


yang diterima dengan
berbagai cara sesuai
dengan konteks pesan.

C. Berpartisipasi dalam
Interaksi Sosial
Menyampaikan
pendapatnya dalam kata
atau frasa dengan suara
yang dapat didengar oleh
lawan bicara.

8. Anak mengekspresikan
kebutuhan, perasaan
dan ide dengan
kalimat yang
sederhana hingga frasa
atau kalimat yang lebih
panjang.
9. Anak bercakap-cakap
secara bergantian
menggunakan kalimat
yang lebih kompleks ,
menggunakan kata
depam dan kata
sambung yang lebih
beragam.

10. Anak bercakap-cakap


secara bergantian
dalam kelompok social
dengan suara, sikap,
gestur dan ekspresi
yang dapat diterima
lingkungan.
[Link] menunjukkan minat, A. Minat Terhadap Teks
kegemaran, dan berpartisipasi 11. Anak menunjukkan
dalam kegiatan pramembaca minat terhadap buku
dan pramenulis; sederhana yang
dibacakan melalui
gestur.

12. Anak menunjukkan


minat terhadap buku
yang lebih panjang
yang dibacakan dan
mulai memahami
bahwa teks dan
gambar mewakili
makna dari buku.

13. Anak menunjukkan


minat terhadap buku
yang lebih panjang dan
menyampaikan yang
diambil dari
pengalamannya.

14. Anak menunjukkan


minatnya melalui
komentar, pertanyaan
tentang bacaan
mengguinakan kosa
kata yang diingatnya
dari bacaan.

15. Anak berpartisipasi


dengan aktif
menanggapi bacaan
(baik diminta atau
tidak)dan memahami
bahwa makna tanda
baca pada buku.

B. Kemampuan Membaca

16. memahami bahwa


simbol memiliki makna
dan
mengomunikasikan
pemahaman akan
simbol-simbol yang
dilihatnya.

17. Anak menunjukkan


minat pada bentuk-
bentuk dan huruf-
huruf, menamainya
dan mengasosiasikan
nama huruf dengan
simbolnya.

18. Anak mengenal bunyi


huruf (fonetik) dan
atau mulai merangkai
beberapa bunyi huruf.

19. Anak membaca kata-


kata sederhana yang
bermakna.

C. Kemampuan Pemahaman
Bacaan
20. Anak mampu
menunjukkan minat
pada kegiatan
membaca

21. Anak merespon cerita


secara verbal dengan
memberi komentar,
bertanya ataupun
mengaitkan cerita
dengan pengalaman
pribadi.

22. Anak mengenali


beberapa unsur cerita
yang telah dibacakan,
seperti karakter,
setting, alur cerita,
hingga dapat
menjawab pertanyaan
terkait masalah yang
dihadapi tokoh.

23. Anak dapat


menceritakan kembali
cerita yang dibacakan
secara runut
menggunakan bantuan
ilustrasi.

D. Kemampuan Dasar untuk


Menulis
24. Anak menunjukkan
minat untuk
menyampaikan ide-
idenya menggunakan
berbagai media
(misalnya kolase,
diodrama maupun
loose part).

25. Anak menuangkan


pikiran dan atau
perasaan dalam
bantuk coretan untuk
menyampaikan pesan.
26. Anak menirukan
bentuk-bentuk symbol
dan huruf yang
bermakna bagi dirinya.

27. Anak menuliskan ide-


ide yang bermakna
menggunakan
berbagai media
(misalnya kolase,
diorama, maupun
loose part).

E. Kemampuan Menulis
untuk Berkomunikasi
28. Anak memahami
bahwa coretan di
sekelilingnya memiliki
pesan atau makna
tertentu.

29. Anak mulai


menceritakan simbol
tulis yang dibuatnya
kepada orang dewasa
dengan lebih
kompleks.

30. Anak menggunakan


kegiatan menulis
dalam interaksi social,
misalnya dalam
bermain peran.

31. Anak mampu


menggunakan simbol
yang menyerupai
huruf dalam bercerita
atau menyampaikan
pesan.

32. Anak mampu


menggunakan huruf
dengan lebih baik
dalam bercerita atau
menyampaikan pesan.

[Link] memiliki kemampuan 33. Anak mengenal arah


menyatakan hubungan antar dan posisi benda yang
bilangan dengan berbagai cara ada di sekitarnya
(kesadaran bilangan),
mengidentifikasi pola, 34. Anak mengenal bentuk
mengenali bentuk dan dan pola.
karakteristik benda di sekitar
yang dapat dibandingkan dan 35. Anak mengenal konsep
diukur, mengklasifikasi objek, dan simbol bilangan.
dan kesadaran mengenai waktu
melalui proses eksplorasi dan 36. Anak melakukan
pengalaman langsung dengan praktik pengukuran
benda-benda konkret di sederhana di
lingkungan; lingkungan.

37. Anak menggunakan


kemampuan
berhitung, pengenalan
pola dan pengukuran
untuk menyelesaikan
masalah sehari-hari di
lingkungan.

• anak mampu menyebutkan


alasan, pilihan atau
keputusannya, mampu
memecahkan masalah
sederhana, serta mengetahui
hubungan sebab akibat dari
suatu kondisi atau situasi yang
dipengaruhi oleh hukum alam;
• anak menunjukkan rasa ingin
tahu melalui observasi,
eksplorasi, dan eksperimen
dengan menggunakan
lingkungan sekitar dan media
sebagai sumber belajar untuk
mendapatkan gagasan
mengenai fenomena alam dan
sosial;
• anak menunjukkan
kemampuan awal menggunakan
dan merekayasa teknologi serta
untuk mencari informasi,
gagasan, dan keterampilan
• anak mengeksplorasi
berbagai proses seni,
mengekspresikannya, serta
mengapresiasi karya seni.

SEMESTER TOPIK ALUR TUJUAN


PEMBELAJARAN
I Aku Senang di
Sekolah
Aku Hamba
Allah
Negaraku
HUT RI
Makanan dan
Minuman
Sehat
II

Anda mungkin juga menyukai