0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Rencana Intervensi Pedagogis Sekolah

Dokumen ini adalah rencana intervensi pedagogis yang mencakup analisis diagnostik, tujuan, dan tindakan yang direncanakan untuk meningkatkan kinerja siswa di sekolah. Tujuan harus fokus pada aspek pedagogis yang mempengaruhi pembelajaran, dengan batasan maksimum lima tujuan untuk menjaga fokus. Tindakan yang direncanakan harus melibatkan seluruh tenaga teknis dan administratif, dengan penanggung jawab yang jelas untuk setiap tindakan.

Diterjemahkan oleh

ScribdTranslations
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Rencana Intervensi Pedagogis Sekolah

Dokumen ini adalah rencana intervensi pedagogis yang mencakup analisis diagnostik, tujuan, dan tindakan yang direncanakan untuk meningkatkan kinerja siswa di sekolah. Tujuan harus fokus pada aspek pedagogis yang mempengaruhi pembelajaran, dengan batasan maksimum lima tujuan untuk menjaga fokus. Tindakan yang direncanakan harus melibatkan seluruh tenaga teknis dan administratif, dengan penanggung jawab yang jelas untuk setiap tindakan.

Diterjemahkan oleh

ScribdTranslations
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA INTERVENSI PEDAGOGIS UE

UNITAS SEKOLAH: ________________________________________________________________________________________________

a)Diagnostik / Situasi Masalah: diagnostik harus dibangun berdasarkan indikator evaluasi dari PAIP, yang, awalnya,
akan dikelompokkan dalam dimensiSiswa.

Indikator kritis Hasil Kemungkinan penyebab


(tidak cukup) diberikan

Analisis indikator yang diukur harus menunjukkan masalah utama yang terlibat dan titik intervensi (kelas dengan kinerja rendah,
area disiplin, proses, dll.

Analisis indikator:

b) Tujuan: tujuan menunjukkan jenis perubahan yang diinginkan dengan intervensi. Mereka harus berfokus pada aspek pedagogis yang
mempengaruhi pembelajaran siswa dan kondisi yang diperlukan untuk mewujudkannya.
Contoh tujuan: i) Meningkatkan kinerja dalam matematika di tahun ketiga. ii) Mengurangi angka putus sekolah. iii) Melibatkan para guru dalam
proyek struktural dari Satuan Pendidikan.

Tujuan:
1)

1
2)
3)
4)
5)
Obs.: untuk menjaga fokus intervensi, penting untuk tidak menetapkan terlalu banyak tujuan. Disarankan maksimum lima.

c) Metas (hasil yang diharapkan): Metas menggambarkan cakrawala yang ingin dicapai. Harus terkait langsung dengan
tujuan yang dirumuskan, menunjukkan secara jelas dan objektif hasil yang diharapkan dan tenggat waktu untuk mencapainya. Begitu juga dengan tujuan,
penting untuk membatasi tujuan pada jumlah yang tidak terlalu tinggi untuk menjaga fokus manajemen (disarankan maksimal lima tujuan). Mereka harus
ser kuantifikabel (berkaitan langsung dengan indikator) dan terletak dalam waktu.

2
Econtoh tujuan:
Proyeksi target per dua bulan
Indikator Valor
Meta
terkait diberikan Unitas Unitas Unit Unit
Saya II III IV (akhir)
1) Mencapai rata-rata kelulusan 70% dengan hasil 35% 40% 50% 60% 70%
matematika di UEE Matematika
Mencapai indeks rata-rata penghindaran sebesar 5% di UEE Penghindaran 25% 20% 15% 10% 5%

Kerangka Tujuan
Proyeksi hasil per bimestre3
Indikator Keberanian
Meta
terkait1 ditujukan2 Unitas Unitas Unit Unit
Saya II III IV (akhir)
1)
2)
3)
4)
5)

Indikator yang akan menjadi parameter untuk menilai pencapaian target.


1
2
Nilai yang diperoleh pada tahun sebelumnya (sebagaimana tercantum dalam diagnosis yang disusun pada item a).
3
Proyeksi hasil yang diharapkan di setiap unit pembelajaran.

3
d) Tindakan yang direncanakan / penanggung jawab

Tindakan yang direncanakan harus:

i) Berkaitan langsung dengan tujuan dan sasaran yang ditetapkan;


ii) Melibatkan seluruh tenaga teknis dan administratif sekolah, dengan cara mendorong partisipasi dan komitmen terhadap perubahan.
iii) Menetapkan dengan jelas siapa yang bertanggung jawab atas pengembangannya, memungkinkan pemantauan dan akuntabilitas para pelaku
terlibat.

Kerangka Tindakan
Aksi Perincian Bertanggung jawabMulai Fim

Anda mungkin juga menyukai